Tag: Mujiono

  • Propam Minta Klarifikasi Kapolsek Cinangka Terkait Kasus Penembakan Bos Rental Mobil

    Propam Minta Klarifikasi Kapolsek Cinangka Terkait Kasus Penembakan Bos Rental Mobil

    Bisnis.com, JAKARTA – Kapolres Cilegon AKBP Kemas Indra Natanegara angkat bicara terkait dengan kasus penembakan bos rental mobil di Tol Tangerang-Merak yang sebelumnya meminta pendampingan terhadap Polsek Cinangka.

    Dia mengatakan bahwa saat ini sebanyak 4 anggota Polsek Cinangka, termasuk Kapolsek tengah menjalankan pemeriksaan oleh Propam Polres Cilegon untuk dimintai keterangan terkait hal tersebut.

    “Sementara yang dimintai keterangan ada 4 orang, termasuk kapolsek,” katanya kepada wartawan saat dihubungi melalui pesan teks, Jumat (3/1/2025).

    Dalam kesempatan terpisah, Kapolsek Cinangka AKP Asep Iwan mengklarifikasi adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh Propam Polres Cilegon. Menurutnya, hanya ada permintaan keterangan lebih lanjut untuk mendalami kasus tersebut.

    “Bukan diperiksa, diminta keterangan, diminta klarifikasi terkait berita itu tuh benar enggak gitu kan. Bukan diperiksa, diminta klarifikasi, bukan diperiksa,” imbuhnya.

    Dia pun menegaskan Propam hanya mengonfirmasi terkait dengan kejelasan peristiwa yang terjadi di lapangan

    “Intinya saya tidak diperiksa, tetapi dikonfirmasi dan diklarifikasi terkait pemberitaan itu,” pungkas Asep.

    Sekadar informasi, Bos rental mobil, pria IA tewas ditembak di rest area km 45 Tol Tangerang-Merak. Padahal pria berusia 48 itu disebut sempat meminta pendampingan Polsek Cinangka.

    Peristiwa itu terjadi pada pukul 04.30 WIB kemarin pagi. Kapolresta Tangerang Kombes Baktiar Joko Mujiono didampingi Kasat Reskrim Kompol Arief Nazarudin terjun langsung mengecek lokasi kejadian. Polisi turut mengamankan selongsong peluru 9 mm dan mobil Brio Kuning di lokasi kejadian

    Kapolsek Cinangka Polres Cilegon AKP Asep Iwan Kurniawan menjelaskan awalnya, pada hari Kamis (02/1/2025) sekira pukul 03.10 WIB datang ke Polsek Cinangka Polres Cilegon sejumlah orang diperkirakan 7 orang pria dewasa, menggunakan 1 Unit Mobil minibus jenis Xpander warna putih yang mengaku dari leasing. Korban menyampaikan maksud kedatangannya ke Polsek Cinangka yakni meminta bantuan atau pendampingan untuk melakukan pengambilan atau penarikan mobil karena masalah leasing/rental.

    Menurutnya, saat itu diterima oleh Brigadir Deri selaku anggota piket menanyakan terkait legalitas kendaraan yang akan di tarik tersebut tetapi yang bersangkutan tidak bisa menunjukannya.

    Selanjutnya Brigadir Deri menghubungi Kapolsek Cinangka AKP Asep Iwan via telpon untuk meminta petunjuk dan arahan pimpinan. Kemudian Kapolsek Cinangka memberikan arahan agar memberikan pemahaman kepada yang bersangkutan agar tidak salah paham dan agar upaya pendampingan tersebut menyalahi aturan karena akan menyita kendaraan untuk antisipasi kerawanan atau perlawanan saat melakukan penarikan mobil tersebut.

    Kemudian setelah menelpon Kapolsek, salah seorang diantara nya mengaku bahwa yang bersangkutan adalah pemilik mobil tersebut (rental mobil), kemudian Brigadir Deri menyarankan kepada orang tersebut, jika memang yang bersangkutan adalah pemilik kendaraan/rental disarankan untuk membuat laporan secara resmi sebagai dasar pihak kepolisian.

    Dalam klarifikasinya, karena mereka datang meminta bantuan pendampingan tidak dilengkapi dengan bukti surat apapun sebagai dasar penarikan mobil, setelah diberi pemahaman yang bersangkutan langsung pergi ke arah Cilegon.

