Tag: Putri Diana

  • Alien hingga 8 Persen Bumi Hancur

    Alien hingga 8 Persen Bumi Hancur

    GELORA.CO – Nama Vangeliya Pandeva Gushterova atau yang lebih dikenal sebagai Baba Vanga, kembali menjadi perbincangan hangat. Menjelang pergantian tahun, ramalan peramal legendaris asal Bulgaria ini untuk tahun 2026 mulai menyita perhatian dunia.

    Meski telah meninggal pada 1996, sosok yang dijuluki “Nostradamus dari Balkan” ini meninggalkan warisan prediksi yang diklaim akurat, mulai dari serangan 9/11 hingga kematian Putri Diana. Kini, penglihatannya untuk tahun 2026 mencakup spektrum luas, mulai dari fenomena antariksa hingga gejolak geopolitik.

    Berikut adalah rangkuman ramalan Baba Vanga untuk tahun 2026 yang perlu diwaspadai:

    1. Kontak Pertama dengan Alien

    Salah satu prediksi paling mengejutkan adalah potensi pertemuan umat manusia dengan kehidupan di luar bumi (ekstraterestrial). Menurut penglihatan Vanga, November 2026 bisa menjadi momen bersejarah kontak pertama dengan peradaban asing.

    Ia menyebutkan kedatangan pesawat ruang angkasa dan menyinggung objek antarbintang 3I/ATLAS. Hal ini mengindikasikan aktivitas luar angkasa akan meningkat drastis.

    “Cahaya baru di langit akan muncul selama acara olahraga besar dan orang-orang di seluruh dunia akan melihatnya,” demikian kutipan ramalan Vanga yang sering diperbincangkan pengikutnya.

    2. Bencana Alam Menghantam 8% Bumi

    Tahun 2026 diprediksi membawa ancaman fenomena alam ekstrem. Vanga meramalkan gempa bumi besar, letusan gunung berapi, dan anomali cuaca yang dapat memengaruhi hingga 8% permukaan bumi.

    Meski Vanga jarang menyebut lokasi spesifik, rentetan bencana baru-baru ini, seperti kebakaran hutan di Australia dan Kanada, gelombang panas Eropa, hingga gempa di Asia, membuat prediksi ini terasa relevan dan kian mengkhawatirkan.

    3. Eskalasi Konflik Global

    Di panggung geopolitik, peramal buta ini memperingatkan adanya peningkatan ketegangan internasional yang tajam. Para penafsir ramalannya menduga tahun 2026 bisa menjadi titik kritis di mana konflik regional berpotensi membesar menjadi konfrontasi global.

    Skenario ini selaras dengan peringatan sebelumnya mengenai ketegangan antara blok Timur dan Barat, yang oleh sebagian pihak dikaitkan dengan narasi “kejatuhan umat manusia”.

    4. Revolusi Medis dan Dominasi AI

    Di tengah kabar buruk, Vanga juga melihat secercah harapan di bidang sains. Tahun 2026 diperkirakan menjadi tonggak sejarah bagi dunia kedokteran, khususnya dalam transplantasi organ hasil rekayasa genetika dan pengenalan tes darah canggih yang mampu mendeteksi berbagai jenis kanker sejak dini.

    Namun, di sisi lain, ia juga memprediksi bahwa kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) akan memengaruhi sektor strategis secara masif, yang berpotensi menimbulkan tantangan etika dan guncangan lapangan kerja manusia.

    Ramalan Baba Vanga selalu memicu perdebatan. Sebagian percaya pada keakuratannya, sementara yang lain menganggap prediksinya terlalu umum (seperti efek Barnum) sehingga bisa cocok dengan peristiwa apa pun.

    Terlepas dari kontroversinya, visi Baba Vanga tetap mempesona banyak orang dan menjadi pengingat untuk selalu waspada terhadap perubahan zaman, baik dari sisi alam maupun teknologi.

  • Penyebab Rumah Putri Diana Tidak Diwariskan ke William dan Harry

    Penyebab Rumah Putri Diana Tidak Diwariskan ke William dan Harry

    London, Beritasatu.com – Putri Diana yang meninggal pada 1997 akibat kecelakaan tragis meninggalkan banyak harta warisan untuk kedua putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry. Namun, baik William atau Harry tidak akan mewarisi  rumah masa kecil Putri Diana yang kini menjadi tempat peristirahatan terakhirnya.

