Tag: Pramono Anung

  • Hitung cepat SMRC: Pramono-Rano unggul dengan 51,01 persen

    Hitung cepat SMRC: Pramono-Rano unggul dengan 51,01 persen

    Kondisi ini berbeda dengan Pilkada sebelumnya yang memperlihatkan perpecahan wilayah

    Jakarta (ANTARA) – Hasil hitung cepat dan exit poll Lembaga Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) untuk Pilkada DKI Jakarta pada Rabu pukul 18.16 WIB mencatat pasangan nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno, unggul sementara dengan 51,01 persen suara.

    Di posisi kedua, pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono, mengumpulkan 38,83 persen, sementara pasangan nomor 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana berada di posisi buncit dengan angka 10,16 persen.

    Peneliti SMRC Ezha Fachriza di Jakarta, Rabu, mengatakan, keunggulan Pramono-Rano tercatat hampir merata di seluruh wilayah administrasi Jakarta, dari Jakarta Barat, Pusat, Utara, Selatan, hingga Kepulauan Seribu.

    “Kondisi ini berbeda dengan Pilkada sebelumnya yang memperlihatkan perpecahan wilayah,” katanya.

    Ezha juga menyebut salah satu faktor kunci keberhasilan pasangan ini adalah dukungan terbuka dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang memiliki tingkat kepuasan kerja tinggi di mata warga Jakarta.

    Tidak hanya itu, berdasarkan hasil exit poll terhadap 600 responden dari 300 TPS di Jakarta, popularitas dan kesukaan terhadap figur Rano Karno juga berperan besar dalam menguatkan elektabilitas pasangan ini.

    “Rano Karno, dengan latar belakang sebagai selebritas dan politisi, memiliki daya tarik yang kuat, khususnya di kalangan generasi millennial dan (baby) boomers. Hal ini menambah kepercayaan publik terhadap pasangan Pramono-Rano,” ujarnya.

    Hasil akhir dari hitung cepat ini akan terus diperbarui hingga data masuk mencapai angka 100 persen. SMRC menegaskan pentingnya menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai acuan final.

    Sejauh ini data yang diterima oleh SMRC untuk Pilkada DKI Jakarta sudah mencapai 99,33 persen.

    Adapun untuk mencapai tingkat kepercayaan yang tinggi, SMRC menetapkan batas masuk data sebesar 80 persen dari 600 responden exit poll dari 300 TPS di Jakarta.

    Meski demikian, dengan tren data saat ini, posisi pasangan Pramono-Rano dinilai cukup kuat untuk mempertahankan keunggulan.

    Pewarta: Ade irma Junida/Yamsyina Hawnan
    Editor: Desi Purnamawati
    Copyright © ANTARA 2024

  • Kalah telak hasil hitung cepat, Dharma anggap itu “kemenangan”

    Kalah telak hasil hitung cepat, Dharma anggap itu “kemenangan”

    Kami anggap ini adalah suatu ‘kemenangan’

    Jakarta (ANTARA) – Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun menganggap kekalahan telaknya pada hasil hitung cepat sementara sebagai “kemenangan”.

    “Kami anggap ini adalah suatu ‘kemenangan’ bagi kami. Karena selama ini kami ditekan di angka tiga persen sampai paling tinggi lima persen dan kenaikan yang cukup signifikan (menjadi 10 persen) dengan kemampuan yang sangat minim,” kata Dharma kepada wartawan di posko pemenangan Bale Gotong Royong, Jakarta Selatan, Rabu.

    Pernyataan tersebut menanggapi hasil survei beberapa lembaga survei selama ini, elektabilitas Dharma-Kun hanya berkisar pada tiga sampai dengan lima persen dan ternyata pada hasil hitung cepat terbaru melejit hingga 10 persen lebih.

    Menurut Dharma, hasil tersebut luar biasa mengingat dirinya dan wakilnya, Kun Wardhana tidak memiliki latar belakang politik ataupun basis partai.

    Meskipun belum mengakui kekalahannya, mengingat hasil 10 persen pemilihnya adalah hasil hitung hasil, Dharma optimis bahwa 10 persen tersebut dapat menjadi penentu kemenangan pasangan calon (paslon) nomor urut 1 dan paslon nomor urut 3.

