Tag: Rano Karno

  • Pemprov DKI pastikan pengolahan limbah berjalan efektif

    Pemprov DKI pastikan pengolahan limbah berjalan efektif

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk Paljaya untuk memastikan pengolahan limbah berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi kesehatan warga serta kualitas lingkungan kota.

    “Melalui kolaborasi ini, kami berkomitmen menjadikan Jakarta sebagai kota global yang modern dan berwawasan lingkungan, tanpa mengabaikan kebutuhan warga akan kenyamanan dan kualitas hidup yang lebih baik,” kata Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno di Jakarta, Kamis.

    Rano saat meninjau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Setiabudi di Jalan Galunggung, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan menekankan fasilitas ini menjadi salah satu infrastruktur penting dalam menjaga ekosistem perkotaan.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Rano berharap renovasi gedung PMI DKI tak ganggu layanan

    Rano berharap renovasi gedung PMI DKI tak ganggu layanan

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno berharap renovasi total gedung Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, tak mengganggu layanan terkait transfusi darah.

    “Layanan PMI, khususnya terkait darah ini sangat berkaitan dengan masyarakat. Karena itu penuntasan renovasi gedung ini harus dipastikan jangan sampai memicu layanan terganggu,” katanya di Jakarta, Selasa.

    Perkembangan pembangunan tersebut telah mencapai sekitar 90 persen dan penyelesaian renovasi ditargetkan rampung pada Desember 2025.

    Rano saat menyambangi gedung PMI DKI menemukan laporan persoalan pasokan air bersih.

    Karena itu, dia menghubungi Direktur PAM Jaya untuk berkoodinasi dengan pihak pengembang agar bisa meningkatkan pasokan debit air ke Gedung PMI DKI Jakarta.

    Sebagai jawaban, Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin siap menindaklanjuti secara teknis untuk mencari solusi.

    Ketua PMI DKI Jakarta, Beky Mardani menjelaskan renovasi total gedung dilaksanakan sejak tahun 2023.

    Selama masa pembangunan, PMI DKI Jakarta memindahkan operasional dan layanan di Gedung Muhammadiyah DKI Jakarta yang berlokasi di sebelah Gedung PMI DKI Jakarta.

    “Kami bersyukur Pak Wagub segera menindaklanjuti dan mencairkan solusi. Sehingga mudah-mudahan prosesnya bisa rampung sesuai tenggat di Desember nanti,” katanya.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Rano Karno Ajak Sineas Lokal Ramaikan Jakarta Film Week 2025
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        30 September 2025

    Rano Karno Ajak Sineas Lokal Ramaikan Jakarta Film Week 2025 Megapolitan 30 September 2025

    Rano Karno Ajak Sineas Lokal Ramaikan Jakarta Film Week 2025
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengajak para sineas lokal ikut dalam Jakarta Film Week 2025 pada 22–26 Oktober mendatang.
    Rano Karno mengatakan festival ini bukan hanya untuk industri film, tetapi juga memperkenalkan Jakarta ke mata dunia.
    “Mudah-mudahan semua sebagian besar masyarakat pencipta film di Jakarta ini keluar mengikuti festival ini. Banyak sekali event yang bisa diikuti. Dan memang ini adalah festival kita,” kata Rano dalam konferensi pers di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (30/9/2025).
    Rano berharap festival ini bisa diikuti para pencipta film di Jakarta. Jakarta Film Week memiliki banyak rangkaian acara yang bisa menjadi ruang ekspresi sekaligus peluang lahirnya karya-karya baru.
    “Banyak sekali event yang bisa diikuti. Dan memang ini adalah festival kita,” ucapnya.
    Rano menekankan, potensi besar kerap muncul dari tempat yang tak terduga, termasuk festival film.
    “Kita kadang-kadang suka melihat dan kita tidak pernah menyangka ada potensi yang jika tidak kita duga dia akan tampil dari sebuah festival,” katanya.
    Ia mencontohkan, beberapa sineas dunia justru memulai kiprahnya dari film pendek seperti Steven Spielberg dan George Lucas. 
    “Film-film pendek di luar negeri, di Amerika dulu Steven Spielberg lahir juga dari film pendek. George Lucas lahir dari film pendek,” ucap Rano.
    Sementara, Festival Director Jakarta Film Week, Rina Damayanti, menambahkan bahwa Jakarta Film Week edisi kelima ini mengusung tema Reignite.
    Menurut dia, tema itu merepresentasikan semangat untuk menyalakan kembali kreativitas, imajinasi, dan ruang dialog melalui film. 
    “Tahun ini Jakarta Film Week hadir kembali di edisi kelima, di mana festival ini adalah merupakan upaya menjadikan Jakarta sebagai hub bagi kreativitas sinema di kawasan dan ini juga sejalan dengan visi kota Jakarta sebagai kota global,” ujar Rina.
    Rina menjelaskan, tahun ini Jakarta Film Week menerima 1.154 film dari 99 negara. 
    “Ini suatu kesempatan yang menunjukkan bagaimana Jakarta Film Week ini sudah diterima dan sudah dikenal di seluruh dunia tentunya melalui dukungan dari pemerintah kota DKI,” katanya.
    Selain pemutaran film global, Jakarta Film Week juga menghadirkan beberapa program baru seperti Jakarta Film Fund, Emergency Broadcast, hingga Family Time untuk penonton anak. 
    “Mudah-mudahan program ini akan menumbuhkan talenta-talenta Jakarta dan membawa cerita-cerita Jakarta ke panggung global,” ujar Rina.
     