    Rumah masa kecil Putri Diana yang berlokasi di  area perkebunan Althorp di Northamptonshire seluas 13.000 hektare tersebut saat ini berada di bawah wewenang adik kandung Putri Diana, Charles Spencer. Dikutip dari People, Sabtu (26/7/2025) setelah Charles meninggal dunia kelak, maka rumah leluhur keluarga Spencer sejak 1508 tersebut akan diwariskan kepada keturunan bangsawan Earl Spencer berikutnya, putra Charles Spencer, Louis Viscount Althorp.

    Meskipun Louis memiliki tiga kakak perempuan  yakni Lady Kitty, Lady Eliza, dan Lady Amelia, tetapi untuk urusan warisan, keluarga bangsawan tersebut mengikuti sistem primogenitur. Menetapkan anak laki-laki dalam keluarga yang mewarisi gelar dan properti.

    Walau sebagai ayah, Charles pada saat diwawancara Mail on Sunday pernah mengatakan ia pribadi ingin mewariskan rumah tersebut kepada anak sulungnya, Lady Kitty.

    “Namun jika saya memilih Kitty, itu akan bertentangan dengan semua tradisi yang berlaku dengan Althorp. Jadi memang begitulah adanya,” jelas Charles.

    Sementara itu, Lady Kitty mengaku tidak keberatan rumah leluhur keluarganya itu akan menjadi miliki adik bungsunya.

    “Saya cukup senang itu rumah itu akan menjadi tanggung jawab saudara laki-laki saya. Saya pikir itu hal yang sudah tepat. Saya suka rumah itu tetap dengan nama keluarga yang sama. Saya tidak ingin keluarga Spencer mengalami hal yang berbeda,” pungkasnya. 

  • Rahasia di Balik Baju Mantel Putri Diana yang Tidak Pernah Dilelang

    Rahasia di Balik Baju Mantel Putri Diana yang Tidak Pernah Dilelang

    London, Beritasatu.com — Sebanyak 100 barang pribadi milik mendiang Putri Diana termasuk dalam 325 item yang akan dilelang dalam acara Julien’s Auctions Princess Diana Style and A Royal Collection yang digelar di Beverly Hills pada akhir Juni 2025. Tetapi, dari ratusan koleksi pribadi Putri Diana tersebut, tidak ada satu pun baju mantel yang termasuk dalam daftar lelang.

    Direktur Eksekutif Julien’s Auctions, Martin Nolan, mengungkapkan alasan di balik tidak ditemukannya mantel dalam koleksi barang peninggalan Diana.

    “Itu karena pada Januari dan Februari, saat cuaca sangat dingin di London, Diana akan mengajak staf atau temannya membawa mantel-mantel itu ke mobil lalu berkeliling di jalan membagikannya kepada orang-orang yang kurang beruntung,” ujar Martin, dikutip dari Hello Magazine, Minggu (8/6/2025).

    Martin menambahkan, tindakan tersebut mencerminkan kepedulian dan ketulusan Putri Diana yang membantu orang lain tanpa menginginkan banyak sorotan dari media.

    “Dia tidak ingin jadi pusat perhatian. Ia benar-benar tulus ingin membantu orang-orang yang kesulitan,” tambahnya.

    Dalam acara lelang tersebut, sejumlah barang pribadi Diana yang akan disorot antara lain setelan rok kuning karya perancang Bruce Oldfield yang dikenakan saat menghadiri Royal Ascot pada 1987, sepatu hijau yang ia kenakan saat pemutaran perdana film di London pada 1990, dan topi warna persik yang dipakai saat acara perpisahan pada 1981.

    Selain itu, juga akan dilelang setelan ski berwarna magenta terang dari merek Head, yang dipakai Diana saat bermain ski di Liechtenstein pada 1985.

  • Hermes Birkin Pertama Dilelang, Orang Kaya Indonesia Punya Kesempatan

    Hermes Birkin Pertama Dilelang, Orang Kaya Indonesia Punya Kesempatan

    Jakarta, Beritasatu.com –  Hermes Birkin asli, tas ikonik yang menjadi simbol status para selebriti di seluruh dunia, akan segera dilelang di Paris bulan depan. Tas legendaris ini, yang dikenal sebagai Hermes Birkin Original, dirancang pertama kali sekitar 40 tahun lalu dan menjadi inspirasi bagi koleksi tas mewah yang terus diminati hingga saat ini.

    Tas kulit serbahitam yang dikenal sebagai “The Original Birkin” ini dibuat dengan teknik jahitan saddle-stitching dan memiliki sejarah unik yang dimulai dari pertemuan tak terduga antara aktris Jane Birkin dan CEO Hermès saat itu, Jean-Louis Dumas, di pesawat pada tahun 1984. 

    “Jane Birkin bahkan menggambar desain tas tersebut di kantong muntah pesawat saat itu,” tulis CNN, Kamis (5/6/2025). 

    Rumah lelang Sotheby’s akan menjadikan tas Hermes Birkin ini sebagai barang utama dalam pelelangan “Fashion Icons” pada 10 Juli 2025 mendatang. Menurut Morgane Halimi, kepala global tas tangan dan mode Sotheby’s, tas ini bukan sekadar aksesori, melainkan sebuah legenda mode yang bisa memecahkan rekor penjualan dunia, sejajar dengan barang-barang bersejarah milik Putri Diana dan Freddie Mercury.

    Bagi para kolektor dan orang kaya Indonesia yang selama ini mengidamkan tas Hermes Birkin, kesempatan langka ini bisa menjadi momen emas untuk mendapatkan barang bersejarah yang unik dan bernilai tinggi. Tas ini pun pernah dipamerkan secara terbuka di galeri Sotheby’s di New York dan Paris, serta di Hong Kong, dengan ribuan pengunjung yang tertarik melihatnya secara langsung.

    Hermes Birkin sendiri terkenal dengan nilai jualnya yang terus melambung di pasar sekunder, jauh melampaui harga asli di butik. Ini karena tingginya permintaan dan daftar tunggu panjang untuk mendapatkan tas tersebut. Sebagai perbandingan, tas Hermès Kelly Himalaya pernah terjual di pelelangan dengan harga fantastis mencapai 4 juta dolar Hong Kong atau sekitar US$ 510.000 atau setara Rp 8,2 miliar.

    Tentunya, sebagai tas Hermes Birkin pertama harga yang akan ditawarkan tentu akan jauh lebih tinggi. Apalagi tas tersebut memang tidak hanya kaya sejarah tetapu juga memiliki sejumlah fitur unik. 

    Misalnya,  ukuran berbeda, perangkat kuningan khusus, serta logo inisial “J.B” yang mengingatkan pada Jane Birkin. Bahkan, tas ini dilengkapi dengan gunting kuku yang menggantung di tali bahu, detail langka yang semakin menambah nilai sejarahnya.

    Dengan sejarah dan keunikan yang begitu kuat, pelelangan Hermes Birkin ini membuka peluang bagi para kolektor dari Indonesia maupun seluruh dunia untuk memiliki salah satu ikon fashion paling berpengaruh dalam sejarah.

  • Pangeran Harry Tampil Perdana di Depan Publik sejak Wawancara Mengejutkan, Dukung Diana Award – Halaman all

    Pangeran Harry Tampil Perdana di Depan Publik sejak Wawancara Mengejutkan, Dukung Diana Award – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Pangeran Harry, Duke of Sussex, tampil di depan publik untuk pertama kalinya sejak wawancara mengejutkannya yang disiarkan pada Jumat (2/5/2025).

    Kali ini ia berada di Las Vegas untuk mendukung Diana Award, badan amal yang didirikan untuk mengenang mendiang ibunya, Putri Diana.

    Pada Selasa (6/5/2025), Harry hadir di konferensi Knowledge 2025 milik ServiceNow.

    Harry bergabung dengan CEO Diana Award, Dr. Tessy Ojo.

    Mereka bersama-sama meluncurkan inisiatif amal baru bernama Promise to Invest, yang merupakan sebuah kampanye yang mendorong bisnis untuk berinvestasi pada generasi pemimpin muda berikutnya.

    Ini adalah penampilan publik pertama Harry sejak wawancara yang mengungkapkan kekalahannya dalam upaya hukum untuk memulihkan pengamanan negara saat berada di Inggris.

    Dalam wawancara tersebut, Harry secara terbuka menyampaikan ia tidak dapat membayangkan membawa istri dan anak-anaknya kembali ke Inggris tanpa perlindungan keamanan yang memadai.

    Dalam acara di Las Vegas, Harry berbicara dengan dua penerima Diana Legacy Award, Sikander ‘Sonny’ Khan dari Michigan dan Christina Williams dari Jamaika.

    Percakapan mereka difokuskan pada pentingnya kepemimpinan pemuda dan bagaimana pengusaha dapat membuka jalur bagi kaum muda untuk berkembang di dunia kerja.

    “Melalui Penghargaan Diana, saya berkesempatan bertemu dengan orang-orang muda yang telah mengubah kesulitan menjadi tindakan,”

    “Itu tidak hanya memberi inspirasi — itu adalah jenis potensi yang belum dimanfaatkan yang tidak boleh kita abaikan,” ujar Harry.

    Ia juga menambahkan, “Generasi ini tidak menunggu izin untuk memimpin — mereka sudah melakukannya.”

    “Mereka membawa kecerdasan emosional, kesadaran sosial, dan kejujuran tentang kesehatan mental yang sulit diungkapkan oleh generasi sebelumnya.”

    “Hal yang membedakan mereka bukan hanya keberanian mereka, tetapi penolakan mereka untuk menerima status quo.”

    Diana Award, yang didirikan pada tahun 1999, tetap menjadi satu-satunya badan amal yang didukung oleh kedua putra Putri Diana, Pangeran Harry dan Pangeran William.

    Meskipun Harry mundur dari peran kerajaannya pada 2020, ia terus mendukung penghargaan ini sebagai bentuk penghormatan kepada ibunya.

    Selain itu, tanggal 6 Mei juga menjadi hari penting bagi keluarga kerajaan.

    Hari ini menandai ulang tahun ke-6 Pangeran Archie, yang dirayakan oleh Meghan Markle dengan berbagi foto terbaru putra mereka di Instagram.

    Tak hanya itu, tanggal ini juga bertepatan dengan ulang tahun kedua penobatan Raja Charles.

    Minggu lalu, Pangeran Harry menghadapi kekalahan dalam banding hukum yang ia ajukan untuk memulihkan pengamanan negara saat ia berada di Inggris.

    Dalam wawancara dengan BBC yang disiarkan pada 2 Mei, Harry menyatakan, “Saya tidak bisa membayangkan dunia di mana saya akan membawa istri dan anak-anak saya kembali ke Inggris saat ini.”

    Pencabutan pengamanan negara itu diklaim semakin memperburuk hubungan antara Harry dan ayahnya, Raja Charles.

    Tim hukum Harry menyebutkan bahwa keputusan pengadilan tersebut tidak mempertimbangkan risiko yang dihadapi keluarga Duke of Sussex di Inggris.

    “Semua masalah ini telah diperiksa berulang kali dan dengan cermat oleh pengadilan, dengan kesimpulan yang sama dicapai pada setiap kesempatan,” ujar juru bicara istana, merespons pernyataan Harry.

    (Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)

  • Orang Terkaya Dunia Bakal Menikah, Mewah Seperti Pesta Putri Diana

    Orang Terkaya Dunia Bakal Menikah, Mewah Seperti Pesta Putri Diana

    Jakarta, CNBC Indonesia – Salah satu orang terkaya dunia dan pendiri Amazon, Jeff Bezos dikabarkan akan segera menikah dengan tunangannya Lauren Sanchez. Kabarnya pernikahan itu akan berlangsung meriah dan mirip seperti pesta Putri Diana dan Raja Charles 44 tahun lalu.

    Hingga kini belum diketahui seperti apa pernikahan pria dengan kekayaan US$193,3 miliar (Rp 3.252 triliun) dan kekasihnya itu. Satu-satunya bocoran berasal dari kakak Lauren, Paul Sanchez.

    “Saya pikir akan menjadi acara seperti Putri Diana,” kata kakak Lauren, Paul Sanchez kepada TMZ.

    Hello Magazine mencatat, Putri Diana dan Raja Charles menikah pada 1981. Acara tersebut disebut sebagai ‘pernikahan abad ini’ yang kabarnya memakan biaya US$48 juta atau yang saat ini bisa mencapai US$168 juta atau sekitar Rp 2,8 triliun.

    Bezos dan Lauren kabarnya akan menikah di Venesia Italia. Sejumlah pesohor dunia akan diundang seperti Katy Perry, Eva Longoria, hingga keluarga Kardashian.

    Paul mengaku belum memiliki rincian apapun soal pernikahan adiknya. Namun dia memastikan akan berlangsung menyenangkan dan meriah.

    “Saya sangat gembira. Ini bakal menjadi acara luar biasa, akan dipenuhi bintang-bintang dan menyenangkan,” jelasnya.

    Paul menambahkan pasangan tersebut mungkin akan mendorong para tamu menyumbang pada badan amal pilihan sebagai pengganti hadiah pernikahan.

    Menurutnya, Lauren dan Bezos tengah disibukkan dengan peluncuran pesawat luar angkasa Blue Origin pada 14 April 2025 mendatang. Jadi adiknya belum berbicara banyak soal pernikahan.

    Bezos dan Lauren diketahui telah bertunangan selama hampir dua tahun. Namun keduanya merahasiakan rencana pernikahan tersebut.

    Lauren pernah mengungkapkan persiapan pernikahan November. Dia hanya mengatakan inspirasinya diambil dari sebuah web bernama Pinterest.

