Tag: Pratama Arhan

  • Pratama Arhan dan Azizah Salsha Bergandengan Tangan, Isu Selingkuh Terbantahkan

    Pratama Arhan dan Azizah Salsha Bergandengan Tangan, Isu Selingkuh Terbantahkan

    Jakarta, Beritasatu.com – Pasangan pesepak bola dan selebgram, Pratama Arhan dan Azizah Salsha, tampil pertama kali di depan publik setelah isu perselingkuhan. Pratama Arhan terlihat menggandeng tangan istrinya. Kemesraan keduanya seperti membantah isu perselingkuhan Azizah Salsha dengan kekasih Rachel Vennya, Salim Nauderer.

    Isu perselingkuhan Azizah Salsha membuat netizen menspekulasikan rumah tangga Pratama Arhan dengan istrinya mengalami keretakan.

    Namun, kehadiran Pratama Arhan yang menggandeng tangan Azizah Salsha yang muncul di acara launching brand skincare di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (10/11/2024) seakan mematahkan rumor tak sedap yang menghampiri keduanya itu.

    Pratama Arhan dan Azizah Salsha hadir dengan busana yang kompak. Pesepak bola yang bermain untuk Suwon FC itu mengenakan jas hitam yang seragam dengan Azizah yang terlihat menggunakan dress dengan warna yang sama.

    Sayangnya saat dikonfirmasi soal kemesraan itu, baik Pratama Arhan dan Azizah Salsha hanya melempar senyuman dan memilih untuk bungkam. Tidak ada sepatah kata yang terucap dari keduanya itu.
     

  • Daftar Pemain Timnas U-22 yang Bakal Berlaga di Piala AFF 2024, Nilai Pasarnya Cuma Rp 74,7 Miliar – Page 3

    Daftar Pemain Timnas U-22 yang Bakal Berlaga di Piala AFF 2024, Nilai Pasarnya Cuma Rp 74,7 Miliar – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkapkan bahwa ia tidak akan membawa pemain terbaik untuk bertanding di Piala AFF 2024.

    Pelatih asal Korea Selatan tersebut hanya akan mengandalkan pemain dari timnas U-22 Indonesia.

    Hingga kini, Shin Tae-yong belum memutuskan daftar pemain berusia 22 tahun yang akan diikutsertakan.

    Nama-nama pemain yang dipilih masih dirahasiakan oleh Shin Tae-yong.

    Namun, jika dikutip dari Transfermarkt, Minggu (3/11/2024), tercatat, Timnas Indonesia U-22 dihuni 20 pemain. Semua rata-rata usia 22,6 tahun.

    Yang menarik, di daftar pemain Timnas U-22 ini tidak ada pemain naturalisasi. Tercatat, hanya ada dua pemain yang berkarir di luar negeri, yaitu Pratama Arhan yang bermain di Suwon FC, Korea Selatan. Lalu ada Marselino Ferdinan yang bermain di Oxford United, Australia.

    Dari 20 pemain tersebut, Transfermarkt mencatat nilai pasarnya hanya Rp 74,7 miliar. Nilai pasar ini jomplang jika dibandingkan Timnas senior Indonesia yang menjadi salah satu skuad termahal di Asia yang mencapai Rp 477,5 miliar.

    Pemain termahal Timnas Indonesia U-22 kini dipegang oleh sang kapten Rizky Ridho dengan nilai pasaran Rp 7,3 miliar.

    Daftar Pemain Timnas Indonesia

    Berikut daftar pemain Timnas Indonesia U-22:

    Adi Satryo
    Ernando Ari
    Rizky Ridho
    Muhammad Ferarri
    Pratama Arhan
    Haykal Alhafiz
    Fajar Faturrahman
    Bagas Kaffa
    Rio Fahmi
    Alfreandra Dewangga
    Ananda Raehan
    Komang Teguh
    Marselino Ferdinan
    Beckham Putra
    Taufany Muslihuddin
    Witan
    Irfan Jauhari
    Jeam Kelly Sroyer
    Ramadhan Sananta
    Titian Agung

  • Azizah Salsha Laporkan Akun Penyebar Hoaks, Ancaman Hukumnya Begini

    Azizah Salsha Laporkan Akun Penyebar Hoaks, Ancaman Hukumnya Begini

    Jakarta

    Azizah Salsha atau Zize melaporkan sejumlah akun yang dituding menyebarkan hoaks seputar dirinya ke Bareskrim Polri. UU ITE membayangi penyebarnya.

