Tag: Raffi Ahmad

  • Pemprov Jatim Raih Penghargaan Nusantaraya Award di ICCF 2025, Apa Kata Gubernur Khofifah?

    Pemprov Jatim Raih Penghargaan Nusantaraya Award di ICCF 2025, Apa Kata Gubernur Khofifah?

    Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berhasil meraih penghargaan Nusantaraya Award dalam ajang Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 yang berlangsung di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang.

    Penghargaan berupa piala diserahkan langung oleh Ketua Umum ICCN yang disaksikan oleh Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya, Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pengembangan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. Jatim Iwan mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

    Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan pengakuan kepada Jawa Timur atas komitmen, dukungan dan inovasi dalam pengembangan ekosistem kreatif, khususnya dalam penguatan jejaring komunitas serta sinergi lintas pemangku kepentingan melalui kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Jatim No. 10 Tahun 2023 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif.

    “Alhamdulillah Jatim berhasil meraih penghargaan Nusantaraya Award dari ICCN. Salah satu alasan kuat adalah karena Jatim memiliki komitmen, dukungan dan inovasi dalam pengembangan ekosistem kreatif, khususnya dalam penguatan jejaring dan sinergi lintas pemangku kepentingan,” tutur Gubernur Khofifah saat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (9/11/2025).

    Lebih lanjut Gubernur Khofifah pun menegaskan investasi sektor ekonomi kreatif Jatim terus meningkat dari waktu ke waktu. Pada periode Semester I – 2025 investasi sektor ekonomi kreatif di Jatim mencapai Rp 6,86 Triliun.

    “Yang meningkat 12,83 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang sebesar Rp 6,08 triliun,” tegasnya.

    Tak hanya itu, posisi kuatnya ekonomi kreatif Jatim juga dapat dilihat dari data produktivitas ekspor luar negeri. Pada periode Semester I – tahun 2025, ekspor sektor ekonomi kreatif Jawa Timur telah tembus USD 12.887,01 juta. Capaian ini meningkat 4,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang sebesar USD 12.359,23 juta.

    “Dan Alhamdulillah Jawa Timur menjadi provinsi dengan nilai ekspor ekonomi kreatif terbesar di Indonesia, dengan komoditi utama berupa fesyen, kriya dan kuliner,” ujarnya.

    Lebih lanjut Khofifah pun menegaskan sektor ekonomi kreatif Jatim tak hanya disokong oleh pemodal besar. Melainkan justru banyak didukung juga oleh para pelaku UMKM. Hal ini karena sektor ekonomi kreatif berevolusi menjadi sektor paling menjanjikan dan populer di masyarakat.

    “Ekonomi kreatif sangat cepat pertumbuhannya. Dan ini membutuhkan perhatian bagaimana kita bisa membangun ekosistem yang tepat bagi para pelaku maupun investor,” tuturnya.

    Untuk itu, Khofifah mempersembahkan penghargaan ini pada seluruh penggerak ekonomi kreatif Jatim. Penghargaan yang diterima Jatim harus menjadi pelecut meningkatkan produktivitas. Dengan harapan besar turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jatim.

    “Penghargaan ini bukanlah akhir perjuangan atau kerja keras kita. Melainkan jadi penyemangat untuk terus berjuang mewujudkan Jawa Timur yang memang surganya Ekonomi Kreatif,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, ICCF 2025 sendiri merupakan ajang bergengsi tahunan yang digelar oleh Indonesia Creative Cities Network (ICCN). Sedangkan ICCN adalah jejaring Kota dan Kabupaten kreatif di Indonesia yang berdiri sejak 2015.

    Dengan anggota lebih dari 260 kota/kabupaten, ICCN menjadi simpul kolaborasi lintas daerah untuk mendorong inovasi, menguatkan identitas budaya, dan memajukan ekosistem kreatif Indonesia.

    Turut hadir dalam gelaran (ICCF) 2025 Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya, Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pengembangan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad. [tok/suf]

  • Pemprov Jatim raih Nusantaraya Award di ICCF 2025

    Pemprov Jatim raih Nusantaraya Award di ICCF 2025

    Surabaya (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) meraih penghargaan Nusantaraya Award dalam ajang Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 di Gedung Malang Creative Center (MCC), Kota Malang, Sabtu (8/11).

