Tag: Pramono Anung

  • Prabowo Gelar Akad Massal 26 Ribu KPR FLPP, Terbesar Sepanjang Sejarah – Page 3

    Prabowo Gelar Akad Massal 26 Ribu KPR FLPP, Terbesar Sepanjang Sejarah – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melaksanakan akad massal 26.000 KPR Sejahtera FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) sekaligus penyerahan kunci rumah kepada 17 segmentasi perwakilan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

    Gelaran akad massal ini dilakukan secara hybrid, tersebar di 100 titik di 33 provinsi melalui 39 bank penyalur FLPP. Dengan lokasi kegiatan berpusat di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9/2025).

    Prabowo mengatakan, ini jadi momen perdana hadir dalam seremoni peresmian di sektor perumahan selama hampir 1 tahun menjabat sebagai RI 1.

    “Terima kasih atas undangan ini, saya sangat bangga, sangat bahagia dan sangat apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras. Sehingga hal ini bisa kita wujudkan bisa kita hasilkan sampai dengan acara hari ini,” ujar Prabowo.

    Tak hanya Prabowo, akad massal ini turut dihadiri sejumlah jajaran di Kabinet Merah Putih. Mulai dari Menteri Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.

    Lalu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, hingga Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho.

  • Viral Copet Beraksi Depan Pramono, Pelaku Balikin HP Korban Via Kurir

    Viral Copet Beraksi Depan Pramono, Pelaku Balikin HP Korban Via Kurir

    Jakarta

    Seorang pegawai Pemprov DKI Jakarta dicopet saat bertugas dalam acara Abang None di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Pencopet mengembalikan handphone (HP) korban melalui kurir.

    “Pelaku sudah berniat baik untuk mengembalikan dengan cara mengantar menggunakan kurir,” kata korban melalui keterangan dari Kasie Industri Sudin Parekraf Jakbar, Sanyoto, Senin (29/9/2025).

    Korban yang diketahui bernama Farhan Fauzan itu menjadi korban pencopetan saat acara pemilihan Abang None Jakarta digelar di TIM pada Jumat (26/9). Korban telah menerima HP yang dikembalikan pada Sabtu (27/9).

    Setelah itu, dia mendatangi Polsek Metro Menteng untuk dimintai keterangan terkait kasus pencopetan ponselnya. Dia berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.

    “Terima kasih banyak semua yang telah membantu Ojan dalam kasus ini, alhamdulillah atas bantuan Bapak-Ibu, HP saya sudah kembali dengan utuh,” katanya.

    Viral di Medsos

    Kasus pencopetan HP pegawai Pemprov Jakarta itu terjadi di acara pemilihan Abang None Jakarta di TIM. Rekaman video pencopet mengambil HP korban viral di medsos.

    Dalam video, terlihat pencopetan HP itu terjadi tepat saat Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno (Doel) berjalan di depan perekam video. Di dalam video tampak ada penyerahan HP yang diduga diambil dari korban.

    Korban dinarasikan mengenakan kemeja berwarna putih. Saat Pramono-Rano berjalan memasuki tempat acara, pelaku disebut melakukan aksinya di tengah kerumunan.

    Dalam video itu, dinarasikan pelaku berjumlah dua orang yang membagi tugas. Terduga pelaku pertama mengenakan sweater bertugas mengambil ponsel dan terduga pelaku kedua bertugas menyimpan ponsel yang diambil tersebut.

    Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandhi mengatakan pihaknya sedang menyelidiki peristiwa tersebut. Polisi meminta keterangan saksi di lokasi untuk mengusut dugaan pencopetan ponsel tersebut.

    “Masih kita selidiki, masih kita mintai keterangan dan kumpulkan alat bukti. Sampai saat ini belum laporan,” kata Kompol Rezha, Sabtu (27/9).

    Halaman 2 dari 2

    (jbr/mei)

  • DKI kemarin, kebakaran rumah di Tamansari hingga Piala Gubernur

    DKI kemarin, kebakaran rumah di Tamansari hingga Piala Gubernur

    Jakarta (ANTARA) – Sederet peristiwa terjadi di Jakarta pada Minggu (28/9), mulai dari kebakaran rumah di Tamansari, Jakarta Barat hingga ratusan pesilat bersaing untuk memperebutkan Piala Gubernur.

