Tag: Mulyadi

  • PNM Beri Penghargaan Ibadah Umrah untuk Nasabah Terbaik

    PNM Beri Penghargaan Ibadah Umrah untuk Nasabah Terbaik

    Jakarta, CNN Indonesia

    PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali memberikan apresiasi kepada ibu-ibu yang selalu semangat berjuang mengembangkan usaha melalui layanan PNM dan memberikan inspirasi kepada anggota kelompoknya.

    Apresiasi ini diwujudkan melalui pemberangkatan ibadah umrah sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan inspirasi mereka di komunitasnya.

    Peserta yang diberangkatkan adalah nasabah program PNM Mekaar yang telah menunjukkan keberhasilan dalam mengembangkan usaha, disiplin dalam pengelolaan keuangan, dan kontribusi sosial di kelompok mereka tergabung.

    Direktur Utama PNM Arief Mulyadi berterima kasih kepada ibu-ibu pengusaha ultra mikro karena telah memberi dampak luar biasa kepada keluarga prasejahtera lainnya.

    “Ibu bukan hanya membantu mengubah kehidupan keluarga ibu tapi juga keluarga teman-teman anggota kelompok dengan menjadi ketua kelompok yang menginspirasi,” kata Arief dalam Pelepasan Reward Ibadah Umrah Keluarga Besar PT PNM 2024 di Menara PNM, Sabtu (7/12).

    Arief menambahkan sejak awal dibentuknya program PNM Mekaar adalah untuk membantu ibu-ibu prasejahtera menuju masyarakat madani atau modern dan mencapai kesejahteraan melalui pemberian modal finansial, intelektual dan sosial.

    “PNM ada bukan hanya memberikan modal untuk usaha ibu-ibu tapi sebagai jaringan silaturahmi nasional,” ujarnya.

    Salah satu penerima reward umrah yaitu Ibu Yuli dari Mataram, yang bergabung sebagai nasabah sejak program Mekaar dibentuk pada tahun 2016.

    Sebagai penjual ubi rebus dan sayur mayur, Ia merasa sangat terbantu dengan adanya pinjaman Mekaar karena sebelumnya kesulitan meminjam uang untuk kebutuhan sekolah anaknya. Kini ia berhasil menyekolahkan anaknya hingga jenjang S2.

    “Tidak pernah terbayang sebelumnya saya akan berangkat umrah. Awal mula pinjaman dari Mekaar tanpa jaminan apa-apa, sebelumnya saya kesulitan pinjam kesana kemari tidak ada yang bantu,” ujar Yuli.

    “Sejak ditawarin ikut Mekaar dan saya gabung akhirnya bisa beli motor dan jualan berkeliling sudah tidak lagi jalan kaki,”ujar Yuli penuh haru.

    Program pemberangkatan umrah ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi nasabah lainnya untuk terus mengembangkan usaha dan berkontribusi pada perekonomian daerah masing-masing.

    Hingga saat ini, PNM telah melayani lebih dari 21 juta pengusaha ultra mikro yang tersebar di seluruh Indonesia.

    (inh/inh)

  • Petugas Bersenjata Lengkap Kawal Sudirman Saat ke Makam Ibu, Dedi Mulyadi: Hati Saya Tersayat – Halaman all

    Petugas Bersenjata Lengkap Kawal Sudirman Saat ke Makam Ibu, Dedi Mulyadi: Hati Saya Tersayat – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM — Kabar duka bagi Sudirman, terpidana kasus Vina Cirebon. Ibunda Sudirman meninggal dunia.

    Sairoh yang meninggal dunia pada Kamis malam (5/12/2024) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati, Cirebon, menjadi pukulan berat bagi Sudirman.

    Sudirman pun yang datang ke pemakaman ibunya menuai sorotan dari Dedi Mulyadi.

    Pria ini datang ke makam ibunya dengan dikawal oleh petugas yang mengenakan seragam lengkap dengan senjata laras panjang.

    Awalnya, menurut Dedi, Sudirman meminta agar diberi kesempatan untuk melihat pemakaman ibunya.

    “Sudirman memohon agar bisa menengok (ibunya). Dengan cekatan Peradi berusaha agar Sudirman bisa menengok ibunya yang meninggal,” ujar Dedi, melansir dari unggahan instagramnya.

    Namun, meski diizikan untuk keluar lapas, Dedi merasa miris melihat perlakuan yang diterim Sudirman.

    Menurut Dedi, Sudirman dikawal sejumlah personel aparat bersenjata laras panjang.

    “Saya melihat di berbagai media sosial, Sudirman dikawal dengan tangan diborgol dan aparat menggunakan senjata laras panjang. Hati saya tersayat” ujar Dedi.

    “Seorang manusia yang begitu lemah tanpa daya, jangankan melawan lari pun tak mampu. Mengapa perlakuannya seperti itu?” lanjut Dedi.

    Dedi menurutkan, meski demikian SOP nya, tapi harus melihat sisi kemanusiaannya.

    “Mungkin itu SOP nya, tapi juga harus menggunakan nalar kemanusiaan. Nalar kita bisa bekerja melihat seseorang berbahaya atau tidak” ujar Dedi.

    Diketahui, nasib miris menimpa Sudirman, salah satu terpidana kasus Vina Cirebon.

    Belum kesampaian lihat Sudirman bebas, sang ibu, Sairoh keburu meninggal dunia.

    Meski terus berjuang di persimpangan takdir, Sudirman harus menerima kenyataan bahwa ia tidak bisa berada di sisi ibunya saat masa-masa terakhirnya.

    Di tengah segala keterbatasannya sebagai tahanan, Sudirman diberi izin untuk menghadiri pemakaman sang ibu pada Jumat pagi (6/12/2024), yang berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ki Gede Malang Sari, Kampung Saladara, Kelurahan Karyamula, Cirebon.

    Dengan pengawalan ketat dari petugas kepolisian bersenjatakan laras panjang, ia melangkah menuju pemakaman sambil memendam rasa kehilangan yang tak terungkapkan.

    Meski sedang berjuang menghadapi proses hukum yang masih berjalan di Mahkamah Konstitusi (MK), kepergian ibunya memberikan luka mendalam bagi Sudirman.

    Ibunda yang selama ini menjadi sumber kekuatan, kini tak bisa lagi menyaksikan perjuangannya untuk bebas.

    Sairoh, telah lama menderita penyakit yang membuatnya sering mengeluh sakit kepala.

    Meskipun begitu, dia selalu memberikan dukungan tak terhingga kepada Sudirman.

    Keinginan terakhir Sairoh adalah untuk berkumpul kembali bersama Sudirman setelah dia bebas.

    Namun, harapan itu tak terwujud karena Sairoh harus terlebih dahulu berpulang.

    Beni, kakak kandung Sudirman, mengenang kebersamaan mereka dalam momen perayaan ulang tahun Sudirman yang berlangsung pada 20 November 2024, saat seluruh keluarga datang mengunjungi Sudirman di Lapas. Kenangan tersebut kini menjadi momen terakhir mereka bersama.

    “Ibu yakin kalau Sudirman akan bebas. Ibu bilang mau kumpul bareng kalau Sudirman sudah keluar dari penjara,” ujar Beni, mengenang harapan yang kini telah pupus, melansir dari Tribun Jabar.

    Kepergian Sairoh menambah beban bagi Sudirman yang kini harus menjalani perjuangannya tanpa lagi mendapatkan dukungan fisik dari sosok yang selama ini menjadi pendukung utamanya.

    Perjalanan hukum yang terus berlanjut seakan terasa semakin berat dengan kehilangan ini.

    Namun, bagi Sudirman, perjuangan belum berakhir.

    Walaupun dengan rasa duka yang mendalam, ia tetap melangkah, menatap harapan akan masa depan yang lebih baik meski tanpa kehadiran ibunda tercinta di sisinya.

    Kondisi Terkini Sudirman

    Sebelumnya, terungkap kondisi terkini Sudirman, terpidana kasus Vina Cirebon, menjelang putusan PK yang tak kunjung diputuskan Mahkamah Agung (MA).

    Kondisi Sudirman ini diungkap oleh sang kakak, Benny Indrayana.

    mengungkap sang adik selalu menanyakan perkembangan PK nya setiap kali dia membesuknya.

    “Dia selalu menanyakan kalau besuk, gimana keputusannya?. Kadang kepikiran lama gitu, harus ke MA buat mohon,” kata Benny, melansir dari tayangan Nusantara TV.

    Benny mengaku sedih karena putusan PK sudah sangat diharapkan keluarga dan Sudirman. 

    Diakui Benny, saat ini kondisi Sudirman sehat, meski masih sering mengeluh kesakitan punggungnya akibat penganiayaan yang dialami saat proses penyidikan. 

    “Fisiknya sehat tapi punggungnya masih terasa sakit, masih biasa merasakan sakit kalau berbaring atau duduk terlalu lama,” akunya. 

    Untuk menenangkan Sudirman, keluarga biasanya membawakan makanan kesukaan setiap kali besuk.

    “Dan kita kasih saran untuk berdoa, salat, tahajud,” pungkas Benny. 

    Sementara itu, Kuasa hukum Saka Tatal, Titin Prialianti mengaku sudah berkoordinasi dengan kuasa hukum 7 terpidana kasus Vina Cirebon lainnya, Jutek Bongso untuk mendorong mengenai kemungkinan percepatan putusan perkara ini.

    Hal ini beralasan karena Titin melihat menderitaan panjang yang dialami Saka Tatal dan 7 terpidana kasus Vina Cirebon.  

    “Bagaimana menderitanya mereka di tahun 2016 dan 2017. Saya susah mengungkapkan apa yang terjadi sebenarnya. Sekarang setelah penantian panjang, tiba-tiba kondisi terbuka, didukung oleh seluruh masyarakat,” ungkap Titin di tayangan yang sama.

    Titin berharap majelis hakim PK di Mahkamah bisa melihat media yang menayangkan tentang bagaimana menderitanya para terpidana. 

    “Untuk apa nunggu, kalau berkas perkara sudah masuk,” katanya. 

    Apalagi, lanjut Titin, ada bukti luar biasa yang tidak pernah ditemukan pada tahun 2016-2017 dan berhasil dibuka dalam sidang PK.

    “Kenapa MA tidak membuka mata hatinya secara institusi maupun pribadi mengenai perkara ini karena anak-anak sudah lama menderita,” ujar Titin. 

    Titin berharap kekhawatiran bahwa MA tidak memiliki keberanian untuk melihat kenyataan sebenarnya di kasus ini, tidak terbukti. 

    Hal ini beralasan karena dalam sidang PK bukti dan saksi mengungkap tidak pernah ada pembunuihan dan pemerkosaan di kasus ini. 

    “Mudah-mudahan dibukakan mata hati siapa pun majelisnya,” katanya. 

    “Mudah-mudahan institusi yang besar ini, tidak melindungi oknum, sehingga vonis begitu berat dijatuhkan,” sambung Titin. 

    Titin juga berharap majelis hakim bisa mengikuti kasus ini melalui media untuk mengetahui dan memahami rangkaian dan konstruksi peristiwanya secara utuh.  

    “Masak sih segitu viralnya, tidak melihat, tidak mendengar. Hanya berdasarkan dari yang disampaikan pengadilan negeri. Masak sih sebegitu hebatnya, dari MA gak ada yang nonton tayangannya,” katanya.  (*)

  • PNM Soroti Pendampingan UMKM Berkelanjutan

    PNM Soroti Pendampingan UMKM Berkelanjutan

    Jakarta: PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyoroti proses pendampingan dan berkelanjutan kepada pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia. Pemberdayaan yang berkelanjutan akan mendorong pertumbuhan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi nasional.
     
    Hal itu diungkapkan Direktur Bisnis PNM Prasetya Sayekti saat menerima penghargaan Outstanding Achievement in Public Empowerment untuk kategori Social, Culture, Ecological Transformation.  Penghargaan itu merupakan pengakuan atas pemberdayaan masyarakat melalui program PNM Mekaar.
     
    “Kami percaya, pemberdayaan yang berkelanjutan adalah kunci untuk menciptakan transformasi sosial yang lebih baik,” kata Prasetya.
    Prasetya menyebut PNM Mekaar tidak hanya menawarkan pembiayaan kepada pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia tetapi juga memberikan pendampingan yang berkelanjutan.
     
    “Dengan mengedepankan tiga pilar utama pembiayaan, pendampingan, dan penguatan jaringan, PNM terus membangun dan mendukung pertumbuhan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi nasional,” kata Prasetya.
     
    Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengatakan, penghargaan itu adalah bentuk apresiasi terhadap semangat juang para pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia yang telah bekerja keras demi meningkatkan taraf hidup.
     
    “Ini hasil kerja keras seluruh insan PNM di lapangan yang terus membantu, mendampingi, dan menginspirasi masyarakat. Semangat tumbuh, peduli, menginspirasi masyarakat dan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional,” kata Arief.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (FZN)

  • Temui Dedi Mulyadi, Supian Suri Bahas Ketimpangan SMP dan SMA di Depok
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        7 Desember 2024

    Temui Dedi Mulyadi, Supian Suri Bahas Ketimpangan SMP dan SMA di Depok Megapolitan 7 Desember 2024

    Temui Dedi Mulyadi, Supian Suri Bahas Ketimpangan SMP dan SMA di Depok
    Tim Redaksi
    DEPOK, KOMPAS.com
    – Wali kota Depok terpilih Supian Suri menyinggung persoalan kekurangan SMA/sederajat di Kota Depok saat bertemu dengan calon gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Dedi Mulyadi. 
    Melalui video yang ditayangkan di akun YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, awalnya Dedi bertanya tentang apa pembenahan di sektor pendidikan Depok yang akan dilakukan Supian.
    Supian pun menjawab
    to the point
    dengan membeberkan ketimpangan jumlah SMP dengan SMA/sederajat. 
    “Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri kami ada 15 sekolah, SMK Negeri ada 4,” kata Supian mengutip tayangan YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Sabtu (7/12/2024). 
    Jumlah tersebut masih dinilai tidak seimbang saat melihat lulusan siswa SMP di Depok disebut mencapai 34 ribu orang.
    “Ketampung enggak (lulusan siswa SMP)?” tanya Dedi kepada Supian.
    “Enggak ketampung, Kang Gub,” jawab Supian.
    Supian menjelaskan, pemetaan sekolah di wilayah Depok yang masih kurang bukan hanya dikarenakan kurangnya jumlah sekolah negeri. 
    “Ada dua permasalahan yang perlu disampaikan ke Kang Gub. Jadi di beberapa titik, masih dibutuhkan sekolah negeri karena memang belum ada SMA atau SMK swasta yang terjangkau,” ujar Supian.
    Pasalnya, di beberapa wilayah lainnya di Depok, pemerintah justru harus memusatkan perhatian pada sekolah swasta yang sepi murid lantaran kalah saing dari hadirnya sekolah negeri.
    “Jadi kita harus
    support
    sekolah swasta dan tidak harus menghadirkan sekolah negeri lagi di situ,” jelas dia. 
    Hal itu yang nantinya akan menjadi perencanaan serius seusai Supian Suri resmi dilantik sebagai Wali Kota Depok 2025-2030.
    Sebagai informasi, hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara oleh KPU Depok menetapkan kemenangan atas paslon nomor urut 2 Supian Suri-Chandra Rahmansyah.
    Paslon yang diusung koalisi Perubahan Depok Maju ini memperoleh 451.785 suara dan resmi menumbangkan dominasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berjaya hampir 20 tahun.
    Sementara paslon nomor urut 1 Imam Budi Hartono-Ririn Farabi A Rafiq yang diusung PKS dan Golkar meraup 396.863 suara.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • PNM Kirim Nasabah Inspiratif Mekaar untuk Jalankan Ibadah Umrah

    PNM Kirim Nasabah Inspiratif Mekaar untuk Jalankan Ibadah Umrah

    JAKARTA — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung nasabah program PNM Mekaar dengan memberangkatkan ibu-ibu pengusaha terbaik untuk menunaikan ibadah umrah.

    Program ini merupakan bentuk apresiasi PNM atas dedikasi dan semangat para nasabah yang tidak hanya berhasil mengembangkan usaha tetapi juga memberikan inspirasi bagi anggota kelompok mereka.

    Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para ibu yang telah memberikan dampak besar bagi keluarga prasejahtera di sekitar mereka.

    “Ibu-ibu ini tidak hanya mengubah kehidupan keluarga mereka sendiri, tetapi juga memberikan pengaruh positif bagi keluarga lain di kelompoknya. Mereka adalah inspirasi nyata,” ujarnya dalam acara pelepasan bertajuk Reward Ibadah Umrah Keluarga Besar PT PNM 2024 di Menara PNM, Sabtu (7/12).

    Arief menjelaskan bahwa sejak awal berdirinya, program PNM Mekaar bertujuan membantu ibu-ibu prasejahtera untuk mencapai masyarakat madani.

    “PNM hadir tidak sekadar memberikan modal usaha, tetapi juga menjadi jaringan silaturahmi nasional yang menghubungkan ibu-ibu ini dengan peluang-peluang baru,” tambahnya.

    Salah satu penerima penghargaan, Ibu Yuli dari Mataram, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan luar biasa ini. Sebagai penjual ubi rebus dan sayur mayur, ia pernah kesulitan mendapatkan pinjaman untuk membiayai pendidikan anak-anaknya.

    “Saya tidak pernah membayangkan bisa berangkat umrah. Awalnya, saya hanya meminjam untuk kebutuhan sekolah anak. Dengan bantuan Mekaar, saya bisa beli motor untuk jualan keliling dan tidak perlu jalan kaki lagi,” kata Yuli penuh haru. Berkat usahanya yang konsisten, ia kini berhasil menyekolahkan anaknya hingga jenjang S2.

  • Stabilkan harga, Kejari – DKP Kota Tangerang gelar pasar murah di Hakordia 2024

    Stabilkan harga, Kejari – DKP Kota Tangerang gelar pasar murah di Hakordia 2024

    Sumber foto: Mus Mulyadi/elshinta.com.

    Stabilkan harga, Kejari – DKP Kota Tangerang gelar pasar murah di Hakordia 2024
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Jumat, 06 Desember 2024 – 22:11 WIB

    Elshinta.com – Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2024, Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menggelar berbagai kegiatan.

    Acara yang digelar di halaman parkir ini melibatkan masyarakat di sekitar Kantor Kejari Kota Tangerang dengan rangkaian acara senam bersama, pasar murah dan santunan kepada anak yatim piatu.

    Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Tangerang, Made Suarja Teja Buana, menjelaskan rangkaian kegiatan hari ini diharapkan dapat membantu masyarakat khususnya terkait pasar murah dan santunan kepada anak yatim piatu. 

    “Dalam kegiatan pasar murah, kami memberikan makanan bergizi dan sehat, seperti susu dan nasi kotak, kepada anak-anak yatim piatu,” ujar Made seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Mus Mulyadi, Jumat (6/12). 

    Pada acara Harkodia 2024  juga diselipkan sesi diskusi atau sosialisasi terkait Kenali Hukum Jauhi Hukuman dengan narasumber Jaksa, Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang dan Ketua Pokja WHTR. 

    “Kejaksaan Negeri Kota Tangerang juga membawa inovasi baru, setelah edukasi hukum terus digaungkan dengan Jaksa Menyapa atau Jaksa Masuk Sekolah. Di tahun 2025, akan ada Jaksa Sahabat Media untuk mengawal pembangunan perekonomian bahkan pangan di Kota Tangerang,” katanya.

    Lebih lanjut, Made menjelaskan rencana Kejari Kota Tangerang untuk tahun 2025, yaitu program Jaksa Sahabat Media. Program ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama dengan media dalam mengawal pembangunan, perekonomian, dan ketahanan pangan di Kota Tangerang. 

    “Kerjasama dengan media sangat penting. Kami ingin menunjukkan bahwa Kejari tidak hanya berfokus pada penuntutan, tetapi juga pada edukasi masyarakat untuk mencegah korupsi, baik di lingkungan BUMN, BUMD, maupun lingkungan kita sendiri,” tegas Made. 

    Kejari Kota Tangerang juga berkomitmen untuk memberikan contoh pengelolaan anggaran yang baik dan benar sebagai role model bagi Kota Tangerang dan seluruh stakeholder OPD Pemerintah Daerah. 

    Terkait pengaduan masyarakat, Made menyatakan Kejari Kota Tangerang membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat Kota Tangerang untuk menyampaikan pengaduan atau laporan. 

    “Setiap laporan akan ditindaklanjuti. Kami akan memanggil pelapor untuk klarifikasi guna memastikan kebenaran informasi yang disampaikan,” pungkas Made. 

    Terkait dengan pasar murah yang digelar bertujuan untuk menstabilkan harga pangan, khususnya di akhir tahun 2024 melalui kerjasama dengan UMKM lokal. 

    Dalam kegiatan Bazar Murah, Kejaksaan Negeri Kota Tangerang berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Panan (DKP) Kota Tangerang. Yakni, dengan membuka sejumlah stand komoditi atau bahan pokok dengan harga lebih murah dibanding pasaran. 

    Kepala Bidang Ketersediaan Distribusi dan Kerawanan Pangan Endang Zahri Ahmad menyatakan, dalam kegiatan ini DKP Kota Tangerang menyediakan, Bulog dengan paket beras 5 kilogram, minyak dan gula dengan harga Rp91 ribu. 

    “Ini adalah agenda rutin DKP Kota Tangerang yang siap berkolaborasi dengan siapa pun, untuk sama-sama menekan inflasi, menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok. Tak terkecuali, memberikan kemudahan aksebilitas pangan bagi masyarakat,” tutupnya.

    Sumber : Radio Elshinta

  • PNM raih penghargaan atas dedikasinya dalam pemberdayaan masyarakat

    PNM raih penghargaan atas dedikasinya dalam pemberdayaan masyarakat

    merupakan hasil kerja keras dari seluruh insan PNM di lapangan yang terus membantu, mendampingi, dan menginspirasi masyarakat

    Jakarta (ANTARA) – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meraih penghargaan Outstanding Achievement in Public Empowerment untuk kategori Social, Culture, Ecological Transformation atas dedikasinya dalam pemberdayaan masyarakat.

    Penghargaan tersebut diterima dalam ajang yang dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo beserta jajaran direksi perusahaan BUMN lainnya.

    “Kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Ini bukan hanya apresiasi bagi PNM, tetapi juga pengakuan terhadap semangat juang para pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia yang telah bekerja keras demi meningkatkan taraf hidup mereka,” ucap Direktur Utama PNM Arief Mulyadi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

    Arief mengatakan penghargaan itu juga merupakan hasil kerja keras dari seluruh insan PNM di lapangan yang terus membantu, mendampingi, dan menginspirasi masyarakat.

    “Dengan semangat tumbuh, peduli, menginspirasi, kami akan terus memperluas dampak positif PNM bagi masyarakat dan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional,” ungkapnya.

    Sementara itu, Direktur Bisnis PNM Prasetya Sayekti menyampaikan penghargaan itu merupakan bukti nyata dan komitmen PNM dalam mendampingi para pelaku usaha mikro untuk tumbuh bersama.

    “Melalui PNM Mekaar, kami tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga pendampingan intensif untuk memastikan keberlanjutan usaha mereka. Kami percaya pemberdayaan yang berkelanjutan adalah kunci untuk menciptakan transformasi sosial yang lebih baik,” ujarnya.

    Penghargaan itu merupakan pengakuan atas dedikasi PNM dalam memberdayakan masyarakat melalui program unggulannya, PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

    Program tersebut tidak hanya menawarkan pembiayaan kepada pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia, tetapi juga memberikan pendampingan yang berkelanjutan.

    Dengan mengedepankan tiga pilar utama, yaitu pembiayaan, pendampingan, dan penguatan jaringan, PNM terus membangun kebersamaan dan mendukung pertumbuhan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

    Dengan penghargaan itu, PNM semakin berkomitmen untuk melanjutkan inovasi dan kontribusi nyata dalam memberdayakan masyarakat seperti memperkuat UMKM dan membawa perubahan positif yang berkelanjutan bagi Indonesia.

    Pewarta: Benardy Ferdiansyah
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2024

  • Kontribusi PNM dalam Sinergi Renovasi TK Mewardi Siwi di Dusun Butuh

    Kontribusi PNM dalam Sinergi Renovasi TK Mewardi Siwi di Dusun Butuh

    Jakarta, CNN Indonesia

    PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mendorong peningkatan kualitas pendidikan di pedesaan Indonesia melalui kolaborasi dengan Jamkrindo, Askrindo, dan Bank IBK Indonesia yang merenovasi TK Mewardi Siwi di Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

    Melalui renovasi itu, TK Mewardi Siwi kini memiliki wajah baru. Tak hanya perbaikan ruang kelas, sinergi PNM yang diikuti oleh warga setempat ini juga menyerahkan paket gizi.

    Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi menyatakan, pendidikan adalah investasi terbaik untuk mencetak generasi emas demi masa depan Indonesia.

    “Renovasi TK adalah bagian dari upaya kami untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan generasi penerus yang unggul. Kalau lingkungan belajar nyaman, anak-anak dapat belajar dengan lebih baik dan penuh semangat,” kata Arief.

    Arief menjelaskan, program renovasi ini merupakan bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan yang berfokus terhadap pemberdayaan masyarakat, pendidikan, serta kesejahteraan anak.

    Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan moto PNM, yakni tumbuh, peduli, dan menginspirasi. Diharapkan, renovasi yang dilakukan akan dapat memberi dampak panjang dalam mencetak generasi cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia.

    “Semoga dengan program ini semakin banyak pertumbuhan anak-anak berprestasi dari desa, memupuk kepedulian warga akan pendidikan dan menginspirasi banyak orang agar Indonesia semakin gemilang,” ujar Arief.

    (rea/rir)

    [Gambas:Video CNN]

  • Setuju aja kalo Bener mah

    Setuju aja kalo Bener mah

    GELORA.CO – Dedi Mulyadi bikin kejutan setelah memenangi Pilgub Jawa Barat 2024.

    Berdasarkan ulasan Kompas.com, Dedi Mulyadi mengunjungi orangtua artis Ayu Ting Ting, yakni Ayah Rozak dan Umi Kalsum.

    Ini adalah kunjungan Dedi Mulyadi untuk kedua kali ke restoran milik Ayah Rozak yang berlokasi di Jatiwaringin, Kota Bekasi.

    Pertemuan tersebut diwarnai suasana hangat dan canda, Ayah Rozak pun menyebut Dedi Mulyadi sebagai calon mantu.

    Meski terkesan penuh guyonan, publik memberi penilaian berbeda.

    Saat Dedi Mulyadi tiba, Ayah Rozak langsung melontarkan candaan yang mengarah pada status calon mantu.

    “Ini langsung datang di Bekasi, kedatangan calon mantu lagi kayaknya nih,” ujar Ayah Rozak dengan nada bercanda seperti dikutip dari akun TikTok resmi Dedi Mulyadi, Selasa (3/12/2024).

    Dedi Mulyadi yang dikenal dengan gaya bicara santainya, merespons dengan meminta pendapat dari Umi Kalsum selaku ibunda Ayu Ting Ting.

    “Sebentar dulu, calon mantu jangan hanya versi ayah. Karena ridhonya ada di ibu, ya. Tanya dulu dong ibunya,” kata Dedi.

    Umi Kalsum pun menyambut pertanyaan tersebut dengan tersenyum dan memberikan jawaban yang menggugah.

    “Eh, setuju aja. Kalau bener mah ya,” ujar Umi Kalsum.

    “Tuh ibunya setuju tuh, ayahnya setuju, apalagi,” sahut Ayah Rozak menimpali.

    Meskipun berseloroh, Umi Kalsum menyampaikan sejumlah kriteria yang harus dipenuhi calon pasangan anaknya.

    “Maksudnya bener-bener serius gitu loh. Yang seiman, sayang, mapan, bisa menghidupi Ayu sama anaknya,” ungkap Umi Kalsum melengkapi pernyataannya.

    Dedi Mulyadi menanggapi dengan gaya humor khasnya, menekankan pentingnya kesetiaan dibandingkan kekayaan materi.

    “Kalau menghidupi makan sama garam biasa tiap hari, pergi kemana-mana naik angkot, bisa lah,” canda Dedi Mulyadi disambut tawa Ayah Rozak dan Umi Kalsum.

    Dedi Mulyadi lantas menambahkan pesan bijak.

    “Rezeki itu bisa dicari. Kesetiaan tidak pernah ada di jalanan, tapi adanya di hati. Buktinya juga ayah dulu dari hidup susah kan? Tapi dengan kesetiaan bisa jadi mapan kan?” ucap Dedi Mulyadi yang diamini Ayah Rozak dan Umi Kalsum.

    Di akhir percakapan, Dedi bertanya dengan nada bercanda kepada Ayah Rozak dan Umi Kalsum mengenai harapannya jika suatu saat Ayu Ting Ting dilamar.

    “Emang kalau dilamar, pengin hiburannya apa sih? Tanjidor?” tanya Dedi Mulyadi, membuat suasana semakin akrab.

    Momen pertemuan ini kembali memicu perhatian publik, mengingat kedekatan Dedi Mulyadi dengan keluarga Ayu Ting Ting kerap menjadi bahan pembicaraan.

    Walaupun banyak yang menganggap ini sebagai canda belaka, dialog hangat antara mereka mencerminkan hubungan baik yang terjalin.

    Sebelumnya, Dedi Mulyadi juga telah berkunjung menemui Ayah Rozak, dalam pertemuan tersebut, Ayah Rozak sudah berguyon soal Dedi Mulyadi sebagai calon mantu.

    Dalam pertemuan pertama itu, Ayah Rozak bahkan menggoda Dedi Mulyadi untuk segera melamar Ayu Ting Ting.

  • KPU Purwakarta umumkan pasangan Binzein-Abang Ijo raih suara terbanyak

    KPU Purwakarta umumkan pasangan Binzein-Abang Ijo raih suara terbanyak

    Purwakarta (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat mengumumkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Saepul Bahri Binzein-Abang Ijo Hapidin meraih suara terbanyak pada Pilkada 2024 di Purwakarta.

    Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purwakarta, Dian Hadiana di Purwakarta, Rabu mengatakan bahwa kegiatan rapat pleno rekapitulasi perolehan suara pilkada tingkat kabupaten sudah selesai.

    Berdasarkan atas hasil pleno itu, pasangan calon bupati dan wakil bupati Purwakarta Binzein-Abang Ijo memperoleh suara terbanyak, dengan raihan 251.998 suara atau 48,48 persen.

    Kemudian pasangan Yadi Rusmayadi-Pipin Sopian meraih 193.221 suara atau 37,17 persen.

    Sedangkan kandidat petahana Anne Ratna Mustika-Budi Hermawan hanya memperoleh 40.225 suara atau 7,74 persen.

    Lalu pasangan calon bupati dan wakil bupati Purwakarta Zainal Arifin-Sona Maulida Roemardie memperoleh 34.367 suara atau 6,61 persen.

    Sementara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, suara terbanyak diraih pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan, dengan perolehan 384.923 suara atau 74,16 persen.

    Disusul pasangan Ahmad Syaikhu-Ilham Akbar Habibie memperoleh 81.510 suara atau 15,70 persen.

    Kemudian pasangan Acep Adang Hidayat-Gitalis Dwinatarina memperoleh 27.200 suara atau 5,24 persen.

    Lalu pasangan Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja meraih 25.419 suara atau 4,90 persen.

    “Dilihat dari data itu, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jabar Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan memperoleh suara terbanyak di Purwakarta,” kata Dian.

    Sementara setelah menuntaskan rapat pleno rekapitulasi perolehan suara pilkada tingkat kabupaten, dalam waktu dekat akan digelar rapat pleno tingkat Provinsi Jawa Barat.

    Menurut dia, jika ada pasangan calon yang merasa keberatan atas hasil pleno, maka dapat mengajukan banding ke Mahkamah Konstitusi dengan waktu tiga hari setelah penetapan ini.

    Pewarta: M.Ali Khumaini
    Editor: Tasrief Tarmizi
    Copyright © ANTARA 2024