Tag: Muhammad Taufik

  • Raksasa Migas Malaysia & Prancis Garap Proyek Harta Karun di Papua

    Raksasa Migas Malaysia & Prancis Garap Proyek Harta Karun di Papua

    Jakarta

    Perusahaan minyak & gas (migas) Malaysia Petronas dan raksasa migas asal Prancis TotalEnergies resmi menandatangani Strategic Cooperation Agreement (SCA) dan dua Farm Out Agreement (FOA) untuk memperluas kerja sama dalam operasi hulu migasnya di Malaysia serta pengelolaan Kontrak Bagi Hasil untuk Wilayah Kerja Bobara di Indonesia.

    Petronas Carigali North Madura II Ltd ditetapkan sebagai pemenang lelang Wilayah Kerja (WK) Bobara sejak awal tahun 2024 lalu. Blok migas ini merupakan bagian dari penawaran wilayah kerja migas tahap III tahun 2023.

    WK Bobara berada di offshore Papua Barat dengan luas 8.444,49 km2. Dia mengatakan, WK ini diperkirakan memiliki sumber daya migas sekitar 6,8 miliar barel minyak ekuivalen (BBOE).

    Kesepakatan ini memperkuat kemitraan yang telah lama terjalin antara kedua perusahaan, dengan SCA menguraikan peluang strategis baik di tingkat internasional maupun domestik yang mencakup kegiatanı eksplorasi dan produksi, gas dan gas alam cair (LNG), pengurangan emisi karbon, serta bentuk kerja sama lainnya.

    Di Malaysia, Petronas, melalui anak perusahaannya, PETRONAS Carigali Sdn Bhd, bersama Total Energies EP Malaysia akan mengeksplorasi beberapa blok eksplorasi lepas pantai di cekungan yang paling prospektif di negara tersebut. Kemitraan strategis ini menggabungkan keahlian eksplorasi dan operasional Petronas dengan kemampuan teknis Total Energies untuk mengoptimalkan efisiensi eksplorasi serta mengembangkan sumber daya migas Malaysia secara berkelanjutan.

    Sementara itu, di Indonesia, Petronas, melalui anak perusahaannya, Petronas Energy Bobara Sdn Bhd, dan Total Energies telah mencapai kesepakatan FOA untuk Kontrak Bagi Hasil Wilayah Kerja Bobara.

    Kolaborasi ini bertujuan memanfaatkan keahlian gabungan kedua perusahaan untuk mengembangkan sumber daya migas baru di Wilayah Kerja ini yang terletak di perairan dalam Indonesia Timur. Transaksi terkait hal tersebut, saat ini masih dalam proses persetujuan oleh Pemerintah Indonesia.

    Acara penandatanganan ini dihadiri oleh pimpinan senior dari kedua perusahaan, termasuk Petronas President and Group Chief Executive Officer, Tan Sri Tengku Muhammad Taufik, Petronas Executive Vice President and Chief Executive Officer of Upstream, Mohd Jukris Abdul Wahab, Total Energies Chairman and Chief Executive Officer, Patrick Pouyanné serta TotalEnergies President of Exploration & Production, Nicolas Terraz.

    Petronas President and Group Chief Executive Officer, Tan Sri Tengku Muhammad Taufik mengatakan, kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam komitmen bersama untuk mendukung pertumbuhan dan penciptaan nilai jangka panjang. Kerja sama ini juga untuk saling melengkapi peluang baru.

    “Melalui kemitraan ini, kami akan mengeksplorasi dan mengembangkan potensi hidrokarbon yang unggul di blok eksplorasi frontier di Malaysia dan Indonesia. Fokus kami adalah mengoptimalkan potensi komersial dengan tetap memberikan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (20/6/2025).

    Sementara itu, Chairman and Chief Executive Officer Total Energies Patrick Pouyanné dengan adanya perjanjian ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu produsen gas utama di Malaysia.

    “Kami sangat antusias untuk memperluas kehadiran kami di negara ini, yang kami anggap sebagai platform strategis bagi produksi dengan biaya rendah dan emisi karbon yang minim, sekaligus mendukung peningkatan arus kas melalui akses ke pasar LNG Asia,” katanya.

    “Kemitraan strategis antara Total Energies dan Petronas, yang melampaui batas wilayah Malaysia melalui berbagai kolaborasi global, memberikan kami akses ke portofolio yang luas dan beragam di negara ini, mulai dari tahap eksplorasi hingga produksi,” tambahnya.

    (hns/hns)

  • Siswi di Tulungagung Meninggal Usai Salip Truk di Depannya

    Siswi di Tulungagung Meninggal Usai Salip Truk di Depannya

    Tulungagung (beritajatim.com) – Seorang siswi SMKN di Tulungagung meninggal dunia usai mengalami kecelakaan. Korban diketahui berinisial ADS (18) warga Desa Bono, Kecamatan Boyolangu.

