Tag: Pamungkas

  • Laga Arema FC vs Semen Padang Tanpa Penonton, Polres Malang Kerahkan 800 Personel

    Laga Arema FC vs Semen Padang Tanpa Penonton, Polres Malang Kerahkan 800 Personel

    Malang (beritajatim.com) – Polres Malang menyiapkan lebih dari 800 personel gabungan untuk mengamankan laga pamungkas BRI Liga 1 antara Arema FC melawan Semen Padang yang digelar Sabtu (24/5/2025) di Stadion Kanjuruhan. Pertandingan dipastikan berlangsung tanpa penonton, sesuai dengan keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI dan operator liga.

    Kapolres Malang AKBP Danang Setyo Pambudi menegaskan, skema pengamanan akan diterapkan dalam empat ring. Penyekatan dan patroli skala besar juga digelar di sejumlah titik yang dianggap rawan guna menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan.

    “Pertandingan dipastikan digelar tanpa penonton, hal itu sesuai keputusan regulasi dan operator liga,” kata AKBP Danang, Jumat (23/5/2025).

    Ia mengimbau kepada Aremania dan Aremanita agar tidak datang ke Stadion Kanjuruhan. Masyarakat diminta menikmati pertandingan dari rumah atau lokasi nonton bareng (nobar) di wilayah masing-masing.

    “Stadion Kanjuruhan besok harus steril dari penonton Aremania maupun Aremanita sesuai regulasi Komdis PSSI. Pintu stadion akan kami jaga ketat,” ujarnya.

    Danang juga meminta agar insiden sebelumnya, seperti pelemparan bus tim Persik Kediri, dijadikan pelajaran. Ia percaya suporter Arema kini lebih dewasa dan dapat mendukung tim kesayangannya dengan cara yang positif.

    “Pertandingan sepak bola seharusnya menjadi tontonan menarik dan sarana healing bagi masyarakat. Kita harus wujudkan suasana yang aman dan nyaman, apalagi bulan depan Stadion Kanjuruhan akan digunakan untuk Porprov Jatim,” tambahnya.

    Dalam skema pengamanan, steward dari panitia pelaksana akan mengamankan ring satu, sementara personel kepolisian bertugas di ring dua hingga empat.

    “Kalau dibutuhkan, kami siap turun ke ring satu,” pungkas Danang. [yog/beq]

  • Tiga Bocah Hanyut Saat Mandi di Sungai Andong Ngawi, Satu Masih Hilang

    Tiga Bocah Hanyut Saat Mandi di Sungai Andong Ngawi, Satu Masih Hilang

    Magetan (beritajatim.com) – Tiga orang anak dilaporkan hanyut saat mandi di Dam Sungai Andong setelah diterjang banjir bandang kiriman dari lereng Gunung Lawu di Desa Teguhan, Paron, Ngawi, pada Senin, (12/5/2025), sekitar pukul 14.30 WIB. Ketiganya adalah Rifky Nur Hidayat (14), Asyraf Khairul Azam (13), dan Dimas Subuh Pamungkas (11), yang seluruhnya merupakan warga setempat.

    Dua korban, Dimas Subuh Pamungkas dan Asyraf Khairul Azam, berhasil selamat setelah sempat terseret arus sejauh sekitar 300 meter. Keduanya sempat berteriak minta tolong sebelum akhirnya ditolong oleh warga sekitar.

    Dimas, pelajar kelas 4 SD Negeri Teguhan, berhasil diselamatkan langsung oleh kakeknya, Simun (65), sementara Asyraf, pelajar kelas 6 di sekolah yang sama, berhasil keluar dari arus setelah mendapat arahan dari warga yang menolong.

    “Saya mendengar teriakan anak minta tolong. Saya datang, berhasil selamatkan cucu saya dan rekannya berhasil keluar sungai setelah diarahkan warga. Sementara satu korban lainnya hilang hingga sekarang. Banjir datang kiriman dari pegunungan,” ujar Simun, kakek Dimas.

    Korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang adalah Rifky Nur Hidayat, pelajar kelas 7 SMP di Paron, yang merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan Sarwono (44) dan Siti Kholifah (38), warga Desa Teguhan.

    “Awalnya ketiganya mandi, terus diterjang banjir yang datang tiba-tiba lalu hanyut. Dua selamat, satu hilang. Banjir air dari pegunungan,” ungkap Supriyono, Kepala Desa Teguhan.

    Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan segera melakukan pencarian terhadap Rifky. Polisi juga meminta keterangan dari dua bocah yang selamat untuk mendalami kronologi kejadian. Hingga menjelang petang, Rifky belum juga ditemukan dan pencarian masih terus dilakukan. [fiq/suf]

  • Rapat dengan DPRD Jember, Pegiat Srawung Sastra Bacakan Puisi Politik

    Rapat dengan DPRD Jember, Pegiat Srawung Sastra Bacakan Puisi Politik

    Jember (beritajatim.com) – Gunawan Tri Pamungkas, pegiat Srawung Sastra dan Board Manager Balai RW Institute, membacakan puisi ‘Kita Harus Terus Begerak – Atau Dirampok Seluruhnya’, saat rapat dengar pendapat dengan Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Rabu (7/5/2025).

    Dalam rapat tersebut, sejumlah perwakilan seniman, budayawan, dan pegiat literasi menyampaikan sejumlah persoalan dan tuntutan kepada pemerintah daerah. Salah satunya adalah menolak penggabungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jember.

    “Urusan kebudayaan saat berdiri dalam dinas tersendiri saja masih sering dipinggirkan, apalagi jika digabungkan,” kata Istono, salah satu aktivis.

    Saat mendapat kesempatan bicara, Gunawan memilih memanfaatkannya dengan membacakan puisi yang bertema politik di hadapan Ketua Komisi B Candra Ary Fianto dan dua anggota komisi Nilam Noor Fadilah dan Khurul Fatoni

    “Banyak hal yang sudah disampaikan teman-teman. Saya bagian hiburan saja,” kata Gunawan, tertawa.

    Berikut isi puisi tersebut.

    Saudaraku
    Lihatlah, lihatlah !
    Negeri ini bukan lagi tanah pertiwi yang dahulu,
    Tanah ini kini tumpukan sampah janji,
    gundukan terus membumbung busuk karena puja-puji palsu
    Negeri telah tergerus, terus di petak jadi pasar kekuasaan,
    tempat harga diri dijual kiloan,
    dan mimpi anak-anak negeri dijadikan pajangan
    dilelang di etalase istana.

    Para pemimpin bertakhta
    di singgasana bau wangi parfum impor, tersenyum lebar—
    di atas bangkai budaya
    dari manusia yang dibunuhnya berkali–kali
    setiap musim pemilu
    Wajah manisnya kian glowing
    di bawah langit yang kian koyak—
    ditopang oleh tulang-belulang petani
    dikipasi para ledek
    ditandu para seniman tradisi
    dan dipelitur dengan air mata buruh pabrik.

    Sementara barisan pengagumnya
    terus berkerubung diteras, duduk diundakan
    berdoa pada Tuhan dompet
    bermazhab pada kitab jabatan
    menjilat lumpur sepatu para cukong
    mengagungkan para perampok
    dengan kalimat manis :
    “Duli Tuanku…”
    Mereka pun rela menjilat sepatu tirani,
    berteriak “hidup Tuan”
    asal perut bisa buncit dan tersohor
    mereka tak sadar telah dicetak jadi patung upacara
    di panggung demokrasi palsu.

    Kita adalah pemilik sah republik ini !
    kini seperti tikus-tikus gudang,
    kita diburu, diumpankan, dipaksa diam—
    dengan nasi dua genggam nasi bungkus
    dan satu spanduk pemilu.
    Budaya di pakai saat sebatas lomba selfie dan kunjungan
    Hukum hanya payung bolong
    di buka cerah saat kampanye saja
    dan hilang saat petaka datang

    Tidak ada pilihan lain !
    Kita harus bergerak, harus berjalan terus
    karena berhenti atau mundur—
    berarti hancur
    Berhenti adalah memberi kursi
    pada para pendusta yang tanpa malu menulis sejarah –
    dengan tinta korupsi dan peluru.

    Apakah akan kita jual keyakinan kita,
    dalam pengabdian tanpa harga diri?
    Apakah kita akan menjual nurani,
    untuk sepiring nasi oplosan?
    Akankah kita bersalaman,
    dengan tangan berdarah orba,
    yang kini dicuci parfum demokrasi digital ?
    Akankah kita duduk satu meja ?!

    Tidak
    Tidak ada pilihan lain !
    Kita harus bergerak, berjalan terus !
    Meski lutut kita berdarah,
    dan lidah kita dijahit aturan—
    dan dikerdilkan lewat undang undang.

    Kita adalah manusia bermata sayu,
    yang beribu waktu di tepi jalan, berdiri di halte impian,
    mengacungkan tangan
    untuk bus dan alphard terus berlalu
    bus kemakmuran itu tak pernah berhenti untuk kita—
    kita yang setiap hari dihitung suaranya
    tapi tak pernah diperhitungkan kesejahteraannya.

    Kita adalah berpuluh juta anak kandung pertiwi
    yang bertahun hidup sengsara,
    dipukul banjir, gunung api, kutuk, dan hama
    Dan bertanya-tanya :
    Inikah yang namanya merdeka?
    dijanjikan surga tapi dikirim ke neraka pasar bebas,
    diberi upacara bendera tapi tak pernah punya rumah.
    Inikah yang disebut merdeka?
    jika tanah habis terjual, hutan masih bisa dibakar,
    laut dipagar dan langit pun bisa disewakan
    kepada investor asing yang mengaku dewa.

    Kita tidak punya kepentingan
    dengan seribu slogan, dengan seribu pengeras suara—
    yang hampa makna
    hanya berwajah selebritas
    hanya hadir saat kamera menyala
    Kami butuh keadilan.

    Sungai kami bau busuk,
    hutan kami gundul,
    sekolah kami roboh,
    hukum hanya hiasan pidato,
    dan tahta adalah gunungan sampah—
    yang hanya jadi bahan gunjingan sosial media
    tanpa satu pun tangan sungguh-sungguh mengangkatnya.

    Tidak ada lagi pilihan lain.
    Kita harus bergerak terus !
    Kita harus berjalan terus !
    bergandeng rapat satu jiwa satu perjuangan
    Meski jalan kita
    adalah tanah batu berlumpur,
    adalah malam gelap pekat,
    adalah dunia yang mencibir hina
    Saudaraku, Indonesia
    Kita harus berjalan terus!
    dari seluruh penjuru
    Illu—
    Pa’sanding—
    Lojeng—
    Durindeng—
    Kita harus ambil tanah dan kedaulatan itu kembali
    karena berhenti adalah mati.
    karena mundur adalah membiarkan bumi luhur ini
    dirampas seluruhnya—
    sama saja menandatangani akta kematian negeri ini!
    Kita harus ambil tanah dan kedaulatan itu kembali [wir]

  • 2 Hari usai Elkan Baggott Dapat Penghargaan, Blackpool Takluk atas Birmingham

    2 Hari usai Elkan Baggott Dapat Penghargaan, Blackpool Takluk atas Birmingham

    JABAR EKSPRES – Pemain abroad Indonesia, Elkan Baggott, mengalami kekalahan bersama klubnya, Blackpool FC, saat menghadapi Birmingham City. Kekalahan ini hanya selang dua hari usai dirinya mendapat penghargaan dari The Tangerines.

     

    Elkan Baggott menjadi salah satu pemain yang meraih penghargaan dari Blackpool, Senin 28 April 2025 malam waktu setempat atau Selasa (29/4) dini hari WIB. Dalam malam penghargaan di Bloomfield Road itu, penghargaan diberikan untuk pemain-pemain di klub, demikian menyitat dari cnnindonesia.com.

     

    Bek pinjaman dari Ipswich Town tersebut membawa pulang penghargaan sebagai Community Championship (Juara Komunitas) di musim ini. Menurut media Inggris, Blackpool Gazette, performa di luar lapangan merupakan alasan awards diberikan kepada sang bek jangkung.

     

    Kemungkinan besar pencapaian ini efek Elkan punya suporter Indonesia yang membuat popularitas Blackpool meroket. Bek tengah ini memang terkenal penggemarnya sangat militan.

     

    “Setelah itu, pemain pinjaman Ipswich Town, Elkan Baggott, dinobatkan sebagai Community Championship atas kerja kerasnya di luar lapangan,” tulis Blackpool Gazette, dikutip pada Kamis (1/5).

     

    Setelah menggelar acara penghargaan itu, Blackpool FC kembali menjalani laga kompetisi League One 2024/2025. Mereka menjamu Birmingham di Bloomfield Road, Rabu (30/4) malam waktu setempat atau Kamis (1/5) dini hari WIB.

     

    Hasilnya, Elkan Baggot dkk kalah dengan skor 0-2 dari The Blues. Gol-gol kemenangan tim tamu adalah sumbangsih Ethan Laird (’39)dan Alfie May (’51).

     

    Elkan tampil penuh 90 dalam pertandingan ini dengan torehan rating 6,7 dari Sofascore dikutip dari Sportcorner.ID. Dia melakukan empat sapuan, satu intersep dan tekel, serta menang duel 10 dari 12 kali dalam bertahan.

     

    Bek timnas Indonesia ini juga 57 kali menyentuh bola dan membupat 28 operan sukses dari 37 percobaan sepanjang laga.

    Birmingham ukir rekor, Blackpool tertahan di klasemen

     

    Hasil tersebut membuat pemuncak klasemen Birmingham City memecahkan rekor poin dalam semusim Football League. Dengan perolehan 108 poin, juara Piala Liga 2010/2011 itu melampaui rekor Reading yang mengumpulkan 106 poin pada edisi 2005/2006.

     

    Mengutip BBC UK, koleksi poin Birmingham di liga musim ini juga masih bisa terus bertambah. Syaratnya, mereka tidak kalah melawan Cambridge United pada partai pamungkas League One 2024/2025, Sabtu (3/5).

  • Tim USM Raih 3 Emas, 8 Perak, 1 Perunggu di Kejurnas Taekwondo

    Tim USM Raih 3 Emas, 8 Perak, 1 Perunggu di Kejurnas Taekwondo

    TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – Para taekwondin Universitas Semarang (USM) berhasil membawa pulang 3 medali emas, 8 perak dan 1 perunggu dalam Kejurnas WTA Indonesia Taekwondo Championship yang diselenggarakan di GOR Ciracas Jakarta pada 24 – 27 April 2025.

    Dalam Kejurnas yang diikuti 1707 atlet itu, USM mengirim 16 atlet dari 21 kelas yang dipertandingkan.

    Pembina UKM Taekwondo USM, Shokib,S.TP., MM bersyukur atas prestasi yang ditorehkan para atletnya.

    Dia berharap, hasil yang telah dicapai tersebut menambah semangat para atlet dalam berlatih.

    ”Saya mengapresiasi hasil yang diraih para atlet. Saya berharap, hasil ini menjadi pemicu para atlet untuk bisa berprestasi di Pomnas pada Oktober 2025,” ujarnya.

    Ketua UKM Taekwondo Reyvanda Marta Anggraini merasa sangat bangga melihat semangat juang teman -teman dalam kejuaraan ini. 

    “Saya  mengucapkan selamat kepada teman- teman yang berhasil memperoleh medali, meskipun tidak semua dari kita meraih medali tetapi pengalaman yang kita dapatkan di lapangan kemarin merupakan sebuah pelajaran berharga yang akan membentuk kita menjadi lebih baik di masa yang akan datang,” ungkap Reyvanda Marta Anggraini.

    “Dan juga saya sangat berterimakasih kepada teman teman yang sudah mau berjuang secara maksimal, tidak lupa juga saya mengucapkan terimakasih kepada pelatih yang juga memiliki peran dalam mengsukseskan tim taekwondo USM untuk meraih juara,” tambahnya.

    Dan saya berharap kita semua dapat terus menjaga semangat kebersamaan ini, baik di dalam maupun di luar arena.

    Berikut atlet yang meraih medali:

    Medali Emas

    1. Faiq Nanda Riyanto (U-54 kg putra)

    2. Anggara Adriano Arya Putra (U-58 kg putra)

    3. Omar Dewa Wicaksono (U-63 kg)

    Medali Perak

    1. Athallah Razzak Indrayana (U-54 kg putra)

    2. Muhammad Indaka (U-80 kg putra)

    3. Elfonda Dandi Kurnia Putra (over 87 kg putra)

    4. Sabrina Wulanda Azzahra (over 73 kg putri)

    5. Dera Fitria Ramadhan (poomsae individu putri)

    6. Nathanael Sakti Pamungkas (poomsae beregu putra)

    7. Raka Yanu Mahera (poomsae beregu putra)

    8. Nur Sofiandi (poomsae beregu putra)

    Medali Perunggu

    1. Farrel Muhammad Ivanda I. (U-74 kg putra (*)

  • 10 Tahun Yamaha Nmax di Indonesia, Segini Populasinya

    10 Tahun Yamaha Nmax di Indonesia, Segini Populasinya

    Jakarta

    Yamaha Nmax sudah berkiprah sejak Februari 2015 di Tanah Air. Artinya sudah 10 tahun motor bongsor itu ditawarkan ke masyarakat Indonesia.

    Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community, menjelaskan kehadiran Nmax generasi ketiga ini sudah menjadi role model di segmen skutik 150 cc.

    “Sejak pertama kali diperkenalkan di tahun 2015, Nmax sukses menciptakan trend setter baru di pasar skutik premium tanah air dan laris terjual hingga lebih dari 3 juta unit sampai dengan saat ini,” kata Rifki.

    Artinya sekitar 330 ribuan Nmax diproduksi setiap tahunnya. Ini hanya untuk produksi domestik, sebab sebagai produk global, Nmax juga diketahui dikapalkan untuk pasar ekspor.

    “Itu artinya, NMAX telah menjadi pilihan favorit konsumen Indonesia yang tidak hanya dapat diandalkan untuk mendukung berbagai macam kebutuhan bermobilitas melalui fitur-fitur unggulannya, tetapi lebih dari itu, motor ini juga dinilai menjadi simbol rasa bangga serta gaya hidup bagi para penggunanya,” tambahnya lagi.

    Perjalanan Nmax dimulai pada 15 Februari 2015. Motor ini untuk pertama kalinya debut global di Sirkuit Sentul, Jawa Barat.

    Yamaha Nmax generasi kedua diluncurkan pada 3 Desember 2019. Motor ini mendapat perubahan total dari generasi sebelumnya termasuk dari sisi fitur, dan desain.

    Teranyar, Nmax telah memasuki generasi ketiga yang baru diperkenalkan pada 2024. Nmax datang dengan teknologi pamungkas, yaitu YECVT yang memungkinkan penggunanya merasakan sensasi berkendara TURBO melalui fitur Riding Mode dan juga Y-Shift, serta adanya sistem Navigasi yang menampilkan peta digital di layar speedometer

    Sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen, pada momen satu dekade Nmax Yamaha menggelar event selebrasi bertajuk “Nmax Experience: Ride A Decade” yang mengajak para awak media, blogger, vlogger, komunitas dan juga konsumen umum untuk kumpul dan riding bersama menggunakan motor Nmax.

    Tim redaksi detikOto mengikuti pembukaan seri “Nmax Experience: Ride A Decade”. Perjalanan singkat ini jalan dari Amie Jaya Motor, Jl. Alternatif Cibubur, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menuju Karawang.

    Selebrasi ini akan digelar di 10 kota besar yang melibatkan ribuan biker. Adapun ke-10 kota tersebut meliputi Jakarta, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Bali, Surabaya, Lombok, Medan, Makassar dan juga Balikpapan.

    (riar/rgr)

  • KABAR DUKA: Bunda Iffet Meninggal Dunia, Sosok Orang Penting di Balik Kesuksesan Grup Musik Slank

    KABAR DUKA: Bunda Iffet Meninggal Dunia, Sosok Orang Penting di Balik Kesuksesan Grup Musik Slank

    TRIBUNJAKARTA.COM – Kabar duka datang dari dunia entertainment Indonesia yakni Bunda Iffet atau Iffet Veceha meninggal dunia pada hari Sabtu (26/4/2025) pukul 22.42 WIB di usia 87 tahun.

    Kabar meninggalnya Bunda Iffet dibenarkan oleh keluarga Bimbim Slank saat dikonfirmasi.

    “Iya benar,” katanya dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (276/4/2025).

    Bunda Iffet meninggal dunia di usia ke-87, pihak keluarga meminta doa agar Ibunda Bimbim Slank bisa diterima di sisi-Nya.

    “Mohon doanya,” lanjutnya.

    Selain itu manajer grup band Slank, Denny, membenarkan kabar duka tersebut.

    “Iya benar (Bunda Iffet meninggal dunia),” ungkap Denny kepada awak media.

    Dalam informasi yang didapat, Bunda Iffet sempat mengalami sakit dan pernah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

    Dalam obrolan di Markas Slank di kawasan Potlot, Duren Tiga, Bimbim menyampaikan kondisi terkini sang bunda.

    “Tolong doain ya, Bunda sekarang lagi di rumah sakit. Lagi drop sih sekarang, butuh recovery panjang,” beber Bimbim belum lama ini.

    Pemakaman Bunda Iffet akan dilaksanakan di TPU Karet Bivak blok AA1 blad 042 pada tanggal 27 April 2025.

    “Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Telah wafat dengan tenang diiringi keluarga tercinta, Bunda Iffet Veceha binti Abdul Azis St Besar (87 tahun) pada hari ini Sabtu 26 April 2025 pukul 22.42 WIB. Semoga almarhumah wafat dalam husnul khotimah, diampuni dosa-dosanya dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” tulis pesan yang disampaikan manajemen Slank.

    “Rencana pemakaman bertempat di TPU Karet Bivak blok AA1 blad 042 tanggal 27 April 2025. Mohon keikhlasan memaafkan almarhumah bila ada kesalahan semasa hidupnya,” lanjutnya.

    Berikut Profil dan Biodata Bunda Iffet

    Wanita ini dipanggil Bunda Iffet, nama lengkapnya adalah Vecheha Sidarta.

    Kemana pun Grup Band Slank konser, Bunda Iffet rajin menemani.

    Ia adalah ibu kandung Bimo Setiawan Almachzumi (Bimbim Drumer SLANK).

    Bimbim merupakan anak kedua di antara empat bersaudara Pasangan Iffet Veceha Sidharta (Bunda Iffet) dan Sidharta Manghurudin Soemarno.

    Ayah Bimbim atau suami Bunda Iffet adalah Sidharta, putera mantan Gubernur DKI Jakarta, Soemarno Sosroatmodjo.

    Peran Bunda Iffet sangat besar dalam karier Slank. Dalam rentang perjalanan karier 36 tahun, saat ini Slank menjadi The High Most Paid Band di Indonesia.

    Konon kabar untuk mendatangkan Slank sedikitnya diperlukan dana sampai 9 angka nol.

    Seperti halnya ketika Slank datang menghibur penggemarnya di Palembang dalam acara puncak Grand Final Piala Gubernur 2019 silam, seperti dikutip pada Laman TribunSumsel.com, 2019 silam.

    Datang dengan personel lengkap, Slank tampil dalam sejumlah lagu lama dan baru di Stadion Gelora Sriwijaya, Minggu (17/11/2019) malam.

    Hadir menyaksikan langsung performa Slank, Gubernur Sumsel ketika itu dijabat, Herman Deru didampingi, istrinya Febrita Lustia, beserta anak dan menantu.

    Sedikitnya 10-an ribu warga Palembang dan sekitarnya terhibur oleh Slank malam itu.

    Menurut promotor yang mendatangkan Slank, Yuli Kayomi, Slankers yang datang ke Palembang juga berdatangan dari Solo, Kalimantan dan berbagai tempat di luar Palembang. Ini menunjukkan magnet Slank besar.

    Berikut wawancara eksklusif Bunda Iffet dengan Tribun Network:

    Bunda Iffet berapa banyak Slankers di seluruh Indonesia?

    Ada banyak. Puluhan ribu.

    Kalau bikin partai bisa ya?

    (Tertawa). Kalau kita kerahkan. Satu kali ngomong aja bisa.

    Waw! Jadi The Power of Slank ya?

    Ha ha iya kira-kira begitu.

    Apa resep awet muda?

    Happy. Saya nggak pernah stres. Gak dipikirin. Apa adanya aja. (Bunda Iffet tidak minum obat-obatan tertentu). Minum vitamin tetap.

    Bunda berdarah Palembang? Banyak orang gak tau. Dari mano nian?

    Orangtua saya dari 1 Ilir Boombaru. Tapi, rumah orangtua sudah jadi masjid. Yang di mimbar itu masih ada ukiran-ukiran khas Palembang peninggalan nenek saya. Letaknya dekat perkampungan. Sepanjang jalan itu banyak masjid.

    Kapan orangtua meninggalkan Palembang?

    Jadi orangtua saya itu termasuk kakek saya dibuang pemerintah Belanda ke Jambi dan ke Jakarta. Tergolong pemberontaklah pada masanya. Jadi dari jaman dulu memang ada (semangat) perjuangan.

    Jadi boleh dibilang Bimbim ini terejawantahkan (nilai-nilai) perjuangannya yang pro NKRI sudah dari sananya ya?

    Iya. Katanya kan NKRI harga mati tapi kalo kata anak-anak NKRI haqul yakin. (Slank dikenal dan dipersepsikan orang sebagai grup band pendukung Jokowi sejak awal pencalonan Jokowi. Dalam beberapa kali kesempatan kampanye Jokowi,

    Ketika itu, Slank diundang sebagai band pamungkas. Pak Jokowi setelah dipastikan terpilih sorenya datang ke konser Slank.

    Mengutip Wikipedia, Slank adalah grup cinta damai dan pada kenyataanya Slank tidak saja berhasil merebut hati penggemar, tapi Slank juga telah berhasil membangkitkan semangat dan solidaritas dari sebuah generasi untuk punya sikap.

    Dan Slank memiliki kelompok penggemar yang fanatik dan kreatif, yang dikenal sebagai Slankers dan penggemar cewek dikenal dengan sebutan SLNKY.

    Slank ini konon kabar adalah The Highest Most Paid Band di Indonesia. Betul ya?

    Ha ha. Katanya. Tapi biasa aja tuh. (Bunda Iffet membenarkan Slank punya tanggung jawab sosial untuk masyarakat. Ia membenarkan banyak aktivitas sosial yang diurusi Slank).

    Slank baru merilis album baru. Kemudian ada undian untuk 5 pemenang yang berasal dari seluruh Indonesia. Mereka dibiayai semua untuk menyaksikan langsung Slank di Palembang.

    Bunda Iffet keren nian pake celana loreng. Bagaimana ceritanya ini?

    (Tertawa bederai). Dulu kan saya selalu pake baju kurung. Suatu hari waktu konser di Hongkong saya beli celana. Terus Bimbim bilang, Bun gitu aja bagus.

    Namanya The Rock and Roll Mom. Jadi beginilah saya pake baju dan celana,” katanya ketika itu.

    (TribunJakarta/Tribun Sumsel)

     

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Mensesneg tinjau seleksi siswa masuk SMA Taruna Nusantara

    Mensesneg tinjau seleksi siswa masuk SMA Taruna Nusantara

    Mensesneg di UT, Rawamangun, Jakarta melihat seleksi penerimaan siswa Taruan Nusantara, Jumat (25/4/2025). Foto: Kemensesneg

    Mensesneg tinjau seleksi siswa masuk SMA Taruna Nusantara
    Dalam Negeri   
    Editor: Nandang Karyadi   
    Sabtu, 26 April 2025 – 05:38 WIB

    Elshinta.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), yang juga menjabat Wakil Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN), Prasetyo Hadi, meninjau pelaksanaan tes seleksi akademik masuk SMA Taruna Nusantara tahun ajaran 2025–2026. Tes seleksi dilaksanakan di Universitas Terbuka, Rawamangun, Jakarta.

    “Ini merupakan rangkaian tahapan seleksi. Hari ini adalah seleksi offline, setelah sebelumnya dilakukan seleksi secara online,” ujar Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat (25/4/25).

    Ia menambahkan, seleksi akademik juga dilaksanakan serentak di 39 Unit Layanan Universitas Terbuka di seluruh Indonesia. Selain test akademik juga akan dilakukan psikotest dan test kesamaptaan jasmani.

    Menurutnya, hal ini sebagai wujud penggabungan kemampuan akademik, kemampuan mental serta kemampuan kesehatan. “SMA Taruna Nusantara memang diharapkan dapat mendidik generasi penerus bangsa yg unggul secara intelektual, mental kepribadian dan kesehatan,” ujarnya

    Prasetyo mengatakan pemilihan Universitas Terbuka sebagai lokasi seleksi didasarkan pada jangkauan luas dan kesiapan teknis lembaga tersebut. Hal itu kata dia sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI.

    “Salah satu pesan Bapak Prabowo yang kami pegang teguh adalah pelaksanaan seleksi ini harus bebas biaya. Tidak boleh ada lagi praktik-praktik lama seperti jalur rekomendasi atau titipan. Semua peserta harus bersaing secara adil, berdasarkan kompetensi yang dimiliki,” tegas Prasetyo.

    Sebagai informasi SMA Taruna Nusantara adalah sekolah menengah atas berasrama penuh, SMA Taruna Nusantara kini telah memiliki 3 (tiga) kampus yakni di Magelang, Cimahi dan Malang.

    Penulis: Rama Pamungkas/Ter

    Sumber : Radio Elshinta

  • 1 Dekade Yamaha Nmax di Indonesia

    1 Dekade Yamaha Nmax di Indonesia

    Jakarta

    Tahun 2025 menjadi penanda 10 tahun perjalanan Yamaha Nmax di Indonesia.

    Skutik bongsor ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2015, Nmax hadir sebagai pionir skutik premium 150cc yang menawarkan kombinasi desain elegan, kenyamanan berkendara, dan teknologi canggih.

    Yamaha NMAX. Foto: Yamaha

    Perjalanan Nmax dimulai pada 15 Februari 2015. Motor ini untuk pertama kalinya debut global di Sirkuit Sentul, Jawa Barat.

    Yamaha Nmax generasi kedua diluncurkan pada 3 Desember 2019. Motor ini mendapat perubahan total dari generasi sebelumnya termasuk dari sis fitur, dan desain.

    Teranyar, Nmax telah memasuki generasi ketiga yang baru diperkenalkan pada 2024. Nmax datang dengan teknologi pamungkas, yaitu YECVT yang memungkinkan penggunanya merasakan sensasi berkendara TURBO melalui fitur Riding Mode dan juga Y-Shift, serta adanya sistem Navigasi yang menampilkan peta digital di layar speedometer.

    Yamaha Nmax Turbo. Foto: (Muhammad Hafizh Gemilang/detikOto)

    Nmax buatan dalam negeri ini sudah diekspor ke lebih dari 40 negara di dunia.

    Sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen, pada momen satu dekade Nmax Yamaha menggelar event selebrasi bertajuk “Nmax Experience: Ride A Decade” yang mengajak para awak media, blogger, vlogger, komunitas dan juga konsumen umum untuk kumpul dan riding bersama menggunakan motor Nmax.

    “Dalam rangka merayakan satu dekade kehadiran NMAX serta wujud apresiasi kepada konsumen penggunanya, Yamaha menggelar event NMAX Experience: Ride A Decade yang diharapkan mampu memfasilitasi para pengguna NMAX lintas generasi untuk mengekspresikan rasa bangga mereka bersama motor,” tambah Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community.

    Selebrasi ini akan digelar di 10 kota besar yang melibatkan ribuan biker. Adapun ke-10 kota tersebut meliputi Jakarta, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Bali, Surabaya, Lombok, Medan, Makassar dan juga Balikpapan.

    Untuk informasi lebih lanjut terkait event NMAX Experience: Ride A Decade, pantau terus akun resmi @yamahaindonesia. Sementara untuk informasi mengenai produk, silahkan kunjungi website resmi berikut ini https://www.yamaha-motor.co.id/.

    (riar/dry)

  • Identitas Mayat di Sungai Ngotok Mojokerto Terungkap

    Identitas Mayat di Sungai Ngotok Mojokerto Terungkap

    Mojokerto (beritajatim.com) – Identitas mayat laki-laki yang ditemukan mengambang di Sungai Ngotok, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Agung Manunggal Pamungkas (32), warga Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

    Kapolsek Prajurit Kulon, AKP Edi Purwo Santoso mengatakan, identitas korban terungkap berkat temuan sejumlah dokumen identitas di saku celana korban. “Di saku celana belakang sebelah kanan korban ditemukan KTP, SIM C, kartu BPJS, dan uang pecahan Rp2.000 sebanyak tiga lembar,” ungkapnya, Jumat (25/4/2025).

    Bermodal KTP tersebut, petugas menghubungi pihak keluarga untuk memastikan identitas korban. Pihak keluarga yang datang ke ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto membenarkan bahwa korban adalah Agung Manunggal Pamungkas, setelah mengenali celana dan tanda khusus pada tubuh korban.

    “Pihak keluarga menyaksikan visum dan mengenali tanda di kaki korban. Mereka menguatkan identitas berdasarkan pakaian dan ciri fisik. Ditemukan luka lebam pada bagian dada korban yang mengarah ke jantung bukan disebabkan oleh tindakan kekerasan. Keterangan dari dokter tidak menunjukkan adanya penganiayaan,” katanya.

    Korban memang punya riwayat sesak napas, hal tersebut juga dibenarkan oleh keluarganya. Sebelumnya, jasad Agung ditemukan dalam posisi tengkurap di aliran anak Sungai Brantas pada, Kamis (24/4/2025) kemarin. Diperkirakan korban telah meninggal lebih dari tiga hari sebelum ditemukan. [tin/beq]