Tag: Nasrullah

  • Pegadaian Ajukan Izin Jadi Bank Emas – Page 3

    Pegadaian Ajukan Izin Jadi Bank Emas – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, Ahmad Nasrullah menyebut Pegadaian sudah mengajukan izin kegiatan Bulion Bank atau Bank Emas.

    Ahmad menjelaskan meskipun ada tabungan emas, Pegadaian saat ini masih sebatas kustodian yang dimana emas hanya disimpan di sana tanpa bisa dioptimalkan. Namun jika sudah menjadi Bulion, Pegadaian bisa menangkap 4 kegiatan.

    “Nanti bisa Simpanan Emas, Pembiayaan Emas, Perdagangan Emas, dan Penitipan Emas, sekarang yang dilakukan pegadaian hanya simpanan aja,” kata Ahmad dalam Media Briefing POJK Bulion, Senin (9/12/2024). 

    Adapun Ahmad menjelaskan persyaratan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) untuk menjadi penyelenggara Bulion adalah LJK yang kegiatan utamanya penyaluran kredit atau pembiayaan.

    Persyaratan Modal

    Selain itu LJK harus memenuhi syarat permodalan yaitu bagi bank umum modal inti Rp 14 triliun. Bank Umum Konvensional (BUK) dari Unit Usaha Syariah BUK harus memiliki modal inti Rp 14 triliun.

    Sedangkan LJK selain BUK, BUS, dan UUS BUK memiliki ekuitas Rp 14 triliun dan memiliki satuan kerja khusus dalam rangka penyelenggaran Bulion. 

    Ahmad menuturkan OJK terbuka jika ada pihak yang ingin memberikan masukan terkait modal inti. Ini untuk membuka jika ada perusahaan menengah ini mengajukan. Meskipun begitu, pada tahap awal ini OJK masih akan hati-hati karena bisnis ini cukup berisiko tinggi. 

    “Supaya nanti pasar bergairah, bisa berikan masukan ke kita tapi di awal kita ekstra hati-hati karena bisnisnya berisiko tinggi. Kami pastikan mitigasi risiko dan permodalannya mencukupi dulu,” jelasnya. 

     

  • Ini Syarat BSI dan BRI Agar Bisa Jadi Bank Emas

    Ini Syarat BSI dan BRI Agar Bisa Jadi Bank Emas

    Jakarta

    PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) diusulkan untuk bisa menjadi pengelola bank emas atau bullion bank di RI. Kedua lembaga ini harus memenuhi syarat tertentu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk bisa beroperasi sebagai bank emas.

    Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro OJK Ahmad Nasrullah mengatakan aturan terkait syarat pengoperasian bank emas di RI sudah masuk dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 17 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bullion.

    Salah satunya adalah dari sisi kesiapan dana yang dimiliki bank atau lembaga jasa keuangan (LJK) lain sebelum memulai layanan bank emas. Di mana mereka harus memiliki modal inti atau modal sendiri setidak-tidaknya Rp 14 triliun.

    “Indikator terkait permodalannya itu kami mengambil indikator permodalan di modal inti yang untuk bank umum. Jadi intinya ini untuk bank umum yang sudah memiliki modal inti di atas Rp 14 triliun, sekurang-kurangnya Rp 14 triliun,” jelas Nasrullah dalam konferensi pers OJK yang dilakukan secara online, Senin (9/12/2024).

    “Nah mungkin kalau untuk yang selain perbankan seperti LJK non-bank, misalkan PT Pegadaian sudah siap mengajukan permohonan, di sini memang ukuran angkanya kita tidak pakai modal inti tapi menggunakan modal sendiri ataupun ekuitas di sini sama di angkanya Rp 14 triliun,” ucapnya lagi.

    Selain itu, bank atau LJK tadi juga harus memiliki simpanan kas atau setara kas dengan jumlah yang sama dengan nilai emas yang disimpan. Langkah ini dimaksudkan sebagai salah satu manajemen risiko.

