Tag: Pramono Anung

  • Ponsel Pegawai Sudin Parekraf DKI yang Dicopet di Acara Abang None Dikembalikan via Kurir
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        28 September 2025

    Ponsel Pegawai Sudin Parekraf DKI yang Dicopet di Acara Abang None Dikembalikan via Kurir Megapolitan 28 September 2025

    Ponsel Pegawai Sudin Parekraf DKI yang Dicopet di Acara Abang None Dikembalikan via Kurir
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com –
     Kasus pencopetan yang menimpa pegawai Suku Dinas (Sudin) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat, Farhan Fauzan, saat menghadiri acara puncak Abang None Jakarta 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, berakhir damai.
    Dua pelaku pencopetan yang sempat membawa kabur ponsel milik Farhan akhirnya mengembalikan barang curian tersebut.
    “Terima kasih banyak atas semua pihak yang telah membantu penyelidikan kasus ini. Alhamdulilah handpone saya sudah kembali dan saya menyatakan bahwa kasus ini sudah selesai,” ujar Farhan dalam keterangannya, Minggu (28/9/2025).
    Farhan menjelaskan, ponselnya sudah kembali dalam kondisi utuh pada Sabtu (27/9/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.
    Menurutnya, pelaku mengembalikan barang tersebut dengan menggunakan jasa kurir.
    “Pelaku sudah berniat baik untuk mengembalikan dengan cara mengantar menggunakan kurir,” sambungnya.
    Meski sempat dimintai keterangan polisi di Polsek Menteng, Farhan menyatakan tidak akan melanjutkan kasus ini ke ranah hukum.
    “Semalam saya dimintai keterangan untuk datang ke Polsek Menteng guna membuat pernyataan bahwa kasus ini sudah selesai, dan memposting video klarifikasi yang akan ditag kepada semua media yang mengupload video kejadian dan kepada seluruh instansi yang terlibat dalam penanganan kasus ini,” kata Farhan.
    Sebelumnya, ponsel Farhan dicopet oleh dua pria ketika dirinya tengah meliput acara puncak Abang None Jakarta pada Jumat (26/9/2025) malam.
    Aksi pencopetan terjadi tepat saat Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno tiba di lokasi acara.
    Terekam dalam video yang beredar, seorang pria bersweater hitam bertuliskan angka “77” terlihat mengambil ponsel milik Farhan yang sibuk merekam kedatangan rombongan pejabat.
    Ponsel tersebut kemudian diberikan kepada rekannya yang mengenakan kemeja biru dengan jaket hitam.
    Untuk menghindari kecurigaan, pria berkemeja biru itu berpura-pura sibuk merekam layaknya seorang wartawan.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jakarta Kembali Kondusif, Pramono Anung Ajak Warga Jaga Keamanan
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        28 September 2025

    Jakarta Kembali Kondusif, Pramono Anung Ajak Warga Jaga Keamanan Megapolitan 28 September 2025

    Jakarta Kembali Kondusif, Pramono Anung Ajak Warga Jaga Keamanan
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com – 
    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan kondisi Ibu Kota kini semakin aman setelah kericuhan yang terjadi pada Agustus 2025 lalu.
    Hal tersebut disampaikan Pramono saat memberikan sambutan dalam acara Jaga Jakarta Penuh Warna di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (28/9/2025).
    “Saya jalan dari Gelora Bung Karno (GBK) ke Bundaran HI dan semua tempat penuh sesak seperti ini. Ini menunjukkan Jakarta sudah betul-betul aman,” ungkap Pramono di kawasan Bundaran HI.
    Ia juga mengajak masyarakat menjaga keamanan serta kenyamanan Jakarta agar menjadi kota yang ramah untuk semua kalangan.
    “Mari kita jaga bersama agar Jakarta menjadi nyaman, aman, dan sekaligus semua orang yang datang ke Jakarta merasa dirinya dihargai dan dihormati serta mendapatkan kesempatan yang sama,” tambahnya.
    “Jaga Jakarta, jaga hati kita, mudah-mudahan mendapatkan keberkahan dan rezeki yang banyak,” tuturnya.
    Kerusuhan pada Jumat (29/8/2025) lalu menyebabkan 22 halte TransJakarta rusak.
    Dari jumlah tersebut, enam halte terbakar dan dijarah, sementara 16 lainnya mengalami kerusakan akibat vandalisme dan coretan. Satu pintu tol juga ikut terdampak.
    Selain berfungsi sebagai titik transportasi, halte-halte ini kini menjadi pengingat penting agar kejadian serupa tidak terulang di Jakarta.
    Acara Jaga Jakarta Penuh Warna juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, yang tiba sekitar pukul 07.00 WIB bersama Sekretaris Daerah Marullah Matali dan sejumlah kepala dinas.
    Kedatangan Rano langsung disambut meriah oleh masyarakat di sekitar panggung utama.
    Sejumlah warga, mulai dari remaja hingga ibu-ibu, terlihat antusias meminta berfoto dengan Wakil Gubernur.
    Setelah melayani foto bersama, Rano menuju tribun VVIP untuk menyaksikan rangkaian pertunjukan.
    Kawasan Bundaran HI saat itu dipadati masyarakat yang ingin menikmati pawai budaya, pertunjukan seni, serta aktivitas olahraga.
    Di atas panggung, Rano sempat menyampaikan sambutan singkat. Tak lama kemudian, Gubernur Pramono Anung tiba usai mengikuti agenda lari pagi.
    “Selamat datang Gubernur Jakarta,” ucap Rano Karno disambut tepuk tangan warga yang memadati kawasan Bundaran HI.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 5 Keringanan Pajak Jakarta 2025: Dari Rumah Pertama hingga Kendaraan
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        28 September 2025

    5 Keringanan Pajak Jakarta 2025: Dari Rumah Pertama hingga Kendaraan Megapolitan 28 September 2025

    5 Keringanan Pajak Jakarta 2025: Dari Rumah Pertama hingga Kendaraan
    Penulis

    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan kebijakan relaksasi pajak daerah untuk tahun 2025.
    Kebijakan ini ditandatangani langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebagai upaya meringankan beban masyarakat, menjaga daya beli, serta mendorong dunia usaha di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
    “Hari ini saya telah menandatangani keputusan Gubernur tentang pengurangan dan pembebasan pajak daerah sebagai bentuk komitmen mendukung pemungutan pajak yang adil dan fair, sekaligus melihat perkembangan dunia usaha saat ini yang memang memerlukan insentif yang harus diberikan oleh pemerintah Jakarta,” kata Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/9/2025)
    Beberapa jenis pajak yang mendapatkan pengurangan maupun pembebasan di Jakarta meliputi:
    1. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
    Tujuannya, mempermudah keluarga muda memiliki rumah pertama yang layak.
    “Sehingga mereka lebih mudah memiliki tempat tinggal layak untuk memulai kehidupan barunya,” kata Pramono.
    2. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk Sekolah Swasta
    Bebas pajak 100 persen bagi yayasan penyelenggara pendidikan dasar dan menengah (sebelumnya hanya 50 persen).
    Kebijakan ini diharapkan membantu sekolah swasta fokus meningkatkan kualitas pendidikan tanpa beban pajak tinggi.
    “Tujuannya agar sekolah-sekolah swasta bisa fokus pada peningkatan kualitas pendidikan tanpa terbebani pajak yang tinggi. Sehingga biaya sekolah bagi orang tua juga bisa lebih terjangkau,” ujar Pramono.
    3. Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Kesenian dan Hiburan
    Potongan 50 persen untuk pertunjukan film, seni budaya, edukasi, amal, dan sosial.
    Relaksasi ini untuk mendorong sektor kreatif sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap hiburan dan edukasi dengan biaya lebih terjangkau.
    4. Pajak Reklame
    Dibebaskan untuk reklame di dalam ruangan seperti kafe, restoran, dan ruko.
    Langkah ini ditujukan untuk memudahkan UMKM dan usaha kecil menengah mempromosikan produk mereka.
    5. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)
    Keringanan diberikan bagi kendaraan dengan nilai di atas harga pasar, sehingga pemilik kendaraan lama atau sederhana tetap dapat membayar pajak tanpa memberatkan ekonomi keluarga.
    “Harapannya ini dapat membantu masyarakat yang memiliki kendaraan lama atau sederhana agar tetap bisa membayar pajak dengan lebih ringan,” jelas Pramono.
    Selain itu, pembebasan pajak yang sudah ada tetap berlaku, seperti untuk veteran, keluarga tidak mampu, dan korban bencana. Beberapa keringanan bahkan diberikan secara otomatis tanpa perlu pengajuan.
    Pramono menegaskan bahwa kebijakan relaksasi pajak ini telah melalui kajian mengenai penerimaan daerah dan kondisi kas Pemprov DKI.
    “Sehingga dengan demikian karena aman, saya mendapatkan masukan dari Bu Lusiana (Kepala Bapenda DKI Jakarta) untuk kita berani memberikan insentif yang lebih supaya gairah pasarnya akan lebih dari itu,” ucap Pramono.
    Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Lusiana Herawati, memastikan kondisi penerimaan daerah berada dalam posisi aman.
    Menurutnya, Pemprov DKI juga mempercepat pengadaan barang dan jasa untuk menstimulasi pasar.
    “Untuk 2025, sudah dilakukan percepatan di pengadaan barang dan jasa. Sebentar lagi juga kan APBD perubahan diketok. Nanti pada saat sudah diketok, maka kita langsung kucurkan semua,” ujar Lusiana.
    Melalui relaksasi pajak ini, Pemprov DKI berharap iklim usaha di Jakarta semakin bergairah, masyarakat lebih ringan dalam memenuhi kewajiban pajak, dan perputaran ekonomi di Jakarta terus membaik.
    “Yang paling utama adalah untuk menggairahkan pasar. Karena bagaimanapun dalam kondisi ekonomi yang seperti ini, pasar kita berikan insentif atau stimulan supaya mereka lebih bergairah,” kata Pramono.
    (Reporter: Ruby Rachmadina, Ridho Danu Prasetyo | Editor: Akhdi Martin Pratama, Abdul Haris Maulana)
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Gubernur Pramono Anung Lepas 5.000 Peserta Amartha Run di GBK
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        28 September 2025

    Gubernur Pramono Anung Lepas 5.000 Peserta Amartha Run di GBK Megapolitan 28 September 2025

    Gubernur Pramono Anung Lepas 5.000 Peserta Amartha Run di GBK
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com –
     Gubernur Jakarta Pramono Anung melepas ribuan pelari dalam ajang Amartha Run 2025 yang berlangsung di Plaza Barat, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu (28/9/2025).
    Pramono melepas para peserta bersama mantan Menteri Pariwisata Sandiaga Uno dan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.
    Prosesi pelepasan dilakukan pukul 05.48 WIB dengan membentangkan bendera start hitam-putih serta membunyikan terompet.
    Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan semangat dan dukungan penuh bagi para pelari.
    “10 k Amartha semoga memecahkan rekornya masing-masing, bahagia, aman, dan pemerintah Jakarta memberikan dukungan penuh,” ungkap Pramono di kawasan GBK.
    Pendiri Amartha, Andi Taufan, menyebut tahun ini kegiatan Amartha Run diikuti sekitar 5.000 pelari.
    “Ini tahu kedua menyelenggarakan evant ini, sekitar 5000 pelari hari ini,” ungkapnya.
    Ia juga memberikan semangat kepada para peserta yang menargetkan pencapaian khusus.
    “Untuk pelari yang memiliki target hari ini, semangat ya,” jelas Andi.
    Usai memberikan sambutan dan melepas peserta, Pramono bersama Sandiaga Uno, Rudiantara, dan Andi Taufan ikut berlari bersama ribuan peserta lainnya.
    Amartha Run 2025 menghadirkan beberapa kategori lomba, mulai dari 10 kilometer (10K) hingga
    Half Marathon
    dengan jarak 21 kilometer.
    Selain itu, terdapat juga kategori khusus
    Kids Dash
    untuk anak-anak, sehingga acara ini bisa dinikmati lintas usia.
    Seluruh lomba dimulai dari Plaza Barat Gelora Bung Karno (GBK) dan melintasi kawasan utama Jakarta.
    Jalur lari diarahkan ke koridor protokol Jakarta, termasuk kawasan Sudirman–Thamrin, dengan titik akhir kembali ke Stadion Madya GBK.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ponsel Pegawai Sudin Parekraf Dicopet Saat Liput Pramono-Rano di Acara Abang None Jakarta
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        27 September 2025

    Ponsel Pegawai Sudin Parekraf Dicopet Saat Liput Pramono-Rano di Acara Abang None Jakarta Megapolitan 27 September 2025

    Ponsel Pegawai Sudin Parekraf Dicopet Saat Liput Pramono-Rano di Acara Abang None Jakarta
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Dua pria nekat mencopet ponsel milik seorang pegawai Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat saat puncak Abang None Jakarta 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (29/9/2025) malam.
    Dari video yang dibagikan Kepala Seksi Industri Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekref) Jakarta Barat, Sanyoto, kedua pelaku melancarkan aksinya saat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno tiba di lokasi acara tersebut.
    Tepat di sisi kanan Pramono Anung, seorang copet yang mengenakan “sweater” hitam bertuliskan angka “77”, beraksi mengambil telepon seluler (ponsel) milik korban bernama Farhan Fauzan.
    Dalam rekaman itu, Farhan tengah sibuk memagang kamera untuk meliput kedatangan orang nomor 1 dan 2 di Jakarta itu.
    Setelah ponsel diambil oleh pria yang mengenakan sweater hitam, pelaku langsung memberikannya kepada rekannya.
    Pria itu mengenakan kemeja biru yang dibalut jaket hitam. Saat kedatangan Pramono-Rano, pria berkemeja rapi itu pura-pura merekam layaknya seorang wartawan.
    Kejadian itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Industri Suku Dinas (Sudin) Parekref Jakarta Barat, Sanyoto.
    “Iya benar (pencopetan dialami pegawai Parekraf Jakbar). Beritanya juga sudah diviralkan,” ujar Sanyoto dilansir dari Antara, Sabtu (27/9/2025).
    Korban saat itu tengah ditugaskan untuk meliput acara Puncak Abang None 2025.
    “Dia sedang ditugaskan meliput juga. Semalam kejadiannya di Graha Budaya Bakti TIM Jakarta Pusat,” kata dia.
    Sanyoto juga mengatakan, korban akan membuat laporan ke polisi.
    Sementara itu, Kapolsek Menteng, Kompol Reza Rahandi mengaku bakal mengecek perkara tersebut.
    “Belum ada laporan. Nanti kami konfirmasi ke penyidik,” kata Reza.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Akhir Penantian 20 Tahun! Pramono Bongkar Tiang Monorel Mangkrak

    Akhir Penantian 20 Tahun! Pramono Bongkar Tiang Monorel Mangkrak

    Y

    OlehYoga NugrahaDiperbaharui 14 Jan 2026, 11:30 WIB

    Diterbitkan 14 Jan 2026, 11:20 WIB

    Setelah hampir dua dekade terbengkalai, deretan tiang monorel di median Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, resmi mulai dibongkar. Pembongkaran awal dihadiri langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno pada Rabu (14/1).

  • Waka DPRD DKI Sentil Jasa Marga, Usul Perbaikan Gerbang Tol Dini Hari

    Waka DPRD DKI Sentil Jasa Marga, Usul Perbaikan Gerbang Tol Dini Hari

    Jakarta

    Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco menyentil langkah Jasa Marga sempat mendadak menutup sejumlah Gerbang Tol (GT) secara bersamaan hingga mengakibatkan beberapa ruas jalan di Jakarta mengalami macet parah. Basri menyebut pihak Jasa Marga tak melakukan koordinasi mengenai ini.

    “Koordinasi dulu dengan semua pihak jangan jalan sendiri akhirnya bikin macet parah. Merugikan banyak orang,” kata Basri kepada wartawan, Sabtu (27/9/2025).

    Basri menilai seharusnya penutupan sementara terhadap sejumlah GT dilakukan hanya pada dini hari atau akhir pekan. Menurutnya, proses perbaikan GT seharusnya dilakukan di luar jam padat.

    “Iya seharusnya Jasa Marga juga kira-kira lah kalau mau perbaikan di daerah padat begitu, hari libur atau setelah jam 12 malam. Di mana aktivitas kendaraan sudah tidak terlalu padat,” ujarnya.

    Lebih lanjut, politikus Golkar itu menyerahkan kepada Pemprov DKI untuk berkoordinasi dengan Jasa Marga mengenai permasalahan ini. Dia menyebut pihaknya belum perlu melakukan pemanggilan terkait evaluasi.

    “Teknisnya saya rasa eksekutif sudah koordinasi. Rasanya Dewan belum perlu sampai memanggil kalau eksekutif sudah koordinasi,” kata Basri.

    Mengenai perbaikan sejumlah GT, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga telah memberikan atensi. Ia meminta pekerjaan perbaikan tidak dilakukan pada jam sibuk agar tidak mengganggu mobilitas warga.

    “Jangan lagi dilakukan ketika jam banyak masyarakat sedang bertransportasi, berangkat atau pulang kerja. Kalau mau melakukan ya hari libur,” kata Pramono di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (25/9).

    “Itu dilakukan secara bersamaan, sehingga menyebabkan kemacetan. Jadi tadi saya sudah minta kepada Dinas Perhubungan untuk mengoordinasikan,” ujarnya.

    Jasa Marga telah memberikan penjelasan mengenai perbaikan gerbang tol ini. Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad Ginanjar Bekti R menjelaskan penutupan sementara sejumlah GT tersebut ialah di Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit. Dia menyebut penutupan parsial itu untuk mempercepat proses perbaikan GT yang rusak imbas demo berujung ricuh pada Agustus lalu.

    “Terpantau peningkatan kepadatan di jalan arteri (non tol) diduga akibat peningkatan volume lalu lintas dan imbas dari penutupan parsial beberapa gerbang tol di ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit. Penutupan parsial ini sebagai langkah percepatan perbaikan pada gerbang tol yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat aksi unjuk rasa,” kata Ginanjar kepada wartawan, Rabu (24/9).

    Halaman 2 dari 2

    (fca/lir)

  • Pramono Anung Flag Off wondr ITB Ultra Marathon 2025, Rutenya Jakarta-Bandung

    Pramono Anung Flag Off wondr ITB Ultra Marathon 2025, Rutenya Jakarta-Bandung

    Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan flag off di perhelatan wondr ITB Ultra Marathon 2025 di Grha BNI, Jakarta Pusat, pada Jumat (26/9/2025) malam. Peserta yang turut hadir tampak begitu antusias mengikuti perlombaan dengan total jarak sekitar 180 km dari Jakarta-Bandung ini.

    Berdasarkan pemantauan detikcom pada pukul 21.00 WIB, peserta terlihat begitu antusias mengikuti perlombaan. Pada saat flag off, Pramono didampingi oleh Rektor Institut Teknologi Bandung Tatacipta Dirgantara, dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, pihak sponsor, serta pimpinan panitia.

    Dirgantara menuturkan event ini bukan hanya perlombaan lari, tapi juga menjadi ajang pertemuan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) serta pengumpulan sumbangan Dana Lestari.

    “Ini adalah event yang luar biasa dan harapannya dengan acara ini kita akan semakin guyub, semakin banyak ide-ide yang bisa dikerjakan bersama. Sampai malam ini terkumpul lebih dari Rp 950 juta rupiah untuk Dana Lestari dari 550-an donatur,” kata Dirgantara ketika membuka perlombaan, Jumat (26/9/2025).

    Ketua Panitia Pelaksana wondr ITB Ultra Marathon 2025, Aleks Suhanto mengungkapkan pihaknya akan terus memastikan keamanan pelari yang turut serta. Pihaknya telah menyiapkan tim medis, ambulans, hingga fisioterapis bagi yang membutuhkan.

    Aleks berharap acara berjalan lancar hingga selesai dan para pelari bisa menyelesaikan lomba dengan aman.

    “Nggak muluk-muluk (target pesertanya), event terakhir itu itu 3.500 pelari, tahun ini target 3.600 pelari. Alhamdulillah ternyata malah melebihi target sanking antusiasnya karena kategorinya bukan cuma alumni, tapi umum juga. Tercapai 3.775 pelari total, kami sangat bahagia sekali,” kata Aleks ketika berbincang dengan detikcom.

    wondr ITB Ultra Marathon 2025 dengan tema ‘Run for Stronger Unity in Diversity’ digelar selama 26-28 September 2025 dengan melibatkan total lebih dari 5 ribu peserta. Ini terdiri dari 3.775 pelari ultra-marathon 180 km dan 1.550 peserta fun run.

    Acara ini menjadi tradisi tahunan yang mempertemukan alumni ITB serta komunitas pelari dari seluruh Indonesia. Pada tahun ini, wondr ITB Ultra Marathon 2025 juga menegaskan komitmen dalam memperkuat Dana Lestari ITB, pilar berkelanjutan pendidikan tinggi, riset, dan kontribusi ITB bagi Indonesia.

    Ajang wondr ITB Ultra Marathon 2025 dibagi menjadi beberapa kategori. Ini meliputi individu 180K, relay 2 dengan jarak 90K, relay 4 dengan jarak 45K, relay 8 dengan jarak 22K, dan relay 16 dengan jarak 11K. Cut off time untuk kompetisi ini 38 jam berakhir pada Minggu, 28 September 2025 dengan garis finish di kampus ITB.

    wondr ITB Ultra Marathon 2025 bakal memberikan hadiah total lebih dari Rp 300 juta untuk peserta yang berhasil naik podium utama.

    (avk/kna)

  • Pemilihan Abang None Jakarta simbol optimisme generasi muda

    Pemilihan Abang None Jakarta simbol optimisme generasi muda

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan pemilihan Abang None Jakarta merupakan simbol optimisme generasi muda yang menjaga tradisi Betawi agar terus berdampingan dengan perkembangan zaman.

    “Pemilihan Abang None Jakarta merupakan simbol optimisme generasi muda yang menjaga tradisi Betawi, menggambarkan pesona Jakarta sekaligus meneguhkan sebagai kota global yang berbudaya,” kata dia dalam Malam Final Pemilihan Abang None Jakarta 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jumat malam.

    Pramono lalu menyampaikan pemilihan Abang None Jakarta bukan sekadar ajang kompetisi. Hal ini kata dia, bisa terlihat dari bangganya anak muda Jakarta dalam berbudaya Betawi.

    “Ini adalah bukti bahwa melestarikan tradisi dan meraih masa depan dapat berjalan beriringan,” kata dia.

    Menurut Pramono, keberadaan Abang None Jakarta sangat penting untuk menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi. Melalui Abang None, imbuh dia, Pemprov DKI ingin menunjukkan modernitas bisa berpadu dengan kearifan lokal.

    Karena itu, bagi Pramono, Abang None Jakarta bukan hanya ikon budaya, tetapi juga agen perubahan dalam promosi pariwisata, ekonomi kreatif, dan pembangunan kota.

    Gubernur Pramono berharap Abang None Jakarta tidak hanya menjadi teladan dalam menjaga tradisi, tetapi juga mampu menginspirasi generasi muda lain untuk ikut berkontribusi membangun Jakarta yang lebih maju, ramah, dan membanggakan.

    Adapun pemenang Abang dan None Jakarta 2025 yakni David Leon Bijlsma dari Jakarta Timur dan Farel Larasati (Defa) dari Jakarta Pusat.

    Sementara Wakil 1 Abang None Jakarta 2025 yaitu pasangan Muchamad Raynald Ghazali (Jakarta Selatan) – Naomyscha Attalie Maza (Jakarta Barat) dan Wakil 2 pasangan Muhammad Fathi Umar (Jakarta Pusat) – Isabel Tramp (Jakarta Selatan).

    Harapan 3 yakni pasangan Randall Aginta (Jakarta Pusat) – Naila Azizah (Jakarta Utara), Harapan 2 pasangan Muhammad Faruqi (Kepulauan Seribu) – Arghea Nurazlia Siswono Putri (Jakarta Barat), serta Harapan 1 pasangan Jonathan Marco Christo (Jakarta Selatan) – Alika Najma Alex (Jakarta Timur).

    Lalu, Juara Favorit Abang None Jakarta 2025 pasangan Muhammad Faruqi (Kepulauan Seribu) – Naila Azizah (Jakarta Utara).

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pramono tekankan pentingnya komunikasi dalam pimpin Jakarta

    Pramono tekankan pentingnya komunikasi dalam pimpin Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menekankan soal pentingnya komunikasi, transparansi hingga membangun kepercayaan publik dalam memimpin Ibu Kota.

    “Seperti kita ketahui bersama, Jakarta sekarang ini menjadi kota global nomor 74 dari 156 negara. Dan ini menjadi tantangan secara khusus bagi saya untuk bisa bagaimana caranya memperbaiki, sehingga dengan demikian komunikasi menjadi salah satu kata kunci utama,” kata Pramono saat menyampaikan kuliah umum di Universitas Padjajaran, Bandung, Jumat.

    Pramono mengaku, untuk menyelesaikan persoalan-persoalan di Jakarta yang setiap hari selalu ada dan berganti, ia selalu menerapkan ilmu yang ia dapat sebagai doktor komunikasi.

    “Beberapa prinsip ‘good governance’ yang saya terapkan di dalam proses komunikasi yang pertama tentunya harus inklusif. Mendengarkan apa yang menjadi keinginan masyarakat,” kata Pramono.

    Menurut Pramono, hal ini penting mengingat jumlah penduduk Jakarta sangat banyak dengan beragam kebutuhan dan keinginan.

    Di samping itu, Pramono menilai hadirnya media sosial kini juga sangat membantu dalam berkomunikasi dengan masyarakat luas.

    Sehingga, Pramono pun dapat memantau setiap keluhan hingga kritik masyarakat terhadap dirinya melalui media sosial.

    Pramono juga menekankan soal gaya komunikasi seorang pemimpin ketika berhadapan dengan publik.

    Menurut Pramono, pemimpin bisa saja memilih pendekatan emosional. Namun, dirinya mengaku lebih nyaman menggunakan cara yang berbeda.

    “Komunikasi itu kan pilihan, kita bisa memilih emosi atau yang seperti apa. Nah, saya memilih berkomunikasi dan menyelesaikan berbagai persoalan dengan hati serta mendengarkan semua kritik atau masukan dari masyarakat,” kata Pramono.

    Tak hanya itu, Pramono juga menyoroti pentingnya transparansi sebagai salah satu kata kunci untuk membangun Jakarta.

    Sebab dengan transparansi, tegasnya, maka kepercayaan warga Jakarta juga akan meningkat.

    “Kepercayaan rakyat itu harus dibangun dengan keteladanan. Saya ini orang yang tetap ‘on time’. Sekarang di Balai Kota semuanya ‘on time’. Sebab saya terbuka, bagi siapa pun yang tidak ‘on time’ . Rapat terlambat, lebih baik tidak masuk. Membangun kultur yang seperti harus butuh keteladanan,” kata Pramono.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.