Tag: Mulyadi

  • PNM Tekankan Pentingnya Sertifikasi BPOM untuk UMKM

    PNM Tekankan Pentingnya Sertifikasi BPOM untuk UMKM

    Jakarta: PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menekankan pentingnya sertifikasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk UMKM. Hal itu penting untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha, khususnya di sektor pangan olahan.
     
    Hal itu terungkap dalam webinar edukasi bertema ‘Manfaat Izin BPOM bagi Pelaku UMKM’ yang digelar PNM bekerjasama dengan BPOM. Acara itu untuk mendukung kebijakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, terkait transformasi ekonomi melalui penguatan kapasitas UMKM, termasuk sektor pangan.
     
    Perannya yang strategis, UMKM pangan tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menggerakkan perekonomian rakyat melalui pemanfaatan sumber daya lokal dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
    Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Elin Herlina, menyampaikan pentingnya dukungan pemerintah kepada UMKM pangan dalam mendapatkan sertifikasi BPOM. 
     
    “Kami BPOM mendapatkan tugas secara khusus oleh Bapak Presiden untuk memberikan pendampingan dan membantu UMKM dalam berbagai hal sehingga dapat berusaha dengan baik. BPOM diminta Kementerian/Lembaga terkait untuk memastikan langkah-langkah fasilitasi kepada UMKM berjalan optimal,” ujar Elin.
     
    PNM, sebagai lembaga yang fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pembiayaan dan pendampingan, memanfaatkan kolaborasi ini untuk mendorong nasabahnya memahami pentingnya sertifikasi BPOM.
     
    Dengan edukasi yang memadai, diharapkan para pengusaha UMKM dapat meningkatkan kualitas produknya sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas. 
     
    Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, mendukung kebijakan Kementerian BUMN dalam mendorong penguatan UMKM sebagai pilar utama perekonomian nasional. 
     
    “Melalui kolaborasi dengan BPOM, kami berharap para pelaku UMKM pangan dapat lebih memahami pentingnya sertifikasi BPOM untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen,” ujar Arief.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (FZN)

  • Hadapi lonjakan penumpang Nataru, Bandara Soetta siapkan posko terpadu

    Hadapi lonjakan penumpang Nataru, Bandara Soetta siapkan posko terpadu

    Sumber foto: Mus Mulyadi/elshinta.com.

    Hadapi lonjakan penumpang Nataru, Bandara Soetta siapkan posko terpadu
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Rabu, 18 Desember 2024 – 13:57 WIB

    Elshinta.com – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah menyelesaikan berbagai persiapan untuk menyambut peningkatan arus penumpang pada masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Sebagai bandara tersibuk di Indonesia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pengguna jasa bandara selama musim libur akhir tahun.  

    Sebagai langkah strategis, Bandara Soekarno-Hatta akan membuka Posko Terpadu Angkutan Udara Nataru 2024/2025 yang berlokasi di Terminal 1B. Posko ini akan beroperasi selama 18 hari, mulai tanggal 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Posko Terpadu berfungsi sebagai pusat koordinasi dan monitoring operasional penerbangan, didukung oleh kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti Otoritas Bandara, maskapai penerbangan, TNI, Polri, serta pihak terkait lainnya.  

    Di samping pengoperasian Posko Terpadu, Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah mempersiapkan berbagai aspek penting lainnya. Kesiapan fasilitas keselamatan, keamanan, dan pelayanan telah menjadi fokus utama, termasuk penebalan personel operasional yang melibatkan sekitar 6.205 petugas yang tersebar di seluruh area bandara, mencakup area curbside maupun airside. 

    Dari sisi udara, optimalisasi slot time penerbangan dilakukan untuk memastikan arus pesawat di bandara berjalan lancar selama periode puncak. Selain itu, kesiapan fasilitas sisi udara seperti area parkir pesawat/parking stand, Aviobridge, & Runway terus dipantau dan ditingkatkan demi menjaga kelancaran pergerakan pesawat.  

    Di sisi landside atau curbside, Bandara Soekarno-Hatta memastikan kesiapan berbagai fasilitas pendukung, termasuk kelancaran arus penumpang di area kedatangan dan keberangkatan, perubahan wajah terminal dengan beuatifikasi, pemeliharaan fasilitas umum, serta peningkatan layanan di terminal untuk menjamin kenyamanan seluruh pengguna jasa bandara. Berbagai peralatan pendukung operasional seperti sistem baggage handling, eskalator, dan lift juga telah diuji kelayakannya untuk mendukung kelancaran pelayanan penumpang selama musim libur akhir tahun.  

    Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, M. Holik Muardi, menyampaikan, pihaknya terus memastikan bahwa seluruh aspek operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam kondisi terbaik. Bandara Soekarno-Hatta telah mempersiapkan berbagai aspek operasional dari sisi fasilitas dan personel untuk menyambut lonjakan penumpang selama periode Natal dan Tahun Baru.

    “Sebagai bagian dari upaya ini, Bandara Soekarno-Hatta akan membuka Posko Terpadu yang berfungsi sebagai pusat koordinasi untuk memastikan kelancaran operasional dan layanan kepada para pengguna jasa,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Mus Mulyadi, Rabu (18/12).   

    Ia menambahkan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti maskapai penerbangan, otoritas bandara, dan pihak lainnya, untuk memastikan bahwa seluruh sistem berjalan dengan lancar. “Dengan persiapan yang matang ini, kami berharap dapat memberikan pengalaman yang aman, nyaman, dan melayani sepenuh hati bagi seluruh penumpang selama masa liburan Natal dan Tahun Baru,” lanjut Holik. 

    Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga telah menggelar serangkaian simulasi untuk memastikan kesiapan operasional, termasuk kegiatan ramp check di sisi udara, latihan terpadu dengan Pusat Zeni TNI Angkatan Darat (Pusziad), Airport Emergency Exercise, uji coba kehandalan listrik, dan inspeksi bersama Badan Keamanan Transportasi Amerika (TSA).

    Dengan langkah-langkah tersebut, Bandara Internasional Soekarno-Hatta siap mendukung kelancaran operasional dan menjamin pengalaman perjalanan terbaik bagi para pengguna jasa di musim libur akhir tahun ini.

    Sumber : Radio Elshinta

  • Susno Duadji Sindir Burhan Dahlan yang Adili PK 7 Terpidana Kasus Vina: Mungkin Linglung Mau Pensiun

    Susno Duadji Sindir Burhan Dahlan yang Adili PK 7 Terpidana Kasus Vina: Mungkin Linglung Mau Pensiun

    TRIBUNJAKARTA.COM – Eks Kabareskrim Polri, Komjen Purn Susno Duadji menyindir keputusan hakim ketua yang mengadili Peninjauan Kembali (PK) 7 terpidana Kasus Vina Cirebon, Burhan Dahlan. 

    Ia heran dengan keputusan Burhan yang terkesan tidak menganggap bukti-bukti baru yang sudah dikumpulkan dan diuji di sidang PK di Pengadilan Negeri Cirebon. 

    “Itu (bukti-bukti baru) tidak dianggap sebagai bukti baru jadi kelihatannya lucu. Nah, saya menelusuri wah lucu. Pantas lucu, mungkin beliau sudah linglung karena tanggal 1 Januari nanti beliau itu pensiun, ingin cepat-cepat mutusnya,” ujar Susno seperti dikutip dari Kompas TV yang tayang pada Selasa (17/12/2024). 

    Susno menganggap aneh bahwa MA menyebutkan tidak ada kekhilafan hakim atau kekeliruan hakim dalam penanganan Kasus Vina Cirebon tahun 2016 silam. 

    Padahal, eks Kapolda Jawa Barat itu menilai banyak sekali kekeliruan hakim dalam menyidangkannya. 

    “Contohnya, salah satu di antara terdakwa itu adalah anak-anak maka cara menyidangkannya pun harus sesuai dengan hukum acara peradilan anak, ternyata tidak dilakukan,” ujar Susno. 

    Kedua, katanya, para terdakwa diancam dengan hukuman di atas lima tahun penjara. 

    Maka, seharusnya wajib didampingi oleh penasihat hukum sejak awal. 

    “Tapi nyatanya, tidak didampingi oleh penasihat hukum sejak awal. Nah, didampinginya pada tahap pertengahan. Itu sudah kekeliruan dan kekhilafan,” jelasnya. 

    Ketiga, ada alat bukti forensik yang ditemukan tetapi tidak digunakan di dalam pembuktian berupa chat Vina dengan temannya sesaat sebelum kejadian. 

    “Masih banyak lagi yang menyatakan kekeliruan dan kekhilafan hakim itu,” katanya. 

    Tidak ada novum?

    Susno juga kecewa dengan MA yang menyebut bahwa tidak ada novum (alat bukti baru) dalam PK yang diajukan tujuh terpidana kasus Vina. 

    Padahal, kata Susno, banyak sekali novum yang sudah dikumpulkan. 

    “Keterangan saksi yang dicari oleh Pak Dedi Mulyadi banyak benar yang belum pernah didengarkan oleh persidangan sebelumnya. Ditambah lagi keterangan ahli tentang analisis chat di hp Vina dengan Widi. Nah, itu alat bukti baru,” ujarnya. 

    Ia pun merasa aneh dengan pengumuman MA yang menolaknya. 

    “Alasan menolak tidak ada kekhilafan hakim, tapi tidak dijelaskan. Yang kedua tidak ada bukti baru, loh bukti baru yang sudah dikumpulkan sangat banyak dan diuji tapi tidak dianggap. Jadi, kelihatannya lucu,” pungkasnya. 

    Tolak grasi

    Tujuh terpidana bersikukuh bahwa mereka tidak pernah melakukan pembunuhan dalam Kasus Vina Cirebon. 

    Pendirian mereka tak goyah meski tim kuasa hukum sempat menawari mereka untuk menempuh jalur grasi usai Peninjauan Kembali (PK) ditolak Mahkamah Agung (MA).

    Sebab, mereka berpegang teguh kepada pendiriannya bahwa tidak terlibat dalam pembunuhan sadis itu. 

    “Konsekuensinya kalau grasi mereka harus mengakui perbuatannya, adanya pembunuhan ini, baru memohon ampun kepada presiden. Sampai dua kali saya tanya, mereka jawab tidak bersedia,” ujar kuasa hukum 7 terpidana, Jutek Bongso seperti dikutip Nusantara TV yang tayang pada Senin (16/12/2024). 

    Bahkan, ketujuh terpidana rela untuk menjalani hukuman seumur hidupnya ketimbang harus mengakui perbuatan yang tidak pernah mereka lakukan. 

    Ketujuh terpidana sampai saat ini bersikukuh bahwa mereka bukan pelakunya. 

    “Lebih bagus kami mati dan menjalani pidana ini sampai mati, sampai busuk di dalam penjara,” kata Jutek menirukan ucapan mereka. 

    Setelah MA mengumumkan menolak PK 7 terpidana, tim kuasa hukum mendatangi Lapas Kelas 1 Cirebon untuk menguatkan hati kliennya itu.

    “Secara manusia mereka terluka, frustrasi, putus asa, penuh dengan tangisan di dalam lapas, kami pun menenangkan mereka.

    Jutek mengatakan pihaknya menghargai putusan pertimbangan Mahkamah Agung. 

    Namun, Jutek dan tim tetap akan memperjuangkan keadilan bagi 7 terpidana.

    “Suka tidak suka kami harus akui langkah-langkah hukum tentu akan kami tempuh secara konstitusional yang dimungkinkan dalam sistem hukum negara RI,” pungkasnya. 

    MA tolak PK 7 terpidana Kasus Vina Cirebon

    Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan Peninjauan Kembali (PK) dari tujuh terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon yang terjadi pada tahun 2016 lalu.

    Adapun putusan tersebut diketok MA pada Senin (16/12/2024).

    “Tolak PK Para Terpidana,” demikian tertuang dalam putusan tersebut dikutip dari situs MA, pukul 11.45 WIB.

    Putusan PK dari MA itu terbagi dalam dua perkara.

    Untuk pemohon Eko Ramadhani dan Rivaldi Aditya Wardana tertuang dalam nomor perkara 198 PK/PID/2024.

    Sementara, lima pemohon lain yakni Eka Sandy, Hadi Saputra, Jaya, Sudirman, dan Supriyanto tertuang pada nomor perkara 199 PK/PID/2024.

    Selain itu, adapula perbedaan dari hakim yang memutuskan di mana PK dengan pemohon Eko Ramadhani dan Rivaldi Aditya dipimpin oleh ketua majelis hakim, Burhan Dahlan.

    Lalu, ada dua hakim anggota yaitu Yohanes Priyana dan Sigid Triyono serta adanya panitera pengganti yakni Carolina

    Sedangkan, ketua majelis hakim untuk lima pemohon lainnya tetap dipimpin oleh Burhan Dahlan tetapi hakim anggotanya berbeda.

    Mereka adalah Jupriyadi dan Sigid Triyono serta tetap dengan panitera pengganti yaitu Carolina.

    Dengan adanya putusan ini, maka seluruh terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon tetap akan dihukum seumur hidup.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • PNM Liga Nusantara Dorong Pemberdayaan Ekonomi

    PNM Liga Nusantara Dorong Pemberdayaan Ekonomi

    Solo: Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyebut Liga Nusantara 2024/2025 akan melahirkan talenta sepak bola baru untuk Indonesia. Liga ini jadi ajang penting melahirkan talenta baru di tanah air.

    “Ini sejalan dari visi PSSI yang ingin membangun liga dari sistem yang fundamental,” kata Erick.

    PSSI dan PT LIB memiliki salah satu cara dalam melahirkan calon pemain-pemain timnas Indonesia. Di antaranya menggelar kompetisi-kompetisi yang berjenjang. Terbaru, PSSI dan PT LIB telah sah memperkenalkan PNM Liga Nusantara 2024/2025 yang sebelumnya dikenal Liga 3.

    PNM Liga Nusantara 2024/2025 diikuti 16 klub dari berbagai daerah di Tanah Air. Format kompetisi PNM Liga Nusantara 2024/2025 dimulai melalui babak pendahulan dengan sistem sistem sentralisasi double round robin, babak play-off degradasi, serta babak 6 besar dengan format home-away dilanjut ke babak final dengan total 146 laga.

    Sebagai bagian dari keluarga besar holding ultra mikro, sebelumnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) sudah lebih dulu menjadi mitra Liga 1, sementara Pegadaian mendukung Liga 2. Kini giliran PNM yang memberikan dukungannya buat gelaran Liga Nusantara (liga 3).

    “Atas anugerah ini kami sampaikan kepada PSSI dan PT LIB diberikan penghormatan dan kesempatan untuk berpartisipasi dan berkontribusi,” kata Direktur Utama PNM Arief Mulyadi.

    “Ini menjadi aktualisasi kami, ini (sepakbola) olahraga paling dikenal di Indonesia. Pasti ada kegiatan ekonomi di sini. In-line dengan tugas kami menggerakkan kegiatan ekonomi,” ujarnya.

    Arief menambahkan, nantinya di setiap laga pertandingan ibu-ibu nasabah PNM Mekaar dapat berjualan di sekitar arena stadion. Hal ini menjadi bagian dari komitmen pemberdayaan PNM untuk memberi akses pasar yang lebih luas dan menumbuhkan ekonomi akar rumput.

    “Perputaran ekonomi secara otomatis akan muncul. Menghadirkan pengalaman baru bagi ibu-ibu bisa ikut meramaikan dengan berjualan pada ajang seperti ini. Sekaligus menjadi jawaban untuk peluang pasar bagi pengusaha-pengusaha ultra mikro,” jelasnya.

    PNM akan terus mendukung program-program pemerintah, hal tersebut sesuai dengan tugas besar PNM untuk turut memberikan modal intelektual dan sosial selain modal finansial agar tumbuh menjadi masyarakat yang madani. Dengan akses pembiayaan dan pendampingan, UMKM akan memiliki daya saing lebih dan semakin dipercaya pembeli.

    Solo: Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyebut Liga Nusantara 2024/2025 akan melahirkan talenta sepak bola baru untuk Indonesia. Liga ini jadi ajang penting melahirkan talenta baru di tanah air.
     
    “Ini sejalan dari visi PSSI yang ingin membangun liga dari sistem yang fundamental,” kata Erick.
     
    PSSI dan PT LIB memiliki salah satu cara dalam melahirkan calon pemain-pemain timnas Indonesia. Di antaranya menggelar kompetisi-kompetisi yang berjenjang. Terbaru, PSSI dan PT LIB telah sah memperkenalkan PNM Liga Nusantara 2024/2025 yang sebelumnya dikenal Liga 3.
    PNM Liga Nusantara 2024/2025 diikuti 16 klub dari berbagai daerah di Tanah Air. Format kompetisi PNM Liga Nusantara 2024/2025 dimulai melalui babak pendahulan dengan sistem sistem sentralisasi double round robin, babak play-off degradasi, serta babak 6 besar dengan format home-away dilanjut ke babak final dengan total 146 laga.
     
    Sebagai bagian dari keluarga besar holding ultra mikro, sebelumnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) sudah lebih dulu menjadi mitra Liga 1, sementara Pegadaian mendukung Liga 2. Kini giliran PNM yang memberikan dukungannya buat gelaran Liga Nusantara (liga 3).
     
    “Atas anugerah ini kami sampaikan kepada PSSI dan PT LIB diberikan penghormatan dan kesempatan untuk berpartisipasi dan berkontribusi,” kata Direktur Utama PNM Arief Mulyadi.
     
    “Ini menjadi aktualisasi kami, ini (sepakbola) olahraga paling dikenal di Indonesia. Pasti ada kegiatan ekonomi di sini. In-line dengan tugas kami menggerakkan kegiatan ekonomi,” ujarnya.
     
    Arief menambahkan, nantinya di setiap laga pertandingan ibu-ibu nasabah PNM Mekaar dapat berjualan di sekitar arena stadion. Hal ini menjadi bagian dari komitmen pemberdayaan PNM untuk memberi akses pasar yang lebih luas dan menumbuhkan ekonomi akar rumput.
     
    “Perputaran ekonomi secara otomatis akan muncul. Menghadirkan pengalaman baru bagi ibu-ibu bisa ikut meramaikan dengan berjualan pada ajang seperti ini. Sekaligus menjadi jawaban untuk peluang pasar bagi pengusaha-pengusaha ultra mikro,” jelasnya.
     
    PNM akan terus mendukung program-program pemerintah, hal tersebut sesuai dengan tugas besar PNM untuk turut memberikan modal intelektual dan sosial selain modal finansial agar tumbuh menjadi masyarakat yang madani. Dengan akses pembiayaan dan pendampingan, UMKM akan memiliki daya saing lebih dan semakin dipercaya pembeli.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (FZN)

  • Update Penganiayaan Siswa SMP di Boyolali: 5 Emak-emak jadi Tersangka dan Dijerat Pasal Berlapis – Halaman all

    Update Penganiayaan Siswa SMP di Boyolali: 5 Emak-emak jadi Tersangka dan Dijerat Pasal Berlapis – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Sebanyak lima emak-emak di Boyolali, Jawa Tengah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan siswa SMP berinisial KM (12).

    Sebelumnya, Polres Boyolali telah menetapkan delapan tersangka dalam kasus penganiayaan yang terjadi pada Senin (18/11/2024) lalu.

    Total ada 13 tersangka yang diamankan, termasuk Ketua RT dan istrinya.

    Kasat Reskrim Polres Boyoali, Iptu Joko Purwadi, mengatakan penyidik telah mengantongi bukti aksi penganiayaan sehingga menetapkan Bu RT dan empat emak-emak lainnya sebagai tersangka.

    “Terhadap lima orang yang kemarin kita panggil sebagai saksi sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” bebernya, Selasa (17/12/2024). 

    Proses gelar perkara telah dilakukan dan terungkap kelima emak-emak menampar, menendang, menginjak hingga menjambak korban. 

    Kelima emak-emak sempat menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada Senin (17/12/2024).

    “Jadi perbuatannya sama, kekerasan secara bersama-sama terhadap anak. Pasal yang disangkakan juga sama. karena itu satu peristiwa,” tambahnya.

    Dalam konferensi pers sebelumnya, Iptu Joko Purwadi menyatakan para tersangka dapat dijerat pasal berlapis.

    “Pasal yang disangkakan dalam perkara ini, karena kekerasan melibatkan beberapa pelaku, kita terapkan pasal 170 ayat 2 KUHP,” ujarnya, Jumat (13/12/2024).

    Lantaran korban masih di bawah umur, para tersangka juga dijerat undang-undang perlindungan anak. 

    “Kami juga terapkan pasal 80 undang-undang perlindungan anak,” imbuhnya.

    Motif Penganiayaan

    Polres Boyolali menghadirkan delapan tersangka termasuk ketua RT dalam konferensi pers kasus penganiayaan siswa SMP pada Jumat (13/12/2024).

    Ketua RT yang berstatus tersangka bernama Agus, sedangkan tersangka lain yakni Faris, Malik, Suhada, Riko, Mudirin, Tedy, dan Wartono. 

    Plt. Kapolres Boyolali, AKBP Budi Andhy Buono, mengatakan para tersangka kesal lantaran korban sering mencuri barang milik warga.

    Bahkan, korban sudah diminta menulis surat pernyataan, namun mengulangi perbuatannya.

    “Jadi anak ini pernah melakukan pencurian uang dan juga handphone. Namun itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” paparnya.

    orban melakukan pencurian celana dalam pada November lalu sehingga dipanggil ketua RT dan mendapat penganiayaan.

    Tersangka Agus mengaku menampar pipi korban karena mencuri handphone warga.

    “Di hari pertama, tapi saya bikinkan surat pernyataan. Cuma untuk menakut-nakuti supaya tidak mengulangi perbuatannya lagi,” ucap Agus.

    Tersangka lain, Wartono yang bekerja sebagai penjaga rutan, kesal dengan tindakan korban dan menjepit jari kakinya menggunakan tang.

    Hal itu dilakukan agar korban mengakui seluruh perbuatannya.

    “Itu (korban) tidak hanya mencuri pakaian dalam saja. Dia juga mengaku melecehkan anaknya Pak RT, terus juga anaknya Pak Suhada,” kata Wartono.

    Dalam kondisi terdesak, korban mengakui perbuatannya telah mencuri dan melakukan pelecehan.

    “Akhirnya si (korban) menyebutkan beberapa nama yang sudah dan pernah dilecehkan itu, Pak,” imbuhnya.

    Hasil scan kepala korban menunjukkan adanya patah hidung serta penyumbatan pembuluh darah bagian belakang.

    Karena lukanya parah, korban dibawa ke RS Moewardi Solo untuk mendapat perawatan intensif.

    Kesaksian Ayah Korban

    Kasus penganiayaan baru dilaporkan keluarga korban karena mendapat intimidasi.

    Ayah korban, Mulyadi, menceritakan anaknya dituduh mencuri celana dalam milik tetangga.

    Mulyadi yang sedang berada di Jakarta diminta pulang oleh ketua RT untuk menyelesaikan masalah ini.

    Mulyadi dan korban menemui ketua RT di rumah tetangga untuk meminta maaf meski tuduhan mencuri belum terbukti.

    “Saya minta maaf belum nyampe (selesai) langsung dipanggilin massa itu,” ungkapnya, Rabu (11/12/2024).

    Di sana korban dihajar ketua RT serta para tersangka lain hingga babak belur.

    Mulyadi yang hendak melindungi anaknya juga mengalami penganiayaan.

    “Saya dipukul terus diancam mau dibunuh,” imbuhnya.

    Para tersangka meminta Mulyadi tidak melaporkan kasus ini dan mengancamnya.

    “Ora isoh, nek koe metu soko deso iki koe dadi buronan (Tidak bisa, kalau kamu keluar dari sini, kamu jadi buronan),” ucap Mulyadi menirukan perkataan salah satu tersangka.

    Sebagian artikel telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Kasus Penganiayaan Remaja di Boyolali Jateng, Polisi Periksa Bu RT dan 4 Emak-emak Sebagai Saksi

    (Tribunnews.com/Mohay) (TribunSolo.com/Tri Widodo)

  • Berubah Drastis Hidup Sunhaji, Kini Cerita Punya Mobil Pribadi dan Tetap Pilih Jadi Penjual Es Teh

    Berubah Drastis Hidup Sunhaji, Kini Cerita Punya Mobil Pribadi dan Tetap Pilih Jadi Penjual Es Teh

    TRIBUNJATIM.COM – Tinggal hitungan hari lagi menuju acara Ngaji Bareng Gus Miftah.

    Dalam pengajian tersebut akan muncul sosok Sunhaji sesuai dengan apa yang ditampilkan di poster.

    Sunhaji, penjual es teh yang dihina Gus Miftah di Magelang, Jawa Tengah, kini keadaan hidupnya berubah drastis.

    Seusai viral di media sosial, kehidupan pribadi Sunhaji tidak lagi diselimuti dengan kesedihan.

    Beragam bantuan mulai dari uang hingga benda mewah telah berada dalam genggamannya.

    Terbaru, Sunhaji dikabarkan telah memiliki mobil pribadi hadiah dari donatur.

    Kendati demikian, Sunhaji tetap berupaya merendah.

    Dia mengaku ingin tetap berjualan es teh.

    Sunhaji enggan melupakan profesi yang membawanya menjadi jutawan dadakan.

    “Karena saya dapat rezeki banyak dari jualan es teh,” kata Sunhaji dalam wawancara bersama Kang Dedi Mulyadi yang diunggah di kanal YouTube-nya dilihat TribunnewsBogor.com, Selasa (17/12/2024).

    Sunhaji tetap memilih menjajakan dagangannya, meski kini memiliki mobil.

    Ia bahkan bercanda bahwa es teh buatannya akan diantar menggunakan mobil hadiah tersebut.

    Dedi Mulyadi, yang juga merupakan calon Gubernur Jawa Barat 2024, hanya bisa tertawa mendengar prinsip sederhana Sunhaji.

    “Masih mau jualan es teh meski sudah punya mobil?,” tanya Dedi. “Masih,” jawab Sunhaji mantap.

    Ngaji bareng Gus Miftah (Kolase TribunJatim.com)

    Ngaji bareng Gus Miftah

    Sementara itu, Sunhaji tidak membantah ketika ditanya soaol agenda pengajian bersama Gus Miftah.

    Hal itu diperkuat berdasarkan beredar poster acara pengajian Gus Miftah di Magelang, Jawa Tengah. 

    Pengajian itu akan digelar di sekitar rumah Sunhaji.

    Poster tersebut salah satunya diunggah di akun @kotamagelang di Instagram. 

    Dalam poster tersebut terdapat foto Gus Miftah dan Sunhaji dengan tulisan besar ‘Sholawat & Ngaji Happy’ dengan ukuran cukup besar.

    Adapun acara tersebut akan digelar di Gesari, Banyusari, Magelang, pada Kamis (19/12/2024) malam. 

    Gus Miftah akan mengisi acara bersama Habib Zaidan, Cak Percil, dan Sekar Langit.

    Saat dikonfirmasi, Sunhaji membenarkan adanya acara tersebut. 

    Menurutnya, Gus Miftah sudah mengagendakan menggelar acara pengajian di Magelang.

    “Gus Miftah nanti tanggal 19 Desember 2024 mau ngaos (ngaji) di sini,” kata Sunhaji kepada awak media.

    Berita Viral dan Berita Jatim lainnya

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

  • Mendag Budi Santoso Tinjau Pasar Suka Ramai di Medan Jelang Nataru

    Mendag Budi Santoso Tinjau Pasar Suka Ramai di Medan Jelang Nataru

    Bisnis.com, MEDAN –  Menteri Perdagangan Budi Santoso hari ini, Selasa, (17/12) melakukan kunjungan kerja ke Medan, Sumatra Utara. Ia memastikan langsung kesiapan Barat Indonesia dalam menghadapi Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari roadshow Mendag Budi Santoso meninjau kesiapan berbagai wilayah di Indonesia menjelang Natal dan pergantian tahun.

    Salah satu titik yang dikunjungi adalah Pasar Suka Ramai di Kota Medan. Pascakunjungan, Mendag Budi Santoso mengatakan, harga-harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Medan terkendali. Ia pun berharap stabilitas harga dan pasokan di Medan terus terjaga hingga tahun baru 2025.

    “Kami pantau Pasar Suka Ramai di Medan. Ternyata luar biasa. Pasokan cukup, harga terkendali. Beras, bawang merah, cabai, ayam, daging, telur semua harga sesuai harga acuan. Bahkan, beberapa ada yang di bawah harga acuan. Mudah-mudahan, kondisi ini terjaga selama Nataru sehingga, saudara-saudara kita di Sumatra Utara, termasuk Medan, dapat bersuka cita merayakan momen ini,” kata Mendag Budi Santoso.

    Mendag Budi Santoso menyampaikan, harga bawang merah di Medan cukup rendah, yaitu Rp32.000/kg atau di bawah rata-rata nasional. Menurutnya, pasokan dari sentra produksi Humbang Hasundutan yang sedang cukup melimpah menjadi alasan tingkat harga tersebut. Di sisi lain, untuk bawang putih, penurunan produksi di negara produsen yang berdampak kepada kenaikan harga internasional turut memengaruhi harga bawang putih di Medan, yaitu menjadi Rp40.000/kg untuk jenis honan.

    “Untuk cabai, meskipun ada kenaikan sedikit, tetapi masih jauh di bawah harga acuan. Pemerintah terus berkoordinasi dengan distributor dan produsen. Kami juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan harga, seperti hari ini,” ujar Mendag Budi Santoso.

    Berdasarkan pantauan ke Pasar Suka Ramai, komoditas bapok yang dijual dengan harga stabil, antara lain beras medium Rp13.500/kg, beras medium Bulog Rp12.600/kg, minyak goreng curah Rp17.100/liter, minyak goreng kemasan premium Rp21.000/liter, dan tepung terigu Rp12.000/kg.

    Perbesar

    Sementara itu, sejumlah bapok yang dijual di bawah harga eceran tertinggi maupun harga acuan, antara lain, beras premium Rp15.000/kg, gula pasir Rp17.000/kg, MINYAKITA Rp15.500/liter, daging sapi Rp130.000/kg, daging ayam ras Rp35.000/kg, telur ayam ras Rp28.000/kg, bawang merah Rp32.000/kg, cabai merah keriting Rp28.000/kg, dan cabai rawit merah Rp40.000/kg.

    Turut mendampingi Mendag Budi Santoso dalam peninjauan ke Pasar Suka Ramai, yaitu Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Moga Simatupang dan Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Rusmin Amin. Selain itu, turut hadir Pj. Gubernur Sumatera Utara A. Fatoni dan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatra Utara Mulyadi Simatupang.

    Buka Gerakan Pangan Murah di Medan

    Usai mengecek Pasar Suka Ramai, Mendag Budi Santoso membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) di Sentral UMKM Marelan, Medan, Selasa, (17/12). Dalam GPM, turut dijual beraneka komoditas bapok dengan harga acuan. Menurut Mendag Budi Santoso, GPM menjadi salah satu cara pemerintah menghadirkan bapok dengan harga terjangkau di tengah momentum Nataru. Saat pelaksanaan GPM, Mendag Budi Santoso mengajak masyarakat untuk berbelanja di pasar rakyat karena harga bapok di sana telah terpantau stabil.

    “Pasar murah kami siapkan untuk membantu masyarakat di momen Nataru walaupun sebenarnya di Pasar Suka Ramai tadi kita telah lihat sama-sama bahwa harganya stabil. Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah membantu menstabilkan harga bapok untuk Nataru,” kata Mendag Budi Santoso.

    GPM di Medan tersebut akan digelar selama tujuh hari hingga 22 Desember 2024 mendatang. Dalam GPM ini, MINYAKITA dijual dengan harga Rp15.500/liter, beras SPHP Rp63.000 per kemasan lima kilogram, cabai merah keriting Rp30.000/kg, bawang putih Rp40.000/kg, bawang merah Rp32.000/kg, dan cabai rawit Rp40.000/kg.

    Selain menjual bapok sesuai harga acuan. GPM kali ini juga dimeriahkan dengan bazar usaha mikro, kecil, dan menengah yang menjual produk-produk kerajinan lokal. Barang-barang yang dijual, antara lain, kerajinan tangan dari kulit kerang, batik tulis, makanan dan minuman olahan pohon mangrove, minuman kopi dan teh, hingga madu hutan akasia.

  • Gandeng BPOM, Dorong UMKM Mekaar Naik Kelas

    Gandeng BPOM, Dorong UMKM Mekaar Naik Kelas

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Langkah tindak lanjut PT Permodalan Nasional Madani (PNM) setelah bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggelar webinar edukasi bertema “Manfaat Izin BPOM bagi Pelaku UMKM” mulai diakselarasi.

    Sebelumnya, Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan BPOM Ema Setyawati menjelaskan untuk pendaftaran izin edar BPOM bagi UMKM kini semakin mudah yang bisa dilakukan secara online. Selain itu, kemudahan lain dapat dirasakan mulai dari coaching clinic, diskon 50% untuk biaya registrasi, aspek penilaian yang menyesuaikan kondisi UMK, dan masih banyak lagi.

    Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi mendorong nasabah binaan PNM yang bergerak di sektor pangan untuk maju dengan meningkatkan kualitas produk usahanya.

    “Usaha ibu-ibu Mekaar berperan besar dalam meningkatkan keamanan pangan Indonesia. Jadi, jangan ragu untuk mau mendaftarkan usahanya agar dapat diuji kelayakan oleh BPOM, kami siap bantu dampingi agar usaha rumah tangga punya peluang lebih besar masuk ke ritel modern dan kita dorong juga agar bisa ekspor,” ungkap Arief.

    Ratusan nasabah PNM Mekaar yang memiliki usaha di sektor pangan didampingi oleh PNM untuk mendaftarkan produk usahanya. Harapannya, produk mereka segera mendapat penilaian layak lolos ke tahap bimbingan teknis dan menjalani pendampingan lanjutan dari BPOM. Pendampingan ini dapat menjadi bahan evaluasi dalam menjalankan usaha pangan yang aman, baik dari aspek produksi hingga pengemasan.

    Arief percaya usaha mikro yang memiliki semangat juang makro dapat naik kelas lebih mudah. Sehingga dibutuhkan mental entrepreneurship agar mereka keluar dari zona usaha subsisten dan meningkatkan kualitas ekonomi kerakyatan.

  • Cerita Kecelakaan Tunggal Polisi yang Dikeroyok Warga

    Cerita Kecelakaan Tunggal Polisi yang Dikeroyok Warga

    JAKARTA – Selasa, 11 November, dini hari, proses pembangunan fly over di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, sempat terhenti. Para pekerja memutuskan meletakkan alat kerjanya. Sebab, salah satu alat berat yang terparkir di pinggir jalan, ditabrak mobil.

    Masyarakat datang mengerubungi mobil berwarna hitam dengan nomor polisi B 2912 DTN tersebut. Tapi si pengendara mobil, yang belakangan diketahui seorang polisi Aipda U, malah memacu mobilnya mau melarikan diri. Situasi makin tak kondusif. Aksi kejar-kejaran antara pengemudi dan warga pun terjadi.

    Sang pengemudi terkejar hingga wilayah Poltangan, Pasar Minggu. Dia tak bisa kabur dari kepungan warga yang mengejar. Dia dan mobilnya jadi sasaran amarah warga. 

    Beruntung, aparat Satuan Lalu Lintas Jakarta Selatan yang mendapat infomasi soal terjadinya kecelakaan langsung ke lokasi. Amukan warga diredam, pengendara pun berhasil diselamatkan.

    Kasus ini ditangani Sat Lantas Polres Jakarta Selatan. Polisi mencari tahu penyebab kecelakaan. Namun, mereka kesulitan karena pemicu kecelakaan tak diketahui dengan alasan tak ada saksi.

    “Jadi tidak ada saksi yang melihat secara langsung. Hanya beberapa pekerja proyek yang ada tapi mereka tahu hanya setelah mendengar suara hantaman mobil,” ucap Panit Laka Lantas Jakarat Selatan Ipda Mulyadi kepada VOI.

    Apalagi, pengendara mobil itu masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kepalanya luka memar dan membuatnya gegar otak. “Korban pun belum bisa dimintai keterangan karena lukanya cukup parah akibat dikeroyok massa,” papar Mulyadi.

    Mulyadi tak mau berkomentar ketika disebut Aipda U, mengemudi dalam keadaan mabuk. Dia akan berkomentar setelah ada hasil pemeriksaan dari tim dokter. 

    “Belum bisa dipastikan juga, apakah ngantuk, apakah mabuk, tapi kalau mabuk tidak bau alkohol juga,” kata dia.

  • PNM & BPOM Tingkatkan Literasi UMKM Pangan Tentang Manfaat Sertifikasi

    PNM & BPOM Tingkatkan Literasi UMKM Pangan Tentang Manfaat Sertifikasi

    Jakarta, CNN Indonesia

    PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berkolaborasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memperkuat literasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor pangan mengenai pentingnya sertifikasi. Kolaborasi ini diwujudkan melalui webinar bertema ‘Manfaat Izin BPOM bagi Pelaku UMKM’, yang berlangsung secara hibrida dari Menara PNM.

    Webinar ini tidak hanya sekadar kegiatan edukasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung visi besar Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

    Salah satu agenda strategis dalam visi tersebut adalah transformasi ekonomi berbasis penguatan UMKM, khususnya sektor pangan. Sektor ini dianggap strategis karena tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga memanfaatkan sumber daya lokal dan menciptakan lapangan kerja yang signifikan.

    Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Elin Herlina, menjelaskan dukungan pemerintah kepada UMKM pangan dalam mendapatkan sertifikasi BPOM merupakan elemen penting bagi UMKM dalam menjamin mutu dan keamanan produk pangan olahannya.

    “Kami BPOM mendapatkan tugas secara khusus oleh Bapak Presiden untuk memberikan pendampingan dan membantu UMKM dalam berbagai hal sehingga dapat berusaha dengan baik. Untuk itu, BPOM juga diminta oleh Kementerian/Lembaga terkait untuk memastikan langkah-langkah fasilitasi kepada UMKM berjalan dengan optimal,” papar dia.

    PNM, sebagai lembaga yang fokus pada pemberdayaan masyarakat, memanfaatkan kolaborasi ini untuk memberikan pemahaman mendalam kepada nasabahnya. Para pelaku UMKM pangan yang menjadi peserta webinar diberikan wawasan tentang proses dan manfaat memperoleh sertifikasi BPOM.

    Melalui edukasi ini, para pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan kualitas produknya sehingga mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional.

    Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menegaskan pentingnya sinergi ini untuk mendorong pelaku UMKM pangan agar mampu meningkatkan kualitas produknya. Oleh karena itu, PNM senantiasa mendukung kebijakan Kementerian BUMN dalam mendorong penguatan UMKM sebagai pilar utama perekonomian nasional.

    “Melalui kolaborasi dengan BPOM, kami berharap para pelaku UMKM pangan dapat lebih memahami pentingnya sertifikasi BPOM untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Ini adalah wujud komitmen PNM untuk menciptakan ekosistem usaha yang tangguh dan berdaya saing,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (16/12).

    Kolaborasi antara PNM dan BPOM ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak UMKM untuk mendapatkan sertifikasi, sehingga menghasilkan produk pangan yang aman, berkualitas, dan kompetitif. Selain itu, upaya ini juga diyakini dapat memperkuat posisi produk lokal di pasar nasional dan internasional.

    Dengan langkah sinergis seperti ini, PNM dan BPOM membuktikan komitmen mereka dalam membangun UMKM yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berkontribusi nyata bagi perekonomian nasional.

    (rir/rir)