Tag: Pramono Anung

  • 50 Gedung di Jaksel Diperiksa, Cegah Hal Tak Diinginkan

    50 Gedung di Jaksel Diperiksa, Cegah Hal Tak Diinginkan

    JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Sudin CKTRP) melakukan pemeriksaan standar kelayakan terhadap 50 gedung.

    “Saya minta seluruh bangunan gedung di Jakarta Selatan diperiksa sesuai dengan standar operasional prosedur tanpa terkecuali,” kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar di Jakarta, Jumat, 19 Desember 2025.

    Anwar menegaskan pemeriksaan seluruh bangunan gedung dilakukan sebagai bentuk antisipasi kebakaran, sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Nomor e-0014/SE/2025 tanggal 17 Desember 2025 tentang Imbauan Antisipasi Potensi Kebakaran pada Bangunan Gedung.

    Selain pemeriksaan gedung, Anwar juga menginstruksikan jajaran kecamatan dan kelurahan untuk mengidentifikasi potensi permasalahan terkait kesiapsiagaan bencana di lingkungan masyarakat.

    “Seluruh camat dan lurah agar menyiagakan posko, sarana, dan prasarana siaga bencana, serta melakukan prosedur pengurangan risiko bencana dalam menghadapi musim penghujan,” ucapnya.

    Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung sebagai upaya preventif menyusul maraknya peristiwa kebakaran gedung yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

    “Pascakebakaran gedung beberapa waktu lalu di Jakarta Pusat, kami langsung mengintensifkan pemeriksaan standar kelayakan gedung,” kata Kepala Sudin CKTRP Jakarta Selatan, Andi Lazuardy.

    Andi mengatakan, pemeriksaan dilakukan secara intensif pascakejadian kebakaran gedung di Jakarta Pusat yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

    Pemeriksaan kelayakan difokuskan pada bangunan yang memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dengan ketinggian di bawah delapan lantai.

    Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan sejumlah aspek penting.

    “Aspek yang diperiksa meliputi arsitektur, fungsi dan keselamatan gedung, serta kesesuaian bangunan dengan peruntukannya,” ucapnya.

    Menurutnya, pemeriksaan juga mencakup tata ruang, sirkulasi, serta akses keluar masuk gedung. Aspek keselamatan dan proteksi kebakaran menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut.

    “Untuk proteksi kebakaran, kami memeriksa sistem aktif seperti hidran, alat pemadam api ringan (APAR), alarm, dan sprinkler, serta sistem proteksi pasif seperti pintu tahan api, sekat bangunan, dan jalur evakuasi,” kata Andi.

    Tak hanya itu, pihaknya juga memastikan ketersediaan dan kejelasan rambu evakuasi serta kondisi tangga darurat. Aspek utilitas bangunan turut menjadi perhatian guna memastikan seluruh sistem penunjang berfungsi dengan baik.

    “Utilitas yang kami periksa antara lain instalasi listrik dan panel, serta sarana vertikal seperti lift dan eskalator,” ujarnya.

  • DKI gandeng swasta hadirkan pusat daur ulang sampah plastik

    DKI gandeng swasta hadirkan pusat daur ulang sampah plastik

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama salah satu perusahaan di bidang pengelolaan sampah dan daur ulang plastik menghadirkan pusat pengumpulan dan daur ulang sampah plastik “Collection Center Ciracas” yang dapat menguatkan ekosistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto di Jakarta, Jumat mengatakan fasilitas yang terletak di wilayah Ciracas, Jakarta Timur ini menjadi upaya mendukung program 1 RW 1 Bank Sampah sekaligus mempercepat penerapan ekonomi sirkular di Jakarta.

    Hal itu juga sejalan dengan program prioritas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk memperkuat pengelolaan sampah dari hulu, khususnya melalui kebiasaan pemilahan sampah sejak dari rumah.

    “Pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya. Kehadiran pusat daur ulang plastik seperti Collection Center Ciracas menjadi bagian penting dalam rantai ekonomi sirkular, sekaligus sarana membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya memilah sampah,” ujar Asep.

    Ia menambahkan, fasilitas ini juga menjadi contoh penerapan “creative financing”, yakni kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dalam menghadirkan layanan publik yang modern dan berkelanjutan tanpa sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Setu Babakan lestarikan objek budaya Betawi melalui Festival Cahaya

    Setu Babakan lestarikan objek budaya Betawi melalui Festival Cahaya

    Jakarta (ANTARA) – Unit Pengelola Kawasan (UPK) Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jakarta Selatan melestarikan objek budaya Betawi melalui Festival Cahaya.

    “Kegiatan tersebut merupakan festival pagelaran kesenian Betawi sekaligus upaya pelestarian objek pemajuan kebudayaan yang ada di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan,” kata Ketua Satuan Pelaksana Edukasi dan Informasi UPK PBB Setu Babakan, Farah Aini Astuti di Jakarta, Jumat.

    Farah mengatakan selain pagelaran kesenian, kegiatan ini juga menghadirkan pameran seni serta bazar UMKM yang menjual produk makanan, minuman, fesyen, dan kriya suvenir khas Betawi.

    Gebyar Seni Budaya Setu Babakan yang keempat kalinya diselenggarakan pada 2025 ini dikemas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Salah satu inovasi yang dihadirkan yakni Festival Cahaya berupa pertunjukan video mapping atau holografis di 11 titik lokasi.

    “Video mapping tersebut menampilkan unsur budaya Betawi, seperti motif-motif khas dan tarian Betawi dalam bentuk holografis. Kegiatan ini menceritakan budaya Betawi melalui kemasan teknologi dan inovasi terbaru,” ucapnya.

    Ia menambahkan, kegiatan yang berlangsung pada 18-21 Desember 2025 pukul 14.00-22.00 WIB tersebut melibatkan sekitar 35 sanggar seni.

    Berbagai kesenian ditampilkan, di antaranya tari Betawi, lenong, Gambang Kromong, Ondel-ondel, Tanjidor, dan pertunjukan budaya lainnya.

    Penyelenggaraan kegiatan ini juga sejalan dengan visi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global yang berbudaya.

    “Melalui kegiatan yang dikemas secara inovatif ini, kami berharap masyarakat terhibur sekaligus semakin mencintai budaya Betawi, khususnya di Jakarta Selatan, terutama bagi generasi muda,” ucapnya.

    Salah seorang pengunjung, Risna mengaku senang dapat menyaksikan berbagai pagelaran seni budaya di Setu Babakan. Ia mengaku antusias menantikan pertunjukan Festival Cahaya pada malam hari.

    “Saya menunggu Festival Cahayanya, sepertinya seru karena ini baru pertama kali diadakan di sini,” ucap Risna.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pramono Minta Sopir Bus Natal-Tahun Baru Cek Darah-Urine Sebelum Berangkat

    Pramono Minta Sopir Bus Natal-Tahun Baru Cek Darah-Urine Sebelum Berangkat

    Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta sopir bus untuk melakukan cek kesehatan menjelang membawa pemudik Natal dan Tahun Baru. Pramono juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan mematuhi peraturan selama perjalanan.

    “Untuk penumpang menjadi nyaman, semua sopir yang berangkat dilakukan pengecekan secara menyeluruh mulai dari darah, urine, dan sebagainya. Baik sopir utama maupun sopir cadangan karena untuk menjaga keselamatan penumpang,” kata Pramono usai meninjau kesiapan angkutan Nataru di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025).

    Selain itu, Pramono menekankan bahwa Dishub DKI Jakarta juga akan melakukan pengecekan kondisi bus selam periode Nataru. Hal itu, kata dia, agar bus aman selama perjalanan.

    “Dan yang paling penting adalah selama menyambut Natal dan Tahun Baru ini, Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan melakukan pelaksanaan ramp check secara terus-menerus dari tanggal 19 November sampai dengan 5 Januari di terminal-terminal utama,” ujar dia.

    Selain itu, Pramono juga mengimbau warga mengikuti aturan dan berhati-hati selama perjalanan. Dia menyebut Jakarta juga terbuka untuk warga yang berkunjung.

    “Bagi warga yang akan memanfaatkan liburan Natal dan Tahun Baru, yang pertama tentu harus berhati-hati, yang kedua mentaati peraturan, dan yang ketiga menikmati perjalanan. Dan secara khusus sebagai Gubernur Jakarta, Jakarta menerima siapa pun yang akan berkunjung ke Jakarta,” kata Pramono.

    Sementara itu, dalam peninjauan tersebut Pramono menyebut lonjakan penumpang bus antarkota mulai terjadi seiring dimulainya libur Nataru. Berdasarkan laporan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Sabtu (20/12) dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 5.000 orang per hari atau meningkat hampir 100 persen.

    “Diperkirakan salah satu puncaknya itu besok. Tanggal 20 Desember akan terjadi lonjakan penumpang yang cukup tinggi, hampir 5.000 penumpang per hari atau meningkat hampir 100 persen,” tuturnya.

    (bel/lir)

  • Pemkot Jaksel periksa standar kelaikan 50 gedung

    Pemkot Jaksel periksa standar kelaikan 50 gedung

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Sudin CKTRP) melakukan pemeriksaan standar kelaikan terhadap 50 gedung di wilayahnya.

    “Saya minta seluruh bangunan gedung di Jakarta Selatan diperiksa sesuai dengan standar operasional prosedur tanpa terkecuali,” kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar di Jakarta, Jumat.

    Anwar menegaskan pemeriksaan seluruh bangunan gedung dilakukan sebagai bentuk antisipasi kebakaran, sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Nomor e-0014/SE/2025 tanggal 17 Desember 2025 tentang Imbauan Antisipasi Potensi Kebakaran pada Bangunan Gedung.

    Selain pemeriksaan gedung, Anwar juga menginstruksikan jajaran kecamatan dan kelurahan untuk mengidentifikasi potensi permasalahan terkait kesiapsiagaan bencana di lingkungan masyarakat.

    “Seluruh camat dan lurah agar menyiagakan posko, sarana, dan prasarana siaga bencana, serta melakukan prosedur pengurangan risiko bencana dalam menghadapi musim penghujan,” ucapnya.

    Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung sebagai upaya preventif menyusul maraknya peristiwa kebakaran gedung yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

    “Pascakebakaran gedung beberapa waktu lalu di Jakarta Pusat, kami langsung mengintensifkan pemeriksaan standar kelayakan gedung,” kata Kepala Sudin CKTRP Jakarta Selatan, Andi Lazuardy.

    Andi mengatakan, pemeriksaan dilakukan secara intensif pascakejadian kebakaran gedung di Jakarta Pusat yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

    Pemeriksaan kelayakan difokuskan pada bangunan yang memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dengan ketinggian di bawah delapan lantai.

    Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan sejumlah aspek penting.

    “Aspek yang diperiksa meliputi arsitektur, fungsi dan keselamatan gedung, serta kesesuaian bangunan dengan peruntukannya,” ucapnya.

    Menurutnya, pemeriksaan juga mencakup tata ruang, sirkulasi, serta akses keluar masuk gedung. Aspek keselamatan dan proteksi kebakaran menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut.

    “Untuk proteksi kebakaran, kami memeriksa sistem aktif seperti hidran, alat pemadam api ringan (APAR), alarm, dan sprinkler, serta sistem proteksi pasif seperti pintu tahan api, sekat bangunan, dan jalur evakuasi,” kata Andi.

    Tak hanya itu, pihaknya juga memastikan ketersediaan dan kejelasan rambu evakuasi serta kondisi tangga darurat. Aspek utilitas bangunan turut menjadi perhatian guna memastikan seluruh sistem penunjang berfungsi dengan baik.

    “Utilitas yang kami periksa antara lain instalasi listrik dan panel, serta sarana vertikal seperti lift dan eskalator,” ujarnya.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Gubernur Sulsel temui Pramono bahas soal SPBE hingga investasi

    Gubernur Sulsel temui Pramono bahas soal SPBE hingga investasi

    pertemuan ini sebagai langkah konkret untuk mengembangkan potensi kedua daerah

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menemui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota Jakarta untuk membahas pembelajaran dan pertukaran praktik terkait regulasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), investasi, dan lainnya.

    “Pemprov DKI Jakarta juga menawarkan pemanfaatan konsep Smart City melalui aplikasi JAKI yang kami miliki untuk dapat diterapkan di Sulawesi Selatan. Kami siap memberikan pendampingan, edukasi, pelatihan, serta berbagi pengetahuan terkait implementasinya,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat.

    Menurut dia, pertemuan ini sebagai langkah konkret untuk mengembangkan potensi kedua daerah secara saling menguntungkan, khususnya di sektor kepegawaian, tata kelola birokrasi, pertanian, dan peternakan.

    Kolaborasi antardaerah, kata Pramono, merupakan kunci untuk mempercepat pembangunan yang berkelanjutan.

    Selain digitalisasi, penguatan ketahanan pangan menjadi fokus penting dalam kerja sama ini. Pramono menilai Sulawesi Selatan memiliki potensi besar sebagai daerah agraris sekaligus sentra produksi perikanan nasional.

    Ia pun telah meminta jajaran terkait, khususnya Biro Kerja Sama Daerah, untuk menindaklanjuti berbagai peluang kolaborasi, termasuk kemungkinan investasi Pemprov DKI Jakarta di sektor pertanian dan perikanan Sulawesi Selatan.

    “Kami melihat potensi Sulawesi Selatan di sektor perikanan dan pertanian itu luar biasa. Saya sudah meminta jajaran untuk mendalami peluang tersebut. Apabila memungkinkan, sebagaimana kerja sama dengan daerah lain, Pemprov DKI Jakarta siap berinvestasi di sektor tersebut,” katanya.

    Lebih lanjut, Pramono menjelaskan, kerja sama ketahanan pangan ini dirancang untuk kepentingan jangka menengah dan panjang.

    Sementara untuk kebutuhan Natal dan Tahun Baru (Nataru), ia memastikan kondisi pangan Jakarta relatif aman dan terkendali, dengan inflasi yang diproyeksikan tetap terjaga di kisaran 2,6–2,7 persen serta pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen.

    Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta dan menyampaikan ketertarikannya untuk memperkuat kerja sama, khususnya di bidang “Smart City” dan pengelolaan BUMD.

    Ia menilai Jakarta memiliki tata kelola “Smart City” yang telah terbukti efektif dan terintegrasi dengan baik. Kolaborasi ini membuka peluang berbagi sistem dan pengalaman, terutama dalam percepatan layanan transportasi dan digitalisasi pemerintahan.

    Andi mencontohkan pengelolaan transportasi publik di Jakarta yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan Trans Sulsel agar lebih masif dan terintegrasi, mengingat luasnya wilayah Sulawesi Selatan.

    “Kerja sama ini mencakup percepatan adopsi berbagai sistem yang telah diterapkan di Jakarta untuk kami kembangkan dan adaptasi melalui skema berbagi pengetahuan. Termasuk, pemanfaatan aplikasi JAKI dan pengelolaan BUMD. Kami juga menawarkan sejumlah produk unggulan Sulawesi Selatan sebagai daerah agraris dan lumbung padi nasional,” paparnya.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pramono: DKI terbuka untuk wisatawan dan pendatang saat Nataru

    Pramono: DKI terbuka untuk wisatawan dan pendatang saat Nataru

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan Jakarta akan terbuka menyambut wisatawan maupun pendatang saat momen Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    “Secara khusus sebagai Gubernur Jakarta, kami menerima siapa pun yang akan berkunjung ke Jakarta,” kata Pramono saat dijumpai di Jakarta Timur, Jumat.

    Bahkan, dia mendoakan agar warga luar Jakarta yang datang bisa menetap di ibu kota. “Jangan hanya pulang kampung, mudah-mudahan kampungnya juga di Jakarta,” ujarnya.

    Pramono mengatakan puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru akan dimulai pada Sabtu (20/12).

    Di Terminal Pulo Gebang, Pramono memprakirakan pada hari tersebut akan terjadi lonjakan penumpang yang cukup tinggi, yakni sekitar hampir 5.000 penumpang per hari atau meningkat hampir 100 persen.

    Oleh karena itu, Pramono mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan mudik untuk berhati-hati dan menaati peraturan.

    “Sekali lagi bagi warga yang akan memanfaatkan liburan Natal dan Tahun Baru, yang pertama tentu harus berhati-hati, yang kedua menaati peraturan, yang ketiga menikmati perjalanan,” kata Pramono.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan 893 unit bus dari 439 Perusahaan Otobus Antar Kota Antar Provinsi (PO AKAP) disiapkan di empat terminal utama Jakarta untuk melayani masyarakat selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    Syafrin merinci, empat terminal yang disiapkan yakni Pulo Gadung (1.057 unit bus), Kampung Rambutan (1.175 bus), Kalideres (567 bus), dan Tanjung Priok (94 bus).

    Selain empat terminal utama, sambung dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga menyiapkan tiga terminal bantuan yakni Terminal Grogol, Lebak Bulus, dan Muara Angke untuk melayani masyarakat pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru.

    Syafrin menyampaikan, seluruh terminal akan dilengkapi dengan Posko Nataru dengan personel dari Dinas Kesehatan, Kepolisian, TNI.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ribuan penumpang padati Terminal Pulo Gebang pada puncak mudik Nataru

    Ribuan penumpang padati Terminal Pulo Gebang pada puncak mudik Nataru

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprakirakan jumlah penumpang di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, mencapai 5.000 orang pada puncak arus mudik libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    “Diprakirakan mungkin salah satu puncaknya besok (Sabtu). Diprediksi tanggal 20 Desember akan terjadi lonjakan penumpang yang cukup tinggi, diprakirakan hampir 5.000 penumpang per hari atau meningkat hampir 100 persen,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo usai meninjau Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Jumat.

    Pramono menjelaskan untuk proyeksi puncak arus balik ke Jakarta diprakirakan pada 4 Januari 2026.

    Dia mengatakan untuk kenyamanan sopir bus dan penumpang, maka pengelola terminal menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis untuk para sopir.

    “Semua sopir yang berangkat dilakukan pengecekan secara menyeluruh mulai dari darah, urine, dan sebagainya untuk menjaga keselamatan penumpang,” katanya.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan 893 unit bus dari 439 Perusahaan Otobus Antar Kota Antar Provinsi (PO AKAP) disiapkan di empat terminal utama Jakarta untuk melayani masyarakat selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    Syafrin merinci, empat terminal yang disiapkan yakni Pulo Gadung (1.057 unit bus), Kampung Rambutan (1.175 bus), Kalideres (567 bus), dan Tanjung Priok (94 bus).

    Selain empat terminal utama, sambung dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga menyiapkan tiga terminal bantuan yakni Terminal Grogol, Lebak Bulus, dan Muara Angke untuk melayani masyarakat pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru.

    Syafrin menyampaikan, seluruh terminal akan dilengkapi dengan Posko Nataru dengan personel dari Dinas Kesehatan, Kepolisian, TNI.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Stasiun KRL JIS Dibuka Sebelum Tahun Baru 2026? Ini Penjelasan KCI
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        19 Desember 2025

    Stasiun KRL JIS Dibuka Sebelum Tahun Baru 2026? Ini Penjelasan KCI Megapolitan 19 Desember 2025

    Stasiun KRL JIS Dibuka Sebelum Tahun Baru 2026? Ini Penjelasan KCI
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com –
     PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyatakan hingga kini belum dapat memastikan waktu pengoperasian Stasiun Jakarta International Stadium (JIS), meskipun sebelumnya sempat ditargetkan beroperasi sebelum masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
    VP Corporate Secretary KCI Karina Amanda menjelaskan, kepastian operasional stasiun tersebut masih menunggu instruksi resmi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan selaku pemegang kewenangan.
    “Jadi untuk ini (
    Stasiun JIS
    ) memang kita juga masih menunggu ya, dari DJKA, karena kewenangannya (operasional) ini ada di pemerintah,” ujar Karina dalam konferensi pers Angkutan Nataru di Jakarta, Jumat (19/12/2025).
    Meski demikian, Karina menegaskan bahwa KAI Commuter telah menyelesaikan seluruh persiapan fasilitas pendukung layanan penumpang di Stasiun JIS. Menurutnya, dari sisi operator, kesiapan teknis telah dipenuhi.
    “Tapi prinsipnya untuk yang JIS, KCI itu sudah mempersiapkan fasilitas pendukungnya untuk kesiapan pengoperasian,” tegas Karina.
    Saat ini, KCI masih berada dalam posisi menunggu arahan dan penugasan resmi terkait tanggal operasional stasiun tersebut, termasuk perintah untuk mulai melayani penumpang.
    “Jadi sekarang kita tinggal menunggu arahan dan penugasan lebih lanjut kapan itu akan mulai beroperasi,” sambungnya.
    Selain Stasiun JIS, Karina juga menyebut bahwa status pengoperasian Stasiun Karet yang rencananya akan terhubung dengan Stasiun BNI City masih berada dalam tahap koordinasi dengan DJKA.
    Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan telah berkomunikasi langsung dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi serta Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono terkait rencana operasional Stasiun
    KRL
    JIS.
    Pramono berharap dalam waktu dekat KRL Commuter Line dapat berhenti langsung di kawasan JIS guna mempermudah akses masyarakat, khususnya saat berlangsung berbagai acara besar.
    “Saya sudah secara langsung berkomunikasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, yang namanya KRL betul-betul berhentinya itu di bawahnya JIS. Dan betul-betul bisa menghubungkan di berbagai ruas yang ada,” ujar Pramono saat memberikan sambutan dalam acara 12th Anniversary Jakarta Utara Rumah Kita di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Sabtu (15/11/2025).
    Menurut Pramono, keterhubungan transportasi di kawasan JIS akan semakin lengkap apabila Stasiun JIS dan layanan LRT juga telah beroperasi.
    Ia juga menyebut kawasan JIS akan mengalami perubahan wajah dalam waktu dekat seiring pembangunan infrastruktur pendukung.
    Salah satu proyek yang direncanakan adalah pembangunan jembatan sepanjang 350 meter yang akan menghubungkan kawasan JIS dengan Ancol.
    Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas pengunjung konser, pertandingan sepak bola, dan berbagai acara lain, sekaligus mengurangi persoalan parkir di sekitar lokasi.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pemprov DKI Buka Peluang Investasi Perikanan dan Pertanian di Sulawesi Selatan
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        19 Desember 2025

    Pemprov DKI Buka Peluang Investasi Perikanan dan Pertanian di Sulawesi Selatan Megapolitan 19 Desember 2025

    Pemprov DKI Buka Peluang Investasi Perikanan dan Pertanian di Sulawesi Selatan
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka peluang investasi pengembangan perikanan dan pertanian di Sulawesi Selatan (Sulsel).
    Hal itu disampaikan Pramono usai menerima kunjungan Gubernur
    Sulawesi Selatan

    Andi Sudirman Sulaiman
    di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2024).
    “Karena kita ketahui bersama bahwa Sulawesi Selatan ini produksi ikan, pertaniannya luar biasa. Saya sudah meminta kepada Biro Kerja Sama (DKI Jakarta) untuk mendalami,” ujar Pramono.
    “Dan kalau memungkinkan seperti daerah lain, pemerintah DKI Jakarta bersedia untuk berinvestasi di sektor itu,” lanjutnya.
    Pramono menyebutkan, kerja sama di bidang pangan ini dirancang untuk kepentingan jangka menengah dan panjang.
    Politikus PDI Perjuangan itu juga menyampaikan bahwa pertemuan dengan Andi Sudirman membahas peluang kerja sama di bidang birokrasi, kepegawaian, serta pengembangan
    smart city
    .
    Salah satu yang dibahas adalah penerapan aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Pramono menawarkan agar sistem aplikasi JAKI dapat dimanfaatkan oleh Pemprov Sulsel.
    “Kami bersedia untuk memberikan edukasinya, pelatihan, dan sebagainya, dan juga pengetahuannya,” jelasnya.
    Sementara itu, Andi Sudirman mengatakan, pihaknya menawarkan produk unggulan pertanian kepada Pemprov DKI.
    Menurut dia, pembahasan kerja sama di bidang pangan akan dilanjutkan oleh masing-masing jajaran pemprov setelah pertemuan tersebut.
    “Kami juga menawarkan beberapa produk unggulan kami sebagai daerah agraris di lumbung padi nasional di Sulawesi Selatan,” tutur Andi Sudirman.
    Untuk tata kelola
    smart city
    , pihaknya ingin bertukar ilmu dalam hal pengelolaan transportasi umum.
    “Terkait misalnya TransJakarta, sudah
    proven
    dan terkoneksi. Sulsel sendiri sekarang sudah punya Trans Andalan, tetapi belum masif kita lakukan karena luasnya wilayah,” katanya.
    “Tapi minimal bagaimana kita bisa
    sharing
    supaya mempercepat. Karena kalau kita melaksanakan sendiri, berapa lama Jakarta lakukan untuk membangun sistem seperti ini. Maka kalau kita langsung
    sharing
    , maka ini akan mempercepat saja,” imbuhnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.