    Polsek Cinangka Polres Cilegon menyebut personel piket sudah merespon dengan baik atas permintaan pendampingan untuk melakukan penarikan kendaraan mobil tersebut, tetapi terdapat hal-hal yang perlu sampaikan kepada yang bersangkutan, aturan hukumnya, sebagai dasar tindakan Kepolisian, untuk mengantisipasi faktor risiko, serta hal-hal yang tidak di inginkan.

  • Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan di Rest Area Tol Tangerang-Merak

    Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan di Rest Area Tol Tangerang-Merak

    loading…

    Polisi sudah mengantongi pelaku penembakan yang menewaskan bos rental mobil IA (48) di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak. Foto/SIindoNews

    TANGERANG – Polisi sudah mengantongi pelaku penembakan yang menewaskan bos rental mobil IA (48) di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak. Saat ini, polisi masih memburu para pelaku.

    “Kami sudah mengumpulkan alat bukti dan bukti petunjuk dari CCTV, dan kita mendapatkan ciri-ciri dari pelaku,” kata Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Purbawa, Jumat (3/1/2025).

    Meski begitu, Purbawa menegaskan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dari para pelaku tersebut. “Namun secara peroses penyelidikan, kita masih melakukan pendalaman dari para pelaku tersebut,” jelas dia.

    Sebelumnya, polisi menyebut terduga pelaku penembakan di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak berjumlah empat orang. “4 orang (terduga pelaku),” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, Jumat (3/1/2025).

    Joko mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang menewaskan IA selaku pemilik rental mobil. “Masih diburu,” jelas dia.

    Polisi mengungkap aksi penembakan di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak diduga buntut dari kasus penggelapan mobil rental. Diketahui, dari aksi penembakan tersebut dua orang menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia.

    “Keterangan lain diperoleh dari saksi saudara AM, yang menyatakan bahwa kejadian ini bermula dari dugaan penyalahgunaan mobil rental milik keluarganya,” kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Arief Nazaruddin Yusuf, Kamis, 2 Januari 2025.

    Arief menerangkan, pelaku diduga membawa mobil milik korban yang sudah digelapkan. Saat itu, kata dia, korban berusaha melacak mobil tersebut.

    Arief menambahkan, korban dan pelaku sempat kejar-kejaran hingga berakhir di rest area Km 45 Tol Tangerang-Merak. Kemudian, saat itulah penembakan dilakukan hingga menewaskan korban.

    “Pelaku diduga menggunakan GPS untuk memutus jejak kendaraan di Pandeglang. Setelah melacak dan mengejar, saksi menemukan mobil Brio warna oranye milik keluarganya di depan Indomaret rest area KM 45. Saat mobil tersebut dihadang, pelaku tiba-tiba menembak secara brutal dan melukai dua korban,” ujar dia.

    (cip)

  • Penembakan bos rental mobil di Tangerang, polisi buru empat pelaku

    Penembakan bos rental mobil di Tangerang, polisi buru empat pelaku

    Pelaku yang pasti sudah kita identifikasi

    Jakarta (ANTARA) – Pihak Kepolisian Resor Kabupaten Tangerang menyebutkan terdapat empat orang yang diduga menjadi pelaku terkait kasus penembakan terhadap pemilik rental mobil yang terjadi di Rest Area KM 45 Tol Jakarta-Merak, Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Tangerang, Banten, pada Kamis (2/1).

    “Dari hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku ada empat orang,” kata Kapolresta Tangerang Komisaris Besar Polisi Baktiar Joko Mujiono saat dikonfirmasi, Jumat.

    Baktiar menyebutkan terduga empat pelaku ini mengendarai dua mobil saat terjadinya peristiwa penembakan tersebut yang menyebabkan IA (48) tewas dan RM (60) luka berat.

    Sementara itu Kepala Seksi Humas Polresta Tangerang, Ipda Purbawa menyebutkan pihaknya juga telah mengidentifikasi identitas keempat pelaku tersebut.

    “Pelaku yang pasti sudah kita identifikasi, namun tidak bisa kita sampaikan ke publik, untuk jajaran yang dipimpin Bapak Kasatreskrim sedang dikejar, ” katanya saat dikonfirmasi Jumat.