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Rano Karno Sebut Jakarta Punya Peran Penting untuk Kembangkan Industri Film
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        30 September 2025

    Rano Karno Sebut Jakarta Punya Peran Penting untuk Kembangkan Industri Film Megapolitan 30 September 2025

    Rano Karno Sebut Jakarta Punya Peran Penting untuk Kembangkan Industri Film
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan, Jakarta berperan penting dalam mengembangkan industri film sebagai bagian dari upaya menuju status kota global.
    Hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers Jakarta Film Week di CGV FX Sudirman, Senin (30/9/2025).
    “Ini sebetulnya adalah strategi saya loncat dalam sebuah konsep besar dari Undang-Undang nomor 2 tahun 2024. Teman-teman sekalian, Jakarta ini ditentukan menjadi kota perekonomian nasional dan kota global,” ujar Rano, Senin.
    Ia menjelaskan, amanat undang-undang itu membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyusun strategi khusus.
    Apalagi, setelah Presiden Prabowo Subianto menetapkan Ibu Kota Negara (IKN) sebagai ibu kota politik, Jakarta masih berperan penting sebagai pusat perekonomian dan kebudayaan.
    “Pertanyaan? Ibu kota di mana? Kayaknya masih tetap di Jakarta. Kayaknya. Nah, untuk mencapai itu tentu kita harus punya strategi,” ucap dia.
    Rano menyoroti lima persyaratan sebuah kota untuk bisa disebut kota global. Dari lima poin itu, ia menekankan pentingnya sektor kebudayaan.
    “Begitu saya mendapat bahasa tentang kota global, itu ada lima persyaratan kota global. Dari lima komponen, poin keempat disitu dinyatakan kebudayaan. 15 persen kebudayaan harus diangkat ke dalam dunia internasional,” kata dia.
    Menurut dia, salah satu cara yang relevan untuk mendorong kebudayaan Jakarta adalah melalui industri film.
    Ia menilai keberadaan Jakarta Film Week menjadi peluang untuk memperkenalkan Jakarta ke panggung dunia.
    “Saya agak berbohong kepada Pak Gubernur. Pak Gubernur, kalau kita memang ingin menuju global, kita masuk melalui media,” tutur Rano.
    Rano menambahkan, Jakarta bahkan sudah mulai unjuk gigi di ajang internasional meski masih dengan keterbatasan.
    “Indonesia ikut di festival sewa both. Sampai kita nyewa both, yang nyewa both Jakarta. Itu gilanya Jakarta. Untuk apa? Ada di sentral dunia. Begitu kita buka both tentang stand Jakarta, memang isinya pemenang film week ini. Cuman itu bukan kelas dunia. Cuman enggak apa-apa, kita ada di sentral dunia,” jelas dia.
    Untuk memperkuat peran itu, Pemprov DKI kini tengah menyiapkan pembentukan Jakarta Film Commission, sebuah lembaga yang lazim ada di berbagai kota dunia untuk mengembangkan ekosistem perfilman.
    “Karena apa? Jakarta sekarang sedang menyusun satu konsep Jakarta Film Commission. Dimana-mana di dunia ini, kalau memang ingin maju dunia perfilman, harus ada sebuah lembaga. Yang disebut film commission. Nah, inilah sedang kita menjajaki,” ujar dia.
    Rano optimistis langkah itu akan berdampak jangka panjang. Ia menargetkan pada 2027, ketika Jakarta berusia 50 tahun, standar penyelenggaraan Jakarta Film Week akan semakin meningkat.
    “Mudah-mudahan Jakarta Film Week ini akan lebih meningkat lagi standarnya. Dan Insya Allah, kita akan siap untuk membackup. Karena sekali lagi, Jakarta punya kepentingan dengan kehadiran film di kota ini,” kata Rano.
    Ia berharap para sineas lokal dapat ikut serta memeriahkan Jakarta Film Week yang digelar pada 22-26 Oktober mendatang.
    “Mudah-mudahan semua sebagian besar masyarakat pencipta film di Jakarta ini keluar mengikuti festival ini. Banyak sekali event yang bisa diikuti. Dan memang ini adalah festival kita,” ucapnya.
    Rano mencontohkan, banyak sineas besar dunia lahir dari film-film pendek, termasuk Steven Spielberg dan George Lucas.
    Menurut dia, Jakarta Film Week yang juga memiliki Jakarta Fund berperan penting dalam memberi ruang lahirnya karya-karya baru.
    “Membuat film panjang lebih mudah. Membuat film pendek jauh lebih sulit,” ujar dia.
    Rano juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival.
    “Sekali lagi, saya ucapkan selamat bekerja kepada Panitia. Mudah-mudahan jangan kapok dengan situasi yang ada yang pasti gubernur dan wakil gubernur akan support kegiatan,” pungkas dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Menggapai cita-cita besar Jakarta sebagai kota sinema