    “Cuma memang ada ketentuan berapapun yang dia simpan itu harus di-backup dengan nilai cash setara itu. Jadi memang agak berat di sini, ya. Kalau bank misalnya sekarang menyelenggarakan kegiatan usaha bank emas dia mau nambah bullion, nanti dia harus mempunyai cadangan dalam bentuk uang cash sebesar cadangan emas yang dia punya. Kira-kira seperti itu, ya,” terang Nasrullah.

    Tidak berhenti di sana ada juga aturan lain terkait kepemilikan brankas tempat penyimpanan emas atau vault yang sesuai dengan standar keamanan internasional. Dengan begitu setiap emas yang disimpan oleh bank atau LJK lainnya dipastikan aman.

    Kemudian ada juga syarat lain yang bersifat administratif semisal memiliki data pemimpin satuan kerja penyelenggaraan bullion, rencana bisnis yang terkait dengan operasional bank emas untuk tiga tahun ke depan, bukti kesiapan operasional dan manajemen, dan lain sebagainya.

    “Jadi selain kesiapan administratif, kita perlu memastikan juga persiapan infrastruktur dan operasionalnya termasuk mitigasi risikonya. Nah salah satunya itu vault atau tempat penyimpanan emas itu ada standar internasionalnya. Jadi kita memastikan keamanannya,” kata Nasrullah

    “Itupun nanti standar penyimpanan emasnya mungkin ya, ada yang sudah terstandarisasi, mungkin juga ada yang belum, ya, tapi sampai saat ini memang belum banyak yang mengajukan kami, ya,” terangnya lagi.

    Menurutnya, berdasarkan aturan itu sejauh ini baru ada dua lembaga yang berpotensi dapat menjadi bank emas di RI, yakni BSI sesuai yang diusulkan dan PT Pegadaian.

    Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bakal mengajukan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dijadikan bank emas atau bullion bank.

    “Saya kira ini awal mula beberapa bank akan menjadi bullion bank. Saya mengusulkan kepada OJK, minimal BRI yang merupakan holding Pegadaian, juga Bank Syariah Indonesia agar bisa menjadi tuan rumah sebagai bullion bank di Indonesia,” kata Airlangga dalam acara Indonesia SEZ Business Forum 2024 di Hotel St. Regis Jakarta, Senin (9/12/2024).

    (kil/kil)

  • Airlangga Usul BRI & BSI Jadi Bank Emas di RI, Begini Respons OJK

    Airlangga Usul BRI & BSI Jadi Bank Emas di RI, Begini Respons OJK

    Jakarta

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bakal mengajukan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dijadikan bank emas atau bullion bank.

    Menanggapi hal tersebut Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro OJK Ahmad Nasrullah mengatakan pihaknya akan memberikan dukungan penuh atas usulan Airlangga tersebut selama lembaga keuangan yang bersangkutan memenuhi syarat.

    Adapun syarat yang dimaksud sudah tercantum dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 17 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion. Mulai dari memiliki permodalan awal di atas Rp 14 triliun hingga aturan teknis lainnya.

    “Tadi saya belum dengar Pak Menko mengusulkan ini. Tapi kalaupun iya, tentu kita akan support. Jadi saya sampaikan, kita salah satu bagian dari ekosistem untuk mendukung program pemerintah dalam konteks kegiatan usaha bullion ini,” kata Nasrullah dalam konferensi pers OJK yang dilakukan secara online, Senin (9/12/2024).

    “Pasti akan kita support. Siapapun yang akan mengusulkan sepanjang memang memenuhi regulasi, kita akan support. Ya, apapun bentuknya, apa bentuknya model konglomerasi dan segala macam ya silakan saja. Nanti tentu akan kita lihat dengan aturan yang ada, kalau memang fit, ya tentu akan kita kasih izinnya,” terangnya lagi.

    Meski begitu menurutnya hingga saat ini baru ada dua calon lembaga yang dianggap cukup layak untuk menjadi bullion bank di RI. Yakni Bank Syariah Indonesia (BSI) seperti yang diusulkan Airlangga dan satu lagi PT Pegadaian.

    “Memang saat ini sudah ada dua pemain besar ya, Pegadaian dan BSI ya. Contoh Pegadaian sama BSI, mereka sekarang sudah 7 ton barangkali si Pegadaian yang punya emas dalam bentuk tabungan ya,” jelasnya.

    “Nah kalau ditanya kesiapan, dua ini yang paling siap ya. Dari sisi infrastruktur, dari sisi permodalan, kan kita terapkan Rp 14 triliun ya. Ini dua ini paling siap ya,” ucap Nasrullah.

    Namun sejauh ini yang baru mendaftarkan diri untuk bisa menjadi pemain bank emas baru PT Pegadaian saja. Sedangkan BSI maupun lembaga keuangan lainnya belum ada yang mendaftar.

    “Yang baru masuk sekarang baru dari pegadaian kayaknya ya. Kalau yang untuk BSI saya perlu cek lagi tapi yang saya tahu terakhir memang belum masuk. Potensi yang lain masuk, ya tentu ada, cuma kami belum menerima aplikasinya,” jelas dia.

    (kil/kil)

  • Guru Madrasah Jepara Sudah Memaafkan Pelaku Penembakan MMR, Namun Hukum Tetap Berjalan

    Guru Madrasah Jepara Sudah Memaafkan Pelaku Penembakan MMR, Namun Hukum Tetap Berjalan

    TRIBUNJATENG.COM, JEPARA – Guru Madrasah di Dukuh Kepel Desa Buaran Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara yang sempat menjadi korban penembakan, Eko Hadi Susanto (43) sudah memaafkan perlakukan MMR.

    Eko Hadi Susanto (43) mengatakan bahwa dirinya sudah memaafkan pelaku MMR.

    “Sebagai santri Mbah Mun Balekambang, tentunya saya sudah memaafkan pelaku namun proses hukum harus ditegakkan seadil-adilnya agar memberikan efek jera bagi Gus MMR,” kata Eko saat ditemui di kediaman RT 11 RW 04 Dukuh Kepel Desa Buaran Kemacatan Mayong Jepara, Jumat (6/12/2024).

    Ia mengatakan ibu pelaku sudah datang dua kali pasca kejadian yang bertepatan pada peringatan Hari Guru tersebut.

    “Benar, Bu Nyai Nur sudah datang ke rumah saya dua kali sehari setelah kejadian. Pertama pagi-pagi tapi tidak bertemu saya, lalu sorenya datang lagi”, ungkap Eko.

    Saat itu Bu Nyai Nur mengungkapkan penyesalannya atas kejadian itu dan memintakan  maaf untuk anaknya MMR serta berjanji akan mengganti sepeda motor yang dibakar.

    “Saat itu saya sudah sampaikan kepada Bu Nyai bahwa saya sudah memaafkan, tetapi proses hukum biar tetap berjalan agar memberikan efek jera”, imbuh Eko.

    Di samping ibu pelaku, pengasuh Majelis Ngopi An Nahdloh Dr KH Nasrullah Affandi juga mengunjungi Eko di kediamannya.

    Satu di antara ketua Pimpinan Pusat  Persatuan Guru Nadlatul Ulama (Pergunu) ini berkunjung siang setelah pencoblosan Pilkada 27 Nopember 2024 lalu.

    “Mbah Nasrul datang ke rumah menanyakan kesehatan saya”, kata Eko yang juga Humas Majelis Ngopi An Nahdloh.

    Sementara itu, Wakil Rois Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara KH M Amirul Wildan Fadhil juga datang ke kediaman Eko bersama kakak kandung pelaku, Gus Muhammad Syaifur Rijal.

    “Mbah Mad Wildan dan Gus Ipung datang menyampaikan permohonan maaf dan mengajukan perdamaian”, kata Eko.

    Eko menjelaskan tidak mempunyai dendam kepada siapapun.

    Eko berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi kita semua.

    “Seharusnya para ulama, kiai, gus dan ustadz menjadi teladan bagi masyarakat. Semestinya beliau-beliau menjadi pelindung dan pengayom ummat. Melayani ummat dengan kasih sayang”, ujar Eko.

    Warga masyarakat di Dukuh Kepel, Buaran, Karang Panas, Kedung Ombo Desa Buaran Mayong maupun Dukuh Penggung Desa Gemiring Lor Nalumsari semuanya tahu perilaku MMR. 

    Selama ini mereka diam karena sungkan dan takut untuk mengingatkan pelaku MMR. 

    Sebagian takut kualat dan khawatir dianggap su’ul adab kepada anak tokoh kiai besar di Jepara.

    Orang di Desa Buaran maupun Gemiring Lor, bahkan se-Kecamatan Mayong dan Nalumsari sebenarnya tahu keseharian pelaku MMR, tapi mereka lebih memilih  diam daripada urusannya menjadi panjang karena tahu siapa yang dihadapi.

    “Mungkin ini cara Allah untuk mengingatkan kita semua agar tidak semena-mena kepada siapapun”, kata Eko yang pernah nyantri lebih dari 7 tahun di Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin Balekambang Gemiring Lor Nalumsari itu. (Ito)

     

  • Pemantau luar negeri amati TPS Loksus bagi disabilitas mental Surabaya

    Pemantau luar negeri amati TPS Loksus bagi disabilitas mental Surabaya

    ANTARA – Pemantau asal luar negeri mengamati proses Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada serentak 2024 yang dilaksanakan oleh warga penyandang disabilitas. Pemantauan dilakukan di TPS Lokasi Khusus 901 di Kota Surabaya, Rabu (27/11). (Hanif Nasrullah/Soni Namura/Rinto A Navis)

  • Menag Minta Jemaah Haji Indonesia Tak Ditempatkan di Mina Jadid

    Menag Minta Jemaah Haji Indonesia Tak Ditempatkan di Mina Jadid

    Makkah (beritajatim.com) – Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah. Banyak hal dibicarakan dalam pertemuan itu, salah satu di antaranya tentang rencana pelaksanaan haji 2025.

    Terkait dengan haji 2025, Menag memohon kepada Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi agar di musim haji 2025 tak menempatkan jemaah haji Indonesia di kawasan Mina Jadid. “Alhamdulillah (Permohonan) itu diapresiasi,” kata Menag, Nasaruddin mengutip Kemenag.go.id.

    “Alhamdulillah kami melakukan pertemuan dengan Menteri Haji, dr Tawfiq Al Rabiah. Alhamdulillah kami diterima dengan baik di Masjidil Haram. Ternyata di Masjidil Haram itu ada tempat pertemuan yang sangat luar biasa,” tambah Nasaruddin di Makkah, Minggu (24/11/2024) malam.

    Menag menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Menteri Tawfiq berlangsung sangat akrab, lengkap dengan jamuan makan malam. Diskusi berlangsung cukup panjang, lebih dari satu jam.

    “Kita membicarakan banyak hal, antara lain: beliau meminta Kemenag RI untuk lebih siap menghadapi haji mendatang. Sebab, akan ada penyempurnaan-penyempurnaan,” katanya.

    Selain Menag, hadir dalam pertemuan terbatas ini, Kepala Badan Penyelenggara Haji Muchammad Irfan Yusuf, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, Dubes RI di Saudi Abdul Aziz, Konjen RI di Jeddah Yusron Ambary, dan Konsul Haji KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam.

    Sejumlah poin penting yang dibicarakan Menag RI dan Menhaj Saudi di antaranya, pertama, Menag meminta agar jemaah haji Indonesia tidak menempati kawasan Mina Jadid. “Alhamdulillah itu diapresiasi,” tegas Menag.

    Kedua, Menag meminta penambahan jumlah petugas. Menurutnya, banyak jemaah Indonesia yang lanjut usia saat beribadah haji. Sehingga, perlu petugas yang memadai untuk memberikan pendampingan dan pelayanan, termasuk dari unsur dokter dan tenaga medis kesehatan.

    “Minimal (jumlahnya) dipertahankan seperti haji tahun lalu (2024) dengan segala konsekuensinya, karena kami perlu pelayan jemaah haji yang sudah banyak berumur,” ucap Menag.