    “Hari ini kami melaporkan beberapa akun media sosial yang menyebarkan fitnah dan mencemarkan nama baik klien kami saudari Nurul Azizah. Kami meminta kasus ini segera ditindaklanjuti oleh pihak Kepolisian,” kata Egamarthadinata, kuasa hukum istri pesepakbola Pratama Arhan, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/8).

    Selebgram itu melaporkan akun-akun penyebar fitnah tersebut dengan sangkaan Pasal 45 Ayat (4) Jo Pasal 27A UU RI No. 1 Tahun 2024 Tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No.11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP.

    Lantas, seperti apa ancaman hukum yang membayangi pelaku jika terbukti melanggar UU ITE?

    “Setiap orang dengan sengaja menyerang kehormatan atau nama baik orang lain dengan cara menuduhkan suatu hal, dengan maksud supaya hal tersebut diketahui umum dalam bentuk Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang dilakukan melalui Sistem Elektronik,” bunyi Pasal 27A.

    “Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27A dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun. Dan/atau denda paling banyak Rp400 juta,” bunyi pasal 45 ayat (4).

    Dengan demikian, pelaku yang melanggar Pasal 27A UU 1/2024 berpotensi dipidana penjara maksimal 2 tahun dan/atau denda maksimal Rp 400 juta, sesuai yang diatur dalam Pasal 45 ayat (4) UU 1/2024.

    Sebelumnya, rumah tangga Zize dan Arhan diisukan sedang tidak baik-baik saja. Namun, keduanya tak diam saja dan membantah informasi liar yang beredar di linimasa.

    “Terima kasih banyak untuk semua perhatian dan doa yang sudah disampaikan untuk saya dan suami saya. Saat ini rumah tangga kami dalam keadaan baik-baik saja,” kata Azizah di Instagram Story.

    (ask/afr)

  • Bupati Kediri: Peluang ke Olimpiade Paris Bukan Hal Mustahil

    Bupati Kediri: Peluang ke Olimpiade Paris Bukan Hal Mustahil

    Kediri (beritajatim.com) – Tim Nasional (Timnas) Indonesia harus mengakui keunggulan Uzbekistan dengan skor 0-2 di fase semifinal Piala Asia U-23 Asian Football Confederation (AFC). Namun, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana optimis tim garuda mampu mengamankan peluang tiket menuju Olimpiade Paris 2024.

    Hal itu disampaikan saat gelaran Nonton Bareng (Nobar) semifinal antara Timnas Indonesia melawan Uzbekistan yang bertempat di Depan Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri, Senin (29/4/2024) malam.

    “Kalau Indonesia bisa menang di pertandingan perebutan juara 3, maka ke olimpiade yang terakhir kali tahun 1958 bukan hal yang tidak mungkin,” kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito.

    Sebagaimana diketahui, meski Indonesia gagal meraih kemenangan saat menghadapi Uzbekistan, mimpi Indonesia untuk bersinar di panggung Olimpiade Paris itu kembali terbuka setelah 68 tahun menunggu. Sehingga Indonesia harus berjuang lebih keras untuk mengamankan tiket menuju Olimpiade Paris 2024 di laga perebutan juara 3 mendatang.

    Kendati meraih hasil yang tak diharapkan, Mas Dhito tetap mengapresiasi perjuangan tim nasional kelompok umur di bawah 23 tahun itu. Pasalnya, Jeam Kelly Sroyer dan kawan-kawan berhasil melampaui target yang dipasang oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yaitu lolos ke babak delapan besar Piala Asia U-23 AFC.

    “Tentunya sudah melampaui batas, sudah masuk semifinal dan masih ada perebutan juara tiga. Sampai hari ini Timnas Indonesia U23 sudah mencatat sejarah,” tegas bupati berusia 31 tahun itu.

    Laga yang berlangsung di Stadion di Stadion Abdullah bin Khalifa tersebut, sejak awal babak pertama, kedua kubu saling mencoba mendominasi permainan dengan melancarkan serangan dari kaki ke kaki. Hal itu terlihat di 15 menit pertama, Uzbekistan telah mendapatkan sepakan pojok sebanyak kedua kali.

    Timnas Indonesia yang juga berupaya menahan tekanan tim lawan sangat menjaga transisi bertahan dengan compact. Ketegangan bertahan itu akhirnya lebih mencair setelah memasuki menit 20’ Indonesia mencoba bermain sedikit lebih tenang untuk mendominasi permainan.

    Ketenangan itu terlihat ketika pemain Indonesia Witan Sulaeman mendapat benturan di area kotak penalti. Namun usai wasit melihat tayangan ulang menggunakan teknologi VAR, akhirnya dinyatakan sebagai benturan bersih oleh pemain Uzbekistan Abdukodir Khusanov.

    Babak pertama pun di tutup dengan skor kacamata 0-0. Dengan statistik penguasaan bola 39% Indonesia dan 61% Uzbekistan. Ditambahi dengan dua kartu kuning untuk pemain Indonesia Nathan dan Pratama Arhan.

    Memulai babak kedua, Indonesia terus mendapat pressing tinggi dari kubu Uzbekistan sehingga membuat Timnas Garuda cukup kesulitan dalam membangun serangan dan hanya mengandalkan serangan balik.

    Upaya menciptakan peluang sempat berbuah gol, namun gol Muhammad Ferarri dibatalkan usai kaki Ramadhan Sananta dinyatakan offside meski sangat tipis di depan garis pertahanan Uzbekistan. Kemudian, momentum justru berbalik, Uzbekistan merobek gawang Indonesia melalui tandukan Husain Norchaev di menit 69’. Skor berubah menjadi 0-1 sementara.

    Tak hanya itu, pada menit 84’ Indonesia harus bermain dengan 10 pemain lantaran kapten Garuda Rizky Ridho mendapat ganjaran kartu merah usai menekel Jasurbek Jaloliddinov. Kelengahan pun terjadi, Uzbekistan menambah kedudukan melalui Own Goal (OG) Pratama Arhan di menit 86’. Skor bertambah menjadi 2-0 bagi tim lawan.

    Keadaan itu tak membuat Garuda berhenti berjuang. Terlihat Marselino Ferdinan melakukan tembakan ke arah gawang, namun masih sedikit melebar ke arah sasaran. Melihat kebuntuannya, Pelatih Indonesia Shin Tae-Yong memasukkan tiga pemain sekaligus, Ikhsan Zikraj, Rio Fahmi, Dony Tri Pamungkas dengan menarik keluar Pratama Arhan, Fajar Fatur Rahman, Ivar Jenner.

    Namun hingga sang pengadil pertandingan memberikan tambahan waktu 90+16’ tak merubah kedudukan. Skor akhir 0-2 untuk kemenangan Uzbekistan dengan statistik penguasaan bola 37% Indonesia dan 63% Uzbekistan.

    Hasil tersebut membuat Indonesia gagal mencapai final dan menduduki bangku perebutan juara 3 melawan tim antara Jepang dan Irak.

    Adapun, melihat antusias masyarakat dalam mendukung Tim Nasional Garuda, Pemerintah Kabupaten Kediri berencana akan menggelar Nobar lanjutan dalam pertandingan perebutan juara ketiga.

    “Nobarnya luar biasa. Nanti kita lanjut (Nobar) di tanggal 2 Mei untuk perebutan juara 3,” pungkasnya.[ADV PKP/nm]

  • Timnas Kalah atas Uzbekistan 0-2, Pj Wali Kota Mojokerto: Assalamualaikum Olimpiade Paris

    Timnas Kalah atas Uzbekistan 0-2, Pj Wali Kota Mojokerto: Assalamualaikum Olimpiade Paris

    Mojokerto (beritajatim.com) – Laga semifinal Piala Asia U-23 antara Tim Nasional (Timnas) Indonesia melawan Uzbekistan berakhir dengan skor, 0-2. Pejabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro berharap Garuda Muda masih bisa meraih juara tiga sebagai tiket menuju Olimpiade Paris 2024.

    “Kita masih punya kesempatan lagi di babak play off dan saya harapkan sekali lagi assalamualaikum Olimpiade Paris. Kita insya Allah pasti dapat,” ungkapnya usai nobar di halaman GOR Seni Majapahit Kota Mojokerto, Senin (29/4/2024).

    Masih Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur ini, antusias warga untuk menyaksikan Timnas Indonesia khususnya warga Kota Mojokerto cukup tinggi. Terbukti dengan membludaknya jumlah penonton memehuni halaman GOR Seni Majapahit dan depan Balai Kota Mojokerto.

    “Antusias warga bisa dilihat, ini ada ribuan warga yang hadir dan alhamdulillah saya harapkan, tadi sudah disampaikan agar pulang tetap tertib dan taat berlalu-lintas. Sesama pendukung garuda kita harapkan seluruh supporter bisa pulang secara tertib sampai dengan rumah selamat semuanya,” harapnya.

    Mas Pj (sapaan akrab, red), mengucapkan bisa bertemu kembali dengan para masyarakat pencinta bola di Kota Mojokerto di laga selanjutnya. Menyusul, meski garuda muda kalah 0-2 atas Uzbekistan, namun Pemkot Mojokerto masih berencana akan kembali menggelar nobar Piala Asia U-23 perebutan Juara 3.

    “Ya kita tetaplah, selagi garuda muda bertanding kita tetap mengadakan nobar dan kita akan support terus untuk garuda muda mengangkasa. Sampai bertemu di pertandingan laga berikutnya, babak play off perebutan satu tempat. Peringkat ketiga,” tegas orang nomor satu di lingkup Pemkot Mojokerto ini.

    “Indonesia tidak kalah, Indonesia hampir menang. Peringkat ketiga menuju Olimpiade Paris. Hidup Indonesia,” tambah Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto.

    Ribuan pasang mata memenuhi halaman parkir GOR Seni Majapahit Kota Mojokerto, Senin (29/4/2024) malam. Masyarakat pecinta sepak bola ini datang berbondong-bondong menyaksikan Rizky Ridho dkk. Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto kembali menggelar nonton bareng (nobar).

    Layar lebar di pasang di beberapa titik menyusul antusias penonton yang datang nobar bersama Forkiminda Mojokerto Raya tersebut. Ada empat layar lewar lebar dipasang dan satu layar lebar dipasang di depan Balai Kota Mojokerto lantaran halaman GOR Seni Majapahit tak lagi bisa menampung penonton.

    Meski berakhir kecewa atas gol yang diakumulir wasit Shen Yinhao asal China, pecinta bola di Kota Mojokerto masih memenuhi lokasi nobar. Meski sejumlah supporter bola ini meninggalkan lokasi sebagai bentuk kekecewaan, namun yang bertahan hingga akhir babak kedua masih banyak.

    Dalam laga semi final Piala Asia U-23 tersebut, garuda muda harus menelan kekalahan 0-2 atas Uzbekistan. Muhammad Ferarri gagal membuka keunggulan bagi Indonesia pada menit ke-61. Wasit meninjau tayangan VAR, menilai dalam proses gol tersebut, Ramadhan Sananta berada dalam posisi offside.

    Timnas Indonesia belum berhasil mencapai partai final seusai kalah dari Uzbekistan pada babak semifinal Piala Asia U23 2024. Uzbekistan berhasil menang 2-0 atas Indonesia. Dwigol Serigala Putih, julukan Uzbekistan U23, tercipta melalui aksi Khusain Norchaev di menit 68  dan gol bunuh diri Pratama Arhan menit 86. [tin/ian]

  • Indonesia Kalah, Wasit VAR Dicecar Netizen!

    Indonesia Kalah, Wasit VAR Dicecar Netizen!

    Jakarta

    Timnas Indonesia U-23 dikalahkan Uzbekistan dengan skor 0-2 pada semifinal Piala Asia U-23 2024 yang digelar di Qatar. Kepemimpinan wasit dan VAR menjadi sumber kritikan netizen. Namun demikian, netizen tetap bangga dengan Garuda Muda dan masih ada peluang ke Olimpiade Paris 2024.

    Kedua tim gagal mencetak gol di babak pertama. Muhammad Ferrari sempat mencetak gol menit ke-61 tapi dianulir karena offside Ramadan Sananta. Uzbekistan memecah kebuntuan pada menit ke-68 oleh pemain pengganti Norchaev Khusayin. Petaka kembali menimpa Indonesia menit ke-83 akibat kartu merah Rizky Ridho. Uzbekistan menambah gol di menit ke-87 melalui gol bunuh diri Pratama Arhan.

    Banyak reaksi netizen Indonesia yang kesal dengan kepemimpinan wasit asal China, Shen Yinhao. Mereka juga kesal dengan wasit VAR yang menganulir gol Indonesia.

    “KONTROVERSI WASIT INDONESIA VS UZBEKISTAN. Cek Var penalti malah ga pelanggaran sama sekali. Cek Var goal Indonesia dianggap offside. Tetep semangat Timnas,” tulis akun yang kecewa dengan kepemimpinan wasit di laga ini.

    “Sepanjang turnamen, Indonesia hanya kalah oleh kartu merah, keputusan wasit dan VAR yang tidak bersahabat. Chin up, young folks! Get up again for 3rd place. KAMI PUN AKAN TETAP BANGGA 🇮🇩,” kata netizen yang lain.

    “Proud of you timnas, kami tetap bangga karena udah sampai ke titik ini,” sebut sebuah akun di linimasa X, dulunya Twitter. “Gapapa, Kalian keren sudah bisa sampai 4 besar, kita bangga sama perjuangan kalian. We Proud of you Timnas Indonesia,” tulis yang lain.

    Harapan disematkan agar Timnas U-23 fokus mengamankan jatah ke Olimpiade Paris. “Nice try untuk Timnas Indonesia U23 yg jadi debutan, fokus perebutan juara 3 biar bisa lolos Olimpiade Paris 2024,” harap seorang warganet.

    “Semoga timnas U-23 kita bisa segera bangkit dan menang pada pertandingan perebutan tempat ketiga. Aku masih berharap timnas U-23 kita bisa lolos langsung ke Olimpiade Paris 2024 lewat jalur Asia Cup U-23 bukan playoff lawan Guinea,” doa yang lain.

    Permainan Uzbekistan juga dipuji. “Terimakasih timnas U-23 mainnya udh bagus semua, emg ukbez kerenn hbsss permainan kelas eropa passing umpan bkn maen rapih cepet semua sampe kewalahan kita,” tulis seorang warganet dengan sportif.

    (fyk/fay)

  • Gol Indonesia Dianulir dan Kebobolan Uzbekistan, Wasit Bikin Geram!

    Gol Indonesia Dianulir dan Kebobolan Uzbekistan, Wasit Bikin Geram!

    Jakarta

    Indonesia kebobolan 0-2 dari Uzbekistan, kartu merah dan sebelumnya gol dianulir di Piala Asia U-23 2024. Emosi masyarakat tumpah di lini masa X.

    Laga semifinal Piala Asia U-23 2024 antara Indonesia vs Uzbekistan berlangsung panas di Stadion Abdullah bin Khalifa, Senin (29/4/2024) malam. Garuda Muda tampak tegang sepanjang laga dan Uzbekistan menyetir permainan.

    Usai skor kacamata di babak pertama, drama meningkat di babak kedua. Wasit menganulir gol Muhammad Ferarri di menit ke-61 karena Ramadhan Sananta dianggap offside menurut wasit VAR.

    Tidak lama kemudian Uzbekistan membobol gawang Indonesia di menit ke-68 lewat kaki Husain Norchaev. Lalu Rizky Ridho kena kartu merah di menit ke-84 dan ada gol bunuh diri Pratama Arhan. Dramatis dan reaksi netizen Indonesia langsung meramaikan lini masa X (Twitter) malam ini.

    Wasit ada di puncak trending topic (59.100 tweet) sudah jelas netizen geram dengan kepimpinan wasit. Di bawahnya ada #TimnasDay (60.900 tweet), #AFC23AsianCup (15.900 tweet), Sananta (11.800 tweet), Struick yang tidak dimainkan (6.432 tweet), Arhan (6.746 tweet). Mereka geram dengan kepemimpinan wasit Shen Yinhao asal China. Inilah luapan kekesalan netizen Indonesia.

    “Persiapan bagi warga Indonesia yang mau silaturahmi sama wasit 🤧 #TimnasDay,” sindir seorang netizen.

    “Udah ga berani liat 😭 Wasit sama mesin VAR memang sll menjadi kolaborasi yg menyebalkan,” kata netizen yang lain.

    “Kartu kuning ngga berlaku buat Uzbek 😃 #TimnasDay,” kata @vayan***.

    “Sudah tertebak kalau wasit VAR nya Orang Thailand selalu dirugikan #TimnasDay,” ujar @AchFauz***.

    “Wasit VAR dri Thailand, dri dlu emang merugikan Timnas #wasit #TimnasDay,” ketus @Rayya***.

    (fay/fyk)

  • STY Dielu-elukan di Linimasa, Ernando dan Arhan Pahlawan

    STY Dielu-elukan di Linimasa, Ernando dan Arhan Pahlawan

    Jakarta

    Sebuah kesuksesan besar bagi Timnas Indonesia, berhasil lolos ke semifinal Piala Asia U-23 setelah mengalahkan raksasa Korea Selatan dalam drama adu penalti yang sangat menegangkan dengan skor 11-10, setelah pertandingan berakhir imbang 2-2 di waktu normal dan extra time. Seluruh pemain tampil gemilang dengan perjuangan yang luar biasa.

    Secara khusus, kiper Ernando yang mampu menepis penalti, Arhan yang dengan dingin menentukan kemenangan Indonesia dalam adu penalti, serta pelatih Shin Tae Yong dielu-elukan di linmasa. Tagar #TimnasDay saat ini ada di puncak trending topic Twitter, sementara Shin Tae Yong nangkring di posisi kedua.

    “Apresiasi buat ERNANDO !! Mentalmu kuat sekali!Juga mental pemain yg lainnya! Kalian semua terbaik!! Terimakasih untuk penampilan terbaik kalian!! Menyala abang-abangkuhhh Menyala Timnas U-23 !!!,” tulis sebuah akun.

    “Goal penalty penentuan arhan berhasil meloloskan indonesia ke semifinal asian cup u23 dan lolos olimpiade semakin terbuka😭😭 terimakasih timnas atas perjuangannya. KALIAN KEREN BANGET!,” tulis yang lain.

    “Terima Kasih Pratama Arhan, Menjadi 2x eksekutor adu penalti dan dua-duanya masuk. Menjadi penendang terakhir penalti dan memastikan Indonesia U-23 lolos ke Semi Final Piala Asia U-23 2024 untuk pertama kalinya. Pasti butuh ketenangan dan mental yang luarbiasa itu,” sebut akun @Faktasepakbola.

    “Twit apresiasi buat ernando dan arhan as pahlawan disisa sisa tenaga seluruh rakyat indonesia. thankyou mas,” tulis yang lain.

    Berikut sebagian apresiasi netizen pada para pemain Indonesia dan pelatih STY:

    ✅ Melakukan penyelamatan 2x
    ✅ Mencetak gol adu penalti
    ✅ Membawa Indonesia lolos ke semifinal
    🕺Melakukan selebrasi ke pemain Korea

    THIS IS ERNANDO ARI !!! 🤙#TengilDikit pic.twitter.com/YCAPJvASC4

    — Plesbolski (@plesbol_) April 25, 2024

    PSSI KASIH TARGET 8 BESAR
    COACH STY YAKIN SEMIFINAL

    DAN YA SEMIFINAAAAAAALL….
    PEMAIN TERBAWA MENTAL PELATIH

    — JANGAN FITNAH SAYA LAGI 😔 (@MamatAlkatiri) April 25, 2024

    Terima kasih coach STY sudah bawa Timnas Indonesia ke level step up yang berbeda.

    SATU KEMENANGAN LAGI KE PARIS! BISMILLAH OLIMPIADE 2024!

    HORMAT 🫡🫡 pic.twitter.com/HaauQpPjdr

    — L. Musaddad A. Sadat (@labiebsadat) April 25, 2024

    …Gilaaaakk.

    Belum pernah sebahagia ini lihat timnas main.

    Terimakasih STY… #STYout (“,)

    — 222 Mountains For Palestine (@kafiradikalis) April 25, 2024

    (fyk/fyk)