Akan Ada Perubahan Besar di Kebun Binatang Ragunan, Ini Deretan Rencana Pramono
Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com –
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk merevitalisasi Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Dalam kunjungan lapangan, Kamis (14/8/2025), Pramono memaparkan sejumlah langkah strategis yang mencakup penataan parkir, perbaikan manajemen, kenaikan tarif tiket, hingga wacana memperpanjang jam operasional pada malam hari.
“Ragunan harus lebih menarik, nyaman, aman, dan pengunjungnya meningkat serta berkualitas,” ujar Pramono.
Salah satu sorotan utama Pramono adalah persoalan kemacetan akibat parkir kendaraan.
Selama ini, saat pengunjung membludak, mobil bisa masuk hingga ke dalam kawasan kebun binatang, sehingga mengganggu lalu lintas internal.
Untuk mengatasinya, ia memerintahkan pembangunan fasilitas parkir bertingkat. Setelah rampung, kendaraan roda empat tidak lagi diperbolehkan masuk ke area dalam Ragunan.
“Dalam waktu dekat pasti akan kami larang mobil tidak boleh lagi masuk ke dalam,” tegasnya.
Sebagai solusi mobilitas, Pramono mengusulkan pengadaan bus keliling internal agar pengunjung tetap mudah menjelajahi koleksi satwa maupun tanaman.
Selain infrastruktur parkir, Pramono menilai aspek manajemen pengelolaan Ragunan perlu diperbaiki.
Mulai dari sistem tiket, sarana transportasi internal, hingga tata kelola operasional.
“Kami minta ticketing, parkir, dan sarana untuk melihat koleksi diperbaiki, termasuk manajemennya,” jelasnya.
Revitalisasi ini direncanakan melibatkan pihak swasta, termasuk melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai salah satu sumber pembiayaan.
Saat ini, tiket masuk Ragunan hanya Rp 4.000 per orang. Pramono menilai harga tersebut “terlalu murah” dibandingkan nilai dan potensi kebun binatang berusia lebih dari setengah abad itu.
“Di dunia ini kota akan dilihat maju atau tidak dari zoo-nya. Nah, kalau kita menjual dirinya terlalu murah banget, itu tidak sepadan,” ujar mantan Sekretaris Kabinet tersebut.
Meski tiket akan dinaikkan, Pramono menegaskan adanya skema tarif khusus:
Inovasi lain yang tengah dipertimbangkan adalah pembukaan Ragunan pada malam hari. Konsep ini mirip dengan Safari Night di Taman Safari, Cisarua, Bogor.
Menurut Pramono, Ragunan punya keunggulan lokasi yang strategis.
“Tempatnya lebih bagus dari Safari, bahkan lebih dekat. Warga tidak perlu bermacet-macet ke Puncak,” ungkapnya.
Jika terwujud, Ragunan bisa menawarkan pengalaman baru bagi pengunjung, sekaligus memperpanjang pilihan wisata warga Jakarta tanpa harus keluar kota.
Pramono menekankan bahwa kebun binatang bukan sekadar ruang rekreasi, tetapi juga identitas dan daya tarik sebuah kota.
Karena itu, revitalisasi Ragunan disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan citra Jakarta sebagai kota modern dan ramah keluarga.
“Zoo adalah etalase kota. Ragunan harus jadi kebanggaan warga Jakarta sekaligus destinasi yang mendunia,” ujarnya.
(Reporter: Ruby Rachmadina | Editor: Tim Redaksi)
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Pramono Anung
-
/data/photo/2025/08/14/689dd671f31b8.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Tawuran di Manggarai Diduga Sengaja Dibuat untuk Konten, Pemprov DKI Buru Pelaku Megapolitan 16 Agustus 2025
Tawuran di Manggarai Diduga Sengaja Dibuat untuk Konten, Pemprov DKI Buru Pelaku
Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com –
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti tawuran antarkelompok warga yang kembali pecah di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, pada Kamis (14/8/2025).
Ia menduga, peristiwa tersebut sengaja direkam dan diviralkan di media sosial untuk membentuk persepsi negatif seolah tawuran di wilayah itu terjadi setiap saat.
“Kami melihat, menduga, memang ada beberapa tawuran yang terjadi memang sengaja diviralkan, dibuat videonya, dibuat kontennya,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Menurut Pramono, tawuran memang menjadi masalah sosial yang kerap muncul di kawasan Manggarai.
Namun, derasnya unggahan video ke media sosial memperparah dampak peristiwa tersebut karena cepat menyebar dan memicu reaksi berlebihan dari masyarakat.
“Jadi sekarang ini memang secara jujur dan aparat sendiri juga, Satpol PP sendiri sudah memberikan laporan kepada kami, memang ada yang mengkontenkan,” ungkapnya.
Pemprov DKI Jakarta menilai, fenomena ini bukan sekadar tawuran biasa, melainkan sudah dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk menciptakan konten yang dapat memperburuk citra wilayah.
Pramono menegaskan, Pemprov DKI akan bekerja sama dengan kepolisian, TNI, serta tokoh masyarakat untuk mencegah tawuran serupa kembali terjadi.
Ia juga meminta aparat penegak hukum menindak tegas pihak yang membuat dan menyebarkan video tawuran.
“Kami dengan Satpol PP dan tentunya dengan aparat penegak hukum meminta bahwa siapa pun yang melakukan, mengkontenkan ini tentunya harus kita cari bersama-sama dan harus diambil tindakan,” kata Pramono.
Laporan Satpol PP memperkuat dugaan adanya individu yang merekam dan menyebarkan video tawuran di media sosial.
Dugaan tersebut kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan aparat keamanan.
Tawuran pada Kamis (14/8/2025) sore berlangsung di bawah kolong Stasiun Manggarai dan menyebabkan kemacetan di Jalan Sultan Agung arah Manggarai.
Dari pantauan lapangan, bus Transjakarta hingga kendaraan pribadi sempat tertahan, sementara sebagian sepeda motor hanya bisa melintas dengan menyelip di antara kendaraan yang terjebak.
Bahkan, bus Transjakarta Koridor 4D yang ditumpangi jurnalis Kompas.com turut terdampak akibat bentrokan tersebut.
Massa yang terlibat tawuran saling serang menggunakan petasan, sehingga membuat situasi semakin ricuh.
Untuk meredam konflik serupa, Pemprov DKI memastikan langkah koordinasi berlapis dengan melibatkan aparat penegak hukum dan tokoh masyarakat setempat.
Pemerintah menilai kolaborasi lintas sektor penting untuk menekan potensi tawuran yang kerap muncul menjelang malam hari di kawasan Manggarai.
“Pemprov Jakarta bersama aparat keamanan akan menindak siapa pun yang terbukti membuat konten dari tawuran dan menyebarkannya, karena ini bisa memperburuk kondisi sosial,” tegas Pramono.
(Reporter: Ruby Rachmadina | Editor: Akhdi Martin Pratama, Larissa Huda)
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310162/original/006259300_1754662493-IMG_7472.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
HUT ke-80 RI, Pramono Anung Jalani Dua Upacara di Jakarta – Page 3
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menerapkan rekayasa lalu lintas (lalin) saat Pesta Rakyat dan malam perayaan HUT ke-80 RI pada Minggu, 17 Agustus 2025.
Menurut Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo kegiatan Pesta Rakyat dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-80 akan dimulai pada pukul 12.00-16.00 WIB dan 17.30-23.00 WIB di sekitar kawasan Istana, Monas, hingga Bundara HI.
“Untuk menunjang kegiatan tersebut akan dilakukan rekayasa lalu lintas bersifat situasional,” kata Syafrin dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (16/8/2025).
Rekayasa lalu lintas akan berlaku di Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan MH Thamrin (Simpang Patung Kuda-Simpang Kebon Sirih), Jalan Veteran I, Jalan Veteran II, Jalan Veteran III, dan Jalan Majapahit sisi Timur (Arah Utara menuju Selatan).
-

Pramono duga tawuran di Jakarta sengaja dibuat untuk konten
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Pramono duga tawuran di Jakarta sengaja dibuat untuk konten
Dalam Negeri
Editor: Sigit Kurniawan
Jumat, 15 Agustus 2025 – 20:10 WIBElshinta.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menduga tawuran yang kerap kali terjadi di Jakarta sengaja dibuat untuk konten dan diviralkan di media sosial.
“Persoalan tawuran ini adalah persoalan yang sekarang, terus terang masih sering terjadi. Dan kami melihat, menduga, memang ada beberapa tawuran yang terjadi, semacam memang sengaja diviralkan. Dibuat videonya, dibuat kontennya,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat.
Dia mengaku mendapat laporan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bahwa memang ada pihak-pihak yang dengan sengaja membuat konten tentang tawuran agar viral.
Oleh karena itu, dia telah meminta Satpol PP dan aparat penegak hukum untuk mencari siapapun yang dengan sengaja membuat konten tawuran.
“Kami dengan Satpol PP dan tentunya dengan aparat penegak hukum meminta bahwa siapapun yang melakukan, mengkontenkan ini tentunya harus kita cari bersama-sama dan harus diambil tindakan,” kata Pramono.
Diketahui, pada Kamis (14/8) tawuran kembali pecah di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan.
Pihak kepolisian pun mengendalikan tawuran antara RW 04 dan RW 12 di Manggarai tersebut dalam 15 menit untuk suasana kembali aman serta kondusif.
Kapolsek Tebet Iwan Gunawan mengatakan tawuran terjadi menjelang waktu maghrib sekitar pukul 17.45 WIB.
Usai mengetahui tawuran tersebut, personel diturunkan untuk mengamankan situasi demi memecah tawuran.
Tak jauh dari lokasi itu, diketahui terdapat Pos Pantau Tiga Pilar yang terdiri dari 10 personel berseragam dan ada juga dari Reskrim serta dibantu dari Pokdar Kamtibmas, Satpol PP, serta perangkat RT dan RW.
“Anggota langsung begitu pecah, langsung kita berusaha untuk melerai, bubarkan,” ucapnya.
Dalam penanganannya, dia menyatakan arus lalu lintas sempat terganggu lantaran lokasi kejadian berada di jalur satu arah.
“Pada saat ada mobil berhenti pun semua akan berhenti, otomatis. Sekarang sudah kondusif,” ucapnya.
Dinyatakan dari tawuran tersebut, tidak ada korban luka maupun jiwa. Para pelaku tawuran langsung membubarkan diri.
Pihak Kepolisian akan terus berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan pengurus RW setempat untuk mencegah terulangnya bentrokan serupa di kemudian hari.
Sumber : Antara
-
/data/photo/2025/05/13/68230c8ac9c49.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Ketika Satu Posisi Damkar DKI Diperebutkan 24 Orang Lulusan SMK hingga Sarjana Megapolitan 15 Agustus 2025
Ketika Satu Posisi Damkar DKI Diperebutkan 24 Orang Lulusan SMK hingga Sarjana
Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com
– Persaingan menjadi petugas pemadam kebakaran (damkar) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tahun ini terbilang sangat ketat.
Dengan kuota hanya 1.000 posisi, pendaftar mencapai 24.405 orang selama tiga hari masa pendaftaran, atau rata-rata satu posisi diperebutkan sekitar 24 pelamar.
Pendaftaran calon Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tahun Anggaran 2025 resmi ditutup pada Kamis (14/8/2025) pukul 16.00 WIB.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan, angka pendaftar melonjak setiap hari sejak dibuka pada Selasa (12/8/2025).
“Pada hari pertama ada 7.000 pendaftar, hari kedua naik jadi 9.000, dan menjelang penutupan bertambah lagi 4.000 orang. Total hingga sore ini, 24.405 orang resmi mendaftar,” ujar Pramono di Slipi, Jakarta Pusat.
Pramono memastikan proses rekrutmen dilakukan secara terbuka sesuai instruksi yang ia berikan kepada Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara.
Keputusan final siapa yang diterima akan dibahas dalam rapat yang dipimpinnya bersama Wakil Gubernur Rano Karno.
Formasi dibagi untuk lima wilayah kota administrasi, yakni Jakarta Timur (219 orang), Jakarta Selatan (211 orang), Jakarta Barat (202 orang), Jakarta Pusat (187 orang), dan Jakarta Utara (181 orang).
Dengan jumlah pendaftar yang 21–25 kali lipat dari kuota, peluang lolos jelas menuntut kompetisi ekstra ketat.
Antusiasme warga datang dari beragam latar belakang pendidikan, mulai lulusan SMK hingga sarjana.
Dedi (19), lulusan SMK asal Teluk Gong, Jakarta Utara, mengaku mendaftar karena cita-cita masa kecilnya.
“Saya lulusan SMK coba daftar di Damkar. Yang pertama karena cita-cita saya sejak kecil,” tuturnya.
Lingkungan tempat tinggal Dedi sudah tiga kali dilanda kebakaran, membuatnya ingin terjun langsung membantu dan mengedukasi warga soal pencegahan.
“Saya siap bertaruh nyawa untuk membantu orang banyak karena itu sudah tugas saya menjadi seorang petugas damkar,” ujarnya.
Dari kalangan perempuan, Salwa (27), lulusan S1 di salah satu universitas di Jakarta, menegaskan bahwa profesi damkar bukan hanya milik laki-laki.
“Zaman sekarang, kerja apa saja walau perempuan bukan berarti ruang gerak kita terbatas,” katanya.
Ia menilai proses pendaftaran cukup sederhana, meski hingga siang hari belum menerima email konfirmasi.
Ilham (28), lulusan S1 tahun 2021, terinspirasi mendaftar setelah sering melihat aksi penyelamatan damkar di media sosial.
“Semoga saja saya masuk kriteria, walau kerjanya berat saya usahakan bisa,” ujarnya.
Bagi para pendaftar, menjadi petugas damkar bukan hanya soal pekerjaan, tetapi juga pengabdian dan keberanian.
Mereka menyadari bahwa tanggung jawab yang diemban besar, termasuk kesiapan fisik dan mental.
Pemprov DKI Jakarta kini menghadapi tantangan menyeleksi ribuan pelamar dengan latar belakang, motivasi, dan kemampuan yang beragam, untuk memilih mereka yang paling siap menjalankan tugas di lapangan.
(Reporter: Ruby Rachmadina | Editor: Fitria Chusna Farisa, Akhdi Martin Pratama)
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Pramono Kukuhkan Paskibraka DKI untuk Upacara HUT ke-80 RI di Balai Kota
Jakarta –
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengukuhkan 42 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi DKI Jakarta. Paskibraka ini akan bertugas saat HUT-80 RI di Balai Kota Jakarta.
Pantauan detikcom, pengukuhan digelar di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Jumat (15/8/2025). Pramono yang mengenakan setelan jas berwarna hitam dan dasi merah itu melantik 42 anggota Paskibraka DKI yang berasal dari enam wilayah di Jakarta. Pengukuhan diawali dengan menyanyikan lagu ‘Indonesia Raya’.
Kemudian, Purna Paskibraka Indonesia tahun 1979, Bambang Tedjo Baskoro memimpin pembacaan Ikrar Putra-Putri Indonesia yang diikuti para anggota Paskibraka DKI 2025.
Setelah itu, anggota Paskibraka melakukan prosesi ‘mencium Bendera Merah Putih’ sebagai lambang cinta bangsa dan tanah air. Setelah itu, Pramono pun langsung mengukuhkan 42 anggota Paskibraka.
Pramono mengatakan ada 42 anggota Paskibraka yang dikukuhkan. Puluhan Paskibraka itu akan bertugas sampai 1 Juni 2026.
“Hari ini saya mengukuhkan Paskibraka DKI Jakarta yang berjumlah 42 orang. Mereka akan bertugas sampai dengan 1 Juni 2026,” ujar Pramono.
Pramono menjelaskan, seluruh anggota Paskibraka tersebut telah melalui proses seleksi terbuka yang diikuti perwakilan dari seluruh wilayah di DKI Jakarta.
“Mereka diseleksi dari seluruh daerah dan dipilihlah 42 orang yang akan bertugas. Mudah-mudahan besok pelaksanaan pengibaran bendera berjalan dengan baik,” ucapnya.
Di pagi hari, Pramono akan bertindak sebagai inspektur upacara di Balai Kota. Kemudian Pramono akan menghadiri detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka Jakarta.
“Besok saya akan upacara di dua tempat. Satu di Balai Kota sebagai inspektur upacara, yang kedua di Istana sebagai peserta upacara,” jelasnya.
(bel/whn)
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5315759/original/067544800_1755170399-1.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Warga Sambut Positif Daycare di Perkantoran dan Kecamatan, Dukung Karier Orang Tua Pekerja – Page 3
Liputan6.com, Jakarta – Bagi orang tua pekerja di Jakarta, mencari layanan Tempat Penitipan Anak (TPA) atau daycare anak yang aman, nyaman, dan terjangkau sering jadi tantangan tersendiri. Oleh karenanya, kehadiran daycare di kantor pemerintahan serta Taman Anak Sejahtera (TAS) di Kecamatan, yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, disambut positif oleh warga Ibu Kota.
Daycare ini sangat membantu orang tua menjalankan peran ganda tanpa mengorbankan pekerjaan maupun keluarga.
Nike, seorang financial advisor asal Salemba, Jakarta Pusat, melihat daycare sebagai solusi nyata bagi suami istri yang sama-sama bekerja.
“Sekarang banyak suami istri yang dua-duanya bekerja. Kalau tidak ada orang tua atau mertua di rumah, mau tidak mau harus pakai pembantu atau babysitter. Tapi kadang justru bikin khawatir karena kita tidak tahu pengawasannya seperti apa. Apalagi ada banyak kasus penganiayaan oleh pengasuh,” ujarnya.
Menurut Nike, manfaat daycare sangat signifikan untuk meningkatkan fokus kerja para orang tua.
“Dengan daycare, orang tua bisa bekerja tanpa khawatir anak diasuh yang belum tentu terlatih. Tapi rasio pengasuh dan anak harus seimbang, jangan sampai satu pengasuh mengawasi terlalu banyak anak,” sarannya.
Ia menambahkan, kunci keberhasilan program ini ada pada lokasi dan kelengkapan fasilitas.
“Daycare harus ada di kawasan perkantoran supaya orang tua tidak repot drop anak di tempat yang jauh. Fasilitasnya juga harus lengkap: makanan, susu, edukasi, sampai permainan motorik anak,” jelasnya.
Pastikan Kualitas SDM yang Menjaga Anak
Bahrun yang berprofesi sebagai Satpol PP, menilai program ini sebagai langkah baik untuk mengatasi masalah sosial.
“Itu program bagus untuk mengatasi masalah-masalah sosial. Kadang ada satu keluarga di mana semua anggotanya bekerja, sehingga anaknya dititipkan di tempat-tempat yang kurang bisa dipertanggungjawabkan. Kehadiran daycare ini bisa menjadi salah satu solusi,” ujar Bahrun.
Kehadiran daycare membuat orang tua pekerja kini tak perlu khawatir berlebihan soal tumbuh kembang anak saat bekerja.
“Para pekerja enggak was-was lagi. Ada solusi (daycare) untuk mengatasi itu,” ujarnya sembari menambahkan paling penting dalam sebuah daycare adalah kualitas SDM yang mengelola dan menjaga anak.
Perbesar
(Foto: Andri Widiyanto/Berita Jakarta.)… Selengkapnya
Senada, Ratna Juwita, warga Pondok Kelapa, Jakarta Timur, yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga sekaligus pekerja lepas di bidang wedding organizer dan make up artist, juga mengapresiasi keberadaan daycare.
“Bagus, apalagi untuk warga Jakarta yang pekerja. Mereka bisa menitipkan anak di daycare. Tapi kita juga perlu tahu secara jelas seperti apa fasilitasnya dan bagaimana perawatan anak-anak di sana. Sosialisasinya harus lebih jelas,” ungkapnya.
Ratna menambahkan, manfaat daycare akan semakin terasa jika aksesnya luas dan terjangkau.
“Bisa untuk pekerja apa saja, bahkan kalau bisa gratis. Karena pekerja itu bukan hanya di kantoran, ada yang berjualan atau buruh. Kalau saya pribadi, misalnya nge-MC dua jam, anak saya bisa dititipkan. Yang penting sosialisasinya jelas dan meyakinkan bahwa daycare ini aman untuk anak-anak. Kalau itu bisa dilakukan, insya Allah berjalan lancar. Kita dukung penuh,” tuturnya.
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung daycare di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat. (Foto:Dok.Pemprov DKI)… Selengkapnya
Pemprov DKI Jakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung ibu bekerja dengan menghadirkan layanan daycare di lingkungan kantor pemerintahan. Gubernur Pramono belum lama ini memerintahkan penambahan durasi layanan dan jumlah anak yang diterima, sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas oleh para pegawai.
“Kalau melihat fasilitasnya, daycare di Balai Kota ini sudah sangat baik. Hanya saja kapasitasnya memang perlu ditambah. Saya juga sudah minta agar jam belajar di daycare ini dapat disesuaikan dengan waktu kerja para ibu,” ujar Gubernur Pramono.
Perbesar
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana. (dok.DDJP)… Selengkapnya
Anggota Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta William Aditya Sarana mendorong penyediaan fasilitas layanan daycare atau Tempat TPA di lingkungan kantor kelurahan dan kecamatan.
“Di setiap kelurahan ataupun kecamatan itu harus disediakan daycare untuk pegawai-pegawai pemerintah khususnya yang mempunyai bayi,” ujar William beberapa hari lalu di gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta.
William mengatakan program Pemprov DKI patut didukung lantaran dapat memberikan pelayanan dasar dan pendidikan pada anak. Sehingga orangtua tak perlu khawatir akan kebutuhan sehari-hari anak.
Target 44 Daycare di Kecamatan
Pramono menargetkan untuk membangun 44 Taman Anak Sejahtera di setiap kecamatan di Jakarta. Saat ini, sudah ada tiga Taman Anak Sejahtera yang beroperasi. Diharapkan jumlahnya akan terus bertambah dengan dukungan dari Baznas Bazis DKI Jakarta, CSR BUMD, dan Forum CSR.
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Taman Anak Sejahtera (TAS) Arutala di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Foto: Reza Pratama Putra/Berita Jakarta)… Selengkapnya
Untuk memastikan pemenuhan hak anak, Pemprov DKI Jakarta telah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur yang mewajibkan penyediaan daycare di seluruh perkantoran pemerintah daerah. Ketentuan ini dilengkapi panduan teknis dan standar layanan dari Dinas PPAPP.
Pemprov DKI menargetkan fasilitas daycare dapat membantu anak-anak keluarga prasejahtera memiliki peluang setara dalam pendidikan dan peningkatan kualitas hidup.
“Harapan saya pribadi, anak ini kalau nanti begitu di SD dan SMP dan seterusnya mereka bisa mendapatkan KJP, Kartu Jakarta Pintar,” ucap Pramono.
(*)
-

DKI kemarin, pelamar petugas damkar hingga stok beras di Jakarta
Jakarta (ANTARA) – Sederet peristiwa penting dan menarik terjadi di Jakarta pada Kamis (14/8), mulai dari puluhan ribu pelamar petugas pemadam kebakaran (damkar) hingga stok beras di Jakarta yang dipastikan aman oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Berikut rangkuman berita yang masih menarik untuk dibaca kembali:
1. Dibutuhkan seribu, pelamar petugas damkar capai 24 ribu orang
Sebanyak 24.405 orang sudah mendaftarkan diri pada rekrutmen petugas pemadam kebakaran (damkar) yang dibuka pada 12-14 Agustus.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebutkan pendaftaran petugas damkar DKI Jakarta telah resmi ditutup pada pukul 16.00 WIB.
Berita selengkapnya klik di sini
2. Truk trailer dan sepeda motor terbakar akibat kecelakaan di Cilincing
Satu unit truk trailer dan sepeda motor terbakar setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis pagi.
“Kami mendapatkan informasi kebakaran pukul 09.45 WIB dan langsung menurunkan personel untuk memadamkan api,” kata Kasiops Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman di Jakarta, Kamis.
Berita selengkapnya klik di sini
3. HUT Ke-80 RI, RSUD Kebayoran Lama selenggarakan program hapus tato
Manajemen RSUD Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menyelenggarakan program hapus tato untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-7 rumah sakit tersebut sekaligus menyambut HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menilai program hapus tato di RSUD Kebayoran Lama mewujudkan kepedulian pemerintah bagi warga yang ingin memperbaiki diri.
Berita selengkapnya klik di sini
4. Pemprov DKI pastikan stok beras aman
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan stok beras di ibu kota tetap aman meski terjadi penarikan beras oplosan yang sempat beredar melalui Food Station.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan penarikan tersebut tidak akan mengganggu pasokan beras bagi masyarakat.
Berita selengkapnya klik di sini
5. Panjat pinang hingga gebuk bantal meriahkan HUT Ke-80 RI di Kalimalang
Warga di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dengan berbagai lomba, mulai dari panjat pinang hingga gebuk bantal di Kalimalang.
“Sejumlah lomba yang biasa menjadi agenda tahunan, yakni panjat pinang, titian bambu, dan gebuk bantal di aliran Kalimalang untuk rayakan HUT ke-80 RI,” kata Sekretaris RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Eko Ariyanto di Jakarta Timur, Kamis.
Berita selengkapnya klik di sini
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-

Pramono angkat bicara soal 48 anak putus sekolah di Jakbar
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Pramono angkat bicara soal 48 anak putus sekolah di Jakbar
Dalam Negeri
Editor: Sigit Kurniawan
Kamis, 14 Agustus 2025 – 21:32 WIBElshinta.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo angkat bicara terkait 48 anak usia SD hingga SMP di Kelurahan Duri Kosambi, Semanan dan Tegal Alur, Jakarta Barat, yang diketahui putus sekolah.
Pramono menyebutkan, dirinya telah meminta Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana untuk mendalami temuan tersebut.
“Memang ada yang anaknya tidak mau sekolah. Tetapi saya minta, kalau kemudian persoalannya karena tidak punya KJP, maka untuk diprioritaskan mendapatkan KJP,” kata Pramomo di Jakarta Pusat, Kamis.
Pramono menekankan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan hadir untuk membantu setiap anak di Jakarta agar tetap bisa mengenyam pendidikan.
“Sebagai Gubernur Jakarta, jangan sampai di Jakarta, anak yang tidak bisa sekolah karena tidak punya biaya pendidikan,” katanya.
Kalau selama karena tidak punya biaya pendidikan, maka pemerintah akan hadir. “Dan untuk itu kami sudah mengatur,” kata Pramono.
Pramono memastikan telah memberi arahan kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk segera menindaklanjuti dan memastikan bantuan diberikan tepat sasaran.
Sebelumnya, sebanyak 48 anak usia SD hingga SMP di wilayah Kelurahan Duri Kosambi, Semanan dan Tegal Alur, Jakarta Barat, diketahui putus sekolah.
Hal itu diungkapkan oleh anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Lukmanul Hakim saat mengunjungi anak-anak yang putus sekolah di RW 06 Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.
Berdasarkan keluhan yang diterima, kata Lukman, anak-anak itu putus sekolah karena kesulitan ekonomi.
Lukman menyayangkan anak-anak yang putus sekolah tersebut. Padahal dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus cukup besar untuk menyokong biaya kuliah anak-anak tersebut.
Kendati demikian, kata Lukman, Pemprov DKI melalui Dinas Pendidikan sudah menempatkan beberapa anak yang putus sekolah itu ke Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) 07 Cengkareng.
Lukman berencana mendaftar anak-anak yang putus sekolah di seluruh wilayah Jakarta. Menurut dia fenomena anak putus sekolah di Jakarta adalah fenomena gunung es yang selama ini tidak terdeteksi.
Dia meminta kepada Pemprov DKI Jakarta untuk menyekolahkan anak-anak itu sesuai dengan usia mereka.
Sumber : Antara
/data/photo/2025/08/14/689d5f67899e6.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
