Tag: Nikita Mirzani

  • Razman Arif Nasution Minta Lolly Keluar dan Bicara Jujur

    Razman Arif Nasution Minta Lolly Keluar dan Bicara Jujur

    Jakarta, Beritasatu.com – Pengacara Razman Arif Nasution meminta Laura Meizani Mawardi atau akrab disapa Lolly, agar segera keluar dan menemuinya untuk berbicara secara jujur terkait kasus dugaan aborsi yang melibatkan Vadel Badjideh. 

    Hal ini disampaikan Razman sebagai peringatan kepada putri Nikita Mirzani tersebut, sebelum mereka mengambil langkah untuk melaporkan Lolly atas dugaan aborsi dan pemberian keterangan palsu.

    “Saya meminta Lolly untuk keluar dan menemui saya, serta berbicara dengan jujur sebelum kami melaporkannya terkait dugaan aborsi dan pemberian keterangan palsu,” ujar Razman Arif Nasution di Jakarta belum lama ini.

    Razman juga menekankan, agar Lolly mau jujur mengenai keterangan yang diberikan saat proses berita acara pemeriksaan (BAP) oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Keterangan yang ia berikan sebelumnya telah menyebabkan mantan kekasihnya, Vadel Badjideh, harus mendekam di penjara.

    “Jika kamu ingin jujur, masih ada kesempatan untuk berdiskusi. Jadi, tolong temui om,” tegas Razman Arif Nasution.

    Razman mengakui, perubahan keterangan yang dilakukan Lolly dalam BAP, yang akhirnya mengaku telah melakukan hubungan badan dengan Vadel hingga hamil dan memutuskan untuk melakukan aborsi, sangat berisiko bagi Lolly. 

    Menurut Razman, hal tersebut dapat menjadikannya sebagai tersangka dalam kasus tersebut lantaran dianggap memberikan keterangan palsu.

    “Ayo kita bicara dengan tenang. Apa yang kamu lakukan dengan merubah BAP dan isinya sangat berbeda, bisa membuat kamu terjerat masalah hukum karena dianggap memberikan keterangan palsu. Jadi, ayo Lolly, mari kita bicara empat mata,” tandas Razman Arif Nasution.

  • Kriminal sepekan, temuan mayat dalam toren hingga Nikita Mirzani ditahan

    Kriminal sepekan, temuan mayat dalam toren hingga Nikita Mirzani ditahan

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah berita kriminal sepekan yakni sejak Senin (3/3) hingga Minggu (9/3) antara lain temuan kepala mayat dalam toren di Jakarta Barat, kasus penjambretan warga Prancis, kasus kematian mahasiswa UKI, dan Nikita Mirzani ditahan polisi.

    Berikut rangkumannya:

    1. Polisi sebut ada luka pada kedua kepala mayat dalam toren di Jakbar

    Jakarta (ANTARA) – Polisi menyebut ada luka pada bagian kepala dari mayat ibu berinisial TSL dan anak perempuannya berinisial ES yang ditemukan dalam bak penampungan air (toren) di rumahnya di Jalan Angke Barat RT 05/ RW 02 Angke, Tambora, Jakarta Barat pada Jumat (7/3).

    “Yang pasti dari visum RS Polri Kramat Jati, melihat secara fisik itu, ada luka di bagian kepala kedua mayat tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

    Baca selengkapnya di sini

    2. Polisi tangkap empat pelaku tambahan kasus penjambretan warga Prancis

    Jakarta (ANTARA) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap empat pelaku tambahan dalam kasus penjambretan kamera warga asal Prancis Parent Marion Marie di Tanggul Pos 6 Pelabuhan Kawasan Sunda Kelapa Jakarta Utara pada Rabu (5/3).

    “Kami menangkap pelaku berinisial SG, BD, FH dan ADP,” kata Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP Sampson Sosa Hutapea di Jakarta, Jumat.

    Baca selengkapnya di sini

    3. Kasus kematian mahasiswa UKI, Polisi: CCTV perlihatkan ada keributan

    Jakarta (ANTARA) – Kepolisian mengungkapkan pada kamera pengawas atau CCTV di area kampus Universitas Kristen Indonesia (UKI) memperlihatkan adanya peristiwa adu mulut hingga keributan.

    Analisis CCTV ini dilakukan untuk mengungkap kasus kematian seorang mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), Kenzha Ezra Walewangko (22) di area kampus pada Selasa (4/3).

