Tag: Mulyadi

  • Gagal Curi Motor, Maling di Bangkalan Ngumpet di Kandang Ternak

    Gagal Curi Motor, Maling di Bangkalan Ngumpet di Kandang Ternak

    Bangkalan (beritajatim.com) – Satreskrim Polres Bangkalan berhasil menangkap Mulyadi (31), warga Desa Gunelap, Kecamatan Sepulu, yang tertangkap basah saat mencoba mencuri motor di sebuah toko. Sadar aksinya dipergoki, pelaku kabur dan bersembunyi di kandang ternak sebelum akhirnya diringkus polisi.

    Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono, menjelaskan bahwa pelaku kepergok pemilik toko saat berusaha membobol motor.

    “Korban langsung meneriaki pelaku ini maling, warga sekitar langsung datang dan mengejar pelaku,” terangnya, Senin (10/2/2025).

    Pelaku yang panik langsung melarikan diri dan berusaha bersembunyi di kandang ternak milik warga. Namun, usaha itu gagal setelah warga mengepung lokasi persembunyian.

    “Pelaku ditangkap saat sembunyi di kandang ternak,” imbuhnya.

    Warga yang geram hampir menghakimi pelaku, namun polisi segera mengamankannya dan membawanya ke kantor kepolisian untuk diperiksa lebih lanjut.

    “Sudah diamankan dan setelah kami interogasi ternyata pelaku beraksi di 9 TKP berbeda di Bangkalan,” ungkap AKBP Hendro Sukmono.

    Saat ini, polisi masih mendalami keterlibatan pelaku lain dalam jaringan pencurian motor di wilayah Bangkalan.

    “Kami juga dalami siapa saja yang terlibat dan yang menadah,” pungkasnya. [sar/beq]

  • Berawal dari Memori Masa Kecil, Pria di Malang Koleksi Puluhan Mainan Lawas hingga Radio Tua

    Berawal dari Memori Masa Kecil, Pria di Malang Koleksi Puluhan Mainan Lawas hingga Radio Tua

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Kukuh Kurniawan

    TRIBUNJATIM.COM, MALANG – Terkenang akan memori masa kecil, pria di Kota Malang bernama Dodi Mulyadi memiliki hobi unik. Yaitu, mengumpulkan berbagai jenis mainan lawas.

    Di dalam rumahnya yang terletak di Jalan Pisang Agung Kecamatan Sukun, telah menjadi semacam layaknya museum yang menyimpan berbagai koleksinya.

    Dodi Mulyadi mengatakan, telah mengkoleksi mainan lawas mulai tahun 2005 dan sejak saat itu semakin berkembang. Dan bahkan, ia rela merogoh kocek jutaan rupiah untuk barang yang diingininya.

    “Untuk memperoleh berbagai mainan lawas ini, tentunya memanfaatkan jaringan informasi dari berbagai komunitas. Khususnya, komunitas dari kolektor pecinta barang antik,” jelasnya kepada TribunJatim.com, Minggu (9/2/2025).

    Dirinya menerangkan, bahwa berbagai mainan lawas tersebut ditebusnya dengan harga yang lumayan menguras kantong.

    “Seperti harga mainan mobil kaleng ini misalnya, ada yang mulai dari harga Rp 300 ribu hingga lebih dari Rp 1 juta, tergantung kelangkaan dan kondisinya. Selain mainan, ada jam kuno, lalu ada jam tua yang berbunyi setiap seperempat jam dan ada yang setengah jam, itu dulu saya belinya bisa lebih dari Rp5 juta,” bebernya.

    Disamping mainan lawas, barang-barang lainnya seperti radio tua, telepon putar, hingga televisi tabung juga menjadi bagian dari koleksinya. Namun, mendapatkan barang elektronik lawas dalam kondisi berfungsi menjadi tantangan tersendiri.

    “Apabila ketemu, itu biasanya sudah tidak nyala. Dan terkadang, biaya untuk reparasi jauh lebih mahal dari harga barangnya sehingga dijadikan pajangan saja,” tambahnya.

    Meski telah menghabiskan cukup banyak uang untuk koleksinya itu,  namun Dodi tidak pernah keberatan sama sekali.

    “Kepuasan bagi saya adalah menemukan dan merawatnya. Apalagi kalau masih berfungsi, berarti barangnya bagus dan kualitasnya terjamin,” terangnya.

    Disamping itu, ia juga membuka ruang bagi para pemula untuk belajar koleksi khususnya untuk mainan lawas.

    “Saya sendiri terbuka soal koleksi maupun sekedar sharing. Apalagi, kalau bisa bertemu dan berbincang dengan orang yang menjadi pelaku maupun saksi yang pernah tahu dengan koleksi mainan lawas tersebut,” tandasnya.

  • 8
                    
                        Jalan Parung Panjang "Neraka" Warga Bogor, 100 Nyawa Melayang, Ini Janji Dedi Mulyadi
                        Bandung

    8 Jalan Parung Panjang "Neraka" Warga Bogor, 100 Nyawa Melayang, Ini Janji Dedi Mulyadi Bandung

    Jalan Parung Panjang “Neraka” Warga Bogor, 100 Nyawa Melayang, Ini Janji Dedi Mulyadi
    Penulis
    KOMPAS.com
    – Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro curhat kepada Gubernur Jawa Barat terpilih
    Dedi Mulyadi
    terkait permasalahan di jalan
    Parung Panjang
    ,
    Kabupaten Bogor
    .
    Dia menyampaikan masalah ini karena dalam jangka waktu dua tahun, ada 100 nyawa melayang akibat kecelakaan di jalan tersebut.
    “Kami mohon bantuan kepada Pak Gubernur (terkait) permasalahan Jalan Parung Panjang. Selama kami menjabat Kapolres Bogor, kurang lebih 1 tahun 8 bulan, kasus kecelakaan menimbulkan korban jiwa sangat banyak,” ucap Rio kepada Dedi pada unggahan di akun YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel dan dikonfirmasi ulang Kompas.com, Minggu (9/2/2025).
    Kecelakaan, kata Rio, diakibatkan kelalaian pengemudi, kontur jalan kurang memadai, dan jalanan rusak. 
    Dedi mengatakan, jalan Parung Panjang itu adalah jalan untuk kepentingan penambang. Selama ini, penambang menggunakan jalan warga.
    “Sudah berapa korban di situ?,” tanya Dedi kepada Rio.
    Rio menjawab, selama menjabat di Bogor, sudah 100 lebih korban meninggal dunia.
    Mendengar 100 korban melayang, Dedi terhenyak. Dia kaget lebih dari 100 korban meninggal akibat kecelakaan di jalan itu.
    “Punten ya, ini akibat provinsi lamban membangun jalan itu, berakibat terjadinya kecelakaan,” ujar Dedi. 
    Dia lantas bertanya kepada Kapolres bagaimana bisa sampai ada korban yang cukup banyak di jalan Parung Panjang.
    Rio menjelaskan, kecelakaan karena kontur jalan, jumlah muatan truk, jalanan rusak, penerangan kurang memadai, dan sempitnya jalan.
    “Ini di luar penyakit ISPA, kami butuh bantuan Pemprov,” kata Rio.
    Dedi menjelaskan, Pemprov akan menyelesaikan jalan itu tahun 2026. Kalau dibangun tahun ini cukup mepet.
    “Tahun 2026 kami sudah oke, kami bangun selesai. Tanah ingin lebar dan membangun jalan tambang khusus,” kata Dedi.
    Dedi yang didampingi Wakil Bupati Bogor terpilih, Ade Ruhandi, kemudian bertanya apakah jalan tambang dan jalan khusus mobil berbeda? 
    Ade menjelaskan, saat ini jalan milik provinsi digunakan mobil tambang.
    “Problem di sini kan akibat tidak sinergi antara kebijakan Pemerintah Tangerang dengan Bogor. Perlu difasilitasi juga,” ucap Ade.
    Kapolres Bogor, AKBP Rio kemudian meminta jam operasional truk agar disinkronkan antara Pemprov Banten dengan Pemprov Jabar.
    Jam operasional berbenturan dengan waktu orangtua antar anak sekolah dan jemput anak, kemudian aktivitas warga di pasar.
    “Ini bisa menaikkan jumlah korban jiwa akibat kecelakaan,” kata Rio.
    Dedi menimpali, jalan Parung Panjang berarti “neraka” bagi warga Bogor.
    Neraka di jalan raya akibat penambangan, mobil tambang, polusi penambangan, dan dampak lingkungan. 
    Dedi Mulyadi berjanji akan membahas hal ini Rabu nanti.
    Dia akan membahasnya dengan Kadis PU, Kadis Perhubungan Pemprov Jabar, termasuk akan mengundang Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Banten.
    “Rabu kita bahas di sini (Mapolres),” kata Dedi.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Lewat Rumah Pangan, PNM Berdayakan Nasabah Dukung Asta Cita Prabowo – Page 3