    “Alhamdulillah Jatim berhasil meraih penghargaan Nusantaraya Award dari ICCN. Salah satu alasan kuat adalah karena Jatim memiliki komitmen, dukungan dan inovasi dalam pengembangan ekosistem kreatif, khususnya dalam penguatan jejaring dan sinergi lintas pemangku kepentingan,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Minggu.

    Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN) kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Iwan mewakili Gubernur Khofifah.

    Penyerahan disaksikan Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya, Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Giring Ganesha, dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pengembangan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad.

    Khofifah menegaskan investasi sektor ekonomi kreatif Jawa Timur terus meningkat.

    Pada Semester I-2025 nilainya mencapai Rp6,86 triliun atau naik 12,83 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp6,08 triliun.

    Selain itu, nilai ekspor sektor ekonomi kreatif Jawa Timur juga tembus 12.887,01 juta dolar AS pada Semester I-2025, meningkat 4,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 12.359,23 juta dolar AS. Komoditas unggulan ekspor Jatim meliputi fesyen, kriya, dan kuliner.

    Lebih lanjut, Khofifah mengatakan pertumbuhan ekonomi kreatif di Jatim banyak disokong para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    Menurut dia, sektor tersebut menjadi bidang yang paling menjanjikan dan cepat berkembang di masyarakat.

    Untuk itu, Gubernur Khofifah mempersembahkan penghargaan tersebut bagi seluruh penggerak ekonomi kreatif di Jawa Timur.

    Ia berharap penghargaan itu menjadi penyemangat untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

    “Penghargaan ini bukanlah akhir perjuangan atau kerja keras kita. Melainkan jadi penyemangat untuk terus berjuang mewujudkan Jawa Timur yang memang surganya ekonomi kreatif,” katanya.

    Sebagai informasi, ICCF 2025 merupakan ajang tahunan yang digelar oleh ICCN—jejaring kota dan kabupaten kreatif Indonesia yang berdiri sejak 2015 dengan anggota lebih dari 260 daerah.

    Jaringan ini menjadi simpul kolaborasi lintas wilayah untuk mendorong inovasi, memperkuat identitas budaya, dan memajukan ekosistem kreatif nasional.

    Pewarta: Willi Irawan
    Editor: Virna P Setyorini
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Lelang Hermes Ivan Gunawan: Diborong Raffi demi Masjid Yokohama!

    Lelang Hermes Ivan Gunawan: Diborong Raffi demi Masjid Yokohama!

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Ivan Gunawan mengaku, bahagia tas Hermes kesayangannya yang dilelang untuk membiayai pembangunan Masjid di Yokohama Jepang dibeli Raffi Ahmad senilai Rp 500 juta.

    Dalam video tersebut, Ivan Gunawan yang tengah memandu sebuah program acara televisi bersama Raffi Ahmad dan Irfan Hakim sempat melakukan panggilan telepon dengan sahabatnya di Yokohama Jepang untuk menginformasikan tas yang ingin dijualnya.

    “Assalamualaikum ustaz Fatih, ini aku lagi bareng Irfan Hakim dan Aa Raffi. Aku bawa tasnya yang insyaallah uangnya akan disumbangkan untuk masjid Yokohama. Irfan ini perantaranya,” ungkap Ivan Gunawan dikutip dari Instagram miliknya, Jumat (7/11/2025).

    Dalam panggilan tersebut, Ivan Gunawan menyatakan, Raffi Ahmad adalah orang yang akan membeli tas Hermesnya dengan harga Rp 500 juta.

    “Insyaallah tas mau dibeli sama Raffi Ahmad yang nantinya dananya akan dipakai pembangunan masjid di Yokohama. Ini benar-benar Jumat berkah ya,” ujarnya dengan nada bahagia.

    Raffi Ahmad yang disebut sebagai orang yang membeli Tas milik Ivan Gunawan itu sempat berjanji membuat masjid saat dirinya memiliki harta yang berlebih.

