Tag: Nikita Mirzani

  • Lolly Ajukan Syarat jika Nikita Mirzani Ingin Bertemu

    Lolly Ajukan Syarat jika Nikita Mirzani Ingin Bertemu

    Jakarta, Beritasatu.com – Hubungan antara Laura Meizani Nasseru Asry atau Lolly dengan ibunya, Nikita Mirzani, hingga kini belum membaik. Lolly mengaku belum ingin bertemu dengan Nikita. Kalau pun Nikita ingin bertemu, ada syarat yang harus dipenuhi.

    “Sejauh ini Lolly masih belum ingin bertemu dengan NM (Nikita Mirzani). Kalau memang NM ingin bertemu, dia (Lolly) bilang harus melalui saya, Om Razman,” ungkap Razman, dikutip dari channel YouTube, Sabtu (11/1/2025).

    Razman menyampaikan kesiapannya menjadi perantara apabila Nikita ingin menyampaikan pesan kepada Lolly, meskipun keputusan untuk menerima atau menolak pesan itu tetap berada di tangan Lolly.

    “Kalau memang NM datang ke saya dan mengutarakan pesannya, maka saya akan coba sampaikan ke Lolly. Perkara diterima atau tidak, itu urusan Lolly,” ujarnya.

    Razman juga menyatakan, dirinya siap menjadi penengah dalam konflik antara Nikita Mirzani dan Lolly, mengingat perseteruan ini sudah berlangsung sangat serius dan lama.

    “Makanya saya bilang negara harus hadir, karena masalah ini sangat serius. Ini bukan satu atau dua kasus saja, dan mungkin di masa depan bisa terjadi pada yang lain. Oleh karena itu, negara harus hadir,” kata Razman.

  • Nikita Mirzani Minta Maaf pada Lolly, Fitri Salhuteru: Jangan Bikin Pencitraan

    Nikita Mirzani Minta Maaf pada Lolly, Fitri Salhuteru: Jangan Bikin Pencitraan

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebgram sekaligus pengusaha Fitri Salhuteru menyebut, ungkapan perasaan Nikita Mirzani pada putrinya, Laura Meizani Nasseru Asry (LM) atau Lolly sambil menangis merupakan bagian dari kebohongan. Pasalnya, selama mengenal Nikita, dirinya tidak pernah mendengar ucapan rasa sayang dari mantan sahabatnya itu pada anak-anaknya.

    “Enggak pernah tuch, aku selama kenal kau sekali saja kau bilang i love you pada anak-anaknya. Aduh, tolong jangan akting mulu,” jelas Fitri Salhuteru di Instagram miliknya, Sabtu (11/1/2025).

    “Coba itu urusin dahulu film kau yang belum tayang-tayang di bioskop. Itu dahulu, jangan bikin cerita narasi akting baru,” ungkapnya lagi.

    Fitri menyebut, perseteruan Nikita dengan anaknya memang menguras emosi.

    “Dia itu saking sibuknya fitnah-fitnah orang, hujat-hujat orang, nge-bully orang lain, sampai lupa kewajibannya mengurus anaknya sendiri,” tambahnya.

    Fitri Salhuteru menyebut, Nikita termasuk orang yang pintar berkamuflase dan pencitraan agar terlihat bagus di mata masyarakat terutama netizen yang mendukungnya.

    “Ada ya orang bikin pencitraan, kamera dari depan, belakang. Kalau kita jadi ibu, melihat anak kita begitu boro-boro mau disuruh baca teks, boro-boro kamera dari angle kiri, kanan, atas, depan, belakang,” ungkapnya dengan sindiran.

    “Enggak bisa, karena enggak semua orang berhati biadab kayak kamu. Kalian eneg enggak si disuguhi kayak gitu terus?” terangnya.

    Fitri Salhuteru menngatakan, seharusnya Nikita jangan terus meracuni masyarakat dengan berita-berita sampah seperti itu. Karena dianggap dapat merusak mental generasi muda.

    “Dia itu orang toxic, enggak cocok jadi tauladan. Jahat dia mulutnya,” tandasnya.

  • Razman Arif: Lolly Tak Mau Lagi Panggil Nikita Mirzani Mama

    Razman Arif: Lolly Tak Mau Lagi Panggil Nikita Mirzani Mama

    Jakarta, Beritasatu.com – Putri Nikita Mirzani, Laura Meizani Nasseru Asry (LM) atau Lolly membuat pengakuan mengejutkan. Pasalnya, Lolly sudah tidak mau lagi memanggil mama untuk Nikita Mirzani (NM).

    “Ada satu poin penting yang disampaikan Lolly kepada saya, di luar dia tidak mau bertemu dan ditemui oleh NM,” kata Razman Arif Nasution ditemui di Polres Jakarta Selatan, Sabtu (11/1/2025).

    Razman Arif Nasution kaget bahwa Lolly sudah tidak mau lagi menyebut Nikita Mirzani dengan panggilan mama.

    “Dia juga meminta, kalau dia amarah tetapi masih punya nalar yang positif. Kalau Nikmir, dia (Lolly) tidak mau sebut mama untuk saudari NM yang merupakan ibunya,” ujarnya lagi.

    “Sekali lagi, kalau Nikmir mau bertemu saya dan atau berbaikan dan atau apa pun namanya maka saya meminta harus melalui om Razman karena dia tidak mau meminta dengan yang lain,” lanjutnya.

    Meski Lolly tidak mau lagi memanggil Nikita Mirzani dengan sebutan mama, Razman Arif Nasution tetap membuka komunikasi yang baik antara Nikita Mirzani dengan putrinya.

    “Kalau pun saudari NM datang kepada saya untuk bertemu dengan Lolly, maka semua keputusan ada di tangan Lolly apakah diterima atau tidak. Tentu akan saya sampaikan kepada Lolly,” tandas Razman Arif Nasution terkait Lolly sudah tidak mau lagi memanggil Nikita Mirzani dengan sebutan mama.

  • Hotman Paris Beri Pencerahan Hukum Soal Perseteruan Nikita Mirzani dengan Lolly

    Hotman Paris Beri Pencerahan Hukum Soal Perseteruan Nikita Mirzani dengan Lolly

    Jakarta, Beritasatu.com – Pengacara ternama Hotman Paris Hutapea atau Hotman Paris memberikan pencerahan terhadap kasus yang menjadi sorotan publik, terkait perseteruan antara Nikita Mirzani dengan putrinya, Laura Meizani Nasseru Asry (LM) atau Lolly di Polres Jakarta Selatan.

    “Pencerahan hukum dari Hotman Paris, Nikita melaporkan seorang pria ke polisi dalam kapasitas ibu dari anak di bawah umur,” kata Hotman Paris dikutip dari Instagram miliknya, Sabtu (11/1/2025).

    “Artinya, Nikita bertindak sebagai wali sebagai undang-undang dan bukan berdasarkan surat kuasa,” ungkapnya.

    Hotman Paris menegaskan, secara legalitas hukum maka Lolly berada satu kesatuan dengan Nikita yang sesuai dengan aturan undang-undang dan bukan berdasarkan surat kuasa.

    “Artinya lagi Nikita dan putrinya adalah satu kesatuan sebagai pelapor dalam laporan polisi, hanya saja diwakilkan oleh Nikita demi undang-undang karena putrinya masih di bawah umur,” ungkapnya.

    Hotman Paris meminta agar pihak Nikita Mirzani memastikan secara kebenaran, terkait ada ucapan yang diduga dilontarkan dari kuasa hukum Vadel Badjideh, Razman Arif Nasution yang menyebut Lolly telah memberikan kuasa kepadanya.

    “Namun, apakah benar? Nah, ini harus dicek dahulu kebenarannya. Apakah benar, pengacara dari si pria atau terlapor yang katanya ada yang bilang dia mengaku sudah mendapat surat kuasa dari Lolly,” tanya Hotman Paris.

    Hotman Paris mengatakan, apabila kebenaran dari dugaan ucapan Razman Arif Nasution yang menyebut sudah mendapat kuasa dari Lolly maka sudah melanggar aturan hukum di Indonesia.

    “Kalau itu benar maka itu tidak boleh, karena sama saja pengacara tersebut bertindak dalam dua kapasitas yang saling dua kepentingan berbeda, yaitu sebagai pengacara dari terlapor dan juga sebagai pengacara dari pelapor yaitu Lolly yang dalah bagian satu kesatuan dengan ibunya sebagai pelapor,” ungkapnya.

    “Begitu loh analisa hukumnya. Kalau analisa hukum kita tinggi maka pengusaha-pengusaha akan percaya sama kita,” tutup Hotman Paris yang memberikan pencerahan hukum terkait perseteruan Lolly dengan ibunya, Nikita Mirzani.

  • Kabur dari Rumah Aman karena Ada Gadis Open BO, Intip Fasilitas VVIP untuk Lolly di RS Polri

    Kabur dari Rumah Aman karena Ada Gadis Open BO, Intip Fasilitas VVIP untuk Lolly di RS Polri

    Jakarta, Beritasatu.com – Anak perempuan selebritas Nikita Mirzani, Laura Mezani Nasseru Asry, atau yang akrab disapa Lolly, kembali menjadi pusat perhatian masyarakat. Ia tiba-tiba kabur dari rumah aman pada Kamis, 9 Januari 2024. Saat itu, Lolly mendadak muncul di kantor Razman Arif Nasution, kuasa hukum kekasihnya, Vadel Badjideh.

    Razman Arif Nasution mengaku sangat terkejut karena tidak menyangka Lolly kabur dari rumah aman. Ada alasan khusus mengapa Lolly merasa tidak betah di sana. Salah satunya adalah ketidaknyamanan karena harus tinggal bersama beberapa penghuni rumah aman lain yang memiliki latar belakang kasus berbeda.

    “Aku kabur karena enggak betah,” ujar Lolly di Polres Jakarta Selatan pada Jumat (10/1/2025) dini hari.

    Lolly menjelaskan bahwa ia merasa tidak nyaman tinggal di rumah aman karena berada bersama orang-orang yang menurutnya asing dan aneh. Hal tersebut mendorongnya untuk keluar dan menemui pengacara Vadel Badjideh, Razman Arif Nasution.

    “Enggak betah, disatuin sama yang open BO, HIV, orang gila,” jelas Lolly.

    Lolly sebut ucapan Nikita Mirzani berkomunikasi dengannya via hand phone adalah bohong belaka. – (Beritasatu.com/YouTube)

    Kini, Lolly telah dibawa oleh Razman Arif Nasution ke RS Polri Kramat Jati. Ia bahkan menempatkan anak perempuan satu-satunya Nikita Mirzani itu di ruangan VVIP.

    Berdasarkan penelusuran Beritasatu.com di situs resmi RS Polri Kramat Jati, terdapat tiga ruangan VVIP yang tersedia di rumah sakit tersebut. Ketiganya adalah VVIP Promoter 6 Khusus Kepresidenan, VVIP Promoter 5, dan VVIP Anton 4.

    Bisa dipastikan bahwa Lolly tidak akan menempati ruangan VVIP Promoter Khusus Kepresidenan karena ruangan tersebut memang hanya disiapkan untuk pejabat penting negara, khususnya Presiden dan Wakil Presiden.

    Kemungkinan besar, Lolly akan ditempatkan di antara ruangan VVIP Promoter 5 atau VVIP Anton 4. Kedua ruangan tersebut memiliki tarif dan fasilitas yang berbeda.

    Ruang VVIP Promoter 5 membutuhkan biaya sebesar Rp 1,25 juta per hari. Fasilitas yang disediakan meliputi 1 tempat tidur pasien, 1 kamar tunggu pasien, kamar mandi dalam, ruang tamu pribadi, kulkas, AC, TV, meja makan, dan lemari pakaian pasien.

    Sebaliknya, ruang VVIP Anton 4 memiliki tarif lebih tinggi, yaitu Rp 2,125 juta per hari. Tarif yang lebih besar ini disertai fasilitas yang jauh lebih lengkap dibandingkan VVIP Promoter 5. Beberapa fasilitas yang tersedia di VVIP Anton 4 adalah 1 tempat tidur pasien, 1 kamar tunggu pasien, kamar mandi dalam dengan water heater, ruang tamu pribadi, kulkas, AC, TV, meja makan, lemari pakaian pasien, dan sofa.

    “Saya mau memastikan bahwa Saudari Lolly sudah berada di tempat baru di ruangan kelas VVIP. Sekarang kondisi di sini (RS Polri) sangat aman dan nyaman serta ter-cover keperluannya,” ungkap Razman Arif Nasution.
     

  • Lolly Pilih Keluar dari Kartu Keluarga, Nikita Mirzani: Ami Akan Selalu Mencintai Kamu

    Lolly Pilih Keluar dari Kartu Keluarga, Nikita Mirzani: Ami Akan Selalu Mencintai Kamu

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Nikita Mirzani buka suara terkait keinginan putrinya, Laura Meizani Nasseru Asry (LM) atau Lolly yang memilih untuk keluar dari kartu keluarga (KK) Nikita Mirzani seperti yang diutarakan tim pengacara Razman Arif Nasution.

    “Ami tidak pernah berharap, tidak pernah mau kamu harus melalui cobaan yang berat ini dan saat Ami mendengar (memilih untuk keluar dari kartu keluarga) bahwa kamu mengambil keputusan yang besar dalam hidupmu Ami merasa kecewa,” ungkap Nikita Mirzani dikutip dari YouTube miliknya, Sabtu (11/1/2025).

    Nikita Mirzani meminta kepada Lolly untuk memikirkan dengan matang atas keinginannya untuk keluar dari kartu keluarga. Nikita Mirzani berharap, apa yang menjadi keinginan dari putrinya merupakan bagian dari emosi sesaat.

    “Ami tetap akan selalu mencintai kamu. Kamu adalah anak perempuan satu-satunya yang Ami miliki dan tidak ada yang lebih berharga dari Ami selain kebahagiaan kamu,” jelasnya lagi.

    Nikita Mirzani juga rela apabila keinginan Lolly untuk tidak lagi menganggap dirinya sebagai ibu kandungnya. Baginya, yang terpenting pemilihan dari Lolly bisa menjadi kebahagiaan buat putrinya itu.

    “Ami mengikhlaskan segala keputusan yang kamu ingin perbuat, meski terkadang Ami merasa kehilangan. Mungkin di suatu saat nanti, saat menjadi seorang ibu maka kamu akan memahami betapa besar perjuangan seorang ibu dan cinta yang diberikan dari ibu kepada anaknya,” ungkapnya.

    Selain ingin keluar dari kartu keluarga, Lolly juga meminta agar Nikita Mirzani untuk tidak datang di Rumah Sakit Polri yang menjadi tempat sementara untuknya. Nikita Mirzani pun mendoakan agar putrinya selalu dalam keadaan yang sehat.

    “I love you Laura Meizani Mawardi. Jaga diri baik-baik kamu, ya. Apa pun yang terjadi, maka Ami akan selalu ada untuk kamu,” lanjutnya.

    Nikita Mirzani meminta kepada Lolly yang memilih menjauh darinya, agar bisa mencari dirinya apabila saat orang lain menjauhkan putrinya.

    “Saat, tidak ada satu orang pun yang memperhatikan kamu atau orang meninggalkan kamu maka pintu rumah akan selalu terbuka 24 jam untuk kamu,” tutup Nikita Mirzani sambil mengusap air mata.

    Sebelumnya, pengakuan mengejutkan datang dari Lolly yang meminta untuk keluar dari kartu keluarga (KK) akibat tidak tahan menghadapi ibunya, Nikita Mirzani.

    Permintaan Lolly untuk keluar dari kartu keluarga (KK) Nikita Mirzani diutarakan oleh tim kuasa hukum Razman Arif Nasution, Rahmad Riadi.

    “Lolly bilang ‘om, kalau seandainya terjadi (keluar dari kartu keluarga) maka saya memohon kepada semuanya untuk mengajukan permohonan ke pengadilan agar saya bisa diadopsi’,” kata tim kuasa hukum Razman Arif Nasution, Rahmad Riadi di Polres Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2025).

    Mendengar ungkapan dari Lolly, membuat Rahmad Riadi mempertanyakan kepada putri Nikita Mirzani terkait keluarga yang diinginkannya itu.

    “Saya bertanya kepada dia (Lolly) ‘kamu mau siapa untuk menjadi orang tua di antara semua yang ada di sini’. Di situ Lolly dengan jelas mengatakan ‘saya mau bersama Pak Razman’,” jelasnya lagi menirukan keinginan Lolly.

  • Berseteru dengan Lolly, Nikita Mirzani: Maafkan Ami, Anakku

    Berseteru dengan Lolly, Nikita Mirzani: Maafkan Ami, Anakku

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Nikita Mirzani akhirnya meminta maaf kepada putrinya, Laura Meizani Nasseru Asry (LM) atau Lolly atas perseteruan keduanya. Permintaan maaf Nikita Mirzani itu disampaikan di YouTube miliknya.

    “Hai, anakku Laura Meizani Mawardi. Ini aku, Ami (panggilan Nikita Mirzani untuk Lolly) adalah orang yang sampai kapan pun selalu mendoakan kamu,” kata Nikita Mirzani, Sabtu (11/1/2025).

    “Sebagai seorang ibu, Ami ingin mengatakan agar kamu tahu bahwa sejak kamu dilahirkan, Ami selalu berusaha sekuat tenaga untuk memberikan yang terbaik untuk kamu dan masa depanmu. Ami minta maaf apabila pernah melakukan kesalahan terhadap kamu, anakku,” ungkap Nikita Mirzani meneteskan air mata.

    Nikita Mirzani mengaku, perbuatannya yang keras terhadap Lolly dilakukan agar anaknya bisa hidup sukses di masa mendatang. Apalagi, di mata Nikita Mirzani, putrinya merupakan seorang perempuan yang wajib mendapat perlindungan yang ketat ketimbang laki-laki.

    “Ami galak karena semua itu dilakukan demi kebaikanmu. Ami ingin kamu bahagia dan terlindungi,” ujarnya.

    “Anakku, percayalah tidak ada seorang ibu yang tidak sayang kepada anaknya. Hanya ibu yang akan ada selalu dalam suka maupun duka,” bebernya.

    Nikita Mirzani juga meminta maaf, apabila Lolly harus melalui cobaan yang berat dalam hidupnya meski usianya masih di bawah umur.

    “Ami tidak pernah berharap kamu harus melalui cobaan yang berat ini. Dan, saat Ami mendengar bahwa kamu mengambil keputusan yang besar dalam hidupmu, Ami merasa kecewa,” tuturnya.

    “Namun, lebih dari itu biar kamu mengetahui bahwa Ami tetap akan selalu mencintai kamu. Kamu adalah anak perempuan satu-satunya yang Ami miliki dan tidak ada yang lebih berharga dari Ami selain kebahagiaan kamu,” ungkap Nikita Mirzani yang meminta maaf atas perseteruannya dengan putrinya, Lolly akibat diduga tidak menyetujui hubungan Lolly dengan Vadel Badjideh.

  • Top 5 News: Alasan Formasi Disabilitas CPNS 2024 Tak Bisa Dialihkan hingga Lolly Sebut Nikita Mirzani Ibu Durhaka

    Top 5 News: Alasan Formasi Disabilitas CPNS 2024 Tak Bisa Dialihkan hingga Lolly Sebut Nikita Mirzani Ibu Durhaka

    Jakarta, Beritasatu.com – Sejumlah artikel Beritasatu.com masuk dalam daftar top 5 news karena menarik perhatian pembaca, pada Jumat (10/1/2025) hingga Sabtu (11/1/2025) pagi. Artikel yang menjadi perhatian pembaca ini beragam temanya, mulai dari alasan formasi disabilitas CPNS 2024 tak bisa dialihkan, hingga perseteruan Lolly dengan ibu kandungnya Nikita Mirzani.

    Berikut top 5 news Beritasatu.com:

    1. Alasan Formasi Disabilitas CPNS 2024 Tidak Bisa Dialihkan ke Formasi Umum

    Pada seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2024, pemerintah kembali menegaskan komitmennya terhadap inklusivitas dengan mengatur secara khusus formasi untuk penyandang disabilitas dan tidak dapat dialihkan pada formasi umum.

    Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa formasi tersebut dimanfaatkan secara tepat sasaran oleh mereka yang berhak. Jika tidak ada pelamar yang memenuhi syarat, formasi disabilitas akan tetap kosong dan tidak dapat dialihkan ke formasi umum, berbeda dengan kebijakan pada tahun-tahun sebelumnya.

    2. KPK Periksa Mantan Ketua KPU Terkait Kasus Hasto Hari Ini

    Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2017-2022 Arief Budiman (AB), hari ini, Jumat (10/1/2025).

    Arief akan dimintai keterangannya sebagai saksi dalam kasus dugaan suap penetapan anggota DPR periode 2019-2024 dan perintangan penyidikannya dengan tersangka Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto (HK).

    3. 97 Persen Perusahaan Tercatat di BEI Telah Penuhi Laporan Keberlanjutan

    Top 5 news selanjutnya mengenai PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan, sebanyak 97 persen perusahaan yang tercatat di pasar modal Indonesia, telah mempublikasikan laporan keberlanjutan atau sustainability report.

    “Penyampaian laporan sustainability reporting yang diwajibkan oleh OJK kepada perusahaan tercatat di BEI telah mencapai 97 persen,” ujar Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik di Jakarta, Jumat (10/1/2025).

    Dikatakan Jeffrey, dalam menyusun laporan keberlanjutan tersebut, perusahaan tercatat di BEI harus juga menyampaikan pelaporan terkait penerapan prinsip-prinsip keuangan keberlanjutan.

    4. Lolly Sebut Nikita Mirzani sebagai Ibu yang Durhaka

    Laura Meizani Nasseru Asry atau akrab disapa Lolly, menyebut Nikita Mirzani sebagai sosok ibu yang durhaka. Pernyataan ini disampaikan Lolly setelah ia kabur dari rumah aman dan menemui pengacara Razman Arif Nasution.

    “Dia (Nikita Mirzani) enggak benar. Di dunia ini bukan cuma anak yang bisa durhaka, ibu juga bisa durhaka. Namun, di sini yang selalu disalahkan anak,” ungkap Lolly di Polres Jakarta Selatan, pada Jumat (10/1/2025) malam.

    Lolly juga menyatakan, Nikita Mirzani adalah sosok orang tua yang tidak layak untuk diteladani. Menurutnya, menghadapi orang tua seperti Nikita adalah sebuah tindakan yang pantas untuk dilawan.

    5. KPK Jadwalkan Pemeriksaan Mantan Dirut Pertamina Nicke Widyawati Terkait Kasus LNG

    Top 5 news terakhir mengenai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati Jumat (10/1/2025). Pemeriksaan ini terkait dugaan korupsi dalam pengadaan liquefied natural gas (LNG) di PT Pertamina periode 2011-2021.

    Selain Nicke, KPK juga memanggil tiga saksi lainnya dalam kasus yang sama, yaitu Auditor Madya PT Pertamina Geothermal Energy (2013-2018) Hendra Sukmana (HS), Senior Expert Downstreams Gas, Power, New Renewable Energy PT Pertamina (Agustus 2023) Mahendra Susetyodhani (MS), dan Manajer Gas Sourcing Pertamina Merry Marteighianti (MM).

  • Kriminal kemarin, praperadilan Hasto hingga anak Nikita Mirzani kabur

    Kriminal kemarin, praperadilan Hasto hingga anak Nikita Mirzani kabur

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah peristiwa menarik berkaitan keamanan dan kriminalitas terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Jumat (10/1) yang dipublikasikan antaranews mulai dari PN Jaksel menggelar sidang permohonan praperadilan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto hingga anak Nikita Mirzani yang kabur dari rumah aman.

    Berikut rangkuman berita selengkapnya:

    1. PN Jaksel gelar sidang permohonan praperadilan Hasto pada Selasa

    Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menggelar sidang permohonan praperadilan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto pada Selasa (21/1).

    Baca di sini

    2. Polisi masih kejar pelaku pencabulan di Tangerang

    Kepolisian masih mengejar pelaku pencabulan berinisial W (40) yang merupakan seorang guru mengaji di Kawasan Sudimara Selatan, Ciledug, Kota Tangerang, Banten.

    Baca di sini

    3. Seorang pria dibegal oleh tiga orang tak dikenal di Jakarta Timur

    Seorang pria berinisial SY melapor ke Kepolisian terkait kasus pembegalan yang dilakukan oleh tiga orang tak dikenal di Jakarta Timur pada Rabu (8/1) dini hari.

    Baca di sini

    4. Guru pelaku pelecehan seksual di Cilandak dilaporkan ke dinas

    Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) melaporkan guru berinisial AU (50) sebagai terduga pelaku pelecehan seksual kepada ke seorang siswi berinisial ZKL (17) pada salah satu SMK swasta di Cilandak ke Dinas Pendidikan DKI.

    Baca di sini

    5. Lolly, anak Nikita Mirzani kabur dari rumah aman

    Kepolisian membenarkan bahwa anak Nikita Mirzani, Lolly atau LM (17) kabur dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) atau rumah aman dalam pemeriksaan kasus dugaan pencabulan dan aborsi yang dilakukan Vadel Badjideh.

    Baca di sini

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

  • Kabur dari Rumah Aman, Lolly Ditempatkan di Rumah Sakit Polri

    Kabur dari Rumah Aman, Lolly Ditempatkan di Rumah Sakit Polri

    Jakarta, Beritasatu.com – Setelah kabur dari rumah aman akibat tidak betah berada satu ruangan dengan anak mengidap HIV, Polres Jakarta Selatan memilih Rumah Sakit Polri di Kramat Jati sebagai tempat untuk penitipan putri Nikita Mirzani, Laura Meizani Nasseru Asry (LM) atau Lolly.

    “Dari hasil koordinasi baik pihak Polres Jakarta Selatan dengan Kementerian PPA dan KPAI serta keluarga maka kami menitipkan saudari LM ke Rumah Sakit Polri (RS) untuk sementara,” kata Humas Polres Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi di Polres Jakarta Selatan (Jaksel) kepada awak media, Jumat (10/1/2025).

    AKP Nurma Dewi menyebut, penitipan Lolly di RS Polri karena pihaknya ingin memulihkan kondisi dari Lolly.

    “Psikis saudari LM harus dipulihkan, agar nantinya bisa menjadi anak yang tumbuh dewasa dengan baik,” jelasnya lagi.

    AKP Nurma Dewi mengatakan, pihak Polres Jaksel menyerahkan sepenuhnya kepada tim dokter untuk mengembalikan psikologi dari Lolly.

    “Kami selalu memperhatikan adanya hak-hak anak-anak yang harus dipenuhi, termasuk dari sisi perlindungan akibat adanya kekerasan. Tentu, semua yang berwenang adalah tim kedokteran,” lanjutnya.

    Sebelum dilimpahkan ke RS Polri, pihak Polres Jaksel memastikan sudah berkoordinasi dengan Lolly dan keluarganya.

    “Yang jelas Kanit PPPA sudah memberitahukan kepada saudari atau ananda LM,” tukasnya.