Tag: Pramono Anung

  • Jakbar tunjang pemekaran Kelurahan Kapuk dengan kelengkapan sarana

    Jakbar tunjang pemekaran Kelurahan Kapuk dengan kelengkapan sarana

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menunjang pemekaran Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng dengan mempersiapkan kelengkapan sarana dan prasarana.

    Sekretaris Kota Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim menyebut, persiapan itu berupa kelengkapan fasilitas puskesmas, Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) serta fasilitas pendidikan atau sekolah.

    “Apa saja sarana dan prasarana yang perlu dibangun di dua kelurahan yaitu Kapuk Selatan dan Kapuk Timur. Misalkan, puskesmas sudah ada berapa di situ. Kalau memang ditambah dua kelurahan, berarti harus ada dua puskesmas,” kata Firman di Jakarta, Senin.

    Tak hanya itu, perlu adanya SKKT dari Dinas Sosial dan sarana pendidikan baik SD, SMP maupun SMA dari Dinas Pendidikan di dua kelurahan tersebut.

    Oleh karena itu, Firman meminta Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait di lingkungan Pemkot Jakbar untuk mempersiapkan kelengkapan yang dibutuhkan.

    “Jadi kami mohonkan bantuan dari bapak-bapak ibu semua yang ada, Kepala UKPD,” kata Firman.

    Menurut dia, pada pekan rencananya Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno akan meninjau wilayah Kelurahan Kapuk yang akan dimekarkan.

    “Minggu ini rencananya Pak Wagub akan meninjau kedua lokasi tersebut (Kapuk Selatan dan Kapuk Timur) dan nanti akan meninjau kantor kita juga (kantor Wali Kota Jakbar). Mohon Kabag Umum nanti dipersiapkan untuk kaitan dengan persiapan dan kelengkapan yang ada di wali kota,” ujarnya.

    Sebelumnya, Lurah Kapuk Achmad Subhan menyebut bahwa surat kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah dikirimkan untuk menerbitkan Nomor Induk Kelurahan hasil pemekaran.

    “Pokoknya saya dapat informasinya nanti tahun 2027 sudah rampung. Kalau ada pembangunan untuk kantor lurah,” kata dia.

    Adapun Kelurahan Kapuk akan dimekarkan menjadi tiga kelurahan, yakni Kelurahan Kapuk, Kapuk Selatan dan Kapuk Timur.

    Saat ini, Subhan menyampaikan bahwa Kelurahan Kapuk mempunyai total sebanyak 175 ribu warga. Menurutnya, jumlah itu terlalu banyak untuk satu Kelurahan.

    “(Pertimbangannya) pertama memang padatnya penduduk, kedua karena luas wilayahnya. Karena kan 1 Kelurahan enggak efektif melayani 175 ribu orang,” tutur Subhan.

    Sementara itu, luas Kelurahan Kapuk mencapai 562,68 hektare, yang membuatnya salah satu Kelurahan yang paling luas se-Jakarta. “Jadi, memang pemekaran ini penting untuk dilakukan,” katanya.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pramono harap solusi atasi macet TB Simatupang tak hanya jangka pendek

    Pramono harap solusi atasi macet TB Simatupang tak hanya jangka pendek

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berharap penyelesaian dalam mengatasi kemacetan di Jalan TB Simatupang tak hanya sementara atau bersifat jangka pendek.

    “Saya mengharapkan penyelesaian untuk TB Simatupang tidak hanya bersifat temporary. Maka, untuk itu saya minta bulan Oktober proyek yang dilakukan oleh pemerintah bisa diselesaikan. Dan mudah-mudahan akan selesai,” kata Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Pusat, Senin.

    Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga telah siap melakukan evaluasi usai uji coba penggunaan tambahan satu lajur di gerbang tol Fatmawati 2 pada 15-19 September 2025.

    Menurut dia, hal itu dilakukan sebagai upaya mengurai kemacetan di sekitar Stasiun MRT Fatmawati dan Jalan TB Simatupang.

    “Untuk jalan tol, maka rekayasa lalu lintasnya akan kita lakukan. Kita melakukan uji coba sampai dengan hari Jumat,” kata Pramono.

    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan hasil dari uji coba tersebut akan di evaluasi apakah memberikan dampak yang signifikan pada kelancaran lalu lintas.

    Dengan begitu, belum tentu satu lajur tambahan di gerbang Tol Fatmawati 2 akan langsung dioperasikan normal setelah uji coba rampung dilakukan.

    Adapun uji coba dilakukan pada lajur paling kiri dari gerbang Tol Fatmawati 2, tanpa mengenakan biaya pada pengguna tol. Masyarakat dari Jalan Fatmawati yang akan menuju Lebak Bulus juga tetap dapat menggunakan jalan eksisting.

    Syafrin mengatakan pengelola jalan tol bersedia membuka satu lajur di gerbang tol tersebut untuk kanalisasi lalu lintas dari arah Fatmawati menuju off ramp Lebak Bulus.

    Uji coba dilaksanakan pada 15-19 September 2025, pukul 17.00-20.00 WIB. Hal ini karena merujuk pada data Dinas Perhubungan DKI Jakarta bahwa volume kendaraan yang tinggi pada jam sibuk (peak hours) tersebut.

    Syafrin menyampaikan, kebijakan tersebut berlaku hanya untuk kendaraan roda empat. Tidak berlaku untuk kendaraan roda dua atau kendaraan lebih dari roda empat.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pramono harap warga tertib saat di “pelican crossing” Stasiun Cikini

    Pramono harap warga tertib saat di “pelican crossing” Stasiun Cikini

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berharap masyarakat tertib dan mematuhi peraturan setelah adanya penyeberangan pejalan kaki yang dikontrol lampu lalu lintas atau dikenal sebagai persimpangan pelikan (pelican crossing) pada sisi timur Stasiun Cikini.

    Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkolaborasi dengan PT KAI hari ini melakukan uji coba “pelican crossing” di sisi timur Stasiun Cikini.

    “Kami mengimbau, meminta, mengharapkan supaya masyarakat juga mematuhi hal-hal yang sudah kita persiapkan untuk itu. Zebra Cross-nya sudah kita selesaikan. Silahkan dilihat di lapangan,” kata Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Pusat, Senin.

    Dia mengatakan, “pelican crossing” merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat yang mengeluhkan tingginya pagar menuju Stasiun Cikini. Hal ini pun mengakibatkan masyarakat kesulitan untuk memasuki stasiun tersebut karena hanya memiliki satu pintu akses masuk.

    “Maka saya bersama dengan jajaran Balai Kota telah memutuskan kita buat Zebra Cross di sana dan kita buka. Sehingga demikian masyarakat sekarang ini kalau ke Cikini tidak perlu lagi muter yang terlalu jauh, mereka bisa langsung masuk ke Cikini,” kata Pramono.

    Sebelumnya, Kepala Biro Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda Provinsi DKI Jakarta, Iwan Kurniawan mengatakan uji coba penerapan “pelican crossing” dan pembukaan pagar pada akses masuk stasiun ini menyesuaikan jam operasional commuter line, yaitu pukul 05.00-24.00 WIB.

    “Selain menyiapkan pelican crossing dengan lampu lalu lintas pengamannya, kami juga akan mengerahkan petugas Dinas Perhubungan dan Satpol PP, untuk memastikan mobilitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan aman,” kata Iwan.

    Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko mengatakan pihaknya menghormati serta mendukung setiap langkah pemerintah maupun otoritas terkait dalam upaya meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan aksesibilitas bagi masyarakat di sekitar kawasan Stasiun Cikini.

    Ia menilai pembukaan pagar pembatas serta pemasangan fasilitas “pelican cross” merupakan bagian dari penataan kawasan yang diharapkan dapat mengatur arus lalu lintas kendaraan maupun pergerakan pejalan kaki secara lebih tertib dan aman.

    Meski demikian, KAI Daop 1 Jakarta menilai perlu adanya evaluasi terhadap potensi dampak yang mungkin timbul, antara lain kemacetan lalu lintas maupun aspek keselamatan bagi seluruh pihak yang berkepentingan.

    “Pada prinsipnya, KAI Daop 1 Jakarta siap berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keberadaan fasilitas baru tersebut benar-benar mendukung keselamatan, keteraturan, dan kenyamanan masyarakat, baik bagi pengguna jasa kereta api maupun warga sekitar,” kata Ixfan.

    Sebagai masukan, Ixfan mengusulkan agar dinas terkait dapat menempatkan petugas pengatur lalu lintas, khususnya pada jam-jam sibuk.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Menjajal Pelican Crossing Cikini, Solusi Penumpang KRL Agar Tak Lompat Pagar

    Menjajal Pelican Crossing Cikini, Solusi Penumpang KRL Agar Tak Lompat Pagar

    Jakarta

    Pelican crossing di sisi timur Stasiun Cikini, Jakarta Pusat (Jakpus) resmi dibuka hari ini. Warga yang hendak menyeberang dari Stasiun Cikini dapat memanfaatkan fasilitas ini sehingga tak perlu lagi melompati pagar.

    detikcom ikut menjajal menggunakan pelican crossing itu bersama masyarakat lain pada Senin (15/9/2025). Sebelum menyeberang, ada sensor di tiang lampu lalu lintas (lalin) yang perlu ditekan untuk menyalakan lampu penyeberangan.

    Namun, sebenarnya lampu indikator pejalan kaki dapat menyeberang menyala secara otomatis alias tanpa harus menyalakan sensor lampu penyeberangan.

    Jika lampu penyeberangan, traffic light akan menunjukkan lampu merah selama 23 detik. Lampu merah menjadi rambu agar pejalan jalan menunggu untuk menyeberang selama arus lalin kendaraan diberi kesempatan untuk melintas.

    Selanjutnya, lampu indikator pedestrian menyala hijau sebagai tanda calon penumpang KRL boleh mulai menyeberang ke arah Stasiun Cikini. Lampu hijau menyala selama 10 detik.

    Warga dapat menyeberang dari Stasiun Cikini tanpa melompati pagar lagi. (Taufiq/detikcom)

    Belum Tertib

    Namun, tampak masih banyak pengendara yang mengabaikan tanda lampu di pelican crossing. Para pengendara terlihat tetap melintas meski pejalan kaki sudah mulai menyeberang ketika lampu hijau pedestrian menyala.

    Di sisi lain ada juga warga yang tiba-tiba menyeberang tanpa menyentuh sensor di pelican crossing. Ada juga yang tiba-tiba lari bahkan saat lampu merah untuk penyeberang masih menyala.

    Selain itu, detikcom juga melihat banyak ojek online (ojol) yang menurunkan penumpang tepat di samping pelican crossing. Seakan ini jadi titik baru bagi penumpang naik turun di Stasiun Cikini.

    Pada hari pertama pembukaan pelican crossing ini terlihat masih ada sejumlah petugas dari Satpol PP dan Dishub yang berjaga di lokasi. Mereka turut mengatur dan mensosialisasikan pelican crossing kepada warga.

    Kasatpel Dishub Menteng Syamsudin mengatakan, petugas dari Dishub maupun Satpol PP akan berada di lokasi khususnya pada jam sibuk. Katanya ini sekaligus jadi kesempatan untuk sosialisasi penggunaan pelican crossing.

    “Untuk sementara ini kita (standby) terutama di jam-jam sibuk, kita qda baik dari Dishub atau Satpol PP akan ada,” kata Syamsudin.

    Pelican crossing di sisi timur Stasiun Cikini, Jakpus resmi dibuka. Warga dapat menyeberang dari Stasiun Cikini tanpa melompati pagar lagi. (Taufiq/detikcom)

    Kata Pram soal Pelican Crossing

    Pemprov DKI Jakarta telah membuat pelican crossing untuk akses menuju Stasiun Cikini, Jakarta Pusat. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan warga kini tak perlu berputar terlalu jauh untuk masuk stasiun.

    “Cikini yang kemarin juga mendapatkan keluhan karena pagarnya ditinggikan sehingga orang kesulitan maka saya bersama dengan jajaran Balai Kota telah memutuskan kita buat zebra cross di sana dan kita buka. Sehingga demikian masyarakat sekarang ini kalau ke Cikini tidak perlu lagi muter yang terlalu jauh, mereka bisa langsung masuk ke Cikini,” ujar Pramono di Jakarta, Senin (15/9).

    Pramono berharap warga memanfaatkan fasilitas itu dengan baik. Dia juga mengajak warga mematuhi aturan.

    “Kami juga mengimbau masyarakat supaya mematuhi hal-hal yang sudah kita persiapkan untuk itu. Zebra cross-nya sudah kita selesaikan, silakan dilihat langsung di lapangan,” katanya.

    Halaman 2 dari 2

    (jbr/jbr)

  • Hasil seleksi awal rekrutmen Damkar DKI akan diumumkan pada Rabu

    Hasil seleksi awal rekrutmen Damkar DKI akan diumumkan pada Rabu

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengumumkan hasil seleksi awal lowongan anggota Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) pada Rabu (17/9).

    “Seleksi awal akan diumumkan penetapan nama-nama seribu orang dalam rekrutmen petugas damkar pada hari Rabu. Nanti akan dilaporkan oleh Pak Kepala Dinas dan kemudian saya setujui,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin.

    Sebelumnya, Pramono sempat mengumumkan sebanyak 17 persen pelamar rekrutmen anggota Damkar memenuhi persyaratan administrasi.

    Pada perekrutan yang digelar 12 hingga 14 Agustus lalu, total masyarakat yang mendaftar sebanyak 24.405 orang.

    Adapun total jumlah kuota anggota Damkar yang dibuka Pemprov DKI Jakarta sebanyak 1000 orang yang akan ditempatkan di seluruh wilayah Jakarta.

    Berikut tahapan jadwal rekrutmen anggota Damkar Jakarta 2025:

    1. 11 Agustus 2025 Pengumuman penerimaan seleksi PJLP petugas pemadam Jakarta melalui portal Pemprov DKI Jakarta.

    2. 12 – 14 Agustus 2025 Pendaftaran dan penginputan/unggah dokumen administrasi (online).

    3. 15 Agustus 2025 Pengumuman hasil evaluasi administrasi dan jadwal pembuktian dokumen administrasi dan kualifikasi, pengukuran tinggi badan, tato dan tindik.

    4. 19–22 Agustus 2025 Pembuktian dokumen administrasi dan kualifikasi, pengukuran tinggi badan, tato, dan tindik.

    5. 25 Agustus 2025 Pengumuman pembuktian dokumen administrasi dan kualifikasi, pengukuran tinggi badan, tato, dan tindik.

    6. 25 Agustus 2025 Jadwal pelaksanaan tes fisik (kesegaran jasmani).

    7. 26 Agustus – 12 September 2025 tes fisik (kesegaran jasmani) di Brigif 1/Jaya Sakti, Kalisari, Jakarta Timur.

    8. 16 September 2025 Pengumuman hasil tes fisik.

    9. 18 September 2025 Penetapan hasil seleksi PJLP Damkar (online).

    10. 25–26 September 2025 Pembukaan dan penginputan dokumen penawaran.

    11. 19–30 September 2025 Proses pengadaan langsung calon PJLP.

    12. 1 Oktober 2025 Penandatanganan kontrak kerja.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pramono apresiasi citra Damkar Jakarta yang kian positif

    Pramono apresiasi citra Damkar Jakarta yang kian positif

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung apresiasi citra pemadam kebakaran (Damkar) yang semakin mendapat penilaian baik di tengah masyarakat.

    “Bahkan di setiap acara ketika melibatkan anak-anak kecil, apakah itu taman kanak-kanak atau SD, ketika mereka ditanya kebanyakan apa cita-cita mereka, rata-rata jawabannya ingin jadi petugas damkar,” kata Pramono saat dijumpai di kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin.

    Pramono menyebut hal ini sebagai bukti nyata bahwa kinerja Damkar Jakarta telah mendapat apresiasi luar biasa dari publik.

    Ia menilai profesi pemadam kebakaran dipandang mulia karena selalu hadir membantu masyarakat dalam berbagai situasi darurat.

    “Dalam kesempatan ini saya ingin memberikan apresiasi yang luar biasa kepada pemadam kebakaran Jakarta, Damkar Jakarta, yang telah memperoleh apresiasi publik yang luar biasa,” kata Pramono.

    Ia berpesan agar jajaran Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI menjaga kepercayaan tersebut dengan terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan.

    Ia juga berterima kasih kepada seluruh relawan Damkar yang sudah berpartisipasi dalam menjaga Jakarta.

    “Terima kasih kepada relawan pemadam kebakaran, anggota tim tanggap darurat gedung, serta elemen masyarakat lainnya yang telah berkontribusi mengatasi kejadian kebakaran di Jakarta. Jaga terus semangat gotong royong untuk menjadikan kota ini tangguh terhadap bahaya kebakaran,” ujar Pramono.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Intip Hasil Seleksi Pelamar Damkar, Tahap Pertama Diumumkan Rabu

    Intip Hasil Seleksi Pelamar Damkar, Tahap Pertama Diumumkan Rabu

    Bisnis.com, Jakarta — Pemerintah Provinsi Jakarta akan mengumumkan nama-nama pelamar pemadam kebakaran yang lolos seleksi tahap pertama pada hari Rabu 17 September 2025.

    Gubernur Jakarta, Pramono Anung menilai antusiasme warga sangat tinggi terhadap petugas pemadam kebakaran belakangan ini. Menurut Pramono, antusiasme ini harus terus dijaga agar tidak padam di Jakarta.

    “Karena kepercayaan yang seperti ini tidak datang tiba-tiba karena sesuatu yang dilakukan dalam jangka panjang dan kami akan menjaga itu,” tuturnya di sela-sela acara Pembukaan Fire Safety Challange Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi Jakarta 2025 di Jakarta, Senin (15/9).

    Menurut Pramono, tugas seorang pemadam kebakaran belakangan ini sangat bervariasi tidak hanya fokus memadamkan api saja di wilayah Jakarta.

    Dia menjelaskan beberapa tugas pemadam kebakaran saat ini di antaranya mencari kucing hilang, menangkap biawak maupun ular, hingga mengambil bola yang nyangkut di atap rumah.

    “Ini membuktikan bahwa Damkar memang bekerjanya multifungsi serta menunjukkan bahwa Damkar mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat dan kami juga berterima kasih,” katanya.

    Maka dari itu, Pramono akan menambah jumlah pemadam kebakaran untuk bantu warga Jakarta. Pada tahap pertama, ada 1.000 lowongan menjadi petugas pemadam kebakaran yang dibuka Pemprov Jakarta.

    Dari 1.000 lowongan tersebut, pendaftarnya mencapai 24.405 orang karena antusias warga sangat tinggi menjadi petugas pemadam kebakaran.

    “Jadi besok seleksi awal akan diumumkan penetapan nama-nama seribu orang pada hari Rabu,” ujarnya.

  • Pramono: Banyaknya kebakaran jadi tanda Jakarta perlu dibenahi

    Pramono: Banyaknya kebakaran jadi tanda Jakarta perlu dibenahi

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menilai banyaknya kejadian kebakaran di Jakarta merupakan tanda bahwa beberapa hal di Jakarta masih perlu dibenahi.

    Diketahui, pada tahun 2025 sejak Januari hingga September tercatat sebanyak 1.195 kejadian kebakaran di Jakarta.

    “Terjadinya peristiwa kebakaran mengindikasikan sejumlah pekerjaan rumah yang belum terselesaikan,” kata Pramono di Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin.

    Adapun hal-hal yang perlu dibenahi, kata Pramono, adalah implementasi program pencegahan kebakaran yang belum terlaksana secara optimal.

    Tak hanya itu, sistem proteksi dini kebakaran yang telah terpasang tidak berfungsi sebagaimana mestinya serta kurangnya sumber daya manusia yang mampu melakukan pemadaman pada tahap dini secara tepat sebagai langkah antisipasi kebakaran.

    Kendati demikian, Pramono menyebut dari 1.195 kejadian kebakaran yang terjadi sepanjang 2025, sebanyak 22 persen atau 267 kebakaran dapat diatasi oleh masyarakat.

    Oleh karena itu, dia memberikan apresiasi atas keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menanggulangi kebakaran khususnya di sekitar pemukiman.

    “Saya sebagai Gubernur Jakarta sungguh-sungguh menyampaikan terima kasih dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar terus ditingkatkan untuk memastikan penanganan kebakaran dilakukan secara cepat, aman, dan efektif,” kata Pramono.

    Selain itu, Pramono menilai pemadam kebakaran di Provinsi DKI Jakarta merupakan salah satu provinsi yang diakui oleh dunia. Hal ini terbukti dengan banyaknya prestasi Damkar Jakarta saat mengikuti perlombaan di luar negeri.

    Guna menekan risiko dan dampak dari kejadian kebakaran, Pramono juga menegaskan komitmen bahwa Pemprov DKI Jakarta untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

    Upaya tersebut dilakukan melalui implementasi berbagai regulasi yang telah diterapkan serta kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pramono Buka Jakarta Fire Safety Challenge, Upaya Cegah hingga Hadapi Kebakaran – Page 3

    Pramono Buka Jakarta Fire Safety Challenge, Upaya Cegah hingga Hadapi Kebakaran – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Gubernur Jakarta Pramono Anung resmi membuka kegiatan Jakarta Fire Safety Challenge yang digelar Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta, Senin (15/9/2025).

    “Saya sungguh menyambut baik inisiasi untuk menyelenggarakan kegiatan ini sebagai upaya membina dan meningkatkan keterampilan pengelola gedung maupun relawan pemadam kebakaran dalam mencegah, menghadapi, serta menanggulangi kebakaran di Jakarta,” ujar Pramono, Senin (15/9/2025).

    Menurut dia, kebakaran masih menjadi salah satu bencana yang kerap terjadi di wilayah perkotaan. Terutama, lanjut Pramono di kawasan padat penduduk.

    “Kebakaran merupakan salah satu bencana yang kerap terjadi di wilayah perkotaan, khususnya di kawasan padat hunian, bangunan gedung maupun kawasan industri,” ucap Gubernur Jakarta Pramono Anung.

    Dia menyebut, banyak faktor yang membuat kebakaran masih sering terjadi di Jakarta. Hal ini, kata Pramono, menjadi indikasi bahwa sejumlah peristiwa kebakaran masih pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.

    “Di antaranya, implementasi program pencegahan kebakaran yang belum terlaksana secara optimal, sistem proteksi dini kebakaran yang telah terpasang tidak berfungsi sebagaimana mestinya, dan kurangnya sumber daya manusia yang mampu melakukan pemadaman pada tahap dini secara tepat sebagai langkah antisipasi,” terang dia.

    Oleh karena itu, Pramono menegaskan, kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat kesiapsiagaan kolektif di Jakarta untuk menghadapi kebakaran.

    “Penyelenggaraan Jakarta Fire Safety Challenge menjadi langkah penting guna meningkatkan kapasitas dan kompetensi petugas tanggap darurat gedung serta masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran,” beber Pramono.

     

    Parkir liar masih jadi persoalan di Jakarta, selain mengurangi pendapatan asli daerah, kehadiran juru parkir juga kerap meresahkan masyarakat. Pemprov Jakarta diminta segera membentuk BUMD Parkir.

  • Pramono: “Jakarta Fire Safety Challenge” tingkatkan kompetensi damkar

    Pramono: “Jakarta Fire Safety Challenge” tingkatkan kompetensi damkar

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berharap kegiatan “Jakarta Fire Safety Challenge” yang digelar Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta dapat meningkatkan kompetensi para anggotanya.

    “Saya sungguh menyambut baik inisiasi untuk menyelenggarakan kegiatan ini sebagai upaya membina dan meningkatkan keterampilan pengelola gedung maupun relawan pemadam kebakaran dalam mencegah, menghadapi, serta menanggulangi kebakaran di Jakarta,” kata Pramono saat memberi sambutan di Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin.

    Berfokus pada keterampilan fisik, mental, intelektual, serta kerja sama tim, Pramono juga berharap kegiatan tahunan tersebut dapat membangun kesadaran bersama tentang pentingnya pencegahan dan penanggulangan kebakaran secara masif.

    Selain itu, Pramono menilai keikutsertaan 440 orang relawan pemadam kebakaran yang berasal dari 44 tim kecamatan, serta 1.456 orang yang merupakan tim tanggap darurat gedung dari 112 perusahaan menjadi bukti nyata komitmen dan kepedulian bersama untuk menjaga Jakarta.

    “Saya sebagai Gubernur Jakarta sungguh-sungguh menyampaikan terima kasih dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar terus ditingkatkan untuk memastikan penanganan kebakaran dilakukan secara cepat, aman, dan efektif,” kata Pramono.

    Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara melaporkan jenis perlombaan pada kegiatan “Jakarta Fire Safety Challenge” Tahun 2025 itu, yakni kategori tim tanggap darurat bangunan gedung terdiri dari uji ketangkasan pemadaman dengan Apar, hidran dan penyelamatan korban pada ruangan serta P3K.

    Sedangkan kategori relawan pemadam kebakaran terdiri dari uji ketangkasan pemadaman dengan fire blanket, apar dan pompa portable.

    Bayu menjelaskan pelaksanaan perlombaan dilakukan oleh Dinas Gulkarmat DKI Jakarta bekerja sama dengan lembaga, sertifikasi, profesi, proteksi kebakaran, dan asosiasi lainnya.

    “Dewan juri berasal dari Dinas Gulkarmat DKI yang memiliki kecakapan sesuai dengan bidangnya masing-masing,” kata Bayu.

    Lomba tersebut akan dilaksanakan selama empat hari terhitung mulai 15 sampai 19 September 2025.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.