Tag: Nikita Mirzani

  • Alasan Reza Gladys Mau Transfer Dua Kali Nikita Mirzani Hingga Rp 4 Miliar Karena Merasa Terancam

    Alasan Reza Gladys Mau Transfer Dua Kali Nikita Mirzani Hingga Rp 4 Miliar Karena Merasa Terancam

    TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – Terkuak alasan dokter Reza Gladys bersedia mengirimkan uang dua kali hingga mencapai Rp 4 miliar kepada Nikita Mirzani.

    Hal itu lantaran Reza Gladys merasa terancam jika pertemuan dengan Nikita Mirzani tidak menghasilkan.

    Atas hal tersebut, Reza Gladys akhirnya melaporkan Nikita Mirzani cs diduga telah melakukan pengancaman disertai pemerasan melalui media elektronik pada 3 Desember 2024.

    Di laporannya, Reza Gladys mengaku sudah mentransfer uang Rp 4 miliar ke Nikita Mirzani.

    “Atas kejadian tersebut, korban (Reza Gladys) merasa telah diperas dan mengalami kerugian Rp 4 miliar,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary, Selasa (11/2/2025).

    Ade Ary mengatakan, Reza Gladys mentransfer ke Nikita Mirzani karena merasa terancam setelah diminta uang Rp 5 miliar saat ingin bertemu dan menjalin silaturahmi dengan janda tiga anak tersebut.

    Padahal, niat Reza Gladys ingin bersilaturahmi setelah Nikita Mirzani sempat mencemarkan nama baiknya dan juga produk kecantikannya.

    Reza Gladys kala itu menghubungi Nikita Mirzani melalui asistennya, Mail Syahputra.

    Namun, respons Nikita Mirzani membuat Reza Gladys merasa terancam.

    “Respons terlapor (Nikita Mirzani) adalah ancaman akan speak up ke media sosial bila silaturahmi tersebut tidak menghasilkan uang, dan terlapor meminta Rp 5 miliar sebagai uang tutup mulut,” ucap Ade Ary.

    Reza Gladys kemudian mentransfer sebanyak dua kali dengan total Rp 4 miliar.

    Pada 14 November 2024, Reza Gladys melakukan transfer dana sebesar Rp 2 miliar ke nomor rekening atas nama tertentu atas arahan Nikita Mirzani.

    Kemudian, pada 15 November 202, atas arahan terlapor Nikita Mirzai, Reza Gladys memberikan uang tunai sebesar Rp 2 miliar.

    Laporan Reza Gladys ini sudah ditangani Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya dan sudah dalam tahap penyidikan.

    Polisi sudah memeriksa 10 saksi dalam laporan Nikita Mirzani ini.

    Barang bukti yang telah diamankan adalah dua flashdisk, satu bundel bukti tangkapan layar percakapan WhatsApp, bukti transfer, salinan lembar kuitansi pembayaran, dan beberapa gawai. (*)

     

  • Nikita Mirzani Curhat Ada Pihak yang Tak Terima Lolly Kembali Pulih

    Nikita Mirzani Curhat Ada Pihak yang Tak Terima Lolly Kembali Pulih

    Jakarta, Beritasatu.com – Nikita Mirzani baru-baru ini mengungkapkan tentang kondisi terbaru putrinya, Laura Meizani atau Lolly, yang dikabarkan telah pulih dari gangguan psikologisnya akibat berbagai masalah dalam setahun terakhir. 

    Meskipun begitu, Nikita merasa heran karena ada beberapa pihak yang justru tidak senang dengan pulihnya kesehatan fisik dan jiwa putrinya tersebut.

    Namun, Nikita tidak menjelaskan siapa saja pihak-pihak tersebut. Ia hanya mengatakan sebagai bentuk luapan perasaan terkait masalah yang dihadapi, putrinya Lolly.

    “Aku bingung, kalau Laura sudah membaik kok malah ada yang enggak suka. Namun, dia (Lolly) anakku, yang lahir dari rahimku. Kalau dia membaik, mestinya orang-orang ikut bahagia,” kata Nikita Mirzani di Polres Metro Jakarta Selatan belum lama ini.