    Lewat Rumah Pangan, PNM Berdayakan Nasabah Dukung Asta Cita Prabowo – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya ibu-ibu prasejahtera, melalui program Rumah Pangan PNM.

    Program ini tidak hanya mendukung ketersediaan dan akses pangan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pilar dalam mendukung program Makan Siang Bergizi yang diinisiasi oleh Pemerintah dalam rangka mewujudkan salah satu Asta Cita pemerintahan Prabowo, yaitu ketahanan pangan nasional.

    Salah satu penerima manfaat program ini adalah Ibu Aam, nasabah PNM Mekaar, yang mendapatkan bantuan bibit tanaman sayur seperti pakcoy, tomat, dan cabai. Selain itu, ia juga menerima pelatihan serta pendampingan dalam proses perawatan tanaman.

    Kini, hasil panennya tidak hanya mencukupi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga memberikan tambahan penghasilan melalui penjualan hasil tanamannya.

    PNM berkolaborasi dengan Jimmy Hantu Foundation dalam program Rumah Pangan PNM. Sebagai mitra strategis, Jimmy Hantu Foundation berperan sebagai offtaker hasil panen, sehingga ibu-ibu Mekaar yang mendapatkan program ini dapat memperoleh kepastian pasar dan meningkatkan pendapatan mereka secara berkelanjutan.

    Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen PNM dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga nasabah Mekaar.

    “PNM terus berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya memberdayakan perempuan prasejahtera melalui pembiayaan dan pendampingan usaha, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi mereka melalui sektor pangan. Program Rumah Pangan PNM diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” ujar Arief.

    Dengan program Rumah Pangan PNM, diharapkan semakin banyak ibu-ibu Mekaar yang mampu mencukupi kebutuhan pangan keluarganya secara mandiri sekaligus memperoleh penghasilan tambahan. PNM akan terus berinovasi dan memperluas cakupan program ini agar manfaatnya semakin luas dan berdampak positif bagi ketahanan pangan nasional.

  • Bahas Jalur Tambang Parungpanjang, Gubernur Jabar Terpilih Bakal Temui Pemprov Banten

    Bahas Jalur Tambang Parungpanjang, Gubernur Jabar Terpilih Bakal Temui Pemprov Banten

    JABAR EKSPRES – Gubernur Jawa Barat (Jabar) terpilih Dedi Mulyadi, akan melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk membahas teknis Jalan Tambang.

    Jalur Tambang tersebut, melintasi wilayah Cigudeg, Rumpin, dan terdapat juga pada kawasan perbatasan dengan Kabupaten Tangerang Banten, tepatnya di Jalan Raya Mohammad Toha, Parungpanjang.

    Rencananya, pelaksanaan itu dilaksanakan pada Rabu (12/2) mendatang di Polres Bogor.

    Dedi mengungkapkan, pembahasaan pada saat pertemuan mendatang perihal teknis buka tutup jam operasional pasa jalur penambangan.

    Kata dia, teknis pembahasan jam operasional buka tutup jalan itu sangat penting dilakukan agar tidak berbenturan dengan kepentingan warga.

    “Kita Rabu, kita mau bahas teknis ya, kalo teknis anggaran nya kita sudah siap,” ungkap Dedi di Mapolres Bogor, pada Sabtu (8/2).

    “Kita hanya membahas teknis tutup buka nya, teknis jam jam buka nya agar tidak berbenturan dengan kepentingan warga,” tutupnya.

    Diketahuhi, Dedi Mulyadi telah melakukan pertemuan dengan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bogor Rudy-Ade membahas jalur tambang.

    Pada unggahan akun Instagram pribadi @dedimulyadi71, dia menargetkan permasalahan jalan tambang harus selesai pada 2026 mendatang.

    “Gini saya engga mau pusing, jalan tambang 2026 selesai. Saya yang tanggung jawab,” kata Dedi dalam video tersebut.

  • Bahas Jalur Tambang Parungpanjang, Gubernur Jabar Terpilih Bakal Temui Pemprov Banten

    Gubernur Jawa Barat Terpilih Berencana Kunjungi Keluarga Korban Kecelakaan Beruntun di Gate Tol Ciawi 2

    JABAR EKSPRES – Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, menyampaikan rasa belasungkawa atas kecelakaan beruntun di Gate Tol Ciawi 2 dan berencana untuk mengunjungi keluarga korban.

    Dedi mengungkapkan niat tersebut langsung di Mapolres Bogor, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (8/2).

    “Saya menyampaikan belasungkawa dan saya akan datang,” kata Dedi kepada wartawan.

    Menurutnya, kecelakaan beruntun yang melibatkan banyak korban seperti ini selalu menjadi masalah serius yang harus dievaluasi, mulai dari kondisi jalan hingga kebiasaan pengendara.

    “Yang menjadi ancaman utama di jalan tol menurut saya saat ini adalah kendaraan bertonase tinggi dan besar,” jelasnya.

    Dedi menjelaskan bahwa kendaraan berat ini memiliki dua masalah utama, yaitu usia kendaraan yang sudah cukup tua dan kondisi pengemudi.

    Mengenai kondisi pengemudi, Dedi menyebutkan faktor psikologis yang mempengaruhi pengemudi mobil besar. Banyak dari mereka berusaha menghemat pengeluaran untuk keluarga, meskipun biaya operasional sangat tipis, termasuk biaya tol dan bahan bakar. “Sering kali mereka mencoba menghemat, dan penghematan ini bisa membahayakan keselamatan di jalan,” tuturnya.

    Diketahui sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di Gate Tol 2 Ciawi akibat rem blong pada truk tronton yang mengakibatkan korban tewas di tempat, di Bogor Timur, Kota Bogor, pada Selasa (4/2).

    Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di ruas Tol Bogor-Jakarta. Truk bermuatan galon air tersebut berjalan dari arah Ciawi menuju Jakarta dan diduga mengalami kerusakan pada sistem rem.

    Akibat insiden ini, tiga kendaraan terbakar habis dan tiga lainnya rusak. Delapan orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 11 orang lainnya mengalami luka-luka.

  • Ungkap Clandestine Lab Narkotika, Gubernur Jabar Terpilih Apresiasi Polres Bogor

    Ungkap Clandestine Lab Narkotika, Gubernur Jabar Terpilih Apresiasi Polres Bogor

    JABAR EKSPRES – Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat (Jabar) terpilih, memberikan apresiasi kepada Polres Bogor atas keberhasilannya mengungkap clandestine lab narkotika yang menghasilkan tembakau sintetis seberat 1 Ton.

    Dedi mengungkapkan bahwa Polres Bogor telah berhasil menjaga wilayah Bumi Tegar Beriman dari ancaman yang dapat merusak keutuhan bangsa, sekaligus melindungi masyarakat dari bahaya narkotika.

    Ia menegaskan bahwa narkotika adalah barang haram yang dapat merusak sistem tubuh, memengaruhi kinerja fisik dan mental seseorang. “Dengan keberhasilan ini, seluruh warga terhindar dari peristiwa yang dapat merusak daya ingat, daya pikir, dan daya tahan tubuh mereka,” ujar Dedi Mulyadi setelah pertemuan di Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (8/2).

    Lebih lanjut, Dedi menilai bahwa temuan narkotika seberat 1,2 Ton yang nilainya mencapai Rp 350 miliar ini merupakan ancaman serius bagi masyarakat. “Ini adalah ancaman yang sistemik dan luar biasa, bukan hanya dari sisi peristiwa kriminal, tetapi juga dari aspek geopolitik dan geostrategis,” tambahnya.

    Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengimbau masyarakat untuk lebih peduli dan saling menjaga satu sama lain dari penggunaan narkotika serta aktivitas ilegal terkait. Ia juga meminta agar setiap aktivitas mencurigakan, termasuk pergerakan orang asing atau kegiatan yang tidak biasa, segera dilaporkan kepada pihak berwenang, baik RT/RW maupun kepolisian.

    “Jika ada aktivitas mencurigakan atau orang asing yang tidak berbaur, segera teliti bersama RT/RW, dan laporkan kepada kami atau bhabinkamtibmas untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolres.

    Sebagai informasi, pada Rabu (5/2), Polres Bogor bersama Polda Jabar dan Mabes Polri berhasil mengungkap clandestine lab narkotika terbesar di Jawa Barat tahun ini, yang berlokasi di kawasan perumahan elit Sentul. Polisi berhasil mengamankan 1 Ton tembakau sintetis yang diperkirakan bernilai Rp 350 miliar.

  • Dedi Mulyadi Bakal Larang Sekolah Jual LKS hingga Study Tour

    Dedi Mulyadi Bakal Larang Sekolah Jual LKS hingga Study Tour

    JABAR EKSPRES – Gubernur Jabar Terpilih Dedi Mulyadi bakal melarang sekolah di Jabar untuk jual LKS hingga study tour yang membebani siswa, gagasan itu diungkapkan melalui media sosial resminya.

    Mulanya, Dedi Mulyadi tengah menggelar rapat dengan sejumlah pejabat Pemprov Jabar, membahas terkait keberlangsungan pendidikan di Jabar.

    Dalam kesempatan itu ia menyampaikan dengan tegas bahwa jangan ada lagi praktek jual beli seragam di sekolah, termasuk buku maupun LKS.

    BACA JUGA: Akui Bakal Tindak Tegas Sekolah yang Cari Untung, Dedi Mulyadi: setelah Dilantik Saya akan Melangkah!

    “Jual LKS macem-macem gak usah, seragam jangan disiapin sekolah, sudah jangan jadi penyakit,” ucapnya dalam kegiatan yang juga diposting dalam akun tiktoknya itu.

    Gagasan itu kemudian dipertegas dalam pernyataan yang dibagikan melalui akun instagramnya. Dedi menuturkan, sekolah jangan lagi menjadi ladang transaksi perdagangan.

    Karena itu berbagai kegiatan perdagangan perlu dihindari. “Tidak boleh lagi jual buku, LKS, seragam. Sekolah tidak boleh lagi laksanakan study tour yang di dalamnya ada pungutan,” jelasnya.

    BACA JUGA: Sekolah Swasta Sesalkan Pernyataan Dedi Mulyadi yang Tidak Bisa Bedakan  BPMU dan Tunggakan Ijazah

    Masih kata Dedi, kegiatan lain yang mengarah pada pungutan pada siswa juga perlu dihindari.

    “Termasuk kegiatan seperti renang dan sejenisnya yang ada pungutan, ini akan menimbulkan kecurigaan dan jadi tekanan psikologis pada guru,” ucapnya.

    Dalam kesempatan itu, Dedi juga menyuarakan untuk mengurangi berbagai beban administrasi pada guru ataupun kepala sekolah. Karena itu pihaknya bakal menghitung dan mempersiapkan tenaga administrasi di lingkungan sekolah.

    BACA JUGA: KAI Siap Wujudkan Mimpi Dedi Mulyadi Soal Jabar Miliki KRL Bandung Raya

    Ia juga berpesan kepada guru agar lebih fokus dalam tugasnya mengajar, guru jangan sibuk ngonten yang tidak berkaitan dengan tugasnya mengajar.

    Masih kata Dedi, pihaknya juga bakal mendorong kucuran bantuan anggaran dari Pemprov Jabar ke sekolah agar lebih fleksibel. Sehingga bisa menyentuh kebutuhan untuk kegiatan ekstrakurikuler, termasuk kegiatan yang muncul tiba-tiba di sekolah.(son)

  • PNM Ingin Usaha Ultra Mikro Diperkuat

    PNM Ingin Usaha Ultra Mikro Diperkuat

    Jakarta: PT Permodalan Nasional Madani (PNM) ingin sinergi dalam ekosistem holding ultra mikro diperkuat. Sebab pertumbuhan ekonomi inklusif tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri. 

    Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menegaskan pentingnya penguatan kapasitas dan pendampingan bagi pengusaha ultra mikro dan mikro sebagai upaya mempercepat inklusi keuangan.

    “PNM tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi memastikan bahwa para nasabah mendapatkan pendampingan yang tepat guna meningkatkan daya saing usaha mereka. Kolaborasi yang kuat dalam holding ultra mikro menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan ini,” kata Arief dalam acara Meet The CEO 2025 di Ballroom The Gade Tower.

    Menurutnya, acara Meet The CEO 2025 menjadi ajang strategis dalam memberdayakan masyarakat prasejahtera.

    CEO BRI Group Sunarso menekankan pentingnya kolaborasi dalam ekosistem holding ultra mikro.

    “Keberhasilan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif tidak dapat dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi yang erat antara seluruh entitas dalam ekosistem holding ultra mikro agar dampaknya semakin luas dan berkelanjutan,” kata Sunarso.

    Sunarso mengapresiasi peran PNM dalam memberdayakan perempuan prasejahtera dan UMKM, serta menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

    “Dengan fokus pada sustainable growth, saya mengajak seluruh pihak untuk terus berinovasi dan bekerja bersama dalam menciptakan masa depan yang lebih baik,” katanya.

    Acara Meet The CEO 2025 diisi berbagai diskusi dan sesi interaktif guna merumuskan langkah-langkah strategis yang akan ditempuh untuk memperkuat peran PNM dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

    Sebagai bagian dari holding ultra mikro, PNM ingin pengusaha UMKM semakin mandiri dan berdaya saing. Dengan kolaborasi yang erat dan visi yang selaras, diyakini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

    Jakarta: PT Permodalan Nasional Madani (PNM) ingin sinergi dalam ekosistem holding ultra mikro diperkuat. Sebab pertumbuhan ekonomi inklusif tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri. 
     
    Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menegaskan pentingnya penguatan kapasitas dan pendampingan bagi pengusaha ultra mikro dan mikro sebagai upaya mempercepat inklusi keuangan.
     
    “PNM tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi memastikan bahwa para nasabah mendapatkan pendampingan yang tepat guna meningkatkan daya saing usaha mereka. Kolaborasi yang kuat dalam holding ultra mikro menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan ini,” kata Arief dalam acara Meet The CEO 2025 di Ballroom The Gade Tower.

    Menurutnya, acara Meet The CEO 2025 menjadi ajang strategis dalam memberdayakan masyarakat prasejahtera.
     
    CEO BRI Group Sunarso menekankan pentingnya kolaborasi dalam ekosistem holding ultra mikro.
     
    “Keberhasilan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif tidak dapat dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi yang erat antara seluruh entitas dalam ekosistem holding ultra mikro agar dampaknya semakin luas dan berkelanjutan,” kata Sunarso.
     
    Sunarso mengapresiasi peran PNM dalam memberdayakan perempuan prasejahtera dan UMKM, serta menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
     
    “Dengan fokus pada sustainable growth, saya mengajak seluruh pihak untuk terus berinovasi dan bekerja bersama dalam menciptakan masa depan yang lebih baik,” katanya.
     
    Acara Meet The CEO 2025 diisi berbagai diskusi dan sesi interaktif guna merumuskan langkah-langkah strategis yang akan ditempuh untuk memperkuat peran PNM dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
     
    Sebagai bagian dari holding ultra mikro, PNM ingin pengusaha UMKM semakin mandiri dan berdaya saing. Dengan kolaborasi yang erat dan visi yang selaras, diyakini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (FZN)

  • Dedi Mulyadi Tiba-tiba Dicegat Siswi SMA yang Adukan Pemotongan PIP
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        7 Februari 2025

    Dedi Mulyadi Tiba-tiba Dicegat Siswi SMA yang Adukan Pemotongan PIP Bandung 7 Februari 2025

    Dedi Mulyadi Tiba-tiba Dicegat Siswi SMA yang Adukan Pemotongan PIP
    Editor
    KOMPAS.com
    – Gubernur
    Jawa Barat
    terpilih,
    Dedi Mulyadi
    mengadakan kunjungan ke SMA Negeri 7
    Cirebon
    , Jumat (7/2/2025). Usai kunjungan, Dedi tiba-tiba dicegat dua siswi sekolah tersebut.
    Dua siswi itu kemudian melaporkan pemotongan bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP).
    “PIP kita diambil, dipotong. PIP sumbangan dari partai,” kata salah seorang siswi yang dilansir dari video
    Tribun Jabar
    dan dikonfirmasi ulang
    Kompas.com
    ke Dedi Mulyadi, Jumat.
    Dedi meluruskan pernyataan siswi tersebut bahwa PIP bukan sumbangan dari partai. Tetapi sumbangan pendidikan dari pemerintah.
    “Biasanya diurus oleh para anggota DPR RI yang punya dapil,” jelas Dedi.
    Anggota dewan biasanya mempunyai kegiatan melalui program PIP tersebut.
    “Masalahnya apa program PIP?” tanya Dedi.
    Siswi tersebut menjelaskan, ia mendapat bantuan Rp 1,8 juta per tahun. Namun dipotong Rp 250.000.
    “Jadi dapat jatah dari pemerintah nih, melalui anggota DPR, dapat jatah satu tahun Rp 1,8 juta kemudian dipotong Rp 250.000?” tanya Dedi lagi lantas diiyakan siswi tersebut.
    Dedi kemudian menanyakan cara pemotongan bantuan itu seperti apa? Menurut siswi tersebut, buku tabungan, ATM dan PIN ada di pihak sekolah.
    Bahkan nomor PIN disamakan tiap siswa. “PIN kan tak boleh orang lain tahu,” kata Dedi yang makin penasaran.
    Siswi tersebut menyampaikan sekolah mengetahui nomor PIN untuk penarikan bantuan PIP. Jika nomor PIN berbeda, maka siswa harus menginformasikan kepada sekolah.
    “PIN harusnya rahasia,” jelas Dedi.
    Siswi tersebut mengatakan, uang bantuan diambilkan oleh pihak sekolah.
    Keluhan lain yang disampaikan dua siswi tersebut yakni adanya sumbangan masjid. Meski bersifat infak, namun jumlah sumbangan telah dipatok yakni Rp 150.000.
    Karena buru-buru ada tugas lain, Dedi meminta nomor WA siswi tersebut.
    “Nanti kami WA,” kata Dedi.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.