    Baca selengkapnya di sini

    4. Polda Metro Jaya tahan Nikita Mirzani dan asistennya

    Jakarta (ANTARA) – Polda Metro Jaya secara resmi menahan artis Nikita Mirzani dan asistennya berinisial IM setelah dilakukan pemeriksaan oleh Direktorat Reserse Siber terkait dugaan kasus pemerasan dan pengancaman terhadap seorang dokter berinisial RG.

    “Penyidik dari Ditressiber Polda Metro Jaya telah menahan atau melakukan penahanan terhadap kedua tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi saat ditemui di Jakarta, Selasa.

    Baca selengkapnya di sini

    5. Terdakwa Akbar akui beri perintah ke Bambang untuk menembak bos rental

    Jakarta (ANTARA) – Terdakwa dua yang merupakan anggota TNI Angkatan Laut (AL) atas nama Sersan Satu Akbar Adli mengaku memerintahkan terdakwa Kelasi Kepala (KLK) Bambang Apri Atmojo untuk menembak bos (pemilik) rental mobil Ilyas Abdurrahman hingga tewas.

    Awalnya, Oditur Militer dari Oditurat Militer II-07 Jakarta Mayor Chk Gori Rambe bertanya kepada Akbar soal alasan dirinya menyerahkan senjatanya kepada Bambang.

    Baca selengkapnya di sini

    6. Sidang praperadilan perintangan penyidikan Hasto ditunda 14 Maret

    Jakarta (ANTARA) – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda sidang praperadilan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto soal perintangan penyidikan KPK pada Jumat (14/3).

    “Maka sidang ini ditunda sampai dengan Jumat tanggal 14 Maret. Hal ini diambil sebagai langkah agar segala sesuatu berjalan lancar,” kata Hakim tunggal Rio Barten Pasaribu dalam sidang praperadilan Hasto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin.

    Baca selengkapnya di sini

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Riza Mulyadi
    Copyright © ANTARA 2025

  • Maharani Kemala Klarifikasi Soal Tuduhan Skandal Uang Rp 10 Miliar

    Maharani Kemala Klarifikasi Soal Tuduhan Skandal Uang Rp 10 Miliar

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebgram sekaligus pengusaha skincare Maharani Kemala memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang menyebutkan dirinya terlibat dalam memberikan uang Rp 10 miliar kepada kepolisian agar Nikita Mirzani dipenjara.

    Tuduhan tersebut sempat viral dan menjadi sorotan di media sosial. Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Maharani Kemala menegaskan, uang Rp 10 miliar yang disebut-sebut tersebut bisa digunakan untuk hal yang jauh lebih produktif, seperti membeli sawah di Tabanan dan menanam padi untuk menjaga ekosistem di Bali.

    “Uang Rp 10 miliar itu bisa jadi aset produktif, bisa membeli sawah di Tabanan berhektare-hektare. Tanam padi biar ekosistem tetap bagus di Bali. Saat panen, padi kita kasih ke petani biar bisa dinikmati juga,” ujar Maharani Kemala, Minggu (9/3/2025).

    Maharani Kemala melanjutkan, uang sebesar itu, bagi dirinya, bisa digunakan untuk berbagai hal yang lebih bermanfaat, bukan untuk tindakan yang merugikan.

    “Diberikan ke @tuniangbali pakai staf-staf, belum lagi tanah semakin tahun nilainya semakin naik. Hidup happy, tenang. Dikiranya uang Rp 10 miliar itu sedikit, dikira metik uang atau bagaimana?” tambahnya.

    Maharani juga merasa bingung dengan tuduhan yang menyebut dirinya menyogok kepolisian, terutama di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang sedang tidak baik. Dia menganggap tuduhan tersebut sangat tidak masuk akal.

    “Ekonomi Indonesia juga lagi enggak baik-baik saja, masa dibilang nyogok polisi? Polisi mana yang disogok Rp 10 miliar, kasihan kan citra polisi,” tegasnya.

    Terkait tuduhan tersebut, Maharani Kemala telah menghubungi akun Instagram @suaranetizenind_ untuk meminta bukti konkret mengenai klaim yang menyebut dirinya memberikan uang tersebut kepada Polda Metro Jaya.

    “Akun Suara Netizen belum balesin pesan (DM) aku sampai sekarang, minta buktinya dong. Jangan hanya memperkeruh suasana. Kalau kalian Rp 10 miliar bisa jadi apa? Ya Tuhan, banyak banget itu uang,” tutupnya.

