Bakal Dipangkas, Anggaran Konsumsi ASN Jakarta Capai Rp 700 Miliar
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Anggaran konsumi untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jakarta mencapai angka Rp 700 miliar per tahun.
Hal itu diungkapkan ketua tim transisi Pramono Anung-Rano Karno, Ima Mahdiah usai bertemu dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/1/2025).
“Snack rapat, makan kantor itu ternyata Rp 700 miliar untuk se-DKI itu yang perlu dihemat,” ucap Ima, Jumat.
Sebagai langkah awal, rencananya,
anggaran konsumsi ASN Jakarta
ini akan dipangkas sebagai bagian dari efisiensi di masa kepemimpinan Pramono-Rano.
Langkah penghematan ini juga sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh jajaran pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk mengurangi anggaran pada tahun 2025.
Selama dua minggu terakhir, Tim Transisi telah berkoordinasi dengan 70 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Jakarta untuk menyisir porsi anggaran.
“Tadi disampaikan kita harus ada penghematan-penghematan, instruksi dari pemerintah pusat yang mungkin harus segera disisir kembali oleh dinas-dinas terkait,” kata dia.
Dana hasil penghematan ini rencananya akan dialokasikan untuk program-program yang lebih bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendukung target 100 hari kerja Pramono-Rano.
“Terkait RPJMD 2025-2030 yang pasti janji-janji kampanye Mas Pramono dan Bang Doel (Rano), tetapi tidak menggeser hal yang sudah
urgent
, sudah direncanakan 2025,” ungkap Ima.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Pramono Anung
-
/data/photo/2022/05/09/6278b6a799c57.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Bakal Dipangkas, Anggaran Konsumsi ASN Jakarta Capai Rp 700 Miliar Megapolitan 24 Januari 2025
-

Tim Transisi Pram-Doel: UMKM dilibatkan dalam program sarapan gratis
Jakarta (ANTARA) – Program sarapan gratis yang dinisiasi oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih, Pramono Anung-Rano Karno (Doel) akan melibatkan ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan kantin sekolah.
Ketua Tim Transisi Pramono Anung-Rano Karno (Doel) Ima Mahdiah di Jakarta, Jumat, mengatakan, program sarapan gratis akan melibatkan sebanyak 2.600 pelaku UMKM dan kantin sekolah yang telah lolos uji klinis dari Dinas Keseharan DKI Jakarta.
“Kantin UMKM itu kan diperiksa dulu dapur-dapurnya, jadi dari sekitar tiga ribuan yang ada hanya 2.600 yang lolos dari uji klinisnya Dinas Kesehatan,” katanya.
Adapun pelibatan UMKM dan kantin sekolah dalam program sarapan gratis, kata dia, merupakan arahan dari Gubernur Jakarta terpilih Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Terpilih Rano Karno.
“Arahan pak gubernur dan pak wakil gubernur dipastikan untuk merekrut UMKM dan kantin-kantin sekolah diberdayakan. Kami pun kerja sama dengan Dinas Kesehatan,” ujarnya.
Dalam program sarapan gratis itu akan diuji coba hingga beberapa bulan ke depan di beberapa sekolah di Jakarta.
Adapun program sarapan gratis yang ditujukan bagi siswa di Jakarta dikemukakan Pramono Anung dalam kampanyenya. Program tersebut sebagai bentuk sinergi dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan pemerintah pusat.
Pramono menegaskan, program sarapan gratis ini nantinya menjadi pelapis bagi Program Makan Bergizi Gratis pemerintah pusat.
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2025 -
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5087731/original/064831400_1736419863-20250109-Gubernur_Jakarta_Terpilih-HER_1.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Program Sarapan Gratis Pramono-Rano di Jakarta Bakal Libatkan UMKM dan Kantin Sekolah – Page 3
Liputan6.com, Jakarta – Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih Pramono Anung-Rano Karno (Si Doel) akan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kantin sekolah dalam program sarapan pagi gratis yang digagasnya di Jakarta.
“Arahan Pak Gubernur dan Pak Wagub itu dipastikan untuk merekrut UMKM dan kantin-kantin sekolah kita berdayakan,” kata Ketua Tim Transisi Pramono-Rano, Ima Mahdiah di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/1/2025).
Selain itu, kata Ima, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta untuk memastikan kualitas makanan. Nantinya, makanan yang disuplai UMKM dan kantin akan diperiksa terlebih dahulu oleh Dinkes.
“Kita (akan) kerja sama dengan Dinas Kesehatan, Dinas Kesehatan itu sudah harus mengetahui kantin UMKM itu kan diperiksa dulu dapur-dapurnya,” ucap Ima.
-

Ada Wacana Pekerja Jakarta Kerja 4 Hari, Ini Respons Kementerian BUMN
Jakarta –
Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih, Pramono Anung-Rano Karno diketahui berencana memangkas hari kerja pekerja Jakarta menjadi 4 hari. Hal ini diungkapkan oleh tim transisi Pramono-Rano, Nirwono Joga, di DPRD DKI Jakarta.
Merespon hal tersebut, Deputi Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN, Tedi Bharata mengatakan tidak ada masalah dengan rencana pemangkasan hari kerja tersebut di Jakarta.
“Kita nggak apa-apa. Ini kebijakan yang bagus,” kata dia di Kementerian BUMN, Jumat (24/1/2025).
Untuk Kementerian BUMN sendiri, Tedi mengatakan juga telah menerapkan 4 hari kerja. Namun hari kerja itu bentuknya fasilitas jika jam kerja pegawai selama seminggu sudah 40 jam. Fasilitas itu juga membutuhkan persetujuan.
“Kita itu bentuknya fasilitas. Compressed work schedule, jadi 4 hari kalau memang waktunya memang sudah 40 jam seminggu. Jadi itu fasilitas, kalau mau diambil silahkan, tapi itu perlu di-approval gitu,” terangnya.
Fasilitas hari kerja itu hanya berlaku bagi pegawai Kementerian BUMN. Ketentuan itu juga masih akan dievaluasi.
“Berjalan (fasilitas 4 hari kerja). Kita masih evaluasi lah ini. Belum (perusahaan BUMN), masih di Kementerian BUMN,” terangnya.
Untuk diketahui, Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih, Pramono Anung-Rano Karno, berencana memangkas hari kerja untuk para pekerja di Jakarta dari lima menjadi empat hari. Artinya, akan ada lagi penambahan hari libur selain Sabtu dan Minggu.
Hal ini diungkapkan pakar tata kota yang juga anggota tim transisi Pramono-Rano, Nirwono Joga, di DPRD DKI Jakarta, Selasa (21/1/2025). Menurut Nirwono, ide memangkas hari kerja sudah dilakukan di berbagai kota lain di dunia.
“Ini lagi tren di kota-kota Eropa sebenarnya, di Skandinavia. Apa itu? Pengurangan hari kerja. Empat hari kerja. Empat hari kerja itu salah satu yang sedang digagas (Pramono),” kata Nirwono, dikutip dari detiknews.
(ada/rrd)
-

Tim Transisi Pram-Doel usulkan anggaran makan ASN dihemat
terkait dengan Instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada sejumlah pejabat negara termasuk gubernur untuk melakukan efisiensi anggaran di berbagai sektor
Jakarta (ANTARA) – Ketua Tim Transisi Pramono Anung-Rano Karno (Doel), Ima Mahdiah mengusulkan agar anggaran makan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta menjadi salah satu bagian (item) yang dapat dihemat.
“Ada beberapa penghematan, contoh snack (kudapan) rapat, makan kantor itu kan ternyata Rp700 miliar untuk seluruh DKI. Itu yang perlu dihemat,” kata dia di Jakarta, Jumat.
Penghematan ini terkait dengan Instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada sejumlah pejabat negara termasuk gubernur untuk melakukan efisiensi anggaran di berbagai sektor demi menjaga stabilitas fiskal dan mendukung pelayanan publik yang lebih optimal.
Ima mengatakan sudah berdiskusi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) membahas anggaran-anggaran termasuk yang dapat dihemat yang akan dimasukkan ke dalam program 100 hari Pramono-Doel.
“Seluruh OPD, SKPD sudah kami kumpulkan. Jadi terkait porsi-porsi mana aja, anggaran-anggaran mana saja yang bisa dimasukkan dengan program 100 hari. Tadi ada lima item yang bakal kami geser porsinya untuk masyarakat agar tepat sasaran,” jelas dia.
Dia mengatakan tim transisi akan bertemu dengan Pramono-Doel pada pekan depan untuk mempresentasikan hasil pembahasan selama ini dengan Pemerintah Provinsi DKI.
Dituturkan dia, tim transisi memiliki agenda yakni memastikan peralihan kepemimpinan berjalan lancar dan menyiapkan program-program prioritas yang dapat langsung dieksekusi setelah Pramono Anung dan Rano Karno dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta.
“Yang pasti pembahasan 100 hari kerja juga terkait RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2025-2030 dan juga yang pasti janji-janji kampanye Mas Pramono dan Bang Doel yang memang harus kita masukkan, tetapi juga tidak menggeser hal-hal yang memang sudah urgent (mendesak),” demikian kata Ima.
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2025 -

Persiapan Pram-Rano Karno Sudah 70% untuk Mulai Kerja di Jakarta
Jakarta –
Tim transisi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih, Pramono Anung dan Rano Karno, menyebut kalau Pram-Rano siap untuk memulai tugas mereka setelah dilantik pada 6 Februari 2025 mendatang. Ketua Tim Transisi Pramono-Rano Ima Mahdiah mengatakan persiapan Pramono-Rano dalam menjalankan roda pemerintahan telah mencapai 70 persen.
“Sudah siap, jadi ketika beliau dilantik 6 Februari beliau sudah siap kerja. Sudah 70 persen,” kata Ima di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/1/2025).
Ima menjelaskan, selama dua pekan terakhir, tim transisi telah melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta. Saat ini, proses finalisasi telah dilakukan, termasuk melibatkan 70 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memastikan program kerja 100 hari dapat berjalan dengan baik.
“Insya Allah minggu depan sudah fix dan sudah mulai kita cross-check ke lapangan, jadi benar-benar tim transisi akan melihat sampai dengan prakteknya dan nanti tanggal 3 kami akan menghadap Pak Gub dan Bapak wagub untuk mempresentasikan kurang lebih selama 25 hari kita kerja,” ungkapnya.
Selain itu, tim transisi juga telah bertemu dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk membahas efisiensi anggaran daerah.’
Ima Mahdiah, politikus PDIP Jakarta. (Brigitta Belia Permata Sari/detikcom)
Tim Transisi juga tengah melakukan penyelarasan program kerja dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030. Selain itu, janji-janji kampanye Pram-Rano akan diintegrasikan ke dalam program prioritas tanpa mengabaikan kebutuhan mendesak yang telah direncanakan untuk tahun 2025.
(bel/dnu)
Hoegeng Awards 2025
Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu
-
/data/photo/2024/12/13/675c448121798.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Karyawan Jakarta Tak Setuju Sistem 4 Hari Kerja: Waktu adalah Uang Megapolitan 23 Januari 2025
Karyawan Jakarta Tak Setuju Sistem 4 Hari Kerja: Waktu adalah Uang
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Sejumlah karyawan yang bekerja di Jakarta tidak menyetujui wacana 4 hari kerja yang diusulkan Nirwono Joga, salah satu anggota Tim Transisi Pramono Anung-Rano Karno.
“Enggak setuju untuk saya yang hanya karyawan kecil, karena waktu adalah uang,” kata Dira (22), salah satu pegawai kantor yang berada di Pademangan, Jakarta Utara, kepada Kompas.com, Kamis (23/1/2025).
Di kantornya, jumlah kehadiran kerja di kantor menjadi salah satu dasar perhitungan gaji dan uang makan mingguannya.
Mengurangi satu hari kerja akan berdampak pada pemasukan yang sudah dia susun untuk pengeluaran sebulan kedepan.
“Semua pembayaran gaji dan uang makan berdasarkan masuknya kita di kantor sih jadi ya saya tidak setuju dengan wacana ini, karena sayang,” kata Dira.
Apalagi, kantor tempat Dira bekerja bergerak di bidang pengiriman barang. Jika hari kerja dikurangi, dikhawatirkan barang-barang milik pelanggannya terlambat dikirim.
“Pasti ngaruh untuk penjualan perusahaan, karena kan jadi ke
pending
tuh dikirim harus di hari selanjutnya,” ucap Dira.
“Dan tidak semua pengiriman bisa di hari yang sama kalo lagi ramai,” sambung dia.
Hal senada juga disampaikan oleh Alea (25), yang khawatirnya beban kerja justru jadi semakin padat jika
sistem 4 hari kerja
jadi diterapkan.
“Hari kerja mungkin dipangkas, tapi kan
workload
akan masih sama,
deadline
dari kantor juga pasti jadi semakin dipercepat. Malah bikin makin pusing sih,” tutur Alea.
Ia yang sehari-hari bekerja di daerah Gondangdia, Jakarta Pusat, tidak bisa membayangkan apakah wacana ini akan memengaruhi jumlah jam kerja mingguannya.
“Ini lima hari kerja dengan 8 jam kerja aja capek karena perjalanan naik kendaraan umum juga lumayan menguras tenaga. Apakah nanti kalau hari kerja dipangkas, jam kerja tetap sama? Kalau sehari jadi 10 jam kerja, mending wacana ini enggak usah aja,” kata Alea.
Sebelumnya, Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih, Pramono Anung dan Rano Karno, berencana untuk memangkas hari kerja para pekerja dari lima menjadi empat hari.
Kebijakan ini bertujuan untuk menambah hari libur bagi masyarakat, di samping Sabtu dan Minggu.
“Pengurangan hari kerja, empat hari kerja itu salah satu yang sedang digagas oleh Pramono,” ucap anggota Tim Transisi Pramono-Rano Bidang Kebijakan Publik, Nirwono Joga, saat ditemui di Gedung DPRD.
Kebijakan ini terinspirasi dari kota-kota di Eropa, khususnya Skandinavia, yang telah menerapkan sistem serupa.
Selain itu, kebijakan ini dianggap sebagai langkah mitigasi terhadap bencana, seperti banjir dan polusi udara.
“Misalnya ketika memasuki puncak musim hujan dengan ancaman banjir, maka solusi yang paling mudah adalah meliburkan pekerja,” ucap Nirwono.
“Begitupula pada puncak musim kemarau. Jakarta tidak keluar dari tiga besar kota dengan polusi udara tertinggi. Solusinya paling mudah, murah, meriah adalah
work from home
(WFH),” kata dia lagi.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Saat Resmi Pimpin Jakarta, Pramono – Rano Karno akan Buka Taman 24 Jam, Ini Alasannya – Halaman all
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Gubernur Daerah Khusus Jakarta terpilih, Rano Karno mengatakan Pemprov DKI di bawah kepemimpinannya bersama Gubernur Pramono Anung, akan membuka taman di Jakarta selama 24 jam nonstop.
Rano menyebut, inisiasi ini berangkat dari kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat yang diisi dengan kegiatan positif seperti eksebisi melukis, hingga pertunjukan seni.
Nantinya taman di Jakarta tak lagi ditutup pukul 18.00 WIB, tapi terbuka bagi masyarakat selama 24 jam.
Operasional taman selama 24 jam ini diharapkan dapat menghidupkan kegiatan positif seperti menjadi tempat melukis, maupun kegiatan UMKM lainnya.
“Pak gub, Mas Pram akan membuka 24 jam (taman). Maka itu kita mau lihat ini. Kalau tempat ini misalnya dijadikan satu taman untuk painting, lukis, itu bisa menarik. Dan UMKM juga bisa bergerak,” kata Rano di Taman Suropati, Menteng, Jakarta, Kamis.
“Harapannya tentu saja ini menjadi satu prototype. Artinya gini, Jakarta ini memiliki hampir 1.500 taman yang hampir setiap jam 6 sore tutup. Saya nggak mau melakukan itu,” kata Rano.
Namun sebagai percontohan dari 1.500 taman yang ada di Jakarta, ada beberapa taman yang dianggap representatif akan dibuka selama 24 jam.
Lanjut Rano, kebijakan membuka 24 jam taman di Jakarta juga akan dibarengi dengan memberi rasa aman serta menjaga kebersihan demi kenyamanan masyarakat yang berkegiatan.
“Tinggal kita menjaga kebersihan, keamanan, kemudian kenyamanan masyarakat. Nah, dengan itu ekonomi akan bergerak. Jadi mudah-mudahan taman-taman yang ada di Jakarta akan kita buka di beberapa taman yang memang representatif. Dan kita buka untuk kegiatan masyarakat,” pungkas Rano. (Tribunnews.com/Danang Triatmojo)
-

Normalisasi 17,1 Km Ciliwung Sangat Ambisius tapi Tak Mustahil
Jakarta –
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike mendorong Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Pramono Anung-Rano Karno, menuntaskan normalisasi Sungai Ciliwung yang masih tersisa 17,17 kilometer (km). Dia menilai normalisasi Ciliwung langkah ambisius tapi bukan hal yang mustahil.
Yuke awalnya mengapresiasi upaya Pemprov DKI Jakarta yang telah melakukan normalisasi sepanjang 230 meter pada 2024 kemarin. Namun, dia menilai jumlah tersebut belum signifikan dari total target normalisasi yang diperlukan.
“Normalisasi Sungai Ciliwung sejauh 230 meter yang telah dilakukan Pemprov DKI pada 2024 merupakan langkah awal yang baik, tetapi angka ini tentu belum cukup signifikan dibandingkan target yang masih tersisa 17,17 km. Saya melihat bahwa Mas Pram dan Bang Rano perlu menjadikan percepatan normalisasi ini sebagai salah satu prioritas utama dalam program kerja mereka ke depan, mengingat normalisasi sungai adalah upaya penting untuk mengurangi risiko banjir di Jakarta,” kata Yuke saat dihubungi, Rabu (22/1/2025).
Yuke menilai target penyelesaian normalisasi sejauh 17,17 kilometer memang terbilang ambisius. Akan tetapi, dia yakin itu bukan hal mustahil dilakukan oleh Pramono-Rano.
“Target menyelesaikan 17,17 kilometer normalisasi memang sangat ambisius, tetapi dengan koordinasi yang baik antara Pemprov DKI, pemerintah pusat, dan stakeholders lainnya, ini bukan hal yang mustahil,” ucapnya.
Dia membeberkan langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh Pramono-Rano untuk mengejar target tersebut. Seperti, kata dia, mempercepat pembebasan lahan, alokasi anggaran, hingga pelaksanaan teknis.
Yuke juga memperingatkan normalisasi bukan sekadar teknis pengerjaan. Namun, dia menilai Pemprov DKI Jakarta harus membangun kepercayaan masyarakat terlebih dulu.
“Normalisasi bukan hanya soal teknis pengerjaan, tetapi juga soal membangun kepercayaan masyarakat. Sosialisasi tentang manfaat normalisasi sungai bagi warga harus terus digencarkan, sehingga masyarakat memahami pentingnya proyek ini. Dengan pendekatan yang terencana dan melibatkan semua pihak, saya optimis bahwa target normalisasi dapat tercapai, dan dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Jakarta yang selama ini kerap menghadapi banjir,” tuturnya.
Normalisasi Ciliwung Sisa 17,1 Km
“Kalau sebelumnya sisa yang belum ditanggul kurang lebih sekitar 17,4 km, sekarang per 2024 kemarin tinggal 17,17 km,” kata Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum di Balai Kota Jakarta, Rabu (22/1).
Dengan kata lain, Dinas SDA sudah mengerjakan 0,23 km alias 230 m. Pada tahun ini, kata Ika, pihaknya masih melanjutkan pembayaran lahan yang dibebaskan untuk pembangunan tanggul normalisasi. Meski begitu, pemerintah pusat lewat Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun fisik tanggul dari lahan yang telah dibebaskan.
“Kalau main ke jembatan Rawajati, kelihatan di sana ada progres fisik oleh Kementerian PU. Tahun ini selesai untuk segmen Rawajati dan Cililitan,” ujarnya.
(maa/jbr)
-

Normalisasi Ciliwung Sisa 17,17 Km, Ketua DPRD Minta Pramono-Rano Lanjutkan
Jakarta –
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Pramono Anung-Rano Karno, meneruskan normalisasi Sungai Ciliwung yang masih tersisa 17,17 kilometer. Dia mengingatkan normalisasi salah satu cara untuk mencegah banjir.
“Ya, penanganan banjir adalah program prioritas, untuk mencegah banjir salah satunya dengan normalisasi,” kata Khoirudin saat dihubungi, Rabu (22/1/2025).
Khoirudin mendorong Pramono-Rano Karno meneruskan normalisasi setelah resmi menjabat. Dia memastikan normalisasi Ciliwung akan berdampak pada penanganan banjir.
“Saya berharap Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih meneruskan sisa normalisasi sungai Ciliwung sepanjang 17,17 km, jika normalisasi selesai tentu akan berdampak signifikan terhadap penanganan banjir,” ucap dia.
Normalisasi Ciliwung Sisa 17,17 Km
Sebelumnya, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menyebut target pembebasan lahan untuk proyek normalisasi Sungai Ciliwung masih sepanjang 17,17 kilometer (km). Pada 2024, pihaknya telah membebaskan lahan di bantaran Sungai Ciliwung di Kelurahan Rawajati dan Cililitan dengan panjang 200 meter (m).
“Kalau sebelumnya sisa yang belum ditanggul kurang lebih sekitar 17,4 km, sekarang per 2024 kemarin tinggal 17,17 km,” kata Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum di Balai Kota Jakarta, Rabu (22/1).
“Kalau main ke jembatan Rawajati, kelihatan di sana ada progres fisik oleh Kementerian PU. Tahun ini selesai untuk segmen Rawajati dan Cililitan,” ujarnya.
(maa/jbr)