Tag: Muhammad Al Barra

  • KPU Mojokerto Umumkan Hasil Audit Laporan Dana Kampanye Pilkada 2024

    KPU Mojokerto Umumkan Hasil Audit Laporan Dana Kampanye Pilkada 2024

    Mojokerto (beritajatim.com) – Pasangan calon (paslon) Bupati Mojokerto nomor urut 2, Muhammad Al Barra-Rizal Octavian dinyatakan tidak patuh. Ini setelah Komisi Pemilihan Umhm (KPU) Kabupaten Mojokerto mengumumkan hasil audit laporan dana kampanye kedua paslon Bupati Mojokerto 2024.

    Hasilnya, paslon nomor urut 1, Ikfina Fahmawati-Sa’dulloh Syarofi dinyatakan patuh, sementara paslon Muhammad Al Barra-Rizal Octavian tidak patuh. Lembaga penyelenggaran Pemilu ini telah menerima hasil pemeriksaan dari dua Kantor Akuntan Publik (KAP) berdasarkan tiga laporan keuangan kedua paslon selama kampanye.

    Mulai dari Laporan Awal Dana Kampanye (LADK), Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) dan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK). Hal tersebut disampaikan Divisi Teknis KPU Kabupaten Mojokerto, Muslim Buchori saat press rilis di Media Center KPU Kabupaten Mojokerto.

    “Paslon nomor urut 1, dinyatakan patuh, sementara paslon nomor urut 2 dinyatakan tidak patuh. Hasil audit sudah kami laporkan ke KPU RI untuk diinventarisir. Untuk hasil audit tidak ada pengaruhnya terhadap hasil rekapitulasi yang sudah kita lakukan kemarin,” ungkapnya didampingi perwakilan dari dua KAP, Kamis (19/12/2024).

    Berdasarkan hasil audit yang diumumkan dengan Nomor 668/PL.02.5-Pu/3516/2024 itu, paslon nomor urut 1, Ikfina Fahmawati-Sa’dulloh Syarofi (Idola) menerima dan mengeluarkan dana kampanye paling besar dari paslon Mubarok (Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Oktavian. Yakni sebesar Rp3.610.846.016.

    Dana tersebut berasal dari pribadi paslon sebesar Rp2.530.000.000 ditambah sumbangan sebelum kampanye. Yakni berupa uang tunai, barang dan jasa dengan nominal sebanyak Rp1.080.834.000. Dari sumbangan tersebut, Idola mengeluarkan sebesar Rp.3.610.356.404 yang dirupakan untuk beberapa kegiatan.

    Mulai dari pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK), penyebaran bahan kampanye, pertemuan terbatas hingga kampanye tatap muka. Sehingga sisa saldo dana kampanye sebanyak Rp489.612. Sedangkan paslon Mubarok, justru menerima dana kampanye hanya dari kantong pribadi paslon.

    Yakni sebanyak Rp440.001.710. Dana tersebut lantas dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan kampanye mulai dari rapat umum, pembuatan desain APK, penyebaran bahan kampanye dengan nilai total sebesar Rp439.600.500. Sehingga sisa saldo dana kampanye sebanyak Rp401.210. [tin/but]

  • JKSN Syukuri Kemenangan Khofifah-Emil, Jatim Gerbang Baru Nusantara

    JKSN Syukuri Kemenangan Khofifah-Emil, Jatim Gerbang Baru Nusantara

    Surabaya (beritajatim.com) – Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) menggelar doa bersama di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya, Minggu (15/12/2024).

    Acara ini merupakan syukuran dan doa bersama kemenangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2024, mengantarkan provinsi Jawa Timur menuju Gerbang Baru Nusantara.

    Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah kiai sepuh, bu nyai, dan tokoh masyarakat seperti KH. Afifuddin Muhajir, Prof. Dr. KH. Ridlwan Nasir, KH. Ahmad Sujak, KH. Hisyam Syafaat, KH. Yazid Karimullah, Bu Nyai Masruroh dan Haji Her. Bahkan, Cawagub Jatim terpilih Emil Elestianto Dardak dan Cabup Mojokerto terpilih Muhammad Al Barra turut hadir bersama para tokoh dan ulama.

    Doa bersama ini dipimpin oleh KH. Asep Saifuddin Chalim, pengasuh Ponpes Amanatul Ummah sekaligus Ketua Umum JKSN.

    Dalam pesannya, Kiai Asep mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk menerima hasil Pilgub 2024 dengan lapang dada dan mendukung pemimpin terpilih.

    “Saya berpesan kepada seluruh masyarakat Jawa Timur, mari menerima kenyataan ini dengan hati terbuka. Bagi yang kalah, terimalah dengan ikhlas, dan bagi yang menang, syukuri tanpa euforia berlebihan. Kita semua punya tanggung jawab untuk membangun daerah yang maju, adil, dan makmur,” ujarnya.

    Lebih lanjut, dia mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan ujaran negatif terhadap pemimpin terpilih. “Ibu Khofifah adalah orang mulia. Jika kita memuji kebaikannya, orang lain akan bersama kita. Sebaliknya, jika kita mencelanya, kita hanya akan mencela sendirian,” tegasnya.

    Menurut dia, dengan kepemimpinan Khofifah-Emil, Jawa Timur diharapkan menjadi provinsi percontohan yang paling maju di Indonesia. Dia juga menekankan pentingnya introspeksi bagi semua pihak untuk menciptakan sinergi menuju masa depan yang lebih baik.

    “Mari kita muhasabah diri, introspeksi, dan siap menyongsong masa depan Jawa Timur yang lebih baik. Saya yakin, di bawah kepemimpinan Khofifah-Emil, Jawa Timur akan menjadi referensi provinsi lain dalam hal kemajuan, keadilan, dan kemakmuran,” ungkapnya.

    Sementara itu, Emil menyampaikan, rasa bangga dan bahagianya atas dukungan para masyayikh Jawa Timur. “Saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas segala doa dan dukungan para masyayikh selama ini. Berkat itu semua, pasangan Khofifah-Emil dapat meraih suara terbanyak, yakni mencapai 12 juta lebih suara,” ungkap Emil.

    Lebih lanjut Emil menyatakan komitmennya untuk mengantarkan Jawa Timur menuju provinsi yang maju, adil dan makmur. “Insya Allah kami sudah siap bekerja, kami siap menjalankan nawa bhakti satya 2.0. Ke depan kami mohon dukungan dan doa para masyayikh agar kami bisa memimpin Jawa Timur dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Kiai Asep juga menyampaikan pandangannya tentang Kabupaten Mojokerto, yang kini dipimpin oleh calon bupati terpilih Muhammad Al Barra.

    “Proses pemilihan di Mojokerto luar biasa gemuruhnya, tetapi kini sudah damai. Masyarakat menanti kapan Mojokerto akan menjadi daerah maju, adil, dan makmur. Harapan ini harus diwujudkan bersama dengan pemerintah terpilih,” katanya.

    Kiai Asep mengajak masyarakat Mojokerto untuk berkontribusi dan mendoakan keberhasilan para pemimpin dalam menjalankan visi pembangunan yang adil dan makmur.

    Doa bersama para masyayikh ini menjadi momen penting yang mempererat persatuan masyarakat Jawa Timur usai Pilgub 2024. Dengan semangat kebersamaan, harapan besar digantungkan pada Khofifah-Emil untuk membawa Jawa Timur menuju Gerbang Baru Nusantara yang penuh kemajuan dan harmoni.

    Provinsi Jawa Timur diharapkan dapat menjadi poros utama dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk proyek Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.

    Jawa Timur memiliki sumber daya alam melimpah dan posisi geografis strategis yang mendukung agenda nasional. Salah satu keunggulan utama adalah akses langsung ke Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dan jalur perdagangan internasional yang menghubungkan Asia dan Pasifik. [tok/aje]

  • Rekapitulasi KPU Mojokerto, Tim Mubarok Optimistis Menangi Pilbup 2024

    Rekapitulasi KPU Mojokerto, Tim Mubarok Optimistis Menangi Pilbup 2024

    Mojokerto (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto saat ini tengah menggelar rapat pleno terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pilkada 2024. Proses ini menjadi penentu resmi hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto.

