Tag: Nikita Mirzani

  • Diperiksa Polisi Besok, Nikita Mirzani: Saya Takkan Pakai Baju Oranye

    Diperiksa Polisi Besok, Nikita Mirzani: Saya Takkan Pakai Baju Oranye

    https://www.beritasatu.com/lifestyle/2873476/diperiksa-polisi-besok-nikita-mirzani-saya-takkan-pakai-baju-oranye

  • Lahirkan Anak Pertama, Kiky Saputri Banjir Pujian dari Selebritas Tanah Air

    Lahirkan Anak Pertama, Kiky Saputri Banjir Pujian dari Selebritas Tanah Air

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Kiky Saputri mendapat banjir pujian setelah melahirkan anak pertamanya berjenis kelamin perempuan. Kabar bahagia itu dibagikan Kiky Saputri di Instagram miliknya.

    Kelahiran anak pertamanya membuat Kiky Saputri mengucap syukur kepada Sang Pencipta. Pasalnya, anak pertamanya itu lahir pada 20 Februari 2025 pada pukul 10.21 WIB di Rumah Sakit Bunda, Jakarta Pusat.

    “Bismillahirrahmanirrahim, alhamdulillah, masyaallah. Telah lahir putri kami tercantik dan tercinta tanggal 20 Februari 2025. Selamat datang baby, Kayya,” kata Kiky Saputri dengan bahagia, Minggu (23/2/2025).

    Tampaknya, Kiky Saputri tidak seperti selebritas Tanah Air lainnya yang menutupi wajah anak setelah melahirkan. Kiky Saputri terlihat mengunggah wajah putrinya tersebut.

    “Masyaallah tabarakallah. Allahummabarik. Baby Kayya, dengan nama asli Kayesha Nadha Khairi yang artinya anugerah dari Tuhan yang cerdas, cantik, berani dan penuh dengan kebaikan,” ucapnya lagi.

    “Amin ya rabbal alamin,” ujarnya.

    Melihat unggahan dari Kiky Saputri membuat para selebritas Tanah Air langsung memberikan pujian buat komika tersebut atas kelahiran putri pertamanya.

    “Adudu congrats ya mama Kiky dan Papa Poy,” ujar Gisel Anastasia.

    “Rambutnya,” ucap Olivia Sumargo.

    “Selamat ya Kiky sayang dan @poykhairi,” kata Marsha Timothy.

    “Masyaallah cantik sekali anak bayinya. Tumbuh dengan bahagia, mommy mengasihi dengan bahagia. Suami jangan lupa untuk siaga. Sekali lagi selamat ya guys,” tutur Chua Kotak.

    “Congrats Kiky sayang dan suami,” ucap Kristina.

    “Masyaallah Kiky, selamat ya. Anaknya cantik,” tutur Nikita Mirzani.

    “Congrats, tebakan cici Thalia ternyata benar. Gemes banget,” ungkap Sarwendah.

  • Ibu Jadi Korban KDRT Suaminya Malah Lapor ke Damkar, Alasan Tak Pergi ke Polisi Dikuak Kompolnas

    Ibu Jadi Korban KDRT Suaminya Malah Lapor ke Damkar, Alasan Tak Pergi ke Polisi Dikuak Kompolnas

    TRIBUNJATIM.COM – Viral seorang ibu lapor ke petugas pemadam kebakaran (Damkar) setelah dirinya menjadi korban KDRT.

    Diketahui, tugas damkar sendiri selain memadamkan api juga menyangkut banyak hal.

    Namun menangani cekcok pasangan suami istri di Lebak, Banten ini menuai sorotan.

    Peristiwa ini terkuak bermula dari markas Damkar Lebak di Rangkasbitung didatangi oleh seorang wanita yang diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya, Sabtu (15/2/2025).

    “Ibu tersebut datang ke markas, minta tolong untuk dibantu karena sudah dipukul oleh suaminya sendiri,” kata petugas yang menerima laporan tersebut, dikutip dari Kompas.com (16/2/2025).

    Kejadian itu pun ramai di media sosial karena perkaraan KDRT biasanya ditangani oleh pihak kepolisian.

