Polisi Kerahkan Ratusan Personel hingga Unit K-9 Kawal Rekapitulasi Pilkada Jakarta
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, hingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengerahkan ratusan personel gabungan untuk mengawal rekapitulasi suara
Pilkada Jakarta
tingkat provinsi.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta menggelar rekapitulasi suara Pilkada tingkat provinsi pada 7-9 Desember 2024 di Hotel Sari Pan Pacific, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.
“Pengamanan ini melibatkan 785 personel gabungan dari berbagai instansi,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dalam keterangannya, Sabtu (7/12/2024).
Fasilitas pendukung mulai dari kendaraan taktis AWC, barikade, serta unit K-9 juga disiapkan untuk mendukung langkah antisipasi keamanan.
“Kerja sama yang solid antara Polri, TNI, dan Pemprov DKI adalah kunci untuk memastikan proses demokrasi ini berjalan lancar,” ujarnya.
Susatyo menuturkan, pengamanan secara preemtif dan preventif untuk menjamin stabilitas kamtibmas yang kondusif selama rekapitulasi berlangsung.
“Pengamanan dibagi ke dalam beberapa ring strategis yang mencakup lantai utama lokasi rekapitulasi, lobi hotel, area parkir, serta jalan-jalan di sekitar lokasi,” jelasnya.
Pengamanan bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan rekapitulasi berjalan dengan aman, tertib, dan tanpa gangguan.
“Seluruh petugas yang bertugas tidak dibekali dengan senjata api untuk menjaga suasana yang nyaman bagi masyarakat,” tuturnya.
Oleh karena itu, Susatyo mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mendukung kelancaran proses demokrasi dengan menjaga ketertiban di sekitar lokasi kegiatan.
Calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, menang di seluruh wilayah Jakarta dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.
Hal ini diketahui berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta di tingkat kabupaten/kota yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta.
Jika ditotalkan, suara yang diperoleh Pramono-Rano di Pilkada Jakarta adalah 2.183.239, sementara Ridwan Kamil-Suswono meraih 1.718.160 suara.
Sementara itu, Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapat 459.230 suara.
Masyarakat dapat memantau sendiri hasil perhitungan suara tiga paslon cagub-cawagub Jakarta melalui laman pilkada2024.kpu.go.id, kemudian pilih provinsi DKI Jakarta.
Laman tersebut juga menampilkan hasil hitung suara dan rekapitulasi pemilihan calon kepala daerah dalam Pilkada 2024 di seluruh wilayah Indonesia.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Pramono Anung
-
/data/photo/2024/11/28/674814916668e.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Polisi Kerahkan Ratusan Personel hingga Unit K-9 Kawal Rekapitulasi Pilkada Jakarta Megapolitan 7 Desember 2024
-

KPU Sebut Pemilih Pilkada DKI Hanya 58 Persen, Penyebabnya Kenapa?
ERA.id – Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024 hanya mencapai 58 persen.
“Hasil rekapitulasi dari masing-masing kota ini sudah selesai dan kami mencatat tingkat partisipasi di DKI Jakarta ini mencapai 58 persen,” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Fahmi Zikrillah.
Hal itu disampaikan Fahmi usai menghadiri rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pilkada Jakarta di tingkat Jakarta Pusat di kawasan Gambir pada Kamis (5/12/2024).
KPU DKI Jakarta akan melakukan evaluasi dan mengkaji lebih dalam lagi untuk mengetahui secara jelas penyebab turunnya angka partisipasi pemilih di Pilkada Jakarta 2024.
“Tentu kami akan lakukan evaluasi dan kajian secara komprehensif untuk mendapatkan data yang lengkap, apa yang menjadi alasan ataupun menjadi faktor penyebab dari menurunnya tingkat partisipasi di Jakarta,” ujar Fahmi.
Fahmi juga menyanggah adanya klaim bahwa angka partisipasi pemilih di Pilkada Jakarta 2024 ini menurun karena masih adanya wilayah yang tidak terdistribusi Formulir C6 atau surat pemberitahuan untuk mencoblos.
Menurut Fahmi, pihaknya bersama jajaran penyelenggara Pilkada di tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan sudah melakukan banyak sosialisasi secara langsung maupun melalui sosial media. Pihaknya juga dibantu oleh media melalui pemberitaan terkait tahapan-tahapan Pilkada.
“Saya kira C pemberitahuan itu sifatnya hanya memberitahukan saja. Jadi saya kira tidak ada pengaruh atau tidak menjadi penyebab C pemberitahuan terdistribusikan menjadi alasan tingkat partisipasi menjadi rendah,” katanya.
Di sisi lain, Fahmi mengakui pihaknya sudah melakukan rekapitulasi di setiap kecamatan, kota dan kabupaten terkait Formulir C6 yang tidak terdistribusikan. “Saya kira tidak ada korelasinya (dengan tingkat partisipasi pemilih yang rendah),” ujar Fahmi.
Namun, kata dia, pada prinsipnya seluruh masyarakat Jakarta yang sudah terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) tetap bisa menggunakan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing meskipun tidak mendapatkan surat pemberitahuan.
“Ibarat kita nonton konser, C pemberitahuan itu bukan tiket masuk. Jadi walaupun tidak memiliki C pemberitahuan, warga Jakarta yang sudah terdaftar di dalam DPT tetap tidak kehilangan hak pilihnya,” katanya.
Sebelumnya, tim pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) mendesak pemungutan suara ulang (PSU) lantaran partisipasi pemilih rendah dan ada beberapa faktor lainnya.
Salah satu faktornya, yakni warga tidak menerima Formulir C6 pemberitahuan atau undangan untuk memilih di TPS. Seluruh masukan tersebut diterima oleh KPU DKI Jakarta dan akan dibahas saat evaluasi mendatang.
KPU DKI Jakarta dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi DPT tingkat Provinsi DKI Jakarta untuk Pilgub Jakarta 2024 pada Minggu (22/9) telah menetapkan sebanyak 8.214.007 jiwa masuk dalam DPT Provinsi Jakarta.
Adapun KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga paslon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pilkada DKI Jakarta.
Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut 2 dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3. (Ant)
-

Silakan Jika Ada yang Gugat ke MK
loading…
Jubir Pramono-Doel Iwan Tarigan mempersilakan jika ada pihak yang ingin menggungat hasil rekapitulasi KPU Jakarta tingkat Kota/Kabupaten ke MK. Foto/SINDOnews
JAKARTA – Juru Bicara (Jubir) Pramono -Doel Iwan Tarigan menanggapi santai hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta tingkat Kota/Kabupaten. Hasil rekapitulasi menunjukkan pasangan Jakarta Menyala unggul di seluruh wilayah Jakarta termasuk Kabupaten Kepulauan Seribu dengan perolehan 2.183.239 suara sah atau 50,07%.
Iwan mempersilakan paslon lain apabila hendak menggugat hasil pleno KPU DKI tingkat provinsi yang baru akan dilaksanakan 7-9 Desember 2024. Menurutnya Tim Hukum Pramono-Doel telah siap dan tidak khawatir karena dalam pelaksanaan kontestasi Pilkada Jakarta 2024 tidak menghalalkan segala bentuk kecurangan.
“Apabila ada gugatan pihak 01 ke MK kami persilakan dan pihak 03 sudah mempersiapkan tim hukum dan tentunya kami tidak khawatir karena kami dari Tim 03 sudah melaksanakan cara pemenangan yang beretika dan jauh dari perbuatan curang sehingga kami sangat percaya diri bahwa apabila ada gugatan ke KPU kami akan di pihak yang akan dimenangkan,” ujar Iwan saat dikonfirmasi, Sabtu (7/12/2024).
Iwan menyebut, hasil rekapitulasi KPU tidak ada yang mengagetkan hasilnya tak jauh berbeda dengan rekapitulasi manual yang dilakukan internal PDI Perjuangan menggunakan data C1 yang diupload ke Sirekap.
“Hasil rekap KPU DKI sesuai dengan perhitungan C1 Pleno yang sudah di upload KPU ke Sirekap dan sesuai dengan hasil saksi kami di lapangan yang sudah kami ketahui sejak tanggal 28 November 2024 pukul 02.00 WIB. Sehingga hasil rekap yang baru diumumkan tidak ada yang mengagetkan kami Tim 03,” ucapnya.
Sebelumnya, rekapitulasi Suara Tingkat Kota/Kabupaten telah selesai, hasilnya pasangan Pramono Anung-Rano Karno menang 50,067% dalam pilkada Jakarta. Pasangan Pramono-Rano perolehan suaranya juga unggul di 6 wilayah Kabupaten/Kota yang ada di Jakarta.
Jumlah secara keseluruhan suara sah dalam pilkada Jakarta 2024 sebanyak 4.360.629 suara. Sementara pasangan Pramono-Rano mengantongi 2.183.239 suara sah.
Sementara di posisi kedua ditempati oleh pasangan Ridwan Kamil-Suswono dengan capaian suara sah 1.718.160. Terakhir ada pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana sebanyak 459.230 suara.
(cip)
-

Tak Yakin Suara Pramono-Rano di Atas 50 Persen, Relawan Prabowo-Gibran Siapkan Putaran Kedua Pilgub Jakarta
ERA.id – Relawan Prabowo-Gibran tak yakin pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno memperoleh suara di atas 50 persen. Pilgub Jakarta 2024 diyakini bakal berlangsung dua putaran.
“Menurut saya, Pilkada Jakarta sudah bisa dipastikan akan berlangsung dalam 2 putaran. Informasi terkini yang saya terima, perolehan suara pasangan nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, dari basis data real count, tidak melampaui angka di atas 50 persen,” ujar eks Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran, Haris Rusly Moti dalam keterangannya, Kamis (5/12/2024).
Oleh karenanya, dia meminta para relawan Prabowo-Gibran menyipakan diri menghadapi putaran kedua Pilgub Jakarta 2024 dan memenangkan pasangan cagub-cawagub nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK)-Suswono.
Dia optimis, RK-Suswono bakal menang jika Pilgub Jakarta 2024 berlangsung dua putaran.
“Saya yakin, jika seluruh pendukung, pemilih, dan relawan Prabowo-Gibran bersatu dan bergerak menyentuh hati rakyat di gang-gang dan kampung di seluruh pelosok Jakarta, insya Allah Bang Emil-Babe Suswono akan menang di Pilkada DKI,” kata Haris.
Lebih lanjut, dia menyoroti soal isu pelibatan aparatur negara untuk memenangkan calon tertentu. Menurutnya, isu itu dibuat oleh pihak yang berusaha menggagalkan putaran kedua Pilgub Jakarta 2024.
Sebaliknya, dia justru mendapat informasi kecurangan dilakukan oleh pasangan calon yang diusung partai oposisi.
“Di Jakarta misalnya, justru banyak temuan dugaan kecurangan dilakukan pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur yang didukung partai oposisi,” ucapnya.
Haris Rusly berharap, semua pihak tidak memanaskan situasi jika pada akhirnya diputuskan Pilgub Jakarta 2024 berlangsung dalam dia putaran. Dia meminta semua pihak untuk lapang dada.
“Saya menyerukan kepada semua pihak agar tetap menjaga kehidupan sosial politik yang rukun dan damai dalam ekosistem persaingan di alam demokrasi,” ujarnya.
-

Berhasil Hancurkan RIDO di Jakarta, Pramono-Rano Akan Tepati Janji Kampanyenya
ERA.id – Tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno (Doel) berterima kasih kepada masyarakat Jakarta yang memilih paslon nomor urut 3 itu di Pilkada Jakarta 2024.
Berdasarkan hasil rekapitulasi suara, pasangan Pram-Doel unggul di enam kota/kabupaten administrasi DKI Jakarta, yakni Kabupaten Kepulauan Seribu, Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Timur, Kota Jakarta Selatan, Kota Jakarta Utara, dan Kota Jakarta Pusat.
“Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat yang memercayakan suaranya kepada Pram-Doel,” kata Juru Kampanye Tim Pemenangan Pram-Doel, Yuke Yurike, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis kemarin.
Dia berjanji pasangan Pram-Doel akan menunaikan visi dan misinya ketika dinyatakan menang secara resmi oleh KPU DKI dan dilantik sebagai pemimpin di Jakarta.
“Semua visi dan misi yang sudah disampaikan saat debat Cagub dan Cawagub Jakarta beberapa waktu lalu tentu akan ditepati. Ini bentuk komitmen pasangan Pram-Rano kepada masyarakat Jakarta,” katanya.
Menurut dia, kemenangan Pram-Doel ini juga tidak terlepas dari kerja sama para pendukungnya, mulai dari partai, ormas, tokoh masyarakat, anak muda dan para relawan. Mereka tidak pernah lelah mengampanyekan figur Pram-Doel kepada masyarakat luas.
“Kemudian yang tidak kalah penting, ini juga berkat kerja keras paslon yang tidak kenal lelah menyapa warga dan belanja masalah tentang Jakarta,” ujar Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta itu.
Berdasarkan hasil rekapitulasi suara di tingkat kota dan kabupaten, pasangan Pram-Doel meraih kemenangan. Misalnya di Jakarta Pusat, Pram-Doel memperoleh 220.372 suara, sedangkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) mendapat 152.235 suara dan pasangan Dharma-Kun hanya 44.865 suara.
Kemudian di Jakarta Selatan, Pram-Doel mendapatkan 635.170 suara. Sedangkan pasangan RIDO 375.391 suara dan Dharma-Kun hanya 90.294 suara.
Berikutnya di Jakarta Timur, pasangan Pram-Doel mendapat 635.170 suara, pasangan RIDO 535.613 suara dan pasangan Dharma-Kun dengan 136.935 suara. Selanjutnya di Jakarta Utara, Pram-Doel mendapat 328.486 suara, pasangan RIDO 261.463 suara dan Dharma-Kun 77.026 suara.
Lalu di Jakarta Barat, Pram-Doel mendapat 500.738 suara, RIDO 386.880 suara dan Dharma Kun dengan 109.457 suara. Terakhir di Kepulauan Seribu, Pram-Doel mendapat 7.456 suara, RIDO 6.578 suara dan Dharma-Kun hanya 653 suara.
-

Pramono-Rano Menang Dalam Rekapitulasi Pilgub Jakarta 2024 Tingkat Kabupaten/Kota
ERA.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI telah menyelesaikan rekapitulasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024 di tigkat kabupaten/kota. Hasilnya, pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Jakarta nomor 3, Pramono Anung-Rano Karno alias si Doel menang di semua wilayah.
Meski begitu KPUD DKI belum menyampaikan hasil rekapulasi resmi. Ketua KPUD DKI Wahyu Dinata mengatakan, pengumuman akan disampaikan paling lambat pada 9 Desember 2024.
“Alhamdulillah ya, sampai kemarin kami sudah menyelesaikan rekapitulasi di enam kabupaten/kota di Provinsi DKI Jakarta. Selanjutnya, kami besok, tanggal 7 sampai 9 akan dilakukan rekapitulasi dan penetapan hasil pemilu ya nanti pada 7-9 Desember akan datang,” kata Wahyu di Kantor KPUD DKI, Jakarta, Jumat (6/12/2024).
Dari data yang dihimpun ERA, sejak Kamis (5/12) seluruh KPU kota dan kabupaten di Jakarta telah mengesahkan pleno, dan akan dilanjutkan untuk pleno di tingkat provinsi.
Hasil pleno KPU Jakarta Pusat menunjukan, perolehan suara pasangan Pramono-Rano unggul dengan 220.372 suara. Sementara pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) mendapat 152.235 suara, kemudian di posisi terakhir ditempati pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana dengan perolehan suara sebanyak 90.294.
Pasangan Pramono-Rano juga unggul di Jakarta Selatan dengan perolehan 491.017 suara. Disusul pasangan RIDO dengan perolehan suara sebanyak 375.391, dan Dharma-Kun dengan 90.294 suara.
Kemudian di Jakarta Timur, pasangan Pramono-Rano kembali unggul dengan perolehan 635.170 suara. Sedangkan pasangan RIDO memperoleh suara 535.613 dan pasangan Dharma-Kun 136.935 suara.
Pasangan Pramono-Rano paling mendulang suara di Jakarta Barat dengan perolehan mencapai 500.738 suara. Sedangkan pasangan RIDO hanya mengantongi 386.880 suara. Adapun pasangan Dharma-Kun memperoleh 109.457 suara.
Begitu pula di Jakarta Utara, pasangan Pramono-Rano mendulang 328.486 suara. Sementara pasangan RIDO hanya meraih 261.463 suara dan Dharma-Kun sebanyak 77.026 suara.
Kemudian di Kepulauan Seribu, dari 15.161 pemilih sebanyak 7.456 suara diberikan kepada pasangan Pramono-Rano. Adapun pasangan RIDO hanya mendapatkan 6.578 suara, sedang pasangan independen memperoleh 653 suara.
Berdasarkan perhitungan tersebut, perolehan suara pasangan Pramono-Rano mencapai 2.183.239 suara, atau setara dengan 50,07 persen suara sah.



