Tag: Raja Charles III

  • Saat Raja Thailand-Istri Sahnya Tampil Mesra di Penobatan Charles

    Saat Raja Thailand-Istri Sahnya Tampil Mesra di Penobatan Charles

    London

    Raja Thailand Maha Vajiralongkorn tampil bersama istri sahnya, Ratu Suthida, saat menghadiri penobatan Raja Inggris Charles III pada akhir pekan. Ini menjadi penampilan langka Raja Thailand bersama istri resminya.

    Seperti dilansir The Nation Thailand, Selasa (9/5/2023), Raja Vajiralongkoran hadir atas undangan langsung Raja Charles III. Dia mengajak Ratu Suthida saat menghadiri penobatan yang digelar di Westminster Abbey, London, pada Sabtu (6/5) waktu setempat.

    Dalam sejumlah foto yang dipublikasikan media-media internasional, Raja Vajiralongkorn tampak berjalan berdampingan dengan Ratu Suthida saat memasuki Westminster Abbey. Keduanya tampak mengenakan pakaian kebesaran Kerajaan Thailand.

    Beberapa foto lainnya menunjukkan momen mesra saat Ratu Suthida mengaitkan tangannya ke lengan Raja Vajiralongkorn sembari keduanya berjalan bersama menuju lokasi penobatan Raja Charles III. Momen mesra semacam itu tergolong langka ditunjukkan oleh kedua bangsawan Thailand itu.

    Raja Vajiralongkorn hadir bersama jajaran bangsawan lainnya dari berbagai negara, termasuk Pangeran Albert dan Putri Charlene dari Monako, Raja Felipe dan Ratu Letizia dari Spanyol, Putra Mahkota Jepang Pangeran Akishino dan Putri Mahkota Kiko, serta Raja Carl XVI Gustaf dan Putri Mahkota Victoria dari Swedia.

    Ada sekitar 2.200 tamu yang diundang menghadiri seremoni penobatan itu.

    Selain menghadiri penobatan, Raja Vajiralongkorn juga menghadiri jamuan makan yang digelar Raja Charles III untuk para kepala negara dan perwakilan luar negeri yang diundang di Istana Buckingham pada Jumat (5/5) pekan lalu.

    Lihat juga Video ‘Detail di Foto-foto Terbaru Raja Charles III dan Ratu Camilla Usai Penobatan’:

  • Hari Bersejarah untuk Raja Charles III

    Hari Bersejarah untuk Raja Charles III

    Jakarta

    Hari bersejarah tiba untuk Raja Charles III. Raja Inggris tertua itu resmi dinobatkan sebagai Raja pada Sabtu (6/5) menggantikan mendiang ibunya, Ratu Elizabeth II.

    Dilansir BBC, Sabtu (6/5/2023), Raja Charles III menjadi penguasa kerajaan Inggris ketujuh yang memakai Mahkota St Edward setelah Charles II, James II, William III, George V, George VI dan Elizabeth II – yang terakhir memakainya pada penobatan tahun 1953.

    Charles menjadi raja Inggris dan 14 wilayah lainnya pada bulan September, ketika ibunya Elizabeth meninggal setelah 70 tahun bertakhta. Perencanaan intens selama berbulan-bulan telah dilakukan untuk perayaan penobatan – yang merupakan penobatan ke-40 di Westminster Abbey sejak tahun 1066.

    Menjelang Penobatan, Raja tampak santai saat dia berjalan-jalan di The Mall (jalanan di depan Istana Buckingham), diapit oleh Pangeran dan Putri Wales serta detail keamanan yang ketat.

    Prosesi dimulai ketika Raja Charles dan Camilla meninggalkan Istana Buckingham lalu bergerak di sepanjang The Mall ke Trafalgar Square, kemudian menyusuri Whitehall dan Parliament Street sebelum berbelok ke Parliament Square dan Broad Sanctuary untuk mencapai Pintu Utama Barat Westminster Abbey.

    Sepanjang perjalanan, warga Inggris yang menyaksikan di pinggir jalan berteriak menyambut kedatangan pasangan kerajaan tersebut.

    Berbeda dengan tradisi, Raja Charles dan Camilla menaiki kereta kuda kencana Diamond Jubilee State Coach, bukan kereta Gold State Coach yang lebih tua dan tidak nyaman.