    Sementara itu, Tim Pemenangan pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Oktavian (Mubarok), menyatakan optimisme tinggi atas kemenangan paslon yang mereka usung.

    Berdasarkan hasil hitung cepat, paslon Mubarok mengungguli lawannya, paslon nomor urut 1, Ikfina Fahmawati-Sa’dulloh Syarofi. Hitung cepat menunjukkan paslon Mubarok meraih 53,14 persen suara, sedangkan pasangan Ikfina-Sa’dulloh memperoleh 46,86 persen suara.

    Ketua Tim Pemenangan Mubarok, Suwandi Firdaus, menyatakan hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan sudah mencerminkan keunggulan paslon nomor 2. Ia yakin rapat pleno di tingkat kabupaten tidak akan mengubah hasil tersebut.

    “Kami optimistis paslon Mubarok keluar sebagai pemenang dengan perolehan suara 53,38 persen. Proses ini hanya tinggal menunggu pengesahan dari KPU Kabupaten Mojokerto,” ujar Suwandi, Kamis (5/12).

    Suwandi, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai NasDem Kabupaten Mojokerto, menyebut masyarakat Mojokerto telah memberikan dukungan penuh untuk membawa perubahan di kabupaten tersebut.

    “Masyarakat ingin pemimpin baru yang siap membawa perubahan dan menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan, termasuk membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan,” tambahnya.

    Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Ainul Yaqin, menyatakan bahwa proses rekapitulasi suara di tingkat kabupaten berjalan lancar. Hingga kini, tidak ada keberatan dari para saksi paslon.

    “Kami pastikan semua proses rekapitulasi sesuai dengan aturan yang berlaku. Hasil resmi akan segera diumumkan setelah pleno selesai,” ungkap Ainul.

    Selain keunggulan paslon Mubarok di Pilbup Mojokerto, Suwandi juga mengungkapkan kemenangan pasangan Gubernur Jawa Timur petahana, Khofifah Indar Parawansa, di Kabupaten Mojokerto dengan perolehan 62,8 persen suara.

    “Kami juga mengapresiasi masyarakat Mojokerto yang memberikan dukungan luar biasa untuk Pilkada Gubernur. Ini menunjukkan komitmen masyarakat terhadap kemajuan daerah,” ucapnya.

    Dengan proses rekapitulasi yang berlangsung transparan dan damai, Tim Mubarok yakin hasil ini menjadi awal yang baik bagi Kabupaten Mojokerto. Mereka berkomitmen untuk terus mengawal visi dan misi paslon guna menciptakan pemerintahan yang lebih responsif dan inovatif. [tin/beq]

  • Menang Hitung Cepat, Tim Pemenangan Paslon Mubarok Optimis Menang di Real Count

    Menang Hitung Cepat, Tim Pemenangan Paslon Mubarok Optimis Menang di Real Count

    Mojokerto (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto menggelar rapat pleno terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara di Tingkat Kabupaten Mojokerto pada Pemilihan Tahun 2024. Tim Pemenangan Paslon 2 Mubarok optimis hasil rekapitulasi menangkan pasangan Mubarok.

    Hal itu sesuai dengan hasil hitung cepat, Calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto nomor urut 2, Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Oktavian meraih suara 53,14 persen. Sementara pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto nomor urut 1, Ikfina Fahmawati-Sa’dulloh Syarofi meraih 46,86 persen.

    Ketua Tim Pemenangan Paslon 2 Mubarok, Suwandi Firdaus mengatakan, Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara di Tingkat Kabupaten Mojokerto diyakini tidak akan berubah. “Pada hari ini, KPU mulai rapat pleno terbuka. Saya yakin Mubarok pemenangnya, 53,38 persen,” ungkapnya, Kamis (5/12/2024).

    Keyakinan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Mojokerto ini bukan tanpa dasar. Pihaknya menyebut perolehan hasil hitung cepat, pasangan Mubarok meraih suara 53,14 persen hasil hitunh cepat tersebut merupakan hasil dari pleno tingkat kecamatan tim Mubarok.

    “Sementara untuk perolehan Pilgub, Bu Khofifah unggul  62,8 persen, saya yakin tidak ada perubahan. Saya sebagai tim sukses kedