Tag: Putu Kholis Aryana

  • Kapolres Malang Buka Puasa Bareng Tahanan

    Kapolres Malang Buka Puasa Bareng Tahanan

    Malang (beritajatim.com) – Berkah Ramadan dimanfaatkan Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana berbuka puasa bersama para tahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Mapolres Malang, Kamis (21/3/2024) petang.

    Sebelum pelaksanaan buka bersama, kegiatan dimulai dengan tauziah yang disampaikan oleh Ustad Abu Bakar, sebagai bentuk penyemangat dan motivasi bagi para tahanan.

    Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan penguatan mental dan iman bagi para tahanan, serta sebagai wujud kepedulian kepolisian kepada mereka.

    “Bulan suci Ramadhan merupakan momentum yang baik bagi sesama umat untuk saling berbagi berkah dan rezeki, termasuk dalam membangun keakraban antara polisi dan para tahanan,” kata Kholis, Kamis (21/3/2024).

    Menurut Kholis, kegiatan buka puasa dan doa bersama ini juga dimaksudkan untuk memperkuat tali silaturahim dan menciptakan kesan bahagia bersama para tahanan. Kapolres berharap bahwa melalui kegiatan ini, para tahanan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperoleh pencerahan setelah menjalani masa tahanan.

    Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana buka puasa bersama para tahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Mapolres Malang, Kamis (21/3/2024) petang.

    “Semoga kebersamaan ini memberikan manfaat kepada para tahanan untuk selalu beribadah dan berbuat kebaikan,” ucap Kholis.

    Kegiatan yang dipenuhi dengan nuansa kebersamaan dan harmoni ini diakhiri dengan berbuka puasa bersama dan doa bersama. Polres Malang berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam proses pemulihan dan pembinaan para tahanan. [yog/but]

  • Polres Malang Kirim Dua Truk Bantuan ke Korban Banjir di Jateng

    Polres Malang Kirim Dua Truk Bantuan ke Korban Banjir di Jateng

    Malang (beritajatim.com) – Polres Malang mengirim sebanyak dua truk bantuan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di wilayah Kudus-Demak, Propinsi Jawa Tengah, Kamis (21/3/2024) hari ini.

    Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana menegaskan, secepatnya seluruh bantuan yang dikumpulkan Polres Malang bersama 30 Polsek Jajaran akan dikirimkan hari ini selepas Subuh.

    “Bantuan ini kita kumpulkan lalu kita kirim bagi saudara-saudara kita di kabupaten Kudus dan Demak Jawa Tengah, yang saat ini tengah mendapatkan bencana banjir ini kami lakukan serentak di seluruh jajaran Polres se Polda Jawa Timur, sesuai instruksi Bapak Kapolda kami kumpulkan dukungan bantuan kepada saudara-saudara kita di Jawa Tengah,” ungkap Kholis, Kamis (21/3/2024) siang saat mengecek langsung persiapan pengiriman bantuan di Mapolres Malang.

    Menurut Kholis, seluruh bantuan yang terkumpul di Polres Malang ini meliputi berbagai kebutuhan masyarakat terdampak banjir bandang di Kudus dan Demak. Meliputi biskuit, kemudian kue-kue kering makanan, makanan cepat saji dan siap konsumsi, pakaian, susu hingga popok bayi atau Pampers.

    “Kemudian selimut juga ada, bemper, pembalut dan lain sebagainya ini kami sudah kumpulkan sejak Minggu lalu, insya Allah nanti sore akan kita persiapkan ke dalam kendaraan untuk besok pagi secara bersama-sama bakda sahur berangkat menuju ke Jawa Tengah,” tuturnya.

    “Setelah semua terkumpul, secepatnya kami kirim untuk saudara-saudara kami di Demak dan Kudus yang membutuhkan,” pungkas Kholis. [yog/beq]

  • Antisipasi Bencana Alam, Polres Malang Siagakan Personel dan Peralatan

    Antisipasi Bencana Alam, Polres Malang Siagakan Personel dan Peralatan

    Malang (beritajatim.com) – Persiapan serius dilakukan Kepolisian Resor Malang dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di wilayah Kabupaten Malang.

