Pramono Putuskan Pajak BBM 5 Persen untuk Kendaraan Pribadi
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Gubernur Jakarta Pramono Anung menetapkan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di wilayah Jakarta sebesar 5 persen untuk kendaraan pribadi dan 2 persen untuk kendaraan umum.
“Kemarin saya sudah memutuskan untuk Jakarta kami akan memberikan relaksasi ataupun kemudahan, ataupun diskon yang dulu dipungut 10 persen menjadi 5 persen untuk kendaraan pribadi, dan menjadi 2 persen untuk kendaraan umum,” ucap Pramono saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Rabu (23/4/2025).
Ia menjelaskan, penetapan tarif BBM 10 persen sebenarnya sudah berlangsung lebih dari satu dekade. Kebijakan tersebut selama ini ditetapkan oleh Pertamina.
Namun, dengan adanya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, gubernur memiliki diskresi untuk menentukan tarif PBBKB di daerah.
“Sebenarnya untuk BBM yang pajak 10 persen ini kan sudah berlangsung lebih dari 10 tahun. Yang membuat selama ini adalah Pertamina. Tetapi, dengan UU baru ada diskresi yang diberikan kepada Gubernur,” ujar Pramono.
Pramono memastikan, kebijakan ini akan segera dituangkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) dan disosialisasikan kepada masyarakat.
“Sebenarnya kalau nanti dilihat di SPBU, perubahan itu enggak akan kerasa kecuali warga Jakarta. Karena selama ini memang mereka dipungut 10 persen,” tambahnya.
Sebelumnya, Pramono mengaku terkejut dengan munculnya pemberitaan PBBKB sebesar 10 persen di wilayah Jakarta.
Ia menegaskan, kebijakan ini belum dibahas secara resmi, apalagi diputuskan.
“Itu belum diputuskan, saya juga kaget. Saya aja sebagai gubernurnya kaget kalau ada berita itu, jadi belum diputuskan ya,” ujar Pramono saat ditemui di kawasan Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (20/4/2025).
Pernyataan ini disampaikan menyusul munculnya informasi di situs Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta mengenai PBBKB.
Dalam situs resminya, Bapenda menjelaskan bahwa pengenaan PBBKB telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024. Perda ini disebut sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
“Salah satu jenis pajak yang diatur di sini adalah Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor atau biasa disebut PBBKB,” tulis laman web Bapenda Jakarta, dilihat Minggu (20/4/2025).
Bapenda memerinci, PBBKB dikenakan terhadap semua jenis bahan bakar cair dan gas yang digunakan oleh kendaraan bermotor maupun alat berat.
Konsumen yang mengisi BBM secara otomatis menjadi subjek pajak ini.
“Jadi, kalau Sobat Pajak mengisi BBM, di situ ada PBBKB-nya. Subjek PBBKB konsumen bahan bakar kendaraan bermotor. Ya, itu kita yang isi BBM!” ujar Bapenda.
Tarif PBBKB yang tertera di situs tersebut sebesar 10 persen dari nilai jual bahan bakar sebelum dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Pajak ini dipungut oleh penyedia bahan bakar seperti produsen dan importir, dan dihitung pada saat penyerahan kepada konsumen.
Secara teknis, rumus penghitungannya cukup sederhana: PBBKB = Dasar Pengenaan x Tarif Pajak (10 persen).
Namun, ada pengecualian untuk kendaraan umum yang hanya dikenai tarif 5 persen atau setengah dari tarif normal.
“Tapi ada pengecualian nih, untuk kendaraan umum, tarifnya hanya 50 persen dari tarif normal. Artinya, kendaraan umum bayar PBBKB sebesar 5 persen saja. Kebijakan ini dibuat untuk mendukung transportasi umum yang lebih terjangkau,” lanjut keterangan tersebut.
Lebih lanjut, Bapenda menegaskan kebijakan ini hanya berlaku untuk wilayah Jakarta.
Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menciptakan pengelolaan konsumsi bahan bakar yang lebih bijak.
“Fokusnya adalah mendukung perkembangan ekonomi daerah dan pemanfaatan bahan bakar di Jakarta,” kata Bapenda.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Pramono Anung
-
/data/photo/2025/04/19/6802fe3ecfba0.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
8 Pramono Putuskan Pajak BBM 5 Persen untuk Kendaraan Pribadi Megapolitan
-

Pendaftaran Kerja PPSU dan Damkar Bisa Online atau Diserahkan ke Kelurahan, Tanpa Perlu ke Balkot – Halaman all
TRIBUNNEWS.COM – Pendaftaran lowongan kerja Petugas Prasaran dan Sarana Umum (PPSU) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk Provinsi DKI Jakarta akan dibuka.
Setidaknya ada 1.652 lowongan bagi PPSU yang dibagi di tingkat kelurahan.
Sedangkan untuk petugas Damkar, ada seribu posisi di tahun 2025.
Dikabarkan lowongan PPSU dan Damkar dibuka pada pekan keempat April 2025.
Namun warga DKI Jakarta sudah menyerbu Balai Kota sudah diserbu oleh calon pelamar.
Dikutip dari Jakarta.go.id, sejak pagi Balai Kota sudah menerima berkas dari pelamar sejak Selasa (22/4/2025) pagi.
Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik DKI Jakarta, Cyril Raoul Hakim menerangkan, para pelamar tak perlu datang ke Balai Kota.
Nantinya Pemprov DKI Jakarta akan membangun sistem pendaftaran secara online.
“Kami sedang membangun sistem yang lebih praktis dan transparan agar warga tidak perlu datang jauh-jauh ke Balai Kota untuk menyerahkan lamaran. Semua bisa diakses secara daring (online),” kata Cyril Raoul Hakim, Selasa (22/4/2025).
Namun bagi lamaran yang sudah diserahkan di balai kota akan tetap diteruskan pada instanis atau unit kerja untuk diproses lebih lanjut.
“Kami menghargai antusias warga yang ingin bekerja dan membangun Jakarta bersama-sama. Namun, semua proses rekrutmen harus berjalan profesional dan berbasis pada kapasitas, tanpa ada titipan maupun intervensi dari pihak mana pun,” jelasnya.
Dijelaskan, pelamar tinggal memantau situs resmi Pemprov DKI Jakarta di https://www.jakarta.go.id/loker.
Selain itu, masyarakat juga dapat langsung mengakses situs resmi dari instansi atau unit kerja yang membuka rekrutmen PJLP sesuai kebutuhannya.
Ada cara lain juga untuk mendaftar PPSU dan Damkar.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo sempat menjelaskan calon pegawai bisa melamar langsung melalui kelurahan atau kecamatan.
Pasalnya ada 267 kelurahan yang akan menjadi titk pendaftaran.
“Bahkan di kecamatan pun bisa,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Selasa (22/4/2025), dikutip dari Kompas TV.
Pada periode pertama, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membuka sebanyak 1.100 lowongan PPSU. Sementara di tahun depan, akan kembali dibuka 506 lowongan.
“Karena memang itu yang sudah teralokasi di anggaran,” kata Pramono.
Selama proses rekrutmen, Gubernur DKI Jakarta menekankan pentingnya transparansi.
“Setiap wali kota diharapkan melaporkan kebutuhan PPSU di masing-masing wilayah untuk memastikan tidak ada kecurangan dalam proses rekrutmen,” lanjutnya.
Hal ini bertujuan agar rekrutmen berjalan sesuai dengan prosedur dan tidak ada ketidakberesan yang muncul, yang sebelumnya menjadi masalah di PPSU.
Menurut pantauan Tribunnews, situs www.jakarta.go.id/loker belum menampilkan lowongan untuk PPSU atau Damkar pada Rabu (23/4/2025) siang.
Bagi calon pelamar, silahkan memantau secara berkala untuk melihat informasi lebih lanjut tentang pendaftaran online lowongan kerja PPSU dan Petugas Damkar DKI Jakarta.
Pendaftaran resmi dimulai pada minggu ke-4 April 2025 dan tersedia sebanyak 1.652 formasi untuk warga DKI Jakarta.
Berikut syarat pendaftaran yang harus dipenuhi oleh calon pelamar:
Warga dengan KTP DKI Jakarta yang masih berlaku.
Minimal lulusan SD.
Usia dan kondisi fisik yang memenuhi kriteria untuk tugas lapangan.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui SPSE untuk menjamin transparansi.
Gaji yang diberikan sesuai UMP DKI Jakarta, yaitu Rp 5.396.791.
Proses pendaftaran tidak dipungut biaya apapun.
Pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi Pemprov DKI Jakarta di www.jakarta.go.id/loker.Pemprov DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap calo atau oknum yang mengaku sebagai panitia rekrutmen PPSU.
Pastikan Anda mengikuti prosedur yang benar dan hanya mengakses informasi melalui situs resmi yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta. (*)
(Tribunnews.com/ Siti N)
-
/data/photo/2025/04/23/68085057ab280.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Antrean Pelamar Kerja PPSU hingga Damkar Masih Mengular di Balai Kota Jakarta Megapolitan 23 April 2025
Antrean Pelamar Kerja PPSU hingga Damkar Masih Mengular di Balai Kota Jakarta
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Antrean panjang
pelamar kerja
kembali terlihat di
Balai Kota Jakarta
, Jakarta Pusat, Rabu (23/4/2025). Mereka datang ke Balai Kota Jakarta untuk mengajukan lamaran sebagai Pekerja Penunjang Layanan Publik (PJLP).
Posisi yang diincar pun meliputi Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), anggota pemadam kebakaran (Damkar), serta Tim Putih, Tim Biru, dan Tim Hijau dari sejumlah dinas.
Pantauan
Kompas.com
pukul 08.30 WIB, antrean pelamar tampak mengular hingga ke area Halte Balai Kota TransJakarta.
Ratusan pencari kerja berdiri memegang map berisi berkas lamaran. Mereka membentuk barisan memanjang dari halaman Balai Kota, melewati trotoar jalan, hingga mencapai halte.
Beberapa pelamar bahkan duduk di pinggir trotoar sambil menunggu giliran dipanggil petugas. Situasi semakin padat menjelang pukul 09.00 WIB, saat pelamar kerja lainnya kembali berdatangan.
Bahkan, suasana sempat ricuh karena adanya dorong-dorongan di antara para pelamar. Petugas keamanan tampak sibuk mengatur barisan agar tidak mengganggu arus pejalan kaki dan pengguna halte.
Salah satu pelamar bernama Azizah (30) mengaku datang dari rumahnya di Jakarta Selatan sekitar pukul 07.00 WIB. Ia sengaja datang sejak pagi agar tidak terlalu lama mengantre.
“Tapi pas saya sampai sini antrean sudah banyak banget. Udah numpuk orang, datang pagi juga udah ngantre,” ungkap Azizah.
Ini kali kedua Azizah mendatangi Balai Kota Jakarta untuk mengirimkan lamaran di posisi PPSU.
“Kemarin sempat datang, tapi karena nomor antreannya habis jadi saya datang lagi hari ini. Semoga masih ada rezekinya,” kata dia.
Tak berbeda dari Azizah, Adi (33) juga jauh-jauh datang dari Jakarta Utara demi meyerahkan surat lamaran kerja miliknya.
Kata Adi, ia lebih memilih mengirimkan surat lamaran langsung ke Balai Kota Jakarta karena khawatir surat yang telah ia siapkan semalam tidak benar-benar sampai ke pihak rekrutmen.
“Mending langsung aja ke Pemprov, kalau ke orang lain takutnya dibuang, gak sampai surat lowongannya,” ungkap Adi.
Diketahui, sejak Selasa (22/4/2025) ratusan pelamar kerja memadati loket penerimaan surat dan barang di Balai Kota Jakarta.
Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa proses pendaftaran bisa dilakukan di kantor kelurahan atau kecamatan setempat.
“Jadi pendaftarannya boleh di kelurahan. Pendaftarannya di 267 kelurahan. Bahkan di kecamatan pun bisa,” ucap Pramono saat ditemui di wilayah Jakarta Selatan, Selasa (22/4/2025).
Ia menyebutkan bahwa Pemprov Jakarta telah membuka 1.100 posisi PPSU untuk periode pertama tahun ini, dan akan menambah 506 posisi lagi pada awal tahun depan. Untuk Damkar, rencananya akan ditambah 1.000 personel.
Selain itu, Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menegaskan bahwa pendaftaran PJLP seharusnya dilakukan oleh wilayah atau suku dinas terkait, bukan secara terpusat di Balai Kota.
Ia mengimbau masyarakat untuk mengakses situs resmi Pemprov DKI Jakarta di
www.jakarta.go.id
serta kanal
lowongan kerja
agar dapat mendaftar secara
online
.
“Supaya lebih nyaman dan tidak perlu jauh-jauh ke Balai Kota,” kata Chico.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/04/22/68073251e8a3e.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Ramai-ramai Warga Lamar PPSU dan Damkar di Balai Kota Megapolitan 23 April 2025
Ramai-ramai Warga Lamar PPSU dan Damkar di Balai Kota
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Warga dari berbagai wilayah memadati
Balai Kota Jakarta
pada Selasa (22/4/2025) untuk mengajukan lamaran sebagai
Pekerja Penunjang Layanan Publik
(PJLP).
Mereka mengincar posisi seperti Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (
PPSU
), anggota pemadam kebakaran (Damkar), serta Tim Putih, Tim Biru, dan Tim Hijau dari sejumlah dinas.
Pantauan Kompas.com di lokasi, para pelamar kerja tampak tampil rapi mengenakan kemeja berkerah.
Masing-masing dari mereka tampak membawa amplop cokelat berisi surat lamaran, pas foto, dan fotokopi KTP yang dijepit menggunakan klip kertas.
Banyak di antara mereka yang datang sendiri, namun tak sedikit juga yang diantar keluarga.
Antrean panjang terjadi sejak pagi dan membuat para pelamar harus menunggu berjam-jam di tengah cuaca panas.
Menariknya, sebagian besar pelamar mengetahui kabar rekrutmen dari sumber tidak resmi seperti grup WhatsApp.
Seperti Kahfi (30), warga Ciganjur, Jakarta Selatan, yang datang ke Balai Kota karena mendapatkan info lowongan kerja dari grup RT di lingkungannya.
