Tag: Pramono Anung

  • Langkah Pramono Lindungi Hewan dengan Larangan Daging Anjing dan Kucing
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        13 Oktober 2025

    Langkah Pramono Lindungi Hewan dengan Larangan Daging Anjing dan Kucing Megapolitan 13 Oktober 2025

    Langkah Pramono Lindungi Hewan dengan Larangan Daging Anjing dan Kucing
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Gubernur Jakarta Pramono Anung berencana menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang melarang perdagangan dan konsumsi daging anjing serta kucing.
    Rencana itu muncul setelah Pramono menerima audiensi dari organisasi Dog Meat Free Indonesia (DMFI) yang dipimpin Karin Franken di Balai Kota Jakarta, Senin (13/10/2025).
    “Jadi, mereka menyampaikan beberapa keluhan, usulan, dan tentunya sebagai Gubernur, saya langsung merespons. Ada permintaan untuk membuat Pergub mengenai ‘dog meat free’, jadi daging anjing tidak untuk dikonsumsi di Jakarta. Untuk itu, usulannya ada dua, apakah dalam bentuk Pergub atau Perda,” ujar Pramono.
    Selain itu, langkah tersebut juga diambil untuk mencegah penyebaran penyakit rabies sekaligus memperkuat perlindungan terhadap kesejahteraan hewan.
    Pramono memilih Pergub agar prosesnya lebih cepat, karena kewenangan berada di pemerintah provinsi.
    “Kalau Perda, maka kami nanti akan usulkan kepada DPRD DKI Jakarta. Dengan demikian, mudah-mudahan upaya ini bersambut di legislatif,” katanya.
    Ia menambahkan, dasar hukum pelarangan konsumsi daging anjing dan kucing sebenarnya sudah tercantum dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
    “Sebenarnya, UU yang mengaturnya sudah ada, yaitu UU Nomor 18 Tahun 2012, kebetulan saat itu saya yang pimpinan DPR yang mengetok (palu), sehingga saya tahu, itu UU tentang Pangan,” ungkap Pramono.
    DMFI menyambut baik langkah pemerintah provinsi.
    CEO DMFI Karin Franken menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemprov DKI.
    “Kami sangat mengapresiasi keputusan Gubernur untuk membuatkan Pergub. Kami berterima kasih sekali. Dan saya juga ingin memberitahukan bahwa kemarin sedikit berkomentar di media sosial dan dalam satu jam langsung ditangani oleh Gubernur,” katanya.
    Dokter hewan DMFI Marry Ferdinandes menegaskan pentingnya pelarangan ini sebagai langkah preventif penyebaran rabies di Indonesia.
    “Pelarangan perdagangan daging ini sangat penting, karena kaitannya dengan penyebaran penyakit rabies di Indonesia. Situasi perdagangan daging anjing yang ada di Jakarta juga sangat memprihatinkan dan sangat harus segera dilakukan penindakannya. Sehingga, kami ucapkan terima kasih atas komitmen dari Gubernur yang akan membuat Pergub pelarangan ini,” ujarnya.
    Pergub ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi Jakarta dalam upaya pencegahan penyakit zoonosis sekaligus perlindungan hewan, sejalan dengan hukum nasional yang sudah ada.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Perbaikan JPO Senen-PMJ yang Rusak Parah Imbas Kericuhan Selesai Akhir Tahun

    Perbaikan JPO Senen-PMJ yang Rusak Parah Imbas Kericuhan Selesai Akhir Tahun

    Jakarta

    Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan lift di Senen dan Polda Metro Jaya (PMJ) menjadi salah satu infrastruktur yang rusak berat imbas kericuhan aksi demonstrasi beberapa waktu lalu. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan perbaikan total ditargetkan rampung dan beroperasi pada akhir tahun ini.