    Langkah ini dilakukan sebagai respons atas potensi dampak buruk dari cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.

    Kesiapan peralatan penanganan bencana ini diwujudkan dengan pemeriksaan peralatan siaga bencana di halaman Mapolres Malang, Rabu (20/3/2024).

    Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, menegaskan, langkah ini diambil untuk mengantisipasi dampak buruk cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.

    “Alat-alat ini sangat diperlukan oleh anggota di lapangan untuk membantu masyarakat, terutama dalam merespons bencana alam,” kata Kholis.

    Dalam pemeriksaan yang dilakukan, seluruh peralatan siap digunakan. Tidak hanya itu, Polres Malang juga melakukan penambahan sejumlah peralatan baru guna peremajaan peralatan yang sudah ada di seluruh Polsek jajarannya.

    Beberapa peralatan yang telah disiapkan antara lain puluhan gergaji mesin, arco dorong, sekop, cangkul, sabit, linggis, hingga tali tambang dengan berbagai ukuran. Selain itu, perlengkapan perorangan seperti sepatu bot, jas hujan, dan rompi pelampung juga telah disiapkan untuk memaksimalkan efisiensi dalam penanganan bencana.

    “Seluruh peralatan baru ini akan didistribusikan ke tiap-tiap rayon Polsek guna memastikan kecepatan dalam menanggapi bencana,” tegasnya.

    Kholis juga menekankan pentingnya pelatihan bagi seluruh anggota, terutama dalam penggunaan peralatan dengan baik dan efisien. Hal ini bertujuan agar penanganan bencana dapat dilakukan secara optimal dan cepat.

    Sementara itu, Polres Malang juga tetap memantau informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta berkolaborasi dengan Basarnas dan BPBD guna memitigasi penanganan bencana yang mungkin terjadi. (yog/ted)

  • Jumat Curhat Bareng Pengusaha Rokok Lokal, Ini Pesan Kapolres Malang

    Jumat Curhat Bareng Pengusaha Rokok Lokal, Ini Pesan Kapolres Malang

    Malang (beritajatim.com) – Polres Malang terus mengintensifkan Forum Jumat Curhat sebagai bentuk upaya menerima serta menampung aspirasi dan keluhan masyarakat. Kali ini, forum tersebut dilaksanakan bersama komunitas Pengusaha Rokok lokal di CV Cakra Mas, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (15/3/2024).

    Forum Jumat Curhat dipimpin langsung oleh Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana, didampingi pejabat utama Polres Malang serta Muspika Kecamatan Gondanglegi. Tidak hanya itu, puluhan pengusaha rokok lokal dari wilayah Kabupaten Malang juga turut hadir dalam forum ini.

    Dalam sambutannya, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana menyatakan, bahwa kunjungannya bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta menjalin hubungan yang baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Malang.

    Kapolres juga menekankan pentingnya dukungan dan partisipasi dari semua pihak untuk memastikan kondisi Kabupaten Malang tetap aman, nyaman, dan kondusif.

    “Terima kasih atas seluruh dukungan dan partisipasi untuk menjaga wilayah Kabupaten Malang tetap aman dan kondusif, tanpa dukungan bapak-bapak sekalian, hal ini sulit dapat terwujud,” ucap Kholis, Jumat (15/3/2024).

    Salah satu isu yang dibahas dalam kesempatan tersebut adalah upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas. Menurut Kapolres, kecelakaan lalu lintas masih menjadi penyumbang korban meninggal dunia tertinggi selain penyakit kronis.

    Oleh karena itu, peran serta para pengusaha rokok yang memiliki banyak karyawan menjadi krusial dalam menghimbau agar karyawan-karyawan mereka tertib berlalu lintas.

    “Masalah khusus dan PR kami di Kabupaten Malang adalah kecelakaan, karena masalah lain bisa kami atasi dengan bantuan bapak-bapak. Kami berharap para pengusaha dapat membantu mengedukasi karyawan mereka untuk tertib dan patuh berlalu lintas,” tutur Kholis.

    Sementara itu, Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Lokal Kabupaten Malang, H Zubaidi Aziz, menyambut baik silaturahmi yang dilakukan oleh Kapolres Malang beserta jajarannya. Bagi para pengusaha, keamanan dan kenyamanan dalam bermasyarakat dan berusaha adalah hal yang sangat mereka dambakan.

    “Kami merasa bangga bahwa Kapolres bisa duduk di sini bersama kami para pengusaha rokok. Semoga sinergi antara kepolisian dan komunitas pengusaha rokok ini dapat memberikan berkah dan keberkahan dari Allah SWT,” pungkasnya. (yog/ian)

  • Transformatif Justice Polres Malang Cegah Pelanggaran Hukum

    Transformatif Justice Polres Malang Cegah Pelanggaran Hukum

    Malang (beritajatim.com) – Kepala Kepolisian Resor Malang (Kapolres Malang) AKBP Putu Kholis Aryana, menerapkan Transformatif Justice untuk mencegah pelanggaran hukum di wilayah hukumnya.

    Dalam konferensi pers akhir tahun 2023 di Ruang Sanika Satyawada, Selasa (26/12/2023), Kholis mengatakan bahwa Transformatif Justice merupakan pengembangan dari Restoratif Justice yang sudah diterapkan sebelumnya.

    “Dalam Transformatif Justice kami berupaya agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Kami mencegah supaya kejadian serupa tidak terulang, dan ini bentuk pengembangan dari Restoratif Justice yang kami lakukan di wilayah hukum Kabupaten Malang,” tegas Kholis.

    Pasca tragedi 1 Oktober 2022 lalu, Kholis mengatakan bahwa pihaknya berupaya keras mewujudkan apa yang terjadi ketika itu, tidak terulang kembali. Melalui Transformatif Justice, segala bentuk ancaman, gangguan dan indikasi bisa segera diambil tindakan secepat mungkin.

    Salah satu program yang dilakukan Polres Malang dalam menerapkan Transformatif Justice adalah Jumat Curhat. Program ini merupakan inisiatif Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    Selama kurun satu tahun ini, kegiatan Jumat Curhat yang dilakukan Polres Malang sudah digelar sebanyak 1.505 kali.

    “Melalui Jumat Curhat inilah, kami lebih mendekatkan diri pada seluruh lapisan masyarakat. Kita mitigasi sebuah persoalan dan keinginan serta problem apa yang dihadapi masyarakat Kabupaten Malang. Dari program ini, kita bisa mengambil langkah langkah yang tepat seiring dengan pengembangan dalam Transformatif Justice,” ujar Kholis.

    Kholis mengatakan bahwa kegiatan Jumat Curhat digelar di berbagai tempat, mulai dari rumah ibadah, Bakaidesa, hingga tempat publik lainnya. Tujuannya adalah untuk menyerap aspirasi dan laporan warga secara langsung.

    Selain itu, Polres Malang juga menerapkan Restoratif Justice untuk menyelesaikan berbagai perkara, termasuk kejahatan terhadap kelompok rentan.

    Kholis mengatakan bahwa trend penyelesaian perkara di Polres Malang meningkat tajam di tahun 2023. Jika tahun 2022 lalu trend penyelesaian perkara ada pada angka 88 persen, ditahun 2023 sudah mendekati 99 persen.

    “Trend penyelesaian perkara meningkat tajam. Bentuk bentuk perkara kita selesaikan salah satunya lewat Restoratif Justice (RJ). Dan banyak kalangan tertarik bagaimana mekanisme RJ,” tuturnya.

    Kholis juga menyinggung adanya kejahatan terhadap kelompok rentan yang meningkat hingga 41 persen. Dimana korbannya terdiri dari para Lansia, Didabel, Perempuan dan Anak anak.

    “Tren kejahatan pada kelompok rentan ini meningkat, namun kami melihat ada keberanian warga Kabupaten Malang untuk melaporkan ke Polisi. Sehingga ada pergeseran pemahaman dan mereka kelompok rentan, sudah berani dan terbuka untuk melaporkan adanya suatu tindak pidana. Dan di satu sisi, penyelesaian perkaranya bagi kelompok rentan ini juga meningkat hingga 56,94 persen dibanding tahun sebelumnya,” Kholis mengakhiri. [yog/beq]

  • Rakor Lintas Sektoral Acuan Nataru di Malang Tertib dan Aman

    Rakor Lintas Sektoral Acuan Nataru di Malang Tertib dan Aman

    Malang (beritajatim.com) – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Kepolisian Resor Malang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Pendopo Kantor Bupati Malang, Jalan Panji, Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (21/12/2022).

    Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana memimpin langsung jalannya Rakor. Didampingi Pasiter Kodim 0818 Malang – Batu Kapten Inf Pujiono dan Wakil Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto, turut hadir dalam kegiatan ini Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), organisasi masyarakat, akademisi, dan instansi terkait.

    Dalam pembahasan Rakor, situasi dan prediksi umum menjelang pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2023 menjadi fokus utama. Instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kabupaten Malang, turut memaparkan kesiapan pengamanan dan situasi terkini menjelang Nataru.

    Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, memberikan perhatian khusus terkait mobilitas masyarakat yang perlu dikelola bersama demi kelancaran dan keamanan. Pihaknya menekankan pentingnya pengecekan kelaikan kendaraan umum, baik darat, laut, maupun udara, serta pemahaman terhadap perilaku pengemudi.

    Selain itu, mengantisipasi masa liburan menjelang Nataru objek wisata di wilayah Kabupaten Malang juga menjadi sorotan. Kholis mengingatkan pentingnya pengecekan kelaikan wahana pada objek wisata serta kesiapan keamanan wisatawan yang diperkirakan akan meningkat drastis untuk menghabiskan waktu liburan di wilayah Malang Raya.

    “Mobilitas masyarakat perlu kita kelola bersama agar berjalan aman dan lancar, pastikan kelaikan transportasi umum serta kelaikan objek wisata dari sisi kesiapan dan keamanan pengunjung,” tegas Kholis.

    Dalam konteks pengamanan tempat ibadah Natal, Kholis Aryana menegaskan agar petugas melaksanakan tugas pengamanan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku dengan cermat dan teliti. Deteksi dini potensi intoleransi, radikalisme, dan terorisme juga menjadi bagian integral dari persiapan keamanan menyongsong akhir tahun.

    Pada kesempatan yang sama, Kholis mengajak semua pihak untuk melakukan pengawasan guna menghindari kelangkaan dan fluktuasi harga bahan pokok serta ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

    Kholis juga mengajak semua pihak untuk melayani masyarakat dengan setulus hati, sehumanis mungkin, dan senyaman mungkin dalam momen pengamanan Natal dan Tahun Baru 2024. Kepolisian mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban jelang perayaan akhir tahun.

    “Mari kita layani masyarakat dengan setulus hati, sehumanis mungkin, dan senyaman mungkin dalam momen pengamanan Natal dan Tahun Baru 2024,” pungkasnya. [yog/beq]

  • Polres Malang Pastikan Psikologis Anak Membaik

    Polres Malang Pastikan Psikologis Anak Membaik

    Malang (beritajatim.com) – Pendampingan trauma healing diberikan Kepolisian Resor (Polres) Malang kepada AKE (12), anak perempuan yang kehilangan seluruh keluarganya akibat mengakhiri hidup di Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

    Kunjungan pendampingan dilakukan oleh tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang ke rumah keluarga AKE pada Rabu (13/12/2023).

    Kasi Humas Polres Malang, Ipda Muhammad Adnan, mengatakan tujuan kunjungan tersebut adalah memastikan kondisi anak dan memberikan pendampingan psikologis untuk membantu pemulihan dari dampak peristiwa tragis yang menimpa keluarganya. Pendampingan tersebut dilakukan secara kolaboratif bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang.

    “Kami melakukan pendampingan bersama Pemkab Malang, untuk memastikan kondisi ananda sebagai pemulihan psikologis dampak dari peristiwa bunuh diri yang dilakukan seluruh keluarganya,” kata Ipda Adnan saat dikonfirmasi di Polres Malang, Kamis (14/12/2023).

    Dalam kunjungan tersebut, tim trauma healing dari Polres Malang memberikan motivasi moral kepada AKE agar dapat melanjutkan pendidikan dan meraih cita-citanya. Mereka juga memberikan bantuan dari Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, berupa perlengkapan sekolah, seperti seragam, sepatu, dan tas sekolah, serta membawa makanan kesukaan AKE.

    Ipda Adnan menegaskan bahwa penyembuhan trauma psikologis pada anak-anak memerlukan waktu dan perhatian yang intensif. Oleh karena itu, Polres Malang berkomitmen untuk melakukan pendampingan secara berkala, bekerja sama dengan Pemkab Malang dan pihak terkait, guna memulihkan kondisi psikologis AKE.

    “Pendampingan akan dilakukan secara berkala bersama Pemkab Malang dan pihak terkait, untuk memulihkan kondisi psikologis bagi ananda,” tegasnya.

    Sebelumnya, pada Selasa (12/12/2023), satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak, ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri. Dugaan sementara peristiwa tersebut terjadi berkaitan dengan permasalahan ekonomi. Polres Malang berharap upaya pendampingan ini dapat membantu AKE dalam mengatasi trauma dan melanjutkan kehidupannya dengan lebih baik. [yog/beq]

  • Polres Malang Permudah Layanan Bikin SIM Bagi Masyarakat

    Polres Malang Permudah Layanan Bikin SIM Bagi Masyarakat

    Malang (beritajatim.com)- Polres Malang kembali menggelar program Jum’at Curhat sebagai wujud komitmen dalam menyerap aspirasi dan memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah Kantor Desa Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jumat (8/12/2023).

    Dalam kegiatan yang berlangsung dua arah ini, Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, didampingi pejabat utama Polres dan Muspika Kecamatan Tirtoyudo, turut memimpin dialog bersama kepala desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kegiatan ini melibatkan proses saling tanya jawab guna menciptakan ruang diskusi terbuka.

    Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, menjelaskan, bahwa forum Jum’at Curhat merupakan inisiatif untuk merespons dan menanggapi permasalahan serta aspirasi masyarakat di Desa Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo. Kegiatan tersebut bertujuan sebagai wadah menampung aspirasi hingga keluh kesah Masyarakat.

    “Kehadiran kami di sini adalah sebagai bentuk komitmen untuk mendengarkan dan menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat Desa Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo,” tutur Kholis, Jumat (8/12/2023).

    Kholis menuturkan, beberapa permasalahan dibahas dalam forum tersebut, salah satunya terkait pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM). Widyawati, seorang warga Desa Ampelgading, menyampaikan keinginannya agar proses pembuatan SIM dapat dilakukan lebih dekat dari tempat tinggalnya di wilayah Kecamatan Tirtoyudo.

    Menyikapi hal tersebut, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana mengungkapkan bahwa Polres Malang telah menindaklanjuti keluhan warga dengan membangun kantor baru Satpas Prototype di Desa Tegaron, Kecamatan Kepanjen. Dengan adanya kantor baru tersebut, jarak tempuh untuk mengurus SIM dapat dipangkas, sehingga lebih mudah diakses oleh warga.

    Kapolres juga menegaskan, perubahan lintasan uji praktek SIM telah dilakukan untuk meningkatkan keefektifan uji. Sehingga pemohon SIM dapat lebih mudah menjalani uji praktek tanpa harus melalui lintasan zig-zag maupun angka delapan yang dinilai sudah tidak relevan.

    Kholis juga memaparkan program Samsat Keliling di wilayah Malang, memberikan kesempatan kepada warga untuk memanfaatkan layanan tersebut secara maksimal. Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam urusan administrasi kependudukan.

    “Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan SIM di Satpas Singosari dan Satpas Prototipe agar masyarakat bisa lebih merasakan dampak positif tersebut,” tegas Kholis. (yog/ted)

  • Kapolres Malang Ajak Mantan Napiter Sinergi Jaga Kamtibmas

    Kapolres Malang Ajak Mantan Napiter Sinergi Jaga Kamtibmas

    Malang (beritajatim.com) – Kepolisian Resor Malang menggelar silaturahmi dengan lima mantan narapidana terorisme (napiter) di Mapolres Malang, Kamis (30/11/2023).

    Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, mengatakan, silaturahmi ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan sinergi antara kepolisian dan eks napiter dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kondusif di wilayah hukum Polres Malang.

    “Dengan adanya silaturahmi ini, kami berharap dapat bersama-sama saling bersinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kabupaten Malang,” terang Kholis, Kamis (30/11/2023).

    Dalam silaturahmi hari ini, Kholis juga menerima sejumlah saran dan masukan dari para eks napiter terkait situasi Kamtibmas di Malang Raya. Masukan yang diberikan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam upaya penguatan keamanan wilayah tersebut.

    Baca Juga: Kronologi Kasus Anak Aniaya Bapak di Mojokerto, Polisi: Korban Dipukul Kursi dan Terjatuh 

    Menurut Kholis, komitmen kepolisian untuk terus berkoordinasi dengan seluruh elemen masyarakat guna menciptakan wilayah Kabupaten Malang yang lebih baik. Upaya ini diharapkan dapat menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas masukan dan saran yang diberikan. Dengan adanya komunikasi yang baik, kami optimis dapat menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Kabupaten Malang,” ucap Kholis.

    Sementara itu, salah satu eks napiter, Johan, menyatakan kesiapannya untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Malang. Johan menegaskan, pihaknya siap membantu kepolisian, khususnya Polres Malang, dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Kabupaten Malang.

    Baca Juga: Laporan Perkara di Polres Bojonegoro Menumpuk di Meja, Minim Penyelesaian

    “Kami siap membantu pihak kepolisian khususnya Polres Malang dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Malang,” kata Johan. (yog/ian)

  • Prioritas Pendaftaran Polisi Bagi Keluarga Korban Kanjuruhan

    Prioritas Pendaftaran Polisi Bagi Keluarga Korban Kanjuruhan

    Malang (beritajatim.com) – Kepolisian Republik Indonesia telah menetapkan prioritas bagi keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang berkeinginan untuk bergabung menjadi anggota Polisi. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Polisi Resor Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, pada Rabu (29/11/2023) setelah memberikan bantuan usaha dan UMKM kepada keluarga korban tragedi Kanjuruhan.

    AKBP Putu Kholis Aryana menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur dan merespons permintaan ini dengan cepat. Arahan dari Kapolda Jawa Timur, Irjen Imam Sugianto, terkait memberikan prioritas kepada keluarga korban tragedi Kanjuruhan yang berminat bergabung dengan Kepolisian, telah direspons positif. Salah satu keluarga korban bahkan telah menyatakan kesediaannya untuk mendaftar sebagai anggota Polri.

    “Setelah Pak Kapolda menyampaikan, hari itu juga kami membuat surat. Putri dari keluarga korban Kanjuruhan berminat untuk masuk sebagai Polisi,” ungkap Putu.

    Langkah tindak lanjut dilakukan dengan segera menyusun surat dan mengirimkannya ke Polda Jawa Timur. Polres Malang juga memberikan pendampingan kepada keluarga korban yang berminat mendaftar kepolisian.

    BACA JUGA:
    Tiga Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Terima Bantuan UMKM dari Polres Malang

    “Suratnya langsung kami buat dan kami kirimkan ke Polda. Mudah-mudahan nanti bisa ditindaklanjuti oleh Polda Jawa Timur,” tambahnya.

    Pendampingan yang diberikan melibatkan pelatihan fisik dan akademis. Tujuannya adalah agar keluarga korban Kanjuruhan dapat bersaing dalam seleksi masuk kepolisian.

    Kepala Polisi Resor Malang berharap pendampingan yang dilakukan oleh Polres Malang dapat membuka peluang bagi keluarga korban Kanjuruhan yang ingin bergabung dengan Kepolisian.

    BACA JUGA:
    Pulang Rujuk Pasien, Ambulans RSUD Kanjuruhan Tabrak Truk Oksigen

    “Pendampingan, pelatihan, kemudian dukungan administratif kita lakukan di Polres Malang. Kami juga memberikan dukungan pengobatan bagi yang memiliki kendala pada visus mata, sehingga kondisi matanya sudah normal kembali,” tegasnya.

    “Mudah-mudahan ini bisa memudahkan mereka untuk mengikuti seleksi masuk kepolisian,” tutup Putu. [yog/beq]