Tag: Pramono Anung

  • Hasil Akhir Quick Count RK VS Dharma VS Pramono, Fix Pilkada DKI Jakarta 2024 Dua Putaran?

    Hasil Akhir Quick Count RK VS Dharma VS Pramono, Fix Pilkada DKI Jakarta 2024 Dua Putaran?

    TRIBUNJATIM.COM – Hasil akhir quick count Pilkada DKI Jakarta 2024. 

    Litbang Kompas, Lembaga Survei Indonesia (LSI), Charta Politika Indonesia, dan Indikator diketahui merilis quick count perolehan suara Ridwan Kamil-Suswono vs Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto vs Pramono Anung – Rano Karno

    Kini suara masuk di Litbang Kompas, Lembaga Survei Indonesia, dan Charta Politika Indonesia, sudah 100 persen. 

    Hasilnya, perolehan suara Ridwan Kamil (RK)-Suswono dan Pramono Anung-Rano Karno bersaing sengit. 

    Lantas apakah akan ada Pilkada DKI Jakarta 2024 putaran kedua?

    Berikut hasil akhir quick count Pilkada DKI Jakarta 2024 yang dirilis 

    Litbang Kompas update pukul 18:18 WIB, suara masuk 100.00 persen 

    RK-Suswono : 40.02 persen
    Dharma-Kun : 10.49 persen
    Pramono-Rano : 49.49 persen

    Lembaga Survei Indonesia (LSI) update 19:33, suara masuk 100 % 

    RK-Suswono : 39.29 persen
    Dharma-Kun : 10.61 persen
    Pramono-Rano : 50.10 persen

    Charta Politika Indonesia update pukul 18:50 WIB, suara masuk 100.00 %

    RK-Suswono : 39.25 persen
    Dharma-Kun : 10.60 persen
    Pramono-Rano : 50.15 persen

    Indikator update 19:12 WIB, suara masuk 99.50 % 

    RK-Suswono : 39.53 persen
    Dharma-Kun : 10.61 persen
    Pramono-Rano : 49.86 persen

    Pilkada DKI Jakarta 2024 Bisa Berlangsung 2 Putaran, Ini Syarat dan Aturannya

    Siapa yang unggul di Pilkada Jakarta 2024? Ini hasilnya menurut survei dari tiga lembaga. (tribunnews.com)

    Provinsi DKI Jakarta merupakan satu-satunya provinsi yang bisa menyelenggarakan Pilkada 2024 dua putaran.

    Hal itu berlaku jika tiga paslon Pilkada DKI Jakarta 2024, yakni Ridwan Kamil-Suswono, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, dan Pramono Anung-Rano Karno tidak ada yang berhasil meraih lebih dari 50 persen suara.

    Jika terjadi hal itu maka akan ada putaran kedua. 

    Hal tersebut juga tercantum dalam Pasal 107 Ayat (1) UU Pilkada.

    “Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang memperoleh suara lebih dari 50 persen (lima puluh persen) ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih,” bunyi Pasal 11 ayat (1) UU tentang Provinsi DKI Jakarta.

    “Dalam hal tidak ada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang memperoleh suara sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diadakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur putaran kedua yang diikuti oleh pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua pada putaran pertama,” bunyi Pasal 11 Ayat (2) UU tentang Provinsi DKI Jakarta.

    Selain itu terbaru yakni UU Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ) yang baru disahkan April 2024 lalu juga mengatur gubernur dan wakil gubernur Jakarta terpilih harus memperoleh lebih dari 50 persen suara.

    Berita tentang Pilkada 2024 lainnya

  • Cak Lontong Sudah Berani Klaim Suara Pramono-Rano Lewati 50 Persen, Minta TNI-Polri Tak Cawe-cawe

    Cak Lontong Sudah Berani Klaim Suara Pramono-Rano Lewati 50 Persen, Minta TNI-Polri Tak Cawe-cawe

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM – Ketua tim pemenangan Pramono Anung-Rano Karno, Cak Lontong sudah berani mengklaim perolehan suara Pram-Rano telah melewati 50 persen plus satu suara.

    Dengan begitu, Cak Lontong yakin pemenang di Pilkada Jakarta 2024 sudah didapat hanya dari satu putaran saja.

    “Semua lembaga survei memenangkan Mas Pram dan Bang Doel dan ada enam di antaranya dan itu sebagian besar menempatkan Mas Pram dan Bang Doel di atas 50 persen. Artinya berdasarkan hasil tersebut, Kita bisa menyatakan bahwa Pilkada Jakarta berlangsung satu putaran,” kata Cak Lontong di hotel kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2024).

    Pasalnya, Cak Lontong menyebut hasil quick count enam lembaga tersebut sesuai dengan data real count yang dipegang pihaknya.

    Adapun keenam lembaga survei yang disebutkan Cak Lontong yakni Charta Politika, LSI Denny JA, Voxpol, Lembaga Survei Indonesia, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dan juga PolTracking. 

    “Karena ini juga sama hasilnya dengan real count yang sedang berjalan.

    Dan kita perlu menyampaikan bahwa Paslon nomor 3 Kita mempunyai semua bukti C1 secara lengkap dan sekarang sedang dilakukan penghitungan,” kata dia.

    Karenanya, Cak Lontong meminta semua pihak, termasul TNI dan Polri untuk tak cawe-cawe atau mengintervensi jalannya pengawalan suara di Jakarta.

    “Jadi kami mengharap untuk pihak-pihak yang ingin mungkin mengganggu kelancaran dari pilkada ini untuk berpikir ulang karena kita sudah punya bukti kuat. 

    Semua C1 sudah terkumpul pada Paslon nomor 3. Dan kita juga ingin mengingatkan bahwa mungkin TNI, Polri, ASN yang melakukan hal-hal untuk mengintervensi jalannya Pilkada maka sanksinya adalah pidana,” ujar Cak Lontong.

    “Jadi ini menjadi peringatan buat kita semua untuk tetap menjaga proses Pilkada Jakarta ini damai, lancar, jujur, adil, sampai nanti hasil akhir Hasil resmi yang kita dapatkan,” sambung dia.

    Pramono Tak Mau Buru-buru Klaim Kemenangan

    Sebelumnya, saat konferensi pers sore tadi menanggapi jalannya quick count, Cagub Pramono Anung belum mau buru-buru mengklaim kemenangan.

    Sebab, sore tadi, dari sejumlah lembaga survei, suara Pram-Rano stagnan di angka 49 persenan.

    Pram mengatakan, pihaknya masih menunggu semua data real count masuk ke timnya sampai malam ini mengingat pihaknya memiliki saksi di semua TPS di Jakarta.

    “Sehingga dengan demikian memang apakah ini satu putaran atau tidak, akan bisa diketahui malam ini. Karena bagi pasangan Bang Doel dan Mas Pram kami juga menyiapkan real count yang akan siap pada malam hari ini. Sehingga dengan demikian kami memiliki data yang lengkap, C1 yang lengkap dan itulah yang nanti akan kami gunakan acuan untuk perhitungan yang ada,” papar Pram.

    Di luar soal hasil akhir, Pram menyampaikan terima kasihnya kepada warga Jakarta yang telah menggunakan hak suaranya di pesta demokrasi kali ini.

    “Secara khusus, saya dan Bang Doel mengucapkan terima kasih bagi seluruh warga Jakarta, yang telah memberikan suaranya kepada para pasangan calon. Tidak hanya kepada saya dan Bang Doel, tapi juga pasangan nomor 1 dan nomor 2,” ujar Pram.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Hasil Quick Count Pilkada Jakarta 2024 versi LSI: Data Masuk 99,50%, Pramono-Rano Unggul 50,11%

    Hasil Quick Count Pilkada Jakarta 2024 versi LSI: Data Masuk 99,50%, Pramono-Rano Unggul 50,11%

    Bisnis.com, JAKARTA — Hasil final quick count versi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan pasangan Pramono Anung-Rano Karno menjadi pemenang di Pilkada Jakarta 2024.

    Berdasarkan data quick count yang dilakukan LSI hingga Rabu (27/11/2024) pukul 19.30 WIB, pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur nomor urut 3 itu meraih suara sebesar 50,11%.

    Sementara itu, Ridwan Kamil-Suswono berada di peringkat kedua. Pasangan cagub dan cawagub nomor urut 1 itu meraih suara sebesar 39,28%.

    Adapun, pasangan cagub dan cawagub independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana berada di posisi bontot. Raihan suara paslon itu mencapai 10,60%.

    Pada saat itu, LSI melaporkan jumlah suara yang telah masuk dalam hasil quick count Pilkada Jakarta 2024 sudah mencapai 99,50%.

    Tingkat partisipasi publik dalam Pilkada Jakarta 2024 menurut hasil quick count versi LSI mencapai 69,57%. Margin of error dari hasil quick countini tercatat sebesar 0,54%. 

    Bahkan, Pramono-Rano unggul di tiga daerah pemilihan atau dapil di Jakarta. Berikut perinciannya:

    Wilayah

    Ridwan Kamil- Suswono

    Dharma-Kun

    Pramono-Rano

    Jakarta I

    40,64%

    10,61%

    48,75%

    Jakarta II

    38,33%

    9,76%

    51,92%

    Jakarta III

    39,00%

    11,31%

    49,69%

    Total

    39,28%

    10,60%

    50,11%

    Sebagai catatan, quick count hanya merupakan salah satu metode penghitungan suara yang dapat menjadi panduan publik dalam memantau hasil Pilkada 2024.

    Berdasarkan sejumlah sumber, metode quick count dilakukan dengan menggunakan ilmu statistik, yakni mengambil dan menghitung sebagian kecil sampel suara untuk memprediksi hasil akhir. 

    Data dihimpun berdasarkan berita acara hasil perhitungan (C1) di TPS.  Adapun pemilihan sampel ini tidak dilakukan secara acak, melainkan memiliki beberapa pertimbangan ataupun kriteria tertentu, sehingga sampel tersebut valid untuk menjadi perwakilan dari keseluruhan masyarakat.

    Karena mengambil sampel dari beberapa TPS, metode ini memiliki margin of error yang lebih rendah dibandingkan exit poll. 

    Kendati begitu, hasil quick count bukanlah hasil akhir pemilu (real count) dari Komisi Pemilihan Umum, sehingga tidak dapat dijamin 100% keakuratannya.

  • Pramono berharap hasil suara akhir sama seperti perhitungan cepat

    Pramono berharap hasil suara akhir sama seperti perhitungan cepat

    Calon Gubernur DKI nomor urut 3, Pramono Anung mendatangi TPS 046 Cipete Selatan untuk melakukan pencoblosan, Jakarta, Rabu (27/11/2024). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

    Pramono berharap hasil suara akhir sama seperti perhitungan cepat
    Dalam Negeri   
    Editor: Widodo   
    Rabu, 27 November 2024 – 19:01 WIB

    Elshinta.com – Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung berharap hasil suara akhir nantinya sama seperti perhitungan cepat (quick count) yakni unggul dibandingkan pasangan calon di Pilkada Jakarta 2024 lainnya.

    “Ya, mudah-mudahan suaranya (hasil akhir) betul-betul seperti yang sekarang ini mulai dihitung cepat,” kata Pramono di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu.

    Selain itu, Pramono mengaku dirinya juga sudah melihat hasil survei terhadap para pemilih yang baru selesai mencoblos di bilik suara (exit poll) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

    “Tentunya kami sudah mendapatkan hasil dari ‘exit poll’,  mudah-mudahan ‘exit poll’ maupun ‘quick count’ maupun ‘real count’ mudah-mudahan akan sama, kurang lebih begitu,” ujar Pramono.

    Lebih lanjut, Pramono mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat Jakarta yang sudah menggunakan hak pilihnya demi mewujudkan pemimpin Jakarta lima tahun ke depan.

    “Saya ingin menyampaikan mengucapkan terima kasih bahwa Pilgub Jakarta telah berlangsung dengan baik,” ucap Pramono.

    Sementara itu, Juru Bicara Tim Pemenangan Mas Pram-Bang Doel yang juga Loyalis Anies Baswedan, La Ode Basir juga mengaku optimis akan kemenangan Pilkada DKI.

    “Berdasarkan informasi yang kami terima dari pesan WhatsApp (WA) yang kami peroleh dari ‘exit poll’ berbagai lembaga survei menunjukkan bahwa pasangan Mas Pram dan Bang Doel meraih angka 53 persen sampai 55 persen,” kata La Ode Basir.

    Bahkan, La Ode Basir mengaku dirinya sudah menerima banyak ucapan selamat atas kemenangan Mas Pram-Bang Doel dari banyak pihak ke nomor Wa-nya, termasuk juga dari sejumlah pihak yang berada di kubu lawan pada Pilkada Jakarta 2024.

    KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

    Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut 2 dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3.

    Sebanyak 8,2 juta pemilih yang telah ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Jakarta 2024 akan menggunakan hak pilihnya di 14.835 tempat pemungutan suara (TPS) pada 27 November 2024.

    Adapun rangkaian kampanye Pilkada Jakarta telah dilaksanakan sejak 25 September hingga 23 November 2024.

    Sumber : Antara

  • Putaran kedua, Ridwan Kamil gaet suara pemilih Dharma Pongrekun

    Putaran kedua, Ridwan Kamil gaet suara pemilih Dharma Pongrekun

    Luar biasa, saya kira itu menjadi sebuah catatanJakarta (ANTARA) – Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil akan menggaet suara pemilih pasangan calon nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana pada putaran kedua Pilkada Jakarta nantinya.

    “Kalau nanti kami ke putaran kedua hanya 01 (Ridwan-Suswono) dan 03 (Pramono-Rano) ya, maka kami harapkan kepada warga yang melabuhkan suara di 02 (Dharma-Kun) bisa kita raih. Kita akan komunikasikan dengan cara sebaik-baiknya,” kata Ridwan Kamil saat meninjau hasil hitung cepat Pilkada Jakarta di Hotel Sultan Jakarta, Rabu.

    Menurut Ridwan, hal itu karena satu suara pun sangat penting dalam putaran kedua Pilkada Jakarta.

    Kang Emil menyatakan hormat pada Dharma-Kun karena hasil hitung cepat (quick count) berada di angka 10 persen, padahal hasil survei sebelumnya hanya mencapai tiga hingga lima persen.

    Selain itu, pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) juga akan melakukan evaluasi terhadap strategi pada putaran kedua pilkada.

    “Tentunya kalau sambil menunggu yang paling baik yang kita lakukan adalah mengukur ulang semua langkah-langkah yang pernah kita lakukan. Melihat data-data kita kuat di mana, lemah di mana,” ucapnya.

    Tak hanya itu, pihaknya juga akan mengevaluasi tentang metode kampanye, tentang bagaimana merespon terhadap pola-pola komunikasi warga Jakarta dan lain sebagainya.

    “Jadi, mohon mungkin tidak bisa satu per satu spesifik karena itu bahan yang akan kita rumuskan, rapatkan. Sekarang hanya fokus bahwa kami cenderung dan terbukti selama dua kali pilkada mempercayai hasil hitung cepat. Itu aja poin utamanya,” katanya.

    Pramono unggul

    Sementara pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono berada di posisi kedua dengan 39,25 persen dan pasangan nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana meraih 10,60 persen suara dari total 99,99 persen data yang masuk.

    KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

    Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut 2 dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3.

    Sebanyak 8,2 juta pemilih yang telah ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Jakarta 2024 telah menggunakan hak pilihnya di 14.835 tempat pemungutan suara (TPS) pada 27 November 2024.

    Pewarta: Syaiful Hakim
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2024

  • Anak Pramono Anung, Hanindhito Unggul di Hasil Quick Count Pilkada Kediri

    Anak Pramono Anung, Hanindhito Unggul di Hasil Quick Count Pilkada Kediri

    Bisnis.com, JAKARTA – Perolehan suara pasangan calon (paslon) nomor urut 02 Pilkada Kediri Hanindhito-Dewi mengungguli paslon 01, Deny-Mudawamah berdasarkan hasil quick count lembaga survei Charta Politika.

    Hanindhito-Dewi memperoleh 55,29% suara, sedangkan Deny-Mudawamah 44,71%. Adapun, jumlah suara yang telah masuk ke Charta telah mencapai 93,50% per jam 18.48 WIB.

    Adapun, Hanindhito merupakan anak Pramono Anung, calon gubernur DKI Jakarta di Pilkada Serentak 2024.

    Hanindhito bukan orang baru di dunia politik. Dia merupakan petahana yang kembali maju di Pilkada 2024 sebagai petahana Bupati Kediri.

    Keunggulan Hanindhito pada hasil quick count ini juga dirasakan oleh sang Ayah, Pramono Anung.

    Perolehan suara paslon nomor urut 03, Pramono Anung – Rano Karno mengungguli para pesaingnya yakni Ridwan Kamil – Suswono dan Dharma Pongrekun – Kun Wardana di beberapa lembaga survei.

  • Nasib 4 Orang Ketahuan Bagi-bagi Amplop Isi Rp20 Ribu ke Relawan Pilkada, Bawaslu Amankan Rp5,7 Juta

    Nasib 4 Orang Ketahuan Bagi-bagi Amplop Isi Rp20 Ribu ke Relawan Pilkada, Bawaslu Amankan Rp5,7 Juta

    TRIBUNJATIM.COM – Kasus serangan fajar di Pilkada 2024 terungkap di Pasuruan, Jawa Timur.

    Empat warga Kecamatan Rejoso diamankan karena ketahuan bagi-bagi amplop isi Rp 20 ribu.

    Mereka diamankan satuan tugas (satgas) anti politik uang dari Polres Pasuruan Kota, yang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap empat warga Kecamatan Rejoso pada Selasa (26/11/2024) malam.

    Penangkapan ini terkait dugaan praktik politik uang dalam rangka mendukung salah satu pasangan calon (paslon) dalam Pilkada Pasuruan 2024.

    Melansir dari Kompas.com, penangkapan bermula dari laporan masyarakat tentang aktivitas mencurigakan di Dusun Krandon Lor, Desa Rejoso Kidul. 

    Petugas segera menindaklanjuti laporan tersebut dan langsung bergerak ke lokasi.

    Saat itu satgas segera menemukan tiga orang sedang membagikan amplop kepada relawan serta seorang koordinator yang mengatur distribusi tersebut.

    Barang bukti yang diamankan adalah 289 amplop berisi uang pecahan Rp20.000.

    Total nominal uang yang diamankan mencapai Rp 5.780.000.

    “Satgas segera mengamankan keempat orang dan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan untuk melakukan pemeriksaan awal,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Arie Yunianto.

    Pemeriksaan awal mengungkap bahwa keempat orang yang diamankan berinisial HK, SO, RO, dan SB. 

    Keempatnya mengakui bahwa amplop-amplop tersebut direncanakan sebagai bagian dari “serangan fajar,” yakni pembagian uang untuk mempengaruhi pemilih.

    Amplop-amplop tersebut ditujukan kepada relawan-relawan paslon nomor urut 1, Abdul Mujib-Wardah Nafisah (Mujib-Wardah).

    Arie Yunianto menambahkan bahwa sebelumnya keempat pelaku juga telah mendistribusikan 1.647 amplop dengan metode serupa. 

    Setiap relawan sudah membawa daftar nama calon penerima, dengan jumlah penerima dalam satu kelompok bervariasi antara 10 hingga 20 orang.

    Langkah Bawaslu Meski telah mengumpulkan barang bukti dan keterangan dari pelaku, pihak Bawaslu dan satgas belum menahan keempat tersangka.

    Bawaslu akan memproses dan kajian lebih lanjut melalui rapat pleno Bawaslu.

    Jika ditemukan pelanggaran serius, kasus ini akan dilimpahkan ke sentra Gakkumdu untuk penyelidikan lebih dalam dan tindakan hukum.

    Arie menegaskan bahwa tindakan seperti ini tidak hanya melanggar hukum tetapi juga merusak integritas pemilu.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk terus melaporkan dugaan praktik politik uang agar bisa ditindak secara tegas,” ujar Arie.

    Pilkada Pasuruan 2024 menjadi momen penting untuk menentukan kepemimpinan daerah.

    Oleh karena itu, pengawasan terhadap praktik kecurangan, seperti politik uang, terus diperketat guna menjaga kredibilitas proses pemilu.

    Sementara itu, baru-baru ini juga viral momen Pak RT bagi-bagi uang saat masa tenang Pilkada 2024 lalu ditangkap warga.

    Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

    Dalam video yang vira, Pak RT itu membawa uang pecahan Rp 100.000 dan daftar nama.

    Aksinya pun dipergoki warga.

    Terlihat ketakutan saat ketahuan warga, pria itu diduga hendak membagikan uang saat masa tenang Pilkada 2024.

    “Ini duit apo? (Uang apa ini?). Untuk apa uang ini?” tanya perekam video.

    “Aku juga ora ngerti (saya juga tidak mengerti),” jawab pria tersebut sembari memegang uang pecahan Rp 100.000, melansir dari Kompas.com.

    Setelah didesak, pria tersebut mengakui bahwa ia diminta untuk membagikan uang kepada warga sebagai imbalan untuk memilih salah satu calon pada hari pencoblosan.

    “Kami dimintai suruh nyari tim. Untuk dukung (calon), ya itu (uang) untuk masyarakat terus terang saja. Ya kemungkinan cak itu (untuk memilih calon),” ujarnya.

    Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Musi Rawas, Oktureni Sandhora Kirana, mengungkapkan pria dalam video tersebut berinisial YA, seorang oknum ketua RT di Kelurahan Talang Ubi, Kecamatan Megang Sakti.

    YA ditangkap oleh warga pada Minggu (24/11/2024) sekitar pukul 20.30 WIB karena diduga hendak membagikan uang saat masa tenang Pilkada.

    “YA diamankan warga dan dibawa ke Panwascam. Uangnya belum sempat dibagikan,” kata Oktureni.

    Bawaslu Musi Rawas tidak menampik adanya dugaan dukungan terhadap salah satu calon yang hendak membagikan uang selama masa tenang.

    Hal ini terlihat dari selembar kertas yang dibawa YA berisi daftar nama warga yang akan diberikan uang.

    Namun, Oktureni belum mengetahui berapa besaran uang yang akan dibagikan tersebut.

    “Sekarang masih kami dalami, YA sudah dibawa ke Bawaslu untuk diperiksa lebih lanjut,” jelasnya.

    Oktureni menambahkan bahwa laporan tersebut saat ini sedang dalam proses untuk memenuhi syarat formil.

    Setelah laporan teregistrasi, Bawaslu akan berkoordinasi dengan Gakkumdu untuk proses lebih lanjut.

    “Intinya laporan kita terima dan sekarang sedang diperiksa kelengkapan laporannya untuk bisa di-register,” ungkapnya.

    Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta menyatakan adanya pembagian sembako yang melibatkan tim pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jakarta di Kepulauan Seribu selama masa tenang Pilkada.

    Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jakarta, Benny Sabdo, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penyegelan terhadap paket sembako yang ditemukan di dua lokasi berbeda.

    Kedua paket sembako tersebut diduga diberikan oleh tim paslon cagub-cawagub Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Suswono, serta paslon nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno.

    “Kami menemukan paket sembako yang diduga dikirimkan oleh tim paslon nomor 1 dan paslon nomor 3. Paket sembako dari tim paslon 03 diterima oleh warga Pulau Lancang atas nama Nurhasan, sedangkan paket dari tim paslon 01 diterima warga Pulau Sebira atas nama Ridwan,” ujar Benny kepada Kompas.com, Selasa (26/11/2024).

    Bawaslu Kepulauan Seribu kini tengah melakukan penelusuran lebih lanjut mengenai pengiriman sembako dalam masa tenang sebelum masa pencoblosan cagub-cawagub Jakarta pada Rabu (27/11/2024).

    “Karena masa tenang adalah waktu di mana kampanye dilarang keras, tindakan membagikan sembako kepada warga dapat dianggap sebagai praktik politik uang, yang jelas melanggar aturan,” kata Benny Sabdo.

    Bawaslu DKI Jakarta pun terus mengawasi dan melakukan patroli untuk mendeteksi adanya praktik politik uang.

    Benny mengingatkan, setiap aktivitas kampanye, termasuk pembagian sembako, pada masa tenang bisa berpotensi merusak integritas pemilu.

    Bahkan, perbuatan tersebut dapat dijerat dengan tindak pidana politik uang.

    “Kami mengimbau kepada warga untuk ikut berpartisipasi dengan melaporkan setiap kegiatan kampanye ilegal atau praktik politik uang yang ditemukan di wilayah DKI Jakarta,” ucap Benny.

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

  • El Rumi Kuak Pilihannya di Pilkada DKI Jakarta 2024, Yakin Menang 1 atau 2 Putaran: Bisa Diandalin

    El Rumi Kuak Pilihannya di Pilkada DKI Jakarta 2024, Yakin Menang 1 atau 2 Putaran: Bisa Diandalin

    TRIBUNJATIM.COM – El Rumi ungkap sosok pilihannya di Pilkada DKI Jakarta 2024. 

    Untuk diketahui, putra Ahmad Dhani dan Maia Estianty tersebut terlihat datang ke TPS 025 Pondok Indah, Rabu (27/11/2024). 

    Ia mengenakan t-shirt berwarna hitam dipadukan dengan rompi hijau army dan topi hitam.

    Siapa pilihan El Rumi dalam Pilkada DKI Jakarta 2024 pun jadi sorotan. 

    Kekasih artis cantik Syifa Hadju ini sebut satu sosok pasangan calon (paslon) yang dianggapnya bisa diandalkan. 

    Selesai melakukan pencoblosan, El mengaku merasa seru bisa kembali mencoblos untuk kedua kalinya.

    “Hari ini pengalaman kedua mencoblos di Pilkada DKI, seru” ucap El Rumi, dikutip dari YouTube Grid ID, Rabu (27/11/2024).

    Sementara itu, El Rumi juga menyinggung soal pilihannya.

    El mengaku yakin dengan pilihannya ini.

    “InsyaAllah yakin. Satu atau dua putaran saya yakin sama pilihan saya,” terangnya.

    Meski begitu, El Rumi mengaku bingung saat ditanya apa yang membuatnya yakin dengan pilihannya tersebut.

    Ia bahkan dengan lantang mendukung paslon independen nomor urut dua yakni Dharma Pongrekun dan Kun Wardana.

    “Apa ya nggak tahu sih, saya pilih aja lah,” ujar El Rumi.

    “Jujur saya nggak terlalu nonton debatnya.”

    “Nomor 2 kayaknya bisa diandalin,” paparnya.

    Lebih lanjut, El berharap nantinya Gubernur dan Wakil Gubernur yang terpilih bisa mengayomi masyarakat Jakarta.

    Selain itu, kekasih Syifa Hadju ini juga berharap Gubernur dan Wakil Gubernur yang terpilih bisa membuat Jakarta lebih nyaman lagi. 

    Ikut mencoblos dalam Pilkada 2024, El Rumi singgung soal pilihannya. (YouTube Grid ID)

    “Semoga pemimpin yang terpilih nantinya bisa mengayomi rakyat Jakarta dan membuat Jakarta lebih baik, lebih nyaman, lebih indah.”

    “Dan bisa ditinggali semua orang lah. Yang saya liat progres Jakarta 10 tahun terakhir sudah bagus ya Dengan gubernur-gubernur sebelumnya.”

    “Semoga gubernur berikutnya bisa melanjutkan kerja-kerja Gubernur sebelumnya,” ungkapnya.

    Pilkada DKI Jakarta 2024 Bisa Berlangsung 2 Putaran, Ini Syarat dan Aturannya

    Provinsi DKI Jakarta merupakan satu-satunya provinsi yang bisa menyelenggarakan Pilkada 2024 dua putaran.

    Hal itu berlaku jika tiga paslon Pilkada DKI Jakarta 2024, yakni Ridwan Kamil-Suswono, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, dan Pramono Anung-Rano Karno tidak ada yang berhasil meraih lebih dari 50 persen suara.

    Jika terjadi hal itu maka akan ada putaran kedua. 

    Hal tersebut juga tercantum dalam Pasal 107 Ayat (1) UU Pilkada.

    Siapa yang unggul di Pilkada Jakarta 2024? Ini hasilnya menurut survei dari tiga lembaga. (tribunnews.com)

    “Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang memperoleh suara lebih dari 50 persen (lima puluh persen) ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih,” bunyi Pasal 11 ayat (1) UU tentang Provinsi DKI Jakarta.

    “Dalam hal tidak ada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang memperoleh suara sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diadakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur putaran kedua yang diikuti oleh pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua pada putaran pertama,” bunyi Pasal 11 Ayat (2) UU tentang Provinsi DKI Jakarta.

    Selain itu terbaru yakni UU Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ) yang baru disahkan April 2024 lalu juga mengatur gubernur dan wakil gubernur Jakarta terpilih harus memperoleh lebih dari 50 persen suara.

    Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

    Berita tentang Pilkada DKI Jakarta 2024 lainnya

  • Hitung cepat Charta Politika: Pramono-Rano juga unggul di 50,15 persen

    Hitung cepat Charta Politika: Pramono-Rano juga unggul di 50,15 persen

    Data kami menunjukkan distribusi suara yang tersebar merata, sehingga tren ini akan tetap stabil hingga akhir,

    Jakarta (ANTARA) – Lembaga survei Charta Politika merilis hasil sementara hitung cepat (quick count) Pilkada DKI Jakarta 2024 pada Rabu pukul 18.44 WIB di mana pasangan nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, unggul dengan perolehan suara 50,15 persen.

    Sementara pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono berada di posisi kedua dengan 39,25 persen, dan pasangan nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana meraih 10,60 persen suara dari total 99,99 persen data yang masuk.

    Direktur Riset Charta Politika Dadang Nurjaman di Jakarta, Rabu, mengatakan hasil hitung cepat ini mencerminkan dinamika elektabilitas di antara para kandidat.

    Ia juga menyebut keberhasilan pasangan Pramono-Rano tidak lepas dari figur Rano Karno atau Bang Doel yang memiliki popularitas tinggi sebagai mantan artis terkenal dan mantan Gubernur Banten.

    “Sebaliknya, Mas Pram, meskipun berpengalaman di posisi strategis, lebih sering berada di belakang layar sehingga tingkat keterkenalannya lebih rendah,” kata Dadang.

    Sementara itu, pasangan Ridwan Kamil-Suswono memulai dengan posisi yang cukup kuat di survei awal, meskipun saat ini masih tertinggal di perolehan suara.

    Ridwan Kamil, lanjut Dadang, sebagai tokoh muda populer, dikenal memiliki basis pendukung yang solid di kalangan generasi muda, tetapi belum cukup untuk mengejar keunggulan Pramono-Rano.

    Lebih lanjut, Dadang mengatakan dengan data yang sudah masuk di atas 75 persen, hasil hitung cepat diperkirakan tidak akan banyak berubah.

    “Data kami menunjukkan distribusi suara yang tersebar merata, sehingga tren ini akan tetap stabil hingga akhir,” ujarnya.

    Kendati pasangan Pramono-Rano unggul, Dadang menekankan bahwa hasil hitung cepat belum dapat memastikan apakah Pilkada di Jakarta akan selesai dalam satu putaran atau berlanjut ke putaran kedua.

    “Jakarta memiliki aturan khusus, yakni pasangan calon harus memperoleh 50 persen plus satu suara untuk menang di putaran pertama. Keputusan akhir akan menunggu hasil real count dari KPU,” tambahnya.

    Dadang mengatakan pihaknya tetap mengingatkan bahwa data resmi dari KPU adalah penentu akhir. Namun, tren yang terlihat saat ini memberikan gambaran awal mengenai potensi keberlanjutan atau kemenangan di putaran pertama.

    Pewarta: Ade irma Junida/Yamsyina Hawnan
    Editor: Desi Purnamawati
    Copyright © ANTARA 2024

  • Pramono yakin figur kuat jadi faktor unggul dalam perhitungan suara

    Pramono yakin figur kuat jadi faktor unggul dalam perhitungan suara

    Jakarta (ANTARA) – Calon gubernur DKI nomor urut 3, Pramono Anung meyakini figur kuat menjadi faktor unggul dalam perhitungan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta oleh beberapa lembaga survei.

    “Karena bagaimanapun dalam pemilihan gubernur yang paling utama adalah pertarungan figur,” kata Pramono usai konferensi pers perhitungan cepat (quick count) di Jakarta, Rabu.

    Pramono meyakini kerja keras tentu dibutuhkan, namun sosok figur yang kuat dan dikenal juga patut diperhatikan.

    Kendati demikian, dia juga berterima kasih adanya promosi (endorsement) dari para tokoh yang dikenalnya seperti para mantan gubernur Jakarta.

    Dengan demikian, adanya promosi dari para tokoh Jakarta mampu menguatkan suara Pramono Anung dan Rano Karno dalam hasil perhitungan suara berdasarkan beberapa lembaga survei.

    Beberapa survei hitungan suara Pilkada Jakarta yakni dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Poltracking Indonesia, Charta Politika dan Litbang Kompas.

    Pramono Anung dan Rano Karno menyatakan unggul sementara berdasarkan hasil survei terhadap para pemilih yang baru selesai mencoblos di bilik suara (exit poll) dan hitung cepat (quick count) di hampir semua wilayah Jakarta dengan angka 85 persen.

    KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

    Sebanyak 8,2 juta pemilih yang telah ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Jakarta 2024 telah menggunakan hak pilihnya di 14.835 tempat pemungutan suara (TPS) pada 27 November 2024.

    Rangkaian kampanye Pilkada Jakarta telah dilaksanakan sejak 25 September hingga 23 November 2024.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2024