Tag: Pramono Anung

  • Ekonomi dan kesejahteraan jadi tema debat kedua Pilkada DKI Jakarta

    Ekonomi dan kesejahteraan jadi tema debat kedua Pilkada DKI Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menetapkan “Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial” sebagai tema debat kedua calon gubernur dan wakil gubernur di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta pada 27 Oktober 2024.
     

    “Tema debat kedua tentang Ekonomi dan kesejahteraan Sosial. Untuk tema debat setiap sesinya sudah dirumuskan oleh tim perumus yang merupakan ahli atau pakar di bidangnya,” kata Ketua Divisi Data dan Informasi KPU DKI Jakarta Fahmi Zikrillah saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

     

    Fahmi mengatakan, debat calon gubernur dan calon wakil gubernur (cagub-cawagub) Jakarta dijadwalkan berlangsung di Ecovention, Ancol, Jakarta Utara, pukul 19.00 WIB.

     

    Adapun terkait segmen dalam debat, kata dia, hampir sama seperti debat pertama. Namun, KPU DKI Jakarta berencana melibatkan partisipasi masyarakat.

     

     

    Dalam debat pertama, KPU DKI membagi segmen menjadi enam yakni segmen satu pemaparan visi dan misi masing-masing pasangan calon (paslon), lalu segmen dua dan tiga para paslon menjawab pertanyaan panelis.

     

    Kemudian di segmen empat dan lima merupakan tanya jawab antar pasangan calon, dilanjutkan segmen enam yakni pemberian pernyataan penutup dari pasangan calon.

     

    Debat pertama dimulai pukul 19.00 WIB dan berlangsung sekitar 150 menit dengan dengan 30 menit untuk jeda iklan. Tema yang diangkat dalam debat perdana yakni “Penguatan SDM dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global”.

     

    Debat diikuti paslon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dan paslon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

     

    KPU DKI Jakarta menjadwalkan debat tahap ketiga pada 17 November 2024 atau 10 menjelang hari pemungutan suara yakni pada 27 November 2024.

     

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Jakarta Timur dan Jakarta Utara jadi wilayah favorit berkampanye

    Jakarta Timur dan Jakarta Utara jadi wilayah favorit berkampanye

    Jakarta (ANTARA) – Wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara tercatat paling sering dikunjungi ketiga pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta saat masa kampanye Pilkada 2024.

    Menurut data Rekap Pengawasan Kampanye Pilkada 2024 Provinsi DKI Jakarta yang diterima di Jakarta, Jumat, wilayah Jakarta Utara dikunjungi 36 kali dan Jakarta Timur dikunjungi 34 kali. Jumlah kunjungan ini terhitung sejak 11 Oktober hingga 17 Oktober.

    Wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan juga tercatat sering dikunjungi ketiga pasangan calon (paslon) untuk berkampanye dengan total 26 kali. Sementara, Jakarta Pusat menjadi wilayah yang jarang dijadikan tempat berkampanye dengan dua kali kunjungan dan Kepulauan Seribu sebanyak empat kunjungan.

    Sementara itu, paslon nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) tercatat paling sering berkampanye dengan rincian 35 kali tatap muka dengan rincian 18 kali di Jakarta Utara, 7 kali di Jakarta Barat, 5 kali di Jakarta Timur, 3 kali di Jakarta Selatan dan 2 kali di Kepulauan Seribu.

    Baca juga: Distribusi logistik Pilkada DKI di Jaksel selesai 25 Oktober
    Baca juga: Visi-misi ketiga paslon Cagub-Cawagub DKI soal keterbukaan informasi

    Pasangan ini juga melakukan 2 kali pertemuan terbatas di Jakarta Utara dan 17 kegiatan lain dengan rincian 10 kali di Jakarta Timur, 4 kali di Jakarta Barat, 1 kali di Jakarta Pusat, satu kali di Jakarta Utara dan 1 kali di Jakarta Selatan.

    Diposisi kedua, paslon nomor urut tiga Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) merupakan yang sering berkampanye. Mereka tercatat melakukan 26 kali tatap muka dengan rincian 9 kali di Jakarta Utara, 8 kali di Jakarta Barat, 8 kali di Jakarta Timur dan 1 kali di Jakarta Pusat.

    Pasangan ini juga melakukan 1 kali pertemuan terbatas di Jakarta Timur dan 42 kegiatan lain dengan rincian 22 kali di Jakarta Selatan, 10 kali di Jakarta Timur, 6 kali di Jakarta Barat dan 4 kali di Jakarta Utara.

    Sedangkan pasangan nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) melakukan kampanye 5 kali tatap muka dengan rincian 2 kali di Jakarta Utara, 2 kali di Kepulauan Seribu dan 1 kali di Jakarta Barat.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Distribusi logistik Pilkada DKI di Jaksel selesai 25 Oktober

    Distribusi logistik Pilkada DKI di Jaksel selesai 25 Oktober

    Jakarta (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Selatan mengungkapkan bahwa distribusi logistik Pilkada DKI ke kecamatan di wilayah tersebut selesai pada Jumat (25/10) sebagai upaya kesiapan menyambut pesta demokrasi pada 27 November mendatang.

     

    “Kami tanggal 25 Oktober itu sudah terdistribusi sampai ke gudang kota yang ada di kecamatan,” kata kata Ketua KPU Jakarta Selatan (Jaksel) Muhammad Taqiyuddin saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

     

    Taqiyuddin mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan logistik yang baru diterima di gudang penyimpanan Sarinah Ekosistem, Pancoran.

     

    Logistik Pilkada yang sudah diterimanya, yakni sampul untuk membungkus surat, kotak suara dan surat suara dari KPU DKI. Lalu, terkait logistik seperti alat bantu tuna netra masih dalam tahap pengiriman.

     

     

    Dalam pendistribusian logistik Pilkada, pihaknya mempertimbangkan adanya pengalihan arus pada Minggu (20/10). Untuk mengantisipasi adanya kepadatan jalan di Jakarta Selatan, pihaknya akan mengubah jadwal.

     

    “Kami akan menyesuaikan kembali apakah memungkinkan di wilayah tersebut untuk mendistribusikan barang-barang,” katanya.

     

    Adapun jumlah surat suara untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2024 di Jakarta Selatan sebanyak 1.794.204 surat suara.

    KPU Jaksel juga menggandeng Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) setempat untuk melakukan fumigasi di lokasi penyimpanan logistik Pilkada DKI Jakarta.

     

    KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pilkada DKI Jakarta pada Minggu (22/9).

     

    Ketiga paslon tersebut, yakni Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut 1 dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut 2 serta adalah Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Visi-misi ketiga paslon Cagub-Cawagub DKI soal keterbukaan informasi

    Visi-misi ketiga paslon Cagub-Cawagub DKI soal keterbukaan informasi

    Jakarta (ANTARA) – Ketiga pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta telah menyampaikan visi-misinya terkait keterbukaan informasi melalui diskusi yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta. 

    Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono mengungkapkan bahwa demokrasi adalah sistem yang berpusat pada kepentingan rakyat sehingga konstituen berhak mendapatkan akses informasi seluas-luasnya, termasuk transparansi anggaran.

    “Dalam membangun bangsa dan negara, dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat, pemimpin yang dipilih oleh rakyat wajib memberikan akses informasi yang luas kepada mereka,” ujar Ridwan Kamil di Jakarta, Jumat.

    Sedangkan Suswono menjelaskan bahwa Keterbukaan Informasi Publik (KIP) memberikan keuntungan bagi pemerintah. Dengan adanya umpan balik dari masyarakat, pemerintah dapat menjalankan fungsi “check and balance” secara lebih efektif.

    Pasangan ini juga bertekad untuk meningkatkan Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) yang saat ini masih berada di kategori “sedang”. Mereka mengusulkan peningkatan anggaran untuk keterbukaan informasi publik sebagai bentuk keberpihakan pada transparansi.

    Baca juga: Indeks Keterbukaan Informasi Publik DKI Jakarta capai 75,65 poin

    Dalam program kerja konkret, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) berjanji untuk menerapkan sistem merit bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

    Selain itu, mereka akan mengedepankan edukasi melalui saluran langsung (hotline) pengaduan yang cepat dan responsif serta interaksi keterbukaan dengan masyarakat melalui simpul di setiap wilayah.

    Ridwan Kamil (RK) dan Suswono juga berkomitmen untuk mendukung Komisi Informasi agar semakin kooperatif dan memiliki daya dorong yang kuat.

    Cagub-Cawagub nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana juga berkomitmen akan meningkatkan transparansi dan keterbukaan informasi publik di Jakarta.

    Jika Dharma Pongrekun dan Kun Wardana terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta maka akan melakukan akselerasi pelayanan informasi publik dengan memaksimalkan teknologi digital.

    Baca juga: 231 badan publik di DKI Jakarta masuki tahap presentasi E-Monev 2024

    Kun menjelaskan bahwa setidaknya ada lima hal penting yang akan dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan keterbukaan informasi publik di Jakarta.

    Pertama reformasi regulasi dan tata kelola layanan informasi publik bagi masyarakat.  Kedua, penguatan dan peningkatan konektivitas informasi dan ketiga, pengelolaan data dan informasi publik menggunakan teknologi “blockcain”.

    Lalu keempat, peningkatan indeks keterbukaan informasi publik tertinggi se-Indonesia dan kelima, meningkatkan anggaran Komisi Informasi di Jakarta.

    Baca juga: KI DKI sebut penting sosialisasikan UU Keterbukaan Informasi Publik

    Bagi Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur 
    DKI Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung dan Rano Karno, keterbukaan informasi publik menjadi poin yang sangat mendasar untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global.

    Pram menyebutkan, berdasarkan laporan “Global City Index 2023”, Jakarta saat ini berada di posisi 74 dari 156 ranking kota global di dunia. Hal itu disebabkan salah satunya karena kemudahan pertukaran informasi ke dalam dan luar negeri yang masih sangat terbatas.

    “Kalau saya dan Bang Doel diberikan amanah, kami akan totalitas, nggak boleh keterbukaan informasi publik itu setengah hati. Harus dari hulu ke hilir dilakukan secara terbuka, dengan begitu akan meningkatkan ranking kota global Jakarta,” kata Pram.
    ​​​​​​​
    Pram menegaskan, pengambilan kebijakan program kerja hingga penyusunan anggaran di Jakarta harus dilakukan secara transparan dan melibatkan masyarakat.

    Pasalnya, kata Pram, masyarakat menengah ke bawah di Jakarta masih kesulitan dalam mengakses dan memperoleh informasi publik seperti informasi mengenai Kartu Jakarta Sehat (KJS), Kartu Jakarta Pintar (KJP), Jumantik, Kartu Lansia dan Dasawisma.

    Karena itu, Pram menyebutkan, program kerja yang akan dilakukannya ketika terpilih menjadi gubernur adalah melakukan evaluasi dan pendataan ulang terhadap para penerima KJP, KJS, Kartu Lansia, Jumantik, Dasawisma dan berbagai program kerja yang ada di Jakarta.

    Baca juga: KI DKI minta parpol selalu terbuka dan informatif untuk naikkan citra

    Hal itu guna memastikan para penerima manfaat dari program tersebut adalah warga atau masyarakat yang betul-betul seusai dan membutuhkan.

    Rano Karno mengatakan badan publik pada dasarnya dibentuk untuk melayani masyarakat. Karena itu membutuhkan adanya keterbukaan informasi publik dan partisipasi masyarakat.
    ​​​​​​​
    Rano menuturkan, badan publik harus mengetahui substansi dari undang-undang keterbukaan informasi publik. Dengan begitu, mereka akan mengerti betapa pentingnya pengelolaan informasi publik secara transparan dan terbuka.

    Selain itu, Rano menambahkan komitmennya terhadap transparansi dengan mendukung kegiatan sosialisasi Undang-Undang i Keterbukaan Informasi Publik ke masyarakat. Hal itu penting agar warga Jakarta khususnya tahu dan turut berpartisipasi aktif dalam mengawal berjalannya berbagai kebijakan di Jakarta.

    ​​​​​​​UU KIP dan tagline “Anda Punya Hak Untuk Tahu” itu harus gencar disosialisasikan ke masyarakat. “Biar mereka tahu dan berpartisipasi untuk kemajuan Jakarta,” kata Rano.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Relawan RIDO traktir makan untuk warga Jakarta

    Relawan RIDO traktir makan untuk warga Jakarta

    Mudah-mudahan dapat diterima oleh masyarakatJakarta (ANTARA) –

    Relawan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Suswono (RIDO) yang tergabung dalam “Teman Kita” mentraktir makan warga Jakarta di 250 titik pada hari ini.

     

    “Saya tadi mengunjungi beberapa titik rumah makan, di mana relawan Teman Kita berinisiatif mentraktir makan bagi warga Jakarta di 250 titik,” kata Ridwan Kamil saat meninjau rumah makan yang dijadikan lokasi “Traktir Ridwan Kamil” di Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat.

    Baca juga: KPU DKI monitoring pengiriman surat suara

     

    Menurut dia, memberikan makanan gratis kepada warga Jakarta itu menunjukkan bahwa relawan Teman Kita mendukung program Presiden RI terpilih Prabowo Subianto, yakni makan bergizi gratis.

     

    Dia pun mengucapkan terima kasih kepada relawan-relawan yang mengadakan makanan gratis itu.

     

     

    Apabila terpilih menjadi gubernur  pihaknya akan memikirkan program makan siang gratis setiap  Jumat.

     

    “Sedang dihitung.Target marketnya siapa, tentu kita akan cari yang pas ya salah satunya ojek online (ojol). Intinya akan melengkapi program pak Prabowo,” paparnya.

     

    Di sela-sela kegiatan itu, Ridwan Kamil menyempatkan makan siang di rumah makan Padang bersama dengan relawan. Kang Emil makan siang dengan menu gulai kikil, opor telur, lalap daun singkong, dan kol serta sambal hijau.

    Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil saat memberikan keterangan pers terkait program “Traktir Ridwan Kamil” di Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (18/10/2024). ANTARA/Syaiful Hakim/am.

    Sementara itu, Ketua Relawan Bang Emil Teman Kita, Ghifari Fachrezi, mengatakan kegiatan Traktir Ridwan Kamil tidak hanya digelar di Jakarta Timur, melainkan diselenggarakan di 250 titik Jakarta.

     

    “Kita targetkan 500 titik, namun hari ini hanya 250 titik. Mungkin pada Minggu (20/10) nanti ada 250 titik lagi. Untuk satu rumah makan beda-beda porsinya, ada 100 porsi atau lebih. Jadi kita manfaatkan relawan yang ada di Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat,” kata dia.

     

     

    “Ada rumah makan padang, warteg, bakmi. Jadi, kita berdasarkan UMKM yang dimiliki oleh relawan,” tuturnya.

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menetapkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana nomor urut 2, dan Pramono Anung-Rano Karno nomor urut 3 pada Pilkada DKI Jakarta.

    Pewarta: Syaiful Hakim
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2024

  • KPU Jaksel gandeng Sudin KPKP untuk fumigasi lokasi logistik Pilkada

    KPU Jaksel gandeng Sudin KPKP untuk fumigasi lokasi logistik Pilkada

    Jakarta (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Selatan menggandeng Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) setempat untuk melakukan fumigasi di lokasi penyimpanan logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

     

    “Kita akan berkomunikasi dengan Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan untuk meminta bantuan dalam pelaksanaan proses fumigasi nanti,” kata Ketua KPU Jakarta Selatan (Jaksel) Muhammad Taqiyuddin saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

     

    Taqiyuddin mengatakan tujuan dilakukan fumigasi untuk mengantisipasi rayap yang bisa merusak barang logistik yang sudah dipersiapkan jauh hari.

     

    Karena itu, dia juga mengimbau para camat yang ada di wilayah Jakarta Selatan untuk terus berkomunikasi dan berkonsultasi dengan KPU Jakarta Selatan jika membutuhkan bantuan terkait distribusi logistik.

     

    “Untuk rayap kita Alhamdulillah semuanya aman di masing-masing gudang yang ada di kecamatan,” ujarnya.

     

     

    Namun, dipastikan adanya hujan tak akan merusak dokumen lantaran logistik masih terbungkus aman.

     

    “Untuk alat-alat logistik aman karena barang-barang logistik ini dikeluarkan ataupun dibuka saat mulai pencoblosan di jam 07.00 WIB pagi,” katanya.

     

    Barang logistik yang diterima KPU Jakarta Selatan di Gedung Sarinah Ekosistem yakni 3.290 kotak suara, 94.916 segel, 19.629 kabel pengikat (kabel ties) dan 13.080 bilik suara.

