Lokasi Baru Pedagang Pasar Barito Usai Direlokasi
Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com –
Pemerintah Kota Jakarta Selatan menetapkan kawasan
Lenteng Agung
Timur, Jagakarsa, sebagai lokasi baru bagi para pedagang
Pasar Barito
yang terdampak proyek pembangunan
Taman Bendera Pusaka
.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya penataan kawasan Blok M dan pengembangan ruang terbuka hijau terpadu di Jakarta Selatan.
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho, menjelaskan bahwa lokasi relokasi seluas 7.600 meter persegi tersebut akan menjadi
lokasi baru pedagang Barito
.
“Harapannya lokasi ini nantinya menjadi tempat ikoniknya Jakarta Selatan. Sebab, di lokasi ini akan terpusatnya seluruh pedagang hewan yang memanjakan mata para pembeli,” ujar Ali saat peninjauan lahan pada Kamis (17/7/2025).
Lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu akan menampung pedagang dari beberapa kelompok, antara lain JS 25, 26, 29, dan 96.
Selain lapak dagang, kawasan relokasi juga akan dilengkapi kantor suku dinas terkait untuk mendukung fungsi administrasi dan pelayanan umum.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan juga menjajaki alternatif lokasi lain untuk relokasi pedagang, termasuk ke beberapa pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya, seperti:
Ketua Pedagang Barito, Lardi, menyatakan bahwa sebagian besar pedagang mendukung relokasi, khususnya ke kawasan Lenteng Agung.
“Kami mengikuti dan setuju untuk dipindahkan ke lokasi baru selama fasilitas dan kenyamanan tetap diperhatikan,” ujarnya.
Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar menegaskan bahwa proses relokasi dilakukan dengan pendekatan dialogis dan humanis.
“Kami akan bantu semuanya, seperti kendaraan angkut dan lainnya,” kata Anwar dalam keterangannya, Sabtu (2/8/2025).
Pemkot juga melibatkan unsur kelurahan, kecamatan, Satpol PP, dan Dinas PPKUKM DKI untuk memastikan proses pemindahan berjalan tertib.
Camat Kebayoran Baru, Achmad Basyaruddin, menyampaikan bahwa sebagian pedagang sudah mulai pindah secara mandiri ke lokasi yang mereka pilih.
Tenggat waktu relokasi ditetapkan hingga Minggu, 3 Agustus 2025, dan setelah itu, lokasi akan sepenuhnya menjadi kewenangan Dinas PPKUKM Provinsi DKI.
Relokasi ini merupakan bagian dari rencana pengembangan Taman Bendera Pusaka.
Taman ini merupakan proyek prioritas Gubernur Jakarta Pramono Anung, yang akan menggabungkan tiga taman besar, yakni Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser.
Ketiga taman itu akan dihubungkan melalui jembatan dan terowongan serta dilengkapi jogging track 24 jam.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta, Fajar Sauri, menyebut pembangunan tidak menggunakan APBD, melainkan dana kontribusi dari pengembang lewat Koefisien Lantai Bangunan (KLB), dengan total anggaran sebesar Rp 50 miliar.
Groundbreaking dijadwalkan pada 8 Agustus 2025, dengan target penyelesaian akhir tahun.
Pasar Barito terakhir direnovasi dan kembali beroperasi pada 13 Oktober 2023, dengan 137 kios aktif yang terdiri atas 85 kios hewan, 18 kios buah, dan 34 kios kuliner.
Penutupan pasar ini menandai berakhirnya satu era pusat niaga rakyat di Kebayoran Baru yang selama puluhan tahun menjadi rujukan warga Jakarta Selatan, khususnya untuk membeli hewan peliharaan.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Pramono Anung
-

Akhir Polemik Runyam Hunian Warga Kampung Bayam
Jakarta –
Seluruh warga eks Kampung Susun Bayam berterima kasih kepada Gubernur Jakarta Pramono Anung. Mereka sepakat pindah ke Hunian Pekerja Pendukung Operasional (HPPO) Jakarta International Stadium (JIS),
HPPO itu terletak di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Salah satu warga yang gencar menyuarakan nasib warga Kampung Susun Bayam, Furqon, menyebut Pramono seperti ayah bagi warga setempat.
“Kami warga Kampung Bayam ini menganggap Gubernur Pramono Anung sebagai ayah kami, bapak kami, dan kami warga itu anaknya,” kata Ketua Kelompok Tani Kampung Bayam Madani, Muhammad Furqon, dilansir Antara (2/8/2025).
Furqon menyampaikan itu seusai sosialisasi dan penandatanganan kontrak dan serah terima kunci dari PT Jakarta Propertindo (JakPro) kepada eks warga Kampung Susun Bayam di kantor Wali Kota Jakarta Utara pada Jumat (1/8).
Furqon pernah ditahan oleh polisi saat sengketa hunian Kampung Susun Bayam mencapai puncaknya pada Mei 2024. Dia mengapresiasi perhatian Pramono dan menyatakan akan mendukung kebijakannya.
77 KK Terima Kunci Unit HPPO, 35 KK Masih Pelajari Kontrak
Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerahkan secara resmi kunci Kampung Susun Bayam (KSB) kepada warga. (Belia/detikcom)
Furqon mengatakan ada sekitar 35 kepala keluarga yang tergabung dalam Kelompok Tani Bayam Madani yang belum menandatangani kontrak karena memerlukan waktu lebih untuk mempelajari kontraknya. Sebelumnya, ada 77 KK yang sudah menerima kunci unit HPPO JIS.
“Setelah proses sosialisasi lanjutan hari ini, kini seluruh warga eks Kampung Bayam telah setuju untuk pindah ke HPPO,” kata Furqon.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara (Walkot Jakut) Hendra Hidayat mengatakan seluruh proses penempatan warga eks Kampung Bayam ke HPPO JIS merupakan instruksi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, yang ingin memanusiakan manusia di Jakarta tanpa terkecuali, termasuk warga eks Kampung Bayam.
Dia mengatakan Pemkot Jakut berkewajiban memastikan warga mendapatkan haknya untuk hidup layak dan lebih baik.
“Saya kemarin juga sudah cek sendiri ke unit HPPO kesiapannya, airnya mengalir deras dan lancar. Jika tidak percaya, tanya saja sama teman-teman yang sebelumnya sudah oke mau tempati HPPO dan sudah cek unit,” kata Hendra.
Jakpro: Bebas Biaya Sewa 6 Bulan, Setelah Itu Bayar Rp 1,7 Perbulan
Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerahkan secara resmi kunci Kampung Susun Bayam (KSB) kepada warga. Belia/detikcom
Sementara itu, Direktur Bisnis JakPro, Adi, menjelaskan, dalam kontrak perjanjian yang ditandatangani warga eks Kampung Bayam, penghuni dibebaskan dari pembayaran sewa selama enam bulan, yang harganya Rp 1,7 juta per bulan. Selain itu, warga juga diperbolehkan bekerja sebagai pendukung operasional JIS jika memenuhi syarat.
“Menjadi penting diketahui, kami sedang dalam proses pembahasan dengan Dinas Perumahan untuk melakukan divestasi. Artinya, mulai Januari 2026, HPPO JIS akan resmi menjadi rusun yang di bawah tata kelola Dinas Perumahan DKI Jakarta dengan pembiayaan yang akan disesuaikan berdasarkan ketentuan Dinas Perumahan,” kata Adi.
Warga eksKampung Bayam akan digratiskan selama 6 bulan awal tinggal di Hunian Pekerja Pendukung Operasional (HPPO) Jakarta International Stadium (JIS). Setelah itu, mereka akan dikenakan ongkos sewa Rp 1,7 juta per bulan.
Wali Kota Jakarta Utara (Walkot Jakut) Hendra Hidayat menyatakan tarif sewa HPPO JIS sebesar Rp 1,7 juta per bulan itu sudah melalui kajian.
“Tarif itu tidak datang ujug-ujug (tiba-tiba) PT Jakpro tentu sudah melakukan kajian tersendiri sehingga muncul harga tersebut,” kata Hendra dilansir Antara, Jumat (1/8).
Halaman 2 dari 3
(aud/aud)
-
/data/photo/2025/07/16/68775a9eadbd5.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Hunian Pekerja JIS Segera Dikelola Pemprov, Warga Kampung Bayam Resmi Pindah Megapolitan 2 Agustus 2025
Hunian Pekerja JIS Segera Dikelola Pemprov, Warga Kampung Bayam Resmi Pindah
Editor
JAKARTA, KOMPAS.com —
PT
Jakarta
Propertindo (Perseroda) atau
Jakpro
mulai memproses pemindahan aset dan pengelolaan Hunian Pekerja Pendukung Operasional (HPPO) Jakarta International Stadium (JIS) di Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, ke Pemerintah Provinsi Jakarta.
“Kami sudah mulai melakukan rapat awal dengan kepala dinas dan sekretaris dinas terkait. Targetnya, pemindahan ini rampung pada 31 Desember 2025,” ujar Direktur Bisnis Jakpro, I Gede Adi Adnyana, dilansir dari
Antara
, Sabtu (2/8/2025).
Ia menegaskan, target pemindahan aset dan pengelolaan
HPPO JIS
kepada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Jakarta tidak boleh molor dari awal 2026.
“Targetnya jelas dan tidak boleh mundur lagi waktunya,” tegas Adi.
Menurut dia, arahan pemindahan aset ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Jakarta, Pramono Anung.
“Kami menangkap apa yang menjadi perintah Gubernur agar semua berjalan demi kemaslahatan warga Jakarta,” kata dia.
Adi juga menyampaikan rasa syukurnya karena seluruh eks warga
Kampung Susun Bayam
akhirnya menyepakati untuk menempati hunian HPPO JIS.
“Total ada 126 kepala keluarga yang terdaftar akan menempati seluruh unit yang tersedia sesuai dengan SK Wali Kota Jakarta Utara,” jelas dia.
HPPO JIS menyediakan 138 unit hunian, yang terdiri dari tiga unit khusus penyandang disabilitas dan 135 unit untuk warga eks
Kampung Bayam
serta warga lain yang memenuhi syarat.
“Unit ini untuk warga eks Kampung Bayam dan warga nantinya yang akan mengisi,” katanya.
Adi mengingatkan agar para penghuni menjaga dan merawat hunian yang sudah diberikan.
Ia berharap Kampung Bayam di masa depan bisa menjadi contoh kawasan hunian yang lebih maju dan tertata.
“Jaga kerukunan, Jakarta Utara ini adalah permata. Mari jaga bersama,” ujarnya.
Sebelumnya, dari 126 kepala keluarga (KK) eks Kampung Susun Bayam, baru 77 KK yang menerima kunci hunian.
Namun, seluruh warga akhirnya sepakat pindah setelah dilakukan sosialisasi lanjutan dan penandatanganan kontrak pada Jumat (1/8/2025).
“Kami warga Kampung Bayam ini menganggap Gubernur Pramono Anung sebagai ayah kami, bapak kami, dan kami warga itu anaknya,” ujar Ketua Kelompok Tani Kampung Bayam Madani, Muhammad Furqon.
Pernyataan itu disampaikan setelah acara sosialisasi, penandatanganan kontrak, dan serah terima kunci dari PT Jakpro kepada eks warga Kampung Bayam di Kantor Wali Kota Jakarta Utara.
Furqon menyebutkan, sebelumnya masih ada sekitar 35 keluarga dari Kelompok Tani Bayam Madani yang belum menandatangani kontrak karena ingin mempelajari isinya terlebih dahulu.
Namun kini, seluruh warga telah menyatakan kesediaannya untuk pindah.
“Setelah proses sosialisasi lanjutan hari ini, kini seluruh KK eks warga Kampung Bayam termasuk Furqon telah setuju untuk pindah ke HPPO,” ujar Adi.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Pemprov Buka Jakarta World Folklore Festival, Bakal Ada Parade di CFD
Jakarta –
Parade budaya internasional bertajuk Jakarta World Folklore Festival (JWFF) 2025 resmi dibuka. Pemprov DKI Jakarta berharap melalui gelaran ini masyarakat dapat lebih terbuka wawasannya terhadap budaya dari negara lain.
Gelaran ini berkolaborasi dengan organisasi internasional di bawah naungan UNESCO yang bergerak di bidang festival budaya rakyat, yakni Conseil International des Organisations de Festivals de Folklore et d’Art Traditionnels (CIOFF).
“Tentunya untuk satu, membawa Jakarta sebagai kota global dunia, dimana salah satu ukurannya tentu adalah pengalaman berbudaya,” kata staf khusus Gubernur-Wagub DKI Jakarta bidang komunikasi publik, Chico Hakim, saat gala dinner dan pembukaan JWFF 2025 di Balai Kota, Jakarta, Sabtu (2/8/2025) malam.
Festival berskala internasional ini diharapkan menjadikan Indonesia sebagai pusat budaya dunia, memperkuat pemahaman antarbangsa, serta mendorong perdamaian global melalui seni dan budaya rakyat. Kegiatan ini juga menjadi ajang menarik bagi berbagai negara untuk berpartisipasï dan merayakan keberagaman budayanya.
“Pengalaman budaya terkait juga dengan kesenian, dan bagaimana Jakarta bisa menjadi tuan rumah dari kegiatan-kegiatan seni internasional yang mendatangkan penari atau budayawan atau seniman dari mancanegara,” ucapnya.
“Pesannya utamanya dari Pak Pramono Anung adalah bagaimana kita supaya bisa menjadi kota yang berbudaya,” ungkap Chico.
“Budaya ini menerima budaya-budaya dari luar, dari mancanegara, yang kemudian untuk hadir di sini, dan menjadikan warga kita, warga yang melek terhadap kebudayaan dan kesenian, bukan hanya dalam negeri, tapi juga luar negeri,” lanjut dia.
JWFF 2025 digelar sejak 1-6 Agustus 2025, rangkaiannya terdiri dari parade saat car fee day (CFD) di Bundaran HI, Minggu (3/8), penampilan di Senayan Park, berkunjung ke sekolah di Jakarta, hingga berwisata di Taman Mini Indonesia Indah dan Ancol.
“Semuanya bebas untuk dinikmati oleh seluruh warga Jakarta, maupun warga-warga dari luar Jakarta yang datang ke Jakarta,” tutur Chico.
Kegiatan untuk mendukung terciptanya perdamaian global melalui seni dan budaya rakyat. Diketahui ada enam delegasi yang dilibatkan, yakni Indonesia, Korea Selatan, Jepang, Bulgaria, Rusia dan India.
“Kegiatan seperti ini diharapkan oleh Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur untuk bisa mendatangkan turis atau wisatawan lokal, maupun mancanegara yang tentunya akan meningkatkan perekonomian Jakarta,” imbuhnya.
(ond/rfs)
-

Pramono akan resmikan pembukaan ‘Flona 2025’ pada 5 Agustus
Potret Pameran Pertamanan Flora dan Fauna (Flona) Jakarta 2025 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.
Pramono akan resmikan pembukaan ‘Flona 2025’ pada 5 Agustus
Dalam Negeri
Editor: Novelia Tri Ananda
Sabtu, 02 Agustus 2025 – 12:27 WIBElshinta.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dijadwalkan akan membuka secara resmi Pameran Pertamanan Flora dan Fauna (Flona) Jakarta 2025 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada Selasa (5/8).
“Pameran Flona di Lapangan Banteng, insya Allah akan kita buka bersama Pak Gubernur pada 5 Agustus 2025,” ujar Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, M.Fajar Sauri, di Lapangan Banteng di Jakarta, Sabtu.
Pameran berskala nasional ini akan menampilkan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan flora dan fauna, pelestarian lingkungan, serta memamerkan produk unggulan dari koperasi, UMKM, dan perusahaan-perusahaan dari Jakarta maupun berbagai daerah di Indonesia.
Dalam pameran tersebut, akan hadir berbagai stan dari perwakilan lima wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.
Kendati demikian, Fajar belum menyebutkan secara rinci berapa total stan yang tersedia di pameran tersebut.
Tak hanya sekadar memamerkan, para peserta juga menjual aneka tanaman hias dan satwa.
“Stan jualannya cukup banyak. Ada peserta dari pelaku usaha tanaman maupun satwa, serta stan-stan dari perwakilan wali kota dan Kepulauan Seribu,” jelas Fajar.
Menurutnya, pameran ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi flora dan fauna Jakarta ke tingkat global sebagai kota dunia.
Pameran Flona terbuka untuk umum dan menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti para pecinta tanaman dan hewan peliharaan.
Fajar mengatakan, para pelaku usaha dan komunitas secara proaktif ikut serta setiap tahunnya.
“Ini kegiatan rutin yang sudah ditunggu-tunggu. Banyak pelaku usaha dan komunitas yang secara aktif mendaftar dan mengisi kegiatan ini,” kata Fajar.
Pameran tersebut sebenarnya sudah bisa dikunjungi sejak tanggal 1 Agustus hingga 8 September tahun ini. Hanya saja, saat ini pengunjung pameran tersebut tak terlalu ramai karena belum resmi dibuka.
Sumber : Antara
-

Pramono akan resmikan pembukaan “Flona 2025” pada 5 Agustus
Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dijadwalkan akan membuka secara resmi Pameran Pertamanan Flora dan Fauna (Flona) Jakarta 2025 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada Selasa (5/8).
“Pameran Flona di Lapangan Banteng, insya Allah akan kita buka bersama Pak Gubernur pada 5 Agustus 2025,” ujar Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, M.Fajar Sauri, di Lapangan Banteng di Jakarta, Sabtu.
Pameran berskala nasional ini akan menampilkan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan flora dan fauna, pelestarian lingkungan, serta memamerkan produk unggulan dari koperasi, UMKM, dan perusahaan-perusahaan dari Jakarta maupun berbagai daerah di Indonesia.
Dalam pameran tersebut, akan hadir berbagai stan dari perwakilan lima wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.
Kendati demikian, Fajar belum menyebutkan secara rinci berapa total stan yang tersedia di pameran tersebut.
Tak hanya sekadar memamerkan, para peserta juga menjual aneka tanaman hias dan satwa.
“Stan jualannya cukup banyak. Ada peserta dari pelaku usaha tanaman maupun satwa, serta stan-stan dari perwakilan wali kota dan Kepulauan Seribu,” jelas Fajar.
Menurutnya, pameran ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi flora dan fauna Jakarta ke tingkat global sebagai kota dunia.
Pameran Flona terbuka untuk umum dan menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti para pecinta tanaman dan hewan peliharaan.
Fajar mengatakan, para pelaku usaha dan komunitas secara proaktif ikut serta setiap tahunnya.
“Ini kegiatan rutin yang sudah ditunggu-tunggu. Banyak pelaku usaha dan komunitas yang secara aktif mendaftar dan mengisi kegiatan ini,” kata Fajar.
Pameran tersebut sebenarnya sudah bisa dikunjungi sejak tanggal 1 Agustus hingga 8 September tahun ini. Hanya saja, saat ini pengunjung pameran tersebut tak terlalu ramai karena belum resmi dibuka.
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-

DKI kemarin, penamaan Taman ASEAN batal hingga Dirut FS mundur
Jakarta (ANTARA) – Sejumlah berita di DKI Jakarta pada Jumat (1/8) masih menarik untuk disimak hari ini mulai dari batalnya pemberian nama Taman ASEAN hingga Pramono terima surat pengunduran diri Dirut Food Station.
Berikut rangkumannya:
1. Nama Taman ASEAN batal, akan diganti jadi Taman Bendera Pusaka
Penggabungan Taman Ayodya, Taman Langsat dan Taman Leuser batal dinamakan Taman ASEAN dan direncanakan akan diganti menjadi Taman Bendera Pusaka.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta M. Fajar Sauri Fajar di Jakarta, Jumat, menjelaskan, alasan ketiga taman tersebut batal dinamai Taman ASEAN dikarenakan perlunya waktu dan birokrasi panjang antarnegara untuk bisa menggunakan nama tersebut.
Baca selengkapnya di sini.
2. Bensin jadi penyumbang tertinggi inflasi Jakarta pada Juli 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat bensin menjadi komoditas utama penyumbang tertinggi inflasi di Jakarta pada Juli 2025, yakni sebesar 0,04 persen.
Secara umum, inflasi bulanan di Jakarta pada Juli 2025 sebesar 0,11 persen.
Baca selengkapnya di sini.
3. DKI fokus jaga pendistribusian pangan lewat Food Station
Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim alias Chico Hakim mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memprioritaskan untuk menjaga pendistribusian pangan melalui Food Station agar tidak terganggu.
Hal tersebut diungkapkan Chico sebagai buntut ditetapkannya tiga pejabat PT Food Station sebagai tersangka oleh Satgas Pangan Polri dalam kasus dugaan pelanggaran mutu beras atau beras oplosan, yakni Dirut berinisial KG, Direktur Operasional berinisial RL dan Kepala Seksi Quality Control berinisial RP.
Baca selengkapnya di sini.
4. Peralihan hak tanah secara elektronik di DKI dorong efisiensi layanan
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyebutkan peralihan hak tanah secara elektronik di wilayah DKI Jakarta mendorong efisiensi pelayanan hingga 30 persen dari metode sebelumnya.
“Sekitar 30 persen lebih efisien, berdasarkan penelitian dari lembaga yang menerbitkan tanda tangan elektronik,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Pertanahan, Tata Ruang dan Lahan Pertanian Kementerian ATR/BPN I Ketut Gede Ary Sucaya usai meresmikan pemberlakuan pelayanan Peralihan hak tanah secara elektronik di Kantor Pertanahan Kota Jakarta Barat, Kembangan, Jumat.
Baca selengkapnya di sini.
5. Pramono terima surat pengunduran diri Dirut Food Station
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo telah menerima surat pengunduran diri Direktur Utama PT Food Station (FS) Tjipinang Jaya Karyawan Gunarso (KG) menyusul ditetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran standar mutu beras premium oleh Satgas Pangan Polri.
Surat pengunduran diri tersebut disampaikan langsung melalui Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta dan telah ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Baca selengkapnya di sini.
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-

Pramono Rombak Komisaris MRT Jakarta, Heru Budi Tetap Jadi Komut
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan perombakan susunan dewan komisaris dan direksi PT MRT Jakarta. Hal ini ditetapkan dalam keputusan para pemegang saham di luar rapat umum pemegang saham pada 30 Juli 2025.
Pramono mengangkat Sudarmanto sebagai Komisaris, Ahmad Yani sebagai Komisaris, dan Risa Olivia sebagai Direktur.
Sementara itu, posisi Komisaris Utama tetap diemban oleh Heru Budi Hartono. Heru merupakan mantan Penjabat Gubernur DKI Jakarta tahun 2022-2024 dan Kepala Sekretariat Presiden tahun 2017-2024.
Adapun, para komisaris baru tersebut menggantikan Bambang Kristiyono dan Jujun Endah Wahjuningrum dari jabatan Komisaris MRT Jakarta.
“PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan terima kasih serta penghargaan setinggitingginya atas pengabdian dan kontribusi selama menjabat dan menjalankan tugas sebagai pengurus PT MRT Jakarta (Perseroda),” kata Plt. Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Ahmad Pratomo dalam keterangannya, Jumat, 1 Agustus.
Sebagai catatan, Sudarmanto yang baru ditunjuk sebaagai Komisaris MRT Jakarta berpengalaman sebagai akademisi dan eksekutif senior selama lebih dari 25 tahun serta aktif di berbagai organisasi masyarakat sipil.
Sementara Ahmad Yani adalah birokrat Kementerian Perhubungan yang sekarang menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.
Kemudian, Risa Olivia adalah praktisi perbankan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Sebelum ditunjuk sebagai Direktur, ia merupakan Managing Director Japanese Corporate Business Management Department MUFG Bank, Jakarta Branch.
/data/photo/2025/07/05/6868dec5659ea.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)

