Tag: Pramono Anung

  • Sambut 500 Tahun Jakarta, Persija Direncanakan Hadapi Klub Internasional
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        1 Januari 2026

    Sambut 500 Tahun Jakarta, Persija Direncanakan Hadapi Klub Internasional Megapolitan 1 Januari 2026

    Sambut 500 Tahun Jakarta, Persija Direncanakan Hadapi Klub Internasional
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan rangkaian agenda istimewa menyambut peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027.
    Salah satu program yang tengah dirancang adalah menghadirkan klub-klub sepak bola internasional untuk bertanding melawan
    Persija

    Jakarta
    sebagai bagian dari selebrasi lima abad ibu kota.
    Di hadapan ribuan warga yang memadati Bundaran HI, ia menegaskan bahwa perayaan ke-
    500 tahun Jakarta
    akan dikemas dengan standar hiburan berskala global.
    “Kami di momen 500 tahun Jakarta pada tahun 2027 dalam kesempatan itu juga akan mengundang tim-tim internasional untuk datang ke Jakarta berkompetisi menghadapi Persija Jakarta,” kata Pramono di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2025).
    Ia menyebut, agenda tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat dan penggemar sepak bola nasional.
    Kata Pramono, salah satu klub yang sudah menyatakan kesediaannya bertanding dengan Persija adalah Hertha Berlin, klub asal Jerman.
    “Mudah-mudahan acaranya bisa berlangsung dengan baik. Dalam rangka memeringati 500 tahun Jakarta, salah satu klub yang sudah bersedia untuk hadir adalah Hertha Berlin, Jerman,” ujarnya.
    Selain klub Jerman itu, Pramono juga mengungkapkan peluang kehadiran tim dari Belanda.
    Rencana tersebut berkaitan dengan keterlibatan perwakilan diplomatik Belanda dalam rangkaian peringatan lima abad Jakarta.
    “Dan dalam kesempatan ini juga akan hadir Dubes Belanda. Kami akan undang klub dari Belanda untuk hadir di Jakarta,” tutur Pramono.
    Ia menambahkan, perayaan ke-500 tahun Jakarta juga akan dirangkai dengan agenda diplomasi internasional.
    Sejumlah duta besar dari berbagai negara disebut akan dilibatkan untuk memperkuat pesan persahabatan dan kerja sama global.
    “Termasuk dubes-dubes lainnya, dari Pakistan, Yaman dan sebagainya. Saudara-saudara sekalian, mari kita jaga bersama-sama Jakarta untuk kita bangun Jakarta menjadi lebih baik,” kata Pramono.
    Pramono menekankan bahwa momentum lima abad Jakarta harus dimaknai sebagai titik balik pembangunan kota.
    Ia berharap perayaan tersebut sejalan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
    “Mudah-mudahan di tahun depan, pembangunan Jakarta akan membuat saudara-saudara sekalian merasa lebih aman, nyaman, dan juga bisa memanfaatkan fasilitas yang dimiliki oleh Jakarta,” kata Pramono.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Perbanyak Event Internasional di DKI, Pramono Bakal Undang Klub Jerman Lawan Persija

    Perbanyak Event Internasional di DKI, Pramono Bakal Undang Klub Jerman Lawan Persija

    Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ingin memperbanyak kegiatan olahraga internasional di ibu kota. Salah satu langkahnya ialah dengan mengundang klub sepakbola Eropa untuk bertanding persahabatan dengan Persija.

    Hal itu disampaikan Pramono saat sambutan acara perayaan malam tahun baru 2026 di Bundaran HI, Jakarta, Rabu (31/12/2025). Pramono menyebut DKI Jakarta akan berumur 500 tahun pada tahun 2027 mendatang.

    “Tahun depan akan menghadapi Jakarta 499 tahun, tahun 2027 Jakarta akan menjadi 500 tahun,” kata Pramono

    Tepat saat DKI Jakarta memperingati HUT 5 abad, Pramono akan mengisinya dengan kegiatan-kegiatan internasional. Di bidang olahraga, Pramono mengaku akan mengundang klub sepakbola asal Jerman untuk bertanding dengan Persija di Jakarta.

    “Dan untuk itu di tahun 2027 akan banyak kegiatan internasional yang akan diadakan di Jakarta. Salah satunya sebagai penggemar sepakbola saya akan mengundang klub-klub sepakbola dunia ke Jakarta untuk berkompetisi menghadapi Persija Jakarta,” ucapnya.

    (dek/fca)

  • Nyala Kembang Api Mengiringi Pergantian Hari Tahun Baru 2026 di Jakarta

    Nyala Kembang Api Mengiringi Pergantian Hari Tahun Baru 2026 di Jakarta

    Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Jakarta mengeluarkan kebijakan terkait dengan larangan menyalakan kembang api saat malam pergantian Tahun Baru 2026.

    Sebagai ganti kembang api dalam rangkaian perayaan malam pergantian tahun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan berbagai atraksi drone di delapan lokasi.

    Kendati demikian, larangan menyalakan kembang api dan petasan tersebut diperuntukkan bagi instansi pemerintah provinsi dan swasta, seperti dinas hingga pengelola hotel atau pusat perbelanjaan.

    Tak heran, jika dentuman dan warna-warni kembang api masih saja menghiasi langit Jakarta, terutama ketika mengiringi pergantian hari tahun baru 2026.

    Dari pantauan Bisnis, perayaan malam tahun baru di sekitar Bundaran HI dan FX Sudirman tetap saja diwarnai dengan kembang api.

    Tepat pukul 00.00 WIB, kembang api menyala dari panggung utama Bundaran HI yang dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, dan sejumlah duta besar.

    Sontak masyarakat bersorak melihat kembang api menyala dari panggung utama dan penjuru jalan lainnya.

    Pasalnya, Pramono sempat menyatakan melarang pesta kembang api saat malam pergantian tahun sebagai bentuk solidaritas kepada korban bencana di Sumatra dan Aceh.

    Kendati Pramono sebelumnya juga mengimbau warga Jakarta agar menahan diri untuk tidak menyalakan kembang api, tetapi dia mengakui bahwa Pemprov DKI tidak bisa sepenuhnya melarang masyarakat secara personal yang menyalakan kembang api atau petasan.

    Adapun, setelah kembang api menghiasi langit Jakarta di sekitar Bundaran HI, band D’Masiv langsung mengambil alih panggung membawakan sejumlah lagu sehingga berhasil mencuri perhatian masyarakat untuk bernyanyi bersama.

    Penampilan Band D’Masiv juga diiringi oleh atraksi drone, membentuk formasi salah satunya adalah Jakarta For Sumatra.

    Acara tersebut tidak luput dari doa bersama agar Sumatra dan Aceh segera pulih total setelah diterpa bencana. Tak hanya itu, acara perayaan malam tahun baru juga disertai dengan pengumpulan donasi dari masyarakat melalui barcode Qris untuk nantinya disalurkan kepada korban terdampak bencana di Sumatra dan Aceh.

    Selain dari donasi tersebut, sekitar 10% pendapatan dari wisata Ancol pada Rabu (31/12/2025) juga turut disumbangkan oleh Pemprov DKI.

  • ​Dirayakan Sederhana, Tahun Baru 2026 di Jakarta Tanpa Pesta Kembang Api

    ​Dirayakan Sederhana, Tahun Baru 2026 di Jakarta Tanpa Pesta Kembang Api

    Jakarta: Perayaan tahun baru 2026 di Jakarta resmi dibuat sederhana tanpa pesta kembang api. Hal ini dikonfirmasi resmi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

    Berbeda dengan tahun sebelumnya, perayaan tahun baru biasanya dihiasi dengan pesta kembang api di berbagai bagian wilayah Jakarta. Kini DKI Jakarta resmi merayakan tahun baru dengan kesederhanaan.

    Turut berduka cita atas bencana Aceh Sumatra, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam pernyataan resminya mengungkapkan tidak adanya perayaan tahun baru 2026 dengan pesta kembang api.

    Pramono Anung mengumumkan bahwa jumlah titik perayaan tahun baru 2026 di Jakarta yang mulanya ada di 14 titik, kini  menetapkan hanya ada delapan titik yang tersebar di lima wilayah Jakarta. 

    Meskipun dibuat sederhana, perayaan tahun baru 2026 ini tetap memilih Bundaran Hotel Indonesia (HI) sebagai titik pusat perayaan.

    Pada lokasi ini, diprediksi akan tetap menjadi destinasi favorit warga Jakarta untuk merayakan pergantian tahun bersama-sama. 

    “Sebelumnya dipersiapkan sebanyak 14 titik, akhirnya diputuskan menjadi delapan titik. Titik utamanya nanti ada di Bundaran HI,” ujar Pramono Anung.

    Dalam acara puncak di Bundaran HI tersebut, Gubernur Pramono Anung akan hadir didampingi oleh Wakil Gubernur Rano Karno dan Sekretaris Daerah Jakarta, Uus Kuswanto. 

    Sementara itu untuk tujuh lokasi lainnya yang tersebar di wilayah Jakarta, kegiatan akan dipimpin oleh masing-masing Wali Kota setempat.

    Pada proses pengumuman perayaan tahun baru 2026, Pramono menekankan bahwa kembang api tidak boleh diadakan termasuk oleh pihak swasta seperti hotel, pusat perbelanjaan, dan tempat hiburan.

    “Untuk wilayah seluruh Jakarta, yang diadakan oleh pemerintah maupun swasta, kami meminta untuk tidak ada kembang api dan kami akan mengeluarkan surat edaran untuk hal tersebut,” tuturnya.
     

    Pramono dalam pernyataannya mengatakan bahwa keputusan ini dibuat sebagai bentuk empati mendalam terhadap saudara di Sumatra yang terkena bencana alam. 

    Meskipun diadakan secara sederhana, penyambutan tahun baru 2026 akan tetap digelar di Jakarta sebagai bentuk rasa optimisme terhadap hal positif di tahun 2026. 

    (Syarifah Komalasari)

    Jakarta: Perayaan tahun baru 2026 di Jakarta resmi dibuat sederhana tanpa pesta kembang api. Hal ini dikonfirmasi resmi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
     
    Berbeda dengan tahun sebelumnya, perayaan tahun baru biasanya dihiasi dengan pesta kembang api di berbagai bagian wilayah Jakarta. Kini DKI Jakarta resmi merayakan tahun baru dengan kesederhanaan.
     
    Turut berduka cita atas bencana Aceh Sumatra, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam pernyataan resminya mengungkapkan tidak adanya perayaan tahun baru 2026 dengan pesta kembang api.

    Pramono Anung mengumumkan bahwa jumlah titik perayaan tahun baru 2026 di Jakarta yang mulanya ada di 14 titik, kini  menetapkan hanya ada delapan titik yang tersebar di lima wilayah Jakarta. 
     
    Meskipun dibuat sederhana, perayaan tahun baru 2026 ini tetap memilih Bundaran Hotel Indonesia (HI) sebagai titik pusat perayaan.
     
    Pada lokasi ini, diprediksi akan tetap menjadi destinasi favorit warga Jakarta untuk merayakan pergantian tahun bersama-sama. 
     
    “Sebelumnya dipersiapkan sebanyak 14 titik, akhirnya diputuskan menjadi delapan titik. Titik utamanya nanti ada di Bundaran HI,” ujar Pramono Anung.
     
    Dalam acara puncak di Bundaran HI tersebut, Gubernur Pramono Anung akan hadir didampingi oleh Wakil Gubernur Rano Karno dan Sekretaris Daerah Jakarta, Uus Kuswanto. 
     
    Sementara itu untuk tujuh lokasi lainnya yang tersebar di wilayah Jakarta, kegiatan akan dipimpin oleh masing-masing Wali Kota setempat.
     
    Pada proses pengumuman perayaan tahun baru 2026, Pramono menekankan bahwa kembang api tidak boleh diadakan termasuk oleh pihak swasta seperti hotel, pusat perbelanjaan, dan tempat hiburan.
     
    “Untuk wilayah seluruh Jakarta, yang diadakan oleh pemerintah maupun swasta, kami meminta untuk tidak ada kembang api dan kami akan mengeluarkan surat edaran untuk hal tersebut,” tuturnya.
     

     
    Pramono dalam pernyataannya mengatakan bahwa keputusan ini dibuat sebagai bentuk empati mendalam terhadap saudara di Sumatra yang terkena bencana alam. 
     
    Meskipun diadakan secara sederhana, penyambutan tahun baru 2026 akan tetap digelar di Jakarta sebagai bentuk rasa optimisme terhadap hal positif di tahun 2026. 
     
    (Syarifah Komalasari)

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • Pramono Ungkap Donasi Rp 2,5 M Terkumpul untuk Korban Bencana Sumatera

    Pramono Ungkap Donasi Rp 2,5 M Terkumpul untuk Korban Bencana Sumatera

    Pemprov DKI Jakarta menyambut Tahun Baru tanpa pesta kembang api demi empati pada penyintas bencana di Sumatera. Warga juga diajak gelar doa bersama dan mengumpulkan donasi bagi korban banjir di Sumatera.

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan jumlah donasi Rp 2,5 Miliar sudah terkumpul.

  • Gubernur Jakarta Pramono: 10% Pendapatan Ancol untuk Korban Bencana di Sumatra

    Gubernur Jakarta Pramono: 10% Pendapatan Ancol untuk Korban Bencana di Sumatra

    Bisnis.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan bahwa 10% pendapatan Ancol saat libur tahun baru 2026 akan disumbangkan bagi korban terdampak bencana di Sumatra-Aceh.

    Langkah ini sebagai bentuk solidaritas dari Jakarta untuk membantu pemulihan bencana hidrometeorologi di provinsi tersebut. Pramono mengatakan pendapatan 10% yang diberikan berasal dari penjualan tiket pada Rabu (31/12/2025).

    “Pendapatannya [Ancol] hari ini [Rabu], 10% akan disumbangkan karena hari ini kan menyambut tahun baru,” kata Pramono kepada jurnalis di lobby Hotel Pullman, Rabu (31/12/2025) malam.

    Kendati tidak menyebutkan nilai sumbangan dari pendapatan Ancol tersebut, Pramono menyebutnya cukup signifikan. Penyaluran bantuan akan dilakukan melalui Pemprov DKI Jakarta dan stakeholder terkait dalam jangka waktu dekat.

    Selain dari pendapatan Ancol, donasi juga disalurkan melalui sumbangan yang diberikan masyarakat pada saat menghadiri acara tahun baru di Bundaran HI, melalui barcode QRIS donasi Aceh-Sumatra.

    Dari pantauan Bisnis, jumlah donasi yang terkumpul hingga pukul 23.52 WIB sudah mencapai Rp3 miliar.

    “Jadi donasi tentunya karena ini berkaitan dengan menyambut tahun baru, dan acara selesai diperkirakan itu jam 1, dengan demikian donasinya juga ditutup,” ujarnya.

  • Daftar Provinsi yang Melarang Kembang Api di Malam Tahun Baru

    Daftar Provinsi yang Melarang Kembang Api di Malam Tahun Baru

    Jakarta: Sejumlah pemerintah daerah di Indonesia memutuskan untuk tidak mengadakan pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026.

    Keputusan ini diambil sebagai wujud empati dan solidaritas kepada masyarakat yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

    Kebijakan tersebut pertama kali diumumkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan bahwa Jakarta tidak akan menyelenggarakan pesta kembang api pada malam tahun baru. Keputusan itu telah dituangkan dalam surat edaran resmi yang diterbitkan oleh Pemprov DKI.

    “Perayaan tetap ada, tetapi dilaksanakan secara sederhana sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta beberapa waktu lalu.
     

    Kebijakan serupa kemudian diikuti oleh sejumlah daerah lain, termasuk Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, serta beberapa wilayah di Sumatra. 

    Selain Jakarta, berikut ini daftar Provinsi yang meniadakan pesta kembang api pada malam pergantian tahun: 
     
    Banten

    Pemerintah Provinsi Banten turut memberlakukan kebijakan serupa. Gubernur Banten Andra Soni menerbitkan Surat Edaran Nomor 73 Tahun 2025 tentang Larangan Penggunaan Kembang Api dan Petasan di Wilayah Provinsi Banten.

    Dalam surat edaran tersebut, masyarakat dilarang menggunakan, menyalakan, memperjualbelikan, maupun menyimpan kembang api dan petasan. Andra menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan menjaga ketertiban umum sekaligus memperkuat rasa solidaritas.

    “Selain itu, kebijakan ini juga untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, dan solidaritas kemanusiaan atas musibah yang dialami saudara-saudara kita di wilayah Sumatra,” ujarnya.
     
    Kalimantan Barat

    Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan juga mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan kembang api maupun petasan saat malam pergantian tahun. Ia mengajak warga merayakan tahun baru dengan cara yang lebih sederhana dan melalui kegiatan ibadah.

    Selain itu, Norsan mendorong agar dana yang biasanya digunakan untuk membeli petasan dialihkan untuk membantu korban bencana. “Uang untuk beli petasan itu lebih baik ditransfer atau disumbangkan untuk membantu saudara-saudara kita di Sumatera,” imbaunya. 
     
    Lampung

    Pemerintah Provinsi Lampung telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 195 Tahun 2025 tentang Himbauan Tidak Menyalakan Kembang Api/Petasan dan Sejenisnya pada Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Kebijakan tersebut didasarkan pada semangat solidaritas terhadap korban bencana alam.

    “Kebijakan ini dikeluarkan sebagai bentuk empati dan solidaritas kemanusiaan terhadap saudara-saudara kita yang mengalami musibah bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, Jumat, 26 Desember 2025.
     
    Jawa Timur

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga mengimbau pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Timur untuk tidak mengadakan pesta kembang api. Ia menyarankan agar perayaan tahun baru digantikan dengan kegiatan doa bersama.

    “Pergantian tahun 2025 – 2026 sepatutnya kita maknai dengan keprihatinan dan doa bersama. Saudara-saudara kita di beberapa daerah sedang mengalami duka dan ujian berat akibat bencana,” ujar Khofifah di Surabaya, Jumat, 26 Desember 2025. 
     
    Jawa Barat

    Sejalan dengan itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan menggelar pesta kembang api. Kegiatan resmi disebut akan diganti dengan doa bersama bagi Aparatur Sipil Negara di Gedung Sate.

    “Pemprov tidak ada, kita hanya memonitor di masyarakat agar tahun barunya berjalan efektif dan teman-teman ASN di Gedung Sate ada nanti berdoa bersama,” ujar Dedi di Bandung, Selasa, 23 Desember 2025. 
     
    Jambi

    Pemerintah Provinsi Jambi memastikan tidak akan menyelenggarakan pesta kembang api maupun hiburan rakyat. Seluruh agenda resmi pergantian tahun akan difokuskan pada doa bersama, sholawat, dan dzikir yang dipusatkan di Arena Eks MTQ, Jambi.

    Larangan tersebut tertuang dalam surat edaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bernomor 3280/SE/DISBUDPAR/-R.1/XII/2025. Dalam surat itu, masyarakat dan pelaku usaha diimbau mengedepankan keamanan, ketertiban, serta nilai kebersamaan.
     
    Aceh

    Sebagai salah satu wilayah terdampak bencana, Pemerintah Aceh telah lebih awal mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak menggelar perayaan tahun baru secara meriah, termasuk menyalakan kembang api. Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan serta fokus pada upaya penanganan bencana.

    Kebijakan tersebut juga bertujuan mengarahkan perhatian dan sumber daya untuk pemulihan pascabencana. Masyarakat diajak mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang lebih khidmat.
     
    Sumatra Selatan

    Di Sumatra Selatan, Gubernur Herman Deru menginstruksikan seluruh wali kota dan bupati agar tidak melakukan perayaan tahun baru secara berlebihan, termasuk dengan penyalaan kembang api. Ia menekankan pentingnya menyikapi pergantian tahun dengan bijaksana.

    “Lakukan dengan sederhana dan penuh empati. Kegiatan seperti pesta terbuka, konvoi kendaraan, maupun aktivitas sejenis yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum diminta untuk tidak dilaksanakan,” jelas Deru.

    Jakarta: Sejumlah pemerintah daerah di Indonesia memutuskan untuk tidak mengadakan pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026.
     
    Keputusan ini diambil sebagai wujud empati dan solidaritas kepada masyarakat yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
     
    Kebijakan tersebut pertama kali diumumkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan bahwa Jakarta tidak akan menyelenggarakan pesta kembang api pada malam tahun baru. Keputusan itu telah dituangkan dalam surat edaran resmi yang diterbitkan oleh Pemprov DKI.

    “Perayaan tetap ada, tetapi dilaksanakan secara sederhana sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta beberapa waktu lalu.
     

     
    Kebijakan serupa kemudian diikuti oleh sejumlah daerah lain, termasuk Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, serta beberapa wilayah di Sumatra. 
     
    Selain Jakarta, berikut ini daftar Provinsi yang meniadakan pesta kembang api pada malam pergantian tahun: 
     

    Banten

    Pemerintah Provinsi Banten turut memberlakukan kebijakan serupa. Gubernur Banten Andra Soni menerbitkan Surat Edaran Nomor 73 Tahun 2025 tentang Larangan Penggunaan Kembang Api dan Petasan di Wilayah Provinsi Banten.
     
    Dalam surat edaran tersebut, masyarakat dilarang menggunakan, menyalakan, memperjualbelikan, maupun menyimpan kembang api dan petasan. Andra menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan menjaga ketertiban umum sekaligus memperkuat rasa solidaritas.
     
    “Selain itu, kebijakan ini juga untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, dan solidaritas kemanusiaan atas musibah yang dialami saudara-saudara kita di wilayah Sumatra,” ujarnya.
     

    Kalimantan Barat

    Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan juga mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan kembang api maupun petasan saat malam pergantian tahun. Ia mengajak warga merayakan tahun baru dengan cara yang lebih sederhana dan melalui kegiatan ibadah.
     
    Selain itu, Norsan mendorong agar dana yang biasanya digunakan untuk membeli petasan dialihkan untuk membantu korban bencana. “Uang untuk beli petasan itu lebih baik ditransfer atau disumbangkan untuk membantu saudara-saudara kita di Sumatera,” imbaunya. 
     

    Lampung

    Pemerintah Provinsi Lampung telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 195 Tahun 2025 tentang Himbauan Tidak Menyalakan Kembang Api/Petasan dan Sejenisnya pada Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Kebijakan tersebut didasarkan pada semangat solidaritas terhadap korban bencana alam.
     
    “Kebijakan ini dikeluarkan sebagai bentuk empati dan solidaritas kemanusiaan terhadap saudara-saudara kita yang mengalami musibah bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, Jumat, 26 Desember 2025.
     

    Jawa Timur

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga mengimbau pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Timur untuk tidak mengadakan pesta kembang api. Ia menyarankan agar perayaan tahun baru digantikan dengan kegiatan doa bersama.
     
    “Pergantian tahun 2025 – 2026 sepatutnya kita maknai dengan keprihatinan dan doa bersama. Saudara-saudara kita di beberapa daerah sedang mengalami duka dan ujian berat akibat bencana,” ujar Khofifah di Surabaya, Jumat, 26 Desember 2025. 
     

    Jawa Barat

    Sejalan dengan itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan menggelar pesta kembang api. Kegiatan resmi disebut akan diganti dengan doa bersama bagi Aparatur Sipil Negara di Gedung Sate.
     
    “Pemprov tidak ada, kita hanya memonitor di masyarakat agar tahun barunya berjalan efektif dan teman-teman ASN di Gedung Sate ada nanti berdoa bersama,” ujar Dedi di Bandung, Selasa, 23 Desember 2025. 
     

    Jambi

    Pemerintah Provinsi Jambi memastikan tidak akan menyelenggarakan pesta kembang api maupun hiburan rakyat. Seluruh agenda resmi pergantian tahun akan difokuskan pada doa bersama, sholawat, dan dzikir yang dipusatkan di Arena Eks MTQ, Jambi.
     
    Larangan tersebut tertuang dalam surat edaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bernomor 3280/SE/DISBUDPAR/-R.1/XII/2025. Dalam surat itu, masyarakat dan pelaku usaha diimbau mengedepankan keamanan, ketertiban, serta nilai kebersamaan.
     

    Aceh

    Sebagai salah satu wilayah terdampak bencana, Pemerintah Aceh telah lebih awal mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak menggelar perayaan tahun baru secara meriah, termasuk menyalakan kembang api. Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan serta fokus pada upaya penanganan bencana.
     
    Kebijakan tersebut juga bertujuan mengarahkan perhatian dan sumber daya untuk pemulihan pascabencana. Masyarakat diajak mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang lebih khidmat.
     

    Sumatra Selatan

    Di Sumatra Selatan, Gubernur Herman Deru menginstruksikan seluruh wali kota dan bupati agar tidak melakukan perayaan tahun baru secara berlebihan, termasuk dengan penyalaan kembang api. Ia menekankan pentingnya menyikapi pergantian tahun dengan bijaksana.
     
    “Lakukan dengan sederhana dan penuh empati. Kegiatan seperti pesta terbuka, konvoi kendaraan, maupun aktivitas sejenis yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum diminta untuk tidak dilaksanakan,” jelas Deru.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • Kaleidoskop 2025: Setahun Jakarta Dipimpin Pramono–Rano Karno Usai Era Pj Gubernur
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    Kaleidoskop 2025: Setahun Jakarta Dipimpin Pramono–Rano Karno Usai Era Pj Gubernur Megapolitan 31 Desember 2025

    Kaleidoskop 2025: Setahun Jakarta Dipimpin Pramono–Rano Karno Usai Era Pj Gubernur
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Tahun 2025 menjadi momentum penting dalam sejarah pemerintahan ibu kota Jakarta.
    Setelah bertahun-tahun dilalui oleh Penjabat (Pj) Gubernur, akhirnya pemerintahan DKI Jakarta kembali dipimpin oleh gubernur definitif, yakni
    Pramono Anung
    sebagai Gubernur bersama
    Rano Karno
    sebagai Wakil Gubernur.
    Dengan pergantian ini, kebijakan jangka panjang di berbagai sektor pemerintahan dan pelayanan publik lahir.
    Sebelum era Pj, DKI Jakarta dipimpin oleh Anies Baswedan yang menyelesaikan masa jabatan Gubernur hingga 16 Oktober 2022.
    Di masa kepemimpinan Anies diwarnai berbagai kebijakan yang dilakukan, mulai dari infrastruktur, program sosial, hingga membuat program identitas seperti pembangunan Jakarta International Stadium (JIS), Rumah DP 0 Rupiah, dan Formula E.
    Setelah masa jabatannya berakhir, Pemerintah Pusat tidak langsung menunjuk gubernur definitif baru sesuai mekanisme Pilkada, sehingga DKI memasuki periode jabatan sementara melalui tenaga Penjabat.
    Untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan setelah berakhirnya masa Anies Baswedan, kala itu Presiden Joko Widodo menunjuk Heru Budi Hartono sebagai Penjabat
    Gubernur DKI Jakarta
    pada 17 Oktober 2022.
    Heru Budi sebelumnya menjabat Kepala Sekretariat Presiden dan memiliki pengalaman birokrasi yang kuat.
    Heru Budi kemudian menjalankan tugasnya selama dua tahun hingga 17 Oktober 2024, fokus utamanya menjaga stabilitas tata kelola pemerintahan serta melanjutkan program-program penting, terutama yang terkait pelayanan dasar dan program transisi pemerintahan.
    Menjelang akhir 2024, masa tugas Heru sebagai Pj Gubernur berakhir.
    Presiden Joko Widodo kemudian mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 125P tertanggal 16 Oktober 2024 yang memberhentikan Heru Budi Hartono dan mengangkat Teguh Setyabudi sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta yang baru.
    Teguh Setyabudi, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil di Kementerian Dalam Negeri, memimpin pemerintahan sementara sejak 18 Oktober 2024.
    Penunjukan ini dimaksudkan untuk memastikan kesinambungan proses administratif pemerintahan hingga proses pilkada dan pelantikan gubernur definitif selesai.
    Selama masa jabatannya, Teguh berupaya memaksimalkan roda pemerintahan, terutama menjelang momentum pergantian kepemimpinan definitif setelah Pilkada 2024 selesai.
    Pergantian kepemimpinan terjadi pada awal 2025, tepatnya Kamis, 20 Februari 2025, ketika Pramono Anung dan Rano Karno resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta secara definitif di Balai Kota Jakarta.
    Kepemimpinan ini menjadi babak baru setelah bertahun-tahun Jakarta dipimpin oleh jajaran Penjabat.
    Pasangan ini membawa agenda yang lebih terarah untuk pembangunan jangka panjang.
    Mereka sempat menyusun 40 program kerja yang diprioritaskan dalam 100 hari pertama masa pemerintahan atau yang disebut “Quick Wins”.
    Fokus utamanya mencakup pengendalian banjir, perbaikan transportasi publik, hingga pendidikan.
    Sepanjang 2025, apa saja yang Sudah Dijalankan Pramono-Rano?
    Pramono-Rano melakukan integrasi antarmoda untuk meredam kemacetan yang telah menjadi problem lama ibu kota.
    Untuk menjangkau kawasan yang lebih luas dan meminimalkan kendaraan pribadi, pemerintah memperluas layanan Transjakarta menjadi Transjabodetabek, mencakup rute ke:
    * Tangerang Selatan (Blok M – Alam Sutera),
    * Bekasi (Vida Bekasi – Cawang),
    * Bogor (Bogor – Blok M),
    * Sawangan – Lebak Bulus,
    * PIK2 – Blok M.
    Tujuannya: menurunkan jumlah kendaraan pribadi yang masuk ke Jakarta dari wilayah penyangga.
    Sebagai stimulus agar masyarakat beralih ke transportasi umum, ada 15 kelompok masyarakat tertentu yang digratiskan untuk naik moda transportasi Transjakarta, MRT, LRT, dan JakLingko, seperti lansia, penyandang disabilitas, pelajar, tokoh agama, dan pekerja gaji rendah.
    Salah satu kebijakan menarik agar mendorong masyarakat naik transportasi umum adalah kewajiban ASN naik transportasi umum setiap Rabu.
    Aturan ini dikeluarkan oleh Pramono secara resmi melalui Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 6 Tahun 2025.
    Selain urusan transportasi dan kemacetan, Pramono juga menyoroti pengendalian banjir.
    Ia menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air (SDA) mempercepat pengerukan kali, sungai, waduk, situ, dan embung.
    Hingga 12 Desember 2025, volume pengerukan mencapai 856.886 meter kubik yang dilakukan di 1.996 titik, terdiri dari: 850 titik di kawasan Jakarta Timur, 318 titik di Jakarta Barat, 558 titik Jakarta Utara, 103 titik berada di Jakarta Selatan, dan 167 titik ada di Jakarta Pusat.
    Selain pengerukan, Pemprov juga membangun waduk/situ/embung baru untuk menambah kapasitas tampung air sekaligus mengurangi limpasan saat hujan puncak.
    Lokasinya tersebar di tiga wilayah:
    Jakarta Barat: Waduk Aseni, Embung Jaya 25.
    Jakarta Timur: Embung Giri Kencana, Embung Bambu Hitam, Embung Jalan Sejuk, Embung Aneka Elok.
    Jakarta Selatan: Embung Lapangan Merah, Embung Kemang Utara IX (Dharmajaya), Embung Jagakarsa, Embung Pemuda.
    Tujuan utamanya agar genangan berkurang, aliran air lebih terkendali, dan kawasan rawan banjir perlahan ditangani.
    Bidang pendidikan juga mendapat perhatian.
    Pemerintah memastikan siswa dari keluarga kurang mampu tetap bisa bersekolah melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan kebijakan pemutihan ijazah.
    Untuk KJP, pada Tahap I Tahun 2025 tercatat 707.622 siswa, sementara Tahap II Tahun 2025 sebanyak 707.513 siswa.
    Angka tersebut mencakup penerima lanjutan dan penerima baru, termasuk siswa yang sudah lulus SLTA.
    Rincian Jumlah Penerima (Tahap II Tahun 2025):
    – Total: 707.513 peserta didik.
    – Penerima Lanjutan (Existing): 622.157 siswa.
    – Penerima Baru: 85.356 siswa.
    Jumlah Penerima Berdasarkan Jenjang (Contoh Tahap II):
    – SD/MI: 249.919 siswa.
    – SMP/MTs: 147.341 siswa.
    – SMA/MA: 48.876 siswa.
    – SMK: 83.403 siswa.
    – PKBM: 1.083 siswa.
    Selain KJP, Pemprov DKI juga memutihkan 6.050 ijazah sepanjang 2025.
    Program ini ditujukan bagi lulusan sekolah menengah swasta yang ijazahnya tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.
    Pemutihan ijazah tersebut dilakukan secara bertahap.
    Pada tahap pertama, pemutihan diberikan kepada 117 siswa.
    Tahap kedua menyasar 371 siswa, disusul tahap ketiga sebanyak 820 siswa.
    Selanjutnya, tahap keempat dilaksanakan dalam dua gelombang dengan jumlah penerima masing-masing 744 siswa dan 1.238 siswa.
    Adapun tahap kelima menjadi tahap dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 2.753 siswa.
    Sepanjang 2025, beragam program telah dijalankan.
    Namun, beberapa masih membutuhkan penyempurnaan.
    Evaluasi tahunan ini mengingatkan bahwa keberhasilan pemerintahan bukan diukur dari banyaknya program yang diluncurkan, melainkan dari manfaat nyata yang benar-benar dirasakan warga Jakarta.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pemprov DKI Kirim 2 IPA Mobile dan 10 Mobil Tangki Air untuk Korban Bencana Sumatera
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    Pemprov DKI Kirim 2 IPA Mobile dan 10 Mobil Tangki Air untuk Korban Bencana Sumatera Megapolitan 31 Desember 2025

    Pemprov DKI Kirim 2 IPA Mobile dan 10 Mobil Tangki Air untuk Korban Bencana Sumatera
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama PT PAM Jaya (Perseroda) secara resmi melepas bantuan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mobile dan mobil tangki air untuk masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera, Rabu (31/12/2025).
    Pelepasan bantuan tersebut dilakukan di Halaman Pendopo Balai Kota Jakarta, disertai sambutan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasruddin.
    Sejak pagi, halaman Balai Kota tampak dipenuhi deretan kendaraan operasional berwarna biru cerah milik PAM Jaya yang berbaris rapi.
    Di barisan paling depan, terlihat satu unit ambulans PAM Jaya jenis Toyota HiAce dengan lampu sirene merah menyala.
    Di belakangnya, berjajar 10 unit truk tangki air serta dua unit
    IPA Mobile
    yang siap diberangkatkan menuju wilayah Sumatera.
    Seluruh kendaraan menampilkan logo PAM Jaya di bagian pintu dan badan mobil, lengkap dengan identitas unit masing-masing.
    Di samping setiap kendaraan, para petugas PAM Jaya berdiri tegak mengenakan seragam dinas lapangan berwarna biru gelap dan hitam.
    Mereka dilengkapi alat pelindung diri (APD) berupa helm keselamatan putih, rompi reflektif oranye bergaris perak, serta sarung tangan medis biru pada sebagian personel.
    Arief Nasruddin menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Gubernur DKI Jakarta kepada Gubernur Aceh terkait kebutuhan air bersih di wilayah terdampak.
    “Hari ini kami sudah siap dengan dua mobil WTP atau IPA Mobile dengan kapasitas produksi sekitar 1 liter per detik, atau setara 42.000 liter air per 12 jam,” ujar Arief dalam sambutannya di Pendopo, Balai Kota Jakarta, Rabu.
    Selain itu, PAM Jaya juga mengirimkan 10 unit
    mobil tangki air
    yang akan dipinjamkan hingga kondisi di daerah terdampak memungkinkan sistem distribusi kembali berjalan normal.
    “Kami juga mengirimkan tim medis dan tim teknis air, karena berdasarkan informasi terakhir, kebutuhan air bersih masih menjadi salah satu pekerjaan rumah utama di sana,” kata Arief.
    Ia menambahkan, PAM Jaya turut menggalang donasi internal dari karyawan dan karyawati.
    Hingga hari pelepasan bantuan, dana yang terkumpul mencapai Rp250.720.683.
    “Dana ini akan kami salurkan melalui rekening Baznas Bank Jakarta yang sudah dikoordinasikan, dan dicatat sebagai bantuan PAM Jaya atas nama Pemprov DKI Jakarta di BPBD Aceh,” ujar dia.
    Usai pelepasan, Arief Nasruddin menjelaskan kepada awak media bahwa dua unit IPA Mobile tersebut akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah Aceh Tamiang sebagai salah satu titik pengiriman.
    “Mobil WTP ini dilengkapi sistem
    reverse osmosis
    (RO), sehingga air sungai yang diolah dapat langsung dikonsumsi sebagai air siap minum,” kata Arief.
    Pengiriman mobil tangki diperlukan karena jaringan pipa di lokasi masih terendam lumpur sehingga distribusi air belum bisa dilakukan secara normal.
    Tim teknis PAM Jaya akan bertugas secara bergantian setiap dua minggu untuk memastikan produksi dan distribusi air bersih berjalan optimal.
    “Produksi air mencapai sekitar 42.000 liter per 12 jam dan dapat diproses dengan cepat hingga siap diminum,” ujar dia.
    Arief menambahkan, saat ini PAM Jaya memiliki enam unit WTP sehingga tetap menjaga kesiapsiagaan untuk wilayah Jakarta di tengah kondisi iklim yang belum stabil.
    Untuk pengiriman bantuan, jalur laut diperkirakan memakan waktu sekitar empat hari melalui tol laut, sedangkan jalur darat membutuhkan waktu lima hingga enam hari.
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengapresiasi langkah cepat PAM Jaya dalam membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat di Sumatera.
    “Hari ini Pemerintah DKI Jakarta bersama PAM Jaya melepas bantuan IPA Mobile dan mobil tangki air. Untuk IPA Mobile terdapat dua unit
    portable
    , sedangkan mobil tangki berjumlah 10 unit,” kata Pramono dalam sambutannya.
    Menurut dia, PAM Jaya juga mengerahkan 30 personel untuk terjun langsung ke lapangan guna mendukung layanan air bersih berkualitas di daerah terdampak, khususnya di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
    “Saya memberikan apresiasi kepada PAM Jaya dan seluruh jajaran yang telah berpartisipasi meringankan beban saudara-saudara kita,” ujar Pramono.
    Ia menyebutkan, Pemprov DKI Jakarta sebelumnya juga telah mengirimkan berbagai bantuan lain, mulai dari obat-obatan, toilet, hingga bantuan keuangan kepada tiga daerah terdampak besar, yakni Lhokseumawe, Aceh Tamiang, dan Tapanuli Tengah, masing-masing sebesar Rp3 miliar.
    Pramono Anung juga menyampaikan bahwa menjelang pergantian tahun, Pemprov DKI Jakarta membuka donasi yang telah terkumpul lebih dari Rp700 juta, termasuk kontribusi dari PAM Jaya, dan akan disalurkan ke daerah terdampak.
    Dengan pelepasan bantuan IPA Mobile dan mobil tangki PAM Jaya ini, Pemprov DKI Jakarta berharap kebutuhan air bersih masyarakat di Sumatera dapat segera terpenuhi sekaligus menjadi wujud nyata solidaritas antardaerah di pengujung tahun.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Catat! Ini Jadwal MRT, Transjakarta, LRT, KRL saat Malam Tahun Baru

    Catat! Ini Jadwal MRT, Transjakarta, LRT, KRL saat Malam Tahun Baru

    Bisnis.com, JAKARTA — Layanan transportasi umum atau transum di wilayah Jakarta dan sekitarnya bakal beroperasi lebih lama pada saat malam pergantian tahun baru 2026 pada 31 Desember 2025-1 Januari 2026. 

    Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkap khusus MRT, LRT dan Transjakarta bakal beroperasi hingga 02.00 WIB. Perpanjangan operasional ini dilakukan agar masyarakat bisa lebih nyaman menikmati acara pergantian malam tahun baru di Jakarta.

    “Untuk MRT dan Transjakarta, LRT juga pada hari itu akan kami operasikan sampai jam 02.00 pagi,” kata Pramono di Jakarta, dikutip Rabu (30/12/2025).

    Oleh sebab itu, masyarakat yang ingin merayakan tahun baru di Jakarta agar bisa menggunakan transportasi umum agar menghindari kepadatan arus lalulintas.

    Terlebih, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta telah menggratiskan layanan transportasi di Jakarta seperti MRT, LRT dan Transjakarta pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Namun penumpang tetap harus melakukan tap in dengan harga Rp1 untuk pendataan.

    Operasional KRL Diperpanjang 

    Kemudian, Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI juga memberlakukan perpanjangan jam operasional untuk KAI Commuter (KRL) dan LRT Jabodebek pada malam Tahun Baru 2026. 

    Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan, hal tersebut dalam rangka mendukung aktivitas masyarakat pada malam pergantian tahun, khususnya di wilayah Jabodetabek. 

    “KAI Commuter mengoperasikan 45 perjalanan tambahan pada 31 Desember 2025 hingga dini hari 1 Januari 2026, dengan jam layanan berlangsung hingga pukul 03.00 WIB,” ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (30/12/2025). 

    Tambahan perjalanan ini tersebar di lintas Bogor, Cikarang, Rangkasbitung, Tanjung Priok, dan Tangerang. Pengaturan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi publik yang aman dan terjangkau setelah kegiatan perayaan, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya.

    Sementara itu, LRT Jabodebek memperpanjang jam operasional pada 31 Desember 2025 hingga pukul 01.44 WIB dini hari, 1 Januari 2026. 

    Berikut Jadwal Operasional MRT, Transjakarta, LRT, KRL saat Malam Tahun Baru

    Jadwal Operasional Transportasi Umum saat Tahun Baru 2026

    Moda Transportasi
    Jam Operasional (1/1/2026)

    MRT Jakarta

    s/d 02.00 WIB 

    TransJakarta

    s/d 02.00 WIB

    LRT Jakarta 

    s/d 02.00 WIB

    KRL

    s/d 03.00 WIB

    LRT Jabodebek

    s/d 01.44 WIB

    Sumber: Pemprov DKI, KAI, diolah