Tag: Pramono Anung

  • Pramono Anung dorong “study tour” pelajar diadakan di Jakarta

    Pramono Anung dorong “study tour” pelajar diadakan di Jakarta

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mendorong kegiatan karyawisata atau “study tour” bagi pelajar sekolah dilakukan di wilayah Jakarta saja untuk menumbuhkan rasa cinta para siswa terhadap Jakarta dan memanfaatkan banyaknya lokasi edukatif.

    “Jakarta tentunya punya kebijakan tersendiri, saya akan lebih menggalakkan agar anak didik Jakarta itu lebih mencintai Jakarta,” ujar Pramono di Jakarta, Selasa.

    Menurut dia, Jakarta memiliki banyak lokasi yang layak menjadi sarana edukasi bagi para siswa. Salah satu fokus yang didorong adalah kegiatan “study tour” dengan menanam pohon mangrove di berbagai lokasi di Jakarta.

    Hal itu lantaran Jakarta sendiri sudah mempunyai lokasi untuk menanam mangrove.

    “Saya sudah melihat sendiri. Banyak sekali siswa-siswa Jakarta yang sudah menanam mangrove. Jadi, saya akan lebih mendorong untuk tetap di Jakarta,” kata Pramono.

    Dia pun menekankan agar siswa Jakarta dapat lebih mengenal dan mencintai kota mereka sendiri.

    Pramono mengaku telah memanggil Kepala Dinas Pendidikan serta Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota untuk berkoordinasi dalam memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanam mangrove yang dinilai akan memberikan manfaat jangka panjang bagi Jakarta.

    “Ini diberikan kesempatan untuk tanam mangrove karena itu akan bermanfaat bagi Jakarta dalam jangka panjang,” ujarnya.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

  • Pemprov DKI berkomitmen fokus benahi Kali Ciliwung 

    Pemprov DKI berkomitmen fokus benahi Kali Ciliwung 

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk lebih fokus membenahi Kali Ciliwung sebagai upaya mengantisipasi banjir di wilayah Jakarta.

    “Sekarang, dengan PSN (Program Strategis Nasional) pengendalian banjir, kami akan lebih fokus untuk membenahi Ciliwung,” ujar Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno di Jakarta, Selasa.

    Dia mengatakan pengerukan waduk dan sungai-sungai masuk dalam program 100 hari kerja dirinya bersama Gubernur Jakarta Pramono Anung.

    Terkait PSN untuk pengendalian banjir, kata Rano, Pemprov DKI mendapatkan kucuran anggaran cukup besar dari Pemerintah Pusat. Namun, dia tak menyebut jumlah anggaran yang dimaksud.

    “Pemerintah pusat juga mendengar bahwa bukan kita (DKI) enggak mampu, tapi tentu tidak ada kelar dalam satu tahun dengan anggaran terbatas,” ujar Rano.

    Sementara itu, banjir melanda sejumlah lokasi di Jakarta pada awal pekan ini, termasuk Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Ketinggian air banjir yang disebabkan meluapnya Kali Ciliwung di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Titik tertinggi terjadi di Kelurahan Pejaten Timur yakni mencapai 3,7 meter.

    Adapun data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada pukul 03.00 WIB menunjukkan ketinggian air yaitu 30 centimeter (cm) dan yang tertinggi berada pada kisaran 120 cm atau 1,2 meter.

    “Kemarin banjir di tengah Ciliwung, sekarang sudah mulai Depok, Jakarta Timur. Ini realita yang kita hadapi. Karena itulah, makanya kami mengantisipasinya,” kata Rano.

    Pada Selasa pagi, pria yang biasa disapa Bang Doel ini menyempatkan diri untuk mengunjungi salah satu kawasan terdampak banjir di Jalan Kamboja 1, Cilandak, Jakarta Selatan.

    Di lokasi itu, kata dia, sekitar 300 orang jiwa terdampak banjir. Pemprov DKI pun menyalurkan bantuan seperti terpal, makanan siap saji, handuk dan lainnya, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pada korban banjir.

    “Saya bangga, semua kedinasan enggak nunggu instruksi, bergerak berdasarkan SOP. Pegang SOP, jangan keluar dari ketentuan hukum supaya tidak terjadi sesuatu di kemudian hari. Tapi, bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Bang Doel.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

  • Banjir Jakarta Jadi Ujian Awal Pramono Anung sebagai Gubernur: Dari Kemarin Diteror – Halaman all

    Banjir Jakarta Jadi Ujian Awal Pramono Anung sebagai Gubernur: Dari Kemarin Diteror – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Banjir di sejumlah wilayah Jakarta jadi ujian atau permasalahan awal yang harus ditangani Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno. 

    Banjir sejak Senin (3/3/2025) ini, diketahui masih merendam sejumlah titik di Jakarta hingga Selasa (4/3/2025) pagi. 

    Pramono tak menampik bahwa dirinya mendapat banyak tekanan perihal bencana banjir tersebut. 

    Meski demikian, ia mengaku siap dengan senang hati menangani banjir di Jakarta secara serius. 

    “Dari kemarin diteror urusan banjir. Tapi saya dengan senang hati ingin menangani ini, secara sungguh-sungguh,” ucap Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta, Senin (3/3/2025) dikutip dari Kompas.com. 

    Pramono menjelaskan, banjir di Jakarta terbagi menjadi tiga kategori, yaitu banjir rob, banjir lokal, dan banjir kiriman.

    Dampak banjir kiriman, kata Pramono, telah berkurang secara signifikan berkat pembangunan Waduk Ciawi dan Sukamahi.

    Namun, kapasitas kedua waduk itu masih belum cukup untuk sepenuhnya mengatasi masalah banjir.

    “Tapi untuk banjir lokal, kan kita sudah mulai pengerukan di mana-mana. Sumur resapannya kita fungsikan kembali, sehingga itulah yang harus dilakukan dan kami akan melakukan itu,” ungkap Pramono.

    Pramono mengatakan, banjir Jakarta mulai berangsur surut. 

    Namun, ia tetap mengingatkan semua pihak untuk tetap waspada. 

    “Tapi kita tetap waspada jangan sampai karena bulan puasa, nanti ada dampak sampai bulan puasa ya terganggu. Kami ikut tangani itu,” kata Pramono. 

    59 RT di Jakarta Masih Tergenang Banjir 

    Diketahui, Jakarta darurat banjir hingga Selasa (4/3/2025) pagi ini. 

    Dikutip dari Tribun Jakarta, berdasarkan data terbaru BPBD DKI Jakarta per hari ini, Selasa (4/3/2025) pukul 07.00 WIB, terdapat genangan terjadi di 59 RT dan 4 Ruas Jalan.

    Berikut Daftar Sebaran Banjir di Jakarta:

    Jakarta Barat (10 RT)

    Kelurahan Rawa Buaya
    – Jumlah       : 4 RT
    – Ketinggian: 30 cm
    – Penyebab  : Curah Hujan Tinggi
    Kel. Kedoya Selatan
    – Jumlah      : 4 RT
    – Ketinggian: 70 s.d 90 cm
    – Penyebab  : Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali  Pesanggrahan
    Kel. Kembangan Selatan
    – Jumlah: 2 RT
    – Ketinggian: 70 cm
    – Penyebab: Curah Hujan Tinggi

    Jakarta Selatan (32 RT) 

    Kel. Srengseng Sawah
    – Jumlah: 2 RT
    –  Ketinggian: 40 cm
    – Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
    Kel. Pondok Pinang
    – Jumlah: 5 RT
    – Ketinggian: 100 cm
    – Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Pesanggrahan
    Kel. Pengadegan
    – Jumlah: 1 RT
    – Ketinggian: 80 cm
    – Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
    Kel. Rawajati
    – Jumlah: 7 RT
    – Ketinggian: 150 s.d 300 cm
    – Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
    Kel. Cilandak Timur
    – Jumlah: 3 RT
    – Ketinggian: 60 s.d 120 cm
    – Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Krukut
    Kel. Pejaten Timur
    – Jumlah: 6 RT
    – Ketinggian: 30 s.d 120 cm
    – Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
    Kel. Bintaro
    – Jumlah: 6 RT
    – Ketinggian: 200 cm
    -Penyebab: Luapan Kali Pesanggrahan
    Kel. Kebon Baru
    – Jumlah: 2 RT
    – Ketinggian: 60 s.d 100 cm
    – Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

    Jakarta Timur (17 RT)

    (Tribunnews.com/Milani) (TribunJakarta.com/Wahyu Septiana) (Kompas.com)

  • JIS Minim Parkir, Pramono Anung Wacanakan Ancol Jadi Alternatif

    JIS Minim Parkir, Pramono Anung Wacanakan Ancol Jadi Alternatif

    PIKIRAN RAKYAT – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui kendala di Jakarta International Stadium (JIS) adalah mengenai tranportasi yang belum baik dan tempat parkir kendaraan yang masih jadi hambatan.

    Terkait permasalahan terakhir, Pramono membuka peluang agar parkir kendaraan bisa berada di kawasan Ancol.

    Pramono mempertimbangkan lokasi Ancol yang tidak terlalu jauh dari JIS. Pembahasan mengenai penyempurnaan transportasi di JIS dibahas ketika Gubernur DKI Jakarta itu bertemu dengan Ketua PSSI yang juga Menteri BUMN Erick Thohir di Balaikota, Jakarta, Senin, 3 Maret 2025.

    “Keluhan kalau orang datang ke JIS itu transportasinya yang belum berjalan dengan baik. Yang kedua, parkir mobil yang masih menjadi hambatan,” ujarnya.

    “Maka selain memperbaiki sarana infrastruktur transportasi, kami juga memikirkan, karena JIS ini kan tidak terlalu jauh dari Ancol,” kata Pramono.

    Pramono mengatakan bahwa Ancol memiliki tempat parkir yang sangat mencukupi, sehingga kalau kemudian misalnya ada konser maupun pertandingan sepak bola bisa dapat dipergunakan untuk memudahkan parkir kendaraan.

    “Kalau terkoneksi dengan baik dengan Ancol, maka Ancol bisa menjadi fasilitas untuk parking area dan nanti ada shuttle bus dan sebagainya,” kata Pramono.

    Menurutnya fasilitas terkait transportasi dan parkir tersebut di JIS belumlah ideal saat ini. Dia mengaku pernah berjalan kaki hampir dua jam ketika menyaksikan konser di JIS. JIS, kata Pramono, akan dimaksimalkan dengan baik untuk dapat memberikan manfaat buat publik.

    “Kalau kita mau maju itulah yang harus dipikirkan untuk jangka menengah dan panjang. Sebab nggak mungkin kalau hanya seperti sekarang, maka sesuai dengan apa yang saya sampaikan berulang kali, JIS akan kita maksimalkan untuk dimanfaatkan untuk kepentingan publik supaya lebih baik,” ujarnya.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Pramono Anung Jumpa Erick Thohir di Balai Kota, Bahas Transportasi di JIS

    Pramono Anung Jumpa Erick Thohir di Balai Kota, Bahas Transportasi di JIS

    PIKIRAN RAKYAT – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut Ketua PSSI Erick Thohir yang juga Menteri BUMN di Balai Kota, Jakarta, Senin, 3 Maret 2025. Dalam kesempatan tersebut, dibahas tentang penyempurnaan sarana infratruktur tranportasi di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.

    JIS diharapkan dapat dipakai secara lebih rutin untuk pelaksanaan event olahraga. Namun harus dilakukan pembenahan, perbaikan infrastruktur transportasi agar lebih mudah sampai dengan di JIS. 

    “Secara khusus dengan Pak Erick mengenai itu maka saya sangat bergembira menyambut baik apa yang disampaikan oleh Ketum PSSI yang juga Menteri BUMN karena kalau Ketum yang Menteri BUMN ini ikut campur urusan JIS saya yakin sarana infrastruktur menuju JIS pasti akan lebih baik,” kata Pramono.

    Terkait hal ini, Pramono mengatakan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan PSSI untuk melakukan pembenahan layanan transportasi di stadion yang diresmikan pada 2022 tersebut.

    Erick Thohir di sisi lain, mengatakan poin terbesar yang jadi diskusinya bersama Gubernur DKI dan Menteri Perhubungan adalah tentang menyinkronkan transportasi publik milik pemerintah pusat dan daerah. Dia menunggu pertemuan selanjutnya untuk pembahasan lebih lanjut mengenai itu.

    Namun Erick menekankan bahwa harapan semuanya adalah bagaimana pelayanan transportasi publik dapat berlangsung maksimal.

    “Saya akan menunggu undangan selanjutnya untuk mensinkronkan Kemenhub, Pemprov DKI dan Kementerian BUMN sebagai Ketum PSSI,” ujarnya.

    JIS diharapkan dapat menjadi venue untuk melengkapi Stadion Utama Gelora Bung Karno menghelat pertandingan sepakbola internasional. Apalagi dalam waktu mendatang bakalan banyak event yang akan dipertandingkan. Menurutnya GBK tidak mungkin terus menerus dipakai lantaran rumput lapangan bisa jadi tidak maksimal.

    “Tentu kalender Timnas banyak sekali ya dari Juni-Juli ada Piala Presiden ada juga pertandingan Timnas Senior, Kualifikasi U-17, U-20 Tim Putri bertanding tentu gak mungkin rumput kita (GBK) dipakai terus menerus ya akhirnya tidak maksimal,” kata Erick.

    “Ya tidak mau harus punya dua lapangan, apalagi kalau klub-klub dari Eropa yang datang, ya memang kan kondisi rumputnya harus benar-benar maksimal. Nah ini yang kita tidak mau sampai ada cedera, ada beberapa pemain juga nanti cedera, akhirnya kita yang jadi masalah,” katanya.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Kaesang 5 Tokoh Paling Populer, Fedi Nuril: Tapi Diragukan, 2 Kadernya Mangkir dari Panggilan Bawaslu

    Kaesang 5 Tokoh Paling Populer, Fedi Nuril: Tapi Diragukan, 2 Kadernya Mangkir dari Panggilan Bawaslu

    Diketahui, Lembaga survei Populi Center merilis daftar 18 tokoh paling populer di Indonesia berdasarkan survei yang dilakukan pada 24-25 Februari 2025.

    Hasil survei menunjukkan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menempati posisi teratas dengan tingkat popularitas mencapai 98,5 persen pada 25 Februari, meningkat dari 96,5 persen sehari sebelumnya.

    Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berada di posisi keempat dengan popularitas 92,3 persen, meningkat dari 88,9 persen.

    Sementara itu, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, berhasil menempati posisi kelima dengan tingkat popularitas 78,2 persen, mengungguli beberapa nama besar lainnya.

    Di bawah Kaesang, terdapat Ketua DPR RI, Puan Maharani, dengan tingkat popularitas 74,1 persen, disusul Agus Harimurti Yudhoyono (72,8 persen) dan Muhaimin Iskandar (70,7 persen), yang mengalami penurunan dari 81,7 persen pada 24 Februari.

    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, berada di peringkat ke-9 dengan 64,7 persen sementara politisi Partai Golkar, Dedi Mulyadi, melengkapi 10 besar dengan 60,8 persen.

    Nama lain yang masuk dalam daftar 18 tokoh ini antara lain Teddy Indra Wijaya (59,6 persen), Pramono Anung (43,9 persen), Emil Dardak (37,8 persen), Bima Arya (26,6 persen), serta Dito Ariotedjo (24,6 persen).

    Di posisi terbawah, ada Sugiono (19,8 persen), Sufmi Dasco Ahmad (15,8 persen), dan Budi Djiwandono (11,9 persen), yang memiliki tingkat popularitas relatif lebih rendah dibandingkan tokoh lainnya. (Muhsin/fajar)

  • Banjir Jakarta Jadi Ujian Awal Pramono Anung sebagai Gubernur: Dari Kemarin Diteror – Halaman all

    Sama dengan Dedi Mulyadi, Pramono Anung Imbau Siswa di Jakarta Tidak Perlu Study Tour ke Luar Kota – Halaman all

    Gubernur Jakarta Pramono Anung ingin supaya para murid lebih mencintai Jakarta sehingga tidak perlu study tour ke luar kota.

    Tayang: Senin, 3 Maret 2025 18:05 WIB

    TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci

    PRAMONO LARANG STUDY TOUR – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Senin (3/2/2025). 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Gubernur Jakarta Pramono Anung mengambil kebijakan yang serupa dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait study tour siswa.

    Pramono Anung mengimbau sekolah-sekolah agar tak lagi melakukan study tour ke luar kota.

    Sosok yang akrab disapa Mas Pram pun ingin supaya para murid lebih mencintai Jakarta.

    “Saya akan lebih menggalakkan agar anak didik Jakarta itu lebih mencintai Jakarta. Karena di Jakarta itu banyak banget yang bisa dilihat,” ucapnya di Balai Kota Jakarta, Senin (3/2/2025).

    Orang nomor satu di Jakarta ini mencontohkan, salah satu kegiatan positif yang bisa dilakukan para murid ialah menanam mangrove.

    Dengan kegiatan itu, para siswa juga dapat ditumbuhkan rasa kecintaannya terhadap alam.

    “Saya akan mendorong mereka untuk menanam mangrove. Kita sudah mempunyai lokasinya, saya sudah melihat sendiri,” ujarnya.

    “Mereka kalau kemudian ada tanggungjawab, pasti ada interaksi, ada ikatan dengan hal yang ditanam, dan itu saya dorong. Jadi saya akan lebih mendorong (study tour) untuk tetap di Jakarta,” sambungnya.

    Sebagai informasi tambahan, polemik soal study tour ini mencuat setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mencopot kepala sekolah SMA Negeria 1 Cianjur karena melanggar aturan terkait karyawisata.

    Pasalnya, sekolah tersebut mengadakan kegiatan study tour ke Bromo dan Bali.

    Eks Bupati Purwakarta ini pun melarang sekolah di Jabar mengadakan study tour ke luar kota

     

     

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’2′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Pramono Bolehkan Warga Pendatang ke Jakarta Usai Lebaran, tapi…
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 Maret 2025

    Pramono Bolehkan Warga Pendatang ke Jakarta Usai Lebaran, tapi… Megapolitan 3 Maret 2025

    Pramono Bolehkan Warga Pendatang ke Jakarta Usai Lebaran, tapi…
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – GJakarta masih menjadi magnet bagi para pendatang yang ingin mengadu nasib setelah Lebaran Idul Fitri 2025.
    Gubernur Jakarta, Pramono Anung memastikan, eks ibu kota tetap terbuka bagi siapa pun, tetapi dengan aturan yang lebih tegas.
    “Jakarta di bawah kepemimpinan saya pasti terbuka, lebih ramah, tetapi juga dengan ketegasan,” ujar Pramono saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Senin (3/3/2025).
    Ia menyadari bahwa fenomena arus masuk warga pendatang ke Jakarta usai Lebaran bukanlah hal baru.
    Banyak dari mereka kembali dari kampung halaman dengan membawa sanak keluarga untuk mencoba peruntungan di ibu kota.
    “Mau bagaimanapun, Jakarta masih daya tarik tersendiri bagi siapa pun yang mencari lapangan pekerjaan,” kata dia.
    Meski demikian, pemerintah berupaya memastikan bahwa setiap pendatang benar-benar memahami tantangan yang akan mereka hadapi.
    Menurut Pramono, bekerja dan bertahan di Jakarta bukanlah perkara mudah.
    “Orang yang datang ke Jakarta memang betul-betul mereka sadar atas pilihan itu, yang tidak mudah juga untuk bekerja di Jakarta,” ucapnya.
    Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pendatang, Pramono mengungkapkan bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan Menteri Perhubungan.
    Namun, terkait bentuk ketegasan yang akan diterapkan, ia menyatakan masih dalam tahap perumusan.
    “Kami belum merumuskan itu karena besok baru akan kami rapatkan untuk itu, besok hari Selasa,” ungkapnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pemprov DKI siap kolaborasi dengan PSSI untuk benahi akses JIS

    Pemprov DKI siap kolaborasi dengan PSSI untuk benahi akses JIS

    Kami membahas secara khusus mengenai salah satu keinginan PSSI untuk menggunakan JIS secara rutin

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan kesiapannya berkolaborasi dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menyinkronkan pembenahan infrastruktur transportasi publik dan lahan parkir di Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    “Saya hari ini menerima Ketua Umum PSSI dan Sekjen Perbasi. Kami membahas secara khusus mengenai salah satu keinginan PSSI untuk menggunakan JIS secara rutin. Kemudian, saya mendapatkan surat dari Ketua Umum Perbasi Budisatrio Djiwandono yang meminta beberapa nama atlet untuk disetujui memiliki KTP Jakarta, yang nantinya akan disiapkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota Jakarta, Senin.

    Pramono mengaku masih mendapat keluhan masyarakat terkait JIS. Maka dari itu, kolaborasi Pemprov DKI dan PSSI akan dimaksimalkan demi kepentingan publik.

    Sejumlah pembenahan dan perbaikan infrastruktur harus dilakukan, seperti kemudahan akses transportasi publik dan penyediaan lahan parkir agar masyarakat lebih mudah menjangkau JIS.

    Ia berharap pengunjung JIS dapat memarkir kendaraan di Ancol yang memiliki lahan parkir cukup luas. Akan disediakan juga bus antar-jemput (shuttle bus) dari Ancol menuju JIS.

    “Transportasi dan parkir di JIS masih sering menjadi keluhan masyarakat. Karena JIS tidak terlalu jauh dari Ancol, sedangkan Ancol memiliki (lahan) parkir yang mencukupi, akan sangat baik bila terkoneksi dengan baik,” kata Pramono.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menambahkan, hal lain yang juga dibahas dalam pertemuan bersama Gubernur Pramono adalah melakukan sinkronisasi transportasi publik yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta dengan Pemerintah Pusat, baik LRT Jakarta maupun MRT Jakarta.

    “Ini harus menjadi solusi agar pelayanan publik menjadi maksimal. Saya rasa Presiden Prabowo juga sama ingin ada efisiensi yang bisa memaksimalkan pelayanan publik,” kata Erick.

    Selain itu, lanjut Erick, ke depannya akan ada banyak pertandingan sepakbola, khususnya di bulan Juni-Juli. Sehingga, tidak mungkin hanya menggunakan Gelora Bung Karno saja.

    “Maka, kita ingin JIS disinkronisasikan dan dimanfaatkan untuk pertandingan. Memang dibutuhkan dua lapangan besar di Jakarta. Tadi Gubernur Pramono sudah memberikan arahan untuk menyinergikan kegiatan tim nasional yang ada di PSSI, seperti yang sudah dilakukan untuk Persija,” kata Erick.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

  • Pramono Anung Minta Sekolah di Jakarta Tak "Study Tour" di Luar Kota
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 Maret 2025

    Pramono Anung Minta Sekolah di Jakarta Tak "Study Tour" di Luar Kota Megapolitan 3 Maret 2025

    Pramono Anung Minta Sekolah di Jakarta Tak “Study Tour” di Luar Kota
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Gubernur Jakarta
    Pramono Anung
    mengimbau agar sekolah-sekolah di Jakarta mengadakan
    karya wisata
    atau
    study tour
    di wilayah Jakarta saja.
    Menurutnya, Jakarta memiliki banyak destinasi menarik yang dapat dikunjungi oleh para siswa tanpa perlu keluar kota.
    “Jakarta tentunya punya kebijakan tersendiri, saya akan lebih menggalakkan agar anak didik Jakarta itu lebih mencintai Jakarta. Jadi saya akan lebih mendorong untuk tetap di Jakarta,” ucap Pramono saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Senin (3/3/2025).
    Salah satu program yang akan didorong oleh Pramono adalah kegiatan menanam mangrove bagi para siswa.
    Ia menyebut, ada sejumlah lokasi penanaman mangrove di Jakarta. Tempat tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman edukatif sekaligus memperkuat ikatan emosional siswa terhadap lingkungan yang mereka rawat.
    “Saya akan mendorong mereka untuk menanam mangrove. Karena kita sudah mempunyai lokasinya, saya sudah melihat sendiri. Banyak sekali siswa-siswa Jakarta yang sudah menanam mangrove,” kata dia.
    Selain itu, Pramono mengaku telah memanggil Kepala Dinas Pendidikan serta Dinas Pertamanan untuk membahas program siswa menanam mangrove secara rutin.
    Ia menilai, langkah ini akan sangat bermanfaat bagi kelestarian lingkungan Jakarta dalam jangka panjang.
    “Untuk anak didik di Jakarta ini diberikan kesempatan untuk nanam mangrove karena itu akan bermanfaat bagi Jakarta dalam jangka panjang,” kata dia.
    Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta maaf atas kebijakan larangan
    study tour
    yang membuat banyak orang marah.
    Dedi Mulyadi pun mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan Kepala SMAN 6 Depok karena memaksakan diri tetap study tour padahal sudah dilarang.
    “Hari ini sudah ada keputusan tentang penonaktifan Kepala SMA Negeri 6 Depok karena dia melanggar surat edaran gubernur yang tidak boleh siswanya berpergian ke luar provinsi,” ujar Dedi saat ditemui di Istana, Jakarta, Kamis (20/2/2025).
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.