    “Otomatis dengan angka tersebut, Paslon Dharma-Kun menjadi penentu suaranya untuk memenangkan salah satu paslon, baik satu maupun tiga nantinya,” kata Dharma.

    Namun demikian, pihak Dharma belum sama sekali berpikiran tentang kepada paslon mana dukungannya akan diarahkan jika terjadi putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

    Lebih lanjut, mengenai kekalahannya dan kekalahan Kun di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) tempat coblos, Dharma menyebut hasil itu tidak menggambarkan integritas, elektabilitas dan etika paslon nomor dua.

    Sebelumnya, KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga paslon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

    Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut 2 dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3.

    Sebanyak 8,2 juta pemilih yang telah ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Jakarta 2024 telah menggunakan hak pilihnya di 14.835 TPS pada 27 November 2024.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2024

  • RK minta pendukungnya harus tetap semangat bila harus dua putaran

    RK minta pendukungnya harus tetap semangat bila harus dua putaran

    Jakarta (ANTARA) – Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK) meminta kepada para pendukungnya untuk tetap semangat bila Pilkada Jakarta 2024 berlangsung dua putaran.

    “Andaikan ternyata harus dua putaran, tentu kita terus bersemangat dan berkomitmen untuk menjalankan proses yang kedua ini dengan jujur, dengan integritas agar yang terpilih betul-betul memiliki legitimasi menjadi pemimpin di Jakarta,” kata Ridwan Kamil usai meninjau hasil hitung cepat (quick count) Pilkada Jakarta di Hotel Sultan Jakarta, Rabu petang.

    Menurut dia, pihaknya akan menerima masukan-masukan terkait strategi apa yang masih kurang karena dinamika politik di Jakarta luar biasa.

    “Kami juga sudah menerima masukan-masukan terkait apakah strategi masih ada yang kurang, apakah lain sebagainya karena memang dinamikanya luar biasa, khususnya Jakarta yang menjadi pusat perhatian se-Indonesia sebegitu rupa, sehingga tentu akan jadi sebuah kontemplasi dan strategi apa yang akan kita lakukan,” paparnya.

    “Setelah itu kalau memang harus putaran kedua, mari kita berkomunikasi lagi, aspirasi-aspirasinya tentu akan kita dengar dengan segala bentuk kampanye di tahap kedua yang tentunya harus lebih baik,” kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil.

    Secara umum, lanjut dia, pelaksanaan Pilkada Jakarta ini berbeda dibandingkan lima tahun sebelumnya.

    “Jadi lebih rekonsoliatif, yang dulu rival menjadi teman, teman jadi rival, tak ada masalah kemudian kampanye-nya relatif riang gembira, tidak ada hal-hal SARA yang mengemuka dalam proses selama dua bulan ini. Mudah-mudahan, ini jadi rujukan bahwa namanya pilihan per lima tahun bisa berbeda dengan sebelumnya sesuai dengan kebutuhan,” kata dia.

    Dalam kesempatan itu, Kang Emil juga mengucapkan terima kasih kepada 16 partai pendukung, tim pemenangan, relawan, aparat kepolisian dan TNI yang sudah bekerja keras luar biasa, sehingga pelaksanaan pilkada berlangsung damai, aman dan kondusif.

    “Saya haturkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang sudah menyertai dan bisa melihat suka dukanya, beginilah demokrasi kita dan di mana-mana dalam kontestasi siap menang, harus siap kalah yang penting kejujuran, kualitas dan kebenaran yang menjadi patokan bagaimana kita berkontestasi,” tegas Kang Emil.

    Baca juga: Pasangan RIDO tunggu penghitungan suara dari KPU Jakarta

    KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

    Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut 2 dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3.

    Sebanyak 8,2 juta pemilih yang telah ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Jakarta 2024 akan menggunakan hak pilihnya di 14.835 tempat pemungutan suara (TPS) pada 27 November 2024.

    Rangkaian kampanye Pilkada Jakarta telah dilaksanakan sejak 25 September hingga 23 November 2024.