    “Sebenarnya di depan rumah ada tanah kosong. Waktu itu, aku sama Nagita pernah janji, kalau kita punya rezeki lebih kita mau bangun masjid tetapi sampai sekarang belum pernah terwujud, mungkin maksudnya ini Ivan Gunawan ngingetin kita,” ucapnya.

    Raffi Ahmad menambahkan, Nagita Slavina memang selalu mengingatkan dirinya atas utang janji yang pernah diucap suaminya untuk membangun masjid.

    “Nagita selalu ingetin aku akan utang janji agar bangun masjid, dan mungkin ini cara Allah mengingatkan aku,” tutupnya.

  • Fahmi Bo Jalani Operasi Pengambilan Batu Empedu: Doain ya!

    Fahmi Bo Jalani Operasi Pengambilan Batu Empedu: Doain ya!

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Fahmi Bo memberikan kabar bahwa dirinya akan menjalani tindakan operasi pengambilan batu empedu yang akan dilakukan pada pukul 18.00 WIB.

    Kabar itu diunggah melalui akun Instagram milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina @raffinagita1717.

    “Assalammualaikum Aa (Raffi Ahmad), alhamdulillah hasil tes tiroid bagus,” ujar Fahmi Bo di rumah sakit, Jumat (7/11/2025).

    “Insyaallah, hari ini pukul 18.00 WIB saya akan menjalani tindakan operasi pengambilan batu empedu,” ungkapnya.

    Fahmi Bo meminta dukungan kepada semua pihak agar operasi yang dijalaninya bisa lancar tanpa adanya kendala.

    “Mohon doanya ya Aa, keluarga, teman-teman agar lancar operasinya. Biar saya bisa beraktivitas lagi. Terima kasih ya Aa,” tutupnya.

    Sebelumnya, Raffi Ahmad menanggung seluruh biaya pengobatan Fahmi Bo hingga sembuh. Hal itu dilakukan saat Raffi Ahmad datang ke kediaman Fahmi Bo yang terbaring lemas di tempat tidur.

  • Tengok korban di RS, Dasco sampaikan prihatin atas ledakan SMAN 72

    Tengok korban di RS, Dasco sampaikan prihatin atas ledakan SMAN 72

    Untuk lebih lengkapnya, hal-hal penyebabnya, pihak yang berwenang yang akan menjelaskan nanti

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan prihatin yang mendalam atas tragedi ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta, saat menengok para korban di Rumah Sakit (RS) Islam Cempaka Putih, Jakarta, Jumat petang.

    “Kami sampaikan keprihatinan yang mendalam, atas terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan ini,” kata Dasco setelah menengok para korban.

    Dasco mengunjungi RS tersebut bersama Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman dan Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad.

    Dia mengaku telah melihat kondisi para korban ledakan tersebut. Menurut dia, ada korban yang mengalami luka ringan, bahkan ada yang sedang menjalani operasi.

    Dia pun berharap agar para korban yang mengalami luka-luka hingga perlu dioperasi itu bisa selamat dan kembali pulih.

    Di sisi lain, dia mengatakan pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap tragedi tersebut.

    “Untuk lebih lengkapnya, hal-hal penyebabnya, pihak yang berwenang yang akan menjelaskan nanti,” katanya.

    Sebelumnya, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus menyatakan tiga orang luka berat dan 17 orang luka ringan akibat ledakan di SMAN 72 Jakarta, Jumat siang.

    “Alhamdulillah tidak ada yang meninggal dunia. Semua ada 20 korban dan saat ini sedang menjalani perawatan,” katanya setelah meninjau SMA 72 Jakarta, Jumat.

    Ia menjelaskan kejadian ini terjadi sekitar pukul 12.15 WIB di masjid atau mushalla yang ada di sekolah tersebut.

    “Ada dua kali ledakan, satu di belakang dan satu dekat pintu masjid atau mushalla,” kata dia.

    Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Dorong Minat Budidaya Ikan, Menteri Trenggono Ajak Raffi Cs ke BINS

    Dorong Minat Budidaya Ikan, Menteri Trenggono Ajak Raffi Cs ke BINS

    Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad meninjau lokasi modeling budidaya nila salin (BINS) di Karawang, Jawa Barat.