    Nikita juga menyebutkan soal foto Laura yang beredar bersama seorang pria yang sempat menjadi viral di media sosial. Ia pun mendukung pertemanan baru yang dijalin Lolly dengan pria berwajah bule tersebut.

    “Itu teman dekat Lolly sekarang. Aku selalu bilang, lingkungan pertemanan itu sangat memengaruhi kita,” ujar Nikita Mirzani.

    Pemain film Nenek Gayung itu kemudian mengaitkan pengalaman pribadi masa lalunya dengan masalah yang dihadapi Laura. Ia mengaku pernah berada di lingkungan pertemanan yang memberikan dampak buruk. Namun, akhirnya ia berhasil keluar dan berubah menjadi lebih baik.

    “Sama seperti aku dahulu, berteman dengan orang-orang yang mengajarkan aku untuk berbuat onar dan hal-hal negatif lainnya. Padahal, aku sejatinya bukan seperti itu. Namun, lihat sekarang, Alhamdulillah, sudah berubah,” tandas Nikita Mirzani yang mengabarkan kabar terbaru tentang Lolly.

  • Terbongkar dari Postingan Nikita Mirzani, Lolly Ternyata Dititipkan pada Yayasan di Cisarua Bogor

    Terbongkar dari Postingan Nikita Mirzani, Lolly Ternyata Dititipkan pada Yayasan di Cisarua Bogor

    Jakarta Beritasatu.com – Keberadaan putri Nikita Mirzani, Laura Meizani Nasseru Asry atau Lolly dirawat akhirnya terungkap melalui unggahan dari Nikita Mirzani.

    Pada foto yang diunggah di media sosial milik Nikita Mirzani, terlihat sebuah tulisan Agape yang ada pada kanan atas. Terlihat pula Lolly menggunakan pakaian hitam yang sangat serius duduk di sebuah sofa.

    Berdasarkan penelusuran Beritasatu.com, Yayasan Pelayanan Agape tempat di mana Lolly dirawat berada di kawasan Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

    “Lu pikir Laura ditaruh di padepokan, Lu pikir Laura lagi belajar ilmu kanuragan? Lu pikir Laura gue suruh belajar silat? Lu pikir Laura gue suruh belajar ilmu kebal sampai dituduh ditaruh padepokan?” kata Nikita Mirzani, Selasa (11/2/2025).

    Nikita Mirzani menjelaskan Laura saat ini dititipkan di sebuah yayasan milik swasta dan bukan yayasan milik negara.

    “Kalau yayasan dan rumah aman ini, tidurnya,  kegiatannya semua bayar. Yayasan baru ini Laura banyak sekali kegiatannya seperti belajar, latihan bahasa Inggris, pokoknya sama seperti di sekolah,” ujarnya.

    “Bedanya, karena milik swasta jadi yayasan ini mau enggak mau ya harus bayar. Yayasan ini dibentuk sama pasangan suami istri diperuntukkan untuk anak-anak yang bermasalah dan ingin ditolong karena memang masih ingin mengejar cita-citanya,” terangnya.

    Dalam unggahan itu, Nikita Mirzani menjelaskan foto Lolly yang berada di Yayasan Agape tersebut.

    “Bisa dilihat dari foto Laura itu bagaimana dia beraktivitas, sengaja aku bikin blur karena menjaga privasi wali murid lain yang menitipkan anaknya di situ, karena memang yayasan itu bukan untuk orang-orang yang tidak punya uang,” ungkapnya.

    “Semua yang tinggal di situ rata-rata anaknya orang kaya. Dia di sana bukan lagi belajar menghilang, tetapi belajar ilmu pendidikan ya guys,” sambungnya.

    Nikita Mirzani tidak masalah apabila memang ada orang yang tahu dan mengetahui keberadaan yayasan itu. Ia percaya yayasan itu menerapkan aturan ketat bagi setiap orang yang ingin bertemu dengan siswa yang ada di situ.

    “Saya hanya memberikan informasi, kalau ada yang tahu itu yayasan di mana enggak masalah kan enggak bisa ketemu. Yang bisa bertemu itu orang tua dan keluarga yang terdaftar di situ,” tandas Nikita Mirzani yang mengungkap keberadaan Lolly di Yayasan Agape.

  • Fitri Salhuteru Siap Meladeni Laporan Nikita Mirzani di Polres Jaksel

    Fitri Salhuteru Siap Meladeni Laporan Nikita Mirzani di Polres Jaksel

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebgram sekaligus pengusaha Fitri Salhuteru tidak gentar atas laporan yang dilayangkan Nikita Mirzani di Polres Jakarta Selatan. Fitri Salhuteru siap meladeninya.

    “Aku ladeni kau kali ini ya. Aku ladeni, awas saja kau kalau enggak diterima laporannya,” tegas Fitri Salhuteru di Instagram miliknya, Selasa (11/2/2025).

    Fitri Salhuteru merasa heran dengan tingkah laku dari Nikita Mirzani yang mengampangkan semua permasalahan yang dialaminya dengan membawa nama kepolisian.

    “Kau kira aparat negara ini hanya mengurusi kau saja? Dikit-dikit lapor, kau kira kau itu enggak lebih nista dan biadab mempermalukan dan memfitnah diri saya?” ungkapnya lagi.

    “Aku enggak secemen kau, mentang-mentang punya tim sedikit-sedikit apa-apa lapor,” bebernya.

    Fitri Salhuteru juga bingung dengan perbuatan yang dilakukan Nikita Mirzani kepadanya. Menurutnya, kelakuan Nikita Mirzani jauh lebih buruk darinya.

    “Ada manusia biadab yang merasa dicemarkan nama baiknya. Memangnya nama kau baik? Enggak ada sama sekali. Nama baik kau itu enggak ada sama sekali,” tutup Fitri Salhuteru yang siap meladeni laporan Nikita Mirzani di Polres Jaksel.

  • Kriminal kemarin, sopir truk geruduk tower Pelindo hingga sidang Hasto

    Kriminal kemarin, sopir truk geruduk tower Pelindo hingga sidang Hasto

    Jakarta (ANTARA) – Peristiwa kriminal terjadi di wilayah DKI Jakarta pada Selasa (11/2) mulai dari ratusan sopir truk yang tergabung dalam Keluarga Besar Sopir Indonesia menggeruduk Tower Pelindo hingga lanjutan sidang gugatan praperadilan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

    Selain itu, terdapat berita kriminal lainnya yang menarik untuk disimak pada pagi ini. Berikut rangkumannya:

    1. Empat ahli KPK hadiri sidang gugatan praperadilan Hasto Kristiyanto

    Sebanyak empat ahli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadiri sidang gugatan praperadilan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto untuk memberikan keterangan.

    “Rencananya ada empat ahli Yang Mulia, tapi baru dua ahli yang sudah datang,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Hukum KPK, Iskandar Marwanto dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa.

    2. Ratusan sopir truk geruduk tower Pelindo di Jakut

    Ratusan sopir truk yang tergabung dalam Keluarga Besar Sopir Indonesia menggeruduk Tower Pelindo di Jalan Yos Sudarso Jakarta Utara untuk menyampaikan aspirasi mereka pada Selasa siang

    Mereka tidak melakukan orasi di depan pagar Tower Pelindo, tetapi memenuhi Jalan Yos Sudarso.

    3. Kasus Hasto, ini kata ahli terkait alat bukti untuk tersangka baru

    Ahli hukum pidana dari Universitas Riau, Erdianto Effendi dari tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan alat bukti yang pernah digunakan di kasus sebelumnya bisa dipakai untuk tersangka baru.

    “Memang perdebatan dalam penegakan hukum hari ini adalah apakah alat bukti yang sudah digunakan untuk tersangka lain dapat digunakan juga untuk tersangka lain lagi, tersangka yang satu misalnya, itu memang perdebatan,” ujar Erdianto dalam tahapan keterangan saksi dan ahli dari tim KPK pada sidang gugatan praperadilan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa.

    4. SOP KPK soal penetapan tersangka Hasto bersifat internal

    Tim kuasa hukum Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto berpendapat prosedur atau standard operating procedur (SOP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal penetapan tersangka sang kliennya bersifat internal.

    “SOP KPK itu bukan sesuatu yang sah menurut hukum,” kata kuasa hukum Hasto, Maqdir Ismail kepada wartawan di sela persidangan gugatan praperadilan Hasto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa.

    5. Nikita Mirzani laporkan Fitri Salhuteru terkait dugaan pelanggaran ITE

    Artis Nikita Mirzani melaporkan selebgram sekaligus pengusaha Fitri Salhuteru (FS) ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

    “Bahwa benar, saudari NM telah membuat laporan di Polres Metro Jakarta Selatan. Terkait siapa yang dilaporkan adalah saudari FS,” kata Humas Polres Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi kepada wartawan di Polres Jakarta Selatan, Selasa.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Budhi Santoso
    Copyright © ANTARA 2025

  • 1 Perkataan Bikin Vadel Badjideh Pergi dari Lolly, Janji ke Putri Nikita Mirzani: Aku Mencintaimu

    1 Perkataan Bikin Vadel Badjideh Pergi dari Lolly, Janji ke Putri Nikita Mirzani: Aku Mencintaimu

    TRIBUNJATIM.COM – Vadel Badjideh akhirnya mau melepaskan Laura Meizani Mawardi alias Lolly. 

    Diketahi, TikToker dance ini sempat dekat dengan Lolly. 

    Bahkan Vadel Badjideh yang pertama kali menyambut Lolly di Indonesia, sepulang putri Nikita Mirzani tersebut dari London. 

    Pasalnya, hubungan Lolly dan Nikita Mirzani saat itu sedang tidak akur. 

    Namun akhirnya Lolly dijemput Nikita Mirzani dari apartemen, karena Vadel Badjideh diduga melakukan tindak asusila. 

    Kini Lolly kembali ke tangan ibunya, Vadel Badjideh mengaku akan mundur. 

    “Gue ingat dengan perkataan gue dan janji gue saat itu. Lolly pulang dan diterima lagi, gue akan mundur,” tulis Vadel Badjideh, dikutip dari akun Instagramnya.

    Unggahan Vadel kemudian viral setelah diposting ulang di akun gosip @lambe_danu.

    Yang dilakukan Vadel, termasuk pergi meninggalkan Lolly, semata-mata hanya karena cinta. 

    “Cinta adalah pengorbanan, gue akan pergi,” sambungnya.

    Namun, bukan berarti Vadel melupakan Lolly sepenuhnya. Ia akan berjuang dan terus berusaha menjadi pribadi yang baik.

    Ia sadar hubungannya dengan Lolly tak direstui oleh Nikita Mirzani. 

    Diakuinya masih banyak kekurangan yang membuat ayah kekasihnya tersebut bersikap demikian. 

    “Gue akan kembali saat gue sudah pantas untuk kembali. Aku mencintaimu sayang, sabar ya,” tandasnya.

    Meski melepaskan Lolly, Vadel masih tersangkut masalah hukum karena Nikita Mirzani belum mencabut laporannya.

    Nikita Mirzani diketahui melaporkan Lolly dengan tuduhan menghamili Lolly, anaknya yang masih di bawah umur.

    Ia juga dituduh memaksa Lolly melakukan aborsi, sebanyak dua kali.

    Meski Vadel membantah tuduhan itu, proses hukum sudah berjalan. 

    Potensi jemput paksa

    LAMAR LOLLY – Vadel Badjideh saat mendatangi Bid. Propam Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (6/11/2024). Vadel ingin cepat-cepat tanggal 28 Mei 2025 karena ingin melamar Lolly, putri Nikita Mirzani, Senin (3/2/2025). (KOMPAS.com/MELVINA TIONARDUS)

    Disampaikan Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, ada potensi bagi Vadel untuk dijemput paksa jika mangkir hingga tiga kali pemanggilan.

    Menurutnya, hal itu sudah tertuang dalam Undang-undang terkait KUHAP.

    “Setelah kita melayangkan surat dengan sah tentunya, atau resmi. Kemudian sudah diterima satu kali, dan juga kemudian memang berhalangan dengan jelas.”

    “Lanjut dua kali kalau jelas itu sudah menjadi wewenang penyidik. Nah, satu kali, kemudian dua kali, tiga kali tidak ada itu langsung jemput paksa,” jelas Nurma, dikutip dari YouTube SelebTubeTV, Senin (10/2/2025).

    Adapun, Nurma juga menyinggung potensi Vadel menjadi tersangka dalam kasus ini.

    “Kalau itu jelas nanti penyidik yang tahu ya,” tambahnya.

    “Untuk memperjelas kasus yang ada, karena itu kita memanggil atau meminta keterangan (Vadel),” lanjut Nurma.

    Pekan ini Vadel dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan.

    “Kembali dijadwalkan untuk hari Kamis tanggal 13 Februari 2025 jam 09.30 ya,” tandasnya.

    Berita Seleb lainnya

  • Nikita Mirzani laporkan Fitri Salhuteru terkait dugaan pelanggaran ITE

    Nikita Mirzani laporkan Fitri Salhuteru terkait dugaan pelanggaran ITE

    Jakarta (ANTARA) – Artis Nikita Mirzani melaporkan selebgram sekaligus pengusaha Fitri Salhuteru (FS) ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

    “Bahwa benar, saudari NM telah membuat laporan di Polres Metro Jakarta Selatan. Terkait siapa yang dilaporkan adalah saudari FS,” kata Humas Polres Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi kepada wartawan di Polres Jakarta Selatan, Selasa.

    Nurma mengatakan terdapat dua pasal yang dicantumkan pada laporan yang dibuat Nikita Mirzani.

    “Pelaporannya terkait pencemaran nama baik atau fitnah pada Desember 2024 lalu,” ujarnya.

    Laporan yang dibuat Nikita Mirzani tercatat dengan nomor laporan: STTLP/B/208/II/2025/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA.

    Adapun pasal yang dilaporkan yaitu Pasal 27A juncto Pasal 45A Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

  • Hubungan dengan Putrinya Membaik, Nikita Mirzani Sebut Lolly Belum Pulang ke Rumah

    Hubungan dengan Putrinya Membaik, Nikita Mirzani Sebut Lolly Belum Pulang ke Rumah

    Jakarta, Beritasatu.com – Perseteruan Nikita Mirzani dengan putrinya, Laura Meizani Nasseru Asry atau Lolly perlahan membaik. Meski demikian, Nikita Mirzani mengaku, Lolly belum pulang ke rumah.

    “Alhamdulillah, saya sama anak saya sudah membaik. Namun, belum bisa pulang ke rumah. Jadi, doakan ya agar semuanya cepat berakhir,” kata Nikita Mirzani dikutip dari channel YouTube, Selasa (11/2/2025).

    Nikita Mirzani menyebutkan apa yang menjadi alasan Lolly belum pulang ke rumah setelah mendapatkan perawatan di tempat khusus.

    “Dia (Lolly) masih butuh pengobatan secara mental dan psikis, dia masih butuh diobati. Kalau sudah lebih baik itu sudah pasti, apa yang gue publish di media sosial ya memang kondisi dia yang sekarang,” ujarnya.

    Meski sudah mulai membaik hubungannya dengan Lolly, Nikita Mirzani juga memahami membutuhkan proses untuk bisa kembali seperti dahulu kala.

    “Semua itu kan butuh proses, enggak bisa seperti membalikkan telapak tangan. Semua butuh waktu yang tepat, tetapi alhamdulillah dengan berjalannya waktu semua sudah membaik,” ucapnya.

    Tak lupa, Nikita Mirzani mengucapkan terima kasih kepada publik Tanah Air yang terus mendoakan agar persoalan kisruh yang terjadi pada dirinya dan Lolly segera berakhir.

    “Alhamdulillah karena banyak doa juga yang entah dari siapa, saya mau mengucapkan terima kasih banyak karena Laura sudah ada di tangan ibu dan keluarga yang mencintai Laura sepenuh hati. Meski saya berat menjadi single parents untuk membiayai anak-anak tanpa bantuan orang lain dan saya akan terus memperjuangkan,” tuturnya.

    “Yang penting, Laura sadar dahulu supaya proses hukum ini cepat selesai,” tutup Nikita Mirzani yang menyebut Lolly belum pulang ke rumah meski hubungan keduanya membaik.

  • Polres Jaksel Benarkan Nikita Mirzani Laporkan Fitri Salhuteru

    Polres Jaksel Benarkan Nikita Mirzani Laporkan Fitri Salhuteru

    Jakarta, Beritasatu.com – Polisi membenarkan adanya laporan dari selebritas Nikita Mirzani (NM) atas selebgram sekaligus pengusaha Fitri Salhuteru (FS) ke Polres Jakarta Selatan (Jaksel) terkait dugaan pelanggaran ITE.

    “Bahwa benar, saudari NM telah membuat laporan di Polres Metro Jakarta Selatan. Terkait siapa yang dilaporkan adalah saudari FS,” jelas Humas Polres Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi kepada Beritasatu.com di Polres Jakarta Selatan, Selasa (11/2/2025).

    AKP Nurma Dewi menyebut, terdapat dua pasal yang dicantumkan pada laporan yang dibuat Nikita Mirzani.

    “Pelaporannya terkait pencemaran nama baik atau fitnah pada Desember 2024 lalu,” tuturnya lagi.

    AKP Nurma Dewi menyebut, laporan yang dibuat Nikita Mirzani tercatat dengan nomor laporan: STTLP/B/208/II/2025/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA.

    “Terkait pasal yang dilaporkan yaitu Pasal 27A juncto Pasal 45A Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2024 tentang ITE,” tutup AKP Nurma Dewi yang membenarkan Nikita Mirzani melaporkan Fitri Salhuteru.

  • Nikita Mirzani Bikin Laporan ke Polres Jaksel Soal Pelanggaran ITE

    Nikita Mirzani Bikin Laporan ke Polres Jaksel Soal Pelanggaran ITE

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Nikita Mirzani kembali mendatangi Polres Jakarta Selatan (Jaksel) untuk melaporkan seseorang yang berkaitan dengan pelanggaran informasi dan transaksi elektronik (ITE).

    “Kami datang ke sini tentu untuk membuat laporan polisi. Laporan terkait apa, silakan dipertanyakan kepada kepolisian. Namun yang pasti terkait pelanggaran Undang-Undang ITE,” jelas kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid dikutip dari channel YouTube, Selasa (11/2/2025).

    Fahmi Bachmid menyebut, laporan yang diajukan di Polres Jakarta Selatan terhadap seseorang bukan hanya satu laporan saja.

    “Laporan yang kami buat di Polres Jakarta Selatan bukan cuma satu saja, tetapi langsung dua laporan,” tuturnya.

    Sementara itu, Nikita Mirzani mengaku menyerahkan segala proses hukum kepada pihak kepolisian atas laporan yang baru saja dibuatnya.

    “Gue itu paling tidak suka membuat laporan di polisi karena membuang waktu,” tuturnya.

    “Jadi, semuanya gue serahkan kepada kuasa hukum sama kepolisian saja terkait apa yang gue laporkan,” ungkapnya.

    Pada awalnya, Nikita Mirzani enggan untuk melaporkan ke pihak berwajib. Namun, ibu kandung Lolly itu melihat apa yang diperbuat seseorang tersebut semakin hari mengganggu kehidupannya.

    “Kedua lapor polisi itu sangat menguras pemikiran gue, tetapi karena ini gue anggap sudah keterlaluan dan sudah di luar batas ya mau enggak mau gue buat laporan ke polisi,” tutup Nikita Mirzani setelah membuat laporan ke Polres Jaksel terkait pelanggaran ITE.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Jakarta Selatan belum buka suara terkait persoalan yang dilaporkan Nikita Mirzani tersebut.