Tag: Pramono Anung

  • Bertemu Ketum Jakmania, Suswono Tebar Janji Urus Persija Sampai Juara Lagi

    Bertemu Ketum Jakmania, Suswono Tebar Janji Urus Persija Sampai Juara Lagi

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG – Cawagub Jakarta nomor 1, Suswono bertemu dengan Ketua Umum Jakmania Diky Soemarno dalam sebuah diskusi bertajuk ‘Sepak Bola Bahasa Persatuan’ yang digelar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

    Di depan Diky, pendamping Cagub Ridwan Kamil ini pun tebar janji bakal mengurus Persija sampai kembali menjadi juara Liga 1 Indonesia.

    “Saya sudah bicara dengan pak Ridwan Kamil bahwa beliau ketika memang ditakdirkan menjadi gubernur, sudah pasti Persija itu akan menjadi kebanggaan bagi gubernur. Artinya, dia akan memperjuangkannya untuk menjadi juara,” ucapnya, Rabu (20/11/2024).

    Untuk klub sebesar Persija, Suswono menyebut, sudah cukup lama klub berjuluk Macan Kemayoran itu tak juara.

    Tahun 2018 jadi kali terakhir klub kebangaan warga Jakarta itu menjadi yang terbaik di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

    Artinya, sudah lebih dari lima tahun terakhir ini tak ada prestasi yang ditorehkan Persija.

    Untuk itu, Suswono menjanjikan bakal membantu mengucurkan dana segar untuk Persija lewat CSR perusahaan-perusahaan BUMD milik Pemprov DKI bila terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta.

    “Tentu kami dukungan dari APBD, plus juga nanti bagaimana membantu dari dana-dana CSR untuk kemajuan Persija, itu sudah jadi jaminan kami,” ujarnya.

    “Intinya, kami akan memperbanyak bagaimana supaya ada sponsor, dana-dana CSR dari berbagai pihak,” sambungnya.

    Tak hanya itu, Suswono juga menjanjikan bakal memprioritaskan JIS untuk Persija, sehingga Rizki Ridho cs tak lagi menjadi tim musafir yang bermain kandang jauh dari Jakarta.

    “JIS yang sudah dibangun dengan biaya yang cukup besar ini akan bisa berfungsi optimal ya, sehingga Persija bisa menjadi homebase-nya Persija ya,” tuturnya.

    Sementara itu, Diky berharap, siapa pun nanti sosok yang akan menjadi Gubernur Jakarta bisa mencintai Persija yang merupakan klub kebangaan warga ibu kota.

    “Untuk kesosokan kami enggak pernah ada spesifikasi khusus, syaratnya gampang, yang penting cinta Persija, itu aja udah,” ucapnya.

    3 Paslon

    Seperti diketahui, Pilkada Jakarta 2024 diikuti tiga paslon.

    Nomor 1 Ridwan Kamil-Suswono. Paslon tersebut diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus berisi 13 partai Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, NasDem, PSI, PKB, Gelora, PBB, Perindo, PAN, PPP, serta Garuda.

    Nomor 2 paslon independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Abyoto. Paslon ini memenuhi persyaratan dukungan 677.468 KTP warga Jakarta.

    Nomor 3 Pramono Anung-Rano Karno, diusung PDIP dan Hanura.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Ketum Jakmania Ungkap Sosok Gubernur Jakarta Idaman Suporter Persija, Syaratnya Gak Banyak

    Ketum Jakmania Ungkap Sosok Gubernur Jakarta Idaman Suporter Persija, Syaratnya Gak Banyak

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG – Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno mengungkap sosok ideal Gubernur Jakarta yang diidam-idamkan Jakmania.

    Ia tidak menyebutkan banyak syarat, melainkan hanya sosok tersebut harus benar-benar cinta dengan Persija Jakarta.