    Menteri Trenggono memperkenalkan langsung inovasi budidaya ikan nila salin, yang menjadi langkah konkret Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam merevitalisasi tambak tradisional menjadi modern dengan hasil panen berorientasi ekspor.

    Dalam kunjungan tersebut, Raffi Ahmad Raffi hadir bersama rekannya dalam kelompok The Dudas-1, yakni Ariel Noah, Gading Marten, dan Desta.

    Lewat program percontohan BINS, Menteri Trenggono berharap budidaya perikanan modern dapat terus tumbuh, dan menjadi lapangan kerja baru khususnya bagi para generasi muda.

    “Melalui pembangunan modeling nila salin di Karawang, KKP ingin menjadikan daerah ini sebagai contoh nyata penerapan ekonomi biru, yakni pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang ramah lingkungan, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Menteri Trenggono dalam siaran resmi di Jakarta, Minggu (2/11/2025).

    Pengembangan BINS Karawang menjadi bagian penting dari visi besar Indonesia Emas 2045 dan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, terutama dalam upaya mewujudkan swasembada pangan berbasis protein ikan dan pemerataan ekonomi pesisir.

    Dipilihnya Karawang karena memiliki lahan tambak yang potensial namun belum dioptimalkan. Melalui program ini, lahan-lahan idle tersebut diubah menjadi tambak nila salin modern yang efisien dan ramah lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

    Selain melihat proses budidaya, Menteri Trenggono juga memperkenalkan sistem pengelolaan tambak modern yang menerapkan seperti Intake Air Laut dan Tawar dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Ia menegaskan bahwa sektor perikanan budidaya memiliki peran strategis dalam mendukung kemandirian pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

    “Budidaya ikan bukan hanya tentang produksi, tetapi juga masa depan pangan nasional, kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian lingkungan. Dengan teknologi yang tepat, tambak dapat menjadi sumber ekonomi yang berkelanjutan,” tegas Menteri Trenggono.

    Kehadiran Raffi bersama Ariel, Gading, dan Desta disambut antusias oleh masyarakat dan para pekerja di BINS Karawang.

    Menteri Trenggono berharap keterlibatan para figur publik ini dapat menjadi jembatan untuk mengenalkan konsep ekonomi biru dan budidaya ikan modern kepada generasi muda. Menurutnya, cara-cara kreatif seperti ini sangat efektif untuk menggugah minat masyarakat terhadap sektor perikanan yang kini semakin modern dan menjanjikan.

    Dalam kesempatan tersebut, Raffi Ahmad menyampaikan kekagumannya terhadap inovasi yang dikembangkan KKP. Menurutnya, modeling BINS di Karawang merupakan terobosan besar yang dapat membuka lapangan kerja baru sekaligus menyediakan sumber protein hewani yang sehat bagi masyarakat.

    “KKP luar biasa. Punya modeling seperti budidaya ikan nila salin yang punya peran penting dalam menyediakan sumber protein hewani yang sehat dan bergizi. Terima kasih sudah memperkenalkan kami pada inovasi yang bukan hanya meningkatkan produksi ikan, tapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Raffi Ahmad.

    Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu, menjelaskan BINS Karawang dirancang untuk meningkatkan produktivitas secara signifikan melalui penerapan teknologi modern dan sistem manajemen yang efisien. Dengan pendekatan baru ini, produktivitas tambak yang sebelumnya hanya sekitar 0,6 ton per hektare per siklus kini mampu meningkat hingga 80 ton per hektare per siklus.

    Peningkatan tidak hanya berpengaruh pada volume produksi dan ekspor, tetapi juga membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat sekitar serta memperkuat ekonomi daerah melalui aktivitas pendukung seperti pakan, logistik, dan pengolahan hasil perikanan.

    Lebih lanjut, Tb Haeru menjelaskan bahwa ikan nila salin dipilih karena keunggulannya yang mampu hidup di air payau dengan kadar garam hingga 20 ppt. Jenis ini sangat cocok untuk lahan tambak di pesisir. Selain pertumbuhannya cepat dan tahan terhadap penyakit, nila salin juga memiliki pasar yang luas baik di dalam negeri maupun luar negeri.

