Tag: Patrick Kluivert

  • Reaksi Netizen Dengar Kabar Louis Van Gaal Jadi Direktur Teknis Timnas RI

    Reaksi Netizen Dengar Kabar Louis Van Gaal Jadi Direktur Teknis Timnas RI

    Jakarta

    Jagat sepak bola Indonesia kembali dihebohkan dengan rumor kedatangan sosok besar di dunia kepelatihan. Setelah Patrick Kluivert menjadi pelatih, kini nama Louis van Gaal mencuat sebagai Direktur Teknik PSSI.

    Kabar ini pertama kali dihembuskan oleh media Spanyol, Marca, yang mengklaim bahwa mantan pelatih Timnas Belanda tersebut akan segera merapat ke Indonesia. Sontak saja, reaksi netizen pun beragam.

    Banyak netizen menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap kedatangan Van Gaal. Mereka berharap bahwa dengan pengalaman dan keahliannya, Van Gaal dapat membawa perubahan signifikan untuk sepak bola Indonesia.

    Namun, tidak semua reaksi adalah positif. Beberapa netizen menunjukkan sikap skeptis. Berikut rangkumannya.

    “Harusnya kebalik ga sih, pelatihnya van gaal, teknis nya si kluivert,” kata @wisprak.

    “Jika mau mengadopsi gaya main Belanda, masih ada Frank Rijkard, Giovani Van Bronckhorst, De Boer yang sudah teruji sebagai pelatih, jika mendatangkan Van Gaal dianggap terlalu tua,” ungkap @Jonojo282Jo.

    “van gaal bisa stroke liat exco pssi,” ujar @_ejsky.

    “Gila sih, kirain cm Kluivert doang, Van Gaal jg jd direktur teknik, dulu wkt fans emyu kesel bgt sm beliau yg ktnya “muter2″ doang, tp gue slalu respek sm Van Gaal, kalo gini *harusnya* bs timnas lbh baik ya,” kata @Windanser.

    “knp ga van gaal nya aja yg sekalian jd pelatih. dirtek di timnas kerjaannya apaan coba, dan van gaal terlalu overqualified utk dijadiin dirtek,” ujar @luke_imyourdad.

    “Harusnya fikasi Dirtek dulu, baru cari pelatih yang sesuai dengan visi Dirtek dan federasi selaku penanggung jawab. Apa-apa dikerjain gak terstruktur dan buru-buru, dadakan juga lagi. Makanya gak punya road map yang jelas,” ungkap @ormaslondon.

    “gila aja ini pssi , sampek pelatih dan staff belanda semua. pemain belanda semua. ini orang orang yang kencang protes naturalisasi kemarin harusnya masih protes dong , kalau sampek pelatih dan staff juga belanda mereka diam, berarti mereka buzzer yang pengen STY out aja wkwk,” kata @anggasa03640717.

    (afr/afr)

  • Rekam Jejak Kluivert Dikorek Warganet, Doyan Judi dan Dituding Mafia Bola

    Rekam Jejak Kluivert Dikorek Warganet, Doyan Judi dan Dituding Mafia Bola

    Jakarta

    Penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia menggantikan Shin Tae-yong yang dipecat PSSI menuai beragam reaksi dari warganet. Tak sedikit yang meragukan kapasitas Kluivert, terutama karena rekam jejaknya yang dianggap kurang mentereng.

    Patrick Kluivert, nama yang sejatinya tak asing bagi pecinta sepak bola terutama generasi 90-an. Ia dikenal sebagai bintang Ajax Amsterdam yang mencetak gol kemenangan di final Liga Champions 1995 melawan AC Milan. Sayangnya, kariernya meredup setelah pindah ke Italia.

    Kluivert kemudian menemukan kembali ketajamannya di Barcelona. Meskipun tidak pernah meraih gelar top skor, ia selalu menjadi pesaing serius dalam perburuan gol terbanyak di La Liga. Di level timnas, Kluivert juga menjadi andalan Belanda dan bahkan menjadi top skor Euro 2000.

    Namun, memasuki usia 28, performanya menurun. Ia berpindah-pindah klub dan tak lagi setajam dulu. Kluivert akhirnya pensiun di usia 32 tahun dan memutuskan untuk beralih profesi menjadi pelatih.

    Awalnya, Kluivert menjadi pelatih striker dan asisten pelatih di beberapa klub. Ia kemudian mendapat kesempatan emas menjadi asisten Louis van Gaal di timnas Belanda dan turut andil dalam keberhasilan meraih peringkat tiga di Piala Dunia 2014.

    Sayangnya, karier kepelatihan Kluivert tidak semulus kariernya sebagai pemain. Ia melatih Curacao, menjadi Direktur Sepak Bola PSG, dan menangani beberapa tim lain, namun tanpa prestasi yang menonjol.

    Selain perjalanan sebagai pemain dan pelatih, kehidupan pria kelahiran Amsterdam ini ikut dikorek netizen. Ada yang menyebut Kluivert doyan judi selain itu terlibat mafia bola.

    “Pecat sty, gue ga masalah krn memank sdh ada masalah internal. Pasti sdh ga enak kerjanya. Tp penunjukan Kluivert sebagai penggantinya menjadi sebuah pertanyaan besar. Prestasi terbesar kluivert cm utang judol 1juta Euro dan dicurigai terlibat match fixing mafia bola,” ujar @GueMilanisti.

    “Bukan hanya minim pengalaman, tapi Kluivert juga memiliki track-record yang bisa dibilang cukup buruk. Apalagi masih fresh satu tahun yang lalu ia merupakan seorang BA dari komunitas judi internasional,” sebut @utdabout.

    “Kluivert pernah kena hutang karena judi, ada institusi di Indonesia yang jadi backingan judol. Kenapa masih kaget? Orang ini negara emang enabler penjudi kok,” kata @metavisagi.

    “Patrick Kluivert pernah dituduh terlibat dalam kasus pencucian uang yang terkait dengan mafia Italia. Ia diduga menerima uang dari agen pemain yang memiliki koneksi dengan mafia,” ujar @Yurissa_Samosir.

    “Sedih sih liat kabar coach,nih kayaknya mafia bola PSSI pada seneng ya?kalo bola mangkrak,makin sukses buat coach dah,mana katanya rumor yg jadi pelatih si El judol (Patrick Kluivert)mantep dah perpaduan mafia+judol,doa yang terbaik Dah buat timnas Maret nanti,” kata blueberry.

    “Mafia bola mulai bertindak. Emang kamvret lah! Timnas Indonesia lagi di atas angin gini malah main pecat aja PSSI. Mana gantinya penjudol Kluivert pula. Pernah ada kasus pengaturan skor. Prestasi jauh banget dari STY. Pengen maki mulu rasanya. Aaarrgh..!!!,” kata @riffy_pulau7.

    Berutang Geng Kriminal 1 Juta Euro

    Patrick Kluivert dilaporkan telah menjadi korban pemerasan oleh geng kriminal selama bertahun-tahun setelah terlibat dalam hutang judi yang mencapai lebih dari 1 juta euro atau sekitar Rp 16 miliar. Kabar ini pertama kali diungkap oleh surat kabar Belanda, De Volkskrant.

    Menurut laporan tersebut, hutang Kluivert mulai menumpuk pada tahun 2011 dan 2012. Saat itu, Kluivert menjabat sebagai pelatih tim cadangan di FC Twente. Perlu diketahui bahwa pada periode tersebut, aktivitas berjudi pada pertandingan klub sendiri belum dianggap ilegal.

    Laporan ini menegaskan bahwa Kluivert tidak sedang diselidiki atas dugaan pengaturan pertandingan. Sebagian besar dari utang judi tersebut telah dilunasi, menurut informasi yang diberikan.

    Pengacara Kluivert, Gerard Spong, menekankan bahwa fokus dari penyelidikan yang sedang berlangsung adalah pada geng kriminal yang melakukan pemerasan, bukan pada kliennya. Spong menyatakan bahwa Kluivert dalam hal ini adalah “korban” dari situasi tersebut.

    (afr/afr)

  • Admin Whoosh Disanksi Usai Komentar Tak Pantas Pengganti Shin Tae Yong

    Admin Whoosh Disanksi Usai Komentar Tak Pantas Pengganti Shin Tae Yong

    Jakarta, CNN Indonesia

    Operator Whoosh, PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), menyatakan admin akun media sosial mereka di X ‘akan diberi sanksi’ usai menulis komentar tak pantas soal Patrick Kluivert yang bakal menjadi pelatih baru timnas sepak bola menggantikan Shin Tae Yong.

    KCIC melalui akun Whoosh di X, @keretacepatID, merilis pernyataan klarifikasi soal kejadian ini. Awalnya KCIC meminta maaf atas kelalaian admin pengelolaan media sosial.

    “Perihal comment dengan text yang kurang pantas pada akun resmi di aplikasi X PT KCIC – Whoosh dengan ini, management PT KCIC menyatakan permohonan maaf atas kelalaian admin pengelolaan sosial media,” tulis KCIC.

    “Saat ini comment tersebut sudah dihapus dari akun resmi PT KCIC. Atas kejadian tersebut KCIC admin terkait akan diberikan sanksi sesuai aturan perusahaan,” sambungnya.

    Meski begitu tak dijelaskan lebih rinci sanksi apa yang diberikan bagi admin tersebut.

    [Gambas:Twitter]

    Sebelumnya viral akun @keretacepatID bertutur tak sopan saat mengomentari unggahan jurnalis Italia spesialis bursa transfer, Fabrizio Romano, di X. Berbagai netizen mengunggah hasil tangkapan layar yang menunjukkan komentar itu sebelum akhirnya dihapus.

    Romana di unggahannya mengatakan Kluivert akan menjadi pelatih Timnas Indonesia dan meyakini kesepakatan sudah tercapai. Menurut dia Kluivert bakal dikontrak dua tahun.

    (fea/fea)

    [Gambas:Video CNN]

  • Admin Whoosh Disanksi Usai Komentar Tak Pantas Pengganti Shin Tae Yong

    KCIC Minta Maaf Komen Tak Sopan Soal Patrick Kluivert Pelatih Timnas

    Jakarta, CNN Indonesia

    PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) selaku operator Whoosh menyampaikan permohonan maaf atas komentar tak sopan admin mereka di X soal isu bahwa Patrick Kluivert  akan menjadi pelatih baru Timnas menggantikan Shin Tae Yong.

    Komentar tidak sopan itu terjadi pada unggahan jurnalis ternama Italia spesialis bursa transfer, Fabrizio Romano di akun X.

    Pada unggahannya, Romana menyampaikan Patrick Kluivert akan menjadi pelatih Timnas Indonesia menggantikan Shin Tae Yong.

    Komentar disampaikan oleh KCIC melalui akun resmi X nya dan viral karena ramai dikomentari netizen.

    “Perihal comment dengan text yang kurang pantas pada akun resmi di aplikasi X PT KCIC-Whoosh dengan ini, management PT KCIC menyatakan permohonan maaf atas kelalaian admin pengelolaan sosial media,” tulis KCIC dalam unggahan terbaru pada Senin (6/1).

    KCIC memastikan komentar tak baik tersebut sudah dihapus. Tak hanya menghapus unggahan, mereka juga telah memberikan sanksi kepada admin.

    Meski demikian, mereka tak menyebutkan secara detail sanksi apa yang diberikan.

    “Saat ini comment tersebut sudah dihapus dari akun resmi PT KCIC. Atas kejadian tersebut KCIC admin terkait akan diberikan sanksi sesuai aturan perusahaan,” tutup KCIC.

    Sebelumnya, dalam unggahannya Romano, mengklaim Patrick Kluivert akan menjadi pelatih Timnas Indonesia menggantikan Shin Tae Yong.

    “Patrick Kluivert akan menandatangani kontrak sebagai pelatih kepala baru Indonesia, kesepakatan telah tercapai,” tulis Romano melalui akun X, Senin (6/1) sore.

    Romano mengatakan PSSI akan mengontrak Kluivert dengan durasi dua tahun di Timnas Indonesia.

    Informasi yang diungkap Patrick Kluivert senada dengan ucapan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Pria yang juga menjabat Menteri BUMN itu memastikan pelatih baru Timnas Indonesia akan berasal dari Belanda.

    (ldy/agt)

  • Kekecewaan Pecinta Sepak Bola Usai Shin Tae Yong Dipecat Sebagai Pelatih Timnas Indonesia
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        6 Januari 2025

    Kekecewaan Pecinta Sepak Bola Usai Shin Tae Yong Dipecat Sebagai Pelatih Timnas Indonesia Megapolitan 6 Januari 2025

    Kekecewaan Pecinta Sepak Bola Usai Shin Tae Yong Dipecat Sebagai Pelatih Timnas Indonesia
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Seorang warga Jakarta Timur bernama Fadil (28) meluapkan kekecewaannya terhadap Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) usai memecat Shin Tae-yong (STY) sebagai pelatih tim nasional (Timnas) Indonesia.
    “Saya menyayangkan keputusan dipecatnya STY pada momen krusial saat ini. Karena Timnas Indonesia berada di tengah-tengah kualifikasi piala dunia,” ujar Fadil saat diwawancarai
    Kompas.com
    , Senin (6/1/2025).
    Menurut Fadil, PSSI seyogianya harus mengakui bahwa STY merupakan sosok pelatih hebat yang bisa membawa Timnas Indonesia sampai titik saat ini.
    “Kalau PSSI berani memecat pelatih sekaliber STY, itu keputusan berat. Karena kualitas STY juga bagus, pelatih yang sudah pentas di piala dunia,” ucap dia.
    Oleh karena itu, ia mengharapkan sosok pelatih pengganti harus selevel atau jauh lebih baik dari STY.
    “Kan bocorannya pelatihnya dari Belanda. Di Belanda banyak nama beken. Salah satunya mantan pelatih Manchester United, Erik Ten Hag,” kata dia.
    Meski begitu, ada beberapa nama yang muncul untuk sosok pengganti STY. Salah satunya adalah Patrick Kluivert.
    Hanya saja, nama Patrick Kluivert kurang diterima oleh seorang warga bernama Akbar Ilhamsyah (28).

    STY dipecat
    enggak apa-apa. Asal penggantinya sepadan. Isunya kan Louis Van Gaal atau Giovanni Bronckhorst. Tapi muncul nama Patrick Kluivert, aduh,” keluh dia dalam kesempatan wawancara berbeda.
    Menurutnya, Patrick Kluivert kurang sepadan sebagai pengganti STY.
    Meski begitu, Akbar masih bertanya-tanya alasan PSSI memecat STY.
    “Karena faktor apa dulu? Kalau cuma karena gagal di AFF aneh, enggak terima,” pungkas dia.
    Sementara itu, Nurhakim (27) juga menyebut pemecatan STY justru memperkecil peluang Timnas Indonesia lolos kualifikasi Piala Dunia 2026.
    Pasalnya, para pemain Timnas Indonesia telah padu dengan strategi racikan STY.
    “Saya sangat kecewa, soalnya bagi saya pemecatan ini sangat berdampak pada kualitas bermain. Soalnya menurut saya, para pemain udah klop gitu, udah rapih. Terlebih rangking FIFA pun naik pesat di era STY,” kata Nurhakim.
    Diberitakan sebelumnya, pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae-Yong, resmi dipecat PSSI, setelah sebelumnya ramai menjadi isu di sejumlah pemberitaan.
    Pengumuman pemecatan Shin Tae-Yong disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/1/2025).
    PSSI menyebut pemecatan Shin Tae-yong dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia dilakukan untuk kebaikan Skuad Garuda.
    Erick Thohir mengaku hubungan PSSi dan STY sangat baik dan telah bekerja baik untuk program-program yang telah dijalani.
    “Kalau dilihat PSSI satu setengah dua tahun terakhir mempunyai program sangat konsisten,” kata Erick, sebagaimana diberitakan Kompas Bola.
    Meski demikian, dinamika di Timnas menjadi perhatian khusus dalam evaluasi yang dilakukan oleh PSSI.
    PSSI merasa perlu adanya pimpinan yang bisa lebih menerapkan strategi yang disepakati oleh para pemain.
    Di sela-sela pengumuman pemecatan tersebut, Erick Thohir menyampaikan ucapan terima kasih kepada STY.
    “Semua kita lakukan sangat transparan tanpa agenda tertutup. Kita mengucapkan terima kasih kepada kinerja Coach Shin Tae-yong selama ini,” ujar Erick Thohir.
    “Komunikasi yang lebih baik dan tentu implementasi program lebih baik secara menyeluruh ke timnas,” sambung dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Sosok Patrick Kluivert, Dirumorkan Gantikan Shin Tae Yong Latih Timnas, Rekam Jejak Jadi Sorotan

    Sosok Patrick Kluivert, Dirumorkan Gantikan Shin Tae Yong Latih Timnas, Rekam Jejak Jadi Sorotan

    TRIBUNJATIM.COM – Shin Tae Yong resmi dipecat oleh PSSI dan tak lagi melatih timnas Indonesia.

    Hal ini lantas menjadi sorotan lantaran pelatih asal Korea Selatan telah menorehkan prestasi bersama skuad Garuda.

    Banyak orang juga menantikan sosok pengganti Shin Tae Yong.

    Belakangan kabar burung beredar di media sosial.

    Sosok Patrick Kluivert disebut-sebut akan menjadi pelatih baru timnas.

    Informasi berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com

    Sebelumnya PSSI resmi mengakhiri kontrak kerja Shin Tae-yong sebagai pelatih timnas Indonesia.

    Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI Eric Thohir dalam konferensi pers pada Senin (6/1/2025) siang.

    Hal tersebut diumumkan langsung oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat menggelar jumpa pers di Menara Danareksa Ruangan Aryanusa pada siang ini.

    Erick Thohir mengucapkan terima kasih atas kinerja Shin Tae-yong yang telah bekerja keras dalam membangun sepak bola Indonesia.

    “Apa yang kita lakukan hari ini tidak lain untuk kebaikan Timnas Indonesia,” kata Erick.

    Ia mengatakan, PSSI sangat konsisten membangun Timnas Indonesia dari berbagai kelompok umur hingga Timnas Wanita. 

    Menurutnya, dinamika yang terjadi dalam Timnas Indonesia perlu menjadi perhatian khusus oleh PSSI untuk melakukan evaluasi. 

    “Kita melihat perlu adanya pimpinan yang bisa lebih menerapkan strategi kepada pemain dan komunikasi yang baik serta impelmentasi program lebih baik untuk Timnas,” tegasnya.

    Menurutnya, Ketua Badan Timnas (BTN), Sumardji sudah bertemu dengan Shin Tae-yong untuk menyampaikan pemutusan hubungan kerja. 

    Erick mengaku STY sudah menerima surat-menyurat mengenai hubungan yang berakhir.

    Erick mengaku pihaknya sudah mendapatkan calon pengganti STY. Pelatih anyar tersebut akan diperkenalkan langsung pada tanggal 12 Januari 2025.

    “Kita sudah ada penggantinya, nanti di tanggal 12 Januari akan kita umumkan,” kata eks Presiden Inter Milan tersebut.

    Setelah pemecatan itu, rumor beredar bahwa Patrick Kluivert akan menggantikan Shin Tae Yong.

    Kabar pergantian pelatih timnas Indonesia sebelumnya muncul lewat laporan media asal Italia, Tuttosport.

    Dalam laporan yang diterbitkan pada 30 Desember lalu, Ketum PSSI Erick Thohir sudah merancang agenda untuk mendatangkan pelatih bagi timnas Indonesia.

    Salah satu sinyal adalah nantinya pelatih tersebut memiliki pengalaman di Eropa untuk memaksimalkan pemain keturunan di skuad Garuda.

    Selain itu, sistem Shin Tae-yong dikabarkan sudah tidak cocok dengan kondisi timnas saat ini.

    Tuttosport bahkan memberikan pernyataan keras bahwa pelatih baru akan datang sebelum putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

    Sinyal selanjutnya muncul dari pengamat sepak bola Firzie Idris.

    Dia memberikan bocoran bahwa nantinya pelatih timnas Indonesia adalah mantan pemain timnas Belanda dan berposisi sebagai striker.

    Unggahan di Twitter tersebut kemudian menjadi perdebatan hangat di kalangan netizen.

    Bahkan, ada lebih dari 600 balasan termasuk prediksi sosok pelatih yang dimaksud.

    Dengan kriteria tersebut, netizen kemudian mengerucut pada satu nama yakni Patrick Kluivert.

    Karir Kepelatihan Patrick Kluivert

    2008–2010 AZ (asisten)

    2010 Brisbane Roar (asisten)

    2010–2011 NEC (asisten)

    2011–2012 Jong Twente

    2012–2014 Belanda (asisten)

    2015–2016 Curaçao

    2016 Ajax (youth)

    2018–2019 Kamerun (asisten)

    2021 Curaçao (interim)

    2023 Adana Demirspor

    Patrick Kluivert merupakan mantan pemain sepakbola dan penggawa timnas Belanda yang kini menjadi pelatih sepak bola.

    Kluivert memiliki caps bersama timnas Belanda dalam 79 pertandingan dan menciptakan 40 gol.

    Saat bermain dia merupakan striker bagi De Oranje dan merupakan salah sosok yang cukup melegenda saat berkarir.

    Namun, karirnya sebagai pelatih tidak secemerlang saat menjadi pemain maupun Shin Tae-yong sebagai pelatih.

    Melansir laman Wikipedia, Kluivert memulai karir kepelatihannya sebagai asisten di AZ dan NEC, serta di Australia dengan Brisbane Roar, sebelum mengelola Jong Twente meraih gelar nasional di liga cadangan Belanda. 

    Dia adalah asisten Louis van Gaal dengan tim Belanda yang menempati posisi ketiga di Piala Dunia FIFA 2014 di Brasil. 

    Pada tahun 2015, ia mengambil alih sebagai pelatih kepala Curaçao untuk negara tersebut kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018 dan kampanye kualifikasi Piala Karibia 2017. 

    Ia kemudian menjabat sebagai direktur olahraga untuk akademi Paris Saint-Germain dan Barcelona, serta melatih tim Ajax A1 (U-19) dan membantu Clarence Seedorf untuk tim nasional Kamerun.

    Terakhir, ia menjadi pelatih tim kasta pertama Liga Turki Adana Demispor.

    Namun, dia baru saja didepak pada bulan Desember lalu dan baru bertugas selama enam bulan.

    Di klub tersebut dia mencatatkan rekor yang kurang apik dengan delapan kemenangan, enam seri, dan enam kali kalah.

    Saat ini Kluivert berstatus tanpa klub sejak bulan Desember tahun lalu.

    Pengalamannya memimpin timnas terjadi saat dia menjadi pelatih interim timnas Curacao.

    Bersama Curacao dia mencatatkan satu kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalah dari enam pertandingan.

    Sebenarnya jika memang harus pelatih asal Belanda, ada beberapa nama yang karirnya lebih mentereng dibanding Kluivert.

    Frank Rijkaard misalnya, ia pernah sukses dengan Barcelona, atau Luis Van Gaal yang juga pernah menukangi MU meski kurang memuaskan.

    —– 

    Berita Jatim dan berita viral lainnya.

  • Patrick Kluivert Pengganti Shin Tae-yong di Timnas Indonesia? Kata Kuncinya Asal Belanda

    Patrick Kluivert Pengganti Shin Tae-yong di Timnas Indonesia? Kata Kuncinya Asal Belanda

    TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – Nasib Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia kini hanya tinggal menunggu waktu.

    Dikabarkan, pada Senin (6/1/2025) siang ini, PSSI bakal memberikan kepastian, utamanya berkaitan nasib Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia.

    Meskipun demikian, berbagai rumor liar beredar di media sosial.

    Bahkan sosok legenda timnas Belanda ini yang akan menggantikan posisi Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

    Ya, nama Patrick Kluivert dikabarkan menjadi salah satu kandidat kuat pelatih timnas Indonesia.

    Posisi Shin Tae-yong di timnas Indonesia saat ini menjadi sorotan.

    Shin Tae-yong bahkan dirumorkan akan segera meninggalkan skuad Garuda dan keputusan ini tinggal menunggu waktu.

    PSSI sudah mengatur agenda rapat pukul 12.00 dan diprediksi akan diumumkan terkait nasib Shin bersama skuad Garuda, Senin (6/1/2025).

    Kabar pergantian pelatih timnas Indonesia sebelumnya muncul lewat laporan media asal Italia, Tuttosport.

    Dalam laporan yang diterbitkan pada 30 Desember 2024, Ketua Umum PSSI Erick Thohir sudah merancang agenda untuk mendatangkan pelatih bagi timnas Indonesia.

    Salah satu sinyal adalah nantinya pelatih itu memiliki pengalaman di Eropa untuk memaksimalkan pemain keturunan di skuad Garuda.

    Selain itu, sistem Shin Tae-yong dikabarkan sudah tidak cocok dengan kondisi timnas Indonesia saat ini.

    Tuttosport bahkan memberikan pernyataan keras bahwa pelatih baru akan datang sebelum putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

    Sinyal selanjutnya muncul dari pengamat sepak bola Firzie Idris.

    Dia memberikan bocoran bahwa nantinya pelatih timnas Indonesia adalah mantan pemain timnas Belanda dan berposisi sebagai striker.

    Unggahan di Twitter (X) tersebut kemudian menjadi perdebatan hangat di kalangan warganet.

    Bahkan, ada lebih dari 600 balasan, termasuk prediksi sosok pelatih yang dimaksud.

    Dengan kriteria tersebut, netizen kemudian mengerucut pada satu nama yakni Patrick Kluivert.

    Patrick Kluivert memiliki caps bersama timnas Belanda dalam 79 pertandingan dan menciptakan 40 gol.

    Saat bermain, dia merupakan striker bagi De Oranje dan merupakan sosok yang cukup melegenda saat berkarir.

    Namun, karirnya sebagai pelatih tidak secemerlang saat menjadi pemain.

    Dia baru saja didepak dari tim asal tim kasta pertama Liga Turki, Adana Demirspor pada Desember 2024 dan baru bertugas selama enam bulan.

    Di klub tersebut dia mencatatkan rekor yang kurang apik dengan delapan kemenangan, enam seri, dan enam kali kalah.

    Saat ini Patrick Kluivert berstatus tanpa klub sejak Desember 2024.

    Pengalamannya memimpin timnas terjadi saat dia menjadi pelatih interim timnas Curacao.

    Bersama Curacao dia mencatatkan satu kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalah dari enam pertandingan. (*)

    Artikel ini telah tayang sebelumnya di BolaSport.com berjudul Pelatih Baru Timnas Indonesia Dikabarkan dari Belanda, Mengarah ke Patrick Kluivert