     

    Penerimaan logistik l KPU Jakarta Selatan, diawasi oleh Bawaslu Jakarta Selatan, Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Kecamatan Pancoran.

     

    KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada Minggu (22/9).

     

    Ketiga paslon tersebut Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut 1 dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut 2 dan adalah Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3m

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • KPU Jaksel bidik lebih 83 persen partisipasi pemilih Pilkada DKI

    KPU Jaksel bidik lebih 83 persen partisipasi pemilih Pilkada DKI

    Jakarta (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Selatan membidik lebih dari 83 persen partisipasi pemilih di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada 27 November mendatang.

     

    “Pilkada kali ini kita menargetkan mungkin lebih dari 83,8 persen,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Selatan Muhammad Taqiyuddin saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

     

    Taqiyuddin mengatakan angka itu disandingkan dengan partisipasi pemilih Pemilu 2024 yang mencapai 83,6 persen dan Pilkada DKI 2017 mencapai 78 persen.

     

     

    Karena itu, untuk mengejar target tersebut pihaknya gencar melakukan sosialisasi ke sejumlah tempat publik seperti pasar dan sekolah.

     

    “Kami terus memaksimalkan sosialisasi atau pengajar masyarakat untuk mengikuti Pilkada,” tambahnya.

     

    Untuk mengejar target, Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Selatan melakukan melaksanakan pelayanan jemput bola ke sekolah-sekolah yang menjadi target perekaman, serta membuka pelayanan pada Sabtu dan Rabu petang.

     

     

    Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada DKI Jakarta pada 27 November 2024 di Jakarta Selatan sebanyak 1.748.961 pemilih yang terdiri atas 855.957 laki-laki dan 893.004 perempuan.

     

    Kemudian, terdapat sebanyak 3.270 TPS. Sedangkan untuk keseluruhan DPT di DKI Jakarta sebanyak 8.214.007 pemilih dan 14.935 TPS.

     

    KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada Minggu (22/9).

     

    Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut 1 dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) nomor 2 dari independen serta Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Pengamat: Pertemuan Pramono dan Prabowo bentuk dukungan politik

    Pengamat: Pertemuan Pramono dan Prabowo bentuk dukungan politik

    Jakarta (ANTARA) – Pengamat politik Hendri Satrio menilai pertemuan Pramono Anung dengan Presiden Terpilih Prabowo Subianto menjadi salah satu bentuk dukungan politik dalam mengikuti kontestasi di Pilkada Jakarta 2024.

    “Ya mungkin itu ada kaitannya dengan Pilkada Jakarta, mungkin untuk dukungan Pak Prabowo ke Mas Pram” kata Hendri di Jakarta, Kamis.

    Menurut Hendri, pertemuan tersebut bisa dipersepsikan apa saja sebab Prabowo tidak memberikan penjelasan lengkap.

    “Jadi bolehlah kita berpersepsi macam-macam ya. Termasuk dukungan Prabowo untuk Mas Pram di Pilkada Jakarta,” ujar Hendri yang juga Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI.

    Namun, kata Hendri, bisa saja pertemuan tersebut bukan membahas tentang Pilkada Jakarta.

    “Bisa saja tentang PDIP, kan Pram juga orang dekat Ibu Mega tapi karena tidak ada penjelasan jadi kita berpersepsi seperti itu juga boleh,” kata Hendri.

    Baca juga: Cagub Jakarta Pramono tiba di kawasan Rumah Prabowo
    Baca juga: Puan: Pramono ke Kertanegara menyampaikan pesan Megawati

    Sebelumnya, Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta nomor urut tiga, Pramono Anung menegaskan tidak bergabung dalam Kementerian Kabinet Prabowo karena tengah fokus memenangkan Pilkada DKI Jakarta.

    “Kalau ada yang bilang jangan-jangan Mas Pram ini mau jadi menteri lagi, enggak. Saya akan berjuang untuk memenangkan di Pilgub ini,” kata Pramono kepada wartawan di Jakarta Selatan, Rabu (16/10).

    Pramono menegaskan akan bekerja sungguh-sungguh untuk memenangkan Pilkada demi bisa membangun Jakarta. Pramono juga mengakui secara pribadi memiliki hubungan yang baik dan dekat dengan Presiden Terpilih Prabowo Subianto.
     

     

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Pramono janji gandeng PUPR untuk atasi banjir di Pela Mampang

    Pramono janji gandeng PUPR untuk atasi banjir di Pela Mampang

    Ini kali Krukut bukan hanya tanggung jawab pemerintah provinsi semataJakarta (ANTARA) – Calon gubernur (cagub) DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung berjanji akan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengatasi banjir di Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

     

    Pramono menyebut kolaborasi dengan pemerintah pusat diperlukan karena tak sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah.

     

    “Ini kali Krukut bukan hanya tanggung jawab pemerintah provinsi semata. Untuk itu harus duduk bersama antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Kalau mau melakukan pekerjaan di lapangan salah satunya, harus ada kerja sama dengan Kementerian PUPR,” jelas Pramono di Jakarta, Rabu.

    Baca juga: KPU Jakut targetkan partisipasi pemilih di Pilkada Jakarta 77 persen

     

    Hal ini juga sebagai respons atas keluhan warga yang seringkali terkena banjir hingga 1,5 meter. Pramono memprediksi yang terjadi di kawasan Pela Mampang masuk kategori banjir lokal.

     

     

    “Kalau hujan deras terutama di beberapa dari hulu ke sini, maka ini yang menyebabkan banjir di wilayah ini karena air tidak keluar,” ujar Pramono.

     

    Selain itu, Pramono menjelaskan ada tiga penyebab suatu wilayah terkena banjir, antara lain banjir kiriman, banjir lokal, dan banjir rob.

     

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2024

  • KPU Jakut targetkan partisipasi pemilih di Pilkada Jakarta 77 persen

    KPU Jakut targetkan partisipasi pemilih di Pilkada Jakarta 77 persen

    Jakarta (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Utara menargetkan partisipasi pemilih di wilayah tersebut dalam Pilkada Jakarta pada 27 November 2024 mencapai 77 persen.

    “Target kami untuk angka partisipasi Pilkada ini 77 persen dan untuk meningkatkan partisipasi kita melakukan sosialisasi di seluruh segmen,” kata Ketua KPU Jakarta Utara Abdul Bahder Maloko di Jakarta, Selasa.

    Ia mengatakan, sosialisasi dan edukasi soal pemilihan di segmen pekerja, karyawan, nelayan, bahkan pemilih pemula di sekolah-sekolah atau di kelompok masyarakat melalui ormas.

    “Terutama di sekolah yang kita gencar laksanakan beberapa waktu yang lalu,” kata dia.

    Baca juga: KPU pastikan lokasi penyimpanan logistik Pilkada bebas banjir

    Komisioner Divisi Teknis KPU Jakarta Utara, Ibnu Afan mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi di 26 sekolah swasta dan negeri.

    Termasuk aktif bersama Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) melakukan perekaman KTP bagi masyarakat dan pelajar yang pada November 2024 berusia 17 tahun.

    Menurut dia, salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar sosialisasi ke sejumlah sekolah di Jakarta Utara untuk menarik pemilih muda terlibat di dalam Pilkada DKI Jakarta.

    KPU Jakarta Utara (Jakut) memiliki kepentingan tinggi agar sosialisasi ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat yang ditargetkan harus lebih tinggi dibandingkan Pemilu 2024.

    Baca juga: KPU Jakut mulai distribusikan logistik Pilkada Jakarta

    Saat Pemilu 14 Februari 2024 masyarakat yang menggunakan hak pilihnya ada di kisaran 77-78 persen, maka dalam Pilkada DKI Jakarta 2024 harus di atas angka tersebut.

    “Untuk itu kita lakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, RT/RW, komunitas hingga ormas sehingga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sesuai dengan target yang sudah kita tetapkan,” kata dia.

    KPU Jakarta Utara telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Jakarta Utara sebanyak 1.345.815 pemilih. Jumlah pemilih itu terdiri dari 666.181 pemilih pria dan 679.634 pemilih perempuan.

    Jumlah pemilih itu akan mencoblos di 2.386 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar
    di enam kecamatan, 31 kelurahan di Kota Jakarta Utara.

    Sebelumnya, KPU DKI Jakarta menetapkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur dalam Pilkada Jakarta, yakni pasangan Ridwan Kamil-Suswono nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana nomor urut 2 dan Pramono Anung-Rano Karno nomor urut 3.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024