Dedi Mulyadi Gelar “Open House” di Gedung Pakuan, Berikut Jadwalnya
Editor
KOMPAS.com
– Gubernur
Jawa Barat
,
Dedi Mulyadi
merayakan malam takbiran di
Gedung Pakuan
, Kota Bandung, Minggu (30/3/2025) malam. Pada perayaan ini, digelar Festival Ngadulag atau menabuh bedug.
“Buat warga Jabar, saya malam nanti di Gedung Pakuan. Ada Festival Ngadulag atau
nabeuh
(menabuh) bedug,” kata Dedi pada unggahan di akun media sosialnya dan dikonfirmasi ulang
Kompas.com
, Minggu siang.
Festival Ngadulag digelar mulai pukul 19.30 WIB sampai 21.30 WIB.
Pada hari Lebaran, Dedi akan menunaikan salat Idul Fitri di Lapangan Gasibu seberang Gedung Sate.
Usai shalat Ied, dia mengadakan
open house
atau mengadakan pertemuan dengan warga dan mitra kerja Pemprov Jabar.
“Warga yang mau silaturahmi bisa ke Gedung Pakuan, jam 08.00 WIB sampai 09.45 WIB,” jelas Dedi.
Setelah silaturahmi dengan warga, Dedi akan bersilaturahmi dengan mitra kerja Pemprov Jabar. Waktunya pukul 09.45 WIB hingga 11.15 WIB.
“Jadi (silaturahmi dengan) warga lebih dulu. Hatur nuhun ya,” katanya.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Mulyadi
-

KRONOLOGI Kecelakaan Maut di Cengkareng: 3 Orang Tewas di TKP, Mobil Listrik Ringsek di Jalan Tol
TRIBUNJAKARTA.COM – Kronologi kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tol Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, tiga orang pria tewas di lokasi kejadian.
Peristiwa nahas tersebut tepatnya terjadi di Jalan Tol arah Selatan KM 05.200, pada Sabtu (29/3/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.
Kanit Tujawali Satlantas Polres Jakarta Barat, AKP Karta menerangkan, insiden ini melibatkan dua kendaraan yaitu mobil listrik Hyundai dengan nomor polisi B-5-ION dan truk Mitsubishi bernomor polisi BN-8963-WO.
Mobil listrik tersebut menghantam dengan kencang sebuah truk yang tengah berhenti di lajur satu karena mengalami kerusakan pada as roda belakang.
Pengemudi mobil listrik itu dikenadari seorang pria bernama Kelvin Indrawan melaju dari arah Utara menuju Selatan.
Saat mendekati lokasi kejadian, kata Karta, kendaraan mobil listrik menabrak truk Mitsubishi yang tengah berhenti di lajur satu.
“Benturan keras menyebabkan beberapa orang mengalami luka-luka dan tiga orang meninggal dunia di tempat kejadian,” ujar Karta kepada wartawan, Minggu (30/3/2025).
Selain Kelvin Indrawan, ada dua korban meninggal di mobil listrik tersebut.
Korban penipuan modus arisan bodong yang dijalankan selebgram berinisial RAW diduga mencapai ratusan orang. Lisa Amelia (24) seorang korban penipuan mengatakan, masih banyak korban yang belum mau lapor polisi dengan berbagai alasan.
Dua orang itu adalah Rudy mengalami luka pada tengkorak kepala serta kehilangan tangan dan kaki.
Satu lainnya adalah Suherman mengalami patah pada kepala, tangan kiri, dan kaki kiri
Jenazah korban meninggal dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Sementara itu, korban luka segera mendapatkan perawatan di RS Puri Indah Kembangan.
Korban luka pertama bernama M. Antoni (pengemudi truk) mengalami luka di bagian kepala dan pinggang kanan memar.
Kedua, bernama Salim mengalami patah pada tangan kanan dan kaki kanan dan ketiga Agus Mulyadi mengalami patah pada kedua kakinya.
Menurut Karta, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas.
Kemudian, pihak kepolisian mengamankan barang bukti yaitu dua unit kendaraan yang alami kecelakaan.
“Kami memeriksa saksi-saksi untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut dan mengecek kondisi korban luka di RS Puri Indah Kembangan,” tuturnya.
Karta mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di jalan tol.
Selain itu, ia meminta agar pengemudi di jalan tol tetap fokus guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
“Kondisi mobil Hyundai ringsek usai menabrak truk yang berhenti,” imbuhnya.
(TribunJakarta)
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.
Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
-
/data/photo/2025/03/30/67e87d588ad7d.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Mobil Hyundai Tabrak Truk di Bahu Jalan Tol Dalam Kota, 3 Orang Tewas di TKP
Mobil Hyundai Tabrak Truk di Bahu Jalan Tol Dalam Kota, 3 Orang Tewas di TKP
Editor
JAKARTA, KOMPAS.com –Kecelakaan
lalu lintas terjadi di Jalan Tol arah Selatan, tepatnya di KM 05.200 wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (29/3/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Tiga orang tewas dalam peristiwa ini.
Insiden ini melibatkan dua kendaraan, yaitu minibus Hyundai dengan nomor polisi B-5-ION dan truk Mitsubishi bernomor polisi BN-8963-WO.
Kanit Tujawali Satlantas Polres Jakarta Barat, AKP Karta menerangkan,
kecelakaan
bermula ketika minibus Hyundai yang dikemudikan Kelvin Indrawan melaju dari arah Utara menuju Selatan.
Saat mendekati lokasi kejadian, kata Karta, kendaraan tersebut menabrak truk Mitsubishi yang tengah berhenti di lajur satu karena mengalami kerusakan pada as roda belakang.
“Benturan keras menyebabkan beberapa orang mengalami luka-luka dan tiga orang meninggal dunia di tempat kejadian,” ujar Karta, Minggu (30/3/2025) dini hari, seperti dikutip
Wartakota.
Korban luka, lanjut Karta, segera mendapatkan perawatan di RS Puri Indah Kembangan, sedangkan jenazah korban meninggal dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Kedua, bernama Salim mengalami patah pada tangan kanan dan kaki kanan. Ketiga Agus Mulyadi mengalami patah pada kedua kakinya.
“Korban meninggal dunia bernama Kelvin Indrawan (pengemudi minibus) mengalami luka parah di kepala dan tangan,” ujarnya.
“Lalu Rudy mengalami luka fatal pada tengkorak kepala serta kehilangan tangan dan kaki, terakhir Suherman mengalami patah pada leher, tangan kiri, dan kaki kiri,” jelasnya.
Menurut Karta, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas.
Kemudian, pihak kepolisian mengamankan barang bukti, yaitu dua unit kendaraan yang alami kecelakaan.
“Kami memeriksa saksi-saksi untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut dan mengecek kondisi korban luka di RS Puri Indah Kembangan,” tuturnya.
Karta mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di jalan tol.
Selain itu, ia meminta agar pengemudi di jalan tol tetap fokus guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
“Kondisi mobil Hyundai ringsek usai menabrak truk yang berhenti,” imbuhnya.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul “Kecelakaan Maut, Mobil Hyundai Tabrak Truk di Bahu Jalan Tol Dalam Kota, 3 Pemuda Tewas di TKP”.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Kecelakaan Maut Hari Ini di Cengkareng: Hyundai IONIQ 5 N Ringsek Hantam Truk, Jadi yang Pertama?
TRIBUNJAKARTA.COM – Kecelakaan hebat yang menelan korban jiwa terjadi hari ini di Jalan Tol Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat pada Sabtu (29/3/2025) malam.
Sebuah mobil Hyundai IONIQ 5 N menghantam kencang sebuah truk yang sedang mogok di pinggir jalan.
Kejadian itu diunggah oleh akun @jakartabarat24jam di Instagram.
“Truk mogok di pinggir sedang dalam perbaikan mekanik. IONIC di tengah ngebut langsung motong kiri mau mendahului mobil di depannya. Nahas, mobil langsung menghantam truk itu,” tulis akun tersebut.
Diduga sebelum kecelakaan terjadi, Hyundai IONIQ sedang kebut-kebutan dengan mobil BMW M3.
Kecelakaan itu merenggut sejumlah nyawa korban.
“Mekanik truk yang di kolong meninggal, sopir IONIK juga meninggal. Sopir dan kernet truk selamat karena di luar truk dengan posisi aman,” tulisnya.
Imbas kecelakaan itu, lalu lintas di JORR KM 5 dari arah PIK macet total.
Jadi kecelakaan IONIC 5 yang pertama?
Pertanyaan kemudian muncul, apakah kecelakaan mau yang terjadi itu merupakan kecelakaan pertama mobil IONIC 5 N di Indonesia.
Hal itu diungkapkan oleh akun @rockfor.d.pojono yang melakukan siaran langsung di lokasi.
Dikutip dari IG @lugnutz_aj, @rockfor.d.pojono dikejutkan dengan peristiwa kecelakaan tragis.
“Kebetulan Opod baru aja keluar dari PIK on the way ke Bintaro, namun Toll JORR yang siangnya senggang tiba-tiba macet parah!” tulis akun tersebut.
Setelah ketiban macet kurang lebih 30 menit, ia baru mengetahui muara dari kemacetan itu.
Ternyata, ada kecelakaan di KM 5.
“Memang saat cek GPS sudah ada info bahwa di sini terjadi kecelakaan. Namun, ternyata yang dimaksud adalah sebuah IONIQ 5 N yang sudah dalam posisi masuk kolong truk,” tulisnya.
Akun tersebut menduga bahwa mobil yang mengalami ringsek parah ialah Hyundai IONIQ 5 N.
“Di video memang enggak terlalu jelas karena posisi truk sudah patah sasis dan semi-terguling, namun di detik 32-34 saat Opod panning ke belakang sedikit, kalian bisa lihat velg IONIG 5 N yang berada di balik truk tersebut! Apakah ini IONIQ 5 N pertama di Indonesia yang hancur total?” tulisnya.
Penjelasan Petugas: 3 Tewas
Petugas PT Jalan Tol Lingkar Barat, Joharudin, membenarkan kecelakaan yang menewaskan tiga orang tersebut.
“Betul Km 5+200, dari arah Rawa Buaya menuju Kembangan, kendaraan truk ditabrak Hyundai Ioniq 5 N,” kata Joharudin saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (29/3/2025).
Dia melaporkan ada lima orang yang menjadi korban kecelakaan tersebut. Tiga di antaranya, lanjut dia, meninggal dunia.
“Dua korban dilarikan ke RS Puri Kembangan, yang tiga lagi evakuasi. Kondisi kemungkinan tiga meninggal dunia, dua orang luka-luka sudah dibawa ke RS Kembangan,” kata Joharudin.
Penjelasan polisi dan identitas korban
Kronologi kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tol Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, tiga orang pria tewas di lokasi kejadian.
Peristiwa nahas tersebut tepatnya terjadi di Jalan Tol arah Selatan KM 05.200, pada Sabtu (29/3/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.
Kanit Tujawali Satlantas Polres Jakarta Barat, AKP Karta menerangkan, insiden ini melibatkan dua kendaraan yaitu mobil listrik Hyundai dengan nomor polisi B-5-ION dan truk Mitsubishi bernomor polisi BN-8963-WO.
Mobil listrik tersebut menghantam dengan kencang sebuah truk yang tengah berhenti di lajur satu karena mengalami kerusakan pada as roda belakang.
Pengemudi mobil listrik itu dikenadari seorang pria bernama Kelvin Indrawan melaju dari arah Utara menuju Selatan.
Saat mendekati lokasi kejadian, kata Karta, kendaraan mobil listrik menabrak truk Mitsubishi yang tengah berhenti di lajur satu.
“Benturan keras menyebabkan beberapa orang mengalami luka-luka dan tiga orang meninggal dunia di tempat kejadian,” ujar Karta kepada wartawan, Minggu (30/3/2025).
Selain Kelvin Indrawan, ada dua korban meninggal di mobil listrik tersebut.
Dua orang itu adalah Rudy mengalami luka pada tengkorak kepala serta kehilangan tangan dan kaki.
Satu lainnya adalah Suherman mengalami patah pada kepala, tangan kiri, dan kaki kiri
Jenazah korban meninggal dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Sementara itu, korban luka segera mendapatkan perawatan di RS Puri Indah Kembangan.
Korban luka pertama bernama M. Antoni (pengemudi truk) mengalami luka di bagian kepala dan pinggang kanan memar.
Kedua, bernama Salim mengalami patah pada tangan kanan dan kaki kanan dan ketiga Agus Mulyadi mengalami patah pada kedua kakinya.
Menurut Karta, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas.
Kemudian, pihak kepolisian mengamankan barang bukti yaitu dua unit kendaraan yang alami kecelakaan.
“Kami memeriksa saksi-saksi untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut dan mengecek kondisi korban luka di RS Puri Indah Kembangan,” tuturnya.
Karta mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di jalan tol.
Selain itu, ia meminta agar pengemudi di jalan tol tetap fokus guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
“Kondisi mobil Hyundai ringsek usai menabrak truk yang berhenti,” imbuhnya. (TribunJakarta.com/Kompas.com).
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
-

Pastikan terminal ramah anak, Menteri PPPA tinjau terminal Pulo Gebang
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi bersama Kak Seto saat meninjau langsung Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Sabtu (29/3/2025). ANTARA/Ilham Kausar
Pastikan terminal ramah anak, Menteri PPPA tinjau terminal Pulo Gebang
Dalam Negeri
Editor: Widodo
Sabtu, 29 Maret 2025 – 21:11 WIBElshinta.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi meninjau langsung Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur untuk memastikan terminal tersebut ramah ibu dan anak pada saat mudik Lebaran 2025.
“Setelah dilakukan pengecekan, Terminal Pulo Gebang termasuk terminal yang ramah ibu dan anak, salah satunya dilihat dari toiletnya yang lebih banyak toilet perempuan,” kata Arifah saat ditemui di Terminal Pulo Gebang, Sabtu.
Arifah juga melihat adanya ruang laktasi untuk ibu menyusui, ruang bermain untuk anak agar anak tidak merasa jenuh saat menunggu kedatangan bus.
Selain itu, terdapat ruang sapa 129 dimana ruang tersebut bertujuan untuk melaporkan bila para penumpang melihat adanya kekerasan ibu dan anak di terminal.
“Maka Bapak dan Ibu silahkan laporkan ke ruang Sapa 129,” kata Arifah.
Arifah juga mengapresiasi fasilitas yang ada di Terminal Pulo Gebang terutama fasilitas untuk ibu dan anak yang disebut cukup lengkap.
“Mudah-mudahan fasilitas tersebut bisa terus dipertahankan bahkan disempurnakan,” ucapnya.
Dia juga berharap semoga para pemudik terutama yang membawa anak-anak selamat sampai daerah tujuan dan kembali ke Jakarta tidak kurang apapun.
Menteri PPPA Arifah Fauzi mengunjungi setiap posko yang ada di Terminal Pulo Gebang didampingi oleh Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo, Kepala Terminal Pulo Gebang Emanuel Kristanto dan juga Psikolog Anak Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto.
Arifah menyapa setiap penumpang terutama yang membawa anak kecil sambil memberikan bingkisan untuk para pemudik yang berada di Terminal Pulo Gebang.
Sumber : Antara
/data/photo/2025/03/20/67db8926aa49f.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2025/02/21/67b7da5c3909a.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)