    “Kalau untuk kesosokan kita enggak pernah ada spesifikasi khusus, syaratnya gampang, yang penting cinta Persija, itu aja sudah,” ucapnya dalam dalam sebuah diskusi publik yang digelar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2024).

    Diky tak menampik bila Jakmania acap kali dijadikan kendaraan politik para calon gubernur yang maju di Pilkada Jakarta.

    Ia kemudian menceritakan bagaimana sosok Anies Baswedan bisa mendapat suara dan hati dari para pendukung Persija.

    “2017 (saat Pilgub Jakarta) yang dijanjikan oleh pak Anies itu beliau janjikan buat stadion, beliau kemana-mana bawa stadion. Nah, itu yang mengena di hati teman-teman Jakmania,” ujarnya

    “Dan akhirnya teman-teman Jakmania mungkin mayoritas secara pribadi mereka memilih pak Anies,” sambungnya.

    Oleh karena itu, Diky menyebut, Jakmania selalu terbuka kepada siapapun sosok yang ingin maju sebagai calon pemimpin di Jakarta.

    Termasuk sosok Cagub Ridwan Kamil, eks Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat yang dikenal sebagai seorang Bobotoh atau pendukung Persib Bandung yang menjadi rival abadi Persija.

    “Yang penting pilkada berjalan dengan lancar, tidak Ada kecurangan apapun, tidak ada pemaksaan apapun. Semua benar-benar menjadi pestanya masyarakat Jakarta, apalagi Jakmania, karena Jakmania adalah elemen penting bagi para penjaga Kota Jakarta,” tuturnya.

    “Karena ya orang kalau ditanya, siapantang paling cinta sama Kota Jakarta hari ini, pasti jawaban pertama adalah Jakmania,” sambungnya.

    3 Paslon

    Seperti diketahui, Pilkada Jakarta 2024 diikuti tiga paslon.

    Nomor 1 Ridwan Kamil-Suswono. Paslon tersebut diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus berisi 13 partai Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, NasDem, PSI, PKB, Gelora, PBB, Perindo, PAN, PPP, serta Garuda.

    Nomor 2 paslon independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Abyoto. Paslon ini memenuhi persyaratan dukungan 677.468 KTP warga Jakarta.

    Nomor 3 Pramono Anung-Rano Karno, diusung PDIP dan Hanura.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Kredit Mesra tanpa agunan bebaskan dari jeratan pinjol

    Kredit Mesra tanpa agunan bebaskan dari jeratan pinjol

    Jakarta (ANTARA) – Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil menyebutkan, Program Kredit Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Kredit Mesra) tanpa agunan yang akan digulirkan dapat memerdekakan kelompok ekonomi lemah dari jeratan rentenir atau pinjaman online(pinjol).

    “Kredit Mesra ini menyasar terutama yang ‘unbankable’, mereka yang saking kecilnya enggak punya aset untuk dijadikan agunan,” kata Ridwan Kamil dalam Dialog Pilkada di Jakarta, Rabu.

    ​​​​​​Perbankan tidak bisa memberi pinjaman ke kelompok ini sehingga mereka lari ke pinjol. “Kenapa? Karena pinjol dan rentenir keliling tidak mensyaratkan agunan, tapi bunganya ampun-ampun sampai puluhan persen,” katanya.

    Pengalaman di Jawa Barat, kata dia, menunjukkan para peminjam disiplin mengangsur dengan tingkat “non-performing loan” (NPL) yang nyaris nihil. Kuncinya ada di “bonding” (rasa percaya) antaranggota di kelompok tersebut.

    “Satu kelompok ada 5 orang, kalau 1 bermasalah, 4 bermusyawarah. NPL nyaris nol,” katanya.

    Jika terpilih menjadi gubernur Jakarta, Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil akan mereplikasi kesuksesan Kredit Mesra di Jakarta, memberikan pinjaman dari Rp500 ribu untuk starling (starbuck keliling’) sampai Rp10 juta untuk warung bakso.

    “Lebih dari 90 persen usaha di Jakarta itu UMKM dan semangat entrepreneurship di Jakarta ini tinggi sekali. Setiap kali blusukan, saya tanya siapa yang mau usaha, yang antusias angkat tangan itu banyak banget,” katanya.

    Baca juga: Jamin harga kebutuhan pokok terjangkau, RIDO siapkan program SEMUR

    Jadi, menurut dia, mengurus usaha-usaha kecil ini menjadi paling solutif untuk mengangkat harkat martabat warga Jakarta.

    Setelah membuka akses permodalan, dia juga merancang kegiatan “car free night” untuk semakin menghidupkan aktivitas UMKM.

    “Kalau ‘car free day’ itu lebih digunakan untuk olahraga, tapi kalau ‘car free nigh’t ini pasar malam. Diadakan di seluruh 44 kecamatan di Jakarta setiap bulannya,” tuturnya.

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menetapkan paslon Ridwan Kamil-Suswono nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana nomor urut 2 dan Pramono Anung-Rano Karno nomor urut 3 pada Pilkada DKI Jakarta, yang digelar 27 November 2024.

    Pewarta: Syaiful Hakim
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • H-7 KPU DKI Bicara Persiapan Pilkada di Jakarta, Mulai dari Logistik hingga Antisipasi Banjir

    H-7 KPU DKI Bicara Persiapan Pilkada di Jakarta, Mulai dari Logistik hingga Antisipasi Banjir

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM – H-7 menjelang pencoblosan, KPU DKI Jakarta terus mempersiapkan segala hal terkait pelaksanaan Pilkada Jakarta 2024 yang bakal digelar pada Rabu (27/11/2024).

    Diantaranya terkait persiapan Kelompok Pemilihan Pemungutan Suara (KPPS), distribusi logistik hingga antisipasi banjir mengingat Pilkada digelar di musim hujan.

    Ketua Divisi Teknis Pemilu KPU DKI Jakarta, Dody Wijaya, untuk para KPPS, pihaknya sudah memberikan bimtek kepada mereka untuk memastikan menjalankan tugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sesuai SOP yang berlaku.

    “Kami fokus pada persiapan hari pemungutan suara yang tinggal 6 hari lagi. Bimtek-bimtek sudah selesai,” kata Dody kepada wartawan di kegiatan sosialisasi Pilkada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan (20/11/2024).

    Dody mengatakan, saat ini KPU tengah mempersiapkan distribusi logistik pilkada dimana diharapkan sudah bisa didistribusikan ke seluruh TPS pada H-1 pencoblosan.

    “Sekarang kami fokus distribusi logistik sudah bergeser dari KPU kota ke tingkat kecamatan, kemudian akan disiapkan untuk persiapan distribusi logistik sampai ke tingkat TPS, paling lambat pada H-1 atau 26 November. Khusus Kepulauan Seribu, kami berharap bisa lebih cepat karena situasi cuaca kadang-kadang sedang tidak menentu,” papar Dody.

    Selain dari internal, Dody mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyukseskan gelaran pilkada di Jakarta.

    Salah satunya untuk mengantisipasi jika terjadi hujan dan banjir di TPS. Terkait hal ini, Dody mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan KPU RI berkaca dari banyaknya TPS yang kebanjiran pada Pileg dan Pilpres 2024 lalu.

    “Supaya ada regulasi yang mengatur misalnya saat terjadi banjir, seperti 14 Februari yang lalu. Artinya kan TPS jadi telat dibuka, enggak jadi jam 7, misalnya jam 9, supaya hak pemilih itu tidak hilang, kami minta waktu untuk kelonggaran kepada regulasi supaya bisa diperpanjang waktu pemutusan suara sesuai dengan waktu normal,” papar Dody.

    3 Paslon

    Seperti diketahui, Pilkada Jakarta 2024 diikuti tiga paslon.

    Nomor 1 Ridwan Kamil-Suswono. Paslon tersebut diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus berisi 13 partai Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, NasDem, PSI, PKB, Gelora, PBB, Perindo, PAN, PPP, serta Garuda.

    Nomor 2 paslon independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Abyoto. Paslon ini memenuhi persyaratan dukungan 677.468 KTP warga Jakarta.

    Nomor 3 Pramono Anung-Rano Karno, diusung PDIP dan Hanura.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Ketum Jakmania Ungkap Sosok Gubernur Jakarta Idaman Suporter Persija, Syaratnya Gak Banyak

    Akui Pernah Bertemu Tatap Muka dengan Ridwan Kamil, Ketum Jakmania: Ketemunya Sebelum Daftar Cagub

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG – Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno mengoreksi pernyataan Cagub Jakarta nomor 1, Ridwan Kamil soal pertemuan keduanya.

    Ia menyebut, pertemuan tersebut sudah berlangsung lama, bahkan sebelum Ridwan Kamil resmi mendaftar sebagai peserta Pilkada Jakarta 2024.

    “(Bertemu Ridwan Kamil) sebelum dia mendaftar, sebelum dia ke KPU DKI Jakarta,” ucapnya saat ditemui di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2024).

    Dalam pertemuan tersebut, Diky menyebut, Ridwan Kamil memperkenalkan diri sebagai sosok yang akan diusung sebagai salah satu kandidat calon gubernur.

    “Cuma kenalan aja, dia dicalonkan sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta,” ujarnya.

    Sejak pertemuan tersebut, Diky mengaku belum bertemu lagi secara langsung dengan eks Gubernur Jawa Barat itu.

    “Belum (ketemu lagi), setelah mendaftar ke KPU DKI Jakarta belum ketemu pak Ridwan Kamil sama sekali. Boleh ditanya ke beliau,” ujarnya.

    Pentolan Jakmania ini juga menyebut sampai saat ini belum ada rencana untuk bertemu dengan Ridwan Kamil.

    “Belum ada pertemuan lebih lanjut,” kata dia.

    Sebelumnya, Ridwan Kamil mengaku sudah bertemu dengan Ketua Umum Jakmania Diky Soemarno.

    Hal ini disampaikan Ridwan Kamil menanggapi rencana pertemuan Diky dengan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Suswono sore nanti.

    “Saya sudah bertemu Ketua Jakmania, ketemu Ketua Persija juga sudah, cuma tidak diberitakan di media. Pak Suswono yang belum,” ucapnya di Balai Kartini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2024).

    Politikus Golkar yang akrab disapa Kang Emil ini bilang, pertemuan tersebut tidak diekspos untuk menjaga konduktivitas Jakarta.

    Sebagai informasi, Ridwan Kamil yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat selama ini dikenal sebagai seorang Bobotoh atau pendukung Persib Bandung.

    Status ini yang menyebabkan Ridwan Kamil disebut-sebut sulit diterima oleh kelompok suporter Persija atau yang biasa disebut Jakmania.

    Pasalnya, Persija dan Persib Bandung merupakan musuh bebuyutan dan kedua kelompok pendukungnya acap kali terlibat bentrok.

    “Saya bertemu tapi tidak ada media supaya tidak ada hal-hal yang kurang kondusif saat itu. Tapi kalau ditanya sudah (ketemu), saya jawab sudah,” ujarnya.

    Caption: Ketua Umum Jakmania Diky Soemarno saat ditemui di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2024). 

    3 Paslon

    Seperti diketahui, Pilkada Jakarta 2024 diikuti tiga paslon.

    Nomor 1 Ridwan Kamil-Suswono. Paslon tersebut diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus berisi 13 partai Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, NasDem, PSI, PKB, Gelora, PBB, Perindo, PAN, PPP, serta Garuda.

    Nomor 2 paslon independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Abyoto. Paslon ini memenuhi persyaratan dukungan 677.468 KTP warga Jakarta.

    Nomor 3 Pramono Anung-Rano Karno, diusung PDIP dan Hanura.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • KI DKI tunggu komitmen transparansi dari ketiga kandidat gubernur

    KI DKI tunggu komitmen transparansi dari ketiga kandidat gubernur

    Pilkada 2024

    Rabu, 20 November 2024 21:20 WIB

    Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil (kiri) dan Suswono (kedua kiri), pasangan nomor urut 2 Dharma Pongrekun (ketiga kiri) dan Kun Wardana (ketiga kanan), pasangan nomor urut 3 Pramono Anung (kedua kanan) dan Rano Karno (kanan) mengikuti debat kedua pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2024 di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Minggu (27/10/2024). ANTARA FOTO/Fauzan/tom.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Geisz Chalifah ikuti arahan Anies Baswedan dukung Pram-Rano

    Geisz Chalifah ikuti arahan Anies Baswedan dukung Pram-Rano

    Jakarta (ANTARA) – Loyalis Anies Baswedan, Geisz Chalifah mengaku mengikuti arahan mantan gubernur DKI Jakarta itu untuk mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024.

    “Bagi para pendukung Pak Anies, ini adalah sebuah pilihan yang harus kami ambil. Tadinya, kami semua ingin mendukung kotak kosong tapi usulan agar ada pilihan kotak kosong di surat suara sudah ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK),” kata Geisz Chalifah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

    Menurut dia, apabila pendukung Anies Baswedan tetap mengambil sikap memilih kotak kosong, maka pilihan itu tidak berdampak apapun terhadap hasil Pilkada Jakarta.

    Sedangkan, Ridwan Kamil-Suswono dinilai tidak masuk pilihan bagi pendukung Anies Baswedan karena diduga termasuk kelompok menjegal langkah Anies Baswedan maju di Pilkada Jakarta.

    “Akhirnya, Pak Anies sudah mengarahkan kepada kami semua bahwa dukungan itu diberikan kepada Mas Pram dan Bang Doel. Karena merekalah yang paling komit terhadap keberkelanjutan dari program-program Pak Anies,” kata Geisz.

    Menurut dia, sudah tidak ada jalan lain, harapan para pendukung Anies adalah bersama-sama dalam satu perahu untuk mendukung kemenangan Mas Pram dan Bang Doel.

    “Terutama keluarga Kampung Bayam, warga Kampung Akuarium, warga-warga Kampung Kumuh yang akses air bersihnya belum selesai,” katanya.

    Sebelumnya, calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 03, Pramono Anung dan Rano Karno menemui mantan Gubernur DKI Anies Baswedan membahas hati ke hati di Pendopo Anies pada Jumat (15/11) pagi.

    Pramono mengatakan dalam pertemuan itu merasa bahagia bersama wakilnya Rano Karno dan Anies Baswedan yang menjamu keduanya di rumah.

    Pertemuan itu berjalan selama satu jam dan banyak disuguhkan berbagai makanan dan minuman dari istri Anies, Fery Farhati.

    “Alhamdulillah pertemuan dengan Mas Anies satu jam lebih, pertemuannya di tadi pagi, kopinya enak, makannya lontong sayur juga enak. Buahnya manis sekali,” ujarnya.

    Saat ditanya isi pertemuan dengan mantan Calon Presiden (Capres) 2024 itu, ia mempersilakan Anies yang akan menjelaskan lebih lanjut soal substansi pertemuan. Kendati begitu, ia memastikan pertemuan berlangsung dari hati ke hati.

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menetapkan paslon Ridwan Kamil-Suswono nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana nomor urut 2 dan Pramono Anung-Rano Karno nomor urut 3 pada Pilkada DKI Jakarta, yang digelar 27 November 2024.
    Baca juga: OSO optimis Pramono-Rano menang Pilkada Jakarta

    Pewarta: Syaiful Hakim
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Elektabilitas Pram-Doel lebih unggul dari dua paslon lain

    Elektabilitas Pram-Doel lebih unggul dari dua paslon lain

    Jakarta (ANTARA) – Hasil survei Indopolling Network menunjukkan elektabilitas pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur (cagub-cawagub) DKI Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) lebih unggul dibandingkan dua pasangan calon lainnya.

    Berdasarkan hasil simulasi pilihan tertutup tanpa kartu bantu, elektabilitas Pram-Doel mencapai angka 47,3 persen, diikuti pasangan nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) di angka 39,4 persen.

    Menurut Direktur Riset Indopolling Network, Dewi Arum Nawang Wungu dalam rilis hasil survei di Jakarta, Rabu, pasangan nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardhana dengan 3,8 persen.

    Adapun survei dengan simulasi kertas suara menunjukkan pasangan Pramono Anung-Rano Karno masih dalam tren di posisi teratas dengan 48,4 persen. Sedangkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono di kisaran 38,4 persen.

    Menurut Arum, tingginya elektabilitas Pram-Doel disebabkan oleh fenomena “split-ticket voting” yang ditemukan terutama di kalangan pemilih PKS, Partai Golkar dan Partai Gerindra.

    Ia menyebutkan pemilih dengan latar belakang sebagai simpatisan ketiga partai politik (parpol) tersebut tampak masih lebih banyak yang mendukung pasangan nomor urut 3 itu.

    Demikian pula pemilih dari PDIP yang merupakan partai pengusung Pram-Doel. Fenomena serupa juga terjadi pada pemilih dari PKB.

    Walaupun merupakan partai pengusung calon nomor urut satu, hanya 44,0 persen pemilih PKS, 43,1 persen pemilih Golkar dan 48,3 persen pemilih Gerindra yang mendukung pasangan Ridwan Kamil-Suswono.

    “Untuk paslon nomor 02 nampak belum beranjak dari angka elektoral 4-5 persen,” katanya.

    Secara individu, elektabilitas Ridwan Kamil mencapai 36,6 persen dan Pramono Anung 35,6 persen, bersaing ketat dalam pilihan “top of mind”.

    Rangking elektabilitas individu selanjutnya, yakni Rano Karno yang mencapai 6,5 persen dan Dharma Pongrekun 3,3 persen. Sedangkan
    pemilih yang belum menentukan pilihan (undecided voters) sebesar 18,1 persen.

    Sementara itu, pada posisi calon wakil gubernur, Rano Karno memimpin dengan elektabilitas 40,6 persen disusul oleh Suswono 25,6 persen dan Kun Wardana 2,8 persen.

    Menanggapi peningkatan elektabilitas, Juru Bicara pasangan cagub-cawagub nomor urut 3, Chico Hakim menjelaskan bahwa kenaikan tingkat keterpilihan itu ditengarai karena dukungan sejumlah tokoh, termasuk dua mantan Gubernur DKI Jakarta, yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Anies Baswedan.

    “Kami mendapat dukungan dari tokoh populer seperti Pak Ahok dan Pak Anies. Mereka membawa dukungan dari simpatisan Ahokers dan Anak Abah yang menjadi kekuatan besar,” kata Chico.

    Selain dukungan tokoh, Chico mengungkapkan bahwa pasangan ini juga fokus menyasar masyarakat marginal di Jakarta.

    “Mas Pram berkomitmen untuk mendekati masyarakat yang tinggal di tempat-tempat kumuh, di balik kemewahan Jakarta. Di sanalah suara dan harapan nyata berada,” katanya.

    Survei Indopolling dilakukan pada 8-15 November 2024 dengan melibatkan 880 responden yang dipilih menggunakan metodologi “multistage random sampling”.

    Adapun “margin of error” survei pada ukuran sampel diperkirakan sebesar ±3,3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

    Pewarta: Ade irma Junida/Yamsyina Hawnan
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Terbuka, peluang Mas Pram-Bang Doel menang 1 putaran 

    Terbuka, peluang Mas Pram-Bang Doel menang 1 putaran 

    Sumber foto: Antara/elshinta.com.

    Hasil survei terakhir 4 lembaga: Terbuka, peluang Mas Pram-Bang Doel menang 1 putaran 
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Rabu, 20 November 2024 – 16:25 WIB

    Elshinta.com – Hari H pencoblosan Pilkada Jakarta 2024 tinggal sepekan lagi. Ada yang menarik melihat hasil survei terkini dari 4 Lembaga yang semuanya menyebutkan peluang Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jakarta Nomor Urut 3 Pramono Anung Wibowo (Mas Pram) dan Rano Karno (Bang Doel) memenangkan Pilkada Jakarta 2024 kian terbuka lebar.

    Tengok saja, hasil survei terbaru yang dirilis lembaga survei Indopolling Network yang dirilis Rabu (20/11/2024), elektabilitas Pramono Anung-Rano Karno mencapai 48,4%, disusul Ridwan Kamil (RK)-Suswono meraih 38,4% dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana dapat 4,0%. Sedangkan responden yang menjawab tidak tahu dan tidak menjawab sebesar 9,2%.

    Dengan demikian untuk mencapai kemenangan Mas Pram dan Bang Doel dalam satu putaran pilkada hanya membutuhkan tambahan 2,6% suara lagi.

    Sebelumnya, hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Pilkada Jakarta yang dirilis 14 November 2024, mengungkapkan Pasangan Calon (Paslon) Mas Pram-Bang Doel meraih elektabilitas tertinggi yakni 46 %. Disusul kemudian RK-Suswono 39,1%, dan Dharma-Kun 5,1%.

    SMRC melangsungkan survei mengenai elektabilitas tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta 2024. Survei SMRC ini digelar pada 31 Oktober-9 November 2024. 

    Survei dilakukan dengan melibatkan 1.210 warga Jakarta yang sudah berumur 17 tahun atau lebih atau sudah menikah. Responden terpilih diwawancarai melalui tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Margin of error survei diperkirakan sebesar kurang lebih 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

    Hasil survei Survei terbaru SMRC ini memperlihatkan elektabilitas Paslon Nomor Urut 3 Mas Pran-Bang Doel unggul dari dua paslon lain. 

    Menurut survei tersebut, elektabilitas Pramono-Rano mencapai 46%. Angka itu terpaut nyaris 7% dari paslon nomor urut 1 Ridwan Kamil (RK)-Suswono yang mencatatkan elektabilitas 39,1%. Sementara, tingkat keterpilihan paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana sebesar 5,1%. Pada survei yang sama, sebanyak 9,8% menyatakan belum menentukan pilihan. 

    “Selisih elektabilitas Pramono-Rano dengan Ridwan Kamil-Suswono pada survei terbaru ini sekitar 6,9%, atau lebih dari dua kali margin of error (2,9%),” kata Direktur SMRC Deni Irvani saat merilis hasil surveinya.

    Kemudian sebuah lembaga survei yang selama ini dikenal kredibel dan akurat hasil surveinya, yakni Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas Pramono-Rano tertinggi dengan meraih 38,3%. 

    Disusul paslon Ridwan-Suswono dengan elektabilitas 34,6%. Sementara Dharma Pongrekun-Kun Wardana, berjarak cukup jauh dengan elektabilitas 3,3%.  

    Survei tersebut dilakukan pada 20-25 Oktober 2024 atau sebulan sebelum pemungutan suara pilkada pada 27 November 2024. Sebanyak 1.200 responden warga Jakarta berusia 17 tahun atau sudah menikah terlibat dalam survei ini. Para responden tersebut dipilih menggunakan metode multistage random sampling. Kemudian, survei dilakukan dengan metode wawancara tatap muka, toleransi kesalahan atau margin of error survei sebesar 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

    Elektabilitas pasangan Mas Pram dan Bang Doel kembali unggul dari dua paslon lainnya berdasarkan temuan hasil survei terbaru yang dirilis Polmark Indonesia.

    Dari survei terbaru yang dirilis PolMark, elektabilitas duet Pramono-Rano mencapai 40,3%. Sementara, pasangan Ridwan Kamil (RK)-Suswono berada di kisaran 34,8%, dan pasangan Dharma Porengkun-Kun Wardana 3,2%.

    Berdasarkan hasil survei tersebut, sebanyak 21,7% responden masih merahasiakan pilihan, tidak tahu, tidak menjawab.

    Survei Polmark dilakukan terhadap 1.200 orang dengan metode wawancara tatap muka. Survei dilakukan dalam kurun waktu pada 7-15 November 2024. Sementara, angka margin of error survei ini adalah 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.

    Selain unggul dalam elektabilitas, paslon Pramono-Rano juga unggul dalam popularitas dan kesukaan (likeability). Dalam popularitas, persentase pasangan Pramono-Rano mencapai 92,8% dan kesukaan 76,3%.

    Sementara, popularitas pasangan RIDO mencapai 91,2% dan kesukaan 66,3%. Sedangkan, pasangan Dharma-Kun 40,3% dan 19,9%.

    Berdasarkan survei yang dirilis PolMark, pasangan RK-Suswono mengalami penurunan sebesar 16,5%. Sebaliknya, duet Pramono-Rano malah mengalami kenaikan 9,2%.  

    Sebab pada survei awal bulan September lalu, elektabilitas pasangan RK-Suswono mencapai 51,3% dan pasangan Pramono-Rano hanya 31,1%.

    “Jika kecenderungan penurunan elektabilitas Ridwan Kamil (RK) – Suswono dan kenaikan elektabilitas Pramono Anung Wibowo – Rano Karno berlanjut, terbuka kemungkinan Pilkada Jakarta berlangsung satu putaran,” demikian keterangan pers Survei PolMark yang dikutip Rabu (20/11/2024).

    Hasil survei PolMark juga menunjukkan pasangan Pramono-Rano berkemungkinan meraih suara di atas 50% pemilih pada 27 November 2024.

    “Kemungkinan terjadinya pilkada satu putaran ini ikut terdukung oleh ‘tertahannya’ elektabilitas Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto pada angka yang tidak signifikan,” sebut keterangan PolMark.  

    Sumber : Radio Elshinta

  • Pramono soroti fasilitas dan SDM penanggulangan kebakaran di Jakarta

    Pramono soroti fasilitas dan SDM penanggulangan kebakaran di Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3
    Pramono Anung menyoroti fasilitas dan sumber daya manusia (SDM) untuk penanggulangan kebakaran yang hampir setiap hari terjadi di Jakarta tetapi penanganannya terlambat.

    “Proses untuk penanganan kebakarannya selalu terlambat. Karena mobil tidak bisa masuk, pakai damkar juga tidak bisa, pakai hidran, hidrannya tidak jalan. Begitu kejadian, banyak yang terdampak,” kata Pramono di Jakarta, Rabu.

    Fasilitas yang perlu diperbaiki, kata Pramono, antara lain ketersediaan hidran di titik-titik rawan kebakaran dan ruas jalan yang terbatas sehingga tidak memungkinkan masuknya mobil pemadam kebakaran.

    Selain fasilitas, Pramono juga menyoroti sumber daya keahlian yang dimiliki oleh dinas pemadam kebakaran. Menurut Pramono, SDM pemadam kebakaran kurang banyak secara kuantitas dan kualitas.

    Hal ini menyebabkan masih perlunya menurunkan pasukan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk membantu proses pendinginan seperti kebakaran yang terjadi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (17/11) lalu.

    “Sehingga dengan demikian bahwa benar selain kita kekurangan ‘expert’, kemampuan orang untuk melakukan itu, fasilitasnya juga sangat kurang,” ujar Pramono.

    KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada Minggu (22/9).

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024