Farhan Sebut Dedi Mulyadi Usulkan Teras Cihampelas Peninggalan Ridwan Kamil Dibongkar
Tim Redaksi
BANDUNG, KOMPAS.com
–
Wali Kota Bandung
,
Muhammad Farhan
, mengatakan bahwa pedestrian di atas Jalan Cihampelas, yang dikenal dengan nama
Teras Cihampelas
, diusulkan untuk dilakukan langkah pelepasan aset.
“Untuk Teras Cihampelas itu ada yang menyarankan agar dilakukan pelepasan aset,” kata Farhan saat ditemui di Bandara Husein Sastranegara, Rabu (2/7/2025).
Ditanya lebih detail terkait pelepasan aset, Farhan memastikan bahwa Teras Cihampelas, yang telah menghabiskan anggaran Rp 48,5 miliar untuk pembangunannya, tidak akan dijual ataupun disewakan, tetapi dibongkar.
“Dijual enggak mungkin, disewakan enggak mungkin. Nah, itu (dibongkar). Namun, proses pelepasan aset memang tidak semudah itu,” ujarnya.
Farhan mengatakan bahwa usulan
pembongkaran
skywalk Teras Cihampelas, yang dibangun pada masa Wali Kota Bandung
Ridwan Kamil
, datang dari
Pemerintah Provinsi Jawa Barat
.
“Kemungkinan (dibongkar), tetapi itu baru usul dari Pak Gubernur (
Dedi Mulyadi
), saya mesti menjalani dulu proses administrasi yang tidak sederhana dan panjang,” katanya.
Farhan pun akan berupaya mencari kejelasan apakah memungkinkan untuk melakukan pembongkaran Teras Cihampelas.
“Bahwa ada wacana ataupun saran dari Pemerintah Provinsi agar dilepaskan atau ada upaya pelepasan aset
gitu
, kami akan jajaki kemungkinan secara hukumnya,” ucapnya.
Menurut Farhan, pembongkaran Teras Cihampelas harus melewati diskusi, perizinan, serta proses politik yang cukup panjang.
Untuk itu, selama belum ada kepastian pembongkaran, Pemerintah Kota Bandung akan melakukan perbaikan di Teras Cihampelas.
“Sambil menunggu usulan-usulan lainnya, karena saya mesti bicara dengan DPRD, saya mesti bicara dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah, yang akan kami lakukan satu, Satpol PP standby 24 jam untuk keamanan,” ucapnya.
“DSDABM akan memperbaiki toilet, membersihkan segala macam vandalismenya. Kemudian dari Dinas Perhubungan akan memasang penerangan jalan lingkungan plus pedestrian di bawah sehingga tidak gelap dan (bau) asam,” tuturnya.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Mulyadi
-
/data/photo/2025/07/02/6864c846b850d.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
5 Farhan Sebut Dedi Mulyadi Usulkan Teras Cihampelas Peninggalan Ridwan Kamil Dibongkar Bandung
-
/data/photo/2025/07/02/6864faaeabb46.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
10 Tantang Rapikan Jalan Cihampelas, Dedi Mulyadi: Sempit dan Bau Asam, Farhan Berani, tetapi… Bandung
Tantang Rapikan Jalan Cihampelas, Dedi Mulyadi: Sempit dan Bau Asam, Farhan Berani, tetapi…
Tim Redaksi
BANDUNG, KOMPAS.com
– Gubernur
Jawa Barat
,
Dedi Mulyadi
, menantang
Wali Kota Bandung
,
Muhammad Farhan
, untuk menertibkan dan merapikan kembali
Jalan Cihampelas
.
Dedi Mulyadi mengatakan, keberadaan pedestrian
Teras Cihampelas
yang membentang di atas Jalan Cihampelas justru membuat jalan yang dulunya terkenal sebagai pusat
jeans
di Kota Bandung terlihat semerawut dan macet.
“Pak Wali Kota harus merapikan Jalan Cihampelas karena jalannya menyempit dan bau
haseum
(asam),” kata Dedi saat bersama Farhan di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu (2/7/2025).
Dedi mengatakan, Farhan harus berani menertibkan Jalan Cihampelas meski di atasnya terdapat bangunan Teras Cihampelas yang merupakan bangunan monumental peninggalan Wali Kota Bandung sebelumnya,
Ridwan Kamil
.
“Pak Wali Kota ini saya lihat pemberani, tetapi ada sedikit takutnya,” ujar Dedi sambil tertawa.