    “Tanggapan Menteri Haji (Arab Saudi) akan mempertimbangkan mengingat kenyataannya seperti itu. Pemerintah Saudi menurut informasi akan mengurangi 50% dari total kuota petugas. Tapi malah justru kita minta ditambahkan dan itu akan dipertimbangkan dengan alasan alasan tadi. Mudah-mudahan berhasil perjuangan kita,’ tambah Menag.

    Masjidil Haram Makkah saat musim haji tahun 2024. Foto: Ainur Rohim

    Ketiga, Menag dan Menhaj berdiskusi tentang murur. Menag melihat Murur, jika diperbolehkan oleh fatwa MUI, akan lebih melancarkan pergerakan jemaah haji.

    Keempat, diskusi tentang Dam. Menag menyampaikan bahwa di Indonesia, ada kajian bahwa Dam boleh dilaksanakan di Indonesia. Artinya, kambing Dam dipotong di Indonesia, dan dagingnya didistribusikan ke warga Indonesia.

    “Kata Menteri Haji, tergantung. Kalau misalnya pertimbangan ulama setempat menganggap itu boleh, kami tidak ada masalah. Malah lebih ringan: mengurangi beban kami dan menambah manfaat bagi masyarakat Indonesia itu sendiri,” jelas Menag.

    “Sekali lagi, apakah itu sudah dibenarkan oleh fatwa MUI? Ini kami akan diskusikan,” lanjutnya.

    Kepada Menhaj Tawfiq, Menag sempat menanyakan apakah ada negara yang menerapkan Dam seperti itu? Menhaj Saudi menjelaskan bahwa ada, tapi secara sporadis, termasuk Turki, juga banyak melaksanakan hal yang sama.

    Kelima, Tanazul. Isu ini juga dibahas dalam pertemuan Menag dan Menhaj. Menteri Tawfiq, kata Menag, menjelaskan bahwa kebijakan Tanazul diserahkan ke Indonesia. “Kalau memang itu lebih siap, sebetulnya lebih bagus, melonggarkan pergerakan di Mina,” ucap Menag.

    Isu keenam yang didiskusikan adalah terkait maskapai penerbangan. Keduanya mendiskusikan kemungkinan penggunaan Garuda dan Saudia, serta maskapai lain sebagai alternatif.

    Ketujuh, Menteri Tawfiq mengimbau Indonesia segera kontrak layanan hotel jika ingin mendapat lokasi lebih dekat, khususnya ke Masjid Nabawi di Madinah. Perlu lebih cepat karena pendekatannya adalah first come first served, siapa cepat akan dapat layanan lebih awal.

    Pertemuan Menag dan Menhaj Saudi di Masjidil Haram tidak hanya membahas urusan haji. Kedua tokoh ini juga membincang masalah pemberdayaan umat.

    Menag Nasaruddin mengaku punya pandangan yang sama dengan Menhaj Tawfiq berkenaan perlunya upaya mengangkat harkat dan martabat umat Islam, bukan saja di Indonesia dan Saudi Arabia, tapi juga dunia Islam.

    Kepada Menteri Tawfiq, Menag usul agar bisa dibangun Museum Hadits di Masjid Istiqlal, seperti yang ada di Madinah. “Menhaj bertanya ada tidak space untuk dibangun? Saya bilang ada dan lengkap,’ ujar Menag.

    “Dalam waktu dekat ini, insya Allah beliau akan melakukan pendekatan – pendekatan, kemungkinan untuk kita membuka Museum Hadits di Istiqlal,” sambungnya.

    Selain Makkah, Menag juga akan melakukan kunjungan kerja ke Madinah. Menhaj Tawfiq meminta Menag untuk mengunjungi beberapa tempat penting di Kota Nabi. Menhaj Tawfiq bahkan langsung menghubungi sejumlah pihak terkait di Madinah. [air]

  • Bank Indonesia distribusikan rupiah ke lima pulau 3T di Jatim

    Bank Indonesia distribusikan rupiah ke lima pulau 3T di Jatim

    ANTARA – Bank Indonesia mendistribusikan rupiah untuk menggantikan uang yang sudah lusuh atau rusak dengan yang baru atau layak edar di lima pulau wilayah Jawa Timur (Jatim). Pendistribusian dengan memberangkatkan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024 itu menuju ke Pulau Gili Genting, Gili Raja, Pagerungan Besar, Pagerungan Kecil dan Guwa-guwa.   
    (Hanif Nasrullah/Andi Bagasela/I Gusti Agung Ayu N)