    “Saya harus mengatakan, saya punya Pinterest, saya sama pengantin lainnya jadi memiliki papan Pinterest,” kata dia kepada Today.

    (fab/fab)

  • Pernikahan Manusia Rp 3.500 T Disebut Akan Seperti Wedding Putri Diana

    Pernikahan Manusia Rp 3.500 T Disebut Akan Seperti Wedding Putri Diana

    Jakarta

    Jeff Bezos dan Lauren Sanchez akan segera menikah. Kakak laki-laki Sanchez menyebut pernikahan keduanya agar digelar mewah seperti pernikahan Putri Diana.

    TMZ bertemu dengan Paul Sanchez di luar Home Depot pada hari Kamis, dan dia menegaskan pernikahan Lauren dan Jeff akan menjadi pesta besar. Dia sesumbar mengatakan bahwa pesta itu akan sama besarnya dengan pernikahan Putri Diana dengan Raja Charles pada tahun 1981.

    “Ini akan menjadi acara yang luar biasa. Aku pikir ini akan mirip seperti Putri Diana (pernikahannya). Akbar dan menyenangkan,” katanya.

    Lady Di dan Raja Charles menikah pada 29 Juli 1981 di Katedral St Paul. Penampilan publik pertama Diana bersama Charles adalah di sebuah pesta amal yang diadakan di Goldsmiths’ Hall pada bulan Maret 1981, di mana ia diperkenalkan kepada Putri Grace dari Monaco. Pernikahannya jelas istimewa, sebab pernikahan itu adalah royal wedding.

    Lebih lanjut, Paul turut membagikan beberapa detail tentang tempat acara, dan selebritas yang ingin dia temui di acara yang penuh bintang ini. Dia juga menyebut betapa santainya Lauren tentang semua hal itu, begitu pula Bezos. Lauren Sanchez nampaknya tidak akan berubah jadi ‘bridezilla’ — calon pengantin yang galak karena stres mengurus pernikahan.

    Lebih lanjut, TMZ juga bertanya soal hadiah apa yang diberikan kepada saudara perempuannya yang bakal menikahi orang terkaya kedua di dunia saat ini. Apalagi mengingat keduanya pasti sudah ‘punya segalanya’.

    “Aku tidak tahu, kita akan segera mengetahuinya. Aku rasa akan menjadi mega donasi untuk amal,” jelas Paul.

    Ya, pastinya sih pernikahan Jeff Bezos dan Lauren Sanchez akan sangat mewah. Namun, apakah pernikahan keduanya bakal mengalahkan atau sama besarnya dengan pernikahan Lady Di? Coba kamu tuliskan pendapatmu di kolom komentar ya, detikers.

    (ask/ask)

  • 10 Jam Tangan yang Memiliki Nilai Investasi Tinggi

    10 Jam Tangan yang Memiliki Nilai Investasi Tinggi

    1. Rolex Daytona

    Rolex Daytona merupakan jam tangan klasik yang pertama kali diproduksi pada tahun 1963. Desainnya yang sederhana tetapi elegan, dengan material baja tahan karat dan fungsi kronograf, menjadikannya sangat dicari oleh kolektor.

    Model terbaru Daytona tersedia dalam berbagai bahan seperti baja, emas, dan platinum, serta dilengkapi dengan mesin otomatis khas Rolex. Daya tariknya yang abadi, keandalan fungsionalitasnya, dan kualitas konstruksi menjadikannya salah satu jam tangan yang layak untuk diinvestasikan.

    Harga pasar untuk Rolex Daytona baja tahan karat berkisar antara US$20.000 hingga US$120.965. Model langka seperti Paul Newman bahkan bisa mencapai jutaan dolar dalam pelelangan.

    2. Patek Philippe Nautilus

    Patek Philippe Nautilus dikenal sebagai jam tangan mewah yang memiliki nilai investasi tinggi. Dengan desain ikonik, pengerjaan berkualitas, dan produksi terbatas, Nautilus menjadi simbol status bagi para kolektor di seluruh dunia.

    Permintaan terhadap Nautilus terus meningkat, yang berkontribusi terhadap nilai jualnya yang tinggi di pasar lelang. Pada tahun 2021, varian Nautilus langka dengan dial biru Tiffany terjual dengan harga mencapai US$6,5 juta, mencatat rekor harga tertinggi untuk model ini.

    3. Audemars Piguet Royal Oak

    Diperkenalkan pada tahun 1972, Audemars Piguet Royal Oak adalah jam tangan revolusioner yang dirancang oleh Gérald Genta. Salah satu model Royal Oak bahkan pernah terjual seharga US$2,1 juta.