    “GOOD JOB. Bukan Ngadu ke Polisi, Warga Lapor Damkar Lihat Pasutri Cekcok Berujung KDRT,” tulis akun @Korban********. 

    “KDRT ituu..laporkan ke dinas Damkar ajaa..biar diredam amarahnya, ga usah lapor ke polisi..percuma,” tulis akun @ton****.

    Lalu, bagaimana tanggapan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyikapi hal tersebut?

    Kata Kompolnas soal KDRT lapor ke Damkar

    Komisioner Kompolnas Muhammad Choirul Anam mengatakan, masyarakat yang melaporkan berbagai masalah, termasuk dugaan KDRT di Lebak, Banten bisa disebabkan oleh berbagai hal.

    Kendati demikian, laporan-laporan tersebut tidak pula menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan atau tingkat pengaduan masyarkat ke kepolisian turun.

    “Saya tidak tahu persisnya seperti apa masalahnya. Tapi bisa jadi yang paling dekat, yang paling assessable dengan peristiwa itu Damkar, misalnya” ujarnya , Sabtu (22/2/2025), dikutip dari Kompas.com.

    “Tapi kalau dikatakan dengan kayak begitu (lapor ke Damkar bukan ke Polisi) terus angka pengaduan kepada polisi menurun, sepertinya ndak,” tambah dia.

    Choirul mengatakan, angka pengaduan masyarakt dalam berbagai masalah penegakan hukum masih tinggi kepada kepolisian.

    Apalagi, tambah dia, ada saluran digital untuk memberikan laporan, termasuk saluran di aplikasi WhatsApp yang dibuat oleh Propam (Profesi dan Pengamanan). 

    “Nah angka itu (pengaduan ke kepolisian), semakin tinggi dengan adanya saluran-saluran tersebut,” ujar Choirul. 

    Terkait kasus dugaan KDRT pasutri di Lebak, Banten, menurut Choirul, kemungkinan pihak keluarga tidak ingin membawanya ke ranah hukum. 

    “Untuk kasus Damkar itu kita tidak tahu persis apa masalahnya, tapi memang bisa jadi secara teknis mungkin dekat atau mungkin keluarga juga takut lapor di kepolisian karena ada UU KDRT, sehingga bisa dilanjutkan ke ranah pidana. Jadi saya melihatnya itu,” tambahnya.

    Tugas Damkar dan Polisi Bersinggungan

    Pemerhati kepolisian sekaligus Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti menuturkan, pasutri di Lebak yang memilih untuk lapor ke Damkar, bukan menjadi indikator bahwa kepercayaan masyarakat kepada kepolisian berkurang.

    “Saya tidak melihat hal tersebut ada kaitannya dengan berkurangnya kepercayaan masyarakat kepada suatu instansi tertentu,” ujar Poengky, terpisah.

    Menurutnya, hal itu dapat disebabkan karena masyarakat terlalu bersemangat, ketidaktahuan, atau bisa lantaran ada kepercayaan dari masyarakat bahwa kiner instansi tersebut bagus.

    “Makanya dalam kaitannya dengan pasutri cekcok lapor Damkar disebut sebagai cerita unik dalam topik Damkar Serba Bisa di Kompas.com. Satu contoh bukan berarti menunjukkan masyarakat enggan lapor KDRT ke polisi atau sudah tidak percaya polisi,” kata Poengky. 

    Dia menyampaikan, semua instansi sudah memiliki tugas pokok dan fungsi masing-masing. 

    Meski begitu, ada kalanya tugas-tugas instansi tersebut beririsan atau bersinggungan, sehingga membutuhkan kerja sama yang baik antar instansi, khususnya dalam situasi darurat. 

    “Di Indonesia kita punya 112, di AS ada 911. Sehingga jika nomor telepon 112 ditekan, berarti terjadi situasi darurat yang membutuhkan kehadiran beberapa petugas instansi secara bersama, seperti polisi, ambulans, dan damkar,” ucapnya. 

    “Oleh karena itu perlu seringnya sosialisasi ke masyarakat terkait layanan kedaruratan (112) atau layanan kedaruratan khusus instansi, misalnya 110 untuk polisi, 113 untuk Damkar, 115 untuk Basarnas, 119 untuk Kementerian Kesehatan, dan 117 untuk BNPB,” tambahnya.