    Penobatan Raja Charles III

    Raja Charles III dinobatkan sebagai Raja Inggris pada Sabtu (6/5), dalam acara seremonial terbesar di Inggris selama tujuh dekade.

    Raja Charles III resmi dinobatkan sebagai Raja Inggris pada Sabtu (6/5/2023). Dia menjadi penguasa Kerajaan Inggris ke-40 yang dimahkotai di Westminster Abbey sejak tahun 1066. Foto: Reuters

    Charles resmi dimahkotai oleh Uskup Agung Canterbury Justin Welby yang menempatkan Mahkota St Edward di kepalanya. Suara terompet terdengar untuk menandai momen itu.

    Uskup Agung Canterbury telah meminta Raja Charles untuk meneguhkan bahwa dia akan menegakkan hukum dan Gereja Inggris selama masa pemerintahannya, sebelum Raja meletakkan tangannya di atas Injil Suci dan mengambil Sumpah Penobatan – persyaratan hukum.

    Momen penobatan sebenarnya adalah ketika Raja Charles mengenakan Mahkota St Edward untuk pertama kali dalam hidupnya.

    Nama mahkota itu berdasarkan versi yang jauh lebih awal yang dibuat untuk raja dan santo Anglo-Saxon, Edward the Confessor, dan disebut telah digunakan pada penobatan setelah tahun 1220 sampai Cromwell meleburnya.

    Mahkota itu dibuat untuk Raja Charles II, yang menginginkan mahkota yang mirip dengan yang dikenakan oleh Edward tetapi lebih megah.

    Charles menjadi raja Inggris tertua yang mengenakan Mahkota St Edward berusia 360 tahun di kepalanya. Dia menjadi penguasa Kerajaan Inggris ke-40 yang dimahkotai di Westminster Abbey sejak tahun 1066.

  • Raja Charles III Kembali ke Buckingham Palace Usai Upacara Penobatan

    Raja Charles III Kembali ke Buckingham Palace Usai Upacara Penobatan

    Jakarta

    Raja Charles III bersama Ratu Camilla bergerak meninggalkan Westminster Abbey setelah upacara penobatan. Keduanya bergerak menuju Buckingham Palace.

    Dilansir BBC, Sabtu (6/5/2023), Raja Charles dan Ratu Camilla memulai perjalanan mereka kembali ke Istana Buckingham dengan kereta kencana emas atau The Gold State Coach. Prosesi Penobatan kembali ke Istana Buckingham melalui rute 1,4 mil (2,3 km) yang sama yang digunakan pagi ini.

    Sekitar 4.000 personel angkatan bersenjata Inggris membentuk formasi serta berbaris satu sama lain. Ini adalah operasi seremonial militer besar yang digambarkan sebagai yang terbesar dari jenisnya selama satu generasi.

    Sudah menjadi kebiasaan sejak penobatan Edward VII pada tahun 1902 bagi raja baru untuk menyapa orang banyak di The Mall dari balkon Istana Buckingham.

    Perayaan publik hari itu akan berakhir hanya dalam waktu kurang dari satu jam – pada pukul 14:30 BST (13:30 GMT).

    Pertunjukkan Red Arrows melibatkan personel angkatan laut, angkatan udara hingga angkatan darat Kerajaan Inggris segera dimulai dalam waktu beberapa menit ke depan. Terdengar teriakan “God Save the King” dan “hip hip hore” saat kereta kembali ke istana Buckingham.

    Teriakan dan sorakan terdengar dari kerumunan yang berkumpul di sepanjang jalan.

    Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (6/5), setelah penobatan oleh Uskup Agung Canterbury Justin Welby, Raja Charles III mendapat teriakan “God save the king (Tuhan selamatkan raja)” baik di dalam Westminster Abbey maupun oleh banyak orang yang berkumpul di luar gereja.

    Kerumunan warga di The Mall yang berada di luar gereja, pecah dengan teriakan “God save the King”, disertai dengan tepuk tangan, saat Raja dimahkotai di Westminster Abbey.

    Upacara penobatan ini disiarkan melalui pengeras suara di sepanjang The Mall.

    (taa/jbr)

  • Dipasangi Mahkota, Camilla Resmi Bergelar Ratu

    Dipasangi Mahkota, Camilla Resmi Bergelar Ratu

    Jakarta

    Istri Raja Charles III, Camilla resmi menyandang gelar Ratu usai dimahkotai pada Sabtu (6/5) setelah Raja Charles III dinobatkan sebagai Raja Inggris dalam upacara penobatan hari ini.

    Dilansir BBC, Sabtu (6/5/2023), Ratu Camilla dimahkotai dalam upacara yang lebih sederhana. Meskipun tak dimintai mengambil sumpah, sang Ratu dimahkotai dengan Mahkota Ratu Mary atau Queen Mary’s Crown.

    Raja Charles menggantikan ibunya, Ratu Elizabeth yang meninggal dunia pada September tahun lalu. Di usia 74 tahun, Charles menjadi raja Inggris tertua yang mengenakan Mahkota St Edward berusia 360 tahun di kepalanya dalam upacara penobatan yang berlangsung di Westminster Abbey, London. Dia menjadi penguasa Kerajaan Inggris ke-40 yang dimahkotai di Westminster Abbey sejak tahun 1066.

    Charles resmi dimahkotai oleh Uskup Agung Canterbury Justin Welby yang menempatkan Mahkota St Edward di kepalanya. Suara terompet terdengar untuk menandai momen itu.

    Uskup Agung Canterbury telah meminta Raja Charles untuk meneguhkan bahwa dia akan menegakkan hukum dan Gereja Inggris selama masa pemerintahannya, sebelum Raja meletakkan tangannya di atas Injil Suci dan mengambil Sumpah Penobatan – persyaratan hukum.

    Momen penobatan sebenarnya adalah ketika Raja Charles mengenakan Mahkota St Edward untuk pertama kali dalam hidupnya.

    Nama mahkota itu berdasarkan versi yang jauh lebih awal yang dibuat untuk raja dan santo Anglo-Saxon, Edward the Confessor, dan disebut telah digunakan pada penobatan setelah tahun 1220 sampai Cromwell meleburnya.

    Raja Charles III menjadi penguasa kerajaan Inggris ketujuh yang memakai Mahkota St Edward setelah Charles II, James II, William III, George V, George VI dan Elizabeth II – yang terakhir memakainya pada penobatan tahun 1953.

    (taa/ita)

  • Momen Keluarga Pangeran William Hadiri Upacara Penobatan Raja Charles III

    Momen Keluarga Pangeran William Hadiri Upacara Penobatan Raja Charles III

    Jakarta

    Pangeran William tiba di Westminster Abbey menghadiri upacara penobatan Raja Charles III dan Ratu Camilla menyusul saudaranya, Pangeran Harry. Pangeran William datang bersama istrinya, Princess of Wales, Kate Middleton.

    Dilansir BBC, Sabtu (6/5/2023), keduanya langsung berjalan menuju lokasi upacara penobatan Raja Charles III dan Ratu Camilla. Putra pertama mereka yang juga cucu Raja, Pangeran George turut berada di lokasi penobatan. Pangeran George tampak berjalan berdampingan bersama para cucu Ratu Camilla.

    Sementara Pangeran William bersama Kate Middleton duduk sejajar bersama kedua anaknya, Putri Charlotte dan Pangeran Louis. Mereka bersama bangsawan senior lainnya mengikuti upacara tersebut.

    Raja Charles menggantikan ibunya, Ratu Elizabeth yang meninggal dunia pada September tahun lalu. Di usia 74 tahun, Charles menjadi raja Inggris tertua yang mengenakan Mahkota St Edward berusia 360 tahun di kepalanya dalam upacara penobatan yang berlangsung di Westminster Abbey, London. Dia menjadi penguasa Kerajaan Inggris ke-40 yang dimahkotai di Westminster Abbey sejak tahun 1066.

    Charles resmi dimahkotai oleh Uskup Agung Canterbury yang menempatkan Mahkota St Edward di kepalanya. Suara terompet terdengar untuk menandai momen itu.

    (taa/ita)

  • Di Usia 74 Tahun, Charles Dinobatkan Jadi Raja Inggris Tertua

    Di Usia 74 Tahun, Charles Dinobatkan Jadi Raja Inggris Tertua

    Jakarta

    Charles III resmi dinobatkan sebagai raja Inggris dan 14 negara Persemakmuran lainnya setelah seumur hidup menjadi pewaris mendiang ibunya, Ratu Elizabeth II. Di usia 74 tahun, dia menjadi raja Inggris tertua.

    Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (6/5/2023), setelah penobatan oleh Uskup Agung Canterbury Justin Welby, Raja Charles III mendapat teriakan “God save the king (Tuhan selamatkan raja)” baik di dalam Westminster Abbey maupun oleh banyak orang yang berkumpul di luar gereja.

    Kerumunan warga di The Mall yang berada di luar gereja, pecah dengan teriakan “God save the King”, disertai dengan tepuk tangan, saat Raja dimahkotai di Westminster Abbey.

    Upacara penobatan ini disiarkan melalui pengeras suara di sepanjang The Mall.

    Dilansir BBC, Sabtu (6/5/2023), Raja Charles menggantikan ibunya, Ratu Elizabeth yang meninggal dunia pada September tahun lalu. Di usia 74 tahun, Charles menjadi raja Inggris tertua yang mengenakan Mahkota St Edward berusia 360 tahun di kepalanya dalam upacara penobatan yang berlangsung di Westminster Abbey, London. Dia menjadi penguasa Kerajaan Inggris ke-40 yang dimahkotai di Westminster Abbey sejak tahun 1066.

    Charles resmi dimahkotai oleh Uskup Agung Canterbury Justin Welby yang menempatkan Mahkota St Edward di kepalanya. Suara terompet terdengar untuk menandai momen itu.

    Uskup Agung Canterbury telah meminta Raja Charles untuk meneguhkan bahwa dia akan menegakkan hukum dan Gereja Inggris selama masa pemerintahannya, sebelum Raja meletakkan tangannya di atas Injil Suci dan mengambil Sumpah Penobatan – persyaratan hukum.

    (ita/ita)

  • Mengenakan Mahkota St Edward, Raja Charles Dinobatkan Jadi Raja Inggris!

    Mengenakan Mahkota St Edward, Raja Charles Dinobatkan Jadi Raja Inggris!

    Jakarta

    Raja Charles III resmi dinobatkan sebagai Raja Inggris pada Sabtu (6/5), dalam acara seremonial terbesar di Inggris selama tujuh dekade.

    Dilansir BBC, Sabtu (6/5/2023), Raja Charles menggantikan ibunya, Ratu Elizabeth yang meninggal dunia pada September tahun lalu. Di usia 74 tahun, Charles menjadi raja Inggris tertua yang mengenakan Mahkota St Edward berusia 360 tahun di kepalanya dalam upacara penobatan yang berlangsung di Westminster Abbey, London. Dia menjadi penguasa Kerajaan Inggris ke-40 yang dimahkotai di Westminster Abbey sejak tahun 1066.

    Charles resmi dimahkotai oleh Uskup Agung Canterbury Justin Welby yang menempatkan Mahkota St Edward di kepalanya. Suara terompet terdengar untuk menandai momen itu.

    Uskup Agung Canterbury telah meminta Raja Charles untuk meneguhkan bahwa dia akan menegakkan hukum dan Gereja Inggris selama masa pemerintahannya, sebelum Raja meletakkan tangannya di atas Injil Suci dan mengambil Sumpah Penobatan – persyaratan hukum.

    Penobatan Raja Charles III (dok. YouTube BBC)

    Momen penobatan sebenarnya adalah ketika Raja Charles mengenakan Mahkota St Edward untuk pertama kali dalam hidupnya.

    Nama mahkota itu berdasarkan versi yang jauh lebih awal yang dibuat untuk raja dan santo Anglo-Saxon, Edward the Confessor, dan disebut telah digunakan pada penobatan setelah tahun 1220 sampai Cromwell meleburnya.

    Mahkota itu dibuat untuk Raja Charles II, yang menginginkan mahkota yang mirip dengan yang dikenakan oleh Edward tetapi lebih megah.

    (ita/ita)

  • Raja Charles dan Camilla Masuki Westminster Abbey untuk Penobatan

    Raja Charles dan Camilla Masuki Westminster Abbey untuk Penobatan

    Jakarta

    Raja Charles III dan Ratu Camilla tiba di Westminster Abbey untuk upacara penobatan mereka. Raja Charles berjalan melalui bagian tengah hingga dia mencapai ruang tengah di gereja.

    Raja Charles menggantikan ibunya, Ratu Elizabeth yang meninggal dunia pada September tahun lalu. Di usia 74 tahun, Charles menjadi raja Inggris tertua yang mengenakan Mahkota St Edward berusia 360 tahun di kepalanya dalam upacara penobatan yang berlangsung di Westminster Abbey, London. Dia menjadi penguasa Kerajaan Inggris ke-40 yang dimahkotai di Westminster Abbey sejak tahun 1066.

    Charles akan dimahkotai oleh Uskup Agung Canterbury yang menempatkan Mahkota St Edward di kepalanya. Suara terompet akan terdengar untuk menandai momen itu.

    Raja Charles III menjadi penguasa kerajaan ketujuh yang memakai Mahkota St Edward setelah Charles II, James II, William III, George V, George VI dan Elizabeth II – yang terakhir memakainya pada penobatan tahun 1953.

    (ita/ita)

  • Tanpa Meghan, Pangeran Harry Tiba di Westminster Abbey

    Tanpa Meghan, Pangeran Harry Tiba di Westminster Abbey

    Jakarta

    Pangeran Harry tiba di Westminster Abbey untuk mengikuti upacara penobatan Raja Charles III. Harry terlihat bahagia dan santai.

    Dilansir BBC, Sabtu (6/5/2023) Harry tiba di lokasi tanpa didampingi istrinya, Meghan Markle. Duke of Sussex itu terlihat bahagia dan santai saat memasuki biara bersama sepupunya Putri Beatrice dan Eugenie, putri Pangeran Andrew.

    Putri Anne dan suaminya Sir Tim Laurence juga masuk, dengan Anne mengenakan gaun kepala berbulu yang indah dan jubah hijau tua.

    Seperti diketahui, Raja Charles dan Camilla telah meninggalkan Istana Buckingham dalam prosesi menuju Westminster Abbey untuk upacara penobatan mereka.

    Dilansir BBC, Sabtu (6/5/2023), prosesi dimulai dari Istana Buckingham lalu bergerak di sepanjang The Mall ke Trafalgar Square, kemudian menyusuri Whitehall dan Parliament Street sebelum berbelok ke Parliament Square dan Broad Sanctuary untuk mencapai Pintu Utama Barat Westminster Abbey.

    Sepanjang perjalanan, warga Inggris yang menyaksikan di pinggir jalan berteriak menyambut kedatangan pasangan kerajaan tersebut.

    Berbeda dengan tradisi, Raja Charles dan Camilla menaiki kereta kuda kencana Diamond Jubilee State Coach, bukan kereta Gold State Coach yang lebih tua dan tidak nyaman.

    (taa/ita)

  • Hari Penobatan, Charles Menuju Westminster Abbey dengan Kereta Kencana

    Hari Penobatan, Charles Menuju Westminster Abbey dengan Kereta Kencana

    Jakarta

    Raja Charles dan Camilla telah meninggalkan Istana Buckingham dalam prosesi menuju Westminster Abbey untuk upacara penobatan mereka.

    Dilansir BBC, Sabtu (6/5/2023), prosesi dimulai dari Istana Buckingham lalu bergerak di sepanjang The Mall ke Trafalgar Square, kemudian menyusuri Whitehall dan Parliament Street sebelum berbelok ke Parliament Square dan Broad Sanctuary untuk mencapai Pintu Utama Barat Westminster Abbey.

    Sepanjang perjalanan, warga Inggris yang menyaksikan di pinggir jalan berteriak menyambut kedatangan pasangan kerajaan tersebut.

    Berbeda dengan tradisi, Raja Charles dan Camilla menaiki kereta kuda kencana Diamond Jubilee State Coach, bukan kereta Gold State Coach yang lebih tua dan tidak nyaman.

    Setibanya di Westminster Abbey, Raja Charles III akan masuk melalui Pintu Barat Utama lalu berjalan melalui bagian tengah hingga dia mencapai ruang tengah di gereja.

    (ita/ita)