    Berikut sejumlah berita yang dapat disimak kembali untuk menemani aktivitas Anda pada pagi hari ini:

    1. Pemadaman kebakaran rumah di Tamansari terkendala sumber air

    Jakarta (ANTARA) – Pemadaman kebakaran rumah di Kelurahan Tangki, Tamansari, Jakarta Barat terkendala jauhnya sumber air dan padatnya permukiman warga.

    “Kendalanya sumber air, kemudian rumah yang padat, agak cepat perambatannya. Tapi ini lompatan api, karena angin kencang, situasi panas, tahu-tahu ada lompatan ke RW lain (dari RW 06 ke RW 05),” kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syarif di lokasi, Minggu.

    Selengkapnya

    2. Bansos KAJ dan KPDJ untuk September 2025 mulai disalurkan

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menyalurkan bantuan sosial Pemenuhan Kebutuhan Dasar kepada penerima manfaat Kartu Anak Jakarta (KAJ), Kartu Lansia Jakarta (KLJ) dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) untuk periode September 2025.

    Selanjutnya

    3. Ini kata legislator DKI terkait MBG

    Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Lukmanul Hakim, menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu dievaluasi, namun tidak dihentikan karena hingga saat ini sudah dirasakan manfaatnya oleh lebih dari 20 juta anak sekolah, ibu hamil dan penerima lainnya di 38 provinsi Indonesia.

    Selengkapnya

    4. DKI siap adakan “Jakarta Penuh Warna” setiap bulan

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap mengadakan acara seni dan budaya untuk masyarakat bertajuk “Jakarta Penuh Warna” saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, setiap bulan.

    Selanjutnya

    5. Ratusan pesilat Betawi perebutkan Piala Gubernur Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Ratusan pesilat Betawi dari berbagai wilayah di Jakarta memamerkan kemampuan terbaiknya untuk memperebutkan Piala Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu.

    Berkumpulnya 150 jagoan silat dari Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat itu untuk mengikuti “Festival Pencak Silat Betawi”.

    Selengkapnya

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Drama Copet Ponsel di Acara Abang None: Terjadi Depan Pramono-Rano, Dikembalikan via Kurir
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        29 September 2025

    Drama Copet Ponsel di Acara Abang None: Terjadi Depan Pramono-Rano, Dikembalikan via Kurir Megapolitan 29 September 2025

    Drama Copet Ponsel di Acara Abang None: Terjadi Depan Pramono-Rano, Dikembalikan via Kurir
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Dua pria nekat mencopet ponsel milik seorang pegawai Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Barat saat malam puncak Abang None Jakarta 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (29/9/2025).
    Aksi kedua copet itu terekam dalam video yang dibagikan Kepala Seksi Industri Sudin Parekraf Jakarta Barat, Sanyoto.
    Dalam rekaman video tersebut, pelaku yang mengenakan sweter hitam bertuliskan angka “77” terlihat mengambil ponsel milik korban, Farhan Fauzan.
    Setelah itu, pelaku langsung menyerahkan ponsel tersebut kepada rekannya yang memakai kemeja biru berbalut jaket hitam. Pria itu berpura-pura merekam acara layaknya seorang wartawan.
    Sanyoto membenarkan kejadian pencopetan tersebut yang terjadi saat kedatangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno.
    “Iya benar (pencopetan dialami pegawai Parekraf Jakbar). Beritanya juga sudah diviralkan,” ujar Sanyoto dilansir dari
    Antara
    , Sabtu (27/9/2025).
    Kala itu, Farhan sedang memegang kamera untuk meliput kedatangan Pramono dan Rano Karno.
    “Dia sedang ditugaskan meliput juga. Semalam kejadiannya di Graha Budaya Bakti TIM Jakarta Pusat,” kata dia.
    Sanyoto berujar, korban berencana melaporkan kasus tersebut ke polisi. Namun, Kapolsek Menteng Kompol Reza Rahandi mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan resmi dari korban.
    “Belum ada laporan. Nanti kami konfirmasi ke penyidik,” kata Reza.
    Kasus yang sempat membuat geger ini berakhir damai. Farhan menyampaikan bahwa ponselnya dikembalikan dalam kondisi utuh oleh pelaku pada Sabtu (27/9/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.
    “Pelaku sudah berniat baik untuk mengembalikan dengan cara mengantar menggunakan kurir,” ujar Farhan dalam keterangannya, Minggu (28/9/2025).
    Farhan memutuskan untuk memaafkan kedua pelaku dan tidak melanjutkan kasus ke ranah hukum. Ia menilai pengembalian ponsel menjadi bentuk iktikad baik dari pelaku.
    “Semalam saya dimintai keterangan untuk datang ke Polsek Menteng guna membuat pernyataan bahwa kasus ini sudah selesai, dan memposting video klarifikasi yang akan ditag kepada semua media yang meng-
    upload
    video kejadian dan kepada seluruh instansi yang terlibat dalam penanganan kasus ini,” kata Farhan.
    Dengan begitu, kasus pencopetan yang sempat menyedot perhatian publik ini dinyatakan tuntas tanpa proses hukum lebih lanjut.
    (Sumber: Antara. Reporter: Shinta Dwi Ayu | Editor: Mohamad Bintang Pamungkas)
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Media Malaysia Soroti Transportasi Jakarta Ungguli Kuala Lumpur

    Media Malaysia Soroti Transportasi Jakarta Ungguli Kuala Lumpur

    Jakarta, CNBC Indonesia – Media Malaysia, Sinar Daily, menyoroti pencapaian Jakarta yang berhasil melampaui Kuala Lumpur dalam daftar kota dengan sistem transportasi umum terbaik di dunia.

    “Menurut survei majalah gaya hidup global Time Out, Jakarta menempati peringkat ke-17 dunia dan kedua di Asia Tenggara, hanya kalah dari Singapura,” demikian laporan media tersebut, dikutip Minggu (28/9/2025).

    Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut kemenangan ini dinilai mencerminkan komitmen Jakarta dalam meningkatkan infrastruktur transportasi publik, mulai dari MRT, LRT, TransJakarta, hingga integrasi antarmoda.

    “Dari 50 kota, lebih dari 18.000 responden yang disurvei, Jakarta kini berada di peringkat ke-17. Di Asia Tenggara, kita hanya kalah dari Singapura. Kita lebih baik daripada Kuala Lumpur, Manila, bahkan Bangkok,” ujar Pramono disebut dalam Sinar Daily.

    Foto: Foto kolase LRT Jakarta, MRT Jakarta, dan TransJakarta. (CNBC Indonesia)
    Foto kolase LRT Jakarta, MRT Jakarta, dan TransJakarta. (CNBC Indonesia)

    Hasil survei yang sama juga menempatkan Jakarta sejajar dengan kota-kota dunia seperti Hong Kong, London, Wina, hingga Zurich.

    Sinar Daily menyebut capaian tersebut sebagai perkembangan signifikan bagi Jakarta, yang selama ini identik dengan kemacetan.

    “Jakarta kini lebih unggul daripada Kuala Lumpur dalam urusan transportasi umum,” tulis media itu.

    Pengamat menilai, keberhasilan Jakarta bisa menjadi momentum untuk memperkuat investasi pada transportasi publik sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi.

    (tfa/wur)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Copet Beraksi di Samping Gubernur Pramono saat Acara Abang None Berlangsung di TIM, iPhone 13 Pro Max Hilang

    Copet Beraksi di Samping Gubernur Pramono saat Acara Abang None Berlangsung di TIM, iPhone 13 Pro Max Hilang

    JAKARTA – Aksi pencopetan terjadi pada kegiatan Abang None Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM), Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

    Kali ini korban merupakan pegawai Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Jakarta Barat, Farhan Fauzan.

    Korban kehilangan iPhone 13 Pro Max miliknya yang dicuri dua orang komplotan copet. Kejadian terjadi pada Jumat malam, 26 September 2025.

    Padahal, acara tersebut dihadiri Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno. Kejadian aksi pencopetan ponsel itu terekam kamera amatir.

    Aksi itu dilakukan pelaku ketika korban beserta Gubernur dan Wakil Gubernur tengah berjalan. Sementara korban berada diantara rombongan tersebut, termasuk kedua pelaku copet.

    Dalam rekaman video, terlihat satu pelaku menyerahkan ponsel hasil curian kepada rekannya. Korban baru menyadari ponselnya hilang ketika meraba saku.

    Pelaku diduga memakai sweater bertuliskan angka 77. Dia terekam mengambil ponsel korban lalu menyerahkannya kepada rekannya.

    Korban baru tersadar saat hendak mengambil ponselnya. Akibat kejadian tersebut, korban alami kerugian jutaan rupiah.

    Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan mengatakan, korban belum membuat laporan di Polres Metro Jakarta Pusat maupun di Polsektro Menteng.

    “Korbannya masih dicari untuk dihimbau membuat LP (laporan polisi) di Menteng,” kata Iptu Ruslan saat dikonfirmasi, Minggu, 27 September 2025.

    Iptu Ruslan memastikan, belum ada laporan masuk di Polres Metro Jakarta Pusat terkait jadian.

    “LP di Polres masih nihil. Namun Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng sudah cek TKP dan menganalisa wajah pelaku,” katanya.

    Penyidik juga sudah mengecek rekaman CCTV terkait kejadian tersebut.

    “Perkaranya masih penyelidikan,” ucapnya.

  • Siap-Siap! Rumah Murah Bakal Dibangun di Jakarta, Ini Bocorannya

    Siap-Siap! Rumah Murah Bakal Dibangun di Jakarta, Ini Bocorannya

    Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan sejumlah terobosan untuk membangun rumah subsidi terutama di tengah kota. Salah satu rencana besar dia adalah membangun proyek itu di DKI Jakarta.

    “Bagaimana ada rumah subsidi di kota. Saya akan bertemu Pak Gubernur Jakarta untuk membahas rencana program rumah subsidi dalam bentuk Rusun,” ungkap pria yang akrab disapa Ara itu dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/9/2025).

    Ara menyatakan sebelumnya sudah dua kali bertemu Gubernur Jakarta Pramono Anung untuk melahirkan satu terobosan, yaitu membangun rumah subsidi di tengah kota. Ia memastikan bahwa subsidi tersebut akan berbentuk rumah susun (rusun), bukan hunian tapak.

    Dalam waktu dekat, Ara menyatakan akan segera mengumumkan skema rumah subsidi di perkotaan tersebut, khususnya di Jakarta. Dalam hal ini ia mengatakan meminta bantuan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hingga Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat alias BP Tapera untuk mewujudkan program rumah subsidi di kota.

    Foto: Muhammad Luthfi Rahman
    Awal Desember 2017, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat capaian Program Satu Juta Rumah sebanyak 765.120 unit rumah, didominasi oleh pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebesar 70 persen, atau sebanyak 619.868 unit, sementara rumah non-MBR yang terbangun sebesar 30 persen, sebanyak 145.252 unit.Program Satu Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo, sekitar 20 persen merupakan rumah yang dibangun oleh Kementerian PUPR berupa rusunawa, rumah khusus, rumah swadaya maupun bantuan stimulan prasarana dan utilitas (PSU), 30 persen lainnya dibangun oleh pengembang perumahan subsidi yang mendapatkan fasilitas KPR FLPP, subsisdi selisih bunga dan bantuan uang muka. Selebihnya dipenuhi melalui pembangunan rumah non subsidi oleh pengembang.Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah mengungkapkan, rumah tapak masih digemari kelas menengah ke bawah.Kontribusi serapan properti oleh masyarakat menengah ke bawah terhadap total penjualan properti mencapai 70%.Serapan sebesar 200.000 unit ini, akan terus meningkat pada tahun 2018 menjadi 250.000 unit.

    “Nanti Tapera, Kementerian Keuangan, dan kami bersama pemda-pemda, terutama di daerah perkotaan membuat skema baru untuk rusun, tapi dengan subsidi. Pada waktunya akan saya sampaikan,” ujar dia.

    Dalam kesempatan tersebut Menteri Ara juga mengungkapkan bahwa pada Senin (29/9/2025) mendatang, akan melakukan akad massal bagi 25 ribu debitur rumah subsidi di Bogor.

    “Dilakukan di Bogor karena pertimbangannya di sana, pengembangnya bagus, berkualitas, sudah kita cek. Yang kedua juga di Bogor dari data kami kemiskinan ekstrim itu dari segi jumlah paling banyak di Kabupaten Bogor. Itu data yang kami terima dari BPS,” sebt dia.

    (wur/wur)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Ratusan pesilat Betawi perebutkan Piala Gubernur Jakarta

    Ratusan pesilat Betawi perebutkan Piala Gubernur Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Ratusan pesilat Betawi dari berbagai wilayah di Jakarta memamerkan kemampuan terbaiknya untuk memperebutkan Piala Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu.

    Berkumpulnya 150 jagoan silat dari Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat itu untuk mengikuti “Festival Pencak Silat Betawi”.

    Kegiatan ini diselenggarakan Bamus Suku Betawi 1982 selama dua hari yang mencakup kategori pelajar dan dewasa, kata Ketua Majelis Adat Bamus Suku Betawi 1982, Nachrowi Ramli dalam keterangannya di Jakarta.

    Dia mengatakan, festival ini bukan sekadar kompetisi, melainkan menjaga dan melestarikan kebudayaan Betawi di Jakarta yang dinilai hampir mengalami kepunahan di tengah kemajuan zaman.

    Dengan kegiatan yang diselenggarakan Bamus Suku Betawi 1982 seperti lomba pantun, lomba tari, lomba kuliner dan lomba silat yang berlangsung hari ini, pihaknya ingin melestarikan serta menjaring bibit-bibit muda dalam mengembangkan dan meningkatkan prestasi.

    “Khususnya, di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi,” ujar pria yang biasa disapa Bang Nara.

    Menurut Ketua Umum Perkumpulan Pencak Silat (PPS) Putra Betawi yang menghimpun 127 perguruan silat aliran Betawi dan merupakan perguruan silat historis pendiri PB IPSI itu, Bamus Suku Betawi 1982 tidak hanya fokus pada kebudayaan khususnya pencak silat.

    Namun, pihaknya akan melakukan pembenahan dan pembentukan sumber daya manusia (SDM) kaum Betawi.

    Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, Bamus Suku Betawi 1982 akan mengumpulkan kembali para pesilat yang saat ini berserakan.

    Termasuk, pencak silat Betawi yang jumlahnya 300-an lebih dan perguruan pencak silat di seluruh DKI yang juga banyak jumlahnya.

    “Sudah saatnya kaum Betawi memimpin di Jakarta,” kata salah satu Penasihat di kepengurusan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) itu.

    Dia sejak kecil menekuni pencak silat dan sudah 40 tahun menjadi pengurus organisasi silat di tanah air.

    Karena itu, kata dia, Bamus Suku Betawi 1982 yang berkomitmen melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi berharap agar sumber daya manusia kaum Betawi terus ditingkatkan.

    Saat ini pihaknya mengambil langkah pematangan SDM. “Apapun alatnya dan senjatanya kalau manusianya tidak pintar akan sia-sia. Karenanya, kita butuh SDM yang pintar menghadapi segala situasi dan kondisi,” katanya.

    Bang Nara menambahkan, pencak silat telah diakui oleh Unesco sehingga PPS Putra Betawi akan merajut persatuan semua aliran silat Betawi yang mencapai 300 aliran.

    Tidak hanya itu, Bamus Suku Betawi 1982 pun akan proaktif untuk memasukkan budaya pencak silat dalam kurikulum pendidikan karena cikal bakal pemimpin akan dimulai dari bawah, yakni melalui unsur pendidikan.

    IPSI juga sudah melakukan penjaringan terhadap bibit berprestasi sebanyak 200 pesilat yang akan ikut dalam pertunjukan pada 2026. “Untuk itu Pemprov DKI juga harus hadir,” tuturnya.

    Pewarta: Syaiful Hakim
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ponselnya yang Dicopet Dikembalikan, Pegawai Sudin Parekraf DKI Maafkan Pelaku
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        28 September 2025

    Ponselnya yang Dicopet Dikembalikan, Pegawai Sudin Parekraf DKI Maafkan Pelaku Megapolitan 28 September 2025

    Ponselnya yang Dicopet Dikembalikan, Pegawai Sudin Parekraf DKI Maafkan Pelaku
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com –
     Pegawai Suku Dinas (Sudin) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat, Farhan Fauzan, memaafkan pelaku pencopetan ponselnya saat menghadiri acara puncak Abang None Jakarta 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025) malam.
    Farhan memilih tidak membawa kasus tersebut ke ranah hukum karena menilai pelaku sudah menunjukkan itikad baik dengan mengembalikan ponsel miliknya.
    “Pelaku sudah berniat baik untuk mengembalikan dengan cara mengantar menggunakan kurir,” ujar Farhan dalam keterangannya, Minggu (28/9/2025).
    Farhan menuturkan, ponselnya kembali pada Sabtu (27/9/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.
    Ia juga sempat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian di Polsek Menteng. Namun, setelah barangnya kembali, ia memutuskan menghentikan proses hukum.
    “Maka dengan ini saya sebagai korban semalam dimintai keterangan untuk datang ke Polsek Menteng guna membuat pernyataan bahwa kasus ini sudah selesai, dan memposting video klarifikasi yang akan ditag kepada semua media yang mengupload video kejadian dan kepada seluruh instansi yang terlibat dalam penanganan kasus ini,” jelas Farhan.
    Farhan pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu penyelidikan hingga ponselnya kembali.
    Sebelumnya, ponsel Farhan dicopet dua pria saat acara puncak Abang None Jakarta berlangsung.
    Aksi itu terjadi ketika Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno tiba di lokasi.
    Dalam rekaman video yang beredar, tampak seorang pria mengenakan sweater hitam bertuliskan angka “77” mengambil ponsel Farhan yang kala itu tengah sibuk meliput kedatangan Pramono dan Rano.
    Ponsel tersebut kemudian diserahkan kepada rekannya yang mengenakan kemeja biru dan jaket hitam.
    Pria berkemeja biru itu lalu berpura-pura merekam suasana acara layaknya seorang wartawan agar tidak menimbulkan kecurigaan.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Cerita Rano Karno Ajak Ojol hingga Pelajar Bersihkan Halte Rusak Pasca Kericuhan
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        28 September 2025

    Cerita Rano Karno Ajak Ojol hingga Pelajar Bersihkan Halte Rusak Pasca Kericuhan Megapolitan 28 September 2025

    Cerita Rano Karno Ajak Ojol hingga Pelajar Bersihkan Halte Rusak Pasca Kericuhan
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com –
     Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, berbagi pengalaman saat mengajak berbagai kalangan masyarakat untuk ikut serta memperbaiki halte Transjakarta yang rusak akibat kericuhan pada Agustus 2025.
    “Karena kebetulan Pak Gubernur tahu saya sopir oplet, saya ajak saja Ojol, Jaga Jakarta kita cat halte-halte, anak SMK anak STM semua kita ajak,” ungkap Rano Karno di kawasan Bundaran HI, Minggu (28/9/2025).
    Rano menyebut, dalam waktu dua hari sejumlah halte yang terdampak kerusuhan berhasil dibenahi.
    “Alhamdulillah kalau kita menghitung dari apa yang pernah terjadi, kira kira dua hari itu semua kita benahi, kita perbaiki,” tuturnya.
    Ia juga menjelaskan bahwa tagline Jaga Jakarta lahir dari inisiatif Gubernur Pramono Anung setelah melihat kondisi Ibu Kota pasca kericuhan.
    “Oleh karenanya Pak Gubernur melahirkan satu tagline Jaga Jakarta. Jadi sebetulnya yang menemukan tagline Jaga Jakarta Pak Gubernur,” jelas Rano.
    Sebelumnya, kerusuhan pada Jumat (29/8/2025) menyebabkan 22 halte Transjakarta mengalami kerusakan.
    Dari jumlah itu, enam halte terbakar dan dijarah, sementara 16 lainnya dirusak dengan vandalisme dan coretan. Satu pintu tol juga ikut terdampak.
    Halte-halte tersebut, selain berfungsi sebagai fasilitas transportasi publik, kini juga menjadi simbol pengingat agar kerusuhan serupa tidak kembali terjadi di Jakarta.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.