    Menggapai cita-cita besar Jakarta sebagai kota sinema

    Jakarta harus siap menjadi tempat yang ramah, mudah digapai dengan syarat dan ketentuan yang masuk akal bagi pelaku industri film

    Jakarta (ANTARA) – Jakarta yang bersiap menuju kota global punya sederet mimpi besar. Setelah menyandang predikat sebagai kota literatur pada tahun 2021 dari UNESCO, kini Ibu Kota bercita-cita menjadi kota sinema.

    Cita-cita tersebut bukan hal yang mustahil terwujud, apalagi karena industri film telah menjadi bagian penting yang menggerakkan perekonomian kreatif di Jakarta.

    Berdasarkan perhitungan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Ekonomi Kreatif DKI Jakarta 2024, subsektor film, animasi, dan video tumbuh lebih tinggi (6,22 persen) jika dibandingkan dengan pertumbuhan PDRB DKI Jakarta secara keseluruhan (5,04 persen).

    Optimisme menjadi kota sinema juga didukung 141 rumah produksi yang ada, sebanyak 80 persennya berdomisili di Jakarta. Rumah produksi tersebut menghasilkan sebanyak 42.331 judul film yang masuk Lembaga Sensor Film dan 285 di antaranya lulus sensor.

    Langkah mewujudkan kota sinema yang berbudaya dan seni pun dilakukan dengan memberikan kemudahan perizinan hingga kebutuhan lainnya.

    Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Andhika Permata menyatakan siap memfasilitasi sineas untuk syuting di Jakarta melalui platform Filming in Jakarta.

    Fasilitas yang disiapkan termasuk aset-aset milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta seperti PT Pembangunan Jaya Ancol dan Jakarta Experience Board (JxB).

    Tujuannya bukan sekadar ingin Jakarta sebagai lokasi syuting, tetapi juga memperlihatkan kota sebagai ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan industri secara keseluruhan.

    Apalagi Jakarta sejak era produksi film negara telah menjadi latar bagi rumah produksi untuk menciptakan film yang menggambarkan kehidupan, dinamika, serta perkembangan kota dan masyarakatnya seperti “Njai Dasima”, “Si Doel Anak Sekolahan”, “Janji Joni” hingga film-film modern yang menorehkan prestasi di kancah nasional maupun internasional.

    Lalu untuk semakin menarik minat sineas menjadikan Jakarta sebagai lokasi syuting, lembaga bernama Komisi Film Jakarta akhirnya diinisiasi untuk dibentuk sebagai lembaga pelayanan One Stop Service (OSS) atau Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

    Fungsinya bukan hanya tentang perizinan, namun juga database lokasi syuting, penghubung dengan talenta lokal, dan promotor utama Jakarta sebagai destinasi produksi film.

    Ini seperti yang dimiliki kota-kota di dunia seperti Busan, Korea Selatan; Hong Kong, Tokyo; Jepang, hingga kota di Belanda.

    Dukungan pun diberikan oleh sejumlah lembaga festival film, seperti diungkapkan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno saat menghadiri Festival Film Cannes, Prancis pada Mei 2025.

    Adapun Komisi Film Jakarta menjadi bagian dari agenda besar dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta. Ini lantaran sektor film menjadi sebagai salah satu prioritas utama di antara pembangunan infrastruktur lainnya.

    Editor: Sapto Heru Purnomojoyo
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Viral Copet Beraksi Depan Pramono, Pelaku Balikin HP Korban Via Kurir

    Viral Copet Beraksi Depan Pramono, Pelaku Balikin HP Korban Via Kurir

    Jakarta

    Seorang pegawai Pemprov DKI Jakarta dicopet saat bertugas dalam acara Abang None di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Pencopet mengembalikan handphone (HP) korban melalui kurir.

    “Pelaku sudah berniat baik untuk mengembalikan dengan cara mengantar menggunakan kurir,” kata korban melalui keterangan dari Kasie Industri Sudin Parekraf Jakbar, Sanyoto, Senin (29/9/2025).

    Korban yang diketahui bernama Farhan Fauzan itu menjadi korban pencopetan saat acara pemilihan Abang None Jakarta digelar di TIM pada Jumat (26/9). Korban telah menerima HP yang dikembalikan pada Sabtu (27/9).

    Setelah itu, dia mendatangi Polsek Metro Menteng untuk dimintai keterangan terkait kasus pencopetan ponselnya. Dia berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.

    “Terima kasih banyak semua yang telah membantu Ojan dalam kasus ini, alhamdulillah atas bantuan Bapak-Ibu, HP saya sudah kembali dengan utuh,” katanya.

    Viral di Medsos

    Kasus pencopetan HP pegawai Pemprov Jakarta itu terjadi di acara pemilihan Abang None Jakarta di TIM. Rekaman video pencopet mengambil HP korban viral di medsos.

    Dalam video, terlihat pencopetan HP itu terjadi tepat saat Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno (Doel) berjalan di depan perekam video. Di dalam video tampak ada penyerahan HP yang diduga diambil dari korban.

    Korban dinarasikan mengenakan kemeja berwarna putih. Saat Pramono-Rano berjalan memasuki tempat acara, pelaku disebut melakukan aksinya di tengah kerumunan.

    Dalam video itu, dinarasikan pelaku berjumlah dua orang yang membagi tugas. Terduga pelaku pertama mengenakan sweater bertugas mengambil ponsel dan terduga pelaku kedua bertugas menyimpan ponsel yang diambil tersebut.

    Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandhi mengatakan pihaknya sedang menyelidiki peristiwa tersebut. Polisi meminta keterangan saksi di lokasi untuk mengusut dugaan pencopetan ponsel tersebut.

    “Masih kita selidiki, masih kita mintai keterangan dan kumpulkan alat bukti. Sampai saat ini belum laporan,” kata Kompol Rezha, Sabtu (27/9).

    Halaman 2 dari 2

    (jbr/mei)

  • Drama Copet Ponsel di Acara Abang None: Terjadi Depan Pramono-Rano, Dikembalikan via Kurir
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        29 September 2025

    Drama Copet Ponsel di Acara Abang None: Terjadi Depan Pramono-Rano, Dikembalikan via Kurir Megapolitan 29 September 2025

    Drama Copet Ponsel di Acara Abang None: Terjadi Depan Pramono-Rano, Dikembalikan via Kurir
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Dua pria nekat mencopet ponsel milik seorang pegawai Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Barat saat malam puncak Abang None Jakarta 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (29/9/2025).
    Aksi kedua copet itu terekam dalam video yang dibagikan Kepala Seksi Industri Sudin Parekraf Jakarta Barat, Sanyoto.
    Dalam rekaman video tersebut, pelaku yang mengenakan sweter hitam bertuliskan angka “77” terlihat mengambil ponsel milik korban, Farhan Fauzan.
    Setelah itu, pelaku langsung menyerahkan ponsel tersebut kepada rekannya yang memakai kemeja biru berbalut jaket hitam. Pria itu berpura-pura merekam acara layaknya seorang wartawan.
    Sanyoto membenarkan kejadian pencopetan tersebut yang terjadi saat kedatangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno.
    “Iya benar (pencopetan dialami pegawai Parekraf Jakbar). Beritanya juga sudah diviralkan,” ujar Sanyoto dilansir dari
    Antara
    , Sabtu (27/9/2025).
    Kala itu, Farhan sedang memegang kamera untuk meliput kedatangan Pramono dan Rano Karno.
    “Dia sedang ditugaskan meliput juga. Semalam kejadiannya di Graha Budaya Bakti TIM Jakarta Pusat,” kata dia.
    Sanyoto berujar, korban berencana melaporkan kasus tersebut ke polisi. Namun, Kapolsek Menteng Kompol Reza Rahandi mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan resmi dari korban.
    “Belum ada laporan. Nanti kami konfirmasi ke penyidik,” kata Reza.
    Kasus yang sempat membuat geger ini berakhir damai. Farhan menyampaikan bahwa ponselnya dikembalikan dalam kondisi utuh oleh pelaku pada Sabtu (27/9/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.
    “Pelaku sudah berniat baik untuk mengembalikan dengan cara mengantar menggunakan kurir,” ujar Farhan dalam keterangannya, Minggu (28/9/2025).
    Farhan memutuskan untuk memaafkan kedua pelaku dan tidak melanjutkan kasus ke ranah hukum. Ia menilai pengembalian ponsel menjadi bentuk iktikad baik dari pelaku.
    “Semalam saya dimintai keterangan untuk datang ke Polsek Menteng guna membuat pernyataan bahwa kasus ini sudah selesai, dan memposting video klarifikasi yang akan ditag kepada semua media yang meng-
    upload
    video kejadian dan kepada seluruh instansi yang terlibat dalam penanganan kasus ini,” kata Farhan.
    Dengan begitu, kasus pencopetan yang sempat menyedot perhatian publik ini dinyatakan tuntas tanpa proses hukum lebih lanjut.
    (Sumber: Antara. Reporter: Shinta Dwi Ayu | Editor: Mohamad Bintang Pamungkas)
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Copet Beraksi di Samping Gubernur Pramono saat Acara Abang None Berlangsung di TIM, iPhone 13 Pro Max Hilang

    Copet Beraksi di Samping Gubernur Pramono saat Acara Abang None Berlangsung di TIM, iPhone 13 Pro Max Hilang

    JAKARTA – Aksi pencopetan terjadi pada kegiatan Abang None Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM), Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

    Kali ini korban merupakan pegawai Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Jakarta Barat, Farhan Fauzan.

    Korban kehilangan iPhone 13 Pro Max miliknya yang dicuri dua orang komplotan copet. Kejadian terjadi pada Jumat malam, 26 September 2025.

    Padahal, acara tersebut dihadiri Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno. Kejadian aksi pencopetan ponsel itu terekam kamera amatir.

    Aksi itu dilakukan pelaku ketika korban beserta Gubernur dan Wakil Gubernur tengah berjalan. Sementara korban berada diantara rombongan tersebut, termasuk kedua pelaku copet.

    Dalam rekaman video, terlihat satu pelaku menyerahkan ponsel hasil curian kepada rekannya. Korban baru menyadari ponselnya hilang ketika meraba saku.

    Pelaku diduga memakai sweater bertuliskan angka 77. Dia terekam mengambil ponsel korban lalu menyerahkannya kepada rekannya.

    Korban baru tersadar saat hendak mengambil ponselnya. Akibat kejadian tersebut, korban alami kerugian jutaan rupiah.

    Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan mengatakan, korban belum membuat laporan di Polres Metro Jakarta Pusat maupun di Polsektro Menteng.

    “Korbannya masih dicari untuk dihimbau membuat LP (laporan polisi) di Menteng,” kata Iptu Ruslan saat dikonfirmasi, Minggu, 27 September 2025.

    Iptu Ruslan memastikan, belum ada laporan masuk di Polres Metro Jakarta Pusat terkait jadian.

    “LP di Polres masih nihil. Namun Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng sudah cek TKP dan menganalisa wajah pelaku,” katanya.

    Penyidik juga sudah mengecek rekaman CCTV terkait kejadian tersebut.

    “Perkaranya masih penyelidikan,” ucapnya.

  • DKI siap adakan “Jakarta Penuh Warna” setiap bulan

    DKI siap adakan “Jakarta Penuh Warna” setiap bulan

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap mengadakan acara seni dan budaya untuk masyarakat bertajuk “Jakarta Penuh Warna” saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, setiap bulan.

    Kegiatan ini sebagai upaya menyongsong lima abad Jakarta.”Oktober kami sudah siapkan. November kami siapkan. Desember kami siapkan. Karena, ini menjelang 500 tahun,” kata Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno di Jakarta, Minggu.

    Pada 2027, Jakarta berusia 5 abad atau 500 tahun. “Kita rayakan dengan budaya yang dipadukan berbagai hal lainnya,” katanya.

    Rano memprediksi satu juta masyarakat akan memadati puncak acara pada 2027. Pada September ini, acara berlangsung hari ini di Bundaran HI dengan mengusung tema “Jaga Jakarta Penuh Warna”.

    Melalui tema tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI ingin mengingatkan bahwa Kota Jakarta bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga rumah bersama yang harus dirawat dan dilindungi bersama.

    Acara hari ini sekaligus untuk memperingati Hari Olahraga Nasional. Karena itu, ada perpaduan yang unik antara seni dan olahraga dalam kegiatan kali ini.

    “Di sini kami menunjukkan olahraga bukan sekadar kompetisi, tetapi dapat menjadi media ekspresi seni untuk menghibur masyarakat,” katanya.

    Rano menyebutkan bahwa kolaborasi masyarakat dalam menjaga Jakarta terwujud dengan baik pascaunjuk rasa anarkis beberapa waktu lalu.

    Berbagai lapisan masyarakat terlibat dalam menjaga fasilitas umum, seperti Pasukan Pelangi, siswa SMA/SMK hingga pengemudi ojek daring.

    “Kita yang mengecat halte-halte. Anak-anak SMA/SMK, semuanya kita ajak. Kalau kata Pak Gubernur bilang ‘ini membuktikan orang Jakarta itu kuat’. Masyarakatnya peduli bersama,” katanya.

    “Jaga Jakarta Penuh Warna” dimeriahkan penampilan 5.000 peserta zumba dari enam wilayah administrasi Jakarta di bawah bimbingan KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia).

    Selain itu ada penampilan “flash mob” yang diikuti 500 peserta dari sanggar binaan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta hingga penampilan band dari Panti Sosial Bina Netra dan Rungu Wicara Cahaya Batin serta Panti Sosial Bina Daksa Budi Bakti 1 binaan Dinas Sosial DKI Jakarta.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ponselnya yang Dicopet Dikembalikan, Pegawai Sudin Parekraf DKI Maafkan Pelaku
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        28 September 2025

    Ponselnya yang Dicopet Dikembalikan, Pegawai Sudin Parekraf DKI Maafkan Pelaku Megapolitan 28 September 2025

    Ponselnya yang Dicopet Dikembalikan, Pegawai Sudin Parekraf DKI Maafkan Pelaku
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com –
     Pegawai Suku Dinas (Sudin) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat, Farhan Fauzan, memaafkan pelaku pencopetan ponselnya saat menghadiri acara puncak Abang None Jakarta 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025) malam.
    Farhan memilih tidak membawa kasus tersebut ke ranah hukum karena menilai pelaku sudah menunjukkan itikad baik dengan mengembalikan ponsel miliknya.
    “Pelaku sudah berniat baik untuk mengembalikan dengan cara mengantar menggunakan kurir,” ujar Farhan dalam keterangannya, Minggu (28/9/2025).
    Farhan menuturkan, ponselnya kembali pada Sabtu (27/9/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.
    Ia juga sempat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian di Polsek Menteng. Namun, setelah barangnya kembali, ia memutuskan menghentikan proses hukum.
    “Maka dengan ini saya sebagai korban semalam dimintai keterangan untuk datang ke Polsek Menteng guna membuat pernyataan bahwa kasus ini sudah selesai, dan memposting video klarifikasi yang akan ditag kepada semua media yang mengupload video kejadian dan kepada seluruh instansi yang terlibat dalam penanganan kasus ini,” jelas Farhan.
    Farhan pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu penyelidikan hingga ponselnya kembali.
    Sebelumnya, ponsel Farhan dicopet dua pria saat acara puncak Abang None Jakarta berlangsung.
    Aksi itu terjadi ketika Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno tiba di lokasi.
    Dalam rekaman video yang beredar, tampak seorang pria mengenakan sweater hitam bertuliskan angka “77” mengambil ponsel Farhan yang kala itu tengah sibuk meliput kedatangan Pramono dan Rano.
    Ponsel tersebut kemudian diserahkan kepada rekannya yang mengenakan kemeja biru dan jaket hitam.
    Pria berkemeja biru itu lalu berpura-pura merekam suasana acara layaknya seorang wartawan agar tidak menimbulkan kecurigaan.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.