    Sementara itu kasus KDRT lainnya juga pernah viral di media sosial.

    Masih ingat sosok Tante Lala? 

    Sosoknya terkenal sebagai seleb TikTok karena sering live jualan dengan gaya bicara yang nyablak tapi kocak.

    Lama tak terdengar kabarnya, Tante Lala kini dikabarkan mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). 

    Selain itu, sempat beredar video dirinya tengah berada di Pengadilan Agama Manado untuk mengurus perceraiannya dengan sang suami, Alfian.

    Pada Kamis (20/2/2025), Tante Lala melakukan live sambil menangis, lewat akun baru di media sosialnya. 

    Tante Lala live menggunakan akun @stellaztart, sementara akun lamanya @tantelalapunyacerita sudah tidak aktif sejak akhir tahun 2024.

    Live Tante Lala nangis ini memperkuat dugaan warganet alias netizen atas masalah rumah tangga si seleb TikTok. 

    Dalam video yang diunggah akun fans page, Tante Lala disebut cerai karena mengalami KDRT.

    “Alhamdulillah tinggal menunggu keputusan yang terbaik. Banyak yang bertanya-tanya tante lala kenapa cepat sekali proses cerai? 

    Kamu tahu Tante Lala berduit berapa lama sewa pengacara. 

    Trus ada bukti hasil visum KDRT dari laporan kepolisian Polsek Malalayang di RS Bhayangkara pada tanggal 23 Desember itu,” tulis keterangan akun @tantelala_lovers, Jumat (14/2/2025).

    Video singkat tersebut diduga menjadi banyak pertanyaan netizen saat live.

    Dan Tante Lala enggan menjelaskan lebih panjang. Wanita berusia 26 tahun tersebut hanya meminta doa agar bisa bertahan hidup demi anak-anaknya.

    Namun Tante Lala juga tak membantah tentang KDRT ataupun perceraiannya.

    “Tolong support saya, jangan cuma tanya-tanya aja apa masalah saya, sampai saya mau bunuh diri.”

    Kalian tidak tahu yang saya rasakan

    Semuanya semangati saya ya demi anak-anak. InsyaAllah kalian semangati saya ya guys.

    Soalnya anak-anak butuh saya. Mereka membutuhkan saya, saya juga bisa menghibur kalian supaya saya bisa mendapatkan uang,” ujar Tante Lala.

    “Tapi demi Allah ini bukan masalah ekonomi. Yang bikin saya menangis itu, banyak yang merindukan aktivitas saya (di TikTok) terus saat saya live pada tanya, tante kenapa sekarang kurus banget,” tambahnya.

    Selain aktif lagi bermain TikTok, Tante Lala nampak kembali terjun ke dunia musik. Ia nampak menerima tawaran pekerjaan menyanyi di wilayahnya.

    Lantas siapakah sosok Tante Lala?

    Tante Lala saat syuting bersama Nikita Mirzani. (YouTube TRANS TV Official)

    Tante Lala memiliki nama lengkap Nurlela Yusuf.

    Seleb TikTok ini berasal dari Gorontalo, Sulawesi Utara.

    Tante Lala pernah mengatakan dalam sebuah wawancara lahir pada 1995, tepatnya tanggal 10 Juni.

    Menurut pengakuannya, Tante Lala awalnya mulai aktif di media sosial Facebook hingga kerap melakukan siaran langsung.

    Ia pun mulai dikenal di kalangan pengguna Facebook di wilayahnya gara-gara menyebut Rafa sebagai ‘anak durhaka’.

    Dulunya ia sempat dikenal publik saat videonya mengajari Rafa menghafal Pancasila viral pada 2020.

    Pun ia sempat diundang ke berbagai program acara TV bersama putranya, Rafa.

    Lalu pada 2022, ia mulai beralih ke TikTok dan aktif melakukan siaran langsung saat mempromosikan barang endorse.

    Bongkar Penghasilan usai Viral

    Tante Lala, Seleb TikTok diduga alami KDRT dan cerai dengan sang suami. (Instagram/tantelala_punyacerita)

    Diwartakan Kompas.com, Tante Lala membongkar penghasilannya saat ini.

    Ia menyebut telah menghasilan ratusan juta rupiah karena kerap melakukan siaran langsung di media sosialnya.

    Hal itu ia ungkapkan dalam program Pagi Pagi Ambyar Trans TV, dikutip Tribunnews Sabtu (19/3/2022).

    “Ya pokoknya lewat dari Rp500 (juta) lah,” kata Tante Lala

    Terlebih lagi, Tante Lala juga mengaku sudah bisa membeli mobil secara tunai seharga Rp270 juta.

    “Cash, itu Rp270 juta. Alhamdulillah dua minggu lebih enggak sampai (bisa beli mobil),” ucap tante Lala.

    Menurutnya, penghasilan ratusan juta yang berhasil dikumpulkannya berasal dari gift penonton saat live, komisi penjual, dan juga endorse.

    “Ada komisi-komisi dari penjual, ada biaya dari owner yang endorse Tante Lala, jadi Alhamdulillah terkumpul rapi dan bisa beli mobil,” lanjut tante Lala.

    Dulu Penjual Nasi Kuning

    Tante Lala mengungkapkan dulunya sebagai penjual nasi kuning dan kue.

    Usaha itu sudah ia buka sejak lima tahun lalu dan hingga kini masih ia jalani.

    Ia dan suaminya kerap menjajakan dagangannya keliling kompleks.

    Namun kini usai viral, ia mulai mengurangi waktu berjualannya.

    “Duh dulu sebelum Tante Lala viral, pergi jualan pukul 07.00 pagi nanti pukul 12.00 habis kadang pun tak habis, tapi sekarang sudah viral kalau pergi pukul 07.00 pagi, baru pukul 10.00 sudah habis,” kata Tante Lala, seperti diberitakan Tribun Solo.

    Berita Seleb lainnya

  • Nikita Mirzani Mengaku Hamil, Netizen: Mulai Drama Takut Diciduk

    Nikita Mirzani Mengaku Hamil, Netizen: Mulai Drama Takut Diciduk

    Jakarta, Beritasatu.com –  Pengakuan Nikita Mirzani yang tengah hamil anak keempat dalam siaran langsung di akun TikTok miliknya, memicu perdebatan di kalangan publik.

    Pengakuan tersebut diungkapkan setelah Nikita Mirzani ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan, pengancaman, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilaporkan oleh dokter Reza Gladys.

    Bahkan, beberapa netizen menyindir Nikita mulai takut masuk penjara dan sengaja mengada-ada hamil untuk mendapat simpati, agar tidak segera ditahan atas kasus yang menjeratnya. 

    Sindiran tersebut muncul dalam kolom komentar yang dikutip dari akun @lambe_danu pada Minggu (23/2/2025). 

    “Wkwk, takut di penjara, pura-pura hamil supaya enggak ditahan. Kemarin Ratu Emas (Mira Hayati) saja hamil besar gara-gara laporan Nikita Mirzani, dia dipenjara. Malahan waktu itu disumpahi sama Nikita supaya melahirkan di penjara. Karma, loh, Nikita suka buat orang susah,” sindir salah seorang netizen.

    “Mulai drama takut diciduk karena sudah jadi tersangka. Orang kayak gini kok punya banyak pengikut, enggak habis pikir,” komentar netizen lainnya.

    Sejumlah netizen pun menganggap pengakuan Nikita Mirzani yang hamil sebagai kebohongan. Hal ini terkait dengan pernyataan Nikita dua hari sebelumnya, yang mengaku baru saja mencabut giginya. 

    “Lagi hamil trimester pertama boleh cabut gigi? Aku saja disuruh menunggu sampai trimester kedua buat bersihin karang gigi. Ketahuan banget ngibulnya,” hujat netizen.

    Saat ditanya siapa ayah dari janin yang dikandungnya, Nikita Mirzani menjawab dia tidak akan menjelaskan identitas sang ayah. 

    “Enggak peduli siapa ayahnya. Yang penting anaknya dirawat karena ada ayahnya juga percuma, guys, enggak akan dirawat,” tegas Nikita.

    Hingga kini, belum ada pernyataan lebih lanjut terkait kehamilan Nikita Mirzani, termasuk siapa ayah dari janin yang sedang dikandungnya, apabila memang pengakuannya tersebut benar dan tidak mengada-ada seperti yang dituduhkan Netizen.

  • Sangkaan Pemerasan Ditepis Nikita Mirzani

    Sangkaan Pemerasan Ditepis Nikita Mirzani

    Jakarta

    Nikita Mirzani ditetapkan jadi tersangka kasus dugaan pemerasan Rp 4 miliar hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU). Namun, ia membantah tuduhan tersebut.

    Nikita Mirzani mengklaim uang yang diterima dari pelapor, RGP itu adalah uang endorsement. Dia merasa heran setelah dilaporkan atas dugaan pemerasan.

    Sebagai informasi, Nikita Mirzani ditatpkan sebagai tersangka atas dugaan pelanggaran Pasal pemerasan dan/atau pengancaman dan/atau tindak pidana pencucian uang (TPPU). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan penetapan tersangka Nikita Mirzani didasarkan alat bukti yang sah.

    “(Penetapan tersangka) berdasarkan bukti yang cukup dan berdasarkan hasil gelar perkara,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (21/2/2025).

    Secara rinci, Ade Ary menjelaskan alat bukti tersebut antara lain keterangan saksi, bukti dokumen hingga bukti digital.

    “Kemudian ada juga bukti hasil ekstraksi barang digital dan pemeriksaan ahli,” jelasnya.

    Nikita Mirzani dan Asisten Jadi Tersangka

    Polda Metro Jaya menetapkan Nikita Mirzani sebagai tersangka atas dugaan pemerasan dan pengancaman melalui media elektronik hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU). Nikita ditetapkan sebagai tersangka setelah dilaporkan oleh pengusaha skincare yang juga dokter kecantikan berinisial RGP.

    “Benar, Saudari NM (Nikita Mirzani) dan Saudara IM telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Ditressiber Polda Metro Jaya berdasarkan bukti yang cukup dan berdasarkan hasil gelar perkara,” kata Ade Ary Syam Indradi, kepada detikcom, Kamis (20/2).

    Pada Kamis (20/2) kemarin, penyidik menjadwalkan pemeriksaan perdana Nikita Mirzani sebagai tersangka. Akan tetapi, Nikita Mirzani absen pemeriksaan dengan alasan ada pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan.

    “Penyidik akan melayangkan panggilan kedua pada pekan depan,” kata Ade Ary.

    Lalu apa kata Nikira Mirzani? Baca di halaman selanjutnya

    Nikita Mirzani (Foto: Ahsan/detikhot)

    Nikita Mirzani Klaim Uang Endorsement

    Kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid, menjelaskan awalnya kliennya dihubungi oleh pelapor RGP lewat asistennya, IM. Dalam percakapan itu, ia mengaku, kliennya itu diminta untuk me-review produk kecantikan.

    “Dia yang hubungi salah satu staf dari Nikita yang bernama IM, dan dia minta supaya di-review yang baik-baik, bingung juga apa yang mau di-review yang baik-baik, sepanjang itu tidak ada masalah kenapa dia harus minta seperti itu,” ucapnya.

    Fahmi mengakui memang dalam percakapan saat itu ada pembicaraan soal uang. Awalnya, mereka bernegosiasi soal fee dari Rp 5 miliar menjadi Rp 4 miliar.

    “Dari percakapan antara IM dan seseorang yang melapor tersebut, ya, itu ada komunikasi masalah uang, jadi gimana caranya dia bisa berikan uang, nah dari percakapan itu terungkap angka Rp 5 M, tapi dinego menjadi Rp 4 M. Setelah itu diberikan dengan cara dua kali, dinego nih teknisnya, uangnya dinego, setelah itu diberikan. Habis itu IM ya itu diingatkan supaya nanti di November yang akan datang berarti November ke November kan satu tahun, supaya mengingatkan dibayar kembali,” jelasnya.

    Nikita Mirzani Ngaku Tak Kenal

    Fahmi menyatakan kliennya tidak pernah memaksa. Di sisi lain, kata dia, Nikita Mirzani juga tidak kenal secara pribadi dengan pelapor.

    “Terus musababnya seperti apa, siapa yang mulai? Nikita nggak kenal, nggak pernah ketemu dengan yang bersangkutan kok. Bagaimana tiba-tiba dibilang pemerasan? Kalau pasal memang bunyinya seperti itu, tapi harus tahu peristiwanya bagaimana, sebab musababnya seperti apa, siapa yang memulai? Yang mulai bukan Nikita, Nikita nggak kenal dengan ini,” sambungnya.

    Fahmi juga menyebut penjelasannya ini sudah dituangkan ke dalam BAP. Dengan begitu, menurutnya, pihak kepolisian harusnya melibatkan ahli untuk menelaah persoalan itu.

    “Sehingga dengan ini, ini memerlukan sebuah ahli untuk bisa menafsirkan, berarti tidak bisa dong menafsirkan sepihak menyatakan bahwa ini ada pemerasan, atau ancaman, gimana cara ngancamanya? Mau dibunuh? Mau ngapain? Nggak ada. Nikita tidak pernah mengancam, kenal tidak, komunikasi tidak. Nikita tidak komunikasi dan tidak kenal dengan yang bersangkutan. Logikanya gimana dong?” tutur dia.

    Halaman 2 dari 2

    (mea/mea)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Nikita Mirzani ke Reza Gladys: Mending Cari Dukun Biar Mulut Gue Gagu

    Nikita Mirzani ke Reza Gladys: Mending Cari Dukun Biar Mulut Gue Gagu

    Jakarta, Beritasatu.com – Nikita Mirzani menanggapi dengan santai status tersangkanya dalam kasus dugaan pemerasan, pengancaman, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilaporkan oleh dokter Reza Gladys. 

    Bukannya gentar, Nikita justru menyarankan Reza mencari dukun untuk membungkam dirinya agar tak lagi mengungkap dugaan praktik kotor yang dilakukan sang pelapor dalam menjalankan bisnis skincare.

    “Harusnya lo jangan ngelaporin gue ke polisi. Harusnya kalian cari perhimpunan dukun terhebat di Indonesia. Untuk bikin mulut gue ini gagu, tangan gue enggak bisa ngetik, tuh harusnya,” ungkap Nikita Mirzani saat live di media sosial, dikutip Sabtu (22/2/2025).

    Tak hanya itu, Nikita juga menyebut Reza Gladys bodoh karena memilih melaporkannya ke polisi.

    “Ada yang happy yah gue ditersangkain, gue dah tahu ini kasus tuh mau dibawa kemana. Gue bener juga, pasti gue dijadiin tersangka. Target kalian gue ditahan kan?” ujar Nikita Mirzani.

    Ibu tiga anak ini menegaskan, dirinya siap menghadapi kemungkinan ditahan dan sudah menyiapkan koper serta pakaian apabila harus masuk penjara.

    “Tahan lah, nanti gue bawa koper, bawa baju. Nanti gue prepare biar enggak bolak-balik. Karena gue bukan penjahat, jadi gue santai. Kalian lah yang penjahat,” kata Nikita Mirzani.

    Nikita juga memastikan dirinya tak akan tinggal diam dan telah menyiapkan strategi untuk melawan Reza Gladys di persidangan.

    “Pokoknya nanti kita buktikan saja di persidangan,” tegas Nikita Mirzani. 

  • Berstatus Tersangka, Nikita Mirzani Santai

    Berstatus Tersangka, Nikita Mirzani Santai

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Nikita Mirzani mengaku biasa saja dengan penetapan status tersangka atas pelaporan Reza Gladys dengan dugaan pemerasan.

    “Gue santai saja dan enggak perlu panik. Jadi, status tersangka di gue ini ya sudah biasa saja,” kata Nikita Mirzani dikutip dari podcast Comic 8 Revolution, Sabtu (22/2/2025).

    Nikita Mirzani merasa sudah sering berhadapan dengan kasus hukum. Termasuk, soal penetapan tersangka atas pelaporan Reza Gladys dengan dugaan pemerasan.

    “Bermasalah dengan hukum bukan kali ini saja dan selalu berbeda terus. Namun, selama dua tahun ini memang gue enggak ada laporan dari seseorang dan tiba-tiba di 2025 ada seseorang yang melaporkan gue. Ya gue terima saja, tinggal bertarung pada pembuktian di pengadilan,” ucapnya.

    Nikita Mirzani mengaku bingung dengan tuduhan yang dilontarkan Reza Gladys kepadanya soal dugaan pemerasan.

    “Gue bingung uang siapa yang gue cuci dan berasa seperti pengangguran susah nyari uang sampai dituduh pemerasan,” tuturnya.

    “Belum ada sejarahnya, Nikita Mirzani melakukan pemerasan. Gue tidak pernah menipu orang, gue tidak pernah bawa kabur uang orang, gue tidak pernah melakukan kejahatan,” tutup Nikita Mirzani yang santai terhadap status tersangka atas pelaporan Reza Gladys.

  • Duduk Perkara Nikita Mirzani Dituduh Peras Reza Gladys

    Duduk Perkara Nikita Mirzani Dituduh Peras Reza Gladys

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Nikita Mirzani menceritakan duduk perkara dituduh melakukan pemerasan terhadap Reza Gladys hingga ditetapkan sebagai tersangka.

    Nikita mengaku memiliki bukti produk skincare dokter Reza Gladys, yang diperjualbelikan di e-commerce, bersifat membahayakan.

    “Dia mencari gue, karena gue memiliki produk dia yang berbahaya yang ada jarum suntiknya yang tidak boleh diperjualbelikan di e-commerce. Karena, kalau ada jarum suntik maka harus melakukan di klinik atau sama orang-orang yang berkompeten. Namun, dia menjualnya di e-commerce sama orang-orang yang tidak mengerti apa-apa. Pokoknya tinggal pakai saja, katanya bisa glowing, sehat dan segala macamnya,” ucap Nikita Mirzani di podcast Comic 8 Revolution, Sabtu (22/2/2025).

    “Gue punya produk dia, dia tahu lalu mencarilah nomor telepon gue melalui teman-teman terdekat gue,” tuturnya.

    Karena memiliki bukti produk skincare yang berbahaya tersebut, membuat keberadaan Nikita terus dicari Reza Gladys. Hingga akhirnya Reza memperoleh nomor sahabat Nikita Mirzani, dokter Oky Pratama.

    “Nah, dia (Reza Gladys) menghubungi dokter Okky dan berkali-kali menghubunginya, tetapi sama dokter Okky enggak direspons sama sekali. Karena mendesak terus, akhir direspons. Dokter Okky bertanya ‘ada apa teteh? Kok mencari Nikita terus? Memangnya mau bertemu?’. Reza bilang ‘iya mau ketemu sama dia, mau silaturahmi’,” ungkapnya.

    “Singkat cerita dokter Okky bercerita ke saya dengan bilang ‘ini Reza Gladys mau bersilaturahmi sama lo, bagaimana?’. Di situ gue bilang ke dokter Okky ‘enggak mau, dok’,” tambahnya.

    Nikita Mirzani terpaksa memberikan nomor asistennya, Mail kepada dokter Okky karena Reza Gladys terus memaksa.

    “Karena si Reza memaksa akhirnya dikasih sama dokter Oky nomor telepon si Mail salah satu sahabat gue yang sudah puluhan tahun. Reza Gladys menghubungi Mail terus, tadinya enggak mau angkat tetapi dihubungi ke nomor yang lain sama Mail diangkat,” lanjutnya.

    “Reza bilang ‘mau dong bertemu dengan kak Niki’. Ucapannya Reza ratu flexing ke Mail itu sesuai dengan rekaman 9 menit yang Reza ratu Flexing rekam yang sudah menjadi barang bukti di cyber Polda,” lanjutnya.

    “Alhamdulillah dia rekam, sehingga bisa kedengaran dengan jelas dan di situ tidak ada pemaksaan, pemerasan, pengancaman,” jelasnya.

    “Mail bilang ‘mau bertemu buat apa?’, karena Mail itu agak cong di situ Mail bilang kalau mau bertemu dengan Nikita tidak bisa bersilaturahmi begitu saja kan dia artis. Mail berkata demikian kan benar, karena gue datang ke podcast ini saja gue dibayar,” paparnya.

  • Tak Ciut Lawan Nikita Mirzani, Reza Gladys Siap Buka Fakta di Pengadilan

    Tak Ciut Lawan Nikita Mirzani, Reza Gladys Siap Buka Fakta di Pengadilan

    Jakarta, Beritasatu.com – Dokter Reza Gladys mengaku tidak ciut untuk menghadapi Nikita Mirzani yang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas pelaporannya dengan dugaan pemerasan.

    “Saya siap untuk menjelaskan semua kebenaran di pengadilan,” jelas Reza Gladys dikutip dari Instagram miliknya, Sabtu (22/2/2025).

    “Sebagai warga negara Indonesia maka akan sangat mengikuti prosesnya,” ungkapnya lagi.

    Reza Gladys menyebut, pihak kepolisian tidak akan sembarangan dalam menentukan status seseorang untuk dijadikan sebagai tersangka.

    “Kepolisian tidak akan salah menaikkan status tersangka tanpa ada bukti dan saksi yang jelas,” ungkapnya lagi.

    Sementara itu, kuasa hukum Reza Gladys, Julianus Sembiring membantah adanya tudingan yang menyebut, kliennya menggelontorkan uang dalam jumlah besar kepada pihak kepolisian agar mempercepat pelaporannya terhadap Nikita Mirzani.

    “Beredar di luaran, klien kami membayar dan memberikan uang. Klien kami itu paham hukum acara,” ujarnya.

    “Pelaporan klien kami terhadap saudari NM dan asistennya IM itu pada 3 Desember 2024. Kemudian, polisi menggelar acara pada 30 Desember. Naik proses gelar perkara satu bulan, jadi itu sudah wajar secara hukum acara,” tutup kuasa hukum Reza Gladys, Julianus Sembiring.

  • Pengakuan Nikita Mirzani Soal Uang Rp 4 Miliar yang Dilaporkan Reza Gladys

    Pengakuan Nikita Mirzani Soal Uang Rp 4 Miliar yang Dilaporkan Reza Gladys

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Nikita Mirzani memberikan klarifikasi terkait uang Rp 4 miliar yang dituduhkan dokter Reza Gladys sebagai bagian dari pemerasan.

    Dalam penjelasannya, Nikita Mirzani menegaskan bahwa uang tersebut diberikan langsung oleh Reza Gladys.

    “Saya mau jawab soal uang Rp 4 miliar. Kalau ditanya kenapa saya mau Rp 4 miliar? Kamu enggak dikasih, tetapi aku dikasih, dan malah dibilang melakukan pemerasan,” jelas Nikita Mirzani saat melakukan siaran langsung di media sosial miliknya yang diunggah ulang akun Instagram @lambe_danu, Sabtu (22/2/2025).

    Nikita Mirzani menyebut bahwa siapa pun di Indonesia yang diberi uang sebesar Rp 4 miliar pasti tidak akan menolaknya, termasuk dirinya.

    “Logikanya, guys, kalau dikasih Rp 4 miliar, mana ada yang menolak? Dikasih uang malah dibilang pemerasan. Lucu, ya. Namun enggak apa-apa, yang penting duitnya sudah diterima,” tuturnya.

    Nikita Mirzani meminta Reza Gladys untuk mempersiapkan mentalnya saat berhadapan di pengadilan.

    “Persiapkan diri lo, outfit of the day (OOTD) lo harus keren karena yang lo hadapi adalah gue. OOTD lo harus keren, lawan lo keren. Gue enggak ada lawan kalau OOTD di pengadilan,” tambahnya dengan nada sinis.

    “Banyakin makan, nanti lo bisa kurus kepikiran lawan gue. Jangan sampai kulit muka dan badan lo jadi blentang-blentong, biar gue enggak ada celah buat ngeledekin lo,” lanjutnya

    Nikita menegaskan bahwa pertarungan ini baru dimulai. “Lo ingat, Reza ratu flexing, ini baru dimulai dan belum berakhir. Lo bakal ketemu gue di pengadilan,” tutup Nikita Mirzani yang mengeklaim uang Rp 4 miliar merupakan pemberian dari Reza Gladys.