Tag: Mulyadi

  • United Luncurkan Motor Listrik Baru, Harganya Rp 22 Jutaan

    United Luncurkan Motor Listrik Baru, Harganya Rp 22 Jutaan

    Jakarta

    PT Terang Dunia Internusa (TDI) selaku produsen United Bike di Indonesia resmi meluncurkan motor listrik baru di Indonesia International Motor Show atau IIMS 2025. Kendaraan tersebut bernama Avand SL150 dan hanya dibanderol Rp 20 jutaan!

    Melalui keterangan resminya, Direktur UNTD, Andrew Mulyadi mengatakan, United Avand SL150 merupakan motor listrik yang dirancang untuk penggunaan sehari-hari. Itulah mengapa, kendaraan tersebut punya dimensi yang kompak.

    “Avand SL150 dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia akan motor listrik berkualitas dengan harga yang ekonomis namun memiliki spesifikasi yang unggul dan cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari,” ujar Andrew melalui keterangan resminya, dikutip Sabtu (15/2).

    United Avand SL150 punya ukuran yang sama seperti motor-motor matic entry level. Tunggangan tersebut punya ketinggian jok 790 mm, jarak sumbu roda 1.345 mm dan ground clearance 175 mm. Meski demikian lower deck-nya cukup luas, yakni 350 x 400 mm.

    Pabrikan membekalinya dengan motor listrik 2.700 watt yang mampu membuat kendaraan melaju 70 km/jam dengan tiga mode berkendara. Selain itu, ada fitur boost mode untuk melesat lebih kencang dan reverse mode untuk berjalan mundur.

    United Avand SL150 menggunakan baterai Lithium 72V 26Ah yang removable, serta memiliki slot untuk 2 baterai yang dapat diaktifkan sekaligus. Penggunaan baterai tersebut membuat pengisian daya lebih cepat, yakni 2,5 jam untuk nol ke 80 persen.

    Dengan kombinasi dua baterai itu, Avand SL150 dalam kondisi penuh bisa melaju sejauh 185 km. Catatan tersebut sudah terbilang lumayan untuk skuter listrik perkotaan.

    Kemudian untuk fiturnya ada soket USB Type A & C, panel instrumen digital dengan layar LCD, Hill Start Assist yang mencegah kendaraan mundur saat berada di tanjakan, dan masih banyak lagi.

    United Avand SL150 sudah mulai dipasarkan di Indonesia. Konsumen di kawasan Jabodetabek yang hendak membelinya cukup menyiapkan mahar Rp 22,5 juta!

    (sfn/dry)

  • Ketika Anak Petani Bawang Bisa Berangkat ke Korea

    Ketika Anak Petani Bawang Bisa Berangkat ke Korea

    Liputan6.com, Jakarta – Seorang Account Officer Mikro (AOM) dari Kediri PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Murwoto mendapat reward berupa perjalanan ke Korea Selatan. Reward ini atas dedikasi dan kinerjanya yang mendukung keluarga prasejahtera mengembangkan usaha mereka.

    Oto, panggilan akrabnya, merupakan sosok inspiratif yang berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai petani bawang merah dan berusaha keras untuk menguliahkannya. Dengan ketekunan dan kerja keras, Oto berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi berkat dukungan penuh dari orang tuanya.

    Ia memutuskan bergabung dengan PNM pada tahun 2021 dan mendedikasikan dirinya untuk membantu masyarakat kecil dalam meningkatkan taraf hidup melalui pemberdayaan ekonomi dan akses permodalan.

    Saat mengetahui dirinya terpilih menjadi salah satu dari 89 Insan PNM yang mendapatkan reward wisata ke Korea Selatan, Oto merasa sangat terharu karena belum pernah terbayang akan terbang ke luar negeri.

    “Saya sangat kaget saat diinfokan kalau mendapat reward ke Korea, rasanya kaya mimpi seorang anak petani bawang bawang bias menginjakkan kaki di negeri Ginseng,” katanya.

    Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menyampaikan apresiasinya kepada Insan PNM yang berasal dari keluarga akar rumput dan mau mendedikasikan dirinya untuk membantu keluarga lain untuk meraih kehidupan yang lebih baik bersama PNM.

    “Sebuah kebanggaan bagi kami memiliki karyawan yang telah berupaya memberi nilai lebih dalam mendampingi nasabah mikro dan ultra mikro. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kami atas komitmen dan kontribusi Insan PNM terpilih dalam memberdayakan perempuan prasejahtera dan keluarga kecil yang ingin mengembangkan usaha mereka,” ujar Arief.

    Menurut Arief, Account Officer memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada nasabah, memastikan mereka mendapatkan manfaat maksimal dari pelayanan PNM. Dengan kegigihan dan ketulusan, mereka berhasil membantu banyak keluarga untuk lebih mandiri secara ekonomi.

    “Perjalanan ini bukan hanya untuk memberikan inspirasi dan pengalaman baru bagi para karyawan berprestasi tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh karyawan PNM untuk terus berkontribusi dalam misi pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil di akar rumput,” imbuh Arief.

    PNM berkomitmen untuk terus memberikan penghargaan kepada karyawan-karyawan yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya, sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang penuh semangat dan inovasi.

  • Dedi Mulyadi Minta SMAN 6 Depok Tiadakan "Study Tour" ke Bali karena Bebani Siswa
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        15 Februari 2025

    Dedi Mulyadi Minta SMAN 6 Depok Tiadakan "Study Tour" ke Bali karena Bebani Siswa Bandung 15 Februari 2025

    Dedi Mulyadi Minta SMAN 6 Depok Tiadakan “Study Tour” ke Bali karena Bebani Siswa
    Editor
    KOMPAS.com
    – Gubernur
    Jawa Barat
    terpilih,
    Dedi Mulyadi
    meminta kegiatan
    study tour

    SMAN 6 Depok
    ke Bali ditiadakan.
    Hal ini disampaikan Dedi setelah mendengar ada keluhan dari sejumlah pihak yang keberatan dengan biaya
    study tour
    tersebut.
    “Saya meminta kepada kepala sekolah SMAN 6 Depok, enggak usah deh
    study tour
    -nya,” kata Dedi saat dikonfirmasi
    Kompas.com
    , Sabtu (15/2/2025).
    Menurut Dedi, biaya
    study tour
    ke Bali sekitar Rp 3,5 juta. Jika ditambah uang saku dan biaya jajan, maka orang tua harus mengeluarkan uang sekitar Rp 4,5 juta hingga Rp 5,5 juta.
    “Memang saya belum dilantik. Jadi hanya bisa bersifat imbauan, belum bisa membuat sesuatu yang tertulis menjadi keputusan Gubernur. Tetapi mari kita belajar cerdas,” tegas Dedi.
    Dia menjelaskan,
    study tour
    itu adalah sebuah orientasi berpikir yang bisa digunakan untuk dunia pendidikan. Selain itu mengarahkan anak-anak dalam melakukan pengkajian, penelitian, pada sebuah tempat yang dikunjungi.
    Kalau mau fokus pada kalimat
    study tour
    , jelas Dedi, sebenarnya gampang. Banyak sekali tempat di Depok yang bisa menjadi objek studi.
    “Sampah di Depok menjadi masalah besar itu bisa menjadi rangkaian studi, di mana anak-anak jurusan biologi atau IPA bisa menggunakan metodologi bakteri sebagai mengurai sampah dengan menggunakan R4 (
    reduce, reuse, recycle, replace
    ), jelas Dedi.
    Sampah diurai sejak di rumah. Bagi sampah plastik karena tidak bisa diurai, bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang produktif lainnya.
    Sekolah bisa menggerakkan siswanya melakukan penelitian, berstudi ke tiap rumah, untuk belajar cara memilah sampah organik dan anorganik sehingga tidak jadi problem.
    “Kemudian bisa pergi ke industri yang ada di sekitar kita. Mempelajari percepatan proses produksi bagaimana menggunakan robot sebagai kekuatan teknologi hari ini, bagaimana proses produksi minyak goreng dari hulu sampai hilir, membuat motor, tekstil dan industri lainnya,” kata Dedi.
    Namun lanjut dia, jika pergi ke tempat-tempat rekreatif, itu bukan
    study tour
    . Hal demikian namanya piknik atau berwisata.
    “Sudahlah enggak usah pakai kalimat studi-studian. Itu namanya piknik,” ujarnya.
    Yang jadi pertanyaan, kata Dedi, setiap orang piknik? “Boleh. Boleh banget dan itu hak setiap orang,” kata dia.
    Yang tidak boleh, menurut Dedi, hal ini menjadi kebijakan di sebuah lembaga pendidikan formal, dimana orang-orangnya adalah orang-orang akademis yang pernah kuliah, baik S1 maupun S2.
    “Hak setiap orang boleh, keluarga piknik ke puncak, boleh. Tidak ada yang melarang asal punya uang,” katanya.
    Lebih lanjut, Dedi mengatakan,
    study tour
    akan menjadi problem manakala anak-anak yang tidak bisa ikut study tour menjadi minder di sekolah. Kemudian anak marah kepada orang tuanya yang tidak mampu memenuhi keinginannya untuk study tour.
    “Enggak usah (
    study tour
    ) deh, gunakan uangnya untuk kepentingan yang lain. Kalau orangtuanya yang mampu silakan saja piknik sama keluarganya,” jelas Dedi.
    Hal serupa berlaku dengan di kantor pemerintah yang disoroti Dedi. Dia mempersilakan pegawai pemerintah yang ingin piknik ke Yogyakarta maupun Bali.
    “Itu hak individu, pergi saja sama keluarga. Tapi jangan numpang di kegiatan pemerintah menjadi studi banding, kunjungan kerja, ke Yogya, Bali, Lombok atau sampai Jepang, Inggris, Prancis,” sebut Dedi.
    Kalau mau ke luar negeri, silakan memakai uang sendiri. Jangan memakai uang negara.
    “Mau pergi ke manapun silakan pergi. Jangan berkamuflase atas nama studi banding, study tour, menggunakan uang negara, atau kalau
    study tour
    menjadikan orang tuanya repot,” tegas Dedi.
    Dia menambahkan, tidak ada maksud apapun melarang
    study tour
    yang harus mengeluarkan atau memungut uang besar. Dedi mengajak semua pihak berpikir yang objektif, bertindak yang efektif agar dunia pendidikan semakin maju.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Peringati Bulan K3, Bandara Soekarno-Hatta gelar `Ramp & Terminal Safety Campaign`

    Peringati Bulan K3, Bandara Soekarno-Hatta gelar `Ramp & Terminal Safety Campaign`

    Foto: Mus Mulyadi/Radio Elshinta

    Peringati Bulan K3, Bandara Soekarno-Hatta gelar `Ramp & Terminal Safety Campaign`
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Jumat, 14 Februari 2025 – 18:58 WIB

    Elshinta.com – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta menggelar Apel Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional serta Pencanangan Ramp Safety Campaign (RSC) dan Terminal Safety Campaign (TSC) pada 6-14 Februari 2025. 

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan budaya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan bandara, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Mus Mulyadi. 

    Sebagai bagian dari Terminal Safety Campaign, berbagai kegiatan dilaksanakan di sisi darat (land side) untuk meningkatkan kesadaran keselamatan, seperti senam bersama, sosialisasi dan pelatihan pemadaman api, inspeksi OPAL (Operasi Penertiban Arus Listrik), serta inspeksi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability). Program ini bertujuan memastikan lingkungan terminal tetap aman, nyaman, dan sesuai standar keselamatan.  

    Sementara itu, Ramp Safety Campaign berfokus pada sisi udara (airside) untuk memastikan seluruh peralatan operasional penerbangan berfungsi optimal. Beberapa peralatan yang menjadi perhatian utama dalam kampanye ini meliputi Ground Power Unit (GPU) sebagai penyuplai kelistrikan pesawat, baggage conveyor loader, aircraft towing tractor, serta berbagai fasilitas lainnya.  

    Selain pengecekan peralatan, kegiatan ini juga mencakup audit keselamatan, razia kendaraan dan personel di sisi udara, serta pembersihan Foreign Object Debris (FOD) sebagai bagian dari implementasi budaya keselamatan di lingkungan bandara. Upaya ini dilakukan guna meminimalisir potensi risiko dan memastikan operasional penerbangan berjalan lancar.  

    Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, M. Holik Muardi mengatakan, “Aspek keselamatan dan kesehatan kerja menjadi prioritas utama dalam operasional Bandara Soekarno-Hatta. Melalui pelaksanaan Ramp Safety Campaign dan Terminal Safety Campaign dalam rangka Bulan K3 Nasional ini, kami berharap seluruh pihak yang beraktivitas di bandara semakin sadar akan pentingnya penerapan prosedur keselamatan.”  

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas bandara, instansi pemerintah, serta mitra kerja guna memastikan implementasi budaya keselamatan yang lebih baik dan berkelanjutan. 

    Diharapkan dengan adanya kampanye ini, tingkat keselamatan dan efisiensi operasional di Bandara Soekarno-Hatta dapat terus meningkat.  

    Bandara Soekarno-Hatta akan terus berkomitmen dalam menjaga standar keselamatan dan kesehatan kerja di seluruh area operasional. Berbagai upaya akan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan lingkungan bandara yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa maupun pekerja di dalamnya.

    Sumber : Radio Elshinta

  • Besok, 239 Kepala Daerah Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Ada Bobby Nasution dan Pramono Anung

    Besok, 239 Kepala Daerah Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Ada Bobby Nasution dan Pramono Anung

    Besok, 239 Kepala Daerah Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Ada Bobby Nasution dan Pramono Anung
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Sebanyak 239
    kepala daerah
    terpilih hasil Pemilihan
    Kepala Daerah
    (Pilkada) Serentak 2024 akan melakukan registrasi pelantikan dan menjalani
    pemeriksaan kesehatan
    di Kantor Kementerian Dalam Negeri (
    Kemendagri
    ) pada Sabtu (15/2/2025) besok.
    Dilansir dari surat radiogram Kemendagri nomor 100.2.1.3/644/SJ yang dikeluarkan 11 Februari 2025, 239 kepala daerah ini akan menjalani hari pertama pemeriksaan kesehatan.
    Sementara itu, sisanya 242 kepala daerah terpilih dijadwalkan menjalani pemeriksaan kesehatan dan registrasi pelantikan pada Minggu (16/2/2025).
    Sebagaimana radiogram Kemendagri, terdapat nama-nama besar yang akan menjalani pemeriksaan kesehatan hari pertama, seperti Menantu Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang terpilih menjadi Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution.
    Kemudian, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat terpilih, Mahyeldi an Vasko Ruseimy.
    Selanjutnya, Ada Gubernur-Wakil Gubernur Riau, Abdul Wahid-Hariyanto; Gubernur-Wakil Gubernur Jambi Al Haris-Abdullah Sani; dan Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru-Cik Ujang.
    Lima pasang gubernur-wakil gubernur terpilih yang akan menjalani sesi pertama pukul 08.00-10.00 WIB untuk pemeriksaan kesehatan dan registrasi bersama 73 bupati-wakil bupati di masing-masing provinsi yang mereka pimpin.
    Sesi kedua pukul 10.00-12.00 WIB, ada nama besar seperti Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta tepilih, Pramono Anung-Rano Karno; Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan; dan Gubernur-Wakil Gubernur Banten Andra Soni-Achmad Dimyati Natakusumah.
    Sesi ketiga yang akan dimulai pukul 13.00-15.00 WIB, ada nama Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi-Taj Yasin dan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak.
    Dalam sesi ini, Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Kediri terpilih, Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan.
    Diketahui Hanindito merupakan anak dari Gubernur Jakarta terpilih Pramono Anung.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kebijakan Berubah, Biaya Retreat yang Sudah Ditransfer Wali Kota Cirebon Dikembalikan
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        14 Februari 2025

    Kebijakan Berubah, Biaya Retreat yang Sudah Ditransfer Wali Kota Cirebon Dikembalikan Regional 14 Februari 2025

    Kebijakan Berubah, Biaya Retreat yang Sudah Ditransfer Wali Kota Cirebon Dikembalikan
    Tim Redaksi
    CIREBON, KOMPAS.com
    – Pemerintah Daerah
    Kota Cirebon
    , Jawa Barat, telah mentransfer biaya kegiatan
    orientasi Kepemimpinan
    Retreat di Magelang sebesar Rp 22 juta, yang mencakup biaya selama delapan hari atau Rp 2.750.000 per hari.
    Pembayaran tersebut dilakukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cirebon.
    Penjabat Wali Kota Cirebon,
    Agus Mulyadi
    , menjelaskan bahwa transfer dana tersebut dilakukan setelah beredarnya surat dari Menteri Dalam Negeri nomor 200.5./628/SJ yang mengatur tentang
    Orientasi Kepemimpinan
    Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025.
    Dalam surat tersebut, biaya yang dibebankan kepada APBD mencakup akomodasi, konsumsi, serta transportasi pulang-pergi dari daerah ke Magelang, termasuk beberapa item pakaian dinas yang harus disiapkan.
    Namun, setelah dana tersebut ditransfer kepada tim panitia lewat rekening PT Lembah Tidar Indonesia, uang yang telah dibayarkan kemudian dikembalikan kepada Pemerintah Daerah Kota Cirebon.
    Pengembalian dana ini dilakukan oleh pemerintah pusat berdasarkan surat susulan dari Menteri Dalam Negeri yang menyatakan bahwa kegiatan retreat sepenuhnya ditanggung oleh Dipa Kemendagri, sehingga uang yang telah disetorkan harus dikembalikan.
    Agus juga menjelaskan bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih akan menjalani prosesi pelantikan pada Kamis, 20 Februari 2025.
    Setelah pelantikan, Wali Kota terpilih akan langsung berangkat ke Magelang, sementara Wakil Wali Kota akan kembali ke Cirebon.
    “Nanti Bu Wakil akan berangkat mendampingi pada tanggal 28, saat pengarahan langsung dari Pak Presiden,” tambah Agus.
    Dengan demikian, persiapan untuk kegiatan
    orientasi kepemimpinan
    ini akan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah pusat, memastikan tidak ada beban tambahan bagi APBD Kota Cirebon.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Proyek PT Budi Agung Sentosa di Rancaekek Diduga Langgar Aturan, Truk Pengangkut Tanah Kotori Jalan Nasional!

    Proyek PT Budi Agung Sentosa di Rancaekek Diduga Langgar Aturan, Truk Pengangkut Tanah Kotori Jalan Nasional!

    JABAR EKSPRES –  Jalan Raya Bandung-Garut, di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung kondisinya berdebu. Diduga Jalan Nasional tersebut terkena tumpahan tanah proyek yang sedang dikerjakan oleh  PT Budi Agung Sentosa.

    Kondisi ini sempat viral di media sosial dan banyak mengundang komentar dari netizen yang menyebutnya seperti kondidi di gurun pasir.

    Berdasarkan pantauan langsung, truk pengangkut tanah yang berasal dari Proyek PT Budi Agung Sentosa hilir mudik membawa tanah.

    BACA JUGA: 194 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan di Jalur Tambang Parungpanjang, Dedi Mulyadi Berikan Solusi!

    Akan tetapi karena muatan berlebih, tanah tersebut sampai berceceran di tengah jalan. Sehingga mengakibatkan jalan menjadi berdebu dan menganggu pengguna jalan. Kondisi ini jelas sangat mengangu para pengguna jalan. Khususnya pengendara roda dua.

    Vikram, 29 tahun mengaku sangat terganggu ketika akan berangkat kerja dengan kondisi jalan berdebu itu. Sebab, meski sudah menggunakan pelindung, debu sering masuk ke mata.

    ‘’Ini kan sangat membahayakan karena bisa saja pengendara akan terganggu dengan kondisi jalan yang penuh dengan tanah itu,’’ kata dia.

    BACA JUGA: Pendapatan Parkir Kabupaten Bandung Masih Seret, BPK Berikan Catatan Penggunaan Tapping Box

    Menurut keterangan sejumlah warga di lokasi dekat proyek pembangunan, PT Budi Agung Sentosa dikabarkan sedang membangun pabrik baru.

    Sejumlah truk pengangkut pasir, sirtu, bebatuan hingga tanah terlihat hilir-mudik keluar-masuk area proyek yang ada di lokasi pabrik PT Budi Agung Santosa itu.

    Ketika dikonfirmasi terkait masalah ini Humas PT Budi Agung Sentosa Dewi Purnamasari enggan memberikan respon dan tidak menjawab telpon maupun WhatsApp Jabar Ekspres.

    BACA JUGA: 79 Titik Prostitusi Ada di Jabar, Tenyata Bekasi dan Indramayu Paling Banyak!

    Sementara itu, Pengamat Transportasi sekaligus Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno mengatakan, sebuah proyek harus mengantongi izin Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).

    Dalam aturannya harus menyediakan kolam untuk membersihkan kendaraan. Sedangkan jalan yang dekat area proyek harus selalu dibersihkan agar tidak berdebu atau licin.

    BACA JUGA: Pemerintah Harus Hadir untuk Tangani Masalah Tempat Prostitusi di Jabar!

  • Penumpang Kereta Cepat Kini Bisa Jajan Aneka Camilan Kripik di Seluruh Area Layanan Whoosh – Halaman all

    Penumpang Kereta Cepat Kini Bisa Jajan Aneka Camilan Kripik di Seluruh Area Layanan Whoosh – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Guna memperkuat ekosistem usaha mikro dan kecil di Indonesia, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bakal menyediakan produk-produk nasabah di area layanan Whoosh Kereta Cepat.

    Produk-produk tersebut diantaranya camilan aneka keripik yang dibuat oleh nasabah PNM Mekaar, Indriyani. Perjalanan Indri dalam membangun usaha Emdi Kripik ini membuktikan bahwa keberanian untuk memulai sesuatu yang baru bisa membawa perubahan besar.

    Dari seorang ibu rumah tangga sederhana, kini ia menjadi pengusaha sukses yang mampu mengangkat taraf hidup keluarganya serta menginspirasi perempuan lain di sekitarnya untuk berani bermimpi dan berusaha.

    Sementara, Ratnamoy merupakan produk makanan ringan hasil kreasi Ibu Ratna, yang juga merupakan nasabah PNM Mekaar.

    Direktur Utama Arief Mulyadi PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Arief Mulyadi mengatakan inisiatif ini merupakan langkah nyata PNM dalam memperkuat ekosistem usaha mikro dan kecil.

    “Kami ingin memastikan bahwa produk-produk nasabah PNM dapat dikenal lebih luas dan memiliki daya saing di pasar modern,” ujar Arief dalam keterangan resmi, Kamis(13/2/2025).

    Untuk merealisasikan hal tersebut, PNM menggandeng toko ‘ICY and SPICY’ serta ‘Crunchy Buddy’ yang berada di area layanan Whoosh Kereta Cepat.

    “Dengan adanya kerja sama ini, lanjut Arief, PNM berharap nasabah PNM semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas produk mereka dan mengembangkan usaha lebih besar lagi,” kata Arief.

    PNM akan terus menghadirkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan daya saing produk lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pemberdayaan perempuan.

    “Ke depan, PNM berharap ekonomi kerakyatan di Indonesia semakin tangguh, berkelanjutan, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tutup Arief.

     

  • Nasabah PNM Melesat Bersama Whoosh Kereta Cepat

    Nasabah PNM Melesat Bersama Whoosh Kereta Cepat

    PIKIRAN RAKYAT – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus berkomitmen dalam mendukung perkembangan usaha mikro dan kecil di Indonesia. Melalui program PNM Mekaar, nasabah tidak hanya mendapatkan akses permodalan, tetapi juga pendampingan dan kesempatan untuk memperluas pasar mereka.

    Kini, produk-produk unggulan dari nasabah PNM resmi hadir di store ICY & SPICY serta Crunchy Buddy, yang berada di area layanan Whoosh Kereta Cepat, membuka peluang baru bagi para pengusaha perempuan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

    Nasabah PNM Mekaar, Indriyani yang sukses membangun usaha aneka keripik dengan merek Emdi Kripik. Perjalanan Ibu Indri dalam dunia usaha membuktikan bahwa keberanian untuk memulai sesuatu yang baru bisa membawa perubahan besar. Dari seorang ibu rumah tangga sederhana, kini ia menjadi pengusaha sukses yang mampu mengangkat taraf hidup keluarganya serta menginspirasi perempuan lain di sekitarnya untuk berani bermimpi dan berusaha.

    Selain Emdi Kripik, produk unggulan lainnya yang kini tersedia adalah Ratnamoy, makanan ringan hasil kreasi Ibu Ratna, yang juga merupakan nasabah PNM Mekaar. Dengan hadirnya produk-produk ini di store ICY & SPICY serta Crunchy Buddy, nasabah PNM kini memiliki akses pasar yang lebih luas, termasuk para penumpang Whoosh Kereta Cepat yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

    Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan langkah nyata PNM dalam memperkuat ekosistem usaha mikro dan kecil. “Kami ingin memastikan bahwa produk-produk nasabah PNM dapat dikenal lebih luas dan memiliki daya saing di pasar modern. Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap nasabah kami semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas produk mereka dan mengembangkan usaha lebih besar lagi,” ujar Arief.

    PNM akan terus menghadirkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan daya saing produk lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pemberdayaan perempuan. Ke depan, PNM berharap ekonomi kerakyatan di Indonesia semakin tangguh, berkelanjutan, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. ***

     

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • 194 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan di Jalur Tambang Parungpanjang, Dedi Mulyadi Berikan Solusi!

    194 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan di Jalur Tambang Parungpanjang, Dedi Mulyadi Berikan Solusi!

    JABAR EKSPRES – Selama enam tahun terakhir jalur tambang Parungpanjang yang ada di Kabupaten Bogor sudah menelan 194 orang yang meninggal akibat kecelakaan.

    Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi mengatakan, warga tersebut meninggal akibat kelalaian dalam pengelolaan jalan dan terjadi kecelakaan.

    Banyak kendaraan truk dengan tonase besar melintas di jalur Parungpanjang. Hal ini terjadi karena adanya aktivitas tambang.

    BACA JUGA: Truk Tambang di Bogor Akan Memiliki Jalur Khusus  

    Sebagai bentuk perhatian pemerintah, Dedi Mulyadi berjanji akan memberikan santunan kepada para korban kecelakaan di Jalur Parungpanjang sebesar Rp 50 juta sampai dengan Rp 100 juta.

    ‘’Jadi nanti kami akan berikan kompensasi, sebagai bentuk perhatian pemerintah, meski ini terlambat, pemprov Jabar akan  berikan perhatian,’’ ujarnya.

    Sebelumnya, untuk mengatasi jalur tambang di Parungpanjang, Dedi Mulyadi menggelar pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Banten.

    BACA JUGA: Tambang Liar di Jawa Barat Merajalela, Pengawasan dan Penindakan Lemah!  

    Menurutnya, jalur tambang yang ada di Parungpanjang Kabupaten Bogor harus diselesaikan dengan duduk bersama.

    Koordinasi dengan pemerintah daerah provinsi Banten dilakukan karena jalur tambang ini melintasi wilayah Cigudeg, Rumpin yang merupakan perbatasan wilayah.

    Pada unggahan akun Instagram pribadi @dedimulyadi71, menjanjikan permasalahan jalan tambang Parungpanjang harus selesai pada 2026 mendatang.

    BACA JUGA: Dedi Mulyadi Tanyakan ke ESDM Jabar dan Satpol PP Kenapa Tambang Ilegal Sulit Ditutup? Begini Jawabannya!

    “Gini saya enggak mau pusing, jalan tambang 2026 selesai. Saya yang tanggung jawab,” kata Dedi dalam video tersebut.

    Menurutnya ada dua solusi untuk menyelsaikan jalur tambang Parungpanjang di Kabupaten Bogor. Pertama, Jalur tersebut akan dibawa kendali Pemprov Jabar.

    Kedua, pemprov Jabar akan merencanakan pembangunan jalur khusus atau Jalan Tol tambang untuk truk yang mengangkut meterial pada 2026 nanti.

    BACA JUGA: BUMD PT. Jasa Sarana Akan Garap Tiga Proyek DBMPR Jabar

    ‘’Jadi rencana ini butuh sinergitas semua pihak termasuk Pemda Kabupaten Bogor yang akan memiliki tanggung jawab penuh di lapangan,’’ ujarnya.

    Untuk pembiayaan, jalan khusus akan dianggarkan oleh pemerintah dan perusahaan tambang juga harus memberikan kontribusi untuk pembangunan jalur khusus itu.