Tag: Mulyadi

  • Meriahkan Malam Takbiran, Festival Dulag Istimewa Hadir di Gedung Pakuan Bandung!

    Meriahkan Malam Takbiran, Festival Dulag Istimewa Hadir di Gedung Pakuan Bandung!

    JABAR EKSPRES – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan menggelar Festival Dulag Istimewa pada malam takbiran, tepatnya Minggu (30/3/2025) malam WIB, bertempat di Gedung Pakuan Kota Bandung.

    Acara ini diselenggarakan untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

    Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengundang masyarakat untuk menyaksikan langsung Festival Dulag Istimewa yang akan dimulai pukul 19.30 WIB.

    BACA JUGA: Dedi Mulyadi Tolak Parcel Lebaran, Pilih Salurkan ke Masyarakat

    “Silakan datang dan nikmati festival ini bersama kami,” ujar Dedi.

    Festival yang digelar untuk pertama kalinya di tingkat provinsi ini menjadi pilihan menarik bagi masyarakat untuk merayakan malam Takbiran.

    Festival Dulag Istimewa juga bertujuan untuk melestarikan tradisi Ngadulag, yang merupakan bagian dari warisan budaya Jawa Barat.

    Ngadulag sendiri dikenal dengan nilai-nilai kebersamaan, pelestarian budaya, syiar agama, serta kegembiraan dalam menyambut Idulfitri.

    Acara ini tidak hanya merayakan Hari Kemenangan, tetapi juga berperan penting dalam merawat dan memperkenalkan kekayaan budaya lokal.

    BACA JUGA: Ingin Salat Idul Fitri di Kebun Raya Bogor? Ini Info Kantong Parkir dan Imbauannya!

    Peserta Festival Dulag Istimewa terdiri dari perwakilan kabupaten/kota se-Jabar dan perangkat daerah di lingkungan Pemda Provinsi Jawa Barat.

    Selain festival, Gubernur Dedi Mulyadi juga akan melaksanakan salat Idulfitri di Lapangan Gasibu, dan menyelenggarakan Open House di Gedung Pakuan pada pukul 08.00-10.00 WIB.

    “Semoga Lebaran tahun ini membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Jawa Barat,” harap Dedi.

  • Detik-detik Kecelakaan Maut di Tol Cengkareng, 3 Orang Tewas – Halaman all

    Detik-detik Kecelakaan Maut di Tol Cengkareng, 3 Orang Tewas – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Kecelakaan tragis terjadi di jalan tol Cengkareng, Jakarta Barat, pada Sabtu malam sekitar pukul 19.00 WIB.

    Kecelakaan ini melibatkan mobil listrik Hyundai Ioniq dan truk Mitsubishi, yang mengakibatkan tiga pemuda meninggal dunia.

    Kronologi Kecelakaan

    Menurut informasi dari Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Barat, mobil Hyundai Ioniq dengan nomor polisi B 5 ION yang dikemudikan oleh Kelvin melaju dari Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menuju arah selatan.

    Pada kilometer 5,2, di wilayah Kecamatan Cengkareng, mobil tersebut melaju di sisi kiri saat truk Mitsubishi bernomor polisi BN 8963 WO berhenti di lajur satu karena mengalami kerusakan pada as roda belakang.

    Jarak kedua kendaraan makin dekat sampai akhirnya mobil Hyundai menabrak bagian belakang truk tersebut.

    “Benturan keras menyebabkan tiga orang meninggal dunia di tempat kejadian dan beberapa orang mengalami luka-luka,” ujar Kanit Turjawali Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Karta, Minggu (30/3/2025) dini hari.

    Identitas Korban

    Ketiga korban tewas adalah pengemudi Kelvin dan dua penumpangnya, Rudy dan Suherman.

    Jenazah mereka dievakuasi ke RSUD Tangerang.

    Sementara itu, beberapa orang mengalami luka-luka, termasuk pengemudi truk, M Antoni, yang mengalami luka di kepala dan pinggang kanan.

    Dua korban luka lainnya, Salim, mengalami patah pada tangan kanan dan kaki kanan.

    Kemudian, Agus Mulyadi, mengalami patah pada kedua kakinya.

    Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti berupa kedua kendaraan yang terlibat.

    “Kami memeriksa saksi-saksi untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut dan mengecek kondisi korban luka di RS Puri Indah Kembangan,” tambah Karta.

    Karta mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di jalan tol.

    Selain itu, ia meminta agar pengemudi di jalan tol tetap fokus guna menghindari kejadian serupa pada masa mendatang.

    Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul 3 Pemuda Tewas di Tol Cengkareng, Mobil Listrik Melaju dari Kawasan PIK Lalu Menabrak Truk di Km 5.

    Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

  • Dedi Mulyadi Tolak Parcel Lebaran, Pilih Salurkan ke Masyarakat

    Dedi Mulyadi Tolak Parcel Lebaran, Pilih Salurkan ke Masyarakat

    JABAR EKSPRES – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa dirinya tidak akan menerima parcel Lebaran dari pihak manapun.

    Ia lebih memilih agar dana yang digunakan untuk membeli parcel dialihkan untuk kegiatan amal, khususnya bagi warga Jawa Barat yang membutuhkan.

    Dedi memberikan contoh, jika ada parcel senilai Rp 1,5 juta, lebih baik uang tersebut digunakan untuk membeli 10 paket sembako yang masing-masing bernilai Rp 150 ribu dan didistribusikan kepada warga yang kurang mampu.

    BACA JUGA: Ingin Salat Idul Fitri di Kebun Raya Bogor? Ini Info Kantong Parkir dan Imbauannya!

    “Saya sarankan agar paket tersebut dibagi menjadi 10, masing-masing berisi beras atau bahan makanan dan kemudian disalurkan kepada masyarakat,” kata Dedi.

    Untuk memastikan penyaluran tersebut tepat sasaran, Dedi meminta agar setiap paket ditulis dengan pesan ucapan Selamat Idul Fitri dari Gubernur.

    Paket juga harus jelas mencantumkan nama dan alamat penerima.

    “Di dalam paket tuliskan ucapan Selamat Idul Fitri untuk Kang Dedi Mulyadi, paket ini telah dikirimkan kepada penerima, sebutkan nama dan alamatnya,” jelas Dedi.

    BACA JUGA: Indahnya Masjid Babussalam Garut, Pemudik Wajib Mampir Melepas Lelah Sambil Nikmati Kesejukan dan Panorama Hijau

    Gubernur Jawa Barat ini juga menekankan pentingnya kejujuran dalam distribusi paket, dengan rencananya untuk langsung turun tangan memantau apakah paket-paket tersebut benar-benar diterima oleh penerima yang dituju.

    “Bayangkan, jika ada yang mengirimkan 100 parcel (yang dibagi menjadi 10 paket masing-masing Rp150 ribu), maka ada 1.000 paket yang akan diterima oleh masyarakat. Di sini ada distribusi ekonomi dan pemerataan keadilan,” tutup Dedi.

     

     

  • Ingin Salat Idul Fitri di Kebun Raya Bogor? Ini Info Kantong Parkir dan Imbauannya!

    Ingin Salat Idul Fitri di Kebun Raya Bogor? Ini Info Kantong Parkir dan Imbauannya!

    JABAR EKSPRES – Salat Idul Fitri 1446 Hijriah tingkat Pemerintah Kota Bogor akan dilaksanakan di area Kebun Raya Bogor (KRB) pada Senin (31/3) Pagi.

    Hal itu disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Ia menyebut pelaksanaan akan dimulai pada pukul 06.30 WIB sampai dengan selesai.

    “Khotibnya Rektor UIKA, Prof. Dr. H. E. Mujahidin. Saya InsyaAllah akan hadir bersama pak Wakil Wali Kota Bogor juga, membersamai kebersamaan Salat Ied, tentu Forkopimda juga InsyaAllah hadir termasuk Ketua DPRD,” kata Dedie kepada Jabar Ekspres, Minggu (30/3) Malam.

    Terpisah, General Corporate Communication PT MNR selaku pengelola KRB, Zaenal Arifin menjelaskan bahwa pelaksanaan Salat Idul Fitri akan berlangsung di area Reindwardt Avenue sejak pukul 06.00-08.00 WIB.

    Untuk menuju ke lokasi, sambung dia, para jemaah bisa masuk melalui Pintu 3 KRB, tepatnya di seberang Lippo Plaza Keboen Raya.

    “Jemaah bisa masuk secara gratis tanpa dipungut biaya tiket masuk,” ucap Zaenal.

    BACA JUGA:  Besok Lebaran, Pemkot Bogor Musnahkan 1792 Miras Ilegal Hasil Razia Selama Ramadan

    Kantong Parkir dan Imbauan

    Adapun masyarakat diimbau agar memarkirkan kendaraannya di luar area KRB.

    Beberapa kantong parkir yang disediakan antara lain di Jalan Malabar 1 dan 2 dan Lippo Plaza Keboen Raya.

    Zaenal memprediksi jemaah yang akan Salat Idul Fitri di KRB akan lebih banyak ketimbang tahun-tahun sebelumnya yakni mencapai 10.000-15.000 jemaah.

    “Untuk kapasitasnya Reindwardt Avenue bisa mencapai 20.000 orang. Jadi kalau nanti shaf ke belakangnya sudah penuh bisa melebar,” terang dia.

    Selain itu, pihak pengelola juga menyarankan agar para jemaah yang ingin melaksanakan Salat Idul Fitri di KRB untuk membawa alat salat sendiri seperti sajadah dari rumah.

    BACA JUGA: Dilarang Beroperasi Saat Lebaran, Dedi Mulyadi Berikan Bantuan Rp1,5 Juta pada Sopir Angkot di Bogor

    Pihak KRB akan menyiapkan fasilitas keran wudhu sekira 20 keran ditambah mobil tangki yang akan disediakan oleh Perumda Tirta Pakuan.

    Salat Idul Fitri di KRB akan diimami oleh Qari Internasional asal Bogor, Wildan Alwie. Sedangkan untuk khutbah akan disampaikan oleh Rektor Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Endin Mujahiddin. (YUD)

  • 8
                    
                        Tolak Parsel, Dedi Mulyadi Minta Diganti Paket Sembako Ditulisi Namanya
                        Bandung

    8 Tolak Parsel, Dedi Mulyadi Minta Diganti Paket Sembako Ditulisi Namanya Bandung

    Tolak Parsel, Dedi Mulyadi Minta Diganti Paket Sembako Ditulisi Namanya
    Tim Redaksi
    BANDUNG, KOMPAS.com
    – Gubernur
    Jawa Barat

    Dedi Mulyadi
    menolak menerima paket parsel Lebaran dari pihak mana pun, dan dalam bentuk apa pun.
    Orang nomor satu di Jabar itu lalu meminta agar parsel yang ditujukan kepadanya diberikan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan.
    Menurut dia, lebih baik uang untuk membeli parsel tersebut digunakan untuk sedekah kepada masyarakat pra-sejahtera.
    Bahkan, Dedi memberikan contoh, jika parsel senilai Rp1,5 juta, akan lebih baik diganti menjadi
    paket sembako
    sebanyak 10 paket. Kemudian, paket ini dibagikan kepada warga Jabar yang membutuhkan.
    “Saya menyarankan paket dibagi 10 masing-masing seharga Rp 150 ribuan, isinya beras atau bahan makanan, lalu dibagikan kepada masyarakat,” ucap Dedi dalam keterangan resminya, Minggu (30/3/2025).
    Dia meminta agar paket sembako tersebut diberi tulisan bahwa paket itu adalah bentuk ucapan Lebaran dari gubernur, lalu ditujukan kepada penerima dengan alamat yang jelas.
    Menurut dia, hal tersebut agar bisa tepat sasaran kepada masyarakat yang lebih berhak.
    “Beri tulisan Selamat
    Hari Raya Idul Fitri
    buat
    Kang
    Dedi Mulyadi, paket ini sudah dikirim kepada penerima, sebutkan nama dan alamatnya,” kata Dedi.
    Tidak tanggung-tanggung, Dedi pun mengaku akan turun langsung mengecek pemberian paket sembako tersebut.
    “Bayangkan jika ada yang mengirim 100 parsel (yang dibagi menjadi 10 paket senilai Rp150 ribu), maka akan ada 1.000 paket yang diterima masyarakat.:
    “Di sini ada distribusi ekonomi, distribusi keadilan,” tegas dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Persiapkan Diri, Ini Daftar Masjid Besar di Bandung untuk Salat Idul Fitri 2025

    Persiapkan Diri, Ini Daftar Masjid Besar di Bandung untuk Salat Idul Fitri 2025

    JABAR EKSPRES – Sejumlah masjid besar di Kota Bandung sudah siap menyambut umat Muslim untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1446 Hijriah pada Senin, 31 Maret 2025 besok.

    Ini menjadi momen puncak perayaan setelah menjalani bulan suci Ramadan.

    Berikut ini adalah daftar masjid besar di Bandung yang akan menggelar Salat Idul Fitri tahun ini:

    1. Masjid Raya Al Jabbar

    Masjid Raya Al Jabbar yang terletak di kawasan Gedebage akan menjadi salah satu tempat utama pelaksanaan Salat Idul Fitri.

    Ibadah akan dimulai pukul 06.30 WIB di ruang utama masjid.

    Mengingat antusiasme yang tinggi, masyarakat disarankan datang lebih awal untuk mendapatkan tempat yang nyaman.

    2. Masjid Al Ukhuwah

    Masji yang terletak di dekat Balai Kota Bandung ini menjadi pilihan favorit banyak orang.

    Lokasinya yang strategis di pusat kota membuat masjid ini menjadi pilihan utama bagi warga sekitar dan wisatawan yang ingin beribadah di Bandung.

    BACA JUGA: Arus Mudik H-1 Lebaran 2025 di Kawasan Cileunyi Bandung Terpantau Ramai Lancar

    3. Masjid Pusdai Jawa Barat

    Masjid yang berada di Jalan Diponegoro ini juga menjadi lokasi penting untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri.

    Dengan kapasitas besar dan fasilitas yang memadai, Masjid Pusdai selalu ramai dipadati jamaah setiap tahunnya.

    4. Masjid Trans Studio Bandung

    Bagi warga sekitar Buah Batu, Masjid Trans Studio adalah pilihan yang nyaman untuk Salat Idul Fitri.

    Terintegrasi dengan pusat perbelanjaan dan hiburan, masjid ini menjadi favorit banyak keluarga yang ingin beribadah dengan suasana yang tenang.

    BACA JUGA: Sudah Jadi Tradisi Pemprov, Dedi Mulyadi Bakal Salat Idul Fitri di Gasibu

    5. Masjid Salman ITB

    Masjid yang identik dengan komunitas akademisi ini juga akan melaksanakan Salat Idul Fitri.
    Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, Masjid Salman ITB juga kerap mengadakan kajian dan berbagai kegiatan sosial selama bulan Ramadan.

    Selain masjid-masjid besar, beberapa lapangan terbuka di Kota Bandung, seperti Lapangan Gasibu, Lapangan Tegalega, dan Lapangan Surapati Core, juga akan menjadi lokasi pelaksanaan Salat Idul Fitri.

    Lapangan-lapangan ini dipilih karena mampu menampung jamaah dalam jumlah besar serta memiliki akses yang mudah dijangkau.

  • Detik-detik Kecelakaan Maut di Tol Cengkareng, 3 Orang Tewas – Halaman all

    Detik-detik Mobil Tabrak Truk di Tol Cengkareng, 3 Orang Meninggal Dunia – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Terjadi kecelakaan yang menewaskan tiga pemuda di jalan tol wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (29/3/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.

    Ketiga korban meninggal dunia adalah pengemudi dan penumpang mobil listrik Hyundai Ioniq dengan nomor polisi B 5 ION.

    Mobil tersebut menabrak bagian belakang truk Mitsubishi bernomor polisi BN 8963 WO.

    Penjelasan Kepolisian

    Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jakarta Barat mengatakan, mobil tersebut dikemudikan oleh Kelvin.

    Mobil Hyundai melaju dari Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) atau dari wilayah utara, menuju ke arah selatan.

    Pada kilometer 5,2 atau di wilayah Kecamatan Cengkareng, Hyundai yang dikemudikan Kelvin melaju di sisi kiri.

    Pada waktu yang sama, ada truk Mitsubishi yang tengah berhenti di lajur satu karena mengalami kerusakan pada as roda belakang.

    Jarak kedua kendaraan makin dekat sampai akhirnya mobil Hyundai tidak menabrak bagian belakang truk BN 8963 WO.

    “Benturan keras menyebabkan tiga orang meninggal dunia di tempat kejadian dan beberapa orang mengalami luka-luka,” ujar Kanit Turjawali Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Karta, dilansir Tribun Bekasi, Minggu (30/3/2025) dini hari.

    Para korban kemudian dilarikan ke RS Puri Indah Kembangan, Jakarta Barat. 

    Sementara itu, jenazah korban meninggal dievakuasi ke RSUD Tangerang.

    Korban luka antara lain adalah  M Antoni, pengemudi truk.

    Ia mengalami luka di bagian kepala dan pinggang kanan.

    Sedangkan korban luka lainnya bernama Salim, ia mengalami patah pada tangan kanan dan kaki kanan.

    Kemudian ada Agus Mulyadi, dirinya mengalami patah pada kedua kakinya.

    Karta juga menjelaskan identitas korban tewas, Kelvin (pengemudi minibus) serta dua penumpang Hyundai, Rudy dan Suherman.

    Menurut Karta, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti berupa dua unit kendaraan yang mengalami kecelakaan.

    “Kami memeriksa saksi-saksi untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut dan mengecek kondisi korban luka di RS Puri Indah Kembangan,” tuturnya.

    Karta mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di jalan tol.

    Selain itu, ia meminta agar pengemudi di jalan tol tetap fokus guna menghindari kejadian serupa pada masa mendatang.

    Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul 3 Pemuda Tewas di Tol Cengkareng, Mobil Listrik Melaju dari Kawasan PIK Lalu Menabrak Truk di Km 5.

    (Tribunnews.com/Deni)(TribunBekasi.com/Miftahul Munir)

  • Sudah Jadi Tradisi Pemprov, Dedi Mulyadi Bakal Salat Idul Fitri di Gasibu

    Sudah Jadi Tradisi Pemprov, Dedi Mulyadi Bakal Salat Idul Fitri di Gasibu

    JABAR EKSPRES – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dijadwalkan melaksanakan salat Idul Fitri 1446 Hijriah di Lapangan Gasibu, Kota Bandung.

    Kepastian itu disampaikan Kepala Biro Kesra Provinsi Jawa Barat, Andrie Kustria Wardana kepada awak media, baru-baru ini.

    Selain Gubernur, Wakil Gubernur Jawa Barat, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh jajaran Forkompinda juga dipastikan akan melaksanakan salat Id di lokasi yang sama.

    Mereka akan hadir pada waktu yang telah ditentukan, ikut merayakan kemenangan umat Muslim setelah sebulan berpuasa.

    “Untuk salat id rencana Pak Gubernur di Lapangan Gasibu. Forkompinda diundang, tetapi arahan Gubernur untuk OPD tidak perlu ada surat imbauan, yang pasti Pak Gubernur akan salat di sana,” ujarnya.

    BACA JUGA: 50+ Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2025 yang Penuh Doa dan Motivasi untuk Caption di IG, WA, FB

    Menurut Andrie, aalat Idul Fitri tingkat provinsi di Lapangan Gasibu sudah menjadi tradisi yang tidak boleh terlewatkan.

    Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh jajaran pemerintah, tetapi juga oleh masyarakat umum yang ingin merayakan hari kemenangan bersama para pemimpin mereka.

    Masyarakat diundang untuk ikut serta dalam salat Id di Lapangan Gasibu, yang dipastikan akan berjalan lancar.

    Andrie juga menyampaikan bahwa persiapan teknis telah dilakukan dengan baik, termasuk kalibrasi arah kiblat yang akan dimulai pada pukul 06.30 WIB.

    BACA JUGA: Cara Mudah Membuat Ucapan Selamat Idul Fitri 2025 Secara Otomatis dengan Meta AI atau ChatGPT

    “Salat Id level provinsi di Gasibu ini sudah jadi ikon dan insya Allah Pak Gubernur akan hadir. Untuk masyarakat silakan datang terbuka untuk umum. Kami sudah persiapan soal kalibrasi arah kiblat dimulai pukul 06.30 WIB,” kata dia.

    Untuk diketahui, Menteri Agama Nasaruddin Umar memastikan bahwa 1 Syawal 1446 Hijrih atau Lebaran 2025 jatuh pada Senin, 31 Maret besok.

  • Sebelum Viral, Pemilik Eiger Adventure Land Pernah Minta Maaf pada Content Creator atas Kasus Surat Teguran

    Sebelum Viral, Pemilik Eiger Adventure Land Pernah Minta Maaf pada Content Creator atas Kasus Surat Teguran

    JABAR EKSPRES – Baru-baru ini sempat viral bos Eiger yang memiliki destinasi ekowisata Eiger Adventure Land (EAL) di Megamendung, Puncak, Bogor, Jawa Barat.

    Pasalnya, tempat wisata itu dinilai melanggar regulasi hingga menyebabkan kerusakan ekosistem di kawasan puncak Bogor. Hal ini juga yang membuat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menangis atas proyek tersebut.

    Pihak pengelola pun diminta untuk membongkar fasilitas yang telah dibangun.

    Sosok dibalik pemilik ekowisata Eiger Adventure Land (EAL) ini adalah Ronny Lukito.

    BACA JUGA: Besok Lebaran, Pemkot Bogor Musnahkan 1792 Miras Ilegal Hasil Razia Selama Ramadan

    Namun, sebelum kasus ini mencuat ternyata bos Eiger juga pernah bersitegang dengan salah satu content creator Dian Widiyanorko pada tahun 2021.

    Saat itu, Dian Widiyanarko diminta oleh pemiliki Eiger ini unutk menghapus konten review-nya karena dianggap tidak cukup berkualitas.

    Melalui surat elektronik, pada tanggal 23 Desember 2021, Eiger merasa keberatan dengan review Dian terhadap salah satu produknya.

    Adanya surat tersebut, Dian merasa terkejut kemudian menjawab permintaan tersebut melalui media sosialnya.

    BACA JUGA: Dilarang Beroperasi Saat Lebaran, Dedi Mulyadi Berikan Bantuan Rp1,5 Juta pada Sopir Angkot di Bogor

    “Halo @eigeradventure jujur kaget saya dapat surat begini dari Anda. Lebih kaget lagi baca poin keberatannya.”

    “Saya kan review produk enggak Anda endorse. Kalau Anda endorse atau ngiklan boleh lah komplen begitu. Lah ini beli, enggak gratis, lalu review pakai alat sendiri,” tulis Dian di akun Twitter miliknya, Kamis (28/1/2021).

    Cuitan tersebut pun viral di media sosial, hingga akhirnya membuat bos Eiger Ronny Lukito menyampaikan permohonan maaf secara resmi.

    Ia juga mengatakan bahwa surat keberatan yang dilayangkan pada content creator itu merupakan murni arahan dirinya bukan tim legal perusahaan.

    BACA JUGA: Pemkab dan Polres Bogor Lepas 32 Bus Mudik Gratis, Ini Tujuannya!

    Permohonan maaf Ronny Lukito selaku CEO PT Eigerindo Multi Produk Produksi disampaikannya melalui channel YouTube Eiger pada Jumat (5/2/2021).

  • LPAI Minta Pemerintah Tegas Sanksi Platform yang Langgar PP Batas Usia Anak di Medsos

    LPAI Minta Pemerintah Tegas Sanksi Platform yang Langgar PP Batas Usia Anak di Medsos

    Bisnis.com, JAKARTA — Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) meminta agar pemerintah memberikan sanksi tegas kepada penyelenggara platform digital yang terbukti melanggar Peraturan Pemerintah (PP) tentang tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak.

    Ketua LPAI Seto Mulyadi mengatakan terbitnya PP ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam melindungi anak-anak di dunia digital.

    “Platform digital yang melanggar perlu dicabut izinnya. Kami berharap pemerintah tidak hanya memberikan peringatan, tetapi juga tindakan nyata untuk memastikan bahwa anak-anak kita terlindungi dari konten yang berbahaya,” ujarnya, Minggu (30/3/2025).

    Menurutnya, sanksi tegas akan memberikan efek jera bagi penyelenggara platform digital lainnya dan mendorong mereka untuk mematuhi regulasi yang telah ditetapkan. 

    LPAI juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam melaporkan pelanggaran yang terjadi di platformdigital, sehingga perlindungan anak dapat terwujud secara efektif. 

    Dengan adanya PP Tunas, diharapkan semua pihak dapat berkolaborasi untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi generasi muda.

    “Kita perlu memastikan bahwa semua pihak, termasuk penyelenggara platform digital, bertanggung jawab dalam menjaga keamanan anak-anak di dunia maya,” katanya. 

    Adapun Pemerintah akan membatasi pendaftaran dan penggunaan akun digital pribadi seperti akun media sosial untuk anak berdasarkan usianya. Hal itu bakal diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak. 

    PP baru yang disusun oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta lintas kementerian/lembaga itu baru diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto sore ini, Jumat (28/3/2025).

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menjelaskan bahwa pembatasan usia anak dalam membuat akun digital pribadi akan disesuaikan dengan risiko pada masing-masing platform digital serta tumbuh kembang anak. 

    “Pembatasan usia dan pengawasan dalam pembuatan akun digital. Jadi, penundaan anak sesuai dengan tumbuh kembang untuk bisa memiliki akun mereka di sosial media secara mandiri,” jelas Meutya pada konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/3/2025).