ANTARA – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengukuhkan Adi Wibowo sebagai Wali Kota Pasuruan untuk sisa masa jabatan tahun 2020 – 2024. Adi Wibowo menggantikan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang pada September lalu diangkat menjadi Menteri Sosial di kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. (Hanif Nasrullah/Rayyan/Ludmila Yusufin Diah Nastiti)
Tag: Nasrullah
-

Sudah Berangkat Menuju Bawean, Kapal Express Bahari Kembali ke Pelabuhan Gresik Imbas Cuaca Buruk
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Cuaca buruk menyebabkan Kapal Motor (KM) Express Bahari 6F yang melayani pemberangkatan transportasi laut penyeberangan ke Pulau Bawean, Gresik, harus kembali ke Pelabuhan Gresik, Sabtu (21/12/2024).
Cuaca buruk dan gelombang tinggi terjadi di tengah perjalanan.
Setidaknya ada 93 penumpang di Kapal Express Bahari 6F, dari kapasitas 251 seat penumpang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal tersebut, berangkat dari Pelabuhan Gresik menuju Pelabuhan Bawean, sekitar pukul 09.00 WIB.
Kapal terpaksa balik kucing saat sudah perjalanan 1 jam 30 menit. Atau sekitar pukul 10.30 WIB. Kapal akhirnya berhasil sandar dan menurunkan penumpang sekitar pukul 12.00 WIB.
Akibat dari pembatalan keberangkatan itu, puluhan penumpang juga harus kembali ke Gresik.
Hisyam, salah satu penumpang mengatakan, dirinya hendak pulang kampung ke Bawean di momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Tadi itu kapal sudah berangkat, setelah 1 jam lebih. Ada pemberitahuan dari pihak Syahbandar Bawean. Bahwa terjadi gelombang atau ombak sangat tinggi di perairan Pulau Bawean. Sehingga kapal tidak berani melanjutkan perjalanan ke Pulau Bawean,” ujar Hisyam, di Terminal Pelabuhan Gresik, Sabtu (21/12/2024).
Rencana Hisyam untuk menengok sanak saudara di Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, harus tertunda.
“Ini terpaksa harus menginap dulu semalam. Semoga besok, Minggu (22/12/2024) kapal Express Bahari yang satunya tipe 3F dengan kapasitas yang lebih besar bisa berjalan,” bebernya.
Informasi dari operator kapal juga mengimbau untuk menyimpan tiket, agar bisa ditukarkan saat keberangkatan kapal besok.
Pantauan di lapangan, pada Sabtu (21/12/2024), terdapat dua kapal yang parkir dan bersandar di Pelabuhan Gresik.
KM Express Bahari 3F dan 6F.
Untuk kapal Express Bahari 3F sandar di pelabuhan sekitar pukul 12.30 WIB, setelah melayani penyeberangan dari Pelabuhan Bawean ke Pelabuhan Gresik.
Anggota Posko Nataru di Pelabuhan Gresik, dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik, Agus Nasrullah mengatakan, KM Express Bahari 6F diberangkatkan dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawean.
Berdasarkan dari pertimbangan dan analisa dari BMKG dan koordinasi dengan kapten kapal dalam kondisi normal atau aman.
“Namun, di tengah perjalanan, informasi dari nahkoda kapal. Setelah keluar dari wilayah Karang Jamuang, kondisi ombak menjadi perhatian bagi nahkoda. Sehingga memutuskan untuk kembali ke Pelabuhan Gresik,” ucapnya di Pelabuhan Gresik.
-

Empat maskapai ajukan penerbangan tambahan di Bandara Juanda
ANTARA – Sebanyak empat maskapai mengajukan penerbangan tambahan di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur. Pengajuan “extra flight” itu dimaksudkan untuk memperlancar pelayanan penumpang di masa angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. (Hanif Nasrullah/Fahmi Alfian/Arif Prada/Ludmila Yusufin Diah Nastiti)
-

Bangun Pabrik Bioetanol Jadi Langkah Penting PNRE
Jakarta: Langkah Pertamina membangun pabrik bioetanol melalui Subholding Pertamina New and Renewable Energy (PNRE), disebut merupakan keputusan penting. Bioetanol bisa dikembangkan menjadi bahan bakar nabati (BBN).
“Karena ada tujuan dari Pertamina untuk menghasilkan biofuel yang merupakan bahan bakar nabati (BBN) yang ramah lingkungan, tentu merupakan langkah penting dan perlu diapresiasi,” kata Anggota Komisi XII DPR Eddy Soeparno dilansir dari Antara, Kamis, 12 Desember 2024.
Langkah ini penting karena Indonesia sedang menuju percepatan transisi energi. Artinya, diperlukan berbagai upaya, termasuk di antaranya melalui pengembangan bioetanol untuk menggantikan energi fosil.
“Jadi, pembangunan pabrik ini merupakan salah satu upaya menghasilkan energi yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.
Dia berharap pengembangan bioetanol bisa meningkatkan kualitas bahan bakar yang ada saat ini. Apalagi negara-negara maju sudah menerapkan Euro-5.
Di sisi lain, Eddy menilai dukungan pemerintah sangat diperlukan agar program bioetanol bisa mengikuti kesuksesan biodiesel. Terutama, jika ternyata proses produksi bioetanol menghasilkan bahan bakar yang lebih mahal dibandingkan BBM.
“Jika demikian, maka perlu dukungan pemerintah dalam bentuk subsidi atau kompensasi,” kata dia.
Sebelumnya, pengamat energi Inas Nasrullah Zubir juga menilai positif upaya PNRE dalam mendukung pengembangan bioetanol. Namun, sebagai bahan baku, dia menyarankan untuk tidak hanya mengandalkan tanaman tebu karena membutuhkan waktu lama.
Dia mendukung jika bioetanol diperoleh melalui keanekaragaman sumber, termasuk pemanfaatan tanaman aren sebagai bahan baku yang tersebar hampir di seluruh Indonesia dan mudah dijumpai.
CEO PNRE John Anis menyatakan sudah memiliki peta jalan pengembangan bioetanol hingga 2031. Rencana ini untuk mendukung dekarbonisasi di sektor transportasi. Pada 2034, dia memprediksi permintaan biofuel bisa mencapai 51 juta liter.
Terkait hal itu, Pertamina NRE mulai menjalin kerja sama dengan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) untuk membangun pabrik bioetanol di Banyuwangi, Jawa Timur, dengan kapasitas produksi 30 ribu kiloliter (kl) per tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
dan follow Channel WhatsApp Medcom.id(UWA)
-

Bangun pabrik bioethanol, langkah penting PNRE
Sumber foto: http://surl.li/imhjea/elshinta.com
Legislator: Bangun pabrik bioethanol, langkah penting PNRE
Dalam Negeri
Editor: Sigit Kurniawan
Rabu, 11 Desember 2024 – 13:56 WIBElshinta.com – Anggota Komisi XII DPR Eddy Soeparno menilai positif berbagai upaya PT Pertamina (Persero) melalui subholding Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) dalam mengembangkan bioethanol sebagai bahan bakar nabati (BBN). Termasuk di antaranya, kerja sama dengan PT Sinergi Gula Nusantara, Glenmore, Banyuwangi untuk membangun pabrik bioethanol.
”Karena ada tujan dari Pertamina untuk menghasilkan biofuel yang merupakan bahan bakar nabati (BBN) yang ramah lingkungan, tentu merupakan langkah penting dan perlu diapresiasi,” kata Eddy kepada media hari ini.
Langkah penting tersebut, karena saat ini Indonesia sedang menuju percepatan transisi energi. Untuk itu, imbuh Eddy, memang diperlukan berbagai upaya, termasuk di antaranya melalui pengembangan bioethanol untuk menggantikan energi fosil. ”Jadi, pembangunan pabrik ini merupakan salah satu upaya untuk menghasilkan energi yang lebih ramah lingkungan,” jelasnya.
Menurut Eddy, melalui pengembangan bioethanol, diharapkan bisa meningkatkan kualitas bahan bakar yang ada saat ini. ”Apalagi negara-negara maju, umumnya sudah menerapkan Euro-5. Makanya, pengembangan bioethanol merupakan langkah penting agar Indonesia bisa menghasilkan bahan bakar yang memiliki kualitas lebih ramah lingkungan,” lanjutnya.
Di sisi lain, Eddy menilai, bahwa dukungan Pemerintah sangat diperlukan agar program bioethanol bisa mengikuti kesuksesan biodiesel. Terutama, jika ternyata proses produksi bioethanol menghasilkan bahan bakar yang lebih mahal dibandingkan BBM. ”Jika demikian, maka perlu dukungan Pemerintah dalam bentuk subsidi atau kompensasi,” jelas Eddy.
Sebelumnya, pengamat energi Inas Nasrullah Zubir juga menilai positif upaya PNRE dalam mendukung pengembangan bioethanol. Hanya saja Inas mengingatkan, agar bioethanol sebagai bahan baku, tidak hanya mengandalkan tanaman tebu, karena membutuhkan waktu lama. Inas mengaku sependapat jika bioethanol diperoleh melalui keanekaragaman sumber, termasuk pemanfaatan tanaman aren sebagai bahan baku. Apalagi, lanjutnya, tanaman aren tersebar hampir di seluruh Indonesia dan mudah dijumpai.
“Saya setuju, jika Indonesia juga memanfaatkan tanaman aren yang banyak tumbuh di wilayah kita. Saat penyelenggaraan Konferensi Para Pihak ke-21 (COP 21) yang merupakan konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2015 di Paris, Pak Hashim (Djojohadikusumo) mengungkapkan hal itu. Pak Hashim juga memiliki hasil percobaan pohon aren yang dijadikan etanol dan berhasil. Jadi, mengapa kita tidak memanfaatkan pohon aren tersebut,” kata Inas.
Terkait peran PNRE, CEO of Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) John Anis menegaskan, sudah memiliki peta jalan pengembangan bioetanol hingga tahun 2031 untuk mendukung dekarbonisasi di sektor transportasi. Sebab, pada 2034, diproyeksikan permintaan biofuel bisa mencapai 51 juta liter.
Untuk itu, saat ini Pertamina NRE mulai menjalin kerja sama dengan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) untuk membangun pabrik bioetanol di Banyuwangi, Jawa Timur dengan kapasitas produksi 30 ribu kiloliter (KL) per tahun.
John Anis menegaskan saat ini Indonesia masih mengandalkan bahan bakar fosil yang emisinya lebih bersih sambil melakukan transisi ke BBM rendah karbon.
Sumber : Elshinta.Com
-

Pilkada Lamongan, Paslon Ghofur-Firosya Ajukan Gugatan ke MK
Lamongan (beritajatim.com) – Pasangan Cabup-Cawabup Lamongan nomor urut 1, Abdul Ghofur-Firosya Shalati, mengajukan permohonan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Lamongan 2024 kepada Mahkamah Konstitusi.
Permohonan gugatan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) tersebut diajukan oleh Nasrullah, sebagai kuasa hukum Paslon Ghofur-Firosya, melalui sistem pengajuan permohonan elektronik, pada Senin malam (9/12/2024).
Ketua KPU Lamongan, Mahrus Ali, mengaku sudah mengetahui terkait permohonan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan yang diajukan Paslon Ghofur-Firosya.
“Saya semalam saya sudah cek di laman Mahkamah Konstitusi, bahwa Lamongan ada gugatan. Sudah terdaftar di laman Mahkamah Konstitusi,” kata Mahrus, Selasa (10/12/2024).
Namun sampai hari ini, kata Mahrus, pihaknya belum mengetahui pokok permasalahan yang menjadi dasar pengajuan gugatan yang diajukan Paslon Ghofur-Firosya.
“Untuk masalah materi gugatan atau lokusnya itu kita masih menuggu dari Mahkamah Konstitusi terkait salinannya itu. Sehingga secepatnya nanti kita akan mempelajari, kita akan menyikapi bagimana langkah-langkah selanjutnya,” ujarnya.
Meski belum mengetahui pokok permasalahan uang menjadi dasar gugatan, namun Mahrus menegaskan pihaknya telah mempersiapkan diri untuk menghadapi gugatan tersebut. Termasuk menyiapkan kuasa hukum.
“(Kuasa hukum) itu sudah pasti. Karena kita sebagai pihak tergugat. Apa yang menjadi lokus permasalahan penggugat, kita nanti akan ambil sikap,” ujarnya.
Lebih lanjut Mahrus menyampaikan, jika melihat pada proses pleno rekapitulasi perolehan suara di tingkat Kabupaten beberapa waktu lalu, tidak terdapat keberatan dari perwakilan masing-masing Paslon.
Melihat dari dinamikan proses pleno rekapitulasi suara kemarin kan keberatan2 yang terkait dsri hasil tidak ada. Fari dokumen D hasil rekapitulasi tingkat kabupaten pun, semua pihak menandatangani. Artinya kami melihatnya terkait hasil tersebut tidak ada keberatan,” tuturnya.
“Tapi kita tunggu saja terkait dari lokus gugatan tersebut. Pada prinsipnya ini adalah mekanisme yang harus kita lewati bersama. Jadi kita harus siap,” kata Mahrus menambahkan.
Seentara itu, Ketua Tim Pemenangan Paslon Abdul Ghofur-Firosya Shalati, Mukhammad Freddy Wahyudi, saat dikonfirmasi mengaku tidak tahu secara pasti materi terkait gugatan ke MK tersebut.
“Saya tidak tahu,” kata Freddy.
Untuk diketahui, berdasarkan Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan yang dilaksanakan Kamis (5/12/2024) di aula Hotel Mahkota Lamongan, pasangan Cabup-Cawabup Lamongan nomor urut 1, Abdul Ghofur-Firosya Shalati meraih 327.345 suara. Sedangkan Paslon nomor urut 2, Yuhronur Efendi-Dirham Akbar Aksara memperoleh total 407.541 suara. [fak/beq]
-

KPU umumkan Khofifah-Emil raih 58,81 persen suara di Pilkada Jatim
ANTARA – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 2 di Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur (Pilkada Jatim) 2024 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak meraih 58,81 persen suara, mengungguli dua pasangan rivalnya, berdasarkan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Provinsi yang digelar di Surabaya selama dua hari. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim belum menetapkan pasangan calon petahana ini sebagai pemenang Pilkada provinsi setempat, masih memberikan kesempatan bila adanya gugatan dari hasil rekapitulasi. (Hanif Nasrullah/Rayyan/Farah Khadija)
-

Bank Bulion Hemat Devisa Negara dan Dukung Hilirisasi Emas
Jakarta, Beritasatu.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan, pengembangan usaha atau bank bulion di Indonesia dapat menghemat devisa negara dan mendukung program hilirisasi emas. Adapun PT Bank Syariah Indonesia Tbk dan PT Pegadaian merupakan entitas yang paling siap menjadi bank bulion.
“Bank bulion menghemat devisa kita dari impor emas dengan mengoptimalkan emas yang ada di masyarakat,” kata Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Ahmad Nasrullah dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (9/12/2024) dilansir Antara.
Ia menuturkan, bank bulion dapat mendukung hilirisasi emas karena mendukung kegiatan manufaktur sekaligus menambah suplai emas di dalam negeri. “Spirit yang kedua adalah miner, refiner, ini ada spirit untuk program hilirisasi,” ujarnya.
Ia mengatakan, kegiatan usaha bulion hanya bisa dilakukan oleh institusi jasa keuangan dengan bisnis utama menyalurkan pembiayaan, seperti bank, perusahaan pembiayaan, dan perusahaan pegadaian. Sedangkan perusahaan asuransi tidak termasuk dalam hal itu.
Menurut dia, saat ini terdapat dua entitas yang potensial siap menyelenggarakan kegiatan usaha bulion, yakni PT Bank Syariah Indonesia Tbk dan PT Pegadaian. “Kalau ditanya kesiapan, yang dua ini yang paling siap dari sisi infrastruktur dan permodalan, kan kita terapkan Rp 14 triliun ya, dua ini yang paling siap,” katanya.
Jika sudah mendapatkan izin kegiatan usaha bulion dari OJK, katanya, entitas tersebut dapat memperluas bisnis agar tidak sebatas penyimpanan emas.
Kegiatan usaha atau bank bulion merupakan aktivitas yang berkaitan dengan emas dalam bentuk simpanan emas, pembiayaan emas, perdagangan emas, penitipan emas, dan atau kegiatan lainnya yang dilakukan oleh lembaga jasa keuangan
Dia mengatakan, pemerintah juga akan menyusun peta jalan usaha atau bank bulion jangka panjang untuk mendukung pengembangan secara optimal di Indonesia.
-

Kapan Warga RI Bisa Nabung di Bank Emas?
Jakarta –
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 17 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bullion. Melalui aturan ini lembaga jasa keuangan (LJK) di RI dapat melakukan kegiatan usaha bank emas atau bullion bank. Namun kapan kira-kira masyarakat bisa menabung emas di bullion bank ini?
Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro OJK Ahmad Nasrullah mengatakan pelaksanaan bullion bank di RI sudah bisa dilakukan selama lembaga keuangan terkait memiliki izin operasional.
Sayang hingga saat ini belum ada LJK yang sudah menerima izin pengoperasian bullion bank dari OJK. Sedangkan untuk pihak yang baru mengajukan atau mendaftarkan diri ke OJK baru ada PT Pegadaian.
“Siapa yang sudah menyelenggarakan, mendatarkan itu, saat ini baru Pegadaian ya. Kalau banknya saya belum dengar,” terangnya dalam konferensi pers OJK yang disiarkan secara online, Senin (9/12/2024).
“Yang saya tahu belum ya, yang baru masuk sekarang baru dari pegadaian kayaknya ya. Kalau yang untuk BSI saya perlu cek lagi tapi yang saya tahu terakhir memang belum masuk. Potensi yang lain masuk, ya tentu ada, cuma kami belum menerima aplikasinya,” jelas Nasrullah lagi.
Namun hingga saat ini belum ada lembaga keuangan yang sudah memiliki izin terkait penyelenggaraan layanan itu. Namun di luar itu pihaknya juga masih harus menyiapkan beberapa aturan turunan terkait penyelenggaraan bank emas di RI ini yang rencananya akan keluar pada 2025 nanti.
“Ada aturan turunannya setelah ini ya. Untuk 2025 sudah kita jadwalkan paling tidak ya. Yang sudah kita agendakan adalah panduan teknis mengenai bentuk dan susunan laporannya, seperti nanti ada SEOJK-nya,” jelasnya.
Namun di luar kesiapan LJK dalam melaksanakan operasional bank emas tadi, menurut Nasrullah yang penting untuk dipahami masyarakat adalah jenis emas yang bisa disimpan dalam bullion bank. Misalnya emas perhiasan seperti cincin dan kalung.
“Jadi konsep bullion ini, emasnya pun bukan emas kayak perhiasan gitu yang sekarang. Kita ini sudah terstandarisasi ya, kayak LM bentuk batangan, koin, dan segala macam, cuma emas itu saja. Jadi nggak bisa kita menabung, sekarang ini ya, gelang dan kalung gitu,” terangnya.
Sedangkan untuk jumlah emas yang dapat disimpan dalam bullion bank ini, tidak ada batas minimal. Namun kembali lagi, emas yang bisa ditabung dalam bullion bank ini adalah logam mulia tersertifikasi seperti emas batang.
“Kalau menyimpan bebas. Ya mau nyimpan 10 gram, 100 gram dalam bentuk emas silahkan. Itu kan kayak kita menabung gitu ya,” pungkasnya.
È
(kil/kil)

/data/photo/2021/07/17/60f2ef794e236.png?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)