Tag: Munafri Arifuddin

  • Dukung Seto-Rezki, Relawan Golkar Lama Berpotensi Gerus Elektabilitas Mulia

    Dukung Seto-Rezki, Relawan Golkar Lama Berpotensi Gerus Elektabilitas Mulia

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Para mantan pengurus Golkar Makassar yang tergabung dalam Relawan Golkar Lama (Golla), kian masif menggalang dukungan untuk pasangan Andi Seto Gadhista Asapa – Rezki Mulfiati Lutfi jelang pencoblosan Pilkada Makassar.

    Kerja-kerja pemenangan ini berpotensi menggerus elektabilitas pasangan yang diusung koalisi Partai Golkar, Munafri Arifuddin – Aliyah Mustika Ilham (Mulia).

    Pengamat Politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Ali Armunanto menilai, perpecahan dukungan di internal Golkar Makassar berpotensi menurunkan elektabilitas Munafri alias Appi. Apalagi, Golkar merupakan parpol pengusung utama pasangan Mulia di Pilkada Makassar.

    “Ini akan mengganggu pergerakan mesin parpol Appi karena kita tahu (parpol) pengusung utama Appi-Aliyah itu Golkar. Apalagi diharapkan leading dalam kampanye itu Golkar mesin parpolnya,” kata Ali, pada Sabtu (2/11/2024).

    Ali beranggapan, perpecahan dukungan ini akan berimbas kepada mesin politik Partai Golkar dan akan mengganggu kerja-kerja pemenangan. “Di sisi lain juga menciptakan citra atau wacana perpecahan yang akan memicu keraguan masyarakat untuk memilih Appi karena terjadi dualisme pilihan di dalam satu partai,” paparnya.

    Efek lain yang ditimbulkan dari peralihan dukungan ini, lanjut Ali, adalah potensi munculnya swing voter di kalangan pemilih Golkar. “Ini bisa menurunkan elektabilitas Golkar, khususnya dalam dukungan mereka terhadap Appi,” jelas Ali.

    Dukungan Golkar Lama ini dinilai justru akan memperkuat basis elektoral Seto-Rezki. Menurut Ali, partisipasi relawan Golla yang dikenal solid dan loyal akan menambah kepercayaan diri Tim Seto-Rezki dalam meraih kemenangan.

  • Survei CRC Pilwalkot Makassar: Appi-Aliyah Tertinggi, Unggul di 13 Kecamatan

    Survei CRC Pilwalkot Makassar: Appi-Aliyah Tertinggi, Unggul di 13 Kecamatan

    Liputan6.com, Makassar – Celebes Research Center (CRC) merilis hasil survei terbaru Pemilihan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Makassar 2024. Survei itu dilakukan di 15 Kecamatan se-Kota Makassar pada 2-6 Oktober 2024. 

    Untuk diketahui, pada Pilwalkot Makassar 2024, ada empat Pasang Calon (Paslon) yang bertarung yakni Munafri Arifuddin-Aliyan Mustika Ilham (MULIA), Andi Seto Asapa-Rezki Mulfiati Lutfi (Sehati). Selanjutnya Indira Jusuf Ismail-Ilham Ari Fauzi (INIMI) dan Amri Arsyid-Abd Rahman Bando (AMAN).

    Direktur Eksekutif CRC, Imam Soeyoeti mengatakan bahwa survei ini menggunakan metode multistage random sampling kepada 400 responden. Seluruh responden dipilih secara acak dan proporsional di seluruh kecamatan sesuai dengan jumlah penduduknya. 

    “Kami melakukan quality control secara random terhadap 20 persen, dari total sampel. Artinya ada sekira 80 responden yang didatangi langsung atau ditelpon secara acak dari kuesioner untuk memastikan surveyor betul-betul ke lapangan,” kata Imam dalam konferensi pers di Makassar, Selasa (29/10/2024).

    Hasilnya, paslon MULIA meraih elektabilitas 44,75 persen, disusul INIMI 28 persen. Sementara di posisi ketiga ada pasangan Sehati dwngan elektabilitas 18,75 persen dan AMAN yang hanya meraih 4 persen. 

    “Jadi, gambarannya adalah paslon Appi-Aliyah yang paling berpeluang memenangkan pilkada andai pemilihan digelar awal Oktober,” jelas Imam.

    Imam memaparkan bahwa tingginya elektabilitas MULIA sejalan dengan tingginya popularitas dan likeabilitasnya Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham. Bahkan dari 15 kecamatan yang ada di Kota Makassar, MULIA unggul di 13 Kecamatan yakni Biringkanaya, Tamalate, Manggala, Tallo, Panakkukang, Tamalanrea, Makassar, Mariso, Mamajang, Bontoala, Ujung Tanah, Ujung Pandang dan Sangkarrang.

    “Paslon MULIA hanya tak unggul di Kecamatan Rappocini dan Wajo. Dimana kedua kecamatan ini menempatkan INIMI yang unggul,” sebut Imam. 

    Lebih jauh Imam memaparkan bahwa sekitar 36 persen warga di Kota Makassar masih menjadi swing voters. Dengan rincian 29 persen warga yang sudah menentukan pilihan tapi masih bisa berubah dan 7 persen yang memang belum menentukan pilihan atau tidak menjawab. 

    “Dengan angka itu, artinya lebih dari sepertiga pemilih ini masih menjadi Swing Voters,” imbuhnya. 

     

    Simaklah video pilihan berikut ini: 

    Menjelang pendaftaran pilkada serentak 2024, beragam persiapan dilakukan termasuk sosialisasi peraturan baru. Berdasarkan putusan Mahkamah Agung, bakal calon Wali Kota dan Bupati boleh mendaftar meski belum genap berusia 25 tahun.

  • Temuan Survei CRC di Pilwalkot Makassar: Appi-Aliyah 44,75%, Indira-Ilham 28%, Seto-Rezki 18,75%, Amri-Rahman 4%

    Temuan Survei CRC di Pilwalkot Makassar: Appi-Aliyah 44,75%, Indira-Ilham 28%, Seto-Rezki 18,75%, Amri-Rahman 4%

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Empat pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Makassar terus berupaya merebut suara dan aspirasi masyarakat jelang Pilkada Kota Makassar, 27 November 2024 mendatang.

    Celebes Research Center (CRC) merilis hasil temuan survei peta elektoral Pilkada Kota Makassar yang dilakukan pada 2-6 Oktober 2024.

    Lembaga CRC menggunakan sampel sebanyak400 orang responden yang tersebar secara proporsional sesuai proporsi jumlah penduduk di 15 kecamatan.

    Responden dipilih secara acak bertingkat menggunakan metode multistage Random Sampling. Toleransi kesalahan 4,85 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

    “Survei menggunakan simulasi kertas suara berdasarkan nomor urut yang ditetapkan KPU,” jelas Direktur CRC, Imam Suyuti kepada awak media di Makassar, Selasa (29/10/2024.

    Hasil survei CRC menunjukkan paslon nomor urut 1 Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA) dengan elektabilitas tertinggi dengan 44,75 persen. Pasangan ini hanya kalah di Rappoccini dan Wajo. Sementara di kecamatan lain, Appi-Aliyah tampil perkasa.

    Di urutan kedua diduduki Indira Jusuf Ismail-Ilham Ari Fauzi (INIMI) 28,00 persen. Pasangan ini menang di dua kecamatan yakni Rappoccini dan Wajo, selebihnya kalah.

    Selanjutnya paslon nomor urut 2 Andi Seto Gadhista Asapa-Rezki Mulfiati Lutfi (SEHATI) meraup 18,75 persen.

    Sementara paslon nomor urut 4 Amri Arsyid-Abdul Rahman Bando (AMAN) 4 persen. Adapun responden yang mencoblos di luar surat suara atau tidak sah sebanyak 0,25 persen dan yang tidak jawab 4,25 persen.