    Pewarta: Syaiful Hakim
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2024

  • KPU DKI temukan data suara tak terpublikasi ke Sirekap

    KPU DKI temukan data suara tak terpublikasi ke Sirekap

    Jakarta (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menemukan data suara tak terpublikasi ke aplikasi Sirekap (sistem informasi rekapitulasi hasil penghitungan suara) karena foto hasil perhitungan suara (C Hasil) kurang pencahayaan sehingga menyebabkan statusnya batal publikasi.

    “Kendala seperti pemotretan tidak sempurna, ‘marker’ (tanda) di masing-masing sudut terpotong, pencahayaan kurang itu menjadi kendala-kendala yang seringkali menyebabkan batal publikasi (unpublished),” kata Ketua Divisi Data dan Informasi KPU DKI Jakarta, Fahmi Zikrillah di Jakarta, Rabu.

    Oleh karena itu, dia meminta KPU kabupaten/kota agar mengingatkan para petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) untuk memotret dokumen formulir hasil perhitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) sesuai ketentuan termasuk pencahayaan yang tepat, serta empat ‘marker’ (tanda) pada ujung-ujung formulir terdeteksi dan masuk dalam layar saat akan mengambil gambar.

    “Mohon ini diingatkan. Kami berharap di pukul 18.00 WIB, kami akan pantau perkembangan terhadap TPS-TPS yang batal publikasi untuk diperiksa kembali, apa penyebabnya sehingga nanti tingkat persentasenya bisa nol,” ujar Fahmi.

    Dia berharap pada pukul 20.00 WIB semua foto formulir C Hasil sudah terunggah 100 persen melalui aplikasi Sirekap dan terbaca di Sirekap Web.

    Adapun pada pukul 15.00 WIB, foto Form C dari TPS-TPS di lima wilayah kota Jakarta dan satu Kabupaten Kepulauan Seribu sudah mulai terunggah ke aplikasi Sirekap.

    Jakarta Barat sementara ini mencatatkan data hasil perhitungan suara dari TPS terbanyak yang sudah terpublikasi ke Sirekap yakni sebanyak 22,5 persen, diikuti Jakarta Utara (15,1 persen), lalu Jakarta Timur (14,8 persen), Jakarta Pusat (13,9 persen), dan Kepulauan Seribu (2,4 persen).

    “Target kita bersama, kita harapkan 1×24 jam foto hasil Sirekap terunggah 100 persen. Saya optimistis, teman-teman sudah melakukan kerja-kerja yang terbaik, terukur dan terstruktur,” ujar Fahmi.

    Sirekap adalah aplikasi berbasis teknologi informasi yang dirancang untuk memfasilitasi rekapitulasi hasil penghitungan suara dalam Pilkada. Aplikasi ini memanfaatkan teknologi yang dapat mengenali dan mengubah tulisan tangan pada formulir C Plano menjadi data numerik.

    Dengan akses melalui ponsel Android, Sirekap memungkinkan petugas KPPS untuk mendokumentasikan hasil penghitungan suara secara cepat dan akurat.

    Sementara itu, KPU DKI Jakarta menetapkan sebanyak 8,2 juta pemilih terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilkada Jakarta 2024. Mereka menggunakan hak pilihnya di 14.835 tempat pemungutan suara (TPS).

    Pada Pilkada Jakarta 2025, terdapat tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

    Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut 2 dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2024

  • Kalah Versi Quick Count, RK Bicara Potensi Pilkada Jakarta 2 Putaran

    Kalah Versi Quick Count, RK Bicara Potensi Pilkada Jakarta 2 Putaran

    Jakarta, CNBC Indonesia – Calon gubernur Jakarta nomor urut 01, Ridwan Kamil berbicara kemungkinan penyelenggaraan Pilkada Jakarta 2024 dua putaran, seusai hasil quick count menunjukkan angka yang sengit antara dirinya dengan calon gubernur nomor urut 02 Pramono Anung.

    Ia mengatakan, dari hasil quick count dari berbagai lembaga survei, hingga kini belum ada yang menembus angka 50%, termasuk suara untuk Pramono-Rano. Sebagaimana diketahui, hasil quick count di empat lembaga survei hingga saat ini menunjukkan Pramono-Rano Karno (Bang Doel) unggul tipis atas paslon Ridwan Kamil (RK)-Suswono.

    “Kami mengamati mayoritas belum ada yang tembus satu putaran atau 50% ya. Semua ada di margin error,” kata RK di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (27/11/2024)

    Selain mencermati hasil hitung cepat atau quick count, RK juga mengaku masih menunggu putusan real count dari KPUD Jakarta untuk mengonfirmasi hasil final dan formal terkait Pilkada 2025.

    “Yang saya yakini bahwa perhitungannya akan apa adanya, tidak dikurangi, tidak dilebihkan, karena kami meyakini dan terima kasih KPUD, Bawaslu, dan KPPS semua melakukan kerja-kerja luar biasa,” ucapnya.

    Pada kesempatan itu, RK juga berbicara tentang kemungkinan adanya dua putaran Pilgub DKI Jakarta, karena menurutnya belum ada pasangan calon yang mendapat suara lebih dari 50%. Jika dua putaran Pilkada 2024 terjadi, ia memastikan akan tetap semangat dalam kontestasi.

    “Andaikan ternyata harus dua putaran untuk kita terus bersemangat dan berkomitmen untuk menjalankan proses yang kedua ini dengan jujur dengan integritas agar yang terpilih betul-betul memiliki legitimasi dalam menjadi pemimpin di Jakarta,” papar RK.

    (arj/mij)

  • 5
                    
                        Dharma Pongrekun Anggap Hasil "Quick Count" 10 Persen Suara di Pilkada Jakarta 2024 sebagai Kemenangan
                        Megapolitan

    5 Dharma Pongrekun Anggap Hasil "Quick Count" 10 Persen Suara di Pilkada Jakarta 2024 sebagai Kemenangan Megapolitan

    Dharma Pongrekun Anggap Hasil “Quick Count” 10 Persen Suara di Pilkada Jakarta 2024 sebagai Kemenangan
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Calon gubernur Jakarta nomor urut 2,
    Dharma Pongrekun
    , menyebut hasil
    quick count
    Pilkada Jakarta 2024 sebagai kemenangan bagi dirinya dan tim.
    “Hasilnya kami anggap ini adalah suatu kemenangan bagi kami. Karena selama ini kami ditekan di angka 3 persen sampai paling tinggi 5 persen,” ujar Dharma di Bale Gotong Royong Dharma-Kun, Rabu (27/11/2024).
    Dharma menilai kenaikan perolehan suara secara signifikan, meskipun dengan sumber daya terbatas, merupakan pencapaian yang membanggakan.
    “Kenaikan yang cukup signifikan dengan kemampuan yang sangat minim. Tetapi puji Tuhan, alhamdulillah hasilnya buat kami sangat menyenangkan dan membanggakan,” tambahnya.
    Ia mengapresiasi kerja keras relawan yang telah berupaya maksimal selama masa kampanye.
    “Di mana kami sudah berusaha maksimal untuk menyadarkan seluruh rakyat Jakarta akan bahaya potensi pandemi yang akan terjadi ke depan,” ucap Dharma.
    Sementara itu, hasil
    quick count
    Litbang Kompas hingga pukul 16.57 WIB menunjukkan pasangan calon nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, unggul dengan 49,46 persen suara.
    Pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono, berada di posisi kedua dengan 40,06 persen suara. Sedangkan pasangan nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, memperoleh 10,48 persen suara.
    Data quick count tersebut diperoleh dari 97,25 persen penghitungan suara di 400 TPS sampel dengan metode
    sistematik random sampling
    .
    Quick count
    ini memiliki
    margin of error
    sebesar kurang lebih 1 persen.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Hasil Quick Count Pilkada DKI Jakarta 2024, Suara Masuk 97 Persen, Siapa Paling Unggul?

    Hasil Quick Count Pilkada DKI Jakarta 2024, Suara Masuk 97 Persen, Siapa Paling Unggul?

    TRIBUNJATIM.COM – Quick count Pilkada DKI Jakarta 2024 di Litbang Kompas sudah hampir 100 persen. 

    Update Rabu 27 November 2024 pukul 16.47, hasil quick count Pilkada DKI Jakarta 2024 Litbang Kompas menunjukkan Pramono-Rano menang 49.46 persen, suara masuk 97.25 % . 

    Perolehan suara Pramono Anung-Rano Karno jauh unggul dari dua paslon lain, yaitu Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto maupun Ridwan Kamil-Suswono menurut beberapa hasil quick count

    Berikut rangkuman hasil quick count DKI Jakarta 2024 versi Litbang Kompas, Lembaga Survei Indonesia (LSI), Charta Politika Indonesia, dan Indikator. 

    Litbang Kompas, suara masuk 97.25 %

    RK-Suswono : 40.06 persen
    Dharma-Kun : 34,6 persen
    Pramono-Rano : 49.46 persen

    Lembaga Survei Indonesia (LSI), suara masuk 93.20 %

    RK-Suswono : 39.28 persen
    Dharma-Kun : 10.61 persen
    Pramono-Rano : 50.11 persen

    Charta Politika Indonesia, suara masuk 92.75 %

    RK-Suswono : 39.36 persen
    Dharma-Kun : 10.61 persen
    Pramono-Rano : 50.03 persen

    Indikator, suara masuk 92.00 %

    RK-Suswono : 39.61 persen
    Dharma-Kun : 10.62 persen
    Pramono-Rano : 49.77 persen

    Sebelumnya, hasil survei Pilkada DKI Jakarta 2024, Alvara Research Center soroti suara Gen Z untuk Pramono Anung-Rano Karno, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto, dan Ridwan Kamil-Suswono. 

    Hasil survei Pilgub DKI Jakarta 2024 yang digelar 17 hingga 21 November 2024 dengan melibatkan 804 orang responden berusia 17 tahun ke atas dan tersebar secara proporsional di lima kota administrasi di DKI Jakarta. 

    Metode survei dilakukan menggunakan multistage random sampling.

    Survei ini mempunyai tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error sebesar 3,46 persen. 

    Hasilnya, elektabilitas cagub cawagub nomor urut 1 Pilkada DKI Jakarta Ridwan Kamil-Suswono dengan nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno, terpaut selisih tipis. 

    Dalam simulasi pemungutan suara menggunakan kertas suara, elektabilitas Pramono Anung-Rano Karno sebesar 49 persen. Sementara elektabilitas Ridwan Kamil-Suswono sebesar 44,5 persen.

    Adapun, cagub cawagub nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardhana terpaut sangat jauh dibandingkan kedua rivalnya, yakni sebesar 1,9 persen. 

    Pramono Anung dan Rano Karno menguasai hasil survei Pilgub Jakarta 2024, sementara elektabilitas Ridwan Kamil dan Dharma Pongrekun beda tipis. (Kolase Instagram dan Tribunnews)

    “Responden yang belum memutuskan, ada 4,6 persen,” ujar Chief Research Officer Alvara Research Center, Hary Nugroho melalui keterangan  tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (23/11/2024). 

    Hary membeberkan, Pramono-Rano unggul  di beberapa wilayah Jakarta. Di antaranya, Jakarta Utara 51,9 persen, Jakarta Barat 50,5 persen, Jakarta Selatan 47,4 persen, dan Jakarta Timur 50,2 persen. 

    Sedangkan Ridwan Kamil-Suswono hanya unggul di Jakarta Pusat dengan 58 persen. 

    Meski demikian, apabila ditelaah ke dalam  kategori usia, elektabilitas  Ridwan Kamil-Suswono unggul tipis di kalangan generasi muda. 

    “Berdasarkan generasi, elektabilitas Ridwan Kamil–Suswono unggul sedikit pada generasi yang lebih muda, yaitu Gen Z (52 persen) dan Millennial (49,4 persen),” terang Hari.

    Sedangkan Pramono-Rano unggul pada generasi lebih tua, yaitu Gen X (57, 6 persen) dan Baby Boomers (52,1 persen).

    Berita tentang Pilkada 2024 lainnya

  • Maruarar Bikin Isu SARA hingga Dilaporkan ke Bawaslu, Pramono-Rano Justru Unggul Telak di Jakarta

    Maruarar Bikin Isu SARA hingga Dilaporkan ke Bawaslu, Pramono-Rano Justru Unggul Telak di Jakarta

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Upaya politisi Gerindra yang juga menteri di kabinet Prabowo untuk menggembosi calon nomor urut 3 di Pilkada Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno dengan isu SARA tampaknya tak berarti.

    Pasalnya, hampir semua lembaga survei yang merilis hasil hitung cepatnya menempatkan Pramono-Rano unggul telak dari dua pesaingnya.

    Bahkan, hasil hitung cepat LSI Denny JA pada Pilkada Provinsi DKI Jakarta 2024, pada Rabu (27/11/2024) sore tadi, dengan data masuk mencapai 97.14%, pasangan nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) 39.28%, DHARMA – KUN 10.66%, PRAM – DOEL 50.06%.

    Ini berarti, pengaruh Anies Baswedan yang mengendorse pasangan nomor urut 3 cukup signifikan. Berbanding terbalik dengan ucapan Maruarar Sirait yang menyebut pemilih non-muslim akan meninggalkan nomor urut 3 karena didukung Anies.

    Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dilaporkan ke Bawaslu DKI Jakarta karena pernyataan yang diduga menyinggung SARA.

    Laporan dilayangkan oleh seorang warga Jakarta Selatan bernama Samuel David. Samuel mempermasalahkan pernyataan Maruarar tentang pemilih nonmuslim meninggalkan Pramono Anung dan Rano Karno karena dukungan Anies Baswedan.

    “Saya selaku warga masyarakat Jakarta melaporkan apa yang diucapkan oleh Maruarar Sirait yang menyatakan bahwa pemilih nonmuslim akan meninggalkan Pramono dan Bang Doel,” kata Samuel saat ditemui di Kantor Bawaslu DKI Jakarta, Senin (25/11).

    Samuel mengatakan laporannya ini bukan berarti dirinya mendukung Prmono. Dia hanya khawatir pernyataan itu memicu kembali pembelahan masyarakat Jakarta seperti Pilkada 2017.

  • Hasil Quick Count Pramono-Rano Bisa Menang Satu Putaran, La Ode Basir Klaim Sudah Dapat Banyak Ucapan Selamat

    Hasil Quick Count Pramono-Rano Bisa Menang Satu Putaran, La Ode Basir Klaim Sudah Dapat Banyak Ucapan Selamat

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Hasil quick count yang dilakukan lembaga survei terhadap Pilgub Jakarta menempatkan pasangan Pramono Anung-Rano Karno unggul sementara. Perolehan suara pasangan urut 3 ini dipastikan berada di atas angka 50 persen, alias bisa menang satu putaran.

    Juru Bicara Tim Pemenangan Mas Pram-Bang Doel yang juga Loyalis Anies Baswedan, La Ode Basir, mengaku sudah mendapat hasil dari berbagai lembaga survei. Itu disampaik saat ditemui di lokasi Quick Count Pilkada Jakarta 2024 di Hotel Luwansa, Jakarta, Rabu (27/11).

    “Berdasarkan informasi yang kami terima dari pesan WhatsApp (WA) yang kami peroleh dari exit poll berbagai lembaga survei menunjukkan bahwa pasangan Mas Pram dan Bang Doel meraih angka 53% sampai 55%,” ungkap La Ode Basir.

    Bahkan La Ode Basir mengaku dirinya sudah menerima banyak ucapan selamat atas kemenangan Mas Pram-Bang Doel dari banyak pihak ke nomor Wa-nya. Termasuk juga dari sejumlah pihak yang berada di kubu lawan di Pilkada Jakarta 2024.

    “Sudah ramai ucapan-ucapan selamat, baik dari teman-teman seperjuangan pertama di 03 maupun dari teman-teman di seberang (Paslon lain) sudah ada yang mengucapkan selamat tapi biarlah itu menjadi konsumsi di dalam WA saya,” kata La Ode Basir dilansir jpnn.

    Menurut La Ode, melihat temuan di lapangan itu artinya Pilkada Jakarta 2024 akan berlangsung satu putaran.

    “Kami minta kepada seluruh warga, kepada para saksi, kepada satgas TPS, para pendukung Mas Pram dan Bang Doel mari kita sama-sama mengawal agar angka yang ditunjukkan hasil exit poll ini konsisten,” kata La Ode.

  • Ridwan Kamil Unggul Tipis dari Pramono Anung di TPS Deret Tanah Merah Jakarta Utara

    Ridwan Kamil Unggul Tipis dari Pramono Anung di TPS Deret Tanah Merah Jakarta Utara

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

    TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Suswono, memperoleh suara tertinggi di TPS Deret Kampung Pancasila, RW 07 Kelurahan Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, Rabu (27/11/2024).

    Hasil rekapitulasi sementara Pilkada Jakarta, dari 13 TPS yang didirikan di TPS Deret Kampung Pancasila, pasangan Ridwan Kamil-Suswono memperoleh 1.634 suara, mengungguli dua paslon lainnya.

    Sementara itu, posisi kedua ditempati paslon nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno dengan perolehan 1.451 suara.

    Adapun paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto hanya meraih 605 suara.

    Berikut hasil rekapitulasi suara dari TPS 53 hingga TPS 65 di TPS Deret Kampung Pancasila yang didirikan di kawasan Tanah Merah, RW 07 Kelurahan Tugu Selatan:

    1. TPS 53  
       – Ridwan Kamil – Suswono: 163  
       – Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto: 39  
       – Pramono Anung – Rano Karno: 111  
       – Total Pemilih: 313  

    2. TPS 54  
       – Ridwan Kamil – Suswono: 121  
       – Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto: 39  
       – Pramono Anung – Rano Karno: 101  
       – Total Pemilih: 261  

    3. TPS 55  
       – Ridwan Kamil – Suswono: 174  
       – Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto: 32  
       – Pramono Anung – Rano Karno: 86  
       – Total Pemilih: 292  

    4. TPS 56  
       – Ridwan Kamil – Suswono: 132  
       – Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto: 49  
       – Pramono Anung – Rano Karno: 117  
       – Total Pemilih: 298  

    5. TPS 57  
       – Ridwan Kamil – Suswono: 176  
       – Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto: 34  
       – Pramono Anung – Rano Karno: 95  
       – Total Pemilih: 305  

    6. TPS 58  
       – Ridwan Kamil – Suswono: 90  
       – Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto: 64  
       – Pramono Anung – Rano Karno: 138  
       – Total Pemilih: 292  

    7. TPS 59  
       – Ridwan Kamil – Suswono: 77  
       – Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto: 44  
       – Pramono Anung – Rano Karno: 142  
       – Total Pemilih: 263  

    8. TPS 60  
       – Ridwan Kamil – Suswono: 92  
       – Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto: 56  
       – Pramono Anung – Rano Karno: 106  
       – Total Pemilih: 254  

    9. TPS 61  
       – Ridwan Kamil – Suswono: 103  
       – Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto: 46  
       – Pramono Anung – Rano Karno: 115  
       – Total Pemilih: 264  

    10. TPS 62  
        – Ridwan Kamil – Suswono: 121  
        – Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto: 62  
        – Pramono Anung – Rano Karno: 122  
        – Total Pemilih: 305  

    11. TPS 63  
        – Ridwan Kamil – Suswono: 107  
        – Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto: 53  
        – Pramono Anung – Rano Karno: 104  
        – Total Pemilih: 264  

    12. TPS 64  
        – Ridwan Kamil – Suswono: 116  
        – Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto: 54  
        – Pramono Anung – Rano Karno: 126  
        – Total Pemilih: 296  

    13. TPS 65  
        – Ridwan Kamil – Suswono: 162  
        – Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto: 33  
        – Pramono Anung – Rano Karno: 88  
        – Total Pemilih: 283  

    Rekapitulasi Total Keseluruhan

    – Ridwan Kamil – Suswono: 1.634
    – Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto: 605
    – Pramono Anung – Rano Karno: 1.451  
    – Total Pemilih Keseluruhan: 3.690

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya