Tag: Pramono Anung

  • Video Pramono Bakal Buat LPDP Jakarta, Targetkan 100 Mahasiswa ke LN

    Video Pramono Bakal Buat LPDP Jakarta, Targetkan 100 Mahasiswa ke LN

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan memberikan beasiswa semacam LPDP khusus untuk warga Jakarta. Ia berencana untuk memberikan bantuan beasiswa pendidikan itu pada tahun 2026 mendatang.

    Pramono menargetkan 100 mahasiswa sudah bisa menerima beasiswa untuk sekolah di luar negeri tahun depan.

  • Pramono angkat bicara soal kasus pencurian kabel lampu lalin di DKI

    Pramono angkat bicara soal kasus pencurian kabel lampu lalin di DKI

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo angkat bicara soal kasus pencurian kabel lampu lalu lintas atau “traffic light” di 13 titik di Jakarta.

    Pramono tak ingin langsung menjatuhkan hukuman pidana terkait kasus tersebut lantaran dirinya ingin memimpin Jakarta secara humanis.

    “Kan ada yang sudah kita inikan, tapi terus terang ya, saya dalam membangun Jakarta kan, humanisme itu penting banget,” kata Pramono di Jakarta, Sabtu.

    Pramono mengaku, ia lebih memilih untuk melakukan dialog terbuka dengan masyarakat dan dirinya telah meminta jajarannya untuk melakukan hal serupa.

    Baginya, berdiskusi secara humanis merupakan caranya untuk memimpin ibu kota.

    Di sisi lain, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta juga telah mengungkap kasus pencurian kabel serta sejumlah komponen pada traffic light (TL) atau lampu merah yang marak terjadi beberapa bulan terakhir.

    Sedikitnya ada 13 lokasi traffic light di ibu kota yang menjadi sasaran pencurian sejak Juni hingga September 2025.

    Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo, mengatakan kasus tersebut membuat sejumlah lampu merah sempat mati dan mengganggu kelancaran lalu lintas di lokasi terdampak.

    Dishub DKI pun langsung meningkatkan pengawasan untuk mencegah hal serupa terjadi kembali.

    “Petugas Dishub akan melakukan pengawasan traffic light pada lokasi-lokasi yang seringkali off akibat ulah orang tak dikenal. Pengawasan dilakukan lewat patroli rutin, pemantauan melalui CCTV, serta koordinasi dengan kepolisian,” kata Syafrin.

    Menurut Syafrin, komponen yang hilang bukan hanya kabel listrik. Beberapa titik juga kehilangan, seperti kerangkeng pengaman, tutup boks kontrol, hingga boks KWH.

    Hilangnya komponen vital itu membuat operasional traffic light terganggu, bahkan rawan menyebabkan kemacetan.

    Syafrin pun merinci, ada 13 lokasi yang diketahui menjadi target pencurian, yakni:

    • TL Jembatan 2

    • TL Meruya

    • TL Grogol

    • TL Ancol

    • TL MBAL

    • TL Tarakan

    • TL Tanah Abang 2

    • TL Mangga 2

    • TL Slipi

    • TL Olimo

    • TL Cawang Kompor

    • TL Trikora

    • TL Sunter Isuzu

    “Estimasi kerugian akibat hilangnya fasilitas Taffic Light (Lampu merah) seperti pencurian kabel karena dipotong, hilangnya Kerangkeng, hilangnya tutup box control/box kwh serta komponen lainnya yg dilakukan oleh orang tak dikenal mencapai Rp. 136.617.704,” kata Syafrin.

    Dishub DKI memastikan setiap kerusakan akibat pencurian akan segera ditangani. Tim teknisi di lapangan diminta bergerak cepat agar lampu lalu lintas kembali berfungsi normal.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • 9
                    
                        Momen Lucu Bocah PAUD Saat Ditanya Pramono: Keukeuh Pilih Persib daripada Persija
                        Megapolitan

    9 Momen Lucu Bocah PAUD Saat Ditanya Pramono: Keukeuh Pilih Persib daripada Persija Megapolitan

    Momen Lucu Bocah PAUD Saat Ditanya Pramono: Keukeuh Pilih Persib daripada Persija
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Momen lucu penuh canda dan tawa mewarnai interaksi Gubernur Jakarta Pramono Anung dengan sejumlah murid pendidikan anak usia dini (PAUD) dalam acara peresmian Happy Hope Preschool di Jalan Ampera Raya, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Sabtu (13/9/2025).
    Setelah memberikan sambutan dan berbincang santai, Pramono menyempatkan diri bertanya soal cita-cita para murid PAUD.
    Berdasarkan pantauan
    Kompas.com
    , Pramono tampak mengenakan kemeja cokelat lengan pendek dipadu celana panjang hitam. Ia duduk di atas kursi putih, sementara sejumlah murid PAUD lesehan di atas rumput sintetis.
    Orangtua mereka pun mengelilingi orang nomor satu di Jakarta itu sambil mengabadikan momen menggunakan gawai masing-masing.
    Pada sesi tanya jawab mengenai cita-cita, sejumlah murid PAUD mengaku ada yang ingin menjadi pemadam kebakaran, dokter, bahkan bajak laut.
    “Ada enggak yang pengin menjadi pemain bola?” tanya Pramono kepada para murid PAUD.
    Seorang murid PAUD bernama Sahin yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana krem langsung mengacungkan tangan. Ia duduk tepat di depan Pramono.
    Dengan sigap, Pramono mengajak Sahin berdiri lalu menanyakan alasan dia bercita-cita menjadi pesepak bola. Dengan polos, murid PAUD tersebut menjawab bahwa bermain sepak bola itu mengasyikkan.
    Politisi Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDI-P) itu kembali bertanya apakah bocah itu ingin menjadi mega bintang sepak bola layaknya Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi.
    “(Pengin kayak) Ronaldo,” ucap Sahin.
    Percakapan keduanya pun berlanjut. Pramono menanyakan apakah Sahin pernah menonton pertandingan Persija Jakarta atau tidak.
    “Pernah,” kata Sahin.
    “Jadi, kamu Jakmania (sebutan suporter Persija) juga enggak?” tanya Pramono.
    Sambil menggelengkan kepala, bocah itu mengaku merupakan seorang penggemar klub sepak bola Persib Bandung.
    “Oh penggemar Persib. Tepuk tangan buat Sahin,” jawab Pramono sambil tertawa.
    Orangtua murid yang menyaksikan percakapan itu juga turut tertawa dengan jawaban sang bocah.
    Pramono kemudian menggoda Sahin dengan menyebut Persib baru saja menjuarai Liga Indonesia.
    “Eh kemarin Persib juara lho. Tapi tahun ini yang juara Persija,” ujar Pramono kepada Sahin.
    “Masa iya?” jawab sang bocah dengan polos.
    Eks Menteri Sekretaris Kabinet (Seskab) era Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo itu pun kembali bertanya apakah Sahin tetap mendukung Persib dibandingkan Persija Jakarta.
    “Persib,” kata Sahin.
    “Kan kamu tinggalnya di Jakarta?” ucap Pramono.
    “Cisauk,” jawab bocah itu.
    “Jadi, karena tinggal di Cisauk, penginnya Persib?” tanya Pramono yang dijawab Sahin dengan menganggukkan kepala.
    “Gini saja, kamu penginnya Persib tapi Persija yang juara gitu ya?” kata Pramono.
    Sementara, Sahin terlihat menggelengkan kepala.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pram harap mahasiswa bisa kuliah di luar negeri dengan LPDP pada 2026

    Pram harap mahasiswa bisa kuliah di luar negeri dengan LPDP pada 2026

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengharapkan mahasiswa Jakarta yang terpilih meraih beasiswa dengan melanjutkan pendidikan ke luar negeri melalui program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bisa terwujud pada 2026.

    “Jadi saya akan mempersiapkan. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa mulai. Kalau bisa 100 saja mahasiswa yang kita berikan LPDP,” kata Pramono saat dijumpai di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu.

    Pramono meyakini, program ini bisa menjadi modal yang baik bagi anak-anak Jakarta khususnya bagi yang kurang beruntung untuk memiliki kesempatan berkuliah di luar negeri.

    Nantinya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memfokuskan program tersebut untuk anak-anak yang kurang beruntung dan merupakan warga Jakarta.

    “Saya ingin diberikan bagi yang tidak beruntung. Maka (program) ini juga akan selain memotong garis ketidakberuntungan, mempersiapkan SDM yang lebih baik. Kemudian juga membuka wawasan bagi anak-anak,” kata Pramono.

    Sebelumnya, Pramono sempat mengatakan bahwa dirinya ingin mahasiswa terpilih di Jakarta bisa meraih LPDP agar berkesempatan untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri.

    Pramono berharap, pihak DPRD DKI Jakarta dapat menyetujui rencananya untuk memberikan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) hingga jenjang S2 dan S3. Sehingga nantinya, dana LPDP tersebut akan bersumber dari KJMU.

    Apabila nantinya rencana tersebut disetujui, Pramono mengatakan para mahasiswa yang terpilih meraih LPDP wajib kembali ke Jakarta.

    Mereka diharapkan dapat bekerja untuk Jakarta dan memberikan kontribusi untuk pembangunan Jakarta di masa depan.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pramono tekankan pentingnya literasi bagi anak usia dini

    Pramono tekankan pentingnya literasi bagi anak usia dini

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menekankan pentingnya literasi bagi anak-anak khususnya anak usia dini guna menambah wawasan dan pengetahuannya.

    Pramono saat dijumpai di BATASpace, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu, mengatakan, literasi tak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menulis anak, melainkan untuk membentuk keterampilan berpikir kritis, kemampuan komunikasi yang baik, daya imajinasi yang kreatif, serta kepercayaan diri untuk menghadapi tantangan.

    “Kalau mereka diajarkan dari awal dengan hal-hal untuk mengenal dunia, dengan membaca, melihat gambar, bercerita, dan sebagainya, termasuk menyanyi, menurut saya ini menjadi modal sosial yang luar biasa tumbuh di kemudian hari bagi anak-anak itu,” katanya.

    Tak hanya dengan membaca, bila anak-anak dikenalkan dengan agama, pendidikan, pengetahuan, termasuk mempelajari bahasa asing, hal ini juga dapat menjadi modal baik bagi anak-anak.

    Dia pun mendukung peningkatan literasi di ibu kota. Salah satu upayanya untuk meningkatkan minat belajar anak-anak adalah dengan membuka perpustakaan selama 24 jam.

    “Pemerintah Provinsi Jakarta terus mendorong peningkatan literasi di segala jenjang umur, mulai dari anak usia dini hingga usia dewasa karena kami menilai literasi erat kaitannya dengan pondasi pembangunan manusia. Beberapa program seperti pembukaan perpustakaan 24 jam dan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus terus kami galakkan,” kata Pramono.

    Selain itu, Pemprov DKI juga membuka taman 24 jam dengan harapan anak-anak juga dapat belajar sambil bermain di ruang terbuka.

    Tak hanya itu, pihaknya kini juga sedang menggagas agar Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) juga dapat sampai jenjang S2 dan S3.

    Bahkan, Pramono ingin nantinya KJMU dapat memberikan beasiswa hingga luar negeri sehingga membuka kesempatan bagi anak-anak Jakarta.

    Dengan berbagai program ini, dia berharap anak-anak Jakarta kelak bisa menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pramono Tekankan Peran Orang Tua Tumbuhkan Literasi Anak Sejak Usia Dini

    Pramono Tekankan Peran Orang Tua Tumbuhkan Literasi Anak Sejak Usia Dini

    Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menekankan pentingnya pendampingan orang tua dalam menumbuhkan literasi anak sejak usia dini. Pramono menilai masa usia emas atau golden years yang berlangsung dari 1 hingga 7 tahun merupakan fase penting bagi tumbuh kembang anak.

    Hal itu disampaikan Pramono saat meresmikan Happy Hope pre-School di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (13/9/2025). Ia mengatakan, pada periode tersebut, anak perlu dikenalkan dengan dunia melalui cara yang sederhana dan menyenangkan, seperti membaca buku, mendongeng, hingga bernyanyi.

    “Belajar itu tidak boleh jadi beban, tapi harus menggembirakan. Anak-anak usia dini perlu dikenalkan dengan dunia dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Di sinilah peran orang tua sangat penting, tidak bisa dibiarkan anak jalan sendiri,” kata Pramono.

    Pramono mengatakan literasi tidak sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga membuka wawasan anak agar mampu melihat dunia lebih luas. Karena itu, sekolah usia dini dan para orang tua harus berjalan beriringan dalam memberikan arahan serta pendampingan.

    “Tidak semua anak harus jadi insinyur atau dokter. Kalau ingin jadi chef, ya silakan. Kalau ingin jadi musisi, ya monggo. Yang penting mereka punya arah, dibimbing, dan dikenalkan dengan literasi sejak awal,” ucapnya.

    Pramono juga menyinggung pengalamannya bersama cucu yang gemar meminta dibacakan buku sebelum tidur. Dari situ, ia menekankan pentingnya membiasakan budaya membaca sejak kecil.

    “Cucu saya dua-duanya kalau mau tidur di tempat saya, wajib bawa buku. Harus saya bacakan, kalau tidak, dia tidak mau tidur. Setelah dibacakan, baru minta susu. Saya bersyukur, mereka bisa tidur nyenyak, dan saya lihat kebiasaan itu menumbuhkan rasa cinta pada buku,” tuturnya.

    Ia berharap kolaborasi sekolah, orang tua, hingga pemerintah dapat terus diperkuat. Hal itu, menurutnya, agar generasi muda Indonesia lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

    “Bonus demografi tidak ada artinya kalau tidak dipersiapkan dari usia emas. Inilah yang harus jadi perhatian bersama,” imbuhnya.

    (bel/amw)

  • Pramono soroti pentingnya peran orang tua dukung bakat anak sejak dini

    Pramono soroti pentingnya peran orang tua dukung bakat anak sejak dini

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyoroti pentingnya peran orang tua untuk mendukung bakat anak sejak usia dini guna menunjang masa depan generasi bangsa.

    “Apa yang kemudian perlu dipersiapkan dan apa yang akan memberikan manfaat bagi kemajuan bangsa ini, salah satunya adalah anak-anak seumur 1-7 tahun harus dikenalkan dan mengenal dunia, dengan caranya, dengan cara yang sederhana,” kata Pramono dalam sambutannya pada peresmian Happy Hope Pre-school di Jakarta Selatan, Sabtu.

    Dia menilai saat ini Indonesia sebenarnya sedang tahap menikmati bonus demografi, namun hal itu tidak berarti jika anak-anak muda tidak diarahkan sejak dini untuk mengasah minat dan bakatnya.

    Untuk itu, kata dia, orang tua dan sekolah tak perlu memaksakan anaknya sehingga anak merasa belajar adalah sebuah beban.

    Pramono menyebut proses belajar anak-anak harus dilakukan dengan gembira dan menyenangkan, sehingga secara alami anak-anak dapat menikmati setiap proses belajarnya dan pelajaran yang didapat pun dapat terserap dengan baik.

    “Tidak semuanya harus menjadi insinyur, harus menjadi dokter. Kalau pengennya jadi chef ya monggo jadi chef. Tetapi yang paling penting adalah semuanya harus dipersiapkan dan diarahkan. Karena anak-anak seumur ini mereka perlu orang tua yang juga proaktif mengarahkan,” katanya.

    Berkaca dari pengalamannya pribadi yang semasa kecil diajak berlibur ke Monumen Nasional (Monas) oleh orang tuanya, Pramono mengatakan hal itu membuatnya memiliki keinginan untuk melihat Monas kembali.

    Atas doanya tersebut, Pramono pun tak menyangka bahwa kini ia bisa bekerja di Jakarta dan selalu berada tak jauh dari Monas.

    Pramono pun ingin orang tua juga dapat menumbuhkan mimpi dan cita-cita ke diri anak-anak dengan proses belajar yang menyenangkan, sehingga diharapkan ke depannya anak-anak, khususnya di Jakarta dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • PNLG Forum 2025 Siap Digelar di Jakarta

    PNLG Forum 2025 Siap Digelar di Jakarta

    Jakarta: Jakarta akan menjadi tuan rumah Perhelatan internasional Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA) Network of Local Governments (PNLG) Forum pada tanggal 16-18 September 2025. 

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi  menerima bendera ketuanrumahan dari Kota Xiamen dalam Sidang Umum PNLG Forum 2024 digelar pada 5-9 November 2024 di Xiamen, RRT.

    PEMSEA Network of Local Governments (PNLG) Forum 2025 akan dihadiri Kepala Daerah dan Pejabat Senior dari 55 kota (anggota reguler) dan 5 anggota asosiasi yang berasal dari 10 negara anggota PEMSEA. Para pakar kelautan terkemuka di wilayah Asia Timur juga akan hadir di forum internasional ini.

    “Melalui kegiatan ini, Jakarta menunjukan komitmen tinggi terhadap pengelolaan ruang laut secara terpadu tidak hanya di tingkat nasional tapi juga di tingkat global,” tulis unggahan kanal YouTube PEMPROV DKI JAKARTA seperti dikutip Jumat, 12 September 2025.

    Perhelatan internasional ini menjadi sinyal positif  kondisi Jakarta yang semakin aman. Meski beberapa fasilitas umum sempat rusak dan terbakar dalam aksi demonstrasi yang berujung kericuhan pada 28-30 Agustus lalu, namun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan cepat melakukan perbaikan. 

    Tidak hanya direnovasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  juga menggunakan kampanye Jaga Jakarta yang kini dijadikan nama Halte Transjakarta Senen Sentral. 

    Peresmian yang ditandatangani langsung oleh Pramono Anung itu bukan hanya sekadar administratif, tetapi juga bentuk refleksi agar kerusuhan sebelumnya yang merusak fasilitas umum tidak terulang kembali.
     

    Keanggotaan Jakarta dalam PNLG  untuk Pembangunan Pesisir Berkelanjutan diakui sebagai salah satu penggerak utama dalam mewujudkan tujuan Strategi Pembangunan Berkelanjutan untuk Laut Asia Timur (SDS-SEA) dalam upayanya untuk mencakup 25 persen garis pantai regional dengan program pengelolaan pesisir terpadu (ICM) pada tahun 2021.

    Didirikan secara resmi pada bulan Desember 2006 di Haikou, Tiongkok, PNLG telah memberikan kontribusi besar terhadap implementasi SDS-SEA dengan memfasilitasi implementasi program ICM dan membahas aspek-aspek pembangunan berkelanjutan dalam berbagai forum dan pertemuan. PNLG juga berperan sebagai penyampai suara yang efektif bagi pemerintah daerah.

    PNLG terus memfasilitasi pembangunan berkelanjutan dan konservasi lingkungan sumber daya laut dan pesisir Asia Timur melalui advokasi, berbagi pengetahuan, menjalin partisipasi multi-pemangku kepentingan, dan kemitraan antara pemerintah daerah, lembaga nasional, kelompok masyarakat sipil termasuk LSM dan organisasi masyarakat, serta sektor swasta.

    Jakarta: Jakarta akan menjadi tuan rumah Perhelatan internasional Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA) Network of Local Governments (PNLG) Forum pada tanggal 16-18 September 2025. 
     
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi  menerima bendera ketuanrumahan dari Kota Xiamen dalam Sidang Umum PNLG Forum 2024 digelar pada 5-9 November 2024 di Xiamen, RRT.
     
    PEMSEA Network of Local Governments (PNLG) Forum 2025 akan dihadiri Kepala Daerah dan Pejabat Senior dari 55 kota (anggota reguler) dan 5 anggota asosiasi yang berasal dari 10 negara anggota PEMSEA. Para pakar kelautan terkemuka di wilayah Asia Timur juga akan hadir di forum internasional ini.

    “Melalui kegiatan ini, Jakarta menunjukan komitmen tinggi terhadap pengelolaan ruang laut secara terpadu tidak hanya di tingkat nasional tapi juga di tingkat global,” tulis unggahan kanal YouTube PEMPROV DKI JAKARTA seperti dikutip Jumat, 12 September 2025.
     
    Perhelatan internasional ini menjadi sinyal positif  kondisi Jakarta yang semakin aman. Meski beberapa fasilitas umum sempat rusak dan terbakar dalam aksi demonstrasi yang berujung kericuhan pada 28-30 Agustus lalu, namun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan cepat melakukan perbaikan. 
     
    Tidak hanya direnovasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  juga menggunakan kampanye Jaga Jakarta yang kini dijadikan nama Halte Transjakarta Senen Sentral. 
     
    Peresmian yang ditandatangani langsung oleh Pramono Anung itu bukan hanya sekadar administratif, tetapi juga bentuk refleksi agar kerusuhan sebelumnya yang merusak fasilitas umum tidak terulang kembali.
     

     
    Keanggotaan Jakarta dalam PNLG  untuk Pembangunan Pesisir Berkelanjutan diakui sebagai salah satu penggerak utama dalam mewujudkan tujuan Strategi Pembangunan Berkelanjutan untuk Laut Asia Timur (SDS-SEA) dalam upayanya untuk mencakup 25 persen garis pantai regional dengan program pengelolaan pesisir terpadu (ICM) pada tahun 2021.
     
    Didirikan secara resmi pada bulan Desember 2006 di Haikou, Tiongkok, PNLG telah memberikan kontribusi besar terhadap implementasi SDS-SEA dengan memfasilitasi implementasi program ICM dan membahas aspek-aspek pembangunan berkelanjutan dalam berbagai forum dan pertemuan. PNLG juga berperan sebagai penyampai suara yang efektif bagi pemerintah daerah.
     
    PNLG terus memfasilitasi pembangunan berkelanjutan dan konservasi lingkungan sumber daya laut dan pesisir Asia Timur melalui advokasi, berbagi pengetahuan, menjalin partisipasi multi-pemangku kepentingan, dan kemitraan antara pemerintah daerah, lembaga nasional, kelompok masyarakat sipil termasuk LSM dan organisasi masyarakat, serta sektor swasta.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • Sebelum Tarif Parkir Naik, Benahi Dulu Parkir Liar

    Sebelum Tarif Parkir Naik, Benahi Dulu Parkir Liar

    Jakarta

    Tarif parkir di Jakarta disebut bakal naik. Namun, ada kekhawatiran pemilik kendaraan memanfaatkan parkir liar karena semakin tingginya tarif parkir.

    Memang, di antara kota-kota besar lain di dunia, tarif parkir di Jakarta dianggap masih sangat rendah. Dinas Perhubungan DKI Jakarta melalui akun Instagram resminya menyebutkan tarif parkir itu masih minim.

    “Tarif parkir Provinsi DKI Jakarta dirasa masih minim untuk mendukung push and pull strategy penanganan kemacetan lalu lintas di Provinsi DKI Jakarta,” demikian keterangannya.

    Meski begitu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan hingga saat ini memang belum ada rencana kenaikan tarif parkir di Ibu Kota. Pramono menjelaskan, yang saat ini tengah dikaji Pemprov DKI adalah penerapan sistem pembayaran parkir nontunai atau cashless serta pengaturan ulang sistem perparkiran. Namun dia menegaskan belum ada keputusan resmi soal tarif parkir.

    “Jadi sampai hari ini belum ada rencana kenaikan tarif parkir sehingga apa yang disampaikan, saya enggak tahu siapa yang menyampaikan itu, itu tidak benar,” kata Pramono dikutip detikNews.

    Menurut Ketua Umum Indonesia Parking Association (IPA) Rio Octaviano, sebelum mengerek tarif parkir sebaiknya pemerintah menyelesaikan permasalahan parkir liar. Dikhawatirkan, ketika tarif parkir naik nantinya, pemilik kendaraan justru memilih parkir liar.

    “Misalnya di mall A tarifnya Rp 5.000, ternyata besok jadi Rp 6 ribu. Akhirnya orang akan mencari alternatif, alternatifnya dengan parkir di parkir liar. Penanganan parkir liar ini sendiri sekarang gimana? Itu jadi pertanyaan,” ujar Rio kepada detikOto.

    “Jadi kesimpulannya, apabila tarif parkir naik berdasarkan dari keputusan pemerintah, maka pemerintah harus segera menjawab atau membuat peta mitigasi (terkait penanganan parkir liar). Itu yang harus segera disosialisasikan,” sambungnya.

    (rgr/dry)

  • DKI kemarin, pencairan KJP Plus hingga tanggul beton di Cilincing

    DKI kemarin, pencairan KJP Plus hingga tanggul beton di Cilincing

    Jakarta (ANTARA) –

    Beberapa peristiwa menghiasi Kota Jakarta pada Kamis (11/9), mulai dari pencairan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus periode Juli 2025 mulai 10 September hingga tanggul beton di Cilincing yang dianggap bukan wewenang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

    Berikut sejumlah berita yang menarik untuk dibaca kembali.

    1. Dana KJP Plus bulan Juli 2025 mulai cair 10 September

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencairkan dana bantuan pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap II Tahun 2025 bulan Juli secara bertahap mulai 10 September 2025.

    Jumlah penerima dana bantuan kali ini sebanyak 707.513 peserta didik, lebih sedikit dibandingkan penerima pada Juni lalu, yakni 707.622 peserta didik.

    Berita selengkapnya di sini

    2. Pram tegaskan tanggul beton di Cilincing bukan wewenang DKI

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa pembangunan tanggul beton di perairan Cilincing, Jakarta Utara, bukan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

    “Perlu kami sampaikan bahwa pemerintah DKI Jakarta tidak mengeluarkan izin atas pagar laut tersebut. Ini merupakan kewenangan Kementerian Kelautan dan Perikanan kepada swasta PT. Karya Citra Nusantara (KCN),” kata Pramono saat ditemui di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis.

    Berita selengkapnya di sini

    3. 17 truk yang gagal uji emisi terancam denda Rp50 Juta

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 17 kendaraan berat, terutama truk pengangkut barang, terjaring dalam operasi uji emisi di kawasan industri PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Cakung, Jakarta Timur, Rabu (10/9).

    Pengemudi dan pemilik kendaraan yang gagal uji tersebut terancam sanksi pidana kurungan hingga enam bulan atau denda maksimal Rp 50 juta.

    Berita selengkapnya di sini

    4. 60 pasar tradisional di Jakarta dalam kondisi kumuh dan rawan banjir

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 60 dari 153 pasar tradisional yang dikelola Perumda Pasar Jaya di Jakarta dalam kondisi kumuh dan rawan banjir.

    “Dari 153 pasar tradisional yang dikelola Perumda Pasar Jaya tersebut, 40 persen diantaranya dalam keadaan sangat memprihatinkan, kumuh, becek, bocor, rawan kebanjiran dan kebakaran,” kata Ketua Umum Pusat Koperasi Pedagang Pasar (Puskoppas) DKI Jakarta, Gusnal saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

    Berita selengkapnya di sini

    5. Rekayasa lalu lintas selama pembangunan saluran di Jalan DI Panjaitan

    Jakarta (ANTARA) – Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas selama pekerjaan konstruksi pembangunan saluran “jacking” dan “crossing” di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur.

    “Sehubungan dengan pembangunan saluran ‘jacking’ dan ‘crossing’ di Jalan DI Panjaitan Jakarta Timur, maka diberlakukan rekayasa lalu lintas di sekitar jalur yang terdampak,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

    Berita selengkapnya di sini

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.