    Dia juga menyebutkan telah memeriksa sejumlah saksi yang berjumlah tujuh orang, empat orang yang berada di TKP dan tiga orang dari keluarga pemilik rental yang ikut saat kejadian.

    Kepolisian melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan di Rest Area KM 45 Tol Jakarta-Merak, Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Tangerang, Banten, pada Kamis sekitar pukul 04.30 WIB.

    “Kami terus melakukan serangkaian penyelidikan secara komperhensif. Motifnya masih kita telusuri dan kami berkomitmen untuk segera menangkap pelaku,” kata Kapolresta Tangerang, Komisaris Besar Polisi Baktiar Joko Mujiono di Jakarta, Kamis (2/1).

    Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Tangerang, Kompol Arif N. Yusuf menjelaskan, kejadian tersebut bermula ketika saksi berinisial NN melihat beberapa mobil saling berkejaran dan berhenti di Rest Area KM 45.

    “Dari salah satu mobil minibus berwarna hitam, pelaku diduga menembakkan lima kali peluru, yang mengenai dua korban, IA (48) di bagian dada dan tangan kiri serta RM (60) di bawah ketiak kanan,” katanya.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Alviansyah Pasaribu
    Copyright © ANTARA 2025

  • Kasus Penembakan di Rest Area KM 45 Tol Jakarta-Merak, Polisi Temukan Lima Selongsong Peluru – Halaman all

    Kasus Penembakan di Rest Area KM 45 Tol Jakarta-Merak, Polisi Temukan Lima Selongsong Peluru – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kasus penembakan di Indomaret Rest Area KM 45 Tol Jakarta-Merak, Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Tangerang, masih diusut kepolisian.

    Peristiwa itu terjadi Kamis (2/1/1025) sekitar pukul 04.30 WIB.

    Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono menuturkan pihaknya telah melakukan olah TKP untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi guna mengungkap kasus ini. 

    Kejadian bermula ketika saksi NN melihat beberapa mobil saling berkejaran dan berhenti di depan Indomaret Rest Area KM 45.

    Dari salah satu mobil minibus berwarna hitam, pelaku diduga menembakkan lima kali peluru, yang mengenai dua korban IS (48) di bagian dada dan tangan kiri serta RM (60) di bawah ketiak kanan.

    Keterangan dari saksi AM, yang menyatakan bahwa kejadian ini bermula dari dugaan penyalahgunaan mobil rental milik keluarganya. 

    Pelaku diduga menggunakan GPS untuk memutuskan jejak kendaraan di Pandeglang. 

    Setelah melacak dan mengejar, saksi menemukan mobil Brio warna oranye milik keluarganya di depan Indomaret Rest Area KM 45. 

    Saat mobil tersebut dihadang, pelaku tiba-tiba menembak secara brutal dan melukai dua korban.

    Akibat insiden ini, korban RM meninggal dunia dan jenazahnya kini berada di RSUD Balaraja untuk dilakukan pemeriksaan forensik oleh dokter Polda Banten. 

    Sementara korban IS yang terluka parah dirujuk ke RSCM Jakarta untuk mendapatkan perawatan intensif.

    “Dari hasil olah TKP, pihak kepolisian menemukan barang bukti berupa lima selongsong peluru 9 mm merek Luger dan satu unit mobil Brio warna oranye,” ucap Kombes Baktiar dalam keterangan, Jumat (3/1/2025).

     

    Kepolisian masih mendalami motif penembakan, yang diduga terkait dengan bisnis mobil rental.

    Terduga pelaku masih dalam pengejaran.

    “Kami terus melakukan serangkaian  Penyelidikan secara komperhensif. Motifnya masih kita telusuri, dan kami berkomitmen untuk segera menangkap pelaku,” ujar Kapolresta.

     

  • Terungkap! Pelaku Penembakan Bos Rental di Rest Area Tangerang Berjumlah 4 Orang

    Terungkap! Pelaku Penembakan Bos Rental di Rest Area Tangerang Berjumlah 4 Orang

    loading…

    Polisi memeriksa saksi penembakan terhadap bos rental mobil berinisial IA (48) dan R (59) di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak. Pelaku penembakan berjumlah empat orang. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews

    TANGERANG – Dua orang berinisial IA (48) dan R (59) menjadi korban penembakan di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak. Polisi menyebut, terduga pelaku penembakan berjumlah empat orang.

    “Empat orang (terduga pelaku),” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono kepada wartawan Jumat (3/1/2025).

    Baca juga: Terungkap, Korban Tewas Penembakan di Rest Area Tol Tangerang-Merak Pemilik Rental Mobil

    Dia mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang menewaskan IA selaku pemilik rental mobil. “Masih diburu,” jelas dia.

    Dipicu Penggelapan Mobil
    Polisi mengungkapkan bahwa aksi penembakan di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak diduga buntut dari kasus penggelapan mobil rental.

    Diketahui, dari aksi penembakan tersebut dua orang menjadi korban, yang salah satunya meninggal dunia usai terkena tembakan.

    “Keterangan lain diperoleh dari saksi saudara AM, yang menyatakan bahwa kejadian ini bermula dari dugaan penyalahgunaan mobil rental milik keluarganya,” kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Arief Nazaruddin Yusuf kepada wartawan, Kamis (2/1/2025).

    Arief menerangkan, pelaku diduga membawa mobil milik korban yang sudah digelapkan. Saat itu, kata dia, korban berusaha melacak mobil tersebut.

    Dia menambahkan, korban dan pelaku sempat kejar-kejaran hingga berakhir di rest area Km 45 Tol Tangerang-Merak. Kemudian, saat itulah penembakan dilakukan hingga menewaskan korban.

    “Pelaku diduga menggunakan GPS untuk memutuskan jejak kendaraan di Pandeglang. Setelah melacak dan mengejar, saksi menemukan mobil Brio warna oranye milik keluarganya di depan Indomaret rest area KM 45. Saat mobil tersebut dihadang, pelaku tiba-tiba menembak secara brutal dan melukai dua korban,” ujar Arief.

    (shf)

  • Fakta-fakta Penembakan di Rest Area Tol Tangerang-Merak
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 Januari 2025

    Fakta-fakta Penembakan di Rest Area Tol Tangerang-Merak Megapolitan 3 Januari 2025

    Fakta-fakta Penembakan di Rest Area Tol Tangerang-Merak
    Tim Redaksi
    TANGERANG, KOMPAS.com
    – Penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak terjadi pada Kamis (2/1/2025) dini hari. Akibat peristiwa ini, Ilyas Abdurrahman (48), seorang pemilik rental mobil, tewas.
    Dia tewas saat tengah melacak kendaraan Honda Brio miliknya yang disewakan, tetapi telah berpindah tangan.
    Penembakan ini juga melukai rekan Ilyas lainnya, bernama Ramli (59), yang kini menjalani perawatan intensif,
    Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB itu berawal dari usaha korban untuk mendapatkan kembali mobilnya.
    Namun, apa yang dimulai sebagai upaya konfrontasi damai berubah menjadi tragedi berdarah ketika pelaku mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan.
    Pelaku kemudian melarikan diri, meninggalkan korban dalam kondisi kritis di lokasi kejadian.
    Berdasarkan keterangan anak korban, Agam Muhammad (26), Ilyas dan tujuh anggota timnya menggunakan mobil Xpander untuk melacak keberadaan Honda Brio tersebut.
    Pelacakan dimulai dari Pandeglang, Banten, dan berlanjut hingga ke Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak.
    “Di depan Indomaret rest area, kami berhasil menghadang kendaraan itu dan mencoba mengonfirmasi kepada pengemudi,” ujar Agam.
    Namun, situasi mendadak berubah menjadi menegangkan. Pengemudi Honda Brio tersebut, yang bukan penyewa awal kendaraan, mengaku sebagai anggota TNI AU dan menodongkan senjata api.
    Pelaku kemudian melepaskan tembakan peringatan sebanyak dua kali sebelum menembak Ilyas di bagian dada dan Ramli di bagian bahu.
    Pelaku dan rekan-rekannya yang diduga berjumlah empat orang melarikan diri menggunakan mobil SUV setelah kejadian.
    Kapolresta Tangerang Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono mengatakan, pelaku diduga berjumlah empat orang berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian.
    Pelaku bukanlah penyewa asli mobil Honda Brio itu.
    “Ini adalah kendaraan yang sudah berpindah tangan ke orang lain yang pada saat kejadian sudah di kuasai pelaku,” kata Baktiar.
    “Kami masih dalami (bagaimana mobil pindah tangan ke pelaku),” tambah dia.
    Selain itu, polisi juga masih menyelidiki klaim pelaku yang menyebut dirinya anggota TNI AU.
    “Semua informasi akan kami dalami, termasuk motif pelaku hingga peristiwa tragis ini terjadi,” tambahnya.
    Agam mengungkapkan, timnya sempat meminta pendampingan dari Polsek Cinangka yang berada sekitar dua kilometer dari Pasar Anyer, sebelum insiden
    penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak
    terjadi. Namun, permintaan itu ditolak.
    “Kami inisiatif untuk minta pendampingan ke Polsek Cinangka karena tahu dia (pelaku) bawa senjata. Setelah kami sowan ke Polsek ternyata yang jaga enggak mau bantu kita untuk pendampingan,” jelas Agam.
    Agam dan tim akhirnya melanjutkan pengejaran sendiri hingga peristiwa penembakan terjadi di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak
    Hingga saat ini, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan menangkap mereka.
    Rekaman CCTV di sekitar lokasi telah diamankan sebagai bagian dari upaya tersebut.
    “Kami sudah memeriksa CCTV di lokasi dan sedang mengembangkan informasi lebih lanjut. Pelaku dipastikan melarikan diri menggunakan mobil jenis SUV,” ujar Humas Polresta Tangerang IPDA Purbawa.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Polisi Sebut Korban Penembakan di Tol Tangerang-Merak Bos Rental Mobil

    Polisi Sebut Korban Penembakan di Tol Tangerang-Merak Bos Rental Mobil

    Jakarta, CNN Indonesia

    Polisi menyatakan korban meninggal dunia terkait penembakan di rest area KM 45 Tol Jakarta-Merak, Kamis (2/1) dini hari, adalah pemilik rental mobil.

    “Iya betul (pemilik rental mobil),” kata Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Purbawa saat dihubungi, Kamis.

    Ia menjelaskan pelaku penembakan diduga adalah orang yang menguasai kendaraan korban setelah berpindah tangan.

    “Diduga pelaku orang yang menguasai kendaraan korban, yang sudah dipindah tangan dari penyewa mobil,” ujarnya.

    Sebelumnya, peristiwa penembakan terjadi di rest area KM 45 Tol Jakarta-Merak. Polisi menyebut satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya terluka akibat peristiwa itu.

    “Korban Sdr. RM meninggal dunia dan jenazahnya kini berada di RSUD Balaraja untuk dilakukan pemeriksaan forensik oleh dokter Polda Banten. Sementara korban Sdr. IS yang terluka parah dirujuk ke RSCM Jakarta untuk mendapatkan perawatan intensif,” kata Kasat Reskrim, Kompol Arif N. Yusuf saat dikonfirmasi.

    Menurutnya, kejadian bermula ketika saksi NN melihat beberapa mobil saling berkejaran dan berhenti di depan Indomaret Rest Area KM 45.

    Dari salah satu mobil minibus berwarna hitam, pelaku diduga menembakkan lima kali peluru, yang mengenai dua korban, IS (48) di bagian dada dan tangan kiri, serta RM (60) di bawah ketiak kanan.

    Keterangan lain diperoleh dari saksi AM, yang menyatakan kejadian bermula dari dugaan penyalahgunaan mobil rental milik keluarganya.

    “Pelaku diduga menggunakan GPS untuk memutuskan jejak kendaraan di Pandeglang. Setelah melacak dan mengejar, saksi menemukan mobil Brio warna oranye milik keluarganya di depan Indomaret Rest Area KM 45. Saat mobil tersebut diadang, pelaku tiba-tiba menembak secara brutal dan melukai dua korban,” kata Arief.

    Dari hasil olah TKP, kepolisian menemukan barang bukti berupa lima selongsong peluru 9 mm merek Luger dan satu unit mobil Brio warna oranye.

    Kapolresta Tangerang Kombes Baktiar Joko Mujiono menyampaikan pelaku masih dalam pengejaran.

    “Kami terus melakukan serangkaian penyelidikan secara komprehensif. Motifnya masih kita telusuri, dan kami berkomitmen untuk segera menangkap pelaku,” ujarnya.

    (yoa/dna)

    [Gambas:Video CNN]

  • Polisi Buru Pelaku Penembakan Maut di Rest Area Tol Tangerang-Merak

    Polisi Buru Pelaku Penembakan Maut di Rest Area Tol Tangerang-Merak

    Jakarta

    Polisi masih melakukan penyelidikan terkait penembakan terhadap dua orang pria IA (48) dan R (59) di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak. Polisi mengungkap sosok penembak menggunakan mobil SUV.

    “Kita belum bisa pastikan berapa orangnya, yang jelas diduga pelaku ini yang melakukan penembakan menggunakan kendaraan mobil. Mobil jenis SUV,” kata Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Purbawa saat dihubungi, Kamis (2/1/2025).

    Peristiwa terjadi pukul 04.30 WIB pagi tadi. Korban ditembak di depan minimarket di rest area tersebut sesaat setelah keluar dari mobilnya.

    Kapolresta Tangerang Kombes Baktiar Joko Mujiono didampingi Kasat Reskrim Kompol Arief Nazarudin terjun langsung melakukan pengecekan lokasi kejadian.

    “Mereka (korban) keluar dari dalam mobil, terjadi penembakan,” ucapnya.

    Pihak kepolisian sudah mengecek rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi. Saat ini, pelaku penembakan masih dalam pengejaran.

    Satu Korban Penembakan Tewas

    Aksi penembakan terjadi di rest area Tol Tangerang-Merak tepatnya di KM 45 arah Jakarta. Dilaporkan satu orang meninggal dunia, dan satu orang lainnya terluka.

    “Kronologis awal intinya terjadi peristiwa adanya penembakan. Korban berjumlah 2 orang. Satu orang korban meninggal dunia, satu orang dalam perawatan intensif,” kata Ipda Purbawa saat dihubungi, Kamis (2/1).

    “Pemeriksaan awal, korban meninggal ditembak di bagian dada. Untuk yang masih hidup itu ditembak di bahu,” ujarnya.

    (wnv/fas)

  • Motor Dinas Bapak Dipakai Anak Polisi untuk Bobol Bengkel, Sempat Kepergok Warga saat Beraksi

    Motor Dinas Bapak Dipakai Anak Polisi untuk Bobol Bengkel, Sempat Kepergok Warga saat Beraksi

    TRIBUNJATIM.COM – Dua remaja nekat membobol bengkel di Kota Jambi.

    Mereka menggunakan motor dinas polisi bermerek Yamaha Vixion warna cokelat.

    Ternyata, salah satu pelaku merupakan anak dari personel Polsek Kota Baru, Polresta Jambi.

    Kini motor dinas anggota kepolisian tersebut diamankan polisi.

    Kasi Humas Polresta Jambi Ipda Deddy mengatakan saat ini Polresta Jambi tengah menindaklanjuti adanya aksi yang dilakukan dua remaja di Kota Jambi menggunakan sepeda motor kepolisian.

    “Saat ini sedang ditindaklanjuti,” ujar Deddy saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, Sabtu (28/12/2024).

    Dia menerangkan, setelah peristiwa dua remaja yang menggunakan sepeda motor dinas polisi itu diamankan warga.

    Saat ini motor dinas tersebut diamankan di Mapolresta Jambi.

    “Udah ditahan di Polresta Jambi,” ungkap Deddy.

    Sebelumnya, warga Jerambah Bolong Kota Jambi menangkap 2 orang remaja yang melakukan aksi pembobolan di sebuah bengkel motor.

    Saat beraksi, keduanya berboncengan dengan sepeda motor dinas kepolisian milik orang tua salah satu pelaku. 

    Kapolsek Jambi Selatan, AKP Suwondo menyebut, peristiwa itu terjadi pada Kamis (26/12/2024) malam, di sebuah bengkel motor kawasan Jerambah Bolong, Kota Jambi.

    “Iya anak anggota, kebetulan lagi cuti, natalan ke Medan,” ujar Suwondo, Jumat (27/12/2024).

    Suwondo menerangkan salah satu pelaku berinisial K (15) merupakan anak anggota polisi yang berdinas di Polsek Kota Baru.

    Keduanya diamankan polisi usai disergap warga sekitar.

    “Motor dibawa untuk bongkar bengkel. Pelaku umur 15 tahun anak anggota pakai motor bapaknya,” jelasnya.

    Kedua remaja itu sempat dibawa ke Polsek Jambi Selatan.

    Namun, korban tak jadi membuat laporan karena mengenali orang tua dari pelaku.

    “Sampai di kantor (Polsek Jambi Selatan) tidak jadi korban buat laporan karena kenal baik dengan bapaknya yaitu anggota jadi tidak jadi buat laporan.

    “Bengkel sudah sempat dibongkar, tapi belum ada barang yang diambil,” tutup Suwondo.

    Sementara itu, kasus kendaraan dinas lainnya juga pernah terjadi di Trenggalek.

    Mobil dinas pak camat di Trenggalek menabrak pemotor yang sedang mengantarkan siswa ke sekolah.

    Peristiwa itu kemudian viral di media sosial.

    Diketahui, kecelakaan yang melibatkan mobil pelat merah dengan motor itu terjadi di jalan nasional Trenggalek.

    Terlihat, motor keluar dari gang mendadak diseruduk oleh mobil pelat merah merek Toyota Rush yang melaju dari arah Trenggalek menuju Ponorogo.

    Kanit Gakkum Satlantas Polres Trenggalek, Ipda Dwi Siswo menuturkan, kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Trenggalek-Ponorogo, tepatnya di Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Selasa (1/10/2024).

    “Kejadiannya pukul 06.25 WIB pagi,” kata Ipda Dwi Siswo.

    Laka lantas tersebut melibatkan Toyota Rush nopol AE 1208 SP yang dikemudikan oleh Setiyo Hari Sujatmiko (49), warga Kelurahan Sumbergedong, Trenggalek.

    Dari penelusuran Tribun Jatim Network, diketahui yang bersangkutan merupakan Camat Sukorejo, Kabupaten Ponorogo.

    Sedangkan lawannya adalah Yamaha Rx King nopol AG 5153 YE yang dikendarai Mujiono (38) yang berniat mengantarkan sekolah RMR (12).

    “Keduanya adalah warga Desa Duren, Kecamatan Tugu, Trenggalek,” tambah Ipda Dwi Siswo.

    Akibat laka lantas tersebut, pengendara mobil mengalami luka-luka, terutama di bibir dan mulut.

    Sedangkan pengendara sepeda motor dan penumpangnya mengalami patah kaki dan tangan serta pendarahan dan hermatum di kepala.

    “Kita larikan semua ke RSUD dr Soedomo Trenggalek agar segera mendapatkan pertolongan pertama,” tambahnya.

    Sedangkan kondisi Toyota Rush mengalami kerusakan parah di bodi bagian depan, tepatnya di kap mesin, begitu juga sepeda motor yang mengalami kerusakan parah baik di bodi maupun mesin.

    Kondisi terkini pak camat

    Camat Sukorejo Kabupaten Ponorogo, Setiyo Hari Sujatmiko dikabarkan mengalami kecelakaan di Kabupaten Trenggalek, Selasa (1/10/2024).

    Kecelakaan Camat Sukorejo yang dialami mantan Sekretaris Dinas Perhubungan itu tepatnya di Jalan Raya Trenggalek – Ponorogo tepatnya di Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek.

    Kecelakaan ini juga viral, video CCTV tersebar. Bahwa ada tabrakan antara motor dengan mobil Toyota Rush berplat nomor AE 1208 SP yang dikemudikan Miko—sapaan akrab—Setiyo Hari Sujatmiko.

    “Iya tadi pagi kecelakaan. Pak Miko (Setiyo Hari Sujatmiko) sehat ndak ada masalah alhamdulillah Pak Miko sehat,” Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Ponorogo, Sapto Djatmiko, Selasa sore.

    Menurutnya beberapa rekan dari Kecamatan Sukorejo maupun camat se Kabupaten Ponorogo telah ke Trenggalek untuk memastikan kondisi Miko.

    “Ndak parah kalau sepengetahuan saya. Itu saya dapat informasi juga dari rekan-rekan,” kata mantan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) ini.

    Menurutnya, jika dilihat waktu kejadian juga atah mobil dari Miko, kemungkinan besar mau berangkat kerja ke Ponorogo.

    “Melihat posisi dari Tugu Trenggalek ke Ponorogo sepertinya mau berangkat kerja,” pungkasnya.

    Sebelumnya, Viral video di media sosial Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) yang melibatkan mobil plat merah dengan sepeda motor di ruas jalan nasional.

    Nampak sepeda motor yang keluar dari gang diseruduk oleh Toyota Rush yang melaju dari arah Trenggalek menuju Ponorogo.

    Kecelakaan tersebut terjadi di Jl. Raya Trenggalek – Ponorogo tepatnya di Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Selasa (1/10/2024).Kejadiannya pukul 06.25 WIB pagi.

    Laka Lantas tersebut melibatkan Toyota Rush NoPol AE 1208 SP yang dikemudikan oleh Setiyo Hari Sujatmiko (49), warga Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek.

    Dari penelusuran Tribun Jatim Network diketahui yang bersangkutan merupakan Camat Sukorejo, Kabupaten Ponorogo.

    Sedangkan lawannya adalah Yamaha Rx King NoPol AG 5153 YE yang dikendarai Mujiono (38) yang berniat mengantarkan sekolah Rafael Mudya Ramadhan (12).Keduanya adalah warga Desa Duren, Kecamatan Tugu.

    Akibat Laka Lantas tersebut, pengendara mobil mengalami luka-luka terutama di bibir dan mulut.

    Sedangkan pengendara sepeda motor dan penumpangnya mengalami patah kaki dan tangan serta pendarahan dan hermatum di kepala.

    Sedangkan kondisi Toyota Rush mengalami kerusakan parah di bodi bagian depan tepatnya di kap mesin, begitu juga sepeda motor yang mengalami kerusakan parah baik di body maupun mesin.

  • Tim Gegana pastikan keamanan Natal di Tangerang Banten

    Tim Gegana pastikan keamanan Natal di Tangerang Banten

    Sumber foto: Antara/elshinta.com.

    Tim Gegana pastikan keamanan Natal di Tangerang Banten
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Selasa, 24 Desember 2024 – 19:06 WIB

    Elshinta.com – Tim Gegana Sat Brimob, Kepolisian Daerah (Polda) Banten memastikan keamanan pelaksanaan ibadah Natal di Kabupaten Tangerang, Selasa, salah satunya dengan melakukan sterilisasi Gereja Santo Gregorius Agung, Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Tangerang, Banten.

    “Sterilisasi ini adalah langkah penting untuk memastikan tempat ibadah benar-benar aman, sehingga jemaat dapat melaksanakan ibadah malam Natal dengan tenang dan nyaman,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono di Tangerang, Banten, Selasa (24/12).

    Ia mengatakan, Tim Gegana melakukan pengecekan dan pemeriksaan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada potensi ancaman yang dapat mengganggu jalannya ibadah Natal.

    Menurutnya, situasi di gereja yang dilakukan sterilisasi hingga saat ini terpantau aman dan kondusif, dengan jemaat yang masih belum banyak hadir.

    “Sterilisasi di tempat ibadah akan terus dilakukan di berbagai titik di wilayah hukum Polresta Tangerang sebagai bagian dari Operasi Lilin Maung 2024,” ujarnya.

    Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan hal mencurigakan demi mendukung terciptanya suasana kondusif.

    “Polresta Tangerang bersama Polda Banten berkomitmen memberikan pelayanan maksimal dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momen Natal dan tahun baru,” ungkap dia.

    Sementara itu, Kabag Ops Polresta Tangerang Kompol Kosasih menambahkan bahwa dalam memberikan pengamanan periode Natal dan Tahun Baru kali ini pihaknya menyediakan enam posko pengamanan dan pelayanan untuk menjaga serta melayani aduan masyarakat selama arus libur panjang tersebut.

    “Untuk tahun ini kami mendirikan enam posko pantau dan pelayanan,” katanya.

    Dia mengungkapkan, dari enam posko yang didirikan itu di antaranya mencakup wilayah Citra Raya Cikupa sebagai posko terpadu, Tigaraksa, Pasar Kemis, Adiasa Cisoka, Rest Area KM 43 Cisoka dan Rest Area KM 45 Balaraja.

    “Seluruh posko kami dirikan di lokasi dan jalur strategis dan juga sebagian ditempatkan di lokasi tempat ibadah bagi umat yang merayakan Natal,” ungkapnya.

    Selain posko, pihaknya juga menyiagakan 713 personel pengamanan untuk menjaga arus mudik Natal dan tahun baru di daerah Kabupaten Tangerang.

    “Personel sebanyak 713 orang ini belum termasuk petugas gabungan dari TNI, Polisi Pamong Praja dan Dishub setempat,” kata dia.

    Sumber : Antara