    Kementerian PU sebelumnya telah memperbaiki ringan JPO Senen dan PMJ sehingga sekarang sudah bisa beroperasi. Pekerjaan-pekerjaan ringan yang sudah dilakukan meliputi perbaikan lantai, atap, perbaikan sebagian kaca-kaca yang pecah, hand railing, hingga infrastruktur yang terkena aksi vandalisme.

    Selanjutnya, masih ada perbaikan rumah lift di JPO Senen dan PMJ yang harus diperbaiki. Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti memastikan perbaikan dua fasilitas publik ini dikebut agar tidak melewati tahun anggaran berjalan.

    “Insya Allah (akhir tahun bisa beroperasi). Harus bisa lah nanti lewat tahun kan nanti repot lagi pendanaannya. Mudah-mudahan tahun ini bisa selesai,” ujar Diana saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (13/10/2025).

    Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Dewi Chomistriana mengatakan, pihaknya telah merampungkan perbaikan ringan pada kedua fasilitas publik. Namun demikian, perbaikan perbaikan struktur masih perlu dilakukan.

    “Untuk yang JPO Senen lebih parah kondisinya. Jadi, strukturnya juga harus diganti, sehingga kami memerlukan waktu dan kami targetkan selesai sampai Desember 2025,” kata Dewi saat meninjau proyek perbaikan JPO Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (8/9/2025).

    Sebagai informasi, Gubernur Jakarta Pramono Anung sebelumnya meminta bantuan kepada pemerintah pusat untuk membantu perbaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang rusak akibat demo massal pekan lalu. Perbaikan tersebut diproyeksikan membutuhkan anggaran sebesar Rp 19 miliar termasuk untuk perbaikan lift.

    “Dalam kesempatan ini saya juga meminta bantuan kepada Kementerian PU apabila beliau berkenaan untuk yang JPO di Senen dan juga JPU di Polda untuk dibantu oleh pemerintah pusat,” kata Pramono, di Balai Kota Jakarta, Selasa (2/9/2025).

    (rea/rrd)

  • Penanganan parkir di Ragunan jadi prioritas

    Penanganan parkir di Ragunan jadi prioritas

    Jakarta (ANTARA) – Penanganan parkir di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, akan menjadi prioritas menyusul ramainya antusiasme masyarakat saat uji coba pembukaan kebun binatang tersebut pada malam hari.

    “Saya sudah mendapatkan laporan bahwa minat masyarakat itu luar biasa di luar dugaan,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Jakarta Selatan, Senin.

    Baru pada hari pertama saja sudah terjadi antrean terjadi. “Sehingga betul apa yang saya pikirkan untuk penanganan parkir dalam jangka, menengah, panjang di Ragunan sudah harus menjadi prioritas utama,” ujar Pramono.

    Sebab, kata Pramono, ia tak ingin kemacetan justru terjadi di kawasan Ragunan karena minimnya ketersediaan tempat parkir.

    Sebelumnya, Pramono meminta agar nantinya parkir mobil dapat menggunakan teknologi “elevated” sehingga lebih teratur. “Karena kemarin itu antusias orang dari mana-mana bahkan ada yang dari luar kota,” kata Pramono.

    Meski antusiasme warga cukup tinggi dan munculnya keinginan masyarakat agar Ragunan Malam tak hanya dibuka di Sabtu malam, Pramono menyebutkan untuk saat ini, hal tersebut hanya akan diberlakukan setiap Sabtu malam.

    Pada hari pertama uji coba program “Night at the Ragunan Zoo”, kebun binatang itu dikunjungi sebanyak 3.708 pengunjung.

    Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (UPTMR) Endah Rumiyati menjelaskan, Program “Night at the Ragunan Zoo” akan dilaksanakan setiap malam Minggu dengan jam operasional pukul 18.00-22.00 WIB.

    Bagi pengunjung yang ingin berkeliling melihat satwa “nocturnal” (aktif di malam hari) tersedia layanan “e-car” yang disewakan seharga Rp250.000 per jam dengan kapasitas lima orang.

    Pengunjung akan diajak berkeliling ke beberapa kandang satwa “nocturnal” di antaranya: kandang/area mamalia kecil, kandang/area harimau, kandang/area terarium, kandang/area kuda nil.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pramono resmikan pos pemadam kebakaran di Kebayoran Lama

    Pramono resmikan pos pemadam kebakaran di Kebayoran Lama

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meresmikan pos pemadam kebakaran di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin.

    Pramono mengaku bahagia karena pembangunan pos pemadam kebakaran tersebut tak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melainkan dengan pembiayaan kreatif (creative financing).

    “Ini adalah salah satu bentuk pos pemadam kebakaran yang dibiayai dengan ‘creative financing’,” kata Pramono di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin.

    Pramono menjelaskan proses “creative financing” ruislag itu dilakukan dengan PT Pasifik Equity Management. “Artinya melakukan ruislag (tukar guling) dari tanah yang dimiliki oleh Pemda Jakarta yang luasnya 301 meter ditukar dengan luas 600 meter di tempat ini,” ujarnya.

    Tak hanya pos pemadam kebakaran, dari total luas tanah tersebut juga dibangun fasilitas lain salah satunya adalah taman.

    Pramono menyebutkan, jumlah penduduk di kawasan tersebut kurang lebih sekitar 17.000 jiwa. Untuk itu, ia sangat senang dengan adanya pos pemadam kebakaran di wilayah itu.

    Apalagi angka kebakaran di Kebayoran Lama saat ini masih nol. Ia berharap prestasi ini bisa terus dipertahankan oleh pemadam kebakaran (damkar) setempat.

    “Sehingga apa yang dilakukan menunjukkan bahwa proses ‘creative financing ruislag’ dengan ini memang benar-benar berjalan dengan baik dan efektif,” katanya.

    Ini menjadi percontohan di tempat-tempat lain di Jakarta. “Karena tidak mungkin di tempat-tempat yang masuk ke dalam ini semuanya ditangani dengan melalui pada level kecamatan atau pada level kota,” katanya.

    Selain meresmikan pos pemadam kebakaran, Pramono juga menyerahkan alat pemadam api ringan (APAR) kepada relawan kebakaran di kawasan tersebut.

    Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Bayu Meghantara menjelaskan, luas pos pemadam kebakaran tersebut sekitar 200 meter.

    “InsyaAllah mulai hari ini kami sudah mulai tempatkan. Rencana kami akan taruh 2 unit kendaraan, itu medium pressure 4000 liter termasuk untuk mobil penyelamatan,” kata Bayu.

    Bayu mengatakan, pos tersebut akan dijaga 6 orang anggota per satu regu. Ditargetkan pada 2025, akan dibangun sebanyak tiga pos pemadam kebakaran.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Infrastruktur prioritas diminta tetap berjalan meski DBH dipangkas

    Infrastruktur prioritas diminta tetap berjalan meski DBH dipangkas

    Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bun Joi Phiau meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tetap melakukan pembangunan infrastruktur prioritas atau yang menyangkut kepentingan prioritas kendati Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat dipangkas.

    “Jangan sampai apa yang terjadi (pemangkasan DBH) menghentikan laju pembangunan di Jakarta, apalagi terhadap infrastruktur prioritas,” kata Bun Joi di Jakarta pada Minggu.

    Menurut dia, pemangkasan DBH dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah dipastikan akan mempengaruhi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Tahun Anggaran (TA) 2026 terhadap pembangunan di Jakarta.

    Oleh karena itu, dia mengatakan Pemprov DKI harus menetapkan pembangunan sejumlah infrastruktur prioritas yang mengutamakan kepentingan umum, di antaranya rumah susun sederhana sewa (rusunawa), taman ruang terbuka hijau (RTH), rumah sakit, dan sekolah.

    “Ke depannya, Pemprov DKI perlu mengutamakan pembangunan infrastruktur yang penting bagi publik,” ujar Bun Joi.

    Selain itu, kata dia, berkaitan dengan banjir, Pemprov DKI juga perlu memikirkan kelanjutan pembangunan dan pengelolaan sejumlah infrastruktur pengendali air, seperti pompa, waduk dan turap penahan air.

    “Bahkan, anggaran untuk proses pembebasan lahan di sekitar Kali Ciliwung juga perlu diperhatikan,” ucap Bun Joi.

    Lebih lanjut, dia meminta agar Pemprov DKI menyesuaikan kembali rencana pembangunan gedung pemerintahan, antara lain gedung milik Dinas Perhubungan DKI dan Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) DKI.

    Dia pun mendorong Pemprov DKI untuk mengeksplorasi beberapa opsi terkait pembangunan infrastruktur, salah satunya proyek pembangunan tahun jamak sehingga beban pembiayaan pada 2026 tidak terlalu berat.

    “Dalam kondisi seperti ini, dengan segala keterbatasan yang ada, Pemprov DKI juga perlu meninjau kembali opsi-opsi mengerjakan proyek tahun jamak. Ini bisa menjadi cara untuk mengurangi beban pembiayaan pada tahun 2026 mendatang,” tutur Bun Joi.

    Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo terus mengupayakan agar pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat ke Pemprov DKI tidak mempengaruhi program yang berkaitan langsung dengan masyarakat.

    Pramono memastikan anggaran program Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), pemutihan ijazah dan program masyarakat lainnya tidak mengalami pengurangan.

    Dia juga menekankan dengan adanya pemotongan DBH oleh pemerintah pusat, maka Pemprov DKI harus siap berinovasi untuk pembiayaan ke depannya.

    “Ya, intinya Jakarta dalam kondisi apapun, DBH dipotong tentunya kita harus siap,” tegas Pramono.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Menikmati Wajah Baru Ragunan di Bawah Cahaya Malam
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        12 Oktober 2025

    Menikmati Wajah Baru Ragunan di Bawah Cahaya Malam Megapolitan 12 Oktober 2025

    Menikmati Wajah Baru Ragunan di Bawah Cahaya Malam
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Taman Margasatwa Ragunan (TMR) resmi membuka jam operasional malam perdananya melalui program “Night at The Ragunan Zoo”, Sabtu (11/10/2025).
    Antusiasme pengunjung sudah terlihat bahkan sebelum gerbang dibuka.
    Beragam kelompok usia tampak penasaran ingin merasakan pengalaman baru menjelajahi kebun binatang di malam hari — sebuah program yang digagas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
    Dalam pembukaan perdana ini, hanya beberapa satwa yang ditampilkan kepada pengunjung.
    Di antaranya mamalia kecil, harimau Sumatera, kuda nil, serta sejumlah reptil yang diberikan makan dalam atraksi
    feeding time
    oleh para zookeeper.
    Untuk menyaksikan atraksi tersebut, sebagian pengunjung menyewa
    buggy car
    untuk berkeliling menembus jalanan Ragunan yang masih minim pencahayaan.
    Di kawasan mamalia kecil, petugas memperkenalkan dua ekor binturong bernama Fitri dan Ranti.
    “Ini mereka (binturong) tidak akan terganggu dengan cahaya lampu karena nokturnal, ini termasuk kelompok musang,” ujar seorang
    zookeeper
    .
    Aktivitas satwa nokturnal di bawah langit malam menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung.
    Meski antusias, sejumlah pengunjung mengeluhkan minimnya penerangan di beberapa titik kawasan Ragunan.
    Menurut Mia (32), pengunjung asal Jagakarsa, area berkumpul pengunjung masih cukup gelap meskipun sudah ada tambahan lampu.
    “Tadi cahaya ada dari yang lampu jalan sama yang di area pejalan kaki, sisanya tuh dari
    booth
    yang jual makanan. Jadi masih terlalu gelap sih,” ujar Mia kepada
    Kompas.com.
    Ia berharap pencahayaan dapat ditambah agar aktivitas pengunjung di malam hari lebih nyaman.
    “Di sini kan luas, jadi biar enggak rabun melihat ke jarak yang jauh,” katanya.
    Hal serupa disampaikan Kiki (27), pengunjung asal Jatipadang yang rutin berolahraga di Ragunan. Ia menilai penerangan yang ada hanya sekitar 10 persen dari ekspektasinya.
    “Pas ditutup juga sedikit kecewa sih, pencahayaannya kurang banget. Tadi merasa masih gelap, hampir ketabrak anak-anak juga,” ungkap Kiki.
    Kiki juga menyayangkan ditutupnya
    jogging track
    selama wisata malam berlangsung, sehingga pelari harus berbagi jalur dengan pejalan kaki.
    “Sekarang kan terbatas (rute larinya). Disayangin banget sih, ya. Soalnya
    track
    larinya itu kan benar-benar enak buat lari,” ujarnya.
    Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Fajar Sauri, menjelaskan bahwa penerangan memang sengaja dibatasi demi menjaga kenyamanan satwa yang beristirahat di malam hari.
    “Memang ada beberapa area yang tidak boleh diterangkan karena menyangkut lingkungan area satwa yang tidak aktif di malam hari. Kami takut mengganggu,” jelas Fajar di lokasi.
    Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, mengatakan evaluasi tersebut akan menjadi prioritas dalam pelaksanaan berikutnya karena pencahayaan menjadi faktor penting untuk kenyamanan pengunjung sekaligus kesejahteraan satwa.
    “Sudah pasti (kami evaluasi), dari beberapa kali kami lakukan simulasi, penerangan pun jadi satu hal prioritas ya,” ujar Bambang.
    Menurut Bambang, penambahan cahaya hanya dimungkinkan di area publik seperti lapangan, taman, dan area piknik.
    Namun, pengaturan penerangan tetap harus memperhatikan kenyamanan satwa, terutama agar tidak terlalu banyak menerima paparan cahaya yang dapat mengganggu aktivitas mereka.
    Ia menuturkan, intensitas cahaya di sekitar area pengunjung saat ini sudah diukur dan berada dalam batas aman bagi satwa di kandang terdekat.
    Fajar menambahkan, pelaksanaan perdana Night at The Ragunan Zoo akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemprov DKI.
    Salah satunya terkait ketersediaan
    buggy ca
    r yang jumlahnya masih terbatas dibandingkan dengan jumlah pengunjung yang mencapai 3.635 orang.
    “Memang
    buggy car
    -nya itu terbatas, karena untuk melihat satwa harus pakai buggy car. Kalau kita jalan kaki terlalu jauh,” kata Fajar.
    Selain fasilitas, Pemprov juga akan mengevaluasi perilaku satwa yang terlibat dalam atraksi malam hari. Para
    zookeeper
    diminta melaporkan kondisi satwa pasca acara untuk memastikan kesejahteraannya.
    “Apakah satwa itu stres atau tidak? Itu akan kami evaluasi. Atau secara perilaku, perilakunya berubah atau tidak (itu harus kami lihat lagi),” ujar Fajar.
    Menurut dia, pemerintah akan melakukan inventarisasi ulang terhadap jenis satwa yang benar-benar aktif di malam hari dan aman dikunjungi.
    “Evaluasi dalam waktu cepat setelah malam ini. Besok kami data, kami evaluasi, dan ke depan kami akan buka lagi,” kata Fajar.
    Program Night at The Ragunan Zoo dijadwalkan kembali dibuka pada Sabtu (18/10/2025) dengan jam operasional pukul 18.00–22.00 WIB.
    (Penulis: Dinda Aulia Ramadhanty)

    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • DKI sepekan, konseling lewat JakeCare hingga Ragunan buka malam hari

    DKI sepekan, konseling lewat JakeCare hingga Ragunan buka malam hari

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah peristiwa berkaitan dengan pemerintah menghiasi Jakarta yang terjadi sepekan terakhir, di antaranya warga Jakarta bisa mencurahkan isi hati dengan mengakses layanan konseling “Jakarta Counseling and Assistance for Resilience and Empowerment” (JakCare).

    Selain itu masyarakat bisa berwisata hingga berolahraga pada uji coba pembukaan Taman Margasatwa Ragunan (TMR) malam hari.

    Berikut berita seputar DKI Jakarta yang masih menarik untuk dibaca kembali.

    Warga Jakarta bisa curhat lewat JakCare

    Warga Jakarta yang merasa cemas terus-menerus atau menghadapi masalah psikologi bisa mencurahkan isi hati dengan mengakses layanan konseling “Jakarta Counseling and Assistance for Resilience and Empowerment” (JakCare).

    “Bisa akses JakCare sementara untuk melegakan saja. Curhat dulu,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Sri Puji Wahyuni saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Investasi Jakarta capai Rp140 triliun di semester pertama tahun 2025

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat total realisasi investasi Jakarta mencapai Rp140 triliun pada semester pertama tahun 2025 atau tumbuh signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2024, yakni sebesar Rp133,35 triliun.

    “Untuk di kuartal I sampai II ini mencapai Rp140 triliun dan akan bertambah lagi. Target kami sekitar Rp160-an triliun sampai akhir tahun,” kata Wakil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Herizkianto di Jakarta, Kamis.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Pramono sebut tarif transportasi umum di Jakarta termurah

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebutkan sebagian besar tarif transportasi umum di Jakarta merupakan yang paling murah dibandingkan dengan daerah lainnya.

    “Tarif di Jakarta ini hampir semua angkutan, dibandingkan dengan kota-kota di tetangga, kita jauh lebih murah,” ujar Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Pusat, Jumat.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Ilustrasi – Aplikasi JAKI milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, yang di dalamnya terdapat layanan konseling JakCare. (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)

    Pramono tekankan “good governance” dalam pembangunan Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menekankan prinsip “good governance” (pemerintahan yang baik) dan mendukung kemandirian fiskal daerah dalam pembangunan Jakarta.

    “Peran tersebut dapat diwujudkan melalui pelaksanaan audit integritas terhadap proyek strategis daerah, serta pengembangan berbagai alternatif creative financing guna memperkuat pembangunan daerah,” kata Pramono dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Pembinaan dan Pengawasan (Binwas) Inspektorat Daerah Tahun 2025, di Jakarta Barat, Kamis.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Pramono sebut masyarakat bisa berwisata di Ragunan pada malam hari

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan masyarakat bisa berwisata hingga berolahraga pada uji coba pembukaan Taman Margasatwa Ragunan (TMR) malam hari, yang mulai dilakukan pada Sabtu (11/10) ini.

    “Saya meminta untuk diuji coba, diberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan malam hari. Tetapi juga dibuka untuk orang bisa berolahraga di Ragunan. Karena fasilitas olahraga di Ragunan itu kan termasuk yang paling lengkap,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pengunjung Wisata Malam Ragunan Kecewa Tak Bisa Lihat Satwa, Ini Sebabnya

    Pengunjung Wisata Malam Ragunan Kecewa Tak Bisa Lihat Satwa, Ini Sebabnya

    Jakarta

    Pihak pengelola menjelaskan soal tak semua pengunjung bisa melihat satwa di Ragunan Night Zoo atau wisata malam Ragunan. Adapun hanya pengunjung yang menaiki buggy car yang bisa melihat satwa.

    “Jadi pengunjung yang berjalan kaki memang tidak direkomendasikan untuk melihat satwa. Mereka hanya boleh duduk saja, piknik saja. Tapi untuk melihat satwa harus menggunakan buggy car ya,” kata Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang saat ditemui di lokasi, Sabtu (11/10/2025).

    Bambang mengatakan tak semua satwa bisa dilihat saat malam hari. Dia mengatakan pengunjung yang tidak menaiki buggy car bisa melakukan piknik atau bersantai dan berolahraga menikmati wisata malam Ragunan tanpa melihat satwa.

    “Ini memang tidak semua boleh lihat satwa ya. Karena kalau melihat satwa sembarangan, nanti kan akhirnya ini tidak produktif ya, mengganggu satwa ya. Ini yang kita hindari ya. Jadi kalau memang tujuannya ke sini tidak lihat satwa, nggak masalah. Boleh olahraga juga,” kata Bambang.

    Dia juga menanggapi keluhan pengunjung soal minimnya lampu penerangan. Dia mengatakan pencahayaan yang berlebih akan mengganggu satwa.

    “Bahwa satwa malam itu harus minim cahaya. Satwa siang itu full cahaya nggak masalah,” ujarnya.

    “Tahunya lewat berita sama media sosial itu bisa lihat satwa cuman kan nggak semuanya, dan hewannya paling nokturnal kalau malam. Terus nggak harus sewa mobil, ternyata sewa mobil per orangnya Rp 50 ribu yang satu mobil itu, bisa sampai lima orang. Jadi pas udah nyampai sini, ya udah nggak bisa nikmatin satwa nokturnalnya,” kata Haini.

    Haini kecewa tak bisa melihat satwa di wisata malam Ragunan ini. Dia berharap informasi terkait hal itu akan disampaikan lebih detail.

    Selain itu, Haini juga mengeluhkan minimnya lampu penerangan wisata malam Ragunan. Dia berharap lampu penerangan itu ditambah.

    “Dan yang kedua, kurangnya pencahayaan, kayak tadi pas masuk di gerbang utama dari parkiran itu kan memang gelap ya. Mungkin bisa nextnya ditambah pencahayaannya,” ujarnya.

    Sebagai informasi, Ragunan Night Zoo atau wisata malam Ragunan akan dibuka pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB. Berikut jadwal kegiatan feeding time wisata zoo malam Ragunan hari ini:

    Kandang Mamalia Kecil
    – Trenggiling pukul 19.00 WIB
    – Linsang pukul 20.00 WIB
    – Landak pukul 21.00 WIB
    – Musang Bulan pukul 21.00 WIB
    – Harimau pukul 19.00 WIB
    – Kuda Nil Kerdil pukul 18.30 WIB dan 20.30 WIB

    Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Taman Margasatwa Ragunan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dalam kunjungan itu, ia mengungkap wacana baru untuk membuka Ragunan pada malam hari.

    Pramono mengatakan langkah ini untuk memberikan alternatif wisata bagi warga Jakarta. Menurutnya, Ragunan punya potensi besar menjadi destinasi malam yang menarik.

    “Saya lagi berpikir apakah sudah waktunya Ragunan ini tidak hanya siang, tetapi malam hari juga. Tempatnya lebih bagus dari Safari, bahkan lebih dekat dan orang tidak perlu bermacet-macet ke Puncak,” ujar Pramono di Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (14/8).

    (mib/azh)

  • Wacana Tarif Transjakarta Naik, Berapa Besarannya?

    Wacana Tarif Transjakarta Naik, Berapa Besarannya?

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) angkat bicara terkait dengan rencana kenaikan tarif Transjakarta yang bakal dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta.

    Direktur Operasi dan Keselamatan Transjakarta, Daud Joseph mengatakan saat ini masih dilakukan kajian soal potensi dampak kenaikan Tarif transjakarta. Hal ini dilakukan seiring dengan rencana Pemprov Jakarta untuk mengkaji ulang subsidi transportasi umum.

    Daud menuturkan saat ini pihaknya masih menanti hasil laporan kajian dari Pemda terkait dampak pemangkasan subsidi tersebut. Menurutnya, Pemda Jakarta saat ini masih merumuskan potensi dampak pemangkasan subsidi.

    “Kita baru akan mendapatkan informasi itu minggu depan,” kata Daud saat ditemui dalam Indonesia International Sustainability Forum di Jakarta pada Jumat (10/10/2025).

    Terkait potensi kenaikan tarif, Daud menuturkan, hal tersebut akan mempertimbangkan sejumlah aspek dalam kajian yang dilakukan Pemda.

    Menurut Daud, pemangkasan subsidi transportasi umum dapat berdampak pada dua hal pada Transjakarta, yakni pihaknya akan mengefisienkan biaya-biaya atau meningkatkan pendapatan dari tiket dengan menaikkan tarif.

    “Pak Gubernur (Pramono Anung) menyampaikan akan ada beberapa yang dipertimbangkan. Tentunya, subsidi itu biaya produksi dengan pendapatan tiket, yang selisihnya adalah PSO (public service obligation). Jadi bisa dua itu, antara kita akan mengefisienkan biaya-biaya atau kita akan meningkatkan pendapatan dari tiket,” tambahnya.

    Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengatakan selama ini setiap warga yang menggunakan transportasi umum milik pemerintah provinsi Jakarta mendapatkan subsidi hingga Rp15.000, sehingga warga hanya membayar sekitar Rp3.500. 

    Namun, menurut Pramono, kini dirinya bakal mengkaji ulang pemberian subsidi tersebut kepada masyarakat setelah pemerintah pusat memangkas Dana Bagi Hasil (DBH) pemerintah provinsi Jakarta. 

    “Subsidi transportasi kita itu kan per orang mencapai Rp15.000. Makanya kan warga hanya membayar Rp3.500 untuk pengguna transportasi umum,” tuturnya.

    Dia mengaku belum mengetahui berapa subsidi yang akan diberikan kepada warga setelah anggaran pemerintah provinsi DKI Jakarta dipangkas oleh pemerintah pusat.

    Menurutnya, pemberian subsidi baru bisa diumumkan setelah pemerintah provinsi Jakarta melakukan kajian mendalam dan menyesuaikan dengan pemangkasan DBH.

  • Hanya Mau Pimpin Jakarta 1 Periode, Pramono: Saya Sudah Terlalu Lama Jadi Pejabat
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        11 Oktober 2025

    Hanya Mau Pimpin Jakarta 1 Periode, Pramono: Saya Sudah Terlalu Lama Jadi Pejabat Megapolitan 11 Oktober 2025

    Hanya Mau Pimpin Jakarta 1 Periode, Pramono: Saya Sudah Terlalu Lama Jadi Pejabat
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa dirinya hanya ingin memimpin Ibu Kota selama satu periode.
    Pasalnya, ia merasa sudah terlalu lama berkarier di pemerintahan dan dunia politik, di antaranya menjadi anggota DPR, wakil ketua DPR, sekretaris kabinet era Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, hingga Gubernur DKI Jakarta.
    “Saya sudah menjadi pejabat terlalu lama banget, 25 tahun enggak pernah putus. Tambah lima tahun jadi gubernur sudah 30 tahun. Sudahlah,” ungkap Pramono dalam acara Top Team Workshop Bank BTN di Ballroom Grand Hyatt Jakarta, Jumat (10/10/2025).
    Pramono menekankan, ia tidak memiliki ambisi untuk menjabat Gubernur Jakarta lebih dari satu periode.
    Ia menegaskan, masa jabatannya sebagai gubernur Jakarta akan menjadi penutup dari perjalanan panjangnya di dunia birokrasi dan politik.
    “Saya memutuskan dan benar-benar satu periode (jadi Gubernur Jakarta) dan berhenti,” ucap Pramono.
    Meski begitu, Pramono memastikan akan tetap bekerja dengan sungguh-sungguh hingga masa jabatannya berakhir.
    Ia menargetkan sejumlah program prioritas, terutama program peninggalan Gubernur DKI Jakarta sebelumnya bisa diselesaikan.
    “Saya sebagai gubernur ingin menyelesaikan persoalan-persoalan gubernur sebelumnya yang tidak selesai. Termasuk Kampung Bayam, termasuk di mana-mana lah karena saya enggak punya beban,” ungkap Pramono.
    (Penulis: Ruby Rachmadina)
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.