    Korban mengalami kecelakaan di Jl Ki Mangunsarkoro Desa Beji, saat berusaha mendahului truk di depannya. Akibat benturan keras korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

    Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M Taufik Nabila mengatakan peristiwa kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu korban yang mengendarai sepeda motor dengan plat nomor AG 2758 REN melaju dari arah utara menuju selatan.

    Sedangkan di depannya terdapat truk yang dikemudikan oleh Heri Fananto (38), warga Desa Bendoulung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. “Didepan korban ada truk yang berjalan searah,” ujarnya, Kamis (12/06/2025).

    Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, peristiwa kecelakaan bermula saat korban mencoba mendahului truk tersebut. Namun diduga korban tidak memiliki ruang gerak yang cukup sehingga terjadi benturan. Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka berat di kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

    “Jadi tidak ada benturan dengan kendaraan lain dari arah depan. Dia terjatuh di aspal jalan, kepalanya membentur,” tuturnya.

    Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit. Mereka juga meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian. Polisi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Tulungagung agar selalu berhati-hati di jalan raya.

    “Kami mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menaati peraturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Jangan memaksakan diri saat menyalip apabila kondisi tidak memungkinkan,” pungkasnya. [nm/ted]

  • Petronas PHK 5.000 Karyawan, PM Malaysia: Mayoritas Karyawan Kontrak

    Petronas PHK 5.000 Karyawan, PM Malaysia: Mayoritas Karyawan Kontrak

    Jakarta, Beritasatu.com – BUMN terbesar Malaysia, Petronas, berencana melakukan efisiensi. Perusahaan migas tersebut rencanannya akan mengurangi 10% total pegawai mereka.

    Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, yang juga merangkap jabatan sebagai Menteri Keuangan Malaysia, mengatakan sebagian besar karyawan Petronas yang dikurangi bukan pegawai tetap.

    “Kebanyakan melibatkan (karyawan, red) kontrak,” kata Anwar seperti dilansir dari Bernama, Sabtu (7/6/2025).

    Seperti dilansir dari situs Petronas, perusahaan tersebut memiliki sekira 50.000 karyawan. Artinya, Petronas akan mengurangi sekira 5.000 karyawan.

    Sebelumnya diberitakan, Presiden dan CEO Grup Petronas Tengku Muhammad Taufik menyebut, perusahaan migas ini harus harus melakukan restrukturiasi agar tetap bisa bersaing. Petronas pun tengah melakukan tinjauan menyeluruh atas operasinya, termasuk aset, proses, pengeluaran, dan tenaga kerja.

    PHK tersebut diklaim dapat menyelaraskan perusahaan dengan target jangka panjang dan memberikan nilai lebih besar. Estimasi pengurangan pegawai pun diperkirakan mencapai 10% dari total tenaga kerja.

    Selain itu, Petronas akan menerapkan pembekuan pada aktivitas recruiting atau perekrutan tenaga kerja baru hingga Desember 2026. Namun, untuk beberapa posisi penting masih akan dilakukan, tergantung kebutuhan bisnis perusahaan.

    Dia berharap transformasi ini mampu membawa Petronas lebih sehat di tengah transisi energi yang penuh tantangan, memperkuat ketahanannya, dan memungkinkan untuk tetap kompetitif.

  • PM Malaysia angkat bicara soal pengurangan pegawai Petronas

    PM Malaysia angkat bicara soal pengurangan pegawai Petronas

    Petronas mungkin mengurangi sekitar 5.000 karyawan

    Jakarta (ANTARA) – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim ikut angkat bicara mengenai peluang perusahaan migas Malaysia, Petronas mengurangi 10 persen dari jumlah pegawainya.

    Anwar yang juga merangkap jabatan sebagai Menteri Keuangan Malaysia itu mengatakan sebagian besar karyawan Petronas yang dikurangi –sebagai langkah transformasi dan efisiensi perusahaan– merupakan pegawai kontrak.

    “Kebanyakan melibatkan (posisi) kontrak,” kata Anwar sebagaimana dikutip dari Kantor Berita Malaysia, Bernama, di Jakarta, Sabtu.

    Presiden dan CEO Grup Petronas Tengku Muhammad Taufik mengatakan Petronas membuka kemungkinan mengurangi 10 persen karyawan sebagai langkah transformasi dan efisiensi perusahaan.

    Petronas memiliki sekitar 50.000 karyawan menurut situs webnya. Artinya, Petronas mungkin mengurangi sekitar 5.000 karyawan.

    Namun, Taufik membantah bahwa perusahaan milik negara itu akan keluar dari bisnisnya di Kanada.

