Buruh Tolak UMP Jakarta Rp 5,73 Juta, Pemprov: Angka Tetap Berlaku demi Kestabilan Ekonomi
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5.729.876 tetap diberlakukan meski mendapat penolakan dari kalangan buruh.
Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik,
Chico Hakim
, mengatakan, penetapan tersebut telah mempertimbangkan kondisi ekonomi daerah.
“Untuk saat ini, angka tersebut tetap berlaku demi kestabilan ekonomi daerah,” ujar Chico saat dikonfirmasi, Jumat (26/12/2025).
Menurut dia, kebijakan
UMP Jakarta 2026
dirumuskan melalui pembahasan panjang di Dewan Pengupahan Provinsi, yang melibatkan perwakilan buruh, pengusaha, dan pemerintah.
Penentuan UMP Jakarta 2026 merujuk pada PP Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan, dengan formula yang memasukkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta indeks alfa 0,75.
Chico menegaskan, keputusan Gubernur DKI Jakarta
Pramono Anung
merupakan hasil kesepakatan yang berupaya menyeimbangkan daya beli pekerja dan keberlanjutan usaha.
“Kami memahami ada suara penolakan dari sebagian kelompok buruh yang menginginkan kenaikan lebih tinggi. Namun, penetapan ini telah melalui proses musyawarah yang panjang di Dewan Pengupahan Provinsi, melibatkan perwakilan buruh, pengusaha, dan pemerintah, sesuai dengan PP Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan,” lanjut Chico.
Pramono, kata Chico, menyiapkan tiga insentif untuk meringankan beban buruh pada 2026, yaitu bantuan transportasi, layanan kesehatan, serta air minum dari PAM Jaya.
Selain itu, pemerintah daerah juga berencana memperkuat subsidi bahan pokok melalui KJP Plus dan program bantuan sosial lainnya, serta memperluas jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan yang terintegrasi dengan data pekerja.
Pemprov DKI
menjanjikan penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan diawasi ketat.
“Pemprov berkomitmen memastikan distribusi ini berjalan transparan dan tepat sasaran, dengan monitoring ketat untuk menghindari penyimpangan,” ujarnya.
Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak penetapan UMP DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5.729.876 per bulan.
Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menilai UMP Rp 5,73 juta belum mencerminkan keberpihakan kepada buruh dan berpotensi menekan daya beli.
“Kami menolak. Saya ulangi, KSPI dan Partai Buruh menolak kenaikan upah minimum DKI Jakarta Tahun 2026 yang ditetapkan dengan indeks 0,75 sehingga UMP-nya hanya Rp 5,73 juta,” tegas Said Iqbal.
KSPI menuntut penetapan UMP sebesar 100 persen Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Versi Kementerian Ketenagakerjaan, nilai KHL mencapai Rp 5,89 juta. Artinya, terdapat selisih sekitar Rp 160.000.
“Selisih Rp 160 ribu itu sangat berarti bagi buruh. Itu bisa untuk makan, transportasi, atau kebutuhan dasar lainnya,” ujar Said Iqbal.
Alasan kedua, ia menilai UMP Jakarta 2026 menjadi lebih rendah dibandingkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Bekasi dan Karawang yang telah mencapai sekitar Rp 5,95 juta.
Ketiga, Pramono menyebut adanya tiga bentuk insentif, yakni transportasi, air bersih, dan BPJS.
Namun, menurut KSPI, insentif tersebut bukan bagian dari upah karena tidak diterima langsung oleh buruh serta memiliki kuota terbatas karena bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Keempat, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa biaya hidup satu keluarga kecil di DKI Jakarta dapat mencapai sekitar Rp 15 juta per bulan. Sementara itu, UMP 100 persen KHL saja baru berada di angka Rp 5,89 juta.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Pramono Anung
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4242620/original/002118800_1669641794-Ilustrasi_UMP.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
UMP Tertinggi dan Terendah di Jawa pada 2026
Liputan6.com, Jakarta – Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 di hampir seluruh wilayah Indonesia menunjukkan tren kenaikan yang bervariasi. Dari seluruh provinsi di Pulau Jawa, DKI Jakarta kembali menempati posisi puncak sebagai daerah dengan UMP tertinggi, sekaligus menjadi yang paling tinggi secara nasional.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta 2026 sebesar Rp 5.729.876. Angka ini naik 6,17 persen atau sekitar Rp 333.115 dibandingkan UMP Jakarta 2025 yang sebesar Rp 5.396.761.
Dalam penetapan UMP 2026 ini, Pemprov DKI Jakarta menggunakan nilai alfa 0,75 ini dari pertumbuhan ekonomi Jakarta. Penetapan UMP Jakarta 2026 dilakukan melalui pembahasan bersama Dewan Pengupahan Provinsi dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 sebagai pedoman nasional penetapan upah minimum.
“Dalam PP diatur alfanya adalah 0,5 sampai dengan 0,9. Dalam rapat Dewan Pengupahan untuk pembahasan hal yang berkaitan dengan UMP, diputuskan penetapan UMP 2026 ini berdasarkan alfanya 0,75,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/12/2025).
Pramono menyebut, kenaikan UMP Jakarta 2026 bukan sekadar penyesuaian angka, melainkan menjadi instrumen strategis untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan pekerja, pelaku usaha, dan stabilitas perekonomian Jakarta.
Banten dan Jawa Timur
Di posisi kedua tertinggi di Pulau Jawa, Provinsi Banten Upah Minimum Provinsi (UMP) Banten tahun 2026 resmi naik 6,74 persen dibanding 2025. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) nomor 701 Tahun 2025 dan Nomor 702 Tahun 2025 tanggal 24 Desember 2025.
UMP Banten tahun 2025 sebesar RpRp 2.905.119,90, naik menjadi Rp 3.100.881,40 pada 2026 mendatang.
Sementara itu, Provinsi Jawa Timur menetapkan UMP sebesar Rp 2.446.880, naik 6,11 persen, disusul Daerah Istimewa Yogyakarta dengan UMP Rp 2.417.495 atau meningkat 6,78 persen.
-

Dishub DKI Tes Kesehatan 368 Sopir-Ramp Check 1.126 Bus Natal, Ini Hasilnya
Jakarta –
Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan pengecekan kondisi kendaraan atau ramp check bus angkutan Natal dan tahun baru. Para sopir yang mengendarai bus juga dicek kesehatan sebelum berangkat.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan ramp check dilakukan sejak 11 November lalu. Hingga tanggal 25 Desember, lebih dari seribu kendaraan dicek.
“Laporan hasil ramp check periode 11 November-25 Desember 2025, total kendaraan 1.126 kendaraan. Lulus 125 Kendaraan, lulus dengan catatan 10 kendaraan, tidak lulus 991 Kendaraan,” kata Syafrin kepada wartawan, Jumat (26/12/2025).
Syafrin juga mengungkap bahwa sebanyak 368 orang sopir bus menjalani tes kesehatan. Data ini dari 18 Desember hingga 25 Desember kemarin.
“Hasil tes kesehatan pengemudi tanggal 18-25 Desember 2025, sehat 264 orang, tidak sehat 30 orang, sehat dengan catatan 74 orang, jumlah awak dites 368 orang,” katanya.
42 Ribu Pemudik Nataru Tinggalkan Jakarta
Total tujuh terminal:
– Tiba: 6.785 kendaraan/ 29.024 penumpang
– Berangkat: 6.009 kendaraan/ 42.550 penumpang
– Penumpang tiba: turun 30,37%
– Penumpang berangkat: turun 7,14%
– Total penumpang: turun 18,21% dibandingkan dengan periode tahun 2024Sementara, sebanyak 13.325 pemudik menggunakan kapal laut. Data ini dari tanggal 18 Desember hingga 24 Desember 2025, berikut datanya:
Total 11 Pelabuhan Angkutan Perairan Kepulauan Seribu
– Tiba: 324 kendaraan/ 7.487 penumpang
– Berangkat: 312 kendaraan / 6.480 penumpang
– Penumpang tiba: naik 32,40%
– Penumpang berangkat: naik 49,00%
– Total penumpang: naik 39,61% dibandingkan dengan periode tahun 2024Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya meminta sopir bus menjalani cek kesehatan menjelang membawa pemudik Natal dan Tahun Baru. Pramono juga mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan mematuhi peraturan selama perjalanan.
“Untuk penumpang menjadi nyaman, semua sopir yang berangkat dilakukan pengecekan secara menyeluruh mulai dari darah, urine, dan sebagainya. Baik sopir utama maupun sopir cadangan karena untuk menjaga keselamatan penumpang,” kata Pramono usai meninjau kesiapan angkutan Nataru di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Jumat (19/12).
Selain itu, Pramono menekankan Dishub DKI Jakarta akan melakukan pengecekan kondisi bus selam periode Nataru. Hal itu, kata dia, agar bus aman selama perjalanan.
“Dan yang paling penting adalah selama menyambut Natal dan Tahun Baru ini, Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan melakukan pelaksanaan ramp check secara terus-menerus dari tanggal 19 November sampai dengan 5 Januari di terminal-terminal utama,” ujar dia.
(lir/idh)
-

Asyik, Planetarium Jakarta Buka Lagi Setelah 13 Tahun Tutup
Jakarta: Setelah 13 tahun tutup, Planetarium Jakarta kini buka lagi untuk umum. Gratis untuk para pelajar, loh!
Planetarium Jakarta kini secara resmi telah dibuka kembali setelah kurang lebih 13 tahun tidak beroperasi.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan proses peninjauan langsung pada wilayah Planetarium TIM, Jakarta Pusat, Selasa 23 Desember 2025. Dalam kunjungannya, Pramono menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena dua fasilitas penting di kawasan TIM, yaitu Paviliun Raden Saleh serta Planetarium Jakarta, kini sudah bisa dinikmati kembali oleh umum.
Planetarium Jakarta ini tercatat mulai berhenti beroperasi sejak tahun 2012 silam. Kini telah dihidupkan kembali dan bisa mulai dinikmati oleh seluruh wisatawan yang ingin berkunjung.
Hal baru yang hadir kini Planetarium Jakarta dilengkapi dengan penggunaan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Teknologi ini dihadirkan agar pengunjung dapat melakukan interaksi secara langsung selama berada di area planetarium. Hal ini bisa jadi sebuah daya tarik untuk generasi muda.
Dibukanya kembali salah satu fasilitas edukasi astronomi tertua di Indonesia ini dirayakan dengan tiket kunjungan yang gratis khusus pelajar selama tiga bulan ke depan.
Menariknya, kebijakan ini tidak terbatas hanya untuk pelajar yang tinggal di Jakarta saja, tetapi juga berlaku bagi siswa dari luar Jakarta yang sedang dalam masa liburan.
Meskipun demikian, Pramono memberikan catatan bahwa biaya masuk tetap berlaku bagi orang dewasa atau bagi pendamping anak.
Informasi tambahan seperti kuota harian, pendaftaran, hingga tarif bagi pengunjung umum, akan diatur lebih lanjut oleh pihak manajemen Planetarium TIM bersama Jakpro.
Berdasarkan buku Ensiklopedia Pariwisata Kota Jakarta karya Tjahjono Tri, Planetarium dan Observatorium Jakarta merupakan pusat edukasi yang menyajikan informasi mengenai Bumi dan luar angkasa.
Bangunan ini memiliki ciri khas berupa satu kubah besar yang digunakan sebagai ruang teater untuk pertunjukan atraksi dengan dongeng astronomi.
Selain pertunjukan bintang di kubah utama, tempat ini juga berfungsi sebagai museum yang menyimpan berbagai koleksi seperti berbagai jenis batu meteor, baju astronot yang asli, hingga berbagai peralatan yang digunakan untuk observasi astronomi.
(Syarifah Komalasari)
Jakarta: Setelah 13 tahun tutup, Planetarium Jakarta kini buka lagi untuk umum. Gratis untuk para pelajar, loh!
Planetarium Jakarta kini secara resmi telah dibuka kembali setelah kurang lebih 13 tahun tidak beroperasi.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan proses peninjauan langsung pada wilayah Planetarium TIM, Jakarta Pusat, Selasa 23 Desember 2025. Dalam kunjungannya, Pramono menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena dua fasilitas penting di kawasan TIM, yaitu Paviliun Raden Saleh serta Planetarium Jakarta, kini sudah bisa dinikmati kembali oleh umum.Planetarium Jakarta ini tercatat mulai berhenti beroperasi sejak tahun 2012 silam. Kini telah dihidupkan kembali dan bisa mulai dinikmati oleh seluruh wisatawan yang ingin berkunjung.
Hal baru yang hadir kini Planetarium Jakarta dilengkapi dengan penggunaan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Teknologi ini dihadirkan agar pengunjung dapat melakukan interaksi secara langsung selama berada di area planetarium. Hal ini bisa jadi sebuah daya tarik untuk generasi muda.
Dibukanya kembali salah satu fasilitas edukasi astronomi tertua di Indonesia ini dirayakan dengan tiket kunjungan yang gratis khusus pelajar selama tiga bulan ke depan.
Menariknya, kebijakan ini tidak terbatas hanya untuk pelajar yang tinggal di Jakarta saja, tetapi juga berlaku bagi siswa dari luar Jakarta yang sedang dalam masa liburan.
Meskipun demikian, Pramono memberikan catatan bahwa biaya masuk tetap berlaku bagi orang dewasa atau bagi pendamping anak.
Informasi tambahan seperti kuota harian, pendaftaran, hingga tarif bagi pengunjung umum, akan diatur lebih lanjut oleh pihak manajemen Planetarium TIM bersama Jakpro.
Berdasarkan buku Ensiklopedia Pariwisata Kota Jakarta karya Tjahjono Tri, Planetarium dan Observatorium Jakarta merupakan pusat edukasi yang menyajikan informasi mengenai Bumi dan luar angkasa.
Bangunan ini memiliki ciri khas berupa satu kubah besar yang digunakan sebagai ruang teater untuk pertunjukan atraksi dengan dongeng astronomi.
Selain pertunjukan bintang di kubah utama, tempat ini juga berfungsi sebagai museum yang menyimpan berbagai koleksi seperti berbagai jenis batu meteor, baju astronot yang asli, hingga berbagai peralatan yang digunakan untuk observasi astronomi.
(Syarifah Komalasari)
Cek Berita dan Artikel yang lain diGoogle News
(RUL)
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454643/original/043020600_1766565947-IMG_5085.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Ditetapkan Rp 5,72 Juta hingga Diprotes Buruh
Liputan6.com, Jakarta – Upah Minimum Provinsi atau UMP DKI Jakarta telah ditetapkan sebesar Rp 5,27 juta per bulan. Sejumlah insentif disiapkan untuk para pekerja, meski masih mendapat respons penolakan dari kalangan buruh.
UMP Jakarta masih menjadi topik yang cukup banyak dicari dalam linimasa Google Trends. Menandakan perhatian yang cukup menarik untuk ditelusuri secara lengkap.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung telah menetapkan UMP Jakarta sebesar Rp 5.729.876, naik 6,17 persen dari UMP Jakarta 2025 sebesar Rp 5.396.761 per bulan. Ini menjadikan UMP Jakarta yang tertinggi secara nasional pada tingkat provinsi.
Menarik untuk ditelusiru, berikut ini fakta-fakta mengenai UMP Jakarta 2026:
1. UMP Terbesar Secara Nasional
UMP DKI Jakarta telah ditetapkan sebesar Rp 5.729.876 per bulan. Angka ini naik 6,17 persen atau sekitar Rp 333.115 dari UMP 2025 sebesar Rp 5.396.761 per bulan.
Atas kenaikan ini, Provinsi DKI Jakarta menempati posisi pertama dengan nilai UMP 2026 tertinggi di Indonesia. Kenaikan secara nominal sebesar Rp 333.115 juga menjadi yang paling besar secara nasional.
Meskipun, jika dihitung persentase, UMP Jakarta tidak masuk dalam 5 provinsi dengan persentase kenaikan tertinggi. Masih jauh di bawah Sulawesi Tengah yang naik 9,08 persen.
2. Indeks Alfa 0,75
Penetapan UMP Jakarta 2026 ini berlandaskan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan. PP tersebut mengatur rentang nilai alfa, yaitu indeks yang mencerminkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi, antara 0,5 hingga 0,9. Dalam rapat Dewan Pengupahan, disepakati penggunaan nilai alfa sebesar 0,75.
Dengan mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi Jakarta sebesar 5,03% dan inflasi 2,40%, perhitungan menghasilkan kenaikan UMP DKI Jakarta 2026 sebesar 6,17%.
/data/photo/2025/10/06/68e360a501962.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)

/data/photo/2025/07/31/688ae7bcb0270.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)

/data/photo/2025/09/24/68d385d51aaf6.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