    Jam tangan ini memiliki bezel segi delapan dengan delapan sekrup yang terlihat serta pelat jam bertekstur ‘tapisserie’. Bahan yang digunakan meliputi baja tahan karat, emas, dan platinum, memberikan daya tahan dan umur panjang.

    Nilai pasar Royal Oak bervariasi dari puluhan ribu hingga ratusan ribu dolar AS, tergantung model dan kondisinya. Pengerjaan luar biasa, desain unik, serta ketersediaan terbatas menjadikannya pilihan investasi yang menarik.

    4. Omega Speedmaster

    Omega Speedmaster telah mempertahankan desain klasiknya sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1957. Dijuluki ‘Moonwatch’ karena digunakan dalam misi Apollo NASA, jam tangan ini memiliki desain khas dengan dial hitam klasik, angka Arab, serta jarum jam berwarna putih.

    Menggunakan mesin kronograf manual dalam casing baja tahan karat dengan kristal safir anti gores, Speedmaster memiliki nilai pasar sekitar US$5.000 hingga US$10.000. Faktor sejarah dan desainnya yang ikonik membuatnya memiliki nilai jual kembali yang tinggi.

    5. Cartier Tank

    Cartier Tank pertama kali diperkenalkan pada tahun 1917 dan telah menjadi ikon dalam dunia jam tangan mewah. Desainnya yang unik mencakup casing persegi panjang, angka Romawi tebal, serta mahkota cabochon safir biru.

    Jam tangan ini pernah dikenakan oleh tokoh terkenal seperti Jacqueline Kennedy Onassis dan Putri Diana. Nilai pasar Cartier Tank berkisar antara US$3.000 hingga US$15.000, menjadikannya pilihan investasi menarik bagi kolektor.

    6. Jaeger-LeCoultre Reverso

    Jaeger-LeCoultre Reverso pertama kali diperkenalkan pada tahun 1931 dengan desain casing unik yang dapat dibalik, awalnya dirancang untuk melindungi jam tangan bagi pemain polo. Desain Art Deco yang elegan semakin menambah daya tariknya.

    Harga pasar Reverso berkisar antara US$3.000 hingga US$10.000, menjadikannya pilihan investasi yang menarik bagi pecinta jam tangan klasik.

    7. Breitling Navitimer

    Breitling Navitimer merupakan jam tangan pilot yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1952. Fitur utama jam tangan ini adalah bezel geser yang memungkinkan pilot untuk melakukan kalkulasi penerbangan secara manual.

    Dilengkapi dengan mesin mekanis otomatis dan berbagai komplikasi seperti takometer serta tampilan tanggal, Navitimer memiliki harga pasar sekitar US$6.000 hingga US$8.000. Keandalan dan desainnya yang khas membuatnya banyak dicari oleh kolektor.

    8. Hublot Big Bang

    Hublot Big Bang dikenal dengan desain modern, berani, dan inovatif. Menggunakan campuran bahan seperti keramik, titanium, dan emas, jam tangan ini memiliki desain rangka yang memperlihatkan mekanisme bagian dalamnya.

    Didukung oleh mesin otomatis dengan fitur kronograf dan tampilan tanggal, Hublot Big Bang memiliki nilai pasar sekitar US$15.000 hingga US$20.000.

    9. IWC Portugieser

    IWC Portugieser merupakan jam tangan klasik yang desainnya terinspirasi dari kronometer bahari tahun 1930-an. Memiliki dial bersih dengan angka Arab dan sub-dial detik kecil, jam tangan ini dikenal karena kesederhanaannya yang elegan.

    Menggunakan mesin otomatis dengan cadangan daya hingga 7 hari, Portugieser memiliki harga pasar sekitar US$7.000 hingga US$10.000, menjadikannya pilihan investasi yang berharga.

    10. Rolex Submariner

    Rolex Submariner adalah salah satu jam tangan mewah paling ikonik. Dikenal karena desainnya yang klasik dan ketahanan yang luar biasa, Submariner telah menjadi favorit para kolektor sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1954.

    Memiliki casing baja tahan karat, bezel putar, serta kristal safir anti gores, Submariner juga tahan air hingga 300 meter. Popularitas dan permintaannya yang tinggi menjadikannya jam tangan bernilai investasi yang stabil. Harga Submariner bekas berkisar antara US$5.000 hingga US$50.000, tergantung kondisi, usia, dan kelangkaannya.

    Jam tangan mewah bukan hanya aksesoris mode tetapi juga instrumen investasi yang menjanjikan. Dengan memilih model yang tepat berdasarkan kelangkaan, sejarah, serta permintaan pasar, investor dapat memperoleh keuntungan yang signifikan. Karena itu, bagi mereka yang tertarik berinvestasi dalam dunia horologi, memahami faktor-faktor yang mempengaruhi nilai jam tangan sangatlah penting.

  • Prabowo undang Raja Charles III untuk kembali berkunjung ke Indonesia

    Prabowo undang Raja Charles III untuk kembali berkunjung ke Indonesia

    Presiden RI Prabowo Subianto memberikan pernyataan pers mengenai kunjungan kerja di London, Inggris, Kamis (21/11/2024). (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden)

    Prabowo undang Raja Charles III untuk kembali berkunjung ke Indonesia
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Jumat, 22 November 2024 – 09:33 WIB

    Elshinta.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraan di Inggris mengatakan dirinya secara khusus mengundang Raja Charles III untuk kembali berkunjung ke Indonesia.

    “Beliau sudah ke Indonesia dua kali dan saya mengundang beliau untuk datang lagi,” kata Presiden memberikan pernyataan pers mengenai kunjungan kerja di Inggris dalam YouTube Sekretariat Presiden dikutip di Jakarta, Jumat.

    Undangan tersebut disampaikan Prabowo di sela pertemuan dengan Raja Charles III yang juga membahas topik lain, seperti isu lingkungan dan pelestarian alam.

    Apabila Raja Charles III memenuhi undangan tersebut, kunjungan ke Indonesia akan bermakna karena itu akan menjadi pertama kalinya ia berkunjung sebagai raja. Sebelumnya, Raja Charles III mengunjungi Indonesia dalam dua kesempatan dan kala itu masih menyandang status sebagai Pangeran.

    Kunjungan pertamanya dilakukan pada 1989 saat ia didampingi istrinya kala itu Putri Diana. Sementara untuk kunjungan keduanya dilakukan pada 2008 berlangsung sekitar satu pekan. Kunjungan itu diisi dengan banyak dialog membahas isu lingkungan dan humanitarian.

    Kunjungan kedua Charles itu dimulai dengan pertemuan dan dialog bersama para tokoh agama Islam di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Ia juga sempat meninjau kerja sama Proyek Hutan Harapan di Jambi dan membahas isu perubahan iklim hingga pemanasan global.

    Ia juga melakukan pertemuan dengan Kepala Negara yang saat itu ialah Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan Charles kemudian melakukan presidential lecture. Dalam kunjungan di lain hari, ia juga mengunjungi Candi Borobudur di Jawa Tengah dan menikmati kawasan wisata bersejarah di Indonesia.

    Sumber : Elshinta.Com

  • Penuturan Korban Kekerasan Seksual Mohamed Al Fayed di Inggris

    Penuturan Korban Kekerasan Seksual Mohamed Al Fayed di Inggris

    London

    Korban kekerasan seksual Mohamed Al Fayed di Inggris menyampaikan hal yang mereka alami. Mendiang Al Fayed adalah konglomerat pemilik Harrods Departement Store, hotel Ritz Paris, juga dikenal punya klub sepakbola Fulham.

    Kasus kekerasan seksual ini mencuat ke publik Inggris (dan internasional) belakangan ini setelah BBC menayangkan produk dokumenter dan podcast bertajuk ‘Al Fayed: Predator at Harrods’. Lebih dari 400 terduga korban telah mengontak pengacara kasus ini.

    Dilansir AFP, Senin (4/11/2024), dua korban kekerasan seksual tersebut adalah Jen dan Cheska Hill-Wood.

    “Itu tampak seperti pekerjaan impian,” kata Jen, yang berusia 16 tahun saat bergabung dengan Harrods, department store London yang dianggap sebagai puncak kemewahan. Jen bekerja di toko London tersebut sejak tahun 1986, setahun setelah miliarder itu membelinya, hingga tahun 1991.

    Cheska Hill-Wood berusia 19 tahun pada tahun 1994 ketika ia mulai bekerja untuk mantan taipan tersebut, yang meninggal tahun lalu pada usia 94 tahun. Fayed sudah ada di sana sejak mereka diwawancarai, mereka menjelaskan.

    Cheska, yang merupakan mahasiswa seni, yakin tim Fayed melihat fotonya di sebuah majalah sebelum ia dihubungi oleh Harrods.

    “Saya kira wajah saya sesuai dengan persyaratannya. Saya masih muda dan sangat lugu,” katanya.

    “Dokter itu tidak menutup-nutupi fakta bahwa saya diperiksa untuk memastikan bahwa saya bersih,” kata Jen, yang kini berusia 54 tahun.

    “Dan ketika saya bertanya apa maksudnya, dia berkata bahwa dia perlu tahu bahwa saya masih perawan.”

    Korban lalu ketakutan. Fayed menuntut agar Jen tidak pernah punya pacar. “Kami tidak diizinkan untuk melakukan hubungan seksual dengan siapa pun,” jelasnya.

    Selama lima tahun di Harrods, Jen mengatakan dia mengalami “beberapa serangan seksual” dan percobaan pemerkosaan di kantor Fayed dan di kediamannya di Park Lane, London.

    Harrods mengatakan bahwa pihaknya telah dihubungi oleh lebih dari 250 orang yang ingin menegosiasikan penyelesaian di luar pengadilan. Polisi London mengatakan pihaknya telah dihubungi oleh 60 orang, dengan tuduhan yang sudah ada sejak tahun 1979.

    Jen mengatakan dia “malu” dan “terlalu takut” untuk memberi tahu rekan kerja atau keluarganya tentang serangan tersebut pada saat itu.

    Jen menceritakan ada penyadapan telepon dan kamera di kantor. Ketika dia memiliki hubungan romantis rahasia, Fayed memanggilnya dan memberinya daftar tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi bersama, yang membenarkan ketakutannya akan dibuntuti.

    “Itu membuatku sadar bahwa itu bukan paranoia, itu benar-benar terjadi,” ujar Jen.

    “Aku berharap aku satu-satunya orang yang seperti itu,” kata Jen, seraya menambahkan bahwa dia ‘ngeri’ oleh banyaknya orang yang datang dan mengaku senasib yakni menjadi korban kekerasan seksual oleh Fayed.

    Setelah penayangan tersebut, Harrods, yang diambil alih oleh perusahaan Qatar pada tahun 2010, ‘mengecam’ perilaku mantan pemiliknya dan meminta maaf karena menelantarkan ‘korban’.

    Jen, yang meminta agar nama belakangnya tidak disebutkan, menunggu hingga sehari setelah dokumenter tersebut ditayangkan untuk menceritakan pengalamannya di Harrods kepada suami dan orang tuanya.

    Cheska Hill-Wood langsung memberi tahu ibunya tentang serangan yang dialaminya. Ia adalah seorang calon aktris dan Fayed telah menawarkan diri untuk memperkenalkannya kepada putranya, Dodi, seorang produser.

    Fayed mengajaknya ke kamarnya suatu malam setelah bekerja dan mengaudisinya untuk sebuah film tentang Peter Pan. Ia dipaksa mengenakan pakaian renang di depan kamera dan melafalkan kalimat-kalimat dalam naskah “bawa aku, bawa aku, kumohon”.

    Pria yang saat itu berusia 60 tahun tersebut mencengkeram dan menciumnya dengan kuat, kata Cheska. Ia berhasil melarikan diri dan tidak pernah menginjakkan kaki di kantor atau Harrods lagi.

    Kedua wanita itu berbicara kepada media tak lama setelah itu. Jen menceritakan kisahnya di majalah Vanity Fair pada tahun 1990-an dengan syarat identitasnya dirahasiakan, tetapi seorang petugas keamanan Harrods menghubunginya untuk mengancamnya dan keluarganya.

    Fayed menggugat majalah tersebut atas pencemaran nama baik dan penyelesaian dicapai “sebagai bentuk penghormatan kepada seorang ayah yang berduka” setelah putranya, Dodi, meninggal bersama Putri Diana dalam kecelakaan mobil di Paris pada tahun 1997.

    Cheska berbicara pada tahun 1990-an untuk sebuah film dokumenter yang tidak pernah disiarkan. Ia berbicara lagi pada tahun 2017, dengan wajah terbuka, untuk stasiun televisi Inggris Channel Four.

    “Namun tidak terjadi apa-apa setelah itu. Polisi tidak mengejar” Fayed, katanya, seraya menambahkan bahwa cobaan itu membuatnya putus asa.

    Keduanya berbicara tentang ‘kemarahan’ mereka setelah kematiannya tahun lalu. “Monster yang sangat kejam ini telah jatuh ke tanah, tidak dituntut. Kemarahannya sangat besar,” kata Cheska, yang kini berusia 50 tahun.

    Dia sekarang berharap bahwa “banyak orang yang melakukan pekerjaan kotornya”, seperti mengatur janji temu medis dan merekrut wanita, akan diadili.

    (dnu/yld)