    Petronas menyatakan mereka perlu menyesuaikan jumlah tenaga kerjanya untuk memastikan keberlanjutan perusahaan dalam beberapa dekade mendatang.

    Petronas juga akan menerapkan pembekuan umum pada aktivitas perekrutan tenaga kerja hingga Desember 2026, dengan pengecualian untuk posisi penting bisnis tertentu, yang akan dinilai berdasarkan kasus per kasus.

    Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Petronas bakal PHK 10% Karyawan untuk Pangkas Biaya

    Petronas bakal PHK 10% Karyawan untuk Pangkas Biaya

    Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan minyak milik negara Malaysia, Petroliam Nasional atau Petronas akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 10% karyawan. Ini dilakukan dalam upaya restrukturisasi demi mengurangi biaya akibat jatuhnya harga minyak mentah.

    Petronas sendiri memiliki karyawan hampir 50.000 orang. Artinya, dengan PHK 10%, maka karyawan yang terdampak mencapai sekitar 5.000 orang.

    Dilansir dari Reuters, Sabtu (7/6/2025), CEO Petronas Tengku Muhammad Taufik mengatakan, langkah PHK diambil demi memastikan kelangsungan hidup perusahaan dalam beberapa dekade mendatang.

    Petronas pun sebelumnya dikabarkan sedang mempertimbangkan penjualan perusahaan Kanada-nya, yang sebelumnya dikenal sebagai Progress Energy Resources Corp.

    Namun, Taufik membantah. Dia mengatakan, pihaknya tidak memiliki rencana untuk hengkang dari bisnisnya di Kanada.

    “Kanada sangat penting bagi ambisi kami untuk mempertahankan posisi kami di sektor gas alam cair,” kata Taufik.

    Kabar rencana PHK di Petronas sejatinya sudah berhembus sejak awal 2025 lalu. Rencana itu dicetuskan dalam upaya memastikan kelangsungan perusahaan dalam jangka panjang.

    “Alasan untuk melakukan hal ini adalah untuk memastikan kelangsungan hidup Petronas dalam beberapa dekade mendatang. Jika kita tidak melakukannya sekarang, tidak akan ada Petronas dalam 10 tahun,” ujar taufik Februari 2025 lalu.

    Saat itu, taufik tak menyebutkan berapa banyak pegawai yang akan terdampak perampingan tersebut. Kantor berita pemerintah Malaysia, Bernama, memuat berita serupa.

    Dalam briefing editor, Taufik mengatakan bahwa langkah perampingan adalah untuk memastikan Petronas dapat terus berkontribusi pada pembangunan bangsa.

    Taufik mengatakan, perampingan karyawan tersebut bukan merupakan hasil dari kesepakatan antara Petronas dan pemerintah negara bagian Sarawak mengenai distribusi gas lokal.

    Tahun lalu, negosiasi antara Petronas dan Petros Sarawak menimbulkan kekhawatiran akan dampaknya terhadap Petronas, yang merupakan kontributor utama bagi kas negara bagian dan operasinya di Sarawak, yang memiliki lebih dari 60% cadangan gas Malaysia.

    Menurut The Edge, Taufik menuturkan bahwa pengembangan proyek migas ke depan akan menghadapi margin yang lebih tipis dan terdapat tantangan teknis yang lebih tinggi.

    Pemerintah Malaysia memperkirakan produksi gas alam dan minyak mentah yang lebih rendah pada 2025 karena rencana penutupan beberapa fasilitas produksi untuk pemeliharaan dan berkurangnya permintaan di beberapa pasar ekspor.

    Taufik mengatakan bahwa komposisi kontrak bagi hasil juga diperkirakan akan berubah, yang akan membuat bagian pendapatan Petronas turun.

    Dia menambahkan bahwa margin menguntungkan yang dinikmati oleh perusahaan akan menyusut dari di atas 20% saat ini menjadi di kisaran dua digit rendah pada tahun-tahun mendatang.

  • Kurangi 10 persen pegawai, Petronas jalani transformasi strategis

    Kurangi 10 persen pegawai, Petronas jalani transformasi strategis

    Petronas berusaha untuk menyelesaikan proses pemberitahuan kepada staf yang terdampak secara bertahap hingga akhir tahun ini

    Jakarta (ANTARA) – Petroliam Nasional Berhad (Petronas), perusahaan minyak dan gas asal Malaysia, menyatakan tengah menjalani transformasi strategis untuk menjadi perusahaan energi yang lebih tangkas dan terintegrasi, yang terus memberikan solusi energi yang aman, andal, dan berkelanjutan.

    Beberapa upaya untuk mencapai transformasi itu adalah peninjauan seluruh operasi hingga peluang pengurangan 10 persen dari total jumlah pegawai.