“Saya tahu lowongan ini dari grup WhatsApp ibu-ibu dishare, diforward. Pas datang langsung diarahkan ke penerimaan surat, terus mengambil nomor antrean, surat ditaruh nanti sekiranya sudah dapat nomor antrean nanti dipanggil sesuai antrian baru nanti kemungkinan melakukan sesi interview,” ucap Kahfi.
Pelamar lainnya, Riri Agustianto (40), warga Cengkareng, juga mengetahui informasi rekrutmen dari media sosial. Ia melamar posisi sebagai PPSU.
Riri lebih memilih mengirimkan lamaran kerja dirinya ke Balai Kota Jakarta agar cepat diproses.
“Iya benar, disuruh datang ke Balai Kota, ya saya datanglah, saya niat, saya niat cari kerja. Sekarang saya ojek online. Semoga kalau langsung ke Balai Kota bisa langsung diproses,” ungkap Riri.
Menanggapi membludaknya pelamar di Balai Kota, Gubernur Jakarta
Pramono Anung
menegaskan bahwa proses pendaftaran bisa dilakukan di kantor kelurahan atau kecamatan setempat.
“Jadi pendaftarannya boleh di kelurahan. Pendaftarannya di 267 kelurahan. Bahkan di kecamatan pun bisa,” ucap Pramono saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (22/4/2025).
Ia menyebutkan bahwa Pemprov Jakarta telah membuka 1.100 posisi PPSU untuk periode pertama tahun ini, dan akan menambah 506 posisi lagi pada awal tahun depan. Untuk Damkar, rencananya akan ditambah 1.000 personel.
Guna memastikan transparansi, Pramono meminta laporan dari seluruh wali kota sebelum keputusan akhir diambil. “Tidak lagi misalnya peran orang dalam dan sebagainya. Siapa saja, selama punya ijazah SD, boleh mendaftar untuk PPSU,” ungkap Pramono.
Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menegaskan bahwa pendaftaran PJLP seharusnya dilakukan oleh wilayah atau suku dinas terkait, bukan secara terpusat di Balai Kota.
Ia mengimbau masyarakat untuk mengakses situs resmi Pemprov DKI Jakarta di www.jakarta.go.id serta kanal lowongan kerja agar dapat mendaftar secara online.
“Supaya lebih nyaman dan tidak perlu jauh-jauh ke Balai Kota,” kata Chico.
Meskipun mengonfirmasi bahwa informasi lowongan yang menyebar luas itu hoaks, Chico menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat.
“Kami sudah menerima lamaran dengan baik dan akan diteruskan kepada pihak berwenang. Kami tekankan bahwa proses seleksi harus berjalan profesional dan tanpa titipan,” ungkap Chico.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Gubernur Jakarta Umumkan Lowongan 1.100 Petugas PPSU dan 1.000 Damkar 2025, Ini Syaratnya – Halaman all
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka lowongan untuk 1.100 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan 1.000 petugas pemadam kebakaran (Damkar) untuk tahun 2025.
Pendaftaran dapat dilakukan langsung melalui kelurahan atau kecamatan di wilayah DKI Jakarta, memastikan proses yang mudah, transparan, dan tanpa biaya.
“Untuk PPSU pada periode pertama akan kami buka 1.100 formasi. Sedangkan untuk Damkar, kami akan menambah 1.000 petugas,” ujar Pramono Anung pada Selasa (22/4/2025).
Pendaftaran ini dilakukan melalui kelurahan dan kecamatan di seluruh wilayah DKI Jakarta, dengan total ada 267 kelurahan yang akan menjadi titik pendaftaran.
Proses Rekrutmen yang Transparan
Selama proses rekrutmen, Gubernur DKI Jakarta menekankan pentingnya transparansi.
“Setiap wali kota diharapkan melaporkan kebutuhan PPSU di masing-masing wilayah untuk memastikan tidak ada kecurangan dalam proses rekrutmen,” lanjutnya.
Hal ini bertujuan agar rekrutmen berjalan sesuai dengan prosedur dan tidak ada ketidakberesan yang muncul, yang sebelumnya menjadi masalah di PPSU.
Waspada Hoaks Pendaftaran Online
Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengingatkan warga untuk tidak tertipu oleh hoaks pendaftaran petugas PPSU yang beredar melalui WhatsApp.
“Pendaftaran PPSU 2025 hanya bisa dilakukan melalui sistem pendaftaran online di situs resmi Pemprov DKI Jakarta, yaitu www.jakarta.go.id,” ujar Chico dengan tegas.
Chico juga mengungkapkan bahwa meskipun pendaftaran kini dilakukan secara daring melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) yang menjamin transparansi, masih ada warga yang datang langsung ke Balai Kota untuk menyerahkan berkas lamaran secara manual.
Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara profesional tanpa praktik titipan. “Tidak ada titipan,” tegas Chico.
REKRUTMEN PPSU DAN DAMKAR – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan pembukaan 1.100 lowongan PPSU dan 1.000 petugas Damkar untuk tahun 2025.(Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama)
Syarat Pendaftaran
Pendaftaran resmi dimulai pada minggu ke-4 April 2025 dan tersedia sebanyak 1.652 formasi untuk warga DKI Jakarta.
Berikut syarat pendaftaran yang harus dipenuhi oleh calon pelamar:
Warga dengan KTP DKI Jakarta yang masih berlaku.
Minimal lulusan SD.
Usia dan kondisi fisik yang memenuhi kriteria untuk tugas lapangan.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui SPSE untuk menjamin transparansi.
Gaji yang diberikan sesuai UMP DKI Jakarta, yaitu Rp 5.396.791.
Proses pendaftaran tidak dipungut biaya apapun.
Pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi Pemprov DKI Jakarta di www.jakarta.go.id/loker.
Pemprov DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap calo atau oknum yang mengaku sebagai panitia rekrutmen PPSU.
Pastikan Anda mengikuti prosedur yang benar dan hanya mengakses informasi melalui situs resmi yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta.
Jangan lewatkan kesempatan untuk bergabung dalam program ini dan berkontribusi dalam pembangunan Jakarta!
Akses Tribunnnews.com di Google News atau WhatsApp Channel Tribunnews.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya.
-
/data/photo/2025/04/17/68008f7a2940f.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Pendaftaran PPSU Bisa di Kelurahan dan Kecamatan Megapolitan 22 April 2025
Pendaftaran PPSU Bisa di Kelurahan dan Kecamatan
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Sejumlah warga memadati
Balai Kota Jakarta
, Senin (22/4/2025), untuk melamar menjadi petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (
PPSU
).
Menanggapi situasi tersebut,
Gubernur JakartaPramono Anung
menegaskan bahwa proses pendaftaran tidak harus dilakukan di Balai Kota.
Ia mengimbau masyarakat untuk mendaftar langsung di kantor kelurahan masing-masing.
“Jadi pendaftarannya boleh di kelurahan. Pendaftarannya di 267 kelurahan. Bahkan di kecamatan pun bisa,” ucap Pramono saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (22/4/2025).
Pramono menyebut, Pemprov Jakarta telah menggelar rapat khusus terkait rekrutmen PPSU dan pemadam kebakaran (Damkar).
Untuk periode pertama tahun ini, dibuka sebanyak 1.100 posisi PPSU.
Sedangkan pada awal tahun depan, akan dibuka kembali 506 posisi tambahan sesuai alokasi anggaran.
“Untuk Damkar akan ditambah 1.000 personel,” katanya.
Guna memastikan transparansi, Pramono meminta seluruh wali kota melaporkan proses rekrutmen kepada dirinya dan Wakil Gubernur Rano Karno sebelum keputusan akhir diambil.
“Tidak lagi misalnya peran orang dalem dan sebagainya. Siapa saja selama punya ijazah SD boleh mendaftar untuk PPSU,” ungkap Pramono.
Sebelumnya, ratusan orang memadati loket penerimaan surat dan barang di Balai Kota Jakarta, untuk melamar sebagai PPSU, Tim Putih dari Dinas Sosial, Tim Biru dari Dinas Sumber Daya Air, hingga Tim Hijau dari Dinas Pertamanan.
Pantauan Kompas.com di lokasi, para pelamar kerja tampak tampil rapi mengenakan kemeja berkerah.
Masing-masing dari mereka tampak membawa amplop cokelat berisi surat lamaran, pas foto, dan fotokopi KTP yang dijepit menggunakan klip kertas.
Banyak di antara mereka yang datang sendiri, namun tak sedikit juga yang diantar keluarga.
Antrean panjang terjadi sejak pagi dan membuat para pelamar harus menunggu berjam-jam di tengah cuaca panas.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

15 Golongan Masyarakat yang Bisa Naik TransJakarta, LRT, dan MRT secara Gratis Mulai Akhir Mei – Halaman all
TRIBUNNEWS.COM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah menyetujui rencana pemberian subsidi berupa penggunaan moda transportasi massal secara gratis untuk sejumlah golongan masyarakat.
Nantinya, masyarakat yang masuk ke dalam golongan tertentu diperbolehkan untuk naik TransJakarta, Moda Raya Terpadu (MRT) dan Light Rail Transit (LRT) secara gratis.
“Apa yang menjadi semangat kami untuk mulai memberikan gratis bagi angkutan umum, termasuk nanti 15 golongan kemarin dalam rapat saya dan pak Wagub (Rano Karno) sudah memutuskan untuk 15 golongan itu subsidinya kita setujui angkanya,” kata Pramono, dikutip dari Wartakotalive.com. Selasa (22/4/2025).
Orang nomor satu di Jakarta itu mengatakan kebijakan ini akan mulai berlaku pada akhir Mei 2025.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Syafrin Liputo menuturkan, total anggaran subsidi yang dibutuhkan mencapai Rp 59,1 miliar untuk dua moda, yaitu MRT dan LRT.
“Subsidi untuk 15 golongan gratis naik MRT dan LRT, sehingga keseluruhannya menjadi Transjakarta, MRT dan LRT,” ujarnya.
“Tahun ini setelah kami perkirakan akan operasional pada akhir Mei nanti. Itu dibutuhkan lebih kurang sebesar Rp 59,1 miliar, untuk dua moda MRT dan LRT nantinya,” imbuh Syafrin.
Daftar Golongan Masyarakat
Berikut 15 golongan masyarakat yang bisa menikmati layanan TransJakarta, MRT, dan LRT secara gratis:
1. PNS dan Pensiunan DKI
2. Tenaga Kontrak DKI
3. Penerima KJP
4. Pekerja Bergaji UMP
5. Penghuni Rusunawa
6. Tim PKK
7. Warga Kepulauan Seribu
8. Penerima Raskin
9. TNI dan Polri
10. Veteran
11. Disabilitas
12. Lansia (>60 tahun)
13. Pengurus Rumah Ibadah
14. Guru dan Staf PAUD
15. Jumantik (Juru Pemantau Jentik).
Proses Digitalisasi
Saat ini, proses sosialisasi telah dimulai melalui kanal resmi media sosial dan media elektronik milik Pemprov Jakarta, serta melibatkan media massa.
Dishub juga telah membuka pendaftaran awal untuk pendataan pengguna yang termasuk dalam 15 golongan.
“Target kami sebagaimana program Quick Wins pak Gubernur dan pak Wagub, 100 hari kerja beliau, ini pada akhir Mei 2025 akan operasional untuk tarif 15 golongan gratis ke MRT dan LRT,” ujar Syafrin.
Pemprov Jakarta juga akan menyiapkan sistem digitalisasi berupa kartu elektronik dan QR code yang dapat digunakan melalui ponsel.
“Akan ada digitalisasi kartu pelangganan gratis. Dimana cukup dengan handphone, QR muncul kemudian itu bisa di-tap di layanan MRT dan LRT nantinya. Sehingga pengguna QR yang selama ini sudah berjalan itu bisa langsung digunakan,” pungkasnya.
(Tribunnews.com/David Adi) (Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti)
-

Jakpro diminta bantu proses rekrutmen warga Kampung Bayam
Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah meminta manajemen PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk membantu proses pelatihan agar memiliki ketrampilan pertanian perkotaan hingga rekrutmen Warga Kampung Bayam.
“Saya sudah minta manajemen Jakpro untuk membantu mereka belajar supaya mereka punya ruang untuk menjadi petani kota. Supaya ada penghasilan, supaya ada latihan. Termasuk, nanti diperkerjakan di lokasi dimana dia ditempatkan,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Jakarta, Selasa.
Penegasan ini terkait dengan persoalan warga yang ingin tinggal di Kampung Susun Bayam (KSB) harus melalui proses rekrutmen oleh Jakpro.
Para penghuni juga nantinya akan diikutkan dalam pelatihan kerja seperti bertani untuk bisa bekerja di sekitara Jakarta International Stadium (JIS).
Selain itu, Pramono juga mengatakan bahwa dirinya sudah meminta kepada Jakpro untuk menyelesaikan permasalahan warga Kampung Bayam agar mereka bisa segera menempati KSB.
“Jadi, saya sudah meminta semua yang permasalahan berkaitan dengan Kampung Bayam, apakah itu pihak Furqon, apakah itu pihak Gugun semuanya diselesaikan, diperlakuan yang sama. Hanya, memang ini perlu pelatihan. Nggak bisa misalnya, hari ini diputuskan, kemudian harus ada penghasilan,” kata Pramono.
Pada Selasa pagi, beberapa warga Kampung Bayam tampak berdatangan ke Balai Kota Jakarta.
Pramono mengaku dirinya sudah menemui empat orang perwakilan warga.
Kendati demikian, Pramono tidak menyebutkan apa saja hal-hal yang dibicarakan dengan warga Kampung Bayam tersebut.
Sebelumnya, Ketua Kelompok Tani Kampung Bayam Madani mengeluhkan warga yang belum bisa menempati Kampung Susun Bayam.
Padahal, pada saat seremonial penyerahan kunci secara simbolis Maret lalu, ditargetkan warga sudah bisa menempati Kampung Susun Bayam sebelum Lebaran.
Furqon mengatakan, warga sudah memenuhi seluruh syarat yang diperlukan, namun belum ada kejelasan kapan mereka dapat menempati KSB.
Masih polemik
Sebelumnya, Jakpro menetapkan bahwa KSB merupakan Hunian Pekerja Pendukung Operasional (HPPO) Jakarta International Stadium (JIS). Oleh karena itu, warga yang ingin menghuni KSB diharuskan menjadi bagian dari tenaga kerja yang mendukung operasional JIS.
Proses rekrutmen ini melibatkan pengisian formulir oleh warga eks Kampung Bayam yang kemudian diseleksi oleh Jakpro.
Mereka yang diterima akan bekerja di bawah naungan Jakpro dengan gaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta, yaitu sekitar Rp5,4 juta per bulan. Dari gaji tersebut, akan dipotong sekitar Rp1,7 juta per bulan untuk biaya sewa unit di KSB.
Namun, kebijakan ini menuai kritik dari warga eks Kampung Bayam. Mereka merasa bahwa syarat tambahan ini tidak sesuai dengan kesepakatan awal yang telah dibuat pada 2022 yakni mereka seharusnya dapat menempati KSB tanpa harus melalui proses rekrutmen sebagai pekerja.
Warga juga mempertanyakan transparansi dan keadilan dalam penetapan biaya sewa dan proses rekrutmen tersebut.
Sebagai respons atas ketidakpuasan tersebut, sebagian warga telah mengajukan gugatan terhadap Pemprov DKI Jakarta dan Jakpro ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), dengan alasan pelanggaran hak atas tempat tinggal yang layak.
Dengan demikian, meskipun proses rekrutmen menjadi syarat untuk menghuni KSB, hal ini masih menjadi polemik dan belum sepenuhnya diterima oleh warga eks Kampung Bayam.
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2025 -
/data/photo/2025/03/24/67e0ab4cc5eb4.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Para Tokoh Indonesia Mengenang Kesederhanaan Paus Fransiskus… Nasional 22 April 2025
Para Tokoh Indonesia Mengenang Kesederhanaan Paus Fransiskus…
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Sejumlah tokoh Indonesia turut berbelasungkawa atas meninggalnya Pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus, yang meninggal pada usia 88 tahun, Senin (21/4/2025) pukul 07.35 waktu setempat.
Semasa hidup, Paus Fransiskus mendedikasikan diri untuk melayani Tuhan dan gereja. Beliau juga mengajarkan hidup setia pada nilai-nilai injil, dengan keberanian dan kasih yang universal.
Paus Fransiskus bukan hanya seorang pemimpin Gereja Katolik, tetapi juga suara nurani dunia yang peduli dengan penderitaan dan kemiskinan.
Oleh karenanya, banyak tokoh di Indonesia juga mengenang Paus Fransiskus sebagai pemimpin umat yang bersahaja.
Presiden RI Prabowo Subianto menyebut nilai-nilai luhur yang diwariskan mendiang Paus Fransiskus, termasuk keberpihakan terhadap kaum miskin.
“Pesan kesederhanaan, pluralisme, keberpihakan kepada orang miskin, dan kepedulian Sri Paus terhadap sesama akan selalu menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Prabowo dalam tayangan YouTube Setpres, Senin (21/4/2025) malam.
Dia menilai, kunjungan Paus Fransiskus tersebut meninggalkan jejak yang kuat bukan hanya di kalangan umat Katolik, melainkan juga di hati seluruh rakyat Indonesia.
Maka dari itu, Prabowo mengenang Paus Fransiskus sebagai sosok panutan dunia yang tulus memperjuangkan nilai-nilai perdamaian, kemanusiaan, dan persaudaraan.
“Dunia kembali kehilangan sosok panutan yang memiliki komitmen besar terhadap perdamaian, kemanusiaan, dan persaudaraan,” ucap Prabowo.
“Selamat jalan Sri Paus, pesanmu untuk menjaga kemanusiaan dan perdamaian akan selalu membekas di hati kita,” imbuhnya.
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka berduka atas kepergian Paus Fransiskus.
“Atas nama pribadi dan bangsa Indonesia, saya menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Sri Paus Fransiskus,” ujar Gibran dalam unggahan Instagram-nya, Senin.
Gibran mengatakan, dunia kehilangan seorang pemimpin spiritual yang lembut, penuh kasih, dan teguh dalam menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan.
“Doa dan simpati dari kami bangsa Indonesia,” ucapnya.
“Semoga damai menyertai beliau, dan cinta kasihnya tetap menjadi suluh bagi dunia,” imbuh Gibran.
Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya Paus Fransiskus.
Ungkapan duka cita Megawati disampaikan dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Duta Besar Takhta Suci Vatikan untuk Indonesia dan ASEAN, Piero Pioppo.
“Beristirahatlah dengan Damai,” begitu awal surat yang ditulis Megawati atas kematian Paus, dikutip dari siaran pers, Senin (21/4/2025).
“Bersama ini, saya Megawati Soekarnoputri, Presiden Kelima Republik Indonesia, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Yang Teramat Mulia Sri Paus Fransiskus pada hari Senin, 21 April 2025,” imbuh dia.
Megawati mengaku, dirinya dan rakyat Indonesia merasa sangat kehilangan atas kepergian Paus Fransiskus. Paus bukan hanya tokoh agama bagi umat Katolik, tetapi juga bagi dunia.
“Yang memiliki pemikiran dan kiprah beliau dalam membangun persaudaraan dan kesetaraan antar umat manusia se-dunia,” tutur dia.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Pemimpin Umat Katolik Paus Fransiskusz
Bagi Nasaruddin, Paus Fransiskus bukan hanya dianggapnya pemimpin umat Katolik di dunia, tetapi beliau adalah salah satu sahabat dekat.
“Saya mengucapkan duka sedalam-dalamnya atas wafatnya Paus Fransiskus. Tentu jasa dan persahabatan beliau tidak bisa kita lupakan,” ujar Nasaruddin dalam keterangannya, Senin.
Nasaruddin mendoakan agar Paus Fransiskus mendapatkan tempat yang mulia dan terbaik di sisi Tuhan.
Kepada umat Katolik yang telah ditinggalkan Paus Fransiskus, Nasaruddin berpesan untuk bersabar dalam menghadapi cobaan.
“Sekali lagi kami semuanya, keluarga besar Kementerian Agama dan segenap warga bangsa Indonesia mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Paus Fransiskus,” tutupnya.
Menlu Sugiono mengenang Paus Fransiskus sebagai tokoh yang memiliki kepedulian tinggi kepada sesama dan keberpihakannya kepada rakyat miskin.
“Beliau adalah seorang tokoh yang sangat peduli pada kemanusiaan, sangat dekat dengan memiliki keberpihakan kepada orang miskin. Kasih sayang terhadap sesama yang begitu luar biasa,” ucap Sugiono, dalam rekaman suara yang diterima, Senin.
Karena itu, Sugiono menyebut dunia telah kehilangan tokoh yang begitu luhur.
“Saya kira dunia merasa kehilangan oleh tokoh yang begitu luhur. Semoga beliau diterima di tempat terbaik di sisi Tuhan,” imbuh dia.
Gubernur Jakarta Pramono Anung menilai, Paus Fransiskus merupakan tokoh yang penuh dedikasi dalam melayani umat Katolik.
“Kepemimpinan beliau yang penuh kasih, keberanian, dan pengabdian kepada umat akan selalu dikenang,” ujar Pramono dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @pramonoanung, pada Senin (21/4/2025).
Pramono berharap umat Katolik diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi masa berkabung ini.
“Semoga para umat diberi kekuatan, dalam masa berduka ini,” kata Pramono.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengenang Paus Fransiskus sebagai tokoh yang humanis, sederhana, dan penebar damai.
Haedar bertemu Paus Fransiskus di Vatikan pada 24 Februari 2024 lalu. Kini, kabar duka itu datang.
“Ketika kami bertemu langsung beliau di Vatikan pada 24 Februari 2024 dalam rangka menerima Zayed Award for Human Fraternity, penerimaannya penuh persaudaraan, penyantun, bahkan diselingi humor yang hangat,” kenang Haedar dalam keterangannya, Senin.
Haedar menuturkan, Paus Fransiskus merupakan sosok yang dikenal bersahaja dengan slogan “Miserando atque eligendo” atau “Rendah Hati dan Terpilih”.
“Paus Fransiskus dikenal tokoh inklusif serta menggalang semangat kemanusiaan dan perdamaian untuk semua,” ucapnya.
Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh, mengenang mendiang Paus Fransiskus sebagai sosok yang vokal menentang penjajahan Israel terhadap Palestina.
“Kutukan Paus terhadap agresi Zionisme ke Palestina perlu menjelma menjadi kesadaran kolektif kita setiap umat manusia, menjadi vitamin untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan melawan Zionisme,” kata Niam melalui keterangan tertulisnya, Senin (21/4/2025).
Niam berharap komitmen dan semangat perdamaian yang terus diperjuangkan dapat dilanjutkan menuju persaudaraan antar manusia.
“Paus Fransiskus dikenal sebagai salah satu tokoh agama yang memiliki komitmen kemanusiaan universal, mencintai sesama manusia, dan memerangi penindasan,” ujarnya.
Ketua Bidang Keagamaan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Fahrur Rozi menyampaikan bahwa Paus Fransiskus merupakan teladan bagi umat Katolik di dunia.
“Paus menjadi teladan bagi umat Katolik dan juga bagi umat dari agama lain, karena sikapnya yang penuh kasih. Kami ikut mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya,” ujar Fahrur kepada Kompas.com, Senin.
Gus Fahrur menuturkan, dunia akan selalu mengenang Paus Fransiskus sebagai tokoh toleransi antarumat beragama.
“Beliau pembawa pesan perdamaian, persatuan, dan toleransi antarumat beragama, serta mendorong dialog antaragama untuk menciptakan kehidupan bersama yang damai,” tuturnya.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
