Tag: Pamungkas

  • 10
                    
                        Ferry Irwandi Hadapi Sorotan Dansatsiber TNI, Antara Ide dan Dugaan Pidana
                        Megapolitan

    10 Ferry Irwandi Hadapi Sorotan Dansatsiber TNI, Antara Ide dan Dugaan Pidana Megapolitan

    Ferry Irwandi Hadapi Sorotan Dansatsiber TNI, Antara Ide dan Dugaan Pidana
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Dugaan tindak pidana yang melibatkan kreator konten Ferry Irwandi kini menjadi sorotan publik.
    Informasi itu muncul setelah Komandan Satuan Siber (Dansatsiber) TNI Brigjen Juinta Omboh Sembiring menemukan fakta dugaan tindak pidana dari hasil patroli siber.
    Pernyataan tersebut disampaikan Juinta usai mendatangi Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (8/9/2025) sore.
    “Kami menemukan hasil dari patroli siber terdapat, kami temukan beberapa fakta-fakta dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Saudara Ferry Irwandi,” ujar Juinta kepada wartawan.
    Juinta hadir ke Mapolda bersama Danpuspom TNI, Kababinkum TNI, dan Kapuspen TNI untuk melakukan konsultasi hukum terkait temuan tersebut.
    “Kami juga tadi telah melakukan konsultasi dengan saudara-saudara kami di Polda Metro Jaya,” tambahnya.
    Meski demikian, Dansatsiber belum menjelaskan secara terperinci bentuk dugaan tindak pidana yang disangkakan.
    Ia hanya menyinggung bahwa dugaan itu terkait pernyataan Ferry mengenai algoritma internet.
    “Dia berbicara masalah algoritma dan lain-lain, saya sebagai Dansatsiber juga memiliki hal seperti itu,” ungkap Juinta.
    Rencana tindak lanjut, menurut Juinta, adalah menempuh langkah hukum tegas setelah memperoleh hasil konsultasi lebih lanjut dari Polda Metro Jaya.
    Ia mengeklaim pihaknya telah berusaha menghubungi Ferry, tetapi tidak berhasil.
    “Kami coba,
    handphone
    -nya mati, enggak bisa. Saya sudah coba kontak, staf saya suruh, tidak bisa, itu saja,” kata Juinta.
    Di sisi lain, Ferry Irwandi menegaskan kesiapannya menghadapi proses hukum, tetapi membantah klaim TNI soal upaya menghubunginya.

    Saya siap menghadapi semuanya, tenang saja, saya tidak pernah dididik jadi pengecut atau penakut
    ,” tulis Ferry melalui akun Instagram pribadinya,

    @irwandiferry, Senin (8/9/2025) malam.
    Ferry menekankan bahwa baik secara langsung maupun melalui tim, ia tidak pernah menerima kontak dari pihak TNI.
    “Enggak, enggak pernah ada. Nomor saya belum pernah ganti kok, masih sama,” kata Ferry saat dihubungi
    Kompas.com.
    Ia pun mengaku tidak mengetahui detail temuan dugaan tindak pidana yang disebut TNI.
    “Saya belum tahu apa-apa soal itu (temuan dugaan tindak pidana),” ucapnya.
    Dalam pesan terakhirnya, Ferry menegaskan bahwa ide tidak bisa dibungkam meski proses hukum mungkin menantinya.
    “Saya sampaikan satu hal, ide tidak bisa dibunuh atau dipenjara,” pungkasnya.
    Kasus ini masih menyisakan pertanyaan mengenai kaitan algoritma dan pernyataan kreator dengan dugaan tindak pidana, serta batas pengawasan siber terhadap kebebasan berpendapat.
    (Reporter: Ridho Danu Prasetyo | Editor: Mohamad Bintang Pamungkas)
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ratusan Pebalap Adu Cepat di Pertamax Turbo Drag Fest Seri II Tasikmalaya

    Ratusan Pebalap Adu Cepat di Pertamax Turbo Drag Fest Seri II Tasikmalaya

    Jakarta

    Pertamax Turbo Drag Fest (PTDF) 2025 seri II yang digelar pada 30-31 Agustus 2025 dirasa sangat berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya. Bayangkan saja, ajang balap drag race dengan standar nasional ini digelar di lapangan udara Lanud Wiriadinata, Tasikmalaya.

    Ajang balap yang menjadi wadahnya para pecinta adrenalin ini diikuti 457 starter drag bike dan 301 starter drag race, hal tersebut membuktikan bahwa Pertamax Turbo Drag Fest (PTDF) 2025 sebagai kompetisi berskala besar dengan dukungan lintasan dan fasilitas yang mumpuni, seperti tertulis dalam siaran resmi yang diterima detikOto.

    Dijelaskan, PTDF seri II menggunakan lintasan sepanjang 840 meter dengan lebar sekitar 20 meter, menjadikan Lanud Wiriadinata sebagai salah satu trek terbaik untuk drag race. Lintasan ini sangat ideal untuk menyelenggarakan kelas 201 meter maupun 402 meter, termasuk area pengereman (deselerasi) yang aman sesuai regulasi.

    Menurut Andi Wahyu, Komisi Drag Bike PP IMI yang bertugas sebagai juri, PTDF Tasikmalaya telah menorehkan standar baru. “Sudah memenuhi syarat balapan setingkat nasional. Trek dan aspal sangat ideal,” Andi menambahkan.

    Hal senada juga disampaikan Arief Budianto, anggota Komisi Drag Race yang juga menjadi juri. “Jujur inilah balapan yang belum balapan nasional, tapi sudah melebih balapan kejurnas,” kata Arief.

    Pertamax Turbo Drag Fest (PTDF) 2025 seri II digelar di lapangan udara Lanud Wiriadinata, Tasikmalaya. Foto: dok. Pertamax Turbo Drag Fest (PTDF) 2025

    Selain lintasan yang memiliki standar nasional, sistem keamanan penonton juga menjadi fokus salah satu ajang balap nasional ini. Jjuara pertama kelas FFA, Rifat Sungkar, mengakui kualitas lintasan Tasikmalaya. “Aspal lintasan sangat bagus. Wajar aspalnya bagus, karena ini bandara yang sangat terawat. Trek sangat panjang dan lebar,” ungkap Rifat.

    “Paddocknya aman dan enak dibanding balapan yang pernah saya ikuti,” tambah Heriyansyah, pembalap sekaligus pemilik Yukido Race Team, Tangerang.

    Demi keamanan penonton, PTDF menyiapkan pagar besi setinggi satu meter di sepanjang trek yang menjaga jarak aman antara lintasan dengan tribun. Hal ini menjadi salah satu bukti komitmen penyelenggara terhadap aspek keselamatan.

    Tak hanya fokus pada balapan, PTDF juga menghadirkan manajemen lingkungan yang terukur. Area paddock dilengkapi tempat merokok khusus, sementara area jajanan dikelola oleh 12 petugas kebersihan yang memisahkan sampah plastik daur ulang dan sampah non-organik lainnya.

    Langkah ini menjadi bagian dari kampanye keberlanjutan lingkungan yang wajib dijalankan setiap event di bawah naungan IMI, sesuai standar FIM (Federasi Balap Motor Dunia) dan FIA (Federasi Balap Mobil Dunia).

    PTDF 2025 seri II Tasikmalaya merupakan lanjutan dari seri I yang digelar di Wonosari, Yogyakarta pada Juli lalu. Ajang ini kembali akan segera berlanjut ke seri pamungkas yang kembali digelar di Lanud Wiriadinata, Tasikmalaya, pada 13-14 September 2025. Sekaligus menjadi penutup rangkaian balap drag nasional yang dikemas Pertamina dengan nuansa festival rakyat.

    (lth/rgr)

  • 10
                    
                        Ferry Irwandi Hadapi Sorotan Dansatsiber TNI, Antara Ide dan Dugaan Pidana
                        Megapolitan

    5 Mau Dilaporkan Jenderal TNI, Ferry Irwandi: Saya Tidak Dididik Jadi Pengecut Megapolitan

    Mau Dilaporkan Jenderal TNI, Ferry Irwandi: Saya Tidak Dididik Jadi Pengecut
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com –
     Konten kreator Ferry Irwandi menegaskan dirinya siap menghadapi proses hukum apabila Satuan Siber (Satsiber) TNI benar-benar melaporkan dugaan tindak pidana yang disangkakan kepadanya.
    Pernyataan itu ia sampaikan secara terbuka melalui akun Instagram pribadinya, @
    irwandiferry
    , pada Senin (8/9/2025) malam.
    “Saya siap menghadapi semuanya, tenang saja, saya tidak pernah dididik jadi pengecut atau penakut,” tulis Ferry dalam unggahannya.
    Ferry juga membantah klaim TNI yang menyebut sudah berusaha menghubungi dirinya.
    Menurutnya, baik secara langsung maupun melalui tim, ia tidak pernah menerima kontak apa pun.
    “Nggak, nggak pernah ada. Nomor saya belum pernah ganti kok, masih sama,” kata Ferry saat dihubungi Kompas.com.
    Ia pun mengaku tidak mengetahui detail apapun terkait temuan dugaan tindak pidana yang disebut TNI.
    “Saya belum tau apa-apa soal itu (temuan dugaan tindak pidana),” ucapnya.
    Lebih jauh, Ferry menyampaikan pesan pamungkas lewat unggahan Instagramnya.
    Ia menekankan bahwa ide tidak bisa dipenjara meski dirinya mungkin menghadapi proses hukum.
    “Saya sampaikan satu hal, ide tidak bisa dibunuh atau dipenjara,” pungkasnya.
    Sebelumnya, Komandan Satuan Siber (Dansatsiber) TNI Brigjen Juinta Omboh Sembiring menyampaikan temuan dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Ferry Irwandi.
    Hal itu ia sampaikan seusai mendatangi Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Senin (8/9/2025) sore.
    “Kami menemukan hasil dari patroli siber terdapat, kami temukan beberapa fakta-fakta dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Saudara Ferry Irwandi,” kata Juinta kepada wartawan.
    Meski demikian, Dansatsiber belum menjelaskan secara detail terkait dugaan tindak pidana tersebut.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Serangan Siber Makin Ganas, Keamanan Digital Perlu Diperkuat

    Serangan Siber Makin Ganas, Keamanan Digital Perlu Diperkuat

    Jakarta

    Ancaman siber di Indonesia terus meningkat, mulai dari serangan ransomware, phising, serangan DDoS, hingga kebocoran data yang jadi sorotan bahwa keamanan digital menjadi sektor yang krusial di era digital saat ini.

    Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengatakan bahwa perlunya perubahan cara pandang terhadap keamanan siber. Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN, Slamet Aji Pamungkas, menyebut bahwa keamanan siber harus diposisikan sebagai investasi, bukan sekadar pusat biaya atau cost center.

    Menurutnya, banyak sektor infrastruktur informasi vital di luar keuangan masih menganggap keamanan digital hanya menghabiskan biaya tanpa memberikan nilai tambah.

    “Harapan kami adalah marilah kita bersama-sama mengimplementasikan paradigma keamanan siber sebagai investasi, bukan lagi keamanan siber sebagai cost center,” ujar Slamet seperti dikutip dari Antara, Selasa (2/9/2025).

    Ia memberikan analogi sederhana, di mana sebuah pabrik sepatu mungkin tidak akan menambah jumlah produksi hanya karena memiliki lebih banyak satpam. Namun tanpa satpam, mesin produksi bisa hilang dicuri sehingga produksi justru berhenti total.

    Demikian pula dengan keamanan siber, yang meski tidak tampak secara langsung meningkatkan keuntungan, tetapi menjadi penentu keberlangsungan operasional organisasi.

    Keamanan siber, imbuh dia, sebaiknya sudah diterapkan sejak penyusunan suatu sistem, baik aplikasi, perangkat keras, maupun perangkat lunak. Dalam hal ini, BSSN mendorong keamanan siber tidak dianggap penting hanya setelah terjadinya insiden.

    Untuk mendorong terciptanya kesadaran publik akan pentingnya keamanan siber, BSSN menggencarkan literasi digital ke berbagai pihak. Slamet Aji menyebut lembaganya juga menggandeng pemangku kepentingan terkait untuk membangun kesadaran kolektif.

    Langkah konkret untuk mendukung paradigma ini mulai terlihat dari sektor swasta. PT Mega Global Solusindo (MGS), misalnya, yang baru saja meraih akreditasi internasional CREST Pathway+ menunjukkan bahwa perusahaan lokal mampu menjembatani standar global dengan kebutuhan domestik.

    Direktur Utama PT MGS, Sri Hardianti Abdullah, mengatakan bahwa pengakuan tersebut bukan sekadar prestasi, tetapi juga bentuk komitmen untuk membantu perusahaan Indonesia membangun ketahanan digital yang berkelanjutan.

    “CREST Pathway+ menjadi validasi global atas kompetensi teknis kami. Lebih dari itu, kami hadir untuk memperkuat resiliensi digital organisasi di Indonesia,” ujarnya.

    MGS selama ini dikenal dengan layanan yang mencakup uji penetrasi, pengujian aplikasi, audit sistem informasi, asesmen risiko keamanan IT, hingga pendampingan sertifikasi internasional seperti ISO 27001 dan PCI DSS. Perusahaan juga mendukung industri fintech dan sistem pembayaran dengan pendekatan secure by design sekaligus memastikan kepatuhan pada lisensi Bank Indonesia dan OJK.

    Sinergi antara dorongan regulasi dari BSSN dan langkah nyata sektor swasta seperti MGS menjadi kunci dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang lebih aman.

    Dengan kolaborasi pemerintah, regulator, dan pelaku industri, keamanan siber tidak lagi dilihat sebagai pengeluaran tambahan, melainkan investasi strategis yang menentukan kepercayaan publik dan keberlangsungan ekonomi digital nasional.

    “Melalui solusi end-to-end, PT Mega Global Solusindo berkomitmen membangun ekosistem digital Indonesia yang lebih aman, terpercaya, dan diakui di kancah internasional,” pungkasnya.

    (agt/agt)

  • Head-to-Head Indonesia U-23 vs Laos U-23: Garuda Muda Pernah Dijegal

    Head-to-Head Indonesia U-23 vs Laos U-23: Garuda Muda Pernah Dijegal

    JAKARTA – Timnas Indonesia U-23 akan memulai perjuangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dengan menghadapi Laos U-23.

    Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 berlangsung pada 3-9 September 2025 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur. Pada ajang kali ini Indonesia menjadi tuan rumah Grup J yang beranggotakan Korea Selatan, Laos, dan Macau.

    Indonesia U-23 akan melawan Laos di pertandingan pertama yang berlangsung pada Rabu, 3 September 2025. Bagi Garuda Muda, Laos bukan lawan asing karena dari catatan kedua tim sudah lima kali bertemu di berbagai ajang.

    Indonesia bertemu Laos di kelompok umur U-23 pertama kali pada SEA Games 2003. Saat itu, Skuad Merah-Putih menang tipis 1-0 berkat gol Bambang Pamungkas.

    Pertemuan terakhir Garuda Muda dengan Laos dijalani di Asian Games 2018 di mana saat itu Indonesia yang jadi tuan rumah menang meyakinkan dengan skor 3-0.

    Dari catatan pertemuan yang sudah terjadi, Indonesia U-23 hanya sekali kalah dari Laos. Momen itu terjadi di SEA Games 2009, yang mana saat itu kalah 0-2.

    Artinya, Indonesia U-23 tak bisa menganggap remeh Laos. Tetap ada potensi menjegal dari lawan sesama Asia Tenggara itu.

    Head-to-Head Indonesia U-23 vs Laos U-23

    Indonesia 1-0 Laos – SEA Games 2003

    Indonesia 4-0 Laos – SEA Games 2005

    Indonesia 0-2 Laos – SEA Games 2009

    Indonesia 4-0 Laos – SEA Games 2019

    Indonesia 3-0 Laos – Asian Games 2018

  • Proyek Tol Trans Jawa Ruas Terakhir Dikebut, Begini Progresnya

    Proyek Tol Trans Jawa Ruas Terakhir Dikebut, Begini Progresnya

    Jakarta

    Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi tengah menuntaskan pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) mulai dari Gending hingga Besuki sepanjang 49,68 kilometer. Ditargetkan ruas ini akan rampung akhir tahun 2025.

    Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, kehadiran jalan tol dibutuhkan untuk mempercepat distribusi barang dan jasa, meningkatkan efisiensi serta menurunkan biaya transportasi.

    “Karena diharapkan dapat memangkas waktu tempuh antar wilayah pada sektor logistik, sehingga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru,” kata Dody, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (28/8/2025).

    Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi mulai dari Gending hingga Besuki terbagi dalam 3 seksi, yakni Seksi 1 Gending-Kraksaan sepanjang 12,88 km dengan progres konstruksi hingga 25 Juli 2025 telah mencapai 89,97%, Seksi 2 Kraksaan-Paiton sepanjang 11,20 km telah mencapai 97,18%, dan Seksi 3 Paiton-Besuki telah mencapai 76,26%.

    Diharapkan, dengan selesainya pembangunan ruas tol ini akan mempersingkat waktu tempuh dari arah Probolinggo menuju Besuki yang semula sekitar 1 jam 15 menit menjadi 30 menit dengan kecepatan rata-rata 80-100 km/jam.

    Secara keseluruhan, jalan tol Probolinggo-Banyuwangi memiliki panjang 175,46 km dan terbagi menjadi dua tahap pembangunan. Tahap 1 menghubungkan Probolinggo-Besuki sepanjang 49,68 km, dan Tahap 2 menghubungkan Besuki-Banyuwangi sepanjang 126,10 km. Penyelesaian jalan tol ini nantinya dapat memangkas waktu tempuh Probolinggo sampai dengan Banyuwangi yang semula 5 jam melalui jalan arteri, menjadi hanya 2 jam.

    Untuk Tahap 1 secara keseluruhan progres pembebasan lahan sudah di atas 99%, sehingga pekerjaan konstruksi jalan tol dapat segera selesai dengan target tuntas pada kuartal IV 2025. Pembangunan Tahap I ini akan memiliki tiga Gerbang Tol (GT), yaitu GT Kraksaan, GT Paiton, dan GT Besuki dan 3 buah simpang susun yaitu Simpang Susun (SS) Kraksaan, SS Paiton dan SS Besuki.

    Tol Probolinggo-Banyuwangi merupakan ruas pamungkas dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan ujung barat hingga ujung timur Pulau Jawa. Tol ini hadir untuk meningkatkan konektivitas serta mempermudah mobilitas orang, barang dan jasa.

    Kehadiran Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi diharapkan menjadi katalisator pengembangan sektor pariwisata, pertanian, dan industri di wilayah Ujung Timur Pulau Jawa meliputi Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Bondowoso, dan Kabupaten Banyuwangi yang dikenal dengan kawasan Tapal Kuda.

    (acd/acd)

  • Skuad Baru Timnas Indonesia U-23: 7 Pemain Dicoret, 4 Wajah Baru Dipanggil

    Skuad Baru Timnas Indonesia U-23: 7 Pemain Dicoret, 4 Wajah Baru Dipanggil

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sebanyak tujuh pemain Timnas Indonesia U-23 yang sebelumnya memperkuat skuad Merah Putih di Piala AFF U-23 2025 tidak masuk dalam daftar pemain untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.

    PSSI secara resmi merilis 23 nama yang akan berlaga dalam ajang seleksi putaran final Piala Asia U-23 2026. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3–9 September 2025 di Sidoarjo, Jawa Timur.

    Sejumlah pemain yang mengantar Indonesia menjadi runner-up Piala AFF U-23 2025 kembali masuk daftar skuad, di antaranya Muhammad Ferarri, Kadek Arel, Dony Tri Pamungkas, Kakang Rudianto, Robi Darwis, Arkhan Fikri, Hokky Caraka, hingga Jens Raven.

    Namun, tidak semua pemain yang dipanggil pelatih Gerald Vanenburg pada Juli lalu kembali mengenakan kostum Garuda. Tercatat, tujuh pemain yang sempat tampil di Piala AFF U-23 2025 kini tidak masuk daftar untuk Kualifikasi Piala Asia U-23.

    Mereka adalah Achmad Maulana dan Brandon Scheunemann di lini belakang, Dominikus Dion, Victor Dethan, serta Firman Juliansyah di sektor gelandang, serta dua penyerang Yardan Yafi dan Althaf Indie.

    Sebagai gantinya, beberapa wajah baru masuk dalam daftar panggil Vanenburg, antara lain Ricky Pratama, Salim Tuharea, Zanadin Fariz, dan Dion Markx.

    Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 akan menjadi ujian penting bagi tim asuhan Vanenburg untuk melanjutkan tren positif setelah sukses melaju ke final Piala AFF U-23 2025. (zak/fajar)

  • Wamenkop: BUMN – Swasta siap tambah usaha Kopdes Merah Putih

    Wamenkop: BUMN – Swasta siap tambah usaha Kopdes Merah Putih

    Wamenkop Ferry Juliantoni di Jakarta. Foto: Kemenkop

    Wamenkop: BUMN – Swasta siap tambah usaha Kopdes Merah Putih
    Dalam Negeri   
    Editor: Nandang Karyadi   
    Selasa, 26 Agustus 2025 – 16:44 WIB

    Elshinta.com – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menyatakan BUMN dan swasta siap mendukung Kopdes/Kelurahan Merah Putih lewat penambahan usaha dan pasokan produk unggulan.

    Ferry, yang juga Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih, menegaskan pasokan itu akan menjaga keberlanjutan operasional koperasi. Akses masyarakat terhadap komoditas utama, kata Ferry, juga akan lebih mudah dengan harga terjangkau.

    “Harapan Pak Presiden yaitu barang-barang (produk dasar) bisa dijual ke masyarakat melalui Koperasi dengan harga yang lebih terjangkau. Oleh sebab itu peluang ini bisa diisi oleh BUMN atau swasta melalui gerai-gerai yang ada di Kopdes Merah Putih,” ujar Ferry dalam keterangan tertulis, Selasa (26/8/2025).

    Hingga 25 Agustus 2025, terdapat 7.905 gerai koperasi aktif dari 6.337 Kopdes/Kelurahan Merah Putih. Gerai-gerai itu siap bersinergi dengan BUMN dan swasta dalam penyediaan produk pangan yang akan diperjualbelikan melalui koperasi. Secara nasional, pada Agustus–September 2025 ditargetkan 15.000-25.000 unit Kopdes/Kelurahan Merah Putih beroperasi.

    Ferry menambahkan, gerai Kopdes bukan hanya tempat jual beli sembako, melainkan juga kantor pusat layanan publik desa. Salah satu prioritas Kopdes adalah menyalurkan program pemerintah dan barang subsidi.

    “Fungsi Kopdes ini bisa menjadi ganda yaitu menjual barang, menyalurkan program pemerintah pusat, sekaligus berperan sebagai gudang dengan fasilitas dryer, cold storage, dan titik serah barang subsidi. Bahkan termasuk menampung hasil produksi pertanian dan kerajinan makanan lokal,” jelasnya.

    Menurut Ferry, ekosistem Kopdes terbuka bagi semua pihak, baik BUMN maupun swasta, dengan skema business to business (BtoB). Keterlibatan BUMN sebagai produsen barang subsidi akan menempatkan Kopdes sebagai agen atau subdistributor, memberi nilai tambah bagi masyarakat dan UMKM.

    “Kita tidak ingin Kopdes ini justru menciptakan persaingan dengan warung UMKM. Justru posisinya bisa menjadi agen sub distributor, sehingga membantu memperkuat jaringan distribusi,” katanya.

    Dengan keterlibatan BUMN, swasta, asosiasi petani, dan pemangku kepentingan lain, Ferry optimistis Kopdes akan memperpendek rantai pasok dan menekan biaya logistik. Distribusi yang lebih sederhana diharapkan menghadirkan barang subsidi tepat sasaran, sesuai harga ketentuan, dan tersedia sesuai kebutuhan masyarakat desa.

    Ferry mengapresiasi komitmen para pihak yang terlibat. “Kolaborasi ini sangat penting. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi bapak-ibu semua untuk berpartisipasi membangun ekosistem Kopdes Merah Putih yang lebih baik,” ujarnya.

    Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan, Tatang Yuliono, juga mendukung penguatan model bisnis Kopdes. Ia menilai pemangkasan rantai pasok akan menstabilkan harga kebutuhan pokok di desa.

    “Kopdes ini harus mampu menjadi distributor level akhir di desa agar masyarakat tertarik, dan barang tersedia tepat waktu dengan harga sesuai ketentuan,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Asosiasi Champion Cabai Indonesia (ACCI) Tunov Mondro Atmojo menekankan pentingnya peran Kopdes sebagai offtaker. Ia berharap Kopdes bisa menyerap panen cabai anggota koperasi sehingga harga petani tetap terjamin.

    Penulis: Rama Pamungkas/Ter

    Sumber : Radio Elshinta

  • Frustasi Terbelit Utang, Pria di Bantul Tewas Usai Tiga Kali Coba Bunuh Diri

    Frustasi Terbelit Utang, Pria di Bantul Tewas Usai Tiga Kali Coba Bunuh Diri

    Keluarga menceritakan, korban beberapa kali mencoba mengakhiri hidupnya. Alasannya, frustasi karena terlilit utang. 

    “Korban diduga bunuh diri menurut keterangan anak kandung korban bahwa korban sudah berusaha sampai 3x akan melakukan bunuh diri waktu yang lalu, karena korban terlilit banyak utang,” jelasnya.

    Hasil pemeriksaan dari Tim Inafis Polres Bantul dan Dokter Puskesmas Pleret Dr. Indah Pamungkas, ditemukan bekas luka jeratan pada leher, serta tidak ada tanda-tanda kekerasan.

    Kemudian, berdasarkan keterangan dokter dari Puskesmas Pleret tersebut korban tidak terdapat luka kekerasan, korban diperkirakan telah meninggal kurang dari dua jam.

    “Pihak keluarga diwakili anak kandung korban RAF bahwa keluarga telah ikhlas atas kematian korban dan telah membuat surat pernyataan bahwa menerima kematian korban dan tidak akan menuntut ke pihak manapun,” ucapnya.

  • Jadwal MotoGP Hungaria 2025 Nanti Malam

    Jadwal MotoGP Hungaria 2025 Nanti Malam

    Jakarta

    Seri keempat belas MotoGP 2025 tersaji di lokasi baru, Sirkuit Balaton Park, Hungaria. Balap pamungkas MotoGP Hungaria 2025 digelar nanti malam. Ini jadwal selengkapnya.

    Balapan ini menjadi momen bersejarah bagi Hungaria karena untuk pertama kalinya balap kelas premier dengan format MotoGP digelar di negeri Eropa Tengah tersebut. Dulu, Hungaria pernah menggelar balap motor Grand Prix pada 1990 dan 1992 Sirkuit Hungaroring.

    MotoGP Hungaria 2025 menggunakan trek baru, Sirkuit Balaton Park. Trek sepanjang 4,08 km tersebut dikenal teknikal dengan kombinasi chicane serta tikungan lambat yang menuntut motor stabil, namun tetap diharuskan lincah. Sirkuit ini memiliki lebar 12 m, lintasan lurus terpanjang 665 m, 7 tikungan ke kanan, dan 10 tikungan ke kiri.

    Sebelumnya Sprint Race MotoGP Hungaria 2025 sudah digelar tadi malam. Marc Marquez (Ducati Lenovo) keluar sebagai pemenangnya, diikuti duo pebalap Pertamina Enduro VR46, Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli di posisi kedua dan ketiga.

    Selain Ducati, Sirkuit Balaton Park ini juga ramah buat para pebalap Honda. Buktinya Luca Marini bisa finis keempat dan Joan Mir finis keenam di Sprint Race MotoGP Hungaria 2025.

    Rangkaian balap utama MotoGP Hungaria 2025 bisa Anda saksikan sore ini melalui stasiun televisi Trans7 maupun sejumlah aplikasi berbayar seperti Vidio dan Vision+. Balap dimulai dari kelas Moto3, kemudian Moto2, hingga puncaknya balapan kelas MotoGP.

    Jadwal MotoGP Hungaria 2025

    1. Warm Up MotoGP: 14.40-14.50 WIB
    2. Moto3 – Race 20 lap: 16.00 WIB
    3. Moto2 – Race 22 lap: 17.15 WIB
    4. MotoGP – Grand Prix 26 lap: 19.00 WIB

    (lua/din)