    “Mengingat tantangan global dan domestik yang kompleks, Petronas tengah melakukan tinjauan menyeluruh atas operasinya, termasuk aset, proses, pengeluaran, dan tenaga kerja, untuk memastikan perusahaan tetap kompetitif dan siap menghadapi masa depan,” ujar Presiden dan CEO Grup Petronas Tengku Muhammad Taufik dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

    Dia mengatakan penilaian tenaga kerja menyeluruh di seluruh perusahaan ini ditujukan untuk menyelaraskan organisasi dengan arahan jangka panjang guna memberikan nilai yang lebih besar.

    “Kami menyadari bahwa proses ini dapat mengakibatkan penyesuaian tenaga kerja yang sulit tetapi perlu, dengan estimasi pengurangan 10 persen dari total tenaga kerja kami. Petronas berusaha untuk menyelesaikan proses pemberitahuan kepada staf yang terdampak secara bertahap hingga akhir tahun ini,” jelasnya.

    Dia menuturkan Petronas tetap berkomitmen penuh untuk mengelola proses ini dengan transparansi, perhatian, dan memberikan rasa hormat bagi semua karyawan yang terdampak.

    Untuk memfasilitasi tindakan tersebut, Petronas akan menerapkan pembekuan umum pada aktivitas perekrutan tenaga kerja hingga Desember 2026, dengan pengecualian untuk posisi penting bisnis tertentu, yang akan dinilai berdasarkan kasus per kasus.

    “Tinjauan menyeluruh atas aset, proses, pengeluaran, dan orang-orangnya merupakan perubahan mendasar yang penting bagi Petronas untuk bersaing dan mendorong pertumbuhan masa depan di tengah lingkungan pasar yang semakin menantang,” tambahnya.

    Dia berharap transformasi dapat menempatkan Petronas pada posisi yang lebih baik untuk memastikan relevansinya di tengah transisi energi yang penuh tantangan, memperkuat ketahanannya, dan memungkinkannya untuk tetap kompetitif, bahkan saat perusahaan mempercepat pertumbuhan melalui investasi yang ditargetkan sambil menciptakan tenaga kerja yang berorientasi pada nilai dan tangkas.

    Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Video Oknum Polisi Tabrak Pemotor di Tulungagung Viral, Ini Faktanya

    Video Oknum Polisi Tabrak Pemotor di Tulungagung Viral, Ini Faktanya

    Tulungagung (beritajatim.com) – Sebuah video yang menarasikan oknum anggota Satlantas Polres Tulungagung menabrak pemotor saat mengejar pelanggar lalu lintas viral di media sosial. Dalam rekaman itu tampak dua polisi berdiri di dekat korban kecelakaan, disertai klaim bahwa mereka menabrak pengendara. Video ini langsung memicu pro dan kontra di kalangan netizen.

    Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M Taufik Nabila, menegaskan bahwa narasi dalam video tersebut keliru. Ia menjelaskan ada dua kejadian yang terjadi secara bersamaan: pengejaran pelanggar lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara lain.

    Insiden bermula saat petugas Satlantas mendapati dua orang pengendara Honda Beat tanpa helm di kawasan Pos Tamanan, Kecamatan Tulungagung Kota. Saat dihentikan, mereka justru kabur dan tancap gas.

    “Keduanya diketahui tidak mengenakan helm,” ujar AKP Taufik, Senin (19/5/2025).

    Polisi kemudian melakukan pengejaran hingga ke Desa Tanjungsari. Saat itu, pelanggar menabrak seorang pengendara yang hendak keluar dari gang. Kecelakaan tersebut direkam oleh warga dan diunggah ke media sosial dengan narasi yang menyebut polisi sebagai pihak yang menabrak korban.

    “Hal itu salah, kita di lokasi justru membantu dengan memanggil ambulan untuk menyelamatkan korban,” tegasnya.

    Korban mengalami luka ringan dan telah mendapat perawatan medis. AKP Taufik juga mengimbau masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

    “Kami imbau kepada masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum tentu benar di media sosial. Saring sebelum sharing, karena bisa menimbulkan kesalahpahaman publik,” pungkasnya. [nm/beq]

  • ATM Bank DKI Sudah Normal, Begini Keluhan Nasabah Selama Sistem Error dan Kritik Anggota DPRD DKI

    ATM Bank DKI Sudah Normal, Begini Keluhan Nasabah Selama Sistem Error dan Kritik Anggota DPRD DKI

    TRIBUNJAKARTA.COM – Layanan transaksi antarbank melalui ATM Bank DKI kini sudah dapat diakses kembali.

    Sebelumnya sejumlah nasabah Bank DKI mengeluhkan terjadinya sistem error ketika melakukan transaksi melalui layanan perbankan tersebut.