    Berdasarkan data, permintaan global ikan tilapia mencapai 7,84 juta ton pada tahun 2024 dan diproyeksikan meningkat menjadi 8,9 juta ton pada tahun 2030. Di dalam negeri, permintaan juga terus meningkat dan diperkirakan menembus 2,36 juta ton pada tahun yang sama.

    Dari sisi produksi, Indonesia kini menjadi produsen tilapia terbesar kedua di dunia dengan produksi sekitar 1,4 juta ton atau 20,5 persen dari total produksi dunia, setelah Tiongkok. Indonesia juga tercatat sebagai eksportir nila terbesar ketiga di dunia setelah Tiongkok dan Kolombia.

    Dalam kunjungan tersebut, Menteri Trenggono juga menunjukkan area pembangunan BINS Karawang seluas 230 hektare yang dilengkapi dengan infrastruktur pendukung lengkap, seperti intake air laut dan tawar, area pembesaran, IPAL serta fasilitas kawasan terpadu.

    Dengan penerapan sistem modern dan pengelolaan terintegrasi, BINS Karawang ditargetkan mampu meningkatkan produktivitas hingga 84 ton per hektare per tahun dengan volume produksi mencapai 11.150 ton per tahun. Proyek ini juga diproyeksikan membuka lapangan kerja baru bagi sekitar 500 orang.

    (dpu/dpu)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Takut Rumah Sakit, Ini yang Membuat Fahmi Bo Mau Ditolong Raffi Ahmad

    Takut Rumah Sakit, Ini yang Membuat Fahmi Bo Mau Ditolong Raffi Ahmad

    Jakarta, Beritasatu.com – Raffi Ahmad menunjukkan kepeduliannya kepada rekan seprofesi, Fahmi Bo, yang tengah menghadapi masalah kesehatan serius. Diketahui, Fahmi Bo menderita komplikasi penyakit, termasuk stroke dan gangguan jantung, yang membuatnya harus beristirahat di rumah dan hanya bisa terbaring di tempat tidur.

    Mengetahui kondisi tersebut, Raffi menyempatkan diri untuk datang menjenguk pada Selasa (28/10/2025). Dalam kunjungannya, suami Nagita Slavina itu tampak berbincang hangat dengan Fahmi dan keluarganya. Ia juga menegaskan komitmennya untuk membantu proses pengobatan sang sahabat secara penuh dengan menanggung biaya perawatan rumah sakit.

    “Yang penting sekarang fokus sembuh dahulu. Urusan biaya atau rumah sakit biar saya bantu,” ujar Raffi dengan nada tegas namun penuh empati dikutip dari akun Instagram @raffinagita1717, Rabu (29/10/2025). 

    Menurut Raffi, dirinya tidak ingin Fahmi menunda perawatan medis hanya karena kekhawatiran soal biaya. Ia bahkan berjanji akan mencarikan rumah sakit terbaik agar Fahmi bisa segera mendapatkan perawatan intensif.

    “Nanti saya bantu carikan rumah sakit yang bagus, yang penting kamu sehat lagi,” tambahnya.

    Namun, Fahmi sempat mengungkapkan rasa takut untuk menjalani perawatan di rumah sakit. Mendengar hal itu, Raffi kemudian menghubungi mertuanya, Rieta Amilia, melalui panggilan video agar bisa memberikan dukungan langsung.

    Melalui video call tersebut, Rieta berpesan agar Fahmi tidak menyerah dan segera bersedia dirawat. Ia juga meminta menantunya, Raffi, untuk segera mengurus Fahmi agar mendapatkan perawatan terbaik.

    “Yang penting kamu sembuh dahulu ya, janji mau ke rumah sakit,” kata Rieta melalui sambungan video call.

    Usaha dan perhatian Raffi akhirnya membuat Fahmi luluh. Terkini, pada Rabu (29/10/2025), Raffi membagikan potret Fahmi Bo yang sudah dirawat di rumah sakit. Dalam unggahannya di Instagram @raffinagita1717, Raffi menuliskan harapan agar sahabatnya itu bisa segera pulih dari penyakit yang dideritanya.

    Raffi menunjukkan komitmennya untuk terus membantu Fahmi berjuang melawan penyakitnya. Unggahan itu langsung menuai banyak pujian dari warganet dan rekan sesama artis yang mengapresiasi kepedulian Raffi.

    Banyak selebritas yang juga turut mendoakan kesembuhan Fahmi Bo. 

    “Alhamdulillah,” tulis akun @armandmaulana.

    “Lekas sembuh, Fahmi,” tulis akun @marcelsiahaans.

    “Masyaallah, Alhamdulillah, terima kasih Aa sudah saling membantu,” tulis akun @adysky99.

  • Takut Rumah Sakit, Ini yang Membuat Fahmi Bo Mau Ditolong Raffi Ahmad

    Raffi Ahmad Gerak Cepat Kirim Fahmi Bo ke Rumah Sakit untuk Dirawat

    Jakarta, Beritasatu.com- Artis terkenal Raffi Ahmad bergerak cepat menolong artis Fahmi Bo yang kondisi kesehatannya memburuk akibat mengidap sejumlah penyakit yakni diabetes, asam urat, hingga pengeroposan tulang dengan memasukkan Fahmi ke rumah sakit.

    Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, @raffinagita1717, Raffi mengabarkan kini Fahmi Bo telah dirawat di rumah sakit, setelah sempat hanya terbaring pasrah di kamar indekosnya.

    “Bismillah banyak yang mendoakan, insyaallah segera pulih dan kuat lagi. Amin ya Allah,” tulis Raffi, dikutip Rabu (29/10/2025).

    Aksi Raffi Ahmad ini menuai banyak pujian dari netizen. Netizen menyebutkan tak heran jika rezeki materi suami Nagita Slavina tersebut kerap dilancarkan, karena ia selalu mau menolong orang lain yang membutuhkan. Seorang netizen menyebutkan, Raffi bahkan memasukkan Fahmi Bo ke kamar tipe VIP.

    “Masyaallah dibantu berobat di rumah sakit bagus dan kamar VIP. Bantuannya enggak tanggung-tanggung, Allah bakal ganti rejeki yang luar biasa,” tulis @****dhanips.

    “Uang berada di tangan yang tepat,” kata @***i_hakiki.

    “Enggak heran, kenapa rejekinya selalu deras. Hidup lebih lama dan sehat-sehat aa Raffi,” doa dari @ir**march.

    Namun sayangnya, hingga berita ini diturunkan belum diketahui rumah sakit mana tempat Fahmi Bo dirawat.

    Sebelumnya, Raffi Ahmad menjenguk langsung Fahmi ke kediaman pribadinya pada Selasa (28/10/2025). Raffi menegaskan ia siap membiayai biaya perawatan hingga Fahmi Bo sembuh seperti sedia kala.

    “Om Fahmi fokus saja sama kesehatannya ya, nanti kalau sudah sehat cari kerja dibantu. Paling penting, Om Fahmi harus sehat ya. Enggak usah memikirkan ini dan itu, nanti saya bantuin semuanya. Om Fahmi harus ingat, kamu harus sembuh. Intinya harus dari hati ya,” tutupnya.

  • Adab Raffi Ahmad Tuai Sorotan Saat Lihat Kondisi Fahmi Bo

    Adab Raffi Ahmad Tuai Sorotan Saat Lihat Kondisi Fahmi Bo

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Raffi Ahmad menuai sorotan warganet. Hal itu terjadi, saat suami Nagita Slavina itu mendatangi kediaman Fahmi Bo yang terbaring lemas di tempat tidur.

    Raffi Ahmad terlihat menggunakan kemeja putih lengan panjang serta celana panjang cokelat ditemani asistennya tiba di kediaman Fahmi Bo.

    Sorotan warganet tertuju pada cara Raffi Ahmad yang memasuki rumah Fahmi Bo. Raffi Ahmad terlihat melepas kedua sepatunya sebelum menginjak ubin rumah selebritas tersebut.

    Selain itu, Raffi Ahmad juga turut membuka kedua kaus kakinya. Ia pun memasukkan kaus kaki ke dalam sepatunya tersebut.

    “Tetap semangat berobat Bang Fahmi Bo @bofahmiofficial,” ujar Raffi Ahmad dikutip dari Instagram miliknya, Selasa (28/10/2025).

    Raffi Ahmad meyakini Fahmi Bo bahwa masih banyak masyarakat yang ingin melihat dirinya untuk tetap beraktifitas di dunia entertainment.

    “Insyaallah lekas sembuh, banyak yang sayang dan mendoakanmu. Kuat demi keluarga dan orang-orang yang mencintaimu,” tuturnya.

    Adab Raffi Ahmad saat menjenguk Fahmi Bo yang terbaring lemas di kediamannya menuai sorotan warganet. – (Beritasatu.com/Instagram)

    Unggahan dari Raffi Ahmad menuai reaksi dari warganet. Bahkan, warganet menyoroti adab dari Raffi Ahmad saat bertamu ke kediaman Fahmi Bo.

    “Salfok sama Aa Raffi yang buka sepatu sebelum masuk ke rumah orang,” tulis netizen.

    “Adab papanya Rafathar. Masuk ke rumah orang buka sepatu dahulu,” tulis netizen lagi.

    “Masyaallah, adabnya Aa Raffi pas mau masuk ke rumah orang,” tulis netizen.

    “Pantas rejekinya bagus, suka bantu orang dan adabnya luar biasa,” tulis netizen lainnya.

    “Adabnya Raffi luar biasa,” tulis netizen.

  • Fahmi Bo Sakit, Raffi Ahmad Tanggung Biaya Pengobatan secara Full

    Fahmi Bo Sakit, Raffi Ahmad Tanggung Biaya Pengobatan secara Full

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Raffi Ahmad kembali memperlihatkan rasa empatinya. Kali ini, dirinya siap membantu biaya pengobatan Fahmi Bo yang terbaring lemas di tempat tidur akibat penyakit yang diidapnya.

    “Semangat ya om Fahmi, mohon maaf saya baru bisa ke rumah,” ujar Raffi Ahmad saat video call Fahmi Bo dikutip dari Instagram miliknya, Selasa (28/10/2025).

    Setiba di kediaman Fahmi Bo, Raffi Ahmad langsung mempertanyakan soal kondisi kesehatan Fahmi Bo.

    “Mohon maaf, apakah sudah ke dokter? Sudah langsung saja dibawa ke rumah sakit yang paling bagus ya,” ujarnya.

    Raffi Ahmad meminta kepada Fahmi Bo untuk tidak memikirkan soal biaya rumah sakit. Ia siap membiayai hingga Fahmi Bo sembuh seperti sedia kala.

    “Om Fahmi fokus saja sama kesehatannya ya, nanti kalau sudah sehat cari kerja dibantu. Paling penting, Om Fahmi harus sehat ya,” ucapnya.

    “Enggak usah memikirkan ini dan itu, nanti saya bantuin semuanya. Om Fahmi harus ingat, kamu harus sembuh. Intinya harus dari hati ya,” tutupnya.

    Sebelumnya, Kondisi memperihatinkan terlihat pada selebritas Fahmi Bo yang mengidap diabetes hingga asam urat. Bahkan, badannya terlihat kurus dan telinganya layu.

    Kabar kondisi terkini Fahmi Bo itu diunggah akun X (dahulu Twitter) @somexthread.

    Pada video yang diunggah itu, terlihat Fahmi Bo tengah terbaring lemas di tempat tidur. Bagian pipinya pun terlihat kurus.  

    Ia pun tampak dikunjungi beberapa temannya yang datang menjenguknya.

    “Kondisi Fahmi Bo semakin mengkhawatirkan. Badannya kurus, telinga layu,” tulis pada keterangan video tersebut, Senin (22/9/2025).

    “Beliau menderita diabetes dan belakangan sempat terkena jantung,” tulisnya lagi.

    Bahkan, Fahmi Bo mengaku dirinya susah untuk menelan makanan.

    “Susah nelan, minta minum lagi,” ucap Fahmi Bo sambil menahan rasa sakit.