Sementara itu, di hadapan Dedi Mulyadi, Farhan mengaku siap untuk merapikan dan menertibkan kembali Jalan Cihampelas.
“Siap, Pak Gubernur, sekarang lagi proses,” akunya.
Farhan mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Bandung tengah melakukan perbaikan-perbaikan ornamen atau fasilitas yang rusak di Teras Cihampelas.
Selain itu, Pemkot Bandung juga akan melakukan pengamanan di Teras Cihampelas.
“Yang akan kami lakukan satu, Satpol PP itu
standby
24 jam untuk keamanan. DSABM akan memperbaiki toilet, membersihkan segala macam vandalisme,” ucapnya.
“Kemudian dari Dinas Perhubungan akan memasang penerangan jalan lingkungan plus pedestrian di bawah sehingga tidak gelap dan
haseum
(bau asam),” katanya.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/07/02/6864ee1713cb2.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Bonus dari ASN Ditolak Persib, Dedi Mulyadi Turun Tangan Singgung Rakyat Miskin Bandung 2 Juli 2025
Bonus dari ASN Ditolak Persib, Dedi Mulyadi Turun Tangan Singgung Rakyat Miskin
Tim Redaksi
BANDUNG, KOMPAS.com
– Gubernur
Jawa BaratDedi Mulyadi
berencana uang bonus
Persib
Bandung hasil sumbangan aparatur sipil negara (ASN) Jabar yang dikembalikan akan digunakan untuk membangun
rumah rakyat miskin
.
Namun, ia akan membicarakan terlebih dahulu dengan ASN yang telah menyumbangkan uangnya.
Bila mereka setuju, uang itu akan digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat.
“Nanti saya mau bicara dengan para ASN, nanti yang Rp 400 jutanya
diarahin
ke mana, misalnya untuk pembangunan rumah rakyat miskin,” ujar Dedi Mulyadi di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Rabu (2/7/2025).
Dedi menghormati keputusan manajemen PT
Persib Bandung
Bermartabat (PBB) yang mengembalikan uang bonus hasil patungan tersebut.
Kendati demikian, dia telah menepati janji memberikan uang bonus sebesar Rp 1 miliar dari saku pribadinya yang berasal dari tabungan dan penjualan empat ekor sapi.
“Pertama kan Persib sudah dari saya kan Rp 1 miliar, yang kedua kalau dari ASN, kan saya sudah bilang bahwa tidak boleh menggunakan dana pemerintah, APBD, harus pribadi dan tidak boleh dipaksakan,” kata Dedi.
Sebelumnya, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar mengungkapkan bahwa manajemen menolak uang bonus dari pemerintah daerah.
Hal ini karena Umuh merasa Pemprov terbebani dengan janji bonus untuk para staf dan para penggawa Persib.
“Uang yang dijanjikan Rp 1 miliar itu Sekda sudah berkoar-koar ke mana-mana dan sudah memberikan uang
kadeudeuh
dikumpulkan Rp 365 juta. Sudah diinstruksikan kepada staf di Persib, saya tolak,” kata Umuh di Bandung.
Umuh mengaku tidak mau kelak menjadi masalah dari pemberian
bonus Persib
juara ini.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Ratusan Toyota Land Cruiser Ramaikan Bandung, Ada Apa Nih?
Jakarta –
Ratusan pencinta Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) buat sesak Sari Ater Campervan Park Bandung! Ada apa ya?
Eits, hadirnya ratusan mobil bongsor ini bukan untuk unjuk rasa ya detikers, melainkan untuk menghadiri Jambore Nasional (Jamnas) TLCI ke-6 yang digelar 2 tahun sekali. Acara itu diadakan pada 27-29 Juni 2025, seperti tertulis dalam siaran resmi yang diterima detikOto.
Dalam kesempatan kali ini, tim dari Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter#17 Jaya raya, mengirimkan peserta terbanyak mencapai 165 mobil dengan 370 member. Keseruan Tim dari Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter#17 Jaya Raya terlihat dengan menjadi satu-satunya chapter yang mendapatkan kesempatan untuk menghibur dengan tari-tarian persembahan dari Mom TLCI yang sangat seru, dan diberi kesempatan untuk presentasi video perjalanan yang berhasil memukau peserta jamnas yang hadir di acara Malam Keakraban.
“Alhamdulillah, TLCI Jaya Raya sudah selesai menghadiri Jamnas dengan ikut mengirimkan sebanyak 165 unit mobil dan 370 orang. Perjalanan menuju Sari Ater dari Jakarta tiba dengan selamat. Secara keseluruhan acara Jamnasnya ramai dan sukses. Dari Jaya Raya juga sukses mengikuti Jamnas ini dan kami akan pulang dengan membawa kebahagiaan,” ujar Ketua Panitia Tim Jaya Raya, Sofjan Dana Ipong.
TLCI Chapter#17 Jaya Raya memulai perjalanan dengan titik kumpul di Rest Area Km 57 Tol Cikampek dengan jumlah mobil land cruiser sebanyak 122 mobil dalam konvoi yang terdiri dari seri 40, seri 60, seri 70, seri 80, seri 100, seri 200 dan terbaru seri 300. Perjalanan dilanjutkan dengan keluar melalui pintu exit di pintu tol Jatiluhur, masuk ke kota Purwakarta dan menyusuri jalan menuju Situ Wanayasa lalu singgah untuk makan siang dan salat Jumat di masjid di Saung Sawah Leg.
Jambore Nasional (Jamnas) TLCI ke-6 yang digelar 2 tahunan sekali, yang digelar pada 27-29 Juni 2025. Foto: dok. TLCI Jaya Raya/Agustinus Tri Mulyadi
Perjalanan kembali dilanjutkan melalui jalur jalan Cicadas yang terkenal dengan Tanjakan Langit nya, kemudian melanjutkan perjalanan merangkai memasuki kebun teh Ciater yang hijau dan asri. Perjalan rombongan berakhir di Sari Ater Campervan Park tempat lokasi Jamnas berlangsung selama 3 hari.
Jambore Nasional (Jamnas) TLCI ke-6 yang digelar 2 tahunan sekali, yang digelar pada 27-29 Juni 2025. Foto: dok. TLCI Jaya Raya/Agustinus Tri Mulyadi
Kegembiraan Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter#17 Jaya raya semakin lengkap dengan berhasil menyabet berbagai kejuaraan kontes mobil land cruiser. Diantarnya Juara 1 Best Exterior Original 80 Series, Juara 1 New Restorasi Original 40 Series, Juara 1 New Restorasi Original 70 Series, Juara 1 Restorasi Pick Up 40 Series, Juara 1 Restorasi Original 100 Series , Juara 3 Rare Restorasi 40 Series.
Dalam kesempatan yang sama, TLCI juga menyampaikan akan siap kembali menghadiri Jambore Ke-7 TLCI yang rencananya akan digelar di Semarang pada 2027 mendatang.
Jambore Nasional (Jamnas) TLCI ke-6 yang digelar 2 tahunan sekali, yang digelar pada 27-29 Juni 2025. Foto: dok. TLCI Jaya Raya/Agustinus Tri Mulyadi
(lth/rgr)
-
Angkat Budaya Sunda, Dedi Mulyadi Ganti Nama RSUD Al Ihsan Jadi ‘Welas Asih
Angkat Budaya Sunda, Dedi Mulyadi Ganti Nama RSUD Al Ihsan Jadi ‘Welas Asih
-

Rider Underwear Gelar Program Undian ‘Beli Kolor Dapat Mobil Listrik’
Jakarta –
Rider Underwear menggelar undian berhadiah bagi para pengguna setianya lewat program ‘Beli Kolor Dapat Mobil Listrik’. Undian ini digelar dalam rangka menginjak usia 70 tahun.
Seperti diketahui, Rider Underwear telah fokus pada dunia pakaian dalam di Indonesia dengan selalu menjaga kualitas bahan sejak tahun 1955.
“Pada tahun ini, Rider Underwear menginjak usia 70 tahun dengan melewati berbagai fase Sejarah dan kejadian-kejadian besar yang ada di Indonesia, namun Rider Underwear tetap konsisten berkembang dan melangkah maju atas dukungan dari karyawan dan juga pelanggan setia,” kata CEO sekaligus pemilik PT Mulia Knitting Factory Hanan Supangkat, dalam keterangan tertulis, Selasa (1/7/2025).
Foto: Rider Underwear
Bahkan, inovasi produk selalu dilakukan mengikuti perkembangan zaman di bawah kepimpinan Hanan Supangkat. Hanan Supangkat sendiri adalah sosok generasi ke empat setelah Henry Supangkat, Max Mulyadi Supangkat dan pendiri PT. Mulia Knitting Factory yaitu Phan Tjen Kong, yang dipercaya mampu membawa Rider Underwear berjaya di tengah persaingan lokal maupun global saat ini.
Oleh sebab itu, sebagai bentuk apresiasi pada pengguna dan juga bentuk penghargaan perusahaan pada masyarakat yang selama ini telah menyertai perjalanan, Rider Underwear mengadakan Undian Berhadiah ‘Beli Kolor Dapat Mobil Listrik’ selama periode 1 Juli hingga 31 Desember 2025. Disampaikan Hanan, semua masyarakat dapat berpartisipasi mengikuti undian berhadiah tersebut, karena caranya sangat mudah sekali.
Masyarakat hanya perlu mengirimkan 3 (tiga) buah kemasan Rider Underwear dengan menyertakan fotokopi identitas dan tulis nama, nomor telepon aktif dan tempat membeli produk di balik kemasan. Selanjutnya, kirimkan kemasan tersebut melalui PO BOX RIDER JAKARTA 10000 atau melalui DROP BOX yang tersedia pada perwakilan toko-toko Rider yang tersebar di seluruh Indonesia.
Raih kesempatan untuk mendapatkan Grand Prize berupa mobil Listrik BYD series M6 dan hadiah-hadiah Utama berupa Kulkas, Mesin Cuci dan Smart TV. Tidak hanya itu terdapat juga hadiah-hadiah hiburan berupa Android Smartphone, Air Fryer, Standing Fan, Kompor Gas, Magic Com, Dispenser, Blender, Oven dan Paket Produk Rider Underwear.
Pengumuman pemenang akan dilakukan pada 30 Januari 2026 dengan syarat dan ketentuan berlaku. Program undian ini memiliki Nomor Registrasi KEMENSOS: 0505/05-2025.
“Dengan adanya program Undian Berhadiah: ‘Beli Kolor Dapat Mobil Listrik; ini diharapkan dapat meningkatkan eksistensi Rider sebagai brand atau merek pakaian dalam Legend yang ada di Indonesia. Program ini juga diharapkan dapat menjadi apresiasi kepada para pelanggan yang setia menemani dan dapat berpartisipasi memeriahkan ulang tahun Rider Underwear yang ke 70 tahun,” pungkasnya.
(akd/akd)
-
/data/photo/2025/06/30/686276cec7825.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
2 Wagub Erwan Blak-blakan Hubungannya dengan Sekda Jabar Retak: Sudah di Luar Batas! Bandung
Wagub Erwan Blak-blakan Hubungannya dengan Sekda Jabar Retak: Sudah di Luar Batas!
Editor
KOMPAS.com –
Wakil Gubernur
Jawa Barat
Erwan Setiawan mengakui bahwa hubungannya dengan Sekretaris Daerah (Sekda)
Jabar
, Herman Suryatman, mengalami keretakan.
Hal itu disampaikan Erwan saat ditemui di Gedung Sate, Senin (30/6/2025). Ia mengatakan bahwa meskipun ruang kerjanya berada di lantai yang sama dengan Sekda, mereka tak pernah saling berinteraksi.
“Memang ada keretakan, kenyataan. Saya di ruang, (ruangan saya di sini). Sekda di ruang sana, satu lantai, saya lewat tidak ada,” ujar Erwan.
Erwan juga menilai bahwa banyak tugas yang seharusnya menjadi wewenang Wakil Gubernur justru diambil alih oleh Sekda.
“Sudah di luar batas. Saya katakan sudah di luar batas. Sudah di luar kewenangan-kewenangan dia. Terakhir kemarin, di Rindam (kelulusan siswa barak militer gelombang kedua). Itu kan bukan juga seorang Sekda di Rindam. Orang bisa menilai,” katanya.
Menurut Erwan, tugas seorang sekretaris daerah seharusnya fokus pada urusan administratif dan mengkonsolidasikan kepala dinas atas arahan dari Gubernur dan Wakil Gubernur yang turun langsung ke lapangan.
“Sebenarnya perlu dipahami, namanya sekretaris daerah itu mengkoordinir sekretariat daerah. Seharusnya Pak Sekda selalu ada di kantor. Pak Gubernur di lapangan, saya ke lapangan,” ucapnya.
Keretakan hubungan antara Wagub dan Sekda ini juga sempat mencuat ke publik saat sidang paripurna DPRD Jabar pada Kamis (19/6/2025).
Dalam forum resmi itu, Erwan menyindir ketidakhadiran Herman yang dinilai jarang hadir baik dalam sidang maupun di kantor.
Menanggapi pernyataan tersebut, Herman Suryatman menyampaikan permohonan maaf dan menjelaskan bahwa ketidakhadirannya dikarenakan sedang menjalankan tugas dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Wagub Erwan Akui Keretakan dengan Sekda Jabar: Kerja di Lantai yang Sama Tapi Tak Pernah Bertemu
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/06/30/686238f736e83.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
7 Dedi Mulyadi Janjikan Ganti Rugi Rp 100 Juta untuk Rumah Singgah yang Dirusak Warga di Sukabumi Bandung
Dedi Mulyadi Janjikan Ganti Rugi Rp 100 Juta untuk Rumah Singgah yang Dirusak Warga di Sukabumi
Tim Redaksi
SUKABUMI, KOMPAS.com
– Gubernur
Jawa Barat
,
Dedi Mulyadi
, mengunjungi
rumah singgah
yang dirusak sekelompok warga di Kampung Tangkil, RT 4 RW 1, Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten
Sukabumi
, Senin (30/6/2025) siang.
Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi meninjau kerusakan bangunan dan berjanji akan memberikan uang
ganti rugi
sebesar Rp 100 juta.
“Kerugian warga tidak boleh membebani warga, maka kerusakan saya ganti, saya siapkan Rp 100 juta,” ungkap Dedi Mulyadi kepada awak media saat berada di lokasi.
Dedi menambahkan, dana ganti rugi tersebut berasal dari uang pribadinya.
“Saya ganti pribadi,” jelas Dedi Mulyadi.
Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi berharap agar masyarakat di Jawa Barat dapat bersikap toleran terhadap perbedaan.
“Saling menghormati, saling menghargai,” tutupnya.
Sebelumnya, pada Jumat (27/6/2025) siang, bangunan rumah singgah tersebut dirusak sejumlah orang yang mengira bahwa tempat itu digunakan untuk kegiatan peribadatan.
Namun, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Cidahu, AKP Endang Slamet menjelaskan, rumah tersebut hanya digunakan untuk berkumpul dan tidak ada aktivitas ibadah yang berlangsung.
“Rumah ini bukan gereja, namun rumah biasa, rumah singgah. Sesekali dipakai untuk pertemuan, seperti arisan atau komunitas pada hari-hari libur panjang. Kegiatan yang disampaikan itu hanya reuni, namun ditutup dengan doa. Umat
Kristen
doanya dengan nyanyian, namun pemahaman ini harus diluruskan,” jelas Endang saat ditemui oleh Kompas.com.
Kunjungan Gubernur Dedi Mulyadi dan janji ganti rugi diharapkan dapat meredakan ketegangan di masyarakat serta mendorong terciptanya keharmonisan antarwarga.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/06/29/6860ef9243a63.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
4 Mengapa Prabowo Terkejut Ada Tomy Winata di Peresmian Industri Baterai Listrik? Nasional
Mengapa Prabowo Terkejut Ada Tomy Winata di Peresmian Industri Baterai Listrik?
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Kehadiran pemilik Artha Graha Group
Tomy Winata
(TW) di acara peresmian groundbreaking Ekosistem Industri Baterai Listrik Terintegrasi Konsorsium ANTAM-IBC-CBL, membuat Presiden
Prabowo
Subianto terkejut.
Diketahui,
Presiden Prabowo
meresmikan ekosistem industri baterai tersebut di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6/2025).
Saat berpidato, Prabowo awalnya tidak menyapa Tomy Winata. Kepala Negara hanya menyapa sejumlah menteri, pihak swasta, dan kepala daerah yang hadir.
Mereka di antaranya adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Perumahan Rakyat Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi, hingga jajaran Danantara.
Setelah itu, Prabowo sempat bertanya siapa lagi yang belum disapanya.
“Siapa lagi? Absen yang tidak hadir, siapa lagi? Hehe. Seskab nanti dicatat ya, siapa yang tidak hadir. Biasanya memang saya tidak terlalu mau hadir groundbreaking, tetapi kali ini saya hadir,” kata Prabowo, Minggu.
Lantas, saat berpidato, Prabowo tiba-tiba berhenti berbicara karena melihat Tomy Winata.
Prabowo menyebut wajah Tomy Winata sangat familiar, sehingga harus disapa olehnya.
“Peresmian Groundbreaking Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium ANTAM, IBC, dan CBL. Saudara-saudara sekalian, saya menyambut dengan sangat bahagia dan sangat bangga acara ini,” ujar Prabowo.
“Memang biasanya saya tidak mau ada… TW ada di sini… Muka familiar, jadi, saya, harus saya sapa juga,” katanya seraya menunjuk Tomy Winata.
Tomy Winata pun berdiri ketika disapa Prabowo. Dia juga tampak menelungkupkan tangannya sebelum duduk kembali.
Setelah itu, Prabowo kembali mengecek siapa-siapa saja yang belum dia absen.
Kemudian, dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia sudah lama bercita-cita untuk melakukan
hilirisasi
.
Bahkan, Prabowo mengeklaim bahwa Presiden pertama RI, Soekarno (Bung Karno) sudah bercita-cita mengenai hilirisasi sejak lama.
“Cita-cita hilirisasi sudah sangat lama, sudah sangat lama. Dari sebenarnya Presiden Republik Indonesia yang pertama, dari Bung Karno sudah bercita-cita hilirisasi, dan presiden-presiden kita selanjutnya juga bercita-cita dan melaksanakan hilirisasi. Melaksanakan,” ujar Prabowo.
Kemudian, Kepala Negara menyebut bahwa Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) yang secara nyata memulai program hilirisasi.
“Tadi disampaikan oleh Menteri ESDM sebagai Ketua Satgas Hilirisasi yang saya tunjuk, bahwa program ini, proyek ini mulai empat tahun yang lalu. Dengan demikian kita lihat peran dari pada Presiden Joko Widodo,” kata Prabowo.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Cek fakta, Jawa Barat akan dipecah jadi lima provinsi baru
Jakarta (ANTARA/JACX) – Informasi soal wacana pemekaran Jawa Barat (Jabar) menjadi lima provinsi baru mendapatkan banyak perhatian dari warganet pada akhir Juni.
Rencana pemecahan Jabar menjadi lima wilayah disebut digulirkan oleh DPRD Jabar, sebagaimana dijelaskan unggahan pengguna media sosial ini.
Tangkapan layar narasi yang menyebutkan Jawa Barat akan dipecah jadi lima provinsi baru (X)Berdasarkan sejumlah keterangan yang beredar, berikut adalah daftar lima provinsi baru yang diklaim akan menggantikan Jabar:
1. Provinsi Sunda Pakuan terdiri dari:
Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kota Depok.2. Provinsi Sunda Priangan terdiri dari:
Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang.3. Provinsi Sunda Taruma/Bagasasi terdiri dari:
Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi.4. Provinsi Sunda Caruban terdiri dari:
Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Majalengka.5. Provinsi Sunda Galuh terdiri dari:
Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran.Lalu, benarkah Jawa Barat akan dipecah jadi lima provinsi baru:
Penjelasan:
Berdasarkan informasi yang dihimpun, isu soal pemekaran Jawa Barat menjadi lima provinsi baru bersifat usulan, dan memang dibenarkan oleh Ketua Komisi I DPRD Jabar Rahmat Hidayat Djati.Rahmat Hidayat, pada Sabtu (21/6), mengatakan bahwa pemisahan Jabar akan dibahas dengan para tokoh dan para ahli di tingkat legislatif, sebagaimana dimuat dalam artikel daring ini.
Namun, narasi itu justru dibantah oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar Dedi Mulyadi.
Bappeda sendiri memiliki tugas menyusun perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, monitoring, hingga mengevaluasi pembangunan daerah, sebagaimana termuat dalam berbagai peraturan daerah di Indonesia.
Menurut Kepala Bappeda Jabar Dedi Mulyadi, pihaknya dan DPRD Jabar telah menggelar rapat bersama terkait Rancangan Akhir dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2025-2029 pada 26 Juni 2025. Kendati demikian, tidak ada pembahasan soal pemecahan Jabar jadi lima provinsi.
“Bisa diabaikan, hoaks. Di antara pembahasan itu tidak ada satu pun membahas pemekaran provinsi jadi 5 provinsi,” kata Dedi Mulyadi, sebagaimana dilaporkan media nasional ini.
Klaim: Jawa Barat akan dipecah jadi lima provinsi baru
Rating: MisinformasiCek fakta: Hoaks! Foto pembangunan patung Dedi Mulyadi
Cek fakta: Hoaks! Jokowi dan Kapolri copot jabatan Kapolda Jabar karena batalkan sidang Pegi Setiawan
Baca juga: Kemendagri catat ada 341 usulan daerah pemekaran per April 2025
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.