    “Kami memahami bahwa aktivitas pemeliharaan sistem ini telah memberikan ketidaknyamanan bagi sebagian nasabah. Namun, hal ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan keandalan layanan digital Bank DKI,” kata Direktur Utama Bank DKI, Agus H Widodo, Selasa (8/4/2025).

    Agus menyebut, gangguan yang sempat terjadi karena adanya fitur pemeliharaan sistem keamanan yang aktif sebagai langkah dalam menjaga kualitas pelayanan.

    Sistem keamanan tersebut menjadi proteksi Bank DKI untuk memastikan stabilitas layanan dan keamanan transaksi seluruh nasabah.

    Dalam proses pemeliharaan sistem ini, berbagai proses telah dilakukan, seperti percepatan pemulihan sistem (recovery), koordinasi intensif dengan pihak regulator, audit sistem secara menyeluruh, dan penguatan manajemen risiko sistem teknologi informasi.

    Kini nasabah sudah dapat kembali melakukan berbagai transaksi di ATM Bank DKI, seperti tarik tunai, cek saldo, transfer lintas bank (off us), hingga pembayaran tagihan.

    Agus pun menyampaikan permintaan maaf kepada para nasabah atas gangguan layanan yang sempat terjadi selama periode libur lebaran kemarin.

    “Dapat diinformasikan pula bahwa pada hari ini layanan operasional pada seluruh kantor cabang Bank DKI telah kembali beroperasi secara normal dan dapat diakses nasabah untuk memenuhi kebutuhan layanan perbankan secara optimal,” kata dia.

    Sejumlah nasabah Bank DKI sempat mengeluhkan adanya gangguan ketika melakukan transaksi melalui layanan perbankan Bank DKI, termasuk melalui aplikasi JakOne Mobile.

    Nabila (26) salah satunya. Nabila mengaku sudah menjadi nasabah Bank DKI sejak 2018 silam.

    Ia pun mengalami kendala sistem eror pada aplikasi JakOne Mobile pada Selasa (1/4/20250 ketika dirinya hendak melakukan transfer ke bank lain.

    “Dari awal bulan enggak bisa ngapa-ngapain karena JakOne enggak bisa transfer ke bank lain. Untuk transfer ke sesama Bank DKI bisa,” ujar Nabila, kepada Warta Kota, Senin (7/4/2025).

    Nabila menyebut, bukan hanya rekening Bank DKI yang tak bisa transfer ke bank lain, namun bank lain juga tidak bisa melakukan transfer ke rekening Bank DKI miliknya.

    “Dari bank lain juga enggak bisa transfer ke (Bank) DKI. Jadi yang bisa benar-benar cuman transaksi antara (Bank) DKI aja,” lanjutnya.

    Nabila pun menyayangkan atas gangguan tersebut yang terjadi selama berhari-hari.

    “Bank lain rata-rata kalau maintenance cuman beberapa jam dan di jam malam. Lah ini sampai berhari-hari,” sambung Nabilah.

    Berbeda dengan Nabila, Nur Ihsan nasabah Bank DKI lainnya justru mengeluhkan gangguan yang terjadi sejak hari H Lebaran atau Senin (31/3/2025).

    Bukan cuma gagal melakukan transaksi ke bank lain, Nur Ihsan bahkan juga mengaku tak bisa transaksi meski ke sesama Bank DKI.

    “Pernah saya di resto pas mau bayar (pakai) QRIS-nya, enggak bisa, malu banget,” kata Nur Ihsan.

    Nur Ihsan bercerita, ia sempat gagal ketika melakukan transaksi pembayaran dengan QRIS saat berada di restoran.

    Hal ini membuat ia terpaksa harus meminjam uang cash ke teman untuk membayar biaya makan di restoran tersebut.

    “Pada akhirnya teman ada cash, pinjam (uangnya) dulu,” lanjut Ihsan.

    Pengalaman ini pun ternyata juga dialami nasabah bernama samaran Putri.

    Kepada Wartakota, Putri menuturkan baru menyadari aplikasi JakOne Mobile milik Bank DKI mengalami eror ketika dirinya sedang makan di sebuah restoran.

    Saat ingin membayar menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), rupanya transaksinya tak kunjung berhasil.

    Akan tetapi kata Putri, saldonya jusru tetap terpotong meski pihak restaurant tidak menerima pembayaran tersebut.

    “Saya tahu ini eror karena saat saya sedang makan di resto yang hanya menerima pembayaran melalui pindai Qris. Saldo saya terpotong tetapi pihak restoran tidak menerimanya. Sampai beberapa kali itu,” ucap Putri kepada Wartakotalive.com, Senin (7/4/2025).

    Putri mengaku tahu bahwa aplikasi tersebut eror sejak Sabtu (29/3/2025) menjelang Hari Raya Idul Fitri.

    Alhasil, Putri tak berani untuk menggunakan aplikasi JakOne Mobil tersebut untuk melakukan transaksi hingga Senin (7/4/2025) kemarin meskipun dana yang sudah terpotong di restoran itu akhirnya telah dipulihkan beberapa hari kemudian.

    “Iya sampai sekarang jadinya enggak berani pakai. Saya memikirkan betapa repotnya harus menguhubungi Bank DKI untuk mengajukan pengembalian dana. Ternyata beberapa hari kemudian dananya masuk,” ungkap Putri.

    Dapat kritikan dari DPRD DKI Jakarta

    Masalah gangguan layanan yang dialami Bank DKI sejak 29 Maret 2025 ini, menyorot perhatian DPRD DKI Jakarta.

    Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli mengatakan bakal memanggil seluruh Direksi Bank DKI terkait masalah itu.

    Pemanggilan itu, kata Zoelkifli rencananya akan dilakukan pada Rabu (9/4/2025).

    “Kita akan memanggil nih ya Bank DKI jadi besok hari Rabu (9/4/2025), seluruh direksinya ke komisi B DPRD DKI Jakarta,” kata Zoelkifli kepada wartawan, Selasa (8/4/2025).

    Pemanggilan itu dilakukan untuk mendengar penjelasan dari Bank DKI terkait masalah yang sempat terjadi sekaligus sebagai upaya dalam mencari solusi. 

    Dia berpendapat, salah satu kelemahan dari sistem Bank DKI yakni dari segi teknologi yang digunakan. 

    “Karena kan jadi malu-maluin terhadap bank yang lain, yang saya lihat memang kelemahan dari teknologi yang dipakai mungkin oleh Bank DKI sehingga kemudian hal-hal yang sifatnya teknis seperti itu kok enggak bisa terpecahkan,” kata Zoelkifli.

    Ia pun berharap agar solusi dari permasalahan tersebut bisa segera terpecahkan.

    Pihaknya akan menanyakan apakah direksi Bank DKI saat ini masih bisa melaksanakan perbaikan atau mungkin akan dilakukan usulan perubahan direksi.

    “Atau kah kita mengusulkan perubahan direksi atau yang lain, dan saya dengar juga dari gubernur dan wakil gubernur juga sudah berkomunikasi dengan Bank DKI. Mudah-mudahan nanti dari dua sisi,” ucapnya. (TRIBUNJAKARTA/WARTAKOTA).

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsAppChannel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya.

  • Uji Coba One Way di Jalan Letjen Sutoyo Sidoarjo Dimulai, Digelar Selama Tiga Hari

    Uji Coba One Way di Jalan Letjen Sutoyo Sidoarjo Dimulai, Digelar Selama Tiga Hari

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik

    TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO – Uji coba penerapan sistem one way di Jalan Letjen Sutoyo Sidoarjo dimulai pada Selasa (18/3/2025).

    Hal itu dilakukan sebelum resmi diberlakukan rekayasa lalu lintas di jalur utama pintu masuk dan keluar Terminal Purabaya di Bungurasih, Sidoarjo.

    Uji coba itu dilakukan sampai tiga hari ke depan oleh Satlantas Polresta Sidoarjo.

    Dalam prosesnya, petugas disiagakan di sejumlah titik.

    Sejumlah rambu pemberitahuan juga dipasang di sana. 

    “Uji coba dilakukan untuk memberikan sosialisasi lanjutan kepada masyarakat yang biasa melintas di sana. Sekaligus untuk memantapkan kesiapan petugas,” ujar Kasatlantas Polresta Sidoarjo, AKP Jodi Indrawan. 

    Dalam proses uji coba itu, terlihat masih ada sejumlah pengendara yang nekat menerobos.

    Mereka belum mengetahui rencana rekayasa lalu lintas di sana meski sosialisasi juga sudah disebar di berbagai media sosial sejak beberapa waktu lalu. 

    Terhadap pengendara yang melanggar itu, petugas pun memberikan sosialisasi. Menyampaikan secara jelas tentang pemberlakuan aturan baru untuk jalur tersebut.  

    Kebanyakan yang melanggar adalah pengendara roda dua dari arah Jembatan Layang Waru yang berusaha belok menuju ke arah Medaeng atau Jalan Letjen Sutoyo. 

    “Uji coba ini dilaksanakan selama tiga hari, sampai hari Kamis, 20 Maret 2025. One way ini akan berlaku efektif mulai hari Jumat, 21 Maret 2025,” tegas AKP Jodi Indrawan.

    Selama masa uji coba, pengendara yang melanggar bakal diingatkan.

    Tapi ketika sudah resmi diberlakukan sistem satu jalur di jalan itu, pengendara yang melanggar bakal ditindak dengan cara ditilang. 

    Dia menyampaikan, rekayasa arus lalu lintas ini dilakukan untuk menekan kemacetan yang kerap terjadi di ruas Jalan Letjen Sutoyo. Utamanya ketika arus mudik Lebaran Idulfitri. 

    Selain jalur satu arah, Satlantas Polresta Sidoarjo juga telah melakukan rekayasa arus lalu lintas lainnya.

    Seperti rekayasa durasi traffic light (TL) yang bekerja sama dengan Dinas Perhubungan maupun memasang pembatas-pembatas jalan, serta sejumlah upaya lain. 

    Dalam rekayasa ini, Jalan Letjen Sutoyo diberlakukan satu arah, yaitu dari arah Medaeng-Layang Waru.  

    Kendaraan yang keluar dari gang Jalan Asrama Brimob, gang Jalan Komplek Kehakiman, gang Jalan Yos Sudarso, gang Jalan Joyoboyo, wajib belok kanan dan dilarang belok kiri.

    Kendaraan dari gang Ramayana, pintu keluar Terminal Purabaya, wajib belok kiri dan dilarang belok kanan.

    Sementara di persimpangan Layang Waru, seluruh kendaraan dari arah Sidoarjo dilarang belok ke kiri.

    Bagi yang perlu ke Jalan Letjen Sutoyo atau Medaeng, diarahkan lurus ke Bundaran Waru.

    “Kendaraan dilarang memasuki gang yang ada di sekitar jalan menuju Bundaran Waru karena gang tersebut tidak memungkinkan untuk persimpangan kendaraan. Dan seluruh kendaraan dari arah Surabaya dilarang putar balik di bawah Layang Waru,” urainya. 

    Sedangkan di terowongan Cito Mall, kendaraan roda empat atau lebih (kecuali roda dua) dari arah Masjid Agung Surabaya dilarang melewati terowongan, dialihkan ke kiri atau depan Cito.  

    “Bagi mobil yang keluar dari Exit Cito Mall, diarahkan belok ke kiri dan dilarang belok kanan melewati terowongan,” lanjutnya.

  • JATIM TERPOPULER: Jalan Letjen Sutoyo Sidoarjo Diubah Satu Arah – Barista Kopi Keliling Maling Motor

    JATIM TERPOPULER: Jalan Letjen Sutoyo Sidoarjo Diubah Satu Arah – Barista Kopi Keliling Maling Motor

    TRIBUNJATIM.COM – Kumpulan berita peristiwa yang terjadi di Jawa Timur (Jatim) tersangkum dalam berita terpopuler Jatim, Sabtu 15 Maret 2025.

    Berita pertama, Satresnarkoba Polres Malang mengungkap kasus home industry minuman keras (miras) merek Trobas di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

    Ada juga berita Jalan Letjen Sutoyo Sidoarjo diubah menjadi satu ara, menjelang Hari Raya Idu lfitri 2025.

    Selanjutnya berita anggota Tim Unit Reskrim Polsek Wiyung Polrestabes Surabaya berhasil menangkap pria berinisial RS (24) anggota komplotan maling motor yang kerap beraksi menyatroni parkiran kosan di Wilayah Surabaya Barat. 

    Berikut selengkapnya berita terpopuler Jatim hari ini, Sabtu (15/3/2025) di TribunJatim.com.

    1. Polisi Gerebek Home Industry Miras di Malang, 2 Pelaku Diamankan, Ternyata sudah 5 Bulan Beroperasi

    MIRAS – Satresnarkoba Polres Malang ungkap kasus miras ilegal di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jumat (14/3/2025). Dua orang tersangka diamankan karena mengedarkan miras ilegal merek Trobas. (Tribun Jatim Network/Lu’lu’ul Isnainiyah)

    Satresnarkoba Polres Malang mengungkap kasus home industry minuman keras (miras) merek Trobas di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

    Dari kasus ini, polisi menahan dua orang tersangka.

    Wakapolres Malang, Kompol Bayu Halim Nugroho mengatakan, kedua tersangka yang diamankan yaitu Suhari (44) warga Desa Wonorejo, dan Hendro (55) warga Desa Bantur.

    Keduanya merupakan warga Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

    “Awalnya, petugas menerima laporan dari masyarakat bahwa ada seseorang yang menjual miras jenis Trobas di wilayah Kecamatan Bantur. Setelah mendapatkan informasi, petugas langsung melakukan penyelidikan,” kata Bayu dalam konferensi pers di Polres Malang, Jumat (14/3/2025).

    Selanjutnya, pada 11 Maret 2025 sekira pukul 17.00 WIB polisi menangkap Suhari di sebuah rumah di Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.

    Kemudian dilakukan penggeledahan di rumah tersebut.

    Dari hasil penggeledahan, polisi menyita barang bukti berupa 6 jeriken ukuran 20 liter miras jenis Trobas, 6 dus berisi 120 botol ukuran 1 liter miras, sebuah ponsel, serta mobil Toyota Kijang Innova.

    Polisi kemudian melakukan interogasi pada tersangka.

    Suhari mengaku mendapatkan miras Trobas dengan membelinya dari Hendro.

    Selanjutnya polisi mengamankan Hendro di rumahnya pada hari yang sama.

    Baca selengkapnya

    2. Jelang Lebaran, Jalan Letjen Sutoyo Sidoarjo Diubah Satu Arah, Diberlakukan Mulai 21 Maret 2025

    REKAYASA LALU LINTAS – Petugas Satlantas Polresta Sidoarjo memasang sejumlah rambu dalam rangka rekayasa lalu lintas di Jalan Letjen Sutoyo Sidoarjo, Jumat (14/3/2025). Rekayasa lalu lintas itu dilakukan mulai 21 Maret sampai 8 April 2025.   (Tribun Jatim Network/M Taufik)

    Menjelang Hari Raya Idulfitri 2025, Jalan Letjen Sutoyo Sidoarjo diubah menjadi satu arah.

    Jalur keluar-masuk Terminal Purabaya itu diberlakukan satu arah dari barat atau arah Medaeng ke arah Waru. 

    Rekayasa arus lalu lintas itu dilakukan oleh Satlantas Polresta Sidoarjo mulai 21 Maret sampai 8 April 2025. 

    “Rekayasa lalu lintas ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 H/2025 M. Kita terapkan sistem one way di Jalan Letjen Sutoyo atau pintu masuk Terminal Purabaya,” kata Kasatlantas Polresta Sidoarjo, AKP Jodi Indrawan, Jumat (14/3/2025). 

    Menurutnya, dalam rekayasa lalu lintas ini, pihaknya akan melaksanakan uji coba terlebih dahulu pada tanggal 18 Maret.

    Melalui uji coba itu, diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan bus yang akan masuk Terminal Bungurasih. 

    “Pengalihan arus ini sebagai upaya kami untuk memperlancar arus lalu lintas. Dari tahun ke tahun selalu terjadi peningkatan volume kendaraan pada saat mudik Lebaran di sana,” ujarnya. 

    Untuk kelancaran rekayasa arus lalu lintas ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas serta arahan dari petugas di lapangan. 

    Kanit Kamsel Satlantas Polresta Sidoarjo, Iptu Ali Rifqi Mubarok menambahkan, arus lalu lintas yang akan dialihkan antara lain Jalan Letjen Sutoyo diberlakukan satu arah, yaitu dari arah Medaeng-Layang Waru.  

    Baca selengkapnya

    3. Ngekos 10 Hari untuk Pantau Sasaran, Barista Kopi Keliling di Surabaya Terlibat Curi Motor Penghuni

    MALING DIINTEROGASI- Tersangka RS saat diinterogasi Kapolsek Wiyung Kompol Slamet Agus Sumbono saat Konferensi Pers Mapolsek Wiyung, pada Jumat (14/3/2025). Pria berinisial RS (24) anggota komplotan maling motor yang kerap beraksi menyatroni parkiran kosan di Wilayah Surabaya Barat. Modusnya, Pelaku RS berlagak seperti orang perantauan untuk menyewa kamar kosan di lokasi yang bakal menjadi sasaran aksi pencurian motor. (TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI)

    Anggota Tim Unit Reskrim Polsek Wiyung Polrestabes Surabaya berhasil menangkap pria berinisial RS (24) anggota komplotan maling motor yang kerap beraksi menyatroni parkiran kosan di Wilayah Surabaya Barat. 

    Modusnya, Pelaku RS berlagak seperti orang perantauan untuk menyewa kamar kosan di lokasi yang bakal menjadi sasaran aksi pencurian motor. 

    Tujuannya, Pelaku RS memantau situasi terlebih dahulu di area kosan tersebut untuk memastikan agar aksi pencurian yang akan dilakukannya nanti aman. 

    Setelah hampir 10 hari menginap di kamar kosan tersebut dan telah memperoleh target motor curian dan memastikan celah waktu yang aman untuk beraksi, Pelaku RS mulai menjalankan aksinya. 

    Ia bakal menelepon dua orang teman satu komplotan berinisial Pelaku G dan P, untuk mencuri motor yang telah menjadi target sasaran. 

    Namun, sementara ini, Anggota Unit Reskrim Polsek Wiyung Polrestabes Surabaya masih menangkap satu pelaku; RS, dalam pengungkapan kasus tersebut 

    Sedangkan, dua orang pelaku lainnya; G dan P, dalam kini profilnya telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polrestabes Surabaya, untuk diburu hingga saat ini.

    Baca selengkapnya

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com