Tag: Pramono Anung

  • Viral Dulu Baru Bertindak! Dinas Bina Marga Mulai Perbaiki JPO Rusak di Daan Mogot & Kampung Bandan

    Viral Dulu Baru Bertindak! Dinas Bina Marga Mulai Perbaiki JPO Rusak di Daan Mogot & Kampung Bandan

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Setelah viral di media sosial, jembatan penyeberangan orang (JPO) di Daan Mogot yang kondisinya memprihatinkan kini mulai diperbaiki Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

    Hal ini disampaikan Kepala Dinas Marga DKI Jakarta Heru Suwondo yang menyebut pihaknya langsung menindaklanjuti keluhan warga di media sosial itu.

    “Saat ini JPO Daan Mogot sedang ditindaklanjuti oleh Satgas Bina Marga,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (14/4/2025).

    Heru menambahkan, saat ini Satgas Bina Marga juga akan segera melakukan perbaikan JPO lainnya yang kondisinya memprihatinkan.

    “JPO yang di Kampung Bandan juga akan dilakukan tindaklanjut,” ujarnya.

    Anak buah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ini pun berharap, perbaikan kedua JPO itu dapat segera dituntaskan sehingga tak membahayakan pengguna jalan yang melintas.

    Sebelumnya, viral di media sosial mengenai kondisi memprihatinkan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Daan Mogot Km 1, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

    Dimana dalam video yang beredar, sejumlah plat besi pijakan kaki di JPO tersebut hilang dicuri di bagian tangga atas.

    Alhasil, warga merasa jika berjalan di JPO tersebut layaknya tengah mengikuti permainan yang menantang adrenalin.

    Setelah video itu viral, pada Senin (14/4/2025), sejumlah petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat langsung mendatangi lokasi.

    Mereka datang untuk memperbaiki kondisi JPO tersebut yang viral di media sosial.

    Kerap Dicuri

    Nurhayati (59), pemilik warung kelontong di sekitar lokasi mengatakan, pijakan kaki di JPO itu raib karena dicuri sejak pertengahan bulan Maret 2025.

    “Pas puasa kemarin dicurinya, saya enggak tahu siapa yang ambil soalnya biasanya dicuri pukul 03.00 WIB,” kata Nurhayati.

    Nurhayati menceritakan, peristiwa pencurian plat besi di JPO tersebut sudah kerap kali terjadi dan pernah dipergoki oleh suaminya. Setidaknya sudah ada tiga kali pencurian semacam itu terjadi di JPO tersebut.

    “Pelakunya yang waktu itu naik bajaj. Dia sudah copot 3 tapi enggak sempat kebawa semua, kejadian kedua sama dia bawa plat di atas,” terangnya.

    Korban Terperosok

    Nurhayati sendiri mengaku turut menjadi korban dari hilangnya besi di JPO tersebut.

    Beberapa hari lalu, ia terperosok saat tengah berjalan di JPO tersebut hingga membuatnya hampir terjatuh dari atas JPO.

    “Waktu itu kan malam gelap, saya enggak ngelihat ternyata yang saya injak itu yang bolong, akhirnya saya keperosok,” tuturnya.

     

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

     

  • Bank DKI Berperan Bangun Ekonomi Jakarta, Kadin: Pengosongan Rekening Hanya Merugikan Masyarakat 

    Bank DKI Berperan Bangun Ekonomi Jakarta, Kadin: Pengosongan Rekening Hanya Merugikan Masyarakat 

    TRIBUNJAKARTA.COM – Wakil Ketua Umum Kadin Pusat Bidang Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, berharap nasabah tidak terprovokasi dengan ajakan untuk mengosongkan rekening Bank DKI. Terlebih Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung telah menjamin keamanan data dan dana nasabah di proses pemulihan sistem. 

    Menurut Sarman, saat ini Bank DKI merupakan salah satu Bank Pembangunan Daerah (BPD) terbesar di Indonesia. Sehingga memiliki peran penting dalam perputaran ekonomi dan pembangunan di Jakarta. 

    “Bank DKI bukan hanya sekedar tempat menyimpan uang nasabah. Namun bank tersebut juga berperan dalam pembangunan dan perputaran ekonomi di Jakarta. Karena Bank DKI juga mempunya berbagai program sosial untuk masyarakat seperti pemberdayaan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) yang telah terbukti menjadi penopang ekonomi negeri ini. Khususnya Jakarta,” ungkap Sarman, Minggu (13/4/2025). 

    Karenanya ia menilai ajakan untuk mengosongkan rekening Bank DKI yang beredar di media daring dan media sosial bukanlah suatu hal yang bijak.

    Ia menilai, hal itu akan berdampak kerugian yang lebih besar terhadap perekonomian Jakarta dan berimplikasi pada ekonomi masyarakat sendiri. 

    “Kita sama-sama mengetahui bahwa Bank DKI itu bank satu-satunya milik Pemprov DKI Jakarta. Di mana melalui bank tersebut, Pemprov DKI Jakarta menggulirkan berbagai program sosial berupa bantuan sosial. Seperti Kartu Jakarta Pinter (KJP), Kartu Lansia Jakarta (KLJ) bahkan bantuan permodalan kepada UMKM juga dilakukan melalui Bank DKI. Jadi saya kira ajakan mengosongkan rekening Bank DKI bukanlah suatu hal yang bijak dan tidak perlu ditanggapi,” imbuhnya. 

    Terlebih, dikatakan Sarman, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Direktur Utama Bank DKI, Agus Haryoto Widodo, berkali-kali menegaskan bahwa data dan dana nasabah tetap aman selama perbaikan sistem transaksi tengah dilakukan. 

    “Saya mengpresiasi langkah tegas dan cepat Gubernur DKI dan Direksi Bank DKI dalam mengambil sikap menyatakan menjamin bahwa data dan dana nasabah aman. Sehingga dengan pernyataan tersebut setidaknya ada jaminan data dan nasabah tetap aman. Sehingga nasabah tidak perlu khawatir,” tegasnya.

    Lebih lanjut Sarman menyatakan, bahwa apa yang tengah dialami Bank DKI mungkin bisa saja terjadi bahkan pernah dialami bank lain. Hal ini menjadi pengalaman yang harus diantisipasi dunia perbankan di kemudian hari. Terutama terkait sistem transaksi.  

    “Siapapun pasti tidak mengharapkan hal ini terjadi. Bukan hanya nasabah, namun juga Pemprov DKI Jakarta. Namun untuk melihat masalah ini kita harus bijak. Bagaimanapun Bank DKI harus tetap menjadi bank kebanggaan warga Jakarta,” pungkasnya.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsAppChannel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya.

  • Kadin Imbau Nasabah Tak Terprovokasi Ajakan Kosongkan Rekening Bank DKI

    Kadin Imbau Nasabah Tak Terprovokasi Ajakan Kosongkan Rekening Bank DKI

    Jakarta

    Wakil Ketua Umum Kadin Pusat Bidang Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, berharap nasabah tidak terprovokasi ajakan untuk mengosongkan rekening Bank DKI. Terlebih Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung telah menjamin keamanan data dan dana nasabah di proses pemulihan sistem.

    Menurut Sarman, saat ini Bank DKI merupakan salah satu Bank Pembangunan Daerah (BPD) terbesar di Indonesia, sehingga memiliki peran penting dalam perputaran ekonomi dan pembangunan di Jakarta.

    “Bank DKI bukan hanya sekedar tempat menyimpan uang nasabah. Namun bank tersebut juga berperan dalam pembangunan dan perputaran ekonomi di Jakarta. Karena Bank DKI juga mempunya berbagai program sosial untuk masyarakat seperti pemberdayaan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) yang telah terbukti menjadi penopang ekonomi negeri ini. Khususnya Jakarta,” ungkap Sarman dalam keterangannya, Senin (14/4/2025).

    Karenanya, ia menilai ajakan untuk mengosongkan rekening Bank DKI yang beredar di media daring dan media sosial bukanlah suatu hal yang bijak. Hal itu akan berdampak kerugian yang lebih besar terhadap perekonomian Jakarta dan berimplikasi pada ekonomi masyarakat sendiri.

    “Kita sama-sama mengetahui bahwa Bank DKI itu bank satu-satunya milik Pemprov DKI Jakarta. Di mana melalui bank tersebut, Pemprov DKI Jakarta menggulirkan berbagai program sosial berupa bantuan sosial. Seperti Kartu Jakarta Pinter (KJP), Kartu Lansia Jakarta (KLJ) bahkan bantuan permodalan kepada UMKM juga dilakukan melalui Bank DKI. Jadi saya kira ajakan mengosongkan rekening Bank DKI bukanlah suatu hal yang bijak dan tidak perlu ditanggapi,” imbuhnya.

    Terlebih, dikatakan Sarman, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Direktur Utama Bank DKI, Agus Haryoto Widodo, berkali-kali menegaskan data dan dana nasabah tetap aman selama perbaikan sistem transaksi tengah dilakukan.

    “Saya mengpresiasi langkah tegas dan cepat Gubernur DKI dan Direksi Bank DKI dalam mengambil sikap menyatakan menjamin bahwa data dan dana nasabah aman. Sehingga dengan pernyataan tersebut setidaknya ada jaminan data dan nasabah tetap aman. Sehingga nasabah tidak perlu khawatir,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Sarman menyatakan, bahwa apa yang tengah dialami Bank DKI mungkin bisa saja terjadi bahkan pernah dialami bank lain. Hal ini menjadi pengalaman yang harus diantisipasi dunia perbankan di kemudian hari. Terutama terkait sistem transaksi.

    “Siapapun pasti tidak mengharapkan hal ini terjadi. Bukan hanya nasabah, namun juga Pemprov DKI Jakarta. Namun untuk melihat masalah ini kita harus bijak. Bagaimanapun Bank DKI harus tetap menjadi bank kebanggaan warga Jakarta,” pungkasnya.

    (anl/ega)

  • Kadin Minta Nasabah Tak Terprovokasi Ajakan Kosongkan Rekening Bank DKI – Page 3

    Kadin Minta Nasabah Tak Terprovokasi Ajakan Kosongkan Rekening Bank DKI – Page 3

     Bank DKI menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dana dan data nasabah di tengah proses pemulihan sistem layanan digital.

    Direktur Utama Bank DKI, Agus H Widodo, menyampaikan bahwa seluruh informasi dan dana nasabah tetap aman dan tidak mengalami gangguan selama masa pemulihan. Hal ini sejalan dengan pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang sebelumnya menegaskan bahwa dana nasabah Bank DKI tetap aman meski terjadi gangguan layanan.

    “Bank DKI menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dan menjaga kepercayaan nasabah. Kami terus memberikan layanan terbaik dengan memastikan seluruh informasi dan dana tetap terlindungi,” ujar Agus dalam keterangannya, Kamis (10/4/2025).

    Bank DKI terus melakukan percepatan pemulihan sistem agar seluruh layanan digital Bank DKI, termasuk aplikasi JakOne Mobile, dapat kembali berjalan normal.

    Pemulihan dilakukan secara bertahap, dimulai dari layanan ATM Off-Us yang sudah dapat digunakan sejak Senin, 7 April 2025.

  • 5
                    
                        Transportasi Publik Gratis Diperluas, Akan Berlaku untuk MRT dan LRT Jakarta bagi 15 Golongan Masyarakat
                        Megapolitan

    5 Transportasi Publik Gratis Diperluas, Akan Berlaku untuk MRT dan LRT Jakarta bagi 15 Golongan Masyarakat Megapolitan

    Transportasi Publik Gratis Diperluas, Akan Berlaku untuk MRT dan LRT Jakarta bagi 15 Golongan Masyarakat
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com – 
    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperluas cakupan program
    transportasi gratis
    yang semula hanya berlaku di
    Transjakarta
    , kini akan mencakup layanan
    MRT
    Jakarta dan
    LRT
    Jakarta.
    Program transportasi gratis ini ditujukan bagi
    15 golongan masyarakat
    yang di yang dinilai membutuhkan dukungan fasilitas publik yang terjangkau.
    Perluasan program transportasi gratis ini merupakan bagian dari program prioritas 100 hari kerja pertama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
    15 golongan masyarakat yang termasuk dalam kategori tersebut dapat menikmati layanan transportasi publik secara cuma-cuma dengan mendaftar Kartu Layanan Gratis Transjakarta (TJ Card) atau Jakcard Combo, sesuai golongan yang ditetapkan.
    Kartu ini diberikan sesuai aturan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 133 Tahun 2018 yang merupakan perubahan dari Pergub Nomor 160 Tahun 2016 mengenai layanan Transjakarta gratis dan
    bus gratis
    bagi masyarakat tertentu.
    15 Golongan yang Berhak Mendapatkan Transportasi Gratis
    Berikut daftar kelompok masyarakat yang dapat mengakses layanan Transjakarta, MRT, dan LRT secara gratis:
    Cara Mendapatkan Kartu Layanan Gratis
    – Golongan 1–6:

    Wajib mendaftar ke Bank DKI dan mendapatkan Jakcard Combo. Syarat dokumen yang harus diberikan, yakni KTP, Kartu Keluarga (KK), dan pasfoto.
    – Golongan 7–15:

    Mendaftar secara online melalui situs resmi Transjakarta untuk mendapatkan TJ Card. Dokumen yang dibutuhkan, yakni KTP, KK, pasfoto, dan dokumen pendukung sesuai kategori.
    Syarat Khusus Berdasarkan Golongan
    Proses Verifikasi dan Pengambilan Kartu
    Setelah mendaftar dan lolos verifikasi, pemohon akan diinformasikan mengenai jadwal dan lokasi pengambilan kartu.
    Kartu tersebut akan menjadi akses untuk menggunakan Transjakarta, MRT, dan LRT tanpa dikenai biaya.
    Untuk informasi lebih lanjut terkait pendaftaran program transportasi gratis, dapat mengubungi kantor cabang BANK DKI terdekat, atau contact center Transjakarta di nomor 1500-102 atau akun Instagram @pt_transjakarta.
     
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 148 pendatang pindah ke Jakarta Selatan pasca libur Lebaran

    148 pendatang pindah ke Jakarta Selatan pasca libur Lebaran

    Sejumlah pemudik tiba di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Senin (15/4/2024). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/aww.

    148 pendatang pindah ke Jakarta Selatan pasca libur Lebaran
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Minggu, 13 April 2025 – 13:19 WIB

    Elshinta.com –  Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan mencatat sebanyak 148 pendatang pindah ke wilayahnya pasca libur Lebaran 2025.

    “Sudah ada 148 penduduk yang pindah sejak Selasa (8/4),” kata Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan Muhammad Nurrahman saat dihubungi di Jakarta, Minggu.

    Nurrahman merinci 148 tersebut dalam sejumlah kategori yakni terkait jenis kelamin terdiri dari 78 orang laki-laki dan 70 jiwa perempuan. Kemudian, tingkat pendidikan sebanyak 20,95 persen lebih tinggi dari SMA sederajat dan 79,05 persen dengan pendidikan SMA ke bawah.

    Terkait asumsi penghasilan dari jenis pekerjaan yakni 63,51 persen berpenghasilan rendah dan 36,49 berpenghasilan tidak rendah.

    “Terkait usia, 31 jiwa usia anak (0-17 tahun), 119 jiwa usia produktif (15-64 tahun), dan 4 jiwa usia lanjut usia (60 tahun ke atas),” jelasnya.

    Untuk tujuan kedatangan, paling tinggi ke Kecamatan Pancoran dan Kelurahan Cipete Utara. Untuk pekerjaan pendatang paling banyak yakni pelajar/mahasiswa. Berdasarkan data dari Dinas Dukcapil DKI, sebanyak 1.084 pendatang baru masuk ke Jakarta pada periode Selasa (8/4) – Jumat (11/4).

    Dari jumlah tersebut, 572 di antaranya adalah perempuan dan 512 laki-laki. Wilayah yang menjadi tujuan terbanyak yakni Jakarta Timur. Disusul Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu.

    Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berpendapat rencana kepindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur menjadi salah satu penyebab menurunnya angka pendatang ke Jakarta. Tercatat pada 2023, tercatat ada 395.298 pendatang.

    Angka itu turun drastis pada 2024 menjadi 84.783 jiwa. Sementara, untuk 2025, jumlah pendatang diprediksi hanya berkisar antara 10.000 hingga 15.000 jiwa.

    Sumber : Antara

  • Pramono Anung Ingin Puskesmas di Jakarta Jadi Tempat Rehabilitasi Pengguna Narkoba

    Pramono Anung Ingin Puskesmas di Jakarta Jadi Tempat Rehabilitasi Pengguna Narkoba

    PIKIRAN RAKYAT – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta agar puskesmas di Jakarta dimanfaatkan sebagai tempat rehabilitasi bagi korban penggunaan narkoba. Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Marthinus Hukom di Balai Kota Jakarta, Jumat, 11 April 2025.

    “Bagi yang seperti ini, rehabilitasinya harus dilakukan secara baik dan terbuka dan Jakarta akan menggunakan puskesmas-puskesmas yang ada untuk bisa menjadi tempat untuk dilakukan rehabilitasi bagi yang korban, bukan yang sebagai pelaku utamanya,” ujarnya, Sabtu, 12 April 2025.

    Ilustrasi narkoba.

    Pramono secara khusus meminta perhatian BNN terkait penanganan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba.

    Ia menekankan pentingnya membedakan antara pengguna yang merupakan korban dan mereka yang terlibat aktif sebagai bandar atau pengedar. Untuk itu, ia menawarkan kerja sama dengan BNN agar puskesmas di Jakarta bisa menjadi tempat rehabilitasi rawat jalan bagi para korban.

    Tindak tegas pengedar

    Di sisi lain, mantan Sekretaris Kabinet itu juga menekankan perlunya penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku peredaran narkoba. Pemerintah Provinsi DKI siap memberikan dukungan penuh dalam upaya penindakan hukum guna menekan angka penyalahgunaan narkoba.

    Sementara itu, Kepala BNN Komjen Pol Marthinus Hukom mengungkapkan bahwa berdasarkan survei tahun 2019, sebanyak 3,3 persen atau sekitar 132 ribu warga Jakarta teridentifikasi sebagai pengguna narkoba.

    Ia juga menyebut tiga kelurahan di Jakarta Barat yang paling rawan peredaran narkoba, yaitu Kelurahan Bahari, Kampung Boncos, dan Kampung Permata.

    “Sehingga tugas kita adalah bagaimana memisahkan masyarakat dulu dengan para bandar ini. Karena sudah barang tentu narkoba ini kan ada uangnya di situ. Sehingga masyarakat dan para bandar ini saling ketergantungan. Kita pisahkan dulu,” jelas Marthinus.

    BNN akan fokus melakukan rehabilitasi bagi para korban, sedangkan para pengedar akan ditindak secara hukum.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • 17 Puskesmas di Jakarta Jadi Tempat Rehab Pengguna Narkoba, Pakai Terapi Metadon

    17 Puskesmas di Jakarta Jadi Tempat Rehab Pengguna Narkoba, Pakai Terapi Metadon

    PIKIRAN RAKYAT – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menyampaikan bahwa sebanyak 17 puskesmas tingkat kecamatan dan satu RSUD di Jakarta telah ditetapkan sebagai Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL). Artinya, fasilitas tersebut mampu menerima dan menangani pelapor atau korban penyalahgunaan narkoba secara langsung.

    “Selain itu, 10 dari 17 puskesmas tersebut, bersama dengan satu RSUD, telah membuka layanan rehabilitasi berbasis terapi metadon,” ujar Ani, Sabtu, 12 April 2025.

    Layanan terapi metadon ini ditujukan khusus untuk pengguna narkotika jenis opioid. Program ini merupakan bagian dari upaya pemulihan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

    Ani menegaskan kesiapan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk mendukung program rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba di ibu kota.

    “Sebagai wujud komitmen dalam mendukung program rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama,” tuturnya.

    Tempat rehab 

    Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menekankan pentingnya menjadikan puskesmas sebagai tempat rehabilitasi bagi pengguna narkoba yang dikategorikan sebagai korban.

    Pernyataan itu disampaikan Pramono usai bertemu dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Marthinus Hukom di Balai Kota Jakarta, Jumat, 11 April 2025.

    “Bagi yang seperti ini rehabilitasinya harus dilakukan secara baik dan terbuka dan Jakarta akan menggunakan puskesmas-puskesmas yang ada untuk bisa menjadi tempat untuk dilakukan rehabilitasi bagi yang korban, bukan yang sebagai pelaku utamanya,” kata Pramono.

    Dalam pertemuan tersebut, Pramono juga secara khusus meminta perhatian BNN terhadap rehabilitasi bagi para korban penyalahgunaan narkoba.

    Ia menegaskan pentingnya membedakan antara pengguna yang merupakan korban dan pengguna yang berperan sebagai bandar atau pengedar. Karena itu, ia menawarkan kerja sama dengan BNN untuk memanfaatkan puskesmas di Jakarta sebagai tempat rehabilitasi rawat jalan bagi korban penyalahgunaan narkoba.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Rano Karno Prediksi Skor Persija Vs Persebaya di SUGBK, The Jakmania dan Bonek Akur

    Rano Karno Prediksi Skor Persija Vs Persebaya di SUGBK, The Jakmania dan Bonek Akur

    TRIBUNJAKARTA.COM – Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno memprediksi skor laga Persija Jakarta Vs Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/4/2025) malam. 

    Rano Karno berharap Macan Kemayoran meraih tiga poin saat menjamu Bajul Ijo di kandang.

    “Saya prediksi 2-0 untuk Persija,” kata Rano Karno disela-sela bertemu para pemain Persija Jakarta di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (10/4/2025).

    Gubernur Jakarta Pramono Anung pun mengharapkan kemenangan Persija Jakarta.

    Politikus PDI Perjuangan itu ingin Persija Jakarta bisa ikut meramaikan perebutan gelar juara Liga 1 musim ini.

    “Bismillah, saya setuju pak wagub,” ucap Pramono Anung.

    The Jakmania dan Bonek Akur

    Sementara itu pendukung kedua klub yakni The Jakmania dan Bonek terlihat akur.

    Sejumlah pengurus The Jakmania turut mengarahkan ribuan suporter Persebaya, Bonek Mania, yang tiba di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

    Bonek Mania ditempatkan di Zona 10 pintu 85-86 SUGBK.

    Sekretaris Umum (Sekum) The Jakmania Adit mengatakan bahwa sambutan baik yang dilakukan Jakmania sebagai balasan kala Persija away ke markas Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada 22 November lalu.

    “Ya, kami memberikan balasan kebaikan mereka ketika kami ke Surabaya di putaran pertama kami disambut baik,” kata Adit kepada Tribunnews di area SUGBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/4/2025).

    “Kami bisa nonton Persija langsung dan ini balasan kebaikan dari kami untuk mereka. Semoga (keharmonisan) ini bisa berlangsung untuk waktu yang sangat lama,” ujar Adit.

    Adit menyebut panitia penyelenggara sebelumnya menyiapkan tiket untuk suporter tamu sebanyak 5.000 lembar.

    Adit menerangkan bahwa sejauh ini hanya sekitar 3.000-an Bonek yang hadir di SUGBK.

    Sementara itu, Jakmania akan datang lebih dari 30.000 orang.

    “Kami siapkan untuk tim tamu itu sekitar 5.000 tiket, tapi kayaknya tidak semua. Hanya 3.000-an. Kalau Jakmania yang hadir bakal lebih ramai, sekitar 30.000 lebih,” terang Adit.

    Adit berharap, jalannya pertandingan bisa kondusif dan Persija mampu meraih kemenangan.

    “Semoga pertandingan ini berjalan lancar dan Persija bisa mendapatkan kemenangan,” jelas Adit.

    Respon Bonek

    Sedangkan, Pimen selaku salah seorang perwakilan Bonek Green North menyebut, ada sekitar tiga ribuan Bonek yang hadir di pertandingan Persija Jakarta versus Persebaya.

    “Tadi sampai jam 12 (siang). Dari rombongan kami (Green Nord) ada delapan bus. Kemungkinan yang datang kesini ada tiga ribu lebih. Sama yang naik kereta juga,” kata Pimen kepada Tribunnews, Sabtu (12/4/2025).

    Pimen menyebut, salah satu rombongan bus yang sempat mengalami kecelakaan di Tol Pekalangan dalam kondisi selamat semua.

    Diketahui, sebelumnya dikabarkan bahwa kecelakaan terjadi di Tol Pekalongan KM 322 pukul 05.40 WIB.

    Kecelakaan tersebut melibatkan Mobil Honda BRV dengan bus yang membawa rombongan Bonek.

    “Alhamdulillah, semua selamat dan teman-teman sudah memasuki (area) GBK,” terang Pimen.

    Pimen juga mengucapkan terima kasih kepada The Jakmania yang menyambut kehadiran Bonek dengan sangat baik.

    “Alhamdulillah sangat baik, mantab. Jakmania terima kasih atas sambutannya,” pungkasnya. (Wartakotalive)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Tiru Cara Ahok, Pramono Anung Bakal Tata Ulang Taman 24 Jam Pakai Dana KLB 

    Tiru Cara Ahok, Pramono Anung Bakal Tata Ulang Taman 24 Jam Pakai Dana KLB 

    Laporan Wartawan TribubJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bakal melakukan penataan terhadap sejumlah taman yang akan dibuka selama 24 jam.

    Pramono bakal meniru cara eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok dengan menggunakan dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

    “Dananya akan kami ambil dari dana KLB, dananya sudah ada, sehingga dengan demikian saya mengharapkan pembangunan ini bisa dimulai pada pertengahan tahun ini,” ucapnya di Taman Langsat, Kebayoran Baru, Jumat (11/4/2025) sore.

    Sebagai informasi tambahan, ada lima taman yang akan dibuka selama 24 jam, yaitu Taman Ayodhya, Taman Langsat, Taman Leuser, Taman Literasi Blok M, dan Taman Lapangan Banteng.

    Nantinya, taman-taman tersebut akan dibangun lebih modern lengkap dengan berbagai sarana dan prasarana penunjang lainnya, seperti jogging track, area parkir memadai, toilet, hingga sudut UMKM.

    “Saya menginginkan taman menjadi ramai memang karena masyarakat membutuhkan budaya untuk pergi ke taman. Mereka bisa berekspresi, bersilaturahmi, ketemu kerabat, menyanyi, membaca puisi, baca buka,” ujarnya.

    “Maka kenapa kemudian taman-taman seperti ini nantinya akan dibuka 24 jam,” tambahnya menjelaskan.

    Pramono pun berharap, penataan seluruh taman yang akan dibuka 24 jam ini bisa rampung di akhir tahun 2025 mendatang.

    Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta di era Gubernur Ahok memang kerap menggunakan dana KLB untuk menata sejumlah lokasi.

    Salah satunya ialah menata kawasan Kalijodo yang awalnya merupakan lokasi prostitusi menjadi sebuah taman yang luas dan indah.

    Tak hanya itu, dana KLB juga digunakan untuk menata kembali Simpang Susun Semanggi guna mengurangi kemacetan di sekitar wilayah tersebut.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya