Tag: Mulyadi

  • Hasil Quick Count Terkini Pilkada Jabar 2024: Dedi-Erwan Unggul Jauh

    Hasil Quick Count Terkini Pilkada Jabar 2024: Dedi-Erwan Unggul Jauh

    Adapun berdasarkan hasil perhitungan cepat lembaga Indikator total suara masuk 100 persen pada Kamis (28/11/2024) pukul 08.57 WIB paslon Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan juga berhasil unggul dengan suara 61,16%.

    Sementara itu, paslon kedua adalah Ahmad-Ilham dengan perolehan skor 20,07% dan Acep-Gitalis 9,67 persen. Pada urutan terakhir terdapat paslon Jeje-Ronal dengan perolehan suara 9,10%.

    Sebagai informasi, masyarakat harus memahami bahwa hasil quick count belum menjadi keputusan akhir untuk menentukan pemenang Pilkada. Sehingga hasil resmi yang bisa diperhatikan masyarakat adalah informasi resmi dari KPU.

  • Intip Usaha Snack Emping Jagung Nasabah PNM Mekaar yang Diborong Gibran

    Intip Usaha Snack Emping Jagung Nasabah PNM Mekaar yang Diborong Gibran

    Semarang: Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming membuat kejutan dengan memborong produk snack milik Rachma Widarti, salah satu nasabah PNM Mekaar. Hal ini terjadi saat Gibran hadir dalam acara pelatihan tentang stunting yang digelar PNM kepada 3.000 nasabah di Semarang. 

    Rachma yang menjalankan usaha camilan berupa Emping Jagung dan catering rumahan, mengungkapkan kisah perjuangannya yang luar biasa. Bermula dari dampak pandemi yang menyebabkan perusahaan tempatnya bekerja pailit, ia memulai usaha dari nol dengan modal sangat terbatas.

    Di saat yang sama, ia tidak hanya kehilangan pekerjaan, namun juga hak-haknya sebagai pekerja, termasuk gaji yang belum terbayarkan selama enam bulan.

    “Saya mulai usaha catering dan camilan ini dari rumah, karena harus bertahan setelah dipecat tanpa pesangon. Modal awal saya sangat kecil, hanya Rp150.000, yang saya dapatkan dari menjual sepeda anak. Saat itu, saya merasa terpuruk, tapi saya harus berjuang demi keluarga,” kata Rachma.

    Rachma kemudian bergabung dengan PNM Mekaar pada tahun 2021 dan tergabung dalam kelompok Mekaar Muara Mas. Sejak bergabung, usahanya mulai berkembang pesat. Ia menerima pencairan dana usaha secara bertahap, mulai dengan Rp3 juta pada pencairan pertama dan kini plafonnya mencapai Rp5 juta.

    “Alhamdulillah, sejak bergabung dengan PNM mekaar, usaha saya semakin dikenal banyak orang. Saya lebih berani menawarkan produk saya dan merambah pasar yang lebih luas. Sekarang saya sudah bisa berjualan dengan modal yang lebih besar,” ujar Rachma.

    Keputusan Gibran membeli produk Rachma menjadi simbol nyata bagaimana dukungan terhadap usaha mikro dapat mengubah kehidupan. Menurut Rachma ini merupakan wujud kepedulian Wapres dengan pemberdayaan UMKM, khususnya bagi para pelaku usaha perempuan.

    “Saya tidak menyangka didatangi Pak Gibran dan langsung borong semua snack emping yang saya bawa. Saya ajak foto juga mau, saya update status jadi banyak yang tanya-tanya jualan saya,” katanya.

    Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengapresiasi perjuangan Rachma. Ia percaya jika ibu-ibu membangun semangat yang sama untuk bangkit dari kondisi buruk dan menjalani usaha dengan maksimal maka usaha ultra mikro bisa bersaing di pasar yang lebih luas.

    “Selama Indonesia masih memiliki ibu-ibu yang saling peduli sesama, gigih merajut usaha, tentu bisa membantu memperkuat posisi ekonomi Bangsa.  Di situlah PNM juga berupaya mendukung semangat usaha ibu-ibu dengan memberikan modal bukan hanya finansial, tetapi modal intelektual, dan modal sosial,” kata Arief yang turut mendampingi Wapres Gibran berdialog dengan nasabah PNM Mekaar.

    Kisah sukses Rachma Widarti adalah bukti nyata bahwa dengan semangat yang tak kenal lelah dan dukungan yang tepat, seorang ibu rumah tangga bisa mengubah nasibnya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Semarang: Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming membuat kejutan dengan memborong produk snack milik Rachma Widarti, salah satu nasabah PNM Mekaar. Hal ini terjadi saat Gibran hadir dalam acara pelatihan tentang stunting yang digelar PNM kepada 3.000 nasabah di Semarang. 
     
    Rachma yang menjalankan usaha camilan berupa Emping Jagung dan catering rumahan, mengungkapkan kisah perjuangannya yang luar biasa. Bermula dari dampak pandemi yang menyebabkan perusahaan tempatnya bekerja pailit, ia memulai usaha dari nol dengan modal sangat terbatas.
     
    Di saat yang sama, ia tidak hanya kehilangan pekerjaan, namun juga hak-haknya sebagai pekerja, termasuk gaji yang belum terbayarkan selama enam bulan.
    “Saya mulai usaha catering dan camilan ini dari rumah, karena harus bertahan setelah dipecat tanpa pesangon. Modal awal saya sangat kecil, hanya Rp150.000, yang saya dapatkan dari menjual sepeda anak. Saat itu, saya merasa terpuruk, tapi saya harus berjuang demi keluarga,” kata Rachma.
     
    Rachma kemudian bergabung dengan PNM Mekaar pada tahun 2021 dan tergabung dalam kelompok Mekaar Muara Mas. Sejak bergabung, usahanya mulai berkembang pesat. Ia menerima pencairan dana usaha secara bertahap, mulai dengan Rp3 juta pada pencairan pertama dan kini plafonnya mencapai Rp5 juta.
     
    “Alhamdulillah, sejak bergabung dengan PNM mekaar, usaha saya semakin dikenal banyak orang. Saya lebih berani menawarkan produk saya dan merambah pasar yang lebih luas. Sekarang saya sudah bisa berjualan dengan modal yang lebih besar,” ujar Rachma.
     
    Keputusan Gibran membeli produk Rachma menjadi simbol nyata bagaimana dukungan terhadap usaha mikro dapat mengubah kehidupan. Menurut Rachma ini merupakan wujud kepedulian Wapres dengan pemberdayaan UMKM, khususnya bagi para pelaku usaha perempuan.
     
    “Saya tidak menyangka didatangi Pak Gibran dan langsung borong semua snack emping yang saya bawa. Saya ajak foto juga mau, saya update status jadi banyak yang tanya-tanya jualan saya,” katanya.
     
    Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengapresiasi perjuangan Rachma. Ia percaya jika ibu-ibu membangun semangat yang sama untuk bangkit dari kondisi buruk dan menjalani usaha dengan maksimal maka usaha ultra mikro bisa bersaing di pasar yang lebih luas.
     
    “Selama Indonesia masih memiliki ibu-ibu yang saling peduli sesama, gigih merajut usaha, tentu bisa membantu memperkuat posisi ekonomi Bangsa.  Di situlah PNM juga berupaya mendukung semangat usaha ibu-ibu dengan memberikan modal bukan hanya finansial, tetapi modal intelektual, dan modal sosial,” kata Arief yang turut mendampingi Wapres Gibran berdialog dengan nasabah PNM Mekaar.
     
    Kisah sukses Rachma Widarti adalah bukti nyata bahwa dengan semangat yang tak kenal lelah dan dukungan yang tepat, seorang ibu rumah tangga bisa mengubah nasibnya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (FZN)

  • Hasil Quick Count Final Pilkada Jakarta, Jatim, Jateng, Jabar 2024 Versi 3 Lembaga Survei

    Hasil Quick Count Final Pilkada Jakarta, Jatim, Jateng, Jabar 2024 Versi 3 Lembaga Survei

    Bisnis.com, JAKARTA — Hasil quick count final dari tiga lembaga survei resmi untuk Pilkada Jakarta, Jatim, Jateng, dan Jabar 2024.

    Berdasarkan pantauan Bisnis hingga Kamis (28/11/2024) pagi, tiga lembaga survei resmi telah mengeluarkan hasil quick count final atau dengan data masuk 100% untuk Pilkada Jakarta, Jatim, Jateng, Jabar 2024.

    Untuk Pilkada Jakarta 2024, data Indikator hingga pukul menunjukkan pasangan Pramono Anung dan Rano Karno unggul dengan perolehan suara 49,87%. 

    Di lain pihak, Lembaga Survei Indonesia (LSI) mencatat pasangan Pramono Anung dan Rano Karno juga unggul untuk Pilkada Jakarta 2024 dengan perolehan suara 50,10%.

    Sementara itu, Indikator mencatat pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin unggul dengan perolehan suara 58,31% untuk Pilkada Jawa Tengah (Jateng) 2024.

    Tidak jauh berbeda, data Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan keunggulan untuk pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin di Pilkada Jateng 2024 dengan perolehan suara 59,38%.

    Dari Pilkada Jawa Timur (Jatim) 2024, data Poltracking Indonesia menunjukkan pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak unggul dengan perolehan 59,22%.

    Selanjutnya, data Indikator menunjukkan pasangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan unggul di Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2024 dengan perolehan suara 61,16%.

    Sejumlah lembaga survei resmi seperti Poltracking Indonesia, Indikator Politik Indonesia dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) bekerja sama dengan Bisnis.com menyajikan hasil quick count Pilkada 2024.

    Namun, hasil quick count ini baru dapat diumumkan paling cepat dua jam setelah pemungutan suara resmi ditutup di seluruh wilayah Indonesia bagian barat.

    Hal itu mengacu pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 9/2022 tentang Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu dan Pilkada, lembaga survei dan jajak pendapat diperbolehkan melakukan penghitungan cepat, tetapi hasilnya tidak dapat diumumkan secara langsung.

    Pasal 19 ayat (3) secara tegas menyatakan bahwa hasil quick count hanya boleh dipublikasikan paling cepat dua jam setelah jadwal pemungutan suara berakhir.

    “Pengumuman hasil Penghitungan Cepat Pemilu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) hanya boleh dilakukan paling cepat 2 jam setelah selesai pemungutan suara di wilayah Indonesia bagian barat,” demikian bunyi ketentuan tersebut.

    Berdasarkan Buku Pintar KPPS Pilkada 2024, pemungutan suara dilakukan pada pukul 07.00 hingga 13.00. Hasil quick count Pilkada 2024 mulai ditayangkan sejak pukul 15.00 WIB.

    KPU pun meminta lembaga survei wajib menyebutkan bahwa data hasil quick count yang diumumkan tersebut bukan hasil resmi atau real count. Hal itu bertujuan untuk memberikan gambaran awal kepada publik, tetapi tetap harus menunggu hasil final dari penghitungan suara resmi oleh KPU.

    Berikut ini link hasil hitung cepat (Quick Count) LSI, Indikator dan Poltracking Pilkada 2024 di Bisnis.com:https://pemilu.bisnis.com/quick-count-pilkada

    Hasil Perhitungan Suara KPU Pilkada 2024

    Sementara itu, KPU juga menyediakan situs resmi perhitungan suara atau real count.

    Real count dilakukan untuk mengevaluasi hasil perhitungan suara pada Pilkada untuk dibuat keputusan secara bulat.

    Hasil real count biasanya sudah akurat yang bisa digunakan untuk mencegah kecurangan.

    Masyarakat bisa mengakses real count melalui situs resmi yang diberikan oleh KPU. Link pantau real count bisa dibuka di sini:

    Link Real Count KPU

  • Pasangan Dedi-Erwan yakin hasil resmi tak jauh dengan hitung cepat

    Pasangan Dedi-Erwan yakin hasil resmi tak jauh dengan hitung cepat

    Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan meyakini bahwa hasil resmi pemilihan gubernur (Pilgub) Jabar 2024 oleh KPU, tidak akan berbeda jauh dengan hitung cepat (quick count) yang memenangkan mereka.

    “Insya Allah hasil quick count lembaga survei pun tidak terlalu jauh, karena kredibilitas mereka pun dipertaruhkan. Hasil quick count ini tidak berbeda jauh dari hasil sesungguhnya nanti,” kata Erwan pasca pemantauan hasil hitung cepat di Bandung, Rabu.

    Menyadari bahwa hasil resmi perhitungan KPU masih membutuhkan waktu, Erwan mengatakan pihaknya akan mengawal perolehan suara mereka dengan cara mengumpulkan data C1 dari TPS yang didapatkan para saksi yang diturunkan hingga tuntas.

    “Setelah quick count ini kita akan kawal terus, nanti kita cocokkan dan kita kawal data-data hasil suara tersebut. Kami kawal terus dari seluruh TPS nanti kita kumpulkan bukti C1-nya,” ucapnya.

    Selain itu, Erwan mengatakan bahwa pihaknya juga mempersiapkan diri untuk menghadapi gugatan atas hasil Pilkada Jabar 2024 ini dengan mengumpulkan berbagai dokumen yang dibutuhkan.

    “Kalau terjadi gugatan kami siap. Tapi menurut undang-undang juga kalau di atas dua persen atau tiga persen itu tidak ada gugatan, apalagi dilihat dari margin kita di atas 40 persen. Insya Allah ini sudah aman,” tuturnya.

    Di lokasi yang sama, Sekretaris Tim Pemenangan Dedi-Erwan, MQ Iswara bersyukur atas perolehan suara hasil hitung cepat yang diraih oleh pasangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan, di mana berdasarkan berbagai lembaga survei, pasangan ini unggul di atas 60 persen di atas tiga pasangan lainnya di Pilgub Jabar 2024.

    Iswara optimistis dengan melihat perolehan hasil dari kerja keras seluruh tim pemenangan, mulai dari kader partai, relawan, hingga masyarakat tersebut, Dedi-Erwan akan menjadi pasangan gubernur dan wakil gubernur Jabar periode 2025-2030.

    “Tentunya ini bukan pekerjaan mudah, kami melihat ini adalah kerja keras Kang Dedi dan Kang Erwan itu sendiri tentunya, didukung oleh keluarga besarnya. Juga didukung oleh 14 partai pengusung dan relawan,” katanya.

    Iswara mengklaim bahwa pasangan Dedi-Erwan menang hampir di seluruh wilayah di Jabar dengan kemenangan tertinggi berada di Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Sumedang.

    Hal ini, kata Iswara, karena secara ketokohan, Dedi-Erwan sudah banyak dikenal masyarakat Jabar, seperti Dedi yang merupakan mantan wakil bupati, mantan bupati dua periode dan mantan anggota DPR RI. Sementara Erwan merupakan mantan Ketua DPRD Kota Bandung dan mantan Wakil Bupati Sumedang.

    “Bisa disampaikan bahwa kami menang di 27 kabupaten/kota, jadi menang di seluruhnya. Hasil tertinggi itu terdapat di beberapa daerah yaitu di Subang, Kabupaten Purwakarta dan Sumedang di atas 70 persen. Tapi average, semua (daerah) Kang Dedi dan Kang Erwan di atas 60 persen. Ini karena calon yang diusung bukan kaleng-kaleng dan pengaruh dari kerja keras partai pengusung dan relawan,” ucapnya.

    Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2024 ini, diikuti empat paslon gubernur dan wakil gubernur, yakni pasangan Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwinatarina (nomor urut 1), pasangan Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja (nomor urut 2), pasangan Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie (nomor urut 3), dan pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan (nomor urut 4).

    Pasangan Acep-Gita diusung oleh PKB; pasangan Jeje-Ronal diusung PDIP; pasangan Syaikhu-Ilham diusung Partai NasDem, PKS, dan PPP; sementara pasangan Dedi-Erwan diusung Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, dan PSI.

  • Hasil Quick Count sementara, MQ Iswara Sebut Dedi-Erwan Menang di 27 Kabupaten

    Hasil Quick Count sementara, MQ Iswara Sebut Dedi-Erwan Menang di 27 Kabupaten

    JABAR EKSPRES  – Sekretaris Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Gubernur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 04, MQ Iswara menyebut bahwa Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan diyakini menang dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

    Menurut Iswara, hal ini dapat dilihat dari adanya hasil hitung cepat atau quick count sementara di 27 kabupaten/kota yang menunjukkan hasil positif bagi pasangan Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan.

    “Dimana hasil quick count (hitung cepat) pada saat posisi (suara masuk) 96 persen, kita sudah 62 persen. Jadi artinya kita sudah melebihi 50 persen,” ujarnya di Holiday In, Kota Bandung, Rabu (27/11).

    BACA JUGA: Takamatsu International Hotel Grup, Jepang Sambut Baik Kerjasama dengan SMK Muhammadiyah 4 Cileungsi

    Untuk torehan quick count terbesar, Iswara menyebut berada di tiga wilayah seperti di Subang, Kabupaten Purwakarta, dan Sumedang.

    Ketiganya kata dia, berdasarkan hasil pantauannya masing-masing memiliki angka di atas 60 persen.

    “Jadi beberapa daerah yang raihannya di atas 70 persen (diatas 60 persen) di Subang, Sumedang dan Purwakarta, itu yang tertinggi. Kami sampaikan bahwa pasangan Kang Dedi dan Kang Erwan itu menang di 27 kabupaten/kota, jadi menang di seluruhnya,” ucapnya.

    BACA JUGA: Paslon 2 Klaim Menangi Pilkada 2024, Kang DS Sebut Siap Kembali Pimpin Kabupaten Bandung

    Sehingga dengan hasil ini, Iswara percaya diri bahwa pasangan Dedi-Erwan dapat memenangkan Pilkada Serentak 2024 di Jawa Barat.

    “Insya Allah Kang Dedi dan Kang Erwan nanti akan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2025-2030,” pungkasnya.

    Untuk diketahui, berdasarkan hasil quick count Litbang Kompas, untuk Pasang Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan hingga saat ini masih unggul dengan memiliki angka suara sekitar 61,24 persen suara.

    BACA JUGA: Data Quick Count Instrat Pilkada Cimahi 2024 Sudah 85 Persen Masuk, Paslon Ngatiyana-Adhitia Unggul

    Sementara untuk pasangan Ahmad Syaikhu – ilham Akbar Habibie, hingga saat ini memiliki angka sekitar 19,42 persen suara.

    Sedangkan untuk Acep Adang Ruhyat – Gitalis Dwi Natarina (Gita KDI) hingga saat ini memiliki angka sekitar 10,22 persen. Dan yang terakhir yakni Jeje Wiradinata – Ronal Surapradja berdasarkan hasil quick count sementara memiliki angka sekitar 9,12 persen.(San).

  • Paslon 2 Klaim Menangi Pilkada 2024, Kang DS Sebut Siap Kembali Pimpin Kabupaten Bandung

    Paslon 2 Klaim Menangi Pilkada 2024, Kang DS Sebut Siap Kembali Pimpin Kabupaten Bandung

    JABAR EKSPRES – Paslon 2, Dadang Supriatna dan Ali Syakieb dalam perhitungan perolehan suara sementara, terbilang mengungguli Paslon 1, Sahrul Gunawan dan Gun Gun Gunawan.

    Data tersebut merujuk pada hasil dari quick count Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada Rabu, 27 November 2024.

    Berdasarkan quick count LSI per pukul 18.00 WIB, Paslon 2, Dadang-Ali perolehan suaranya sebanyak 836.980 jiwa, dengan presentase yakni 56,22 persen.

    BACA JUGA: Data Quick Count Instrat Pilkada Cimahi 2024 Sudah 85 Persen Masuk, Paslon Ngatiyana-Adhitia Unggul

    Sedangkan Paslon 1, Sahrul-Gun Gun memperoleh suara sebanyak 651.671 jiwa, dengan presentase yakni 43,78 persen.

    Perolehan angka sementara berdasarkan hasil quick count LSI tersebut, jumlah suara yang masuk saat ini, baru 4.709 dari total 5.859 TPS (tempat pemungutan suara) atau 80,37 persen.

    “Hari ini sudah ada hasil pemungutan suara cepat yang disampaika LSI yang mana pada 17.55 menit dengan akurasi yang masuk diangka 91 persen,” kata Dadang Supriatna di Rumah Pemenangan Paslon 2, yang berlokasi di wilayah Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung pada Rabu (27/11).

    BACA JUGA: Sempat Diguyur Hujan Deras, Pj Bupati KBB Pastikan Pelaksanaan Pilkada Berjalan Lancar

    Dadang atau akrab disapa Kang DS menerangkan, pihaknya dalam perolehan suara sementara ini meraih 58,7 persen, sehingga mengklaim bahwa Paslon 2 menjuarai kontestasi Pilkada 2024.

    “Tentu kami sangat apresiasi tingkat keilmuan LSI sudah bisa dipertanggungjawabkan, maka kami pasangan nomor urut 2 Dadang Supriatna-Ali Syakieb, terpilih menjadi Bupati Bandung 2024-2029,” terangnya.

    Kang DS memaparkan, rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung yang telah menggunakan hak pilihnya.

    BACA JUGA: Unggul Versi Quick Count, Farhan: Ini Baru Hasil Sementara

    “Tentu saya berterimakasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung, untuk kemenangan kita bersama. Kemenangan masyarakat Kabupaten Bandung,” paparnya.

    Kang DS menuturkan, dirinya juga berterima kasih kepada tim pemenangan dan partai pengusung, relawan Bedas, Bela DS serta kepada seluruh Paslon 1.

    Menurutnya, semua pihak yang terlibat dalam kontestasi Pilkada 2024, perlu diberikan apresisi dan ucapan terima kasih.

    BACA JUGA: Data Pilgub Jabar Sudah Masuk 99 Persen, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan Menang Versi Quick Count

    “Dan tentu, perhitungan suara sudah selesai, saya berharap layaknya pertandingan, jika sudah selesai kita kembali lagi, berkumpul bersama untuk membangun Kabupaten Bandung,” tuturnya.

  • Data Quick Count Instrat Pilkada Cimahi 2024 Sudah 85 Persen Masuk, Paslon Ngatiyana-Adhitia Unggul

    Data Quick Count Instrat Pilkada Cimahi 2024 Sudah 85 Persen Masuk, Paslon Ngatiyana-Adhitia Unggul

    JABAR EKSPRES – Hasil hitung cepat (quick count) Pilkada Kota Cimahi 2024 yang dilakukan oleh Indonesia Strategic Institute (Instrat) menunjukkan perkembangan sementara dengan pasangan Ngatiyana-Adhitia memimpin perolehan suara sementara sebesar 42,04 persen.

    Data ini diperoleh dari 85 persen suara yang telah masuk hingga Rabu (27/11) pukul 17.00 WIB. Sampel diambil dari 200 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar secara proporsional di seluruh wilayah Kota Cimahi.

    Berdasarkan hasil sementara tersebut, pasangan Ngatiyana-Adhitia meraih 42,04 persen suara, diikuti oleh Dikdik-Bagja dengan 34,45 persen, dan Bilal-Mulyana dengan 23,51 persen.

    BACA JUGA: Sempat Diguyur Hujan Deras, Pj Bupati KBB Pastikan Pelaksanaan Pilkada Berjalan Lancar

    Analis Instrat, Adi Nugroho, menjelaskan bahwa metode pengambilan sampel dilakukan secara acak dari 200 TPS yang mewakili karakteristik pemilih di Kota Cimahi.

    “Data dari TPS yang belum masuk diprediksi tidak akan banyak mengubah persentase perolehan suara,” ujar Adi.

    Dengan margin of error sebesar ±1 persen, Adi meyakini hasil quick count ini cukup akurat dalam memberikan gambaran awal perolehan suara.

    BACA JUGA: Unggul Versi Quick Count, Farhan: Ini Baru Hasil Sementara

    “Melihat tren saat ini, kami memprediksi pasangan Ngatiyana-Adhitia memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilkada Kota Cimahi 2024. Biasanya, saat data sudah masuk 85 persen, perolehan suara cenderung stabil dan tidak banyak berubah hingga 100 persen,” tambahnya.

    Meski demikian, Instrat menegaskan bahwa hasil quick count ini bukan hasil resmi. Keputusan akhir tetap berada di tangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui rekapitulasi manual.

    “Kami akan terus memperbarui data hingga seluruh sampel TPS masuk 100 persen,” jelas Adi.

    BACA JUGA: Data Pilgub Jabar Sudah Masuk 99 Persen, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan Menang Versi Quick Count

    Instrat juga mengapresiasi masyarakat Kota Cimahi yang telah menggunakan hak pilih mereka secara damai dan tertib.

    “Semangat demokrasi yang ditunjukkan warga Cimahi patut diapresiasi,” pungkasnya.

    Hasil akhir Pilkada Cimahi 2024 akan ditentukan berdasarkan rekapitulasi manual oleh KPU Kota Cimahi. (Mong)

  • Unggul Versi Quick Count, Farhan: Ini Baru Hasil Sementara

    Unggul Versi Quick Count, Farhan: Ini Baru Hasil Sementara

    JABAR EKSPRES – Pasangan Farhan-Erwin dinyatakan unggul dalam perhitungan suara versi quick count yang dilakukan oleh lembaga survei Charta Politika. Pasangan ini ungguli ketiga paslon Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Bandung di angka 44,38 persen.

    Meski terbukti unggul, Cawalkot nomor urut 3, Farhan mengaku hasil ini belum terbukti mutlak. Pasalnya, perolehan suara hanya sebatas survei dan masih terdapat margin eror dalam pengumpulan suara di tiap TPS.

    “Untuk sementara ini kami bisa dikatakan sebagai pasangan yang unggul di Pilwalkot 2024. Tentu saja harus kami tekankan bahwa ini baru hasil sementara. Kami akan tetap menunggu hasil final dari KPU yang akan merupakan ketetapan akhir dari hasil Pilwalkot 2024,” kata Farhan, Rabu (27/11).

    BACA JUGA: Data Pilgub Jabar Sudah Masuk 99 Persen, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan Menang Versi Quick Count

    Terlepas dari hal tersebut, dirinya cukup percaya diri bahwa hasil ini tidak akan banyak berpengaruh pada hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU Kota Bandung.

    “Percaya diri, cukup confident bahwa hasil ini akan konsisten karena rata-rata data sudah masuk di atas 70% mendekati 85% sedangkan rata semuanya menunjukkan margin yang lumayan besar di atas 10%,” ucapnya.

    “Namun bagaimanapun juga kami akan tetap menjaga memastikan perhitungan ini dengan baik sampai diletakkan nanti oleh KPU,” tambahnya.

    BACA JUGA: Tim Pemenangan Asih Optimitis Bisa Tempel Pasangan Dedi-Erwan Lewat Perhitungan Real Count

    Pada kesempatan ini, dirinya mengucapkan terimakasih kepada KPU dan Bawaslu, selaku penanggung jawab pelaksanaan pilkada yang terbukti berjalan lancar hingga proses pengumpulan suara.

    Selain itu, kepada relawan yang telah menemani pihaknya sejak 2016 silam, hingga diperolehnya kursi nomor 1 di Kota Bandung tahun ini.

    “Untuk itu izinkan kami menyampaikan terima kasih kepada KPU Bawaslu yang telah menjadi penyelenggara pemilihan yang baik. Juga kepada seluruh jajaring logistik dan pekerja KPPS sampai TPS,” ungkapnya.

    BACA JUGA: Quick Count Pilkada Kabupaten Bandung: Dadang-Ali Unggul Signifikan!

    “Juga tentu saja semua relawan yang telah bekerja sebetulnya sejak tahun 2016 sampai hari ini membuahkan hasil yang insya Allah akan baik,” pungkasnya. (Dam).

  • Sambil Nahan Tangis, Ini Ungkapan Erwan Setiawan Atas Hasil Quick Count Pilgub Jabar 2024

    Sambil Nahan Tangis, Ini Ungkapan Erwan Setiawan Atas Hasil Quick Count Pilgub Jabar 2024

    JABAR EKSPRES – Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 4, Erwan Setiawan, memberikan pidato penuh emosi saat menyaksikan hasil hitung cepat (quick count) di posko pemantauan pasangan Dedi-Erwan di Bandung, Rabu (27/11/2024).

    Dengan suara bergetar, Erwan tampak menahan tangis saat menyampaikan rasa syukurnya atas hasil sementara yang dirilis beberapa lembaga survei.

    Data tersebut menunjukkan pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan unggul sebagai peraih suara terbanyak dalam Pilkada Jawa Barat 2024.

    “Kita bukan mendahului takdir, tetapi melihat hasil quick count ini, sangat sulit untuk terkejar. Terima kasih, ini adalah hasil kerja keras kita semua,” ucap Erwan penuh haru.

    BACA JUGA: Warganet Soroti Luthfi-Yasin Ungguli Quick Count Pilkada Jateng

    Erwan mengungkapkan rasa terima kasih kepada para partai pengusung dan relawan yang telah memberikan dukungan luar biasa.

    Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya kemenangan pasangan Dedi-Erwan, melainkan kemenangan seluruh masyarakat Jawa Barat.

    “Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras kita bersama. Kita harus mensyukuri hasil ini. Namun, yang terpenting adalah tetap mengawal proses ini dan tidak berpuas diri. Ingatlah bahwa kemenangan ini adalah kemenangan rakyat Jawa Barat,” tegasnya.

    Erwan juga meminta masyarakat untuk terus mengingatkan dirinya dan Dedi jika ada kekurangan atau kesalahan di masa depan.

    BACA JUGA: Quick Count Pilkada Bandung Barat Pukul 18.56 WIB, Paslon Jeje-Asep Unggul

    Ia menekankan pentingnya kritik yang konstruktif untuk memastikan mereka tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan amanah.

    “Saya tidak anti kritik. Jika ada yang kurang, sampaikan dengan baik. Jangan biarkan kami kebablasan. Kami memohon agar selalu diingatkan, sehingga cita-cita menjadikan Jawa Barat istimewa dapat terwujud. Insyaallah, selama lima tahun ke depan, kami akan bekerja keras untuk membawa Jabar Istimewa,” tambahnya.

    Usai menyampaikan pidato, Erwan melakukan sujud syukur di atas panggung.

    Dia kemudian memeluk ayahnya, Umuh Muchtar, dan mencium kaki ibunya sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas dukungan mereka.

    BACA JUGA: Rudy-Ade Ruhandi Unggul di Quick Count Pilbup Bogor 2024: Raih 73,45 Persen Suara

  • Dedi Mulyadi Klaim Menang Pilgub Jabar Berdasarkan Hasil Quick Count
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        27 November 2024

    Dedi Mulyadi Klaim Menang Pilgub Jabar Berdasarkan Hasil Quick Count Bandung 27 November 2024

    Dedi Mulyadi Klaim Menang Pilgub Jabar Berdasarkan Hasil Quick Count
    Tim Redaksi
    SUBANG, KOMPAS.com –
    Calon gubernur nomor urut 4,
    Dedi Mulyadi
    , yakin dia dan pasangannya,
    Erwan Setiawan
    , bakal memenangi Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2024.
    Dedi merujuk pada hasil hitung cepat atau
    quick count
    sejumlah lembaga survei.
    Dia mengatakan, walaupun penghitungan belum selesai, tapi berdasarkan aspek ilmiah, jika hasil
    quick count
    sudah di atas 70 persen dan stabil tidak mengalami perubahan, maka biasanya hasil
    real count
    -nya tidak jauh berbeda.
    “Dan kami sudah menganggap bahwa pasangan nomor urut 4 sudah menjadi pemenang dalam pemilihan gubernur tanggal 27 November tahun 2024,” kata Dedi di Lembur Pakuan, Subang, Jawa Barat, Rabu (27/11/2024).
    Dedi berharap hasil Pilkada Jabar tersebut menjadi kabar baik bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.
    Misalnya, kabar bagi yang warga yang jalan di daerahnya rusak. Dia berjanji akan memperbaiki jalan tersebut.
    Kemudian, kabar untuk rakyat miskin yang rumahnya rusak dan sulit mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan.
    “Dan yang paling utama, mendapat respons publik yang sangat tinggi ketika saya berkomunikasi dengan masyarakat adalah masuk kerja harus bayar lewat calo. Ini yang mendapat respons yang sangat tinggi karena peristiwa itu terjadi di berbagai tempat,” ujar Dedi.
    Untuk melihat
    hasil quick count Pilgub Jabar
    , silakan klik di
    sini
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.