Tag: Pramono Anung

  • Pramono Anung Tetapkan Penlok Normalisasi Kali Ciliwung di Kelurahan Cawang dan Cililitan – Page 3

    Pramono Anung Tetapkan Penlok Normalisasi Kali Ciliwung di Kelurahan Cawang dan Cililitan – Page 3

    Berdasarkan data hingga April 2025, sepanjang 17,17 km tanggul sudah terealisasi dari total 33,69 km rencana panjang normalisasi tersebut. Sehingga tersisa 16,52 km lagi yang belum ditanggul/belum dibebaskan.

    Normalisasi Kali Ciliwung merupakan bagian dari Rencana Induk Pengendalian Banjir di Jakarta yang dilakukan dari hilir hingga hulu dan upaya mengembalikan kondisi lebar kali menjadi normal kembali yaitu 40-50 meter.

    Pada kegiatan normalisasi Kali Ciliwung, Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta memiliki tugas pokok dan fungsi untuk melakukan pembebasan lahan di bantaran kali.

    Sedangkan untuk pekerjaan fisik pembangunan tanggul akan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

  • Metro Sepekan: Viral Wanita Kena Tilang ETLE 61 Kali dengan Denda Capai Rp 15 Juta, Ini Kata Polda Metro – Page 3

    Metro Sepekan: Viral Wanita Kena Tilang ETLE 61 Kali dengan Denda Capai Rp 15 Juta, Ini Kata Polda Metro – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Sebuah video viral di media sosial yang menyebutkan adanya seorang wanita yang kaget terkena tilang elektronik (ETLE) sebanyak 61 kali. Bahkan, ia harus membayar denda mencapai Rp15 juta.

    Terkait hal ini, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan, pelanggaran dilakukan oleh kendaraan tersebut sejak Mei 2024 silam.

    Ojo menjelaskan, pengendara tersebut dapat mengetahui adanya pelanggaran dengan melakukan pengecekan secara langsung atau saat ingin membayar pajak kendaraan.

    Sementara itu, Gubernur Pramono Anung mengawali harinya dengan menggunakan transportasi umum, TransJakarta untuk berangkat kerja di kegiatan pertamanya di kawasan Matraman.

    Namun dikarenakan waktunya mepet untuk menghadiri rapat bersama Komisi II DPR RI, maka dari kawasan Matraman dia pun meminta izin agar melanjutkannya dengan mobil dinas.

    Namun Gubernur Jakarta Pramono Anung berjanji, usai kegiatannya di DPR selesai, dia akan pulang dengan kembali menggunakan transportasi umum.

    Berita lain yang terpopuler dalam sepekan terakhir dalam sub kanal Megapolitan, News Liputan6.com adalah terkait Direktur Utama (Dirut) PT Refined Bangka Tin (RBT) Suparta yang merupakan terpidana kasus korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah, dilaporkan meninggal dunia pada Senin, 28 April 2025.

    Kabar Suparta meninggal dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Harli Siregar. Dia menjelaskan, Suparta mengembuskan napas terakhirnya di RSUD Cibinong, Jawa Barat pada Senin pukul 18.05 WIB.

    Suparta sebelumnya divonis delapan tahun penjara dalam perkara dugaan korupsi tata niaga timah. Namun, Pengadilan Tinggi Jakarta memperberat hukumannya menjadi 19 tahun penjara lewat banding.

    Berikut deretan berita metro yang paling banyak dicari pembaca Liputan6.com dalam sepekan terakhir:

    Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap modus penipuan berkedok surat tilang elektronik atau ETLE yang dikirim melalui pesan singkat, dengan format apk. Jika menerima pesan ini, masyarakat diminta tidak membukanya.

  • Pembangunan jalan layang Latumenten bisa urai kemacetan

    Pembangunan jalan layang Latumenten bisa urai kemacetan

    Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth (kedua kanan) saat meninjau lokasi yang akan dibangun jalan layang di Jakarta. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

    Legislator: Pembangunan jalan layang Latumenten bisa urai kemacetan
    Dalam Negeri   
    Editor: Widodo   
    Senin, 05 Mei 2025 – 00:01 WIB

    Elshinta.com – Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth memperkirakan bahwa pembangunan jalan layang (flyover) Latumenten di Jakarta Barat bisa mengatasi kemacetan yang disebabkan perlintasan sebidang jalan dan rel kereta api.

    Untuk itu, ia mendukung penuh rencana Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta yang akan merealisasikan proyek tersebut tahun ini.

    “Saya mendorong agar pembangunan ‘flyover’ Latumenten agar bisa segera direalisasikan pada tahun ini. Proyek tersebut merupakan langkah positif yang perlu didukung bersama,” kata Kenneth di Jakarta, Minggu.

    Ia mengatakan bahwa pembangunan jalan layang tersebut merupakan permohonan masyarakat yang disampaikan pada kegiatan reses atau serap aspirasi masyarakat yang dilaksanakan pada 2 tahun yang lalu.

    Bang Kent–sapaan akrabnya–menilai pembangunan jalan layang ini sangat diperlukan untuk mengatasi perlintasan sebidang jalan dan rel kereta api.

    Karena, kata dia, saat kereta api (KA) melintas, kendaraan bisa sampai “mengular” hingga puluhan kilometer. Bahkan tak jarang menyebabkan keterlambatan aktivitas warga dan layanan darurat seperti ambulans atau pemadam kebakaran.

    “Setiap pagi dan sore hari pengendara pasti terjebak macet di perlintasan kereta api, khususnya di daerah Latumenten dan Jalan Satria Raya, Jakarta Barat,” ujar Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu.

    Apalagi, kata dia, kalau kereta datang dua kali berturut-turut, bisa setengah jam dan sampai satu jam pengendara baru bisa lewat, karena perlintasan di Latumenten sangat aktif dan dianggap sangat mengganggu aktivitas mobilitas pengendara.

    Menurut dia, pembangunan jalan layang dua arah di Jalan Latumenten dan Satria Raya ini merupakan solusi paling efektif untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

    Ia pun meminta kepada Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta segera memasukkan ke dalam program prioritas pembangunan infrastruktur agar tahun ini bisa langsung di kerjakan.

    “Karena ‘flyover’ sudah menjadi kebutuhan mendesak di kota-kota dengan perlintasan kereta api aktif. Jika tidak segera dibangun, dampaknya akan terus meluas, termasuk terganggunya aktivitas ekonomi,” kata dia.

    Kent pun mengakui, sudah melakukan survei di lapangan terkait kegiatan program pembangunan jalan layang dua arah yang melewati pintu kereta api Satria Raya dan Latumenten Raya, Jakarta Barat.

    Ia berharap dengan dibangunnya jalan layang dua arah ini, dapat secara signifikan menanggulangi kemacetan di wilayah Latumenten Raya dan Satria Raya, Jakarta Barat, karena tidak perlu melewati pintu kereta api lagi.

    “Saat ini masih dalam proses perencanaan dan proses pengukuran sudut kemiringan tanah, yang menggunakan alat theodolite dan klinometer,” katanya.

    Jika tidak ada halangan kegiatan pembangunan ini akan dimulai bulan Juli tahun 2025 dan akan selesai di bulan September 2026.

    “Semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat, dan bisa menanggulangi permasalahan macet yang merupakan fokus utama dan program prioritas Gubernur DKI Jakarta Bapak Pramono Anung Wibowo,” ujarnya.

    Sumber : Antara

  • Momen Pramono Anung Dikalungi Ulos di Gereja HKI, Simbol Penghormatan dan Wibawa
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        4 Mei 2025

    Momen Pramono Anung Dikalungi Ulos di Gereja HKI, Simbol Penghormatan dan Wibawa Megapolitan 4 Mei 2025

    Momen Pramono Anung Dikalungi Ulos di Gereja HKI, Simbol Penghormatan dan Wibawa
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Gubernur Jakarta
    Pramono Anung
    menerima ulos dari jemaat Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) dalam acara ibadah perayaan Pra-Jubileum 98 Tahun HKI, Minggu (4/5/2025).
    Ulos merupakan kain tenun khas Batak yang memiliki makna dan fungsi yang sangat penting dalam berbagai upacara adat.
    Berdasarkan pengamatan
    Kompas.com
    di lokasi, ulos berwarna merah dan oranye itu membentang sepanjang sekitar satu meter dan dipegangi lima orang perwakilan dari jemaat Gereja HKI.
    Pendeta dari Gereja HKI menyampaikan, ulos tersebut merupakan simbol penghormatan atas peran dan kiprah Pramono Anung di pemerintahan.
    “Kami menyampaikan ulos penghormatan. Inilah penghargaan tertinggi dari adat Batak dan juga gereja HKI yang 90 persen adalah Batak,” ujar seorang pendeta di Maria Convention Hall, Kelapa Gading, Jakarta Timur, Minggu.
    Ulos tersebut dinamai Ulos Sahala yang dalam budaya Batak melambangkan kewibawaan. Ini menjadi momen pertama kalinya gereja HKI memberikan ulos kepada Pramono Anung.
    “Ini ulos bapak gubernur. Pertama kali HKI mengulosi bapak, ini namanya ulos Sahala. Sahala itu wibawa,” kata dia.
    Setelah itu, mereka langsung mengelilingi Pramono Anung yang saat itu mengenakan kemeja batik dan celana panjang hitam.
    Diiringi musik instrumen khas Batak, ulos tersebut dikalungkan ke pundak Pramono.
    Sedangkan kader PDI-P itu hanya berdiam diri sambil menggerakkan telapak tangannya ke bawah ke atas secara berulang.
    Pramono menyampaikan terima kasih dan rasa hormatnya atas penghargaan yang diberikan untuknya.
    “Pertama kali saya menggunakan keinginan saya untuk bisa dikenal di tempat ini. Sampai saya bisikin,
    ‘bisa enggak saya diulosi?’
    . Akhirnya saya diulosi juga,” ucap Pramono.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pelamar PPSU di Jakarta tembus lebih dari 7 ribu orang

    Pelamar PPSU di Jakarta tembus lebih dari 7 ribu orang

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. ANTARA/Risky Syukur

    Pelamar PPSU di Jakarta tembus lebih dari 7 ribu orang
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Minggu, 04 Mei 2025 – 16:51 WIB

    Elshinta.com – Jumlah pelamar pekerjaan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Jakarta mencapai lebih dari tujuh ribu orang.

    “Ini, sudah lebih dari komposisi yang dibutuhkan,” kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu. 

    Dengan demikian, lanjut Pramono, alokasi untuk PPSU tetap sehingga tak bisa ditambah lebih dari 1.100 orang.  Pram menyebut akan mengawasi proses perekrutan petugas PPSU agar transparan dan bersih dari unsur nepotisme. Ia juga sudah menginstruksikan jajaran lurah, camat dan wali kota agar tidak mengambil keputusan dalam menetapkan proses penentuan petugas PPSU yang akan direkrut.

    “Proses rekrutmen akan dilakukan secara transparan dan kita membuka diri terhadap berbagai masukan,” kata Pram.

    Ia menegaskan hanya Gubenur DKI Jakarta yang bisa menetapkan personel yang direkrut dan dilakukan berjenjang mulai dari lurah, camat hingga wali kota.

    “Sampai saat ini proses rekrutmen masih belum sampai di meja saya. Nanti setelah sampai di saya, akan saya buat secara transparan dan terbuka sehingga rumor tentang orang dalam, tak ada,” demikian Pramono.

    Data yang dihimpun menyebutkan, jumlah petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) aktif di DKI Jakarta saat ini diperkirakan berkisar antara 10.687 hingga 18.960 orang.  Jumlah itu bervariasi tergantung pada kebutuhan masing-masing dari total 267 kelurahan, dengan setiap kelurahan biasanya mempekerjakan antara 40 hingga 70 petugas.

    Pada 2025, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka rekrutmen untuk 1.652 posisi PPSU baru guna mengisi kekosongan di berbagai kelurahan.  Gaji petugas PPSU di DKI Jakarta mengikuti Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025, yaitu sebesar Rp5.396.791 per bulan . Selain gaji pokok, petugas juga menerima berbagai tunjangan, termasuk BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan dan Tunjangan Hari Raya (THR) .

    Sumber : Antara

  • Pramono: Saya Dulu Pemain Sepak Bola, Cari Saja di Google 
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        4 Mei 2025

    Pramono: Saya Dulu Pemain Sepak Bola, Cari Saja di Google Megapolitan 4 Mei 2025

    Pramono: Saya Dulu Pemain Sepak Bola, Cari Saja di Google
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Gubernur Jakarta,
    Pramono Anung
    mengaku pernah menjadi pemain bola saat kuliah di Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat.
    “Tadi dikatakan bahwa selama ini enggak punya gubernur bola. Kalau saudara Google cari
    ITB Bandung
    Pramono Anung, pasti di situ ada pemain bola ITB Bandung,” ujar Pramono saat membuka kompetisi Liga U-17
    Piala Gubernur 2025
    di Lapangan PSF, Pancoran, Jakarta Selatan pada Minggu (4/5/2025). 
    Ketika masih berstatus mahasiswa ITB Bandung, Pramono juga mengaku aktif olahraga
    basket
    .
    “Karena saya dulu pemain bola, selain basket. Sehingga saya sungguh berharap saudara-saudara betul-betul menjadi cikal bakal pemain yang ada di Jakarta ini,” kata dia.
    Selain itu, dia berharap kompetisi ini bisa melahirkan pemain muda seperti Witan Sulaeman dan Muhammad Ferrari. 
    “Saya berharap liga ini menghasilkan bibit seperti Witan, Ferrari, dan lainnya yang bisa berprestasi pada tingkat nasional,” ujar Pramono.
    Dia juga berharap para pemain muda yang tampil di Liga U-17 Piala Gubernur Jakarta bisa tampil dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 
    “Sekarang ini U-17, PSSI kita bisa lolos ke Piala Dunia dan mudah-mudahan ini menjadi semangat buat saudara-saudara sekalian bahwa Jakarta enggak boleh lagi untuk urusan
    sepak bola
    kalah dari daerah lain,” kata dia.
     
     
     
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pramono Akan Jadikan Jakarta sebagai Destinasi Wisata Sepak Bola
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        4 Mei 2025

    Pramono Akan Jadikan Jakarta sebagai Destinasi Wisata Sepak Bola Megapolitan 4 Mei 2025

    Pramono Akan Jadikan Jakarta sebagai Destinasi Wisata Sepak Bola
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Gubernur Jakarta
    Pramono Anung
    akan menjadikan Jakarta sebagai
    destinasi wisata

    sepak bola
    .
    Hal itu disampaikan Pramono saat meresmikan Liga U-17 Piala Gubernur 2025 di Lapangan PSF, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (4/5/2025).
    “Jakarta ini akan menjadi destinasi untuk wisata sepak bola sehingga dengan demikian pertandingan-pertandingan sport di Jakarta betul-betul kami dorong, termasuk sepak bola,” ujar Pramono saat ditemui di lokasi.
    Dia berharap ada olahraga aktif dan berkelanjutan di Jakarta. Salah satunya menyelenggarakan Liga U-17 Piala Gubernur yang diikuti oleh 18 klub dari seluruh Jakarta.
    Selain itu, ia juga menyebutkan peran suporter dalam mendukung iklim sepak bola Jakarta sangat penting.
    Menurutnya, para suporter harus bisa mendukung Persija dalam situasi apapun, bukan hanya saat tim meraih prestasi.
    “Saya sudah sampaikan kepada Ketua Jakmania, saya tidak mau Jakmania itu datang ke Balai Kota hanya ketika juara saja. Tapi seperti kemarin, kita memulai tradisi baru. Karena dari Balai Kota lah Jakmania akan juara,” jelas dia.
    Lebih lanjut, Pramono menegaskan, Pemprov Jakarta siap berkontribusi dalam pengembangan sepak bola, termasuk mendukung partisipasi berbagai pihak dalam penyelenggaraan liga.
    “Saya berharap ini bisa dijaga dengan baik, dan kalau perlu partisipasi Pemerintah Jakarta tentu akan lakukan,” jelas dia.
    Sebelumnya, Pramono Anung membuka kompetisi Liga U-17 Piala Gubernur 2025 di Lapangan PSF, Pancoran, Jakarta Selatan pada Minggu (4/5/2025). 
    Pramono berharap kompetisi ini bisa melahirkan pemain muda seperti Witan Sulaeman dan Muhammad Ferrari. 
    “Saya berharap liga ini menghasilkan bibit seperti Witan, Ferrari, dan lainnya yang bisa berprestasi pada tingkat nasional,” ujar Pramono Anung di Lapangan PSF, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu.
     
     
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pramono Akan Jadikan Jakarta sebagai Destinasi Wisata Sepak Bola
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        4 Mei 2025

    Pramono Buka Liga U-17 Piala Gubernur, Berharap Lahirkan Pemain Muda sepeti Witan Megapolitan 4 Mei 2025

    Pramono Buka Liga U-17 Piala Gubernur, Berharap Lahirkan Pemain Muda sepeti Witan
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Gubernur Jakarta,
    Pramono Anung
    membuka kompetisi 
    Liga U-17
    Piala Gubernur 2025 di Lapangan PSF, Pancoran, Jakarta Selatan pada Minggu (4/5/2025).
    Pramono berharap kompetisi ini bisa melahirkan pemain muda seperti
    Witan Sulaeman
    dan Muhammad Ferrari.
    “Saya berharap liga ini menghasilkan bibit seperti Witan, Ferrari, dan lainnya yang bisa berprestasi pada tingkat nasional,” ujar Pramono Anung di Lapangan PSF, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu.
    Pramono juga berharap para pemain muda yang tampil di Liga U-17
    Piala Gubernur Jakarta
    bisa tampil dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
    “Sekarang ini U-17, PSSI kita bisa lolos ke Piala Dunia dan mudah-mudahan ini menjadi semangat buat saudara-saudara sekalian bahwa Jakarta enggak boleh lagi untuk urusan sepak bola kalah dari daerah lain,” kata dia.
    Selain itu, Pramono menceritakan pengalamannya sebagai mantan pemain sepak bola dan basket saat menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB).
    “Saya dulu pemain bola, selain basket. Sehingga saya sungguh berharap saudara-saudara betul-betul menjadi cikal bakal pemain yang ada di Jakarta ini,” ucap dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Dihadiri Pramono Anung, DKI-DBL Komitmen Kembangkan Basket dan Bina Pemain Muda

    Dihadiri Pramono Anung, DKI-DBL Komitmen Kembangkan Basket dan Bina Pemain Muda

    JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Development Basket League (DBL) Indonesia berkomitmen melakukan pengembangan olahraga basket dan membina pemain muda melalui sejumlah program yang dibuat secara bersama.

    “Pemprov DKI secara sungguh-sungguh akan bekerja sama dengan DBL Indonesia untuk memajukan basket. Apa yang bisa difasilitasi Pemprov Jakarta kami akan lakukan,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, saat menghadiri Development Basket League (DBL) Indonesia Festival di Jakarta, Sabtu.

    Ia mengatakan bentuk kerja sama dengan DBL Indonesia ini seperti komitmen yang sudah dinyatakan berulang kali di sejumlah kegiatan olahraga lain.

    “Jakarta terbuka menjadi kota sport tourism,” kata Pramono.

    Menurut dia, kalau ada kegiatan olahraga yang tidak bisa diselenggarakan di tempat lain, Jakarta siap membuka diri untuk menyelenggarakan, termasuk penyelenggaraan pekan olahraga siswa, mahasiswa dan sebagainya.

    Selain basket, lanjut dia, sejumlah cabang olahraga telah menjadwalkan kegiatan internasional di Jakarta seperti olahraga lari, hoki, sepakbola dan futsal.

    Ia berharap DBL Indonesia juga bisa berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta menggelar berbagai kegiatan yang bertaraf nasional maupun internasional.

    “Saya berharap kerja sama DBL Indonesia dengan pemerintah Jakarta ini bisa memberikan ruang yang cukup bagi para pemain basket,” tegasnya.

    Sementara itu, CEO DBL Indonesia, Azrul Ananda mengatakan selama ini Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah peserta dan penonton terbanyak.

    Menurut dia, komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk mendukung perkembangan basket, khususnya event yang diselenggarakan DBL akan sangat baik.

    Apalagi, lanjut Azrul, komitmen itu telah ditunjukkan oleh Pramono Anung berbagai fasilitas olahraga basket hingga tingkat kecamatan yang dapat dimanfaatkan.

    Ia bersama Gubernur Pramono juga membahas kolaborasi antara sekolah dengan DBL Indonesia. Nantinya, berbagai program terkait pembahasan tersebut akan dilanjutkan agar bisa direalisasikan.

    Sejumlah program yang terkait dengan pengembangan potensi anak muda antara lain pemberdayaan guru melalui pelatihan digital “My Super Teacher” dan seleksi siswa-siswi dari sekolah Jakarta untuk mengikuti program pelatihan basket.

    Lalu aktivasi UMKM sekolah serta pelajar wirausaha binaan Jakpreneur dan Dinas UMKM dalam pameran di beberapa venue event DBL.

    “Itu bisa menambah kesempatan bagi anak-anak muda agar bisa berolahraga dan mengembangkan diri,” ujarnya.

    Sebelumnya, DBL Camp 2025 digelar pada 29 April hingga 4 Mei di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan yang melibatkan 262 peserta yang terdiri dari 131 putra dan 131 putri, serta 54 pelatih yang terpilih dari berbagai daerah di Indonesia.

    Selama sepekan mereka mengikuti pelatihan basket intensif oleh para pelatih kaliber dunia dari WBA Australia, yang dipimpin langsung legenda basket Australia Andrew Vlahov, dan para pelatih DBL Academy.

  • Beda Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dengan Pramono Anung: Termasuk soal ‘Gubernur Konten’ – Halaman all

    Beda Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dengan Pramono Anung: Termasuk soal ‘Gubernur Konten’ – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Akhir-akhir ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi jadi sorotan.

    Politikus Partai Gerindra ini dianggap kerap melontarkan wacana yang membuat gaduh publik.

    Bahkan wacana yang dilontarkan kerap viral di media sosial.

    Setelah sempat menangis di Puncak, Bogor, Jawa Barat, kini kebijakan Dedi Mulyadi yang akan mengirim “anak-anak nakal” ke barak militer menuai pro dan kontra.

    Karena pernyataannya yang kerap viral di media sosial, Dedi Mulyadi dijuluki “gubernur konten”.

    Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud yang memperkenalkan julukan Dedi Mulyadi ‘gubernur konten’ saat rapat bersama dengan Komisi II DPR RI pekan lalu.

    Beda gaya kepemimpinan dengan Gubernur Jakarta

    Gaya kepemimpinan serta pengambilan kebijakan Dedi Mulyadi berbeda dengan Gubernur Jakarta Pramono Anung.

    Sejak dulu dua gubernur dari provinsi ‘besar’ ini (Jawa Barat dan Jakarta) kerap disandingkan soal gaya kepemimpinan dan kebijakan yang diambilnya.

    Pramono Anung, sejauh pantauan Tribunnews.com, tidak banyak membuat konten dalam melakukan aktivitasnya.

    Juga, kebijakan yang diambil sangat jarang viral di media sosial.

    Satu kebijakan yang cukup menonjol dari Pramono Anung dalam bulan ini adalah mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) naik angkutan umum setiap hari rabu.

    Dua kebijakan yang bertolak belakang

    Setidaknya ada dua kebijakan berbeda yang diambil oleh Dedi Mulyadi dengan Pramono Anung.

    Dua kebijakan untuk publik itu adalah pembinaan siswa bermasalah dididik di barak TNI dan pemutihan tunggakan pajak kendaraan bermotor.

    Tolak Siswa Dididik di Barak TNI

    Pramono Anung yang dikenal sebagai politikus PDIP ini hanya mengutarakan alasan singkat saat ditanya soal cara Dedi Mulyadi menangani siswa bermasalah.

    Politikus senior PDIP itu ogah meniru cara Dedi untuk mengirim siswa ke barak TNI.

    Pramono Anung mengaku memiliki cara sendiri tanpa memberi penjelasan lebih lanjut.

    “Jakarta punya kebijakan tersendiri, terima kasih,” ucapnya singkat saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Jumat (2/5/2025).

    Sementara itu, Dedi Mulyadi sudah memulai pendidikan siswa bermasalah ke barak TNI ini pada awal Mei 2025.

    Ada tiga kategori kenakalan remaja yang akan diprioritaskan mengikuti program ini yaitu siswa yang sulit dibina, siswa yang terindikasi terlibat pergaulan bebas, serta siswa yang terlibat tindakan kriminal.

    Bahkan siswa yang kecanduan game mobile legend juga bisa dimasukan dalam barak militer ala Dedi Mulyadi ini.

    “Tukang main mobile legend, yang kalau malam kemudian bangunnya sore,” ucapnya di Gedung DPR RI, Selasa (29/4/2025) lalu.

    Pemutihan Pajak

    Sebelumnya, Pramono Anung juga menegaskan tak akan mengikuti langkah Dedi Mulyadi yang membuat aturan soal pemutihan pajak kendaraan.

    Pasalnya di Jakarta, satu orang warga bisa memiliki lebih dari satu kendaraan.

    Kondisi ini disebut Pramono berbeda dibandingkan daerah lain, tak terkecuali dengan Jawa Barat.

    “Setelah saya pelajari, Jakarta ini mungkin berbeda dengan daerah lain. Saya tidak mengkritik daerah lain, sama sekali enggak. Tapi ketika kami dalami, maka rata-rata mobil kedua dan ketiga yang tidak bayar pajak di Jakarta,” ucapnya saat ditemui di Rusun Tambora, Jakarta Barat, Rabu (26/3/2025).

    Melihat fenomena ini, Pramono Anung mengaku lebih memilih mengejar penunggak pajak ketimbang memberi keringanan lewat program pemutihan.

    Pasalnya orang-orang tersebut dianggap mampu lantaran memiliki banyak kendaraan.

    “Saya akan mengejar, mau punya mobil berapapun monggo saja, tetapi harus bayar pajak. Mungkin berbeda dengan daerah lain yang mobil pertama, tapi di Jakarta, baik mobil maupun motor (yang menunggak pajak) rata-rata bukan mobil dan motor pertama, tapi kedua dan ketiga,” ujarnya.

    “Dan untuk itu, karena dia dianggap sebagai orang mampu, maka akan kami kejar bayar pajak,” tambahnya menjelaskan.

    Sebagai informasi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya membuat gebrakan dengan program pemutihan pajak kendaraan.

    Hingga 30 Juni 2025 mendatang, warga Jawa Barat hanya perlu membayar pajak sesuai tarif tahun berjalan tanpa dikenakan biaya tunggakan.

    “Saya sudah memaafkan kesalahan (tunggakan pajak), saya juga meminta maaf jika belum memberikan pelayanan terbaik,” ucapnya dalam video yang diunggah di akun Tiktok Kang Dedi Mulyadi dikutip dari Tribun Jakarta.

    Politikus senior Gerindra ini pun meminta warganya memanfaatkan dengan baik program pemutihan pajak kendaraan ini.

    “Bagi yang tidak membayar pajak setelah dua bulan pasca-lebaran, maka kendaraan tanpa pajak jangan lewat jalan-jalan di Jawa Barat. Hayo, nanti mau lewat mana? Mau lewat udara?” ujarnya.

    Sumber: Tribunnews.com/Tribun Jakarta