  • Kereta Tanpa Rel China Bisa Dipakai di IKN, Tapi Syaratnya Ini

    Kereta Tanpa Rel China Bisa Dipakai di IKN, Tapi Syaratnya Ini

    Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN) menjelaskan bahwa kereta tanpa rel atau Autonomous Rail Transit (ART) yang diproduksi China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) tak lolos uji. Transportasi massal yang dinilai canggih tersebut akan segera dikembalikan ke China.

    Salah satu alasannya adalah karena berdasarkan hasil penilaian Proof of Concept (PoC) ditemukan bahwa sistem autonomous dari trem otonom tersebut masih belum dapat berfungsi dengan baik.

    “Hasil dari penilaian PoC ditemukan bahwa sistem autonomous dari trem otonom belum dapat berfungsi dengan baik,” ungkap Deputi bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Mohammed Ali Berawi kepada CNBC Indonesia, Minggu (17/11/2024).

    Mengutip penjelasan OIKN, penilaian PoC dilakukan di area Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara dengan dua rute pengujian yang mencakup area di sekitar Kemenko 1-4 dan Jalan Sumbu Kebangsaan Barat dan Timur. Pengujian dilakukan pada jalur khusus yang bersifat ‘mixed traffic’ di mana ART berbagi jalan dengan kendaraan lain.

    Meski kondisi kawasan masih dalam pembangunan, tim penilai PoC telah selesai melaksanakan evaluasi, dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan jalur jalan yang memungkinkan untuk dilakukan penilaian uji coba. Berdasarkan hasil evaluasi, tim penilai PoC menyimpulkan bahwa teknologi otonom ART direkomendasikan untuk dapat dimanfaatkan di Indonesia sebagai transportasi publik dengan catatan untuk dapat dilakukan perbaikan dan penyempurnaan teknologi lebih lanjut.

    Foto: Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa sarana Trem Otonom (Autonomous Rail Transit – ART) telah siap diuji Coba di Ibu Kota Nusantara (IKN). (Dok. Kemenhub)
    Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa sarana Trem Otonom (Autonomous Rail Transit – ART) telah siap diuji Coba di Ibu Kota Nusantara (IKN). (Dok. Kemenhub)

    Hal ini diperlukan untuk mencapai performa optimal sistem otonom sesuai dengan standar yang dipersyaratkan, karena sejauh ini sistem otonom belum dapat difungsikan. Kinerja ART dalam kegiatan PoC pada kondisi lingkungan saat ini di IKN belum menunjukkan sistem kendali otonom yang reliabel sebagaimana ditunjukkan pada sarana serupa di Tiongkok.

    Rekomendasi penilaian juga termasuk perlunya penyempurnaan operasional trem secara otonom, peningkatan fitur adaptasi dan keselamatan pada situasi mixed traffic, dan pembaruan sistem komunikasi agar sejalan dengan persyaratan keamanan siber di IKN.

    “Dari hasil assesment PoC maka nantinya pengadaan dan seleksi teknologi di IKN akan dinilai kepada 4 penilaian utama, yakni Kualitas dan kehandalan Teknologi, Interoperabilitas Sistem, Value for Money, Transfer Knowledge dan Teknologi,” terang dia.

    Sebagai informasi, kegiatan penilaian PoC ini didukung oleh tim evaluasi independen yang terdiri dari para pakar transportasi dan teknologi sistem kendali otonom tiga perguruan tinggi, asosiasi profesi, dan praktisi profesional di Indonesia.

    Tim ini diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Sigit Pranowo bersama Prof. Dr. Eng. Benyamin Kusumoputro, dan Prof. Dr-Ing. Nandy Setiadi Djaya Putra dari Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Bambang Riyanto Trilaksono dari Institut Teknologi Bandung, Prof. Dr. Techn. Ir. Danang Parikesit dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Nasrullah Armi dari Pusat Riset Telekomunikasi Badan Riset dan Inovasi Nasional, Aditya Dwi Laksana dari Forum Transportasi Jalan dan Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), dan Yanto Yulianto dari Institution of Railway Signal Engineers (IRSE). Tim ini memastikan monitoring, evaluasi, dan kegiatan penilaian dilakukan secara objektif sesuai kebutuhan dan kesiapan ekosistem IKN. Evaluasi PoC berlangsung antara 10 September hingga 22 Oktober 2024.

    Sesuai dengan diskusi antara OIKN dan lintas kementerian dan lembaga (K/L) dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Dukungan Percepatan Penyelenggaraan Uji Coba dan Unjuk Kerja (Proof of Concept) Trem Otonom di Ibu Kota Nusantara, OIKN bertanggung jawab dalam pelaksanaan dan penilaian kereta tanpa rel di IKN. Melihat hasil bahwa kereta itu belum beroperasi dengan baik, maka pihaknya akan meminta Norinco mengembalikan kereta ke China.

    Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Kemenhub Budi Rahardjo menambahkan konsep transportasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah ramah lingkungan dan futuristik. Untuk itu ART menjadi salah satu alternatif yang dapat diujicobakan di IKN karena menerapkan konsep transportasi ramah lingkungan, berkelanjutan dan berteknologi tinggi.

    “ART dioperasikan menggunakan baterai. Alhasil, kendaraan ini dapat meminimalisir emisi gas rumah kaca dan pemakaian energi fosil,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (13/11/2024).

    Untuk itu Kementerian Perhubungan menfasilitasi ART untuk diujicobakan sebagai alternatif moda di IKN. Terkait uji coba ini yang melakukan MOU adalah otoritas IKN dengan vendor yaitu Norinco dengan partisipasi dari CRRC Qindao Sifang. Oleh karena itu, pihak yang melakukan evaluasi apakah ART ini layak dan cocok dengan kebutuhan IKN adalah Otoritas IKN.

    “Sebagaimana kita ketahui, setelah berjalan uji coba selama kurang lebih 2 bulan, Otoritas IKN (OIKN) telah melakukan evaluasi. Hasil penilaian hingga evaluasi oleh OIKN, ditemukan bahwa kereta tanpa rel, khususnya system autonomous belum dapat berfungsi dengan baik di IKN. Menurut hemat kami kita semua sepakat bahwa untuk IKN kita mencari yang terbaik. Jika kemudian ART dipandang belum memenuhi standar evaluasi dari OIKN, tidak ada masalah, karena negara juga tidak dirugikan. Hal ini dikarenakan pembiayaan uji coba ditanggung oleh vendor ART,” tutupnya.

    (wur)

  • Remaja Keroyok Polisi Ditangkap Seusai Konsumsi Tembakau Sintetis

    Remaja Keroyok Polisi Ditangkap Seusai Konsumsi Tembakau Sintetis

    Makassar, Beritasatu.com – Remaja pelaku pengeroyokan anggota polisi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap petugas dalam keadaan mabuk berat seusai mengonsumsi tembakau sintetis.

    Pelaku pengeroyokan bernama Aji (17 tahun) diringkus petugas Unit Jatanras Polrestabes Makassar dalam keadaan mabuk berat seusai mengonsumsi tembakau sintetis di rumahnya, di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

    Polisi turut mendapati tembakau sintetis dari saku celana pelaku yang diakui dibeli melalui media sosial. Meski mabuk berat, tetapi interogasi polisi membuat pelaku mengakui tindakannya menganiaya korban secara bergiliran bersama rekan-rekannya.

    Aksi penganiayaan berawal saat pelaku dan tiga rekannya mendatangi temannya yang merupakan pedagang gorengan pinggir jalan untuk menagih utang.

    “Saya keroyok anggota (polisi) dalam pengaruh minuman. (Memukul) menggunakan tangan, awalnya mulanya karena utang piutang,” ujarnya, Jumat (15/11/2024).

    Keberadaan korban di lokasi yang menyaksikan cekcok antarkedua pihak itu, kemudian berusaha dilerai, tetapi korban yang merupakan anggota Polri malah menjadi sasaran amukan pelaku bersama rekannya yang emosi. Akibatnya korban mengalami luka lebam di sekujur tubuh.

    Selain mengeroyok anggota polisi, pelaku juga kerap melakukan penipuan di aplikasi hijau dengan modus berpura-pura menjadi wanita PSK.

    “Saya juga melakukan penipuan dengan berpura-pura menjadi wanita open BO, pasang harga dari harga Rp 300.000 sampai Rp 500.000,” tuturnya.

    Penangkapan pelaku membuka jalan penangkapan pelaku lainnya, tetapi kedatangan petugas ke masing-masing rumah pelaku tidak membuahkan hasil, karena pelaku diketahui telah kabur lebih dulu. Kedatangan petugas membuat sejumlah orang tua masing-masing pelaku syok, bahkan satu di antaranya sempat pingsan.

    Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Nasrullah Muntu yang dikonfirmasi membenarkan keterangan pelaku.

    “Pelaku melakukan aksinya dalam keadaan mabuk, korbannya adalah anggota Polri, mengalami luka lebam di bagian tubuh serta wajah. Motif pelaku salah paham,” katanya.

    Sementara tiga pelaku lainnya yang telah diketahui identitasnya kini masuk dalam daftar pengejaran pihak kepolisian.

    “Jumlah pelaku empat. Sementara yang kita tangkap satu dan kami akan melakukan pengembangan ke tersangka lain,” imbuhnya.

    Pelaku kini mendekam sementara waktu di rutan Polrestabes Makassar dan terancam dijerat Pasal 170 KUHP dengan hukuman penjara di atas 5 tahun.

  • Diangkat dari Kisah Nyata, Film ‘Keajaiban Air Mata Wanita’ Tayang 2025

    Diangkat dari Kisah Nyata, Film ‘Keajaiban Air Mata Wanita’ Tayang 2025

    Liputan6.com, Yogyakarta – Bioskop Tanah Air akan kembali diramaikan dengan film drama tentang perjuangan seorang ibu yang berjudul Keajaiban Air Mata Wanita. Film ini dijadwalkan tayang pada 2025.

    Film Keajaiban Air Mata Wanita disutradarai oleh Indra Gunawan. Sementara naskahnya ditulis oleh Freddy Aryanto.

    Cerita dalam film Indonesia ini diangkat dari kisah nyata dalam buku berjudul Rahasia Magnet Rezeki karya Nasrullah. Jelang penayangannya, teaser poster film ini pun dirilis.

    Poster tersebut menampilkan pemeran utama, Citra Kirana. Dengan hanya setengah wajah yang terlihat dan air mata yang mengalir seolah menggambarkan kisah penuh air mata yang akan ditampilkan dalam film ini.

    Film produksi Bahagia Pictures ini akan dibintangi oleh pasangan selebritas Citra Kirana dan Rezky Aditya. Selain itu, ada juga Natasha Rizky, Yessy Gusman, Baby Zelvia, dan masih banyak lagi.

    Film ini tak hanya bercerita tentang kehilangan, tetapi juga penerimaan. Melalui film ini, digambarkan bagaimana seorang wanita sekaligus ibu harus menerima dan menghargai setiap momen bersama orang yang dicintainya.

    Secara garis besar, film ini mengisahkan perjalanan penuh perjuangan seorang ibu yang tetap tegar demi anak-anaknya. Film ini akan menggugah perasaan penonton melalui kisah tentang cinta, pengorbanan, dan kekuatan dalam menghadapi masa-masa sulit.

    Film ini juga menyoroti arti dukungan dari orang-orang di sekitar untuk seseorang yang sedang berjuang dalam kehidupannya. Dalam masa-masa sulit, kehadiran teman dan keluarga menjadi sumber kekuatan yang bisa membuat seseorang untuk tetap bertahan.

    Sejauh ini, rumah produksi Bahagia Pictures belum mengumumkan jadwal penayangan film Keajaiban Air Mata Wanita. Namun, film ini diproyeksikan bakal tayang pada 2025.

     

    Penulis: Resla