    Sebelumnya, Maharani Kemala terseret dalam sebuah tuduhan yang menyebutnya sebagai salah satu sponsor yang memberikan uang sebesar Rp 10 miliar kepada Direktorat Reserse Siber Kombes Pol Roberto GM Pasaribu.

    Uang tersebut dikatakan digunakan untuk memenjarakan Nikita Mirzani terkait pelaporan oleh Reza Gladys.

    Tuduhan itu mencuat setelah sebuah akun Instagram @suaranetizenind_ menyebutkan bahwa ada empat pengusaha skincare yang mendukung Reza Gladys dengan memberikan uang Rp 10 miliar per orang, di antaranya adalah Maharani Kemala, Reza Gladys, Shella Saukia, dan Heni Segara.

    Akun tersebut bahkan menyebutkan, Maharani Kemala diam-diam menjadi salah satu sponsor dalam kasus tersebut.

  • Ditahan seperti Nikita Mirzani, Mail Syahputra Malah Bercanda Soal NCT

    Ditahan seperti Nikita Mirzani, Mail Syahputra Malah Bercanda Soal NCT

    Jakarta, Beritasatu.com – Kasus pemerasan, pengancaman, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Nikita Mirzani dan asistennya Mail Syahputra masih menjadi sorotan publik. Keduanya telah resmi ditahan di Mapolda Metro Jaya sejak 4 Maret 2025.

    Meski harus menghadapi proses hukum dalam kasus yang dilaporkan pengusaha skincare Reza Gladys, Mail Syahputra tetap tegar. Hal ini diungkapkan oleh dua sahabatnya, Maria dan Hayu, setelah menjenguknya. 

    “Mail kuat kok menghadapi masalah ini. Dia juga di dalam puasa kok. Alhamdulillah. Bahkan kami menilai dia banyak perubahannya,” ungkap Maria, dikutip dari channel YouTube, Sabtu (8/3/2025).

    Tak hanya itu, Maria menambahkan Mail Syahputra tidak menunjukkan kesedihan meski kini harus berada di balik jeruji besi. Bahkan, ia masih bisa bercanda saat dijenguk oleh para sahabatnya.

    “Enggak kelihatan sedih kok, dia malah bercanda-canda, ‘yah, enggak nonton (boyband) NCT deh gue’. bercanda aja sih,” tambahnya.

    Meski saat ini harus menghadapi kasus hukum bersama Nikita Mirzani, Maria dan Hayu tetap meyakini Mail adalah sosok yang baik dan setia.

    “Mail itu anaknya baik, loyal, menyenangkan. Dari dahulu, saat kami masih kerja bersama almarhum Olga Syahputra, dia selalu menunjukkan kesetiaannya. Mail Syahputra ke siapa pun selalu baik, pekerja keras juga. Mulutnya memang suka ceplas-ceplos, tetapi sebenarnya hatinya baik,” tutur Maria.

  • Respons Oky Pratama Dituduh Terlibat Kasus Pemerasan Nikita Mirzani

    Respons Oky Pratama Dituduh Terlibat Kasus Pemerasan Nikita Mirzani

    Jakarta, Beritasatu.com – Pengacara dokter Oky Pratama, Sunan Kalijaga dengan tegas membantah keterlibatan kliennya dalam kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Nikita Mirzani.

    “Kalau saya katakan itu (dituduh terlibat dalam kasus Nikita Mirzani) adalah hoaks, karena semalam saya sudah melihat bukti-bukti serta mendengar keterangan dari dokter Oky selama dua jam. Termasuk ada rekaman video dan suara, jadi tidak boleh mendahulukan proses hukum,” ujar Sunan Kalijaga dikutip dari channel YouTube, Sabtu (8/3/2025).

    Sunan Kalijaga menjelaskan, Oky Pratama hanya diminta untuk berkomunikasi dengan Nikita Mirzani oleh sejumlah dokter kecantikan yang memiliki usaha skincare. Para dokter kecantikan ini mengetahui bahwa Oky Pratama sangat dekat dengan Nikita Mirzani.

    “Dokter Oky memiliki banyak teman, termasuk para dokter kecantikan yang memiliki usaha skincare. Kita juga tahu bahwa kedekatan Oky dengan Nikita Mirzani bukan hanya karena dia adalah brand ambassador, tetapi juga karena hubungan pertemanan mereka yang dekat,” katanya.

    “Ketika ada seseorang baik dokter, pemilik skincare, atau bahkan yang merasa dirinya mafia skincare khawatir produk mereka di-review oleh Nikita, mereka mencari siapa yang bisa menjembatani hubungan dengan Nikita Mirzani,” lanjutnya.

    Sunan Kalijaga menambahkan, berdasarkan pengakuan dari Oky Pratama, kliennya tidak terlibat sama sekali dalam dugaan pemerasan yang dilakukan oleh Nikita Mirzani, sebagaimana dituduhkan oleh Reza Gladys.

    “Dokter Oky adalah orang baik, tidak suka keributan. Dia hanya ingin semua berjalan dengan baik. Akibat kebaikannya dalam membantu teman-teman yang berseteru, dia berusaha menjadi penengah, bukan untuk tujuan lain,” jelasnya.

    “Dokter Oky mengatakan kepada saya, ‘Bang, saya tidak pernah menerima, meminta, atau menikmati apa pun dari orang-orang yang berseteru’. Dia hanya bertindak sebagai penengah. Ketika ada masalah, kedua belah pihak kembali lagi kepada dokter Oky. Dia hanya berada di tempat yang salah,” tutup Sunan Kalijaga, yang menegaskan bahwa dokter Oky Pratama tidak terlibat dalam kasus pemerasan yang melibatkan Nikita Mirzani.

  • Dari Balik Jeruji, Nikita Mirzani Bantu Korban Banjir Bekasi

    Dari Balik Jeruji, Nikita Mirzani Bantu Korban Banjir Bekasi

    Bekasi, Beritasatu.com – Meski tengah mendekam di tahanan Polda Metro Jaya atas kasus dugaan pemerasan, pengancaman, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), Nikita Mirzani tetap menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat.

    Lewat timnya, Nikita menggelar aksi sosial untuk membantu korban banjir di Bekasi.

    Melalui unggahan di Instagram Story, Jumat (7/3/2025), tim Nikita Mirzani terlihat berbelanja di sebuah supermarket membeli kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak, dan bahan makanan lainnya untuk diberikan kepada warga terdampak banjir.

    Unggahan tersebut juga disertai tulisan “@nikitamirzanimawardi_172 peduli korban banjir”.

    Salah satu anggota tim aksi sosial Nikita menyebut ratusan kilogram sembako telah disiapkan untuk disalurkan.

    “Semoga ini bisa berkah dan bisa membantu masyarakat, dan semoga Kak Niki dan Mail kuat selama di sana,” ucap tim Nikita Mirzani.

    Diketahui, Nikita Mirzani ditahan penyidik Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya sejak Selasa (4/3/2025). Ibu tiga anak itu ditahan terkait dengan kasus pemerasan, pengancaman, serta TPPU terhadap pengusaha skincare Reza Gladys.

  • Ditahan Lagi, Nikita Mirzani Kembali Traktir Ratusan Piza di Tahanan

    Ditahan Lagi, Nikita Mirzani Kembali Traktir Ratusan Piza di Tahanan

    Jakarta, Beritasatu.com – Nikita Mirzani kembali traktir ratusan piza di tahanan. Kali ini, selebritas kontroversial itu membagikan ratusan porsi piza saat menjalani masa tahanan di Polda Metro Jaya, Kamis (6/3/2025).

    Tak hanya untuk para tahanan, piza juga diberikan kepada petugas kepolisian yang berjaga di ruang tahanan. Aksi ini terungkap dari unggahan media sosial saudara kandungnya, Lintang Fajar, yang membagikan momen tersebut di TikTok.

    “Sekarang kita lagi dalam perjalanan buat ambil pizanya untuk di Polda ya. Ini pizzanya buat 300 orang,” ujar Lintang dalam video yang diunggah di akun @nikitamirzanimawardi173.

    Dalam video itu, Lintang memperlihatkan tumpukan piza yang siap dibagikan. Setibanya di lokasi, ia langsung membagikan makanan tersebut kepada para tahanan yang sedang menjalani ibadah puasa.

    “Oke, jadi kita sudah sampai di Polda. Sekarang kita langsung aja bagikan pizanya buat teman-teman di sini ya,” kata Lintang saat menyerahkan hadiah Nikita Mirzani kembali traktir ratusan piza.

    Bukan kali pertama, Nikita Mirzani memang dikenal suka mentraktir piza saat berada di tahanan. Sebelumnya, pada 28 Oktober 2022, ia pernah membagikan 700 porsi piza untuk tahanan di Rutan Serang. Saat itu, ia ditahan atas dugaan pelanggaran UU ITE setelah dilaporkan oleh Dito Mahendra.

    Kala itu, Nikita Mirzani kembali traktir ratusan piza dengan jumlah lebih besar, menghabiskan lebih dari Rp 10 juta untuk ratusan porsi makanan tersebut. Kini, kebiasaannya itu kembali terulang di balik jeruji Polda Metro Jaya

  • Lucinta Luna Sebut Nikita Mirzani Ingin Dijenguk Juragan 99

    Lucinta Luna Sebut Nikita Mirzani Ingin Dijenguk Juragan 99

    Jakarta, Beritasatu.com – Nikita Mirzani meluapkan rasa rindunya kepada selebgram Lucinta Luna yang menjenguknya di tahanan. Lucinta Luna menyebut, dua sosok ini sangat dinantikan Nikita Mirzani untuk bisa datang melihatnya.

    “Saat aku menjenguk Kak Niki (Nikita Mirzani), aku sempat bilang Kak Niki mendapat salam dari Kak Shandy Purnamasari dan Mas Gilang Widya Pratama (Juragan 99),” kata Lucinta Luna dikutip dari channel YouTube, Jumat (7/3/2025).

    “Di situ, dia bilang dan berharap mereka berdua bisa menjenguknya di tahanan,” ujarnya.

    Nikita Mirzani juga menyampaikan pesan kepada Lucinta Luna untuk bisa tetap menjaga hubungan baik dengan Shandy Purnamasari dan Gilang Widya Pratama, karena Nikita menganggap kedua orang tersebut adalah orang-orang baik.

    “Kak Niki pesan ke aku untuk selalu dekat dengan Kak Shandy dan Mas Gilang, karena mereka adalah orang-orang baik,” tuturnya.

    “Alhamdulillah, aku memang punya hubungan baik dengan mereka karena aku juga jadi brand ambassador produk kecantikan mereka,” tambahnya lagi.

    Lucinta Luna mengungkapkan keyakinannya bahwa Nikita Mirzani adalah orang baik dan tidak bersalah dalam kasus ini.

    “Aku yakin Kak Niki enggak bersalah, dan harapan aku dia bisa pulang secepatnya. Saya juga yakin hukum akan ditegakkan dalam kasus ini. Yang penting Kak Niki sabar,” tutup Lucinta Luna seusai menjenguk Nikita Mirzani di Polda Metro Jaya. 

  • Penangguhan Penahanan Vadel Badjideh Ditolak

    Penangguhan Penahanan Vadel Badjideh Ditolak

    Jakarta, Beritasatu.com – Polisi memastikan, permohonan penangguhan penahanan atau restorative justice yang diajukan oleh TikTokers Vadel Alfajar Badjideh (VAB) ditolak. 

    Penolakan tersebut terkait dengan kasus hukum yang sedang dijalani Vadel, yang melibatkan tindak asusila terhadap anak di bawah umur.

    “Kami ingin memastikan bahwa sesuai dengan undang-undang perlindungan anak, apabila ada permohonan penangguhan penahanan untuk Vadel Badjideh, hal itu tidak dapat dilakukan, terlebih lagi karena kasus ini melibatkan anak di bawah umur,” jelas Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, dikutip dari channel YouTube pada Jumat (3/2025).

    AKP Nurma Dewi menambahkan bahwa penangguhan penahanan adalah hak setiap individu yang terjerat masalah hukum. “Kami sudah berkoordinasi dengan penyidik dan kuasa hukum Vadel. Semua proses masih berjalan dalam tahap penyidikan, karena Vadel sudah ditahan selama 20 hari yang kemudian diperpanjang menjadi 40 hari, sehingga totalnya menjadi 60 hari untuk melengkapi berkas,” ujarnya.

    “Jika pihak Vadel ingin mengajukan restorative justice, mereka bisa berkoordinasi dengan pihak penyidik Polres Jakarta Selatan,” lanjutnya.

    AKP Nurma Dewi juga menegaskan bahwa kasus laporan Nikita Mirzani terhadap Vadel Badjideh yang melibatkan dugaan tindak asusila terhadap anak di bawah umur tetap berjalan. Meski saat ini Nikita Mirzani sedang ditahan di Polda Metro Jaya atas dugaan pemerasan, proses hukum terkait kasus ini tidak akan terhenti.

    “Meskipun saudari NM yang merupakan ibu dari LM ditahan, nantinya LM akan didampingi oleh kuasa hukum dan keluarga NM, sehingga proses hukum tetap berjalan,” tutup AKP Nurma Dewi mengenai penolakan permohonan penangguhan penahanan yang diajukan oleh Vadel Badjideh.

  • Kondisi Terkini Nikita Mirzani di Rutan Seusai Jadi Tersangka Pemerasan dr Reza: Berat Badan Naik

    Kondisi Terkini Nikita Mirzani di Rutan Seusai Jadi Tersangka Pemerasan dr Reza: Berat Badan Naik

    Kondisi Terkini Nikita Mirzani di Rutan Seusai Jadi Tersangka Pemerasan dr Reza: Berat Badan Naik

    TRIBUNJATENG.COM – Nikita Mirzani saat ini tengah menjalani masa penahanan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan. 

    Kondisi terkini Nikita di rumah tahanan (rutan) Polda Metro Jaya diungkap oleh sahabatnya, Lucinta Luna.

    Lucinta Luna mengunjungi Nikita Mirzani untuk memastikan keadaannya selama di rutan. 

    Menurut Lucinta, Nikita dalam kondisi baik, santai, dan tetap ceria meski harus mendekam di balik jeruji besi.

    “Aku ketemu sama kak Niki dia happy banget, baik, santai, calm down, dan kita sebagai Marvel Avenger selalu mensupport Kak Niki,” kata Lucinta Luna di Polda Metro Jaya, megutip Tribunnews.com, Kamis (6/3/2025).

    Selain itu, Lucinta Luna juga mengungkapkan bahwa Nikita disambut dengan baik oleh penghuni rutan lainnya. 

    Para warga binaan disebut sangat humble dan membuat suasana menjadi lebih nyaman bagi Nikita.

    “Oh baik banget orang-orangnya, pada humble. Gue jadi gemuk nih, kayaknya berat badan gue naik deh,” kata Nikita seperti ditirukan Lucinta.

    Selama menjalani masa tahanan, Nikita Mirzani juga dikenal karena kebaikannya. 

    Makanan yang dibawa oleh para sahabatnya tidak hanya dinikmati sendiri, tetapi juga dibagikan kepada penghuni rutan lainnya dan petugas polisi.

    “Baiknya Kak Niki, makanannya nggak dimakan sendiri, tapi sama teman-teman satu sel, sama polisi juga. Jadi saling berbaur,” tambah Lucinta.

    Aksi solidaritas tersebut membuat Nikita mendapat sambutan hangat dari warga binaan lainnya.

    “Aku tahu banget Kak Niki, dia orangnya baik,” tutup Lucinta Luna.

    Kasus Pemerasan

    Sebelumnya, Nikita Mirzani resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan kepada dokter Reza Gladys.

    Penetapan ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.

    “Benar, saudari NM dan saudara IM telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Kamis (20/2/2025), dikutip Kompas.com.

    Nikita dilaporkan oleh dokter Reza Gladys ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan pemerasan, pengancaman, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

    Laporan itu dilayangkan pada Selasa (3/12/2024) lalu.

    Kasus ini bermula saat Nikita disebut menjelek-jelekkan nama baik dan produk milik dokter Reza Gladys saat sedang siaran langsung TikTok.

    Kemudian dokter Reza sempat mengubungi Nikita melalui asisten Nikita pada 13 November 2024 untuk meminta silaturahmi.

    Namun dr Reza Gladys malah mendapatkan respons ancaman dari Nikita yang ditampilkan melalui asistennya.

    “Jadi, respons dari terlapor adalah ancaman akan speak up ke media sosial bila silaturahmi tersebut tidak menghasilkan uang, dan terlapor meminta sejumlah uang sebesar Rp 5 miliar sebagai uang tutup mulut,” ungkap Ade Ary, dikutip dari Kompas.

    Kemudian pada 14 November 2024, dokter Reza Gladys mentransfer uang senilai Rp 2 miliar ke sebuah rekening. 

    “Kemudian pada 15 November atas arahan terlapor, korban memberikan uang tunai sebesar Rp 2 miliar,” ujar Ade Ary. 

    Atas kejadian tersebut, Reza merasa diperas dan mengalami kerugian senilai Rp 4 miliar.

    Nikita Mirzani dijadwalkan menjalani pemeriksaan kantor Direktorat Siber Polda Metro Jaya ,Gedung Dirkrimum lantai lima pada hari ini pukul 13.00 WIB pada Kamis (20/2/2025).

    Namun pemeriksaan dijadwalkan ulang pada Senin, tanggal 3 Maret 2025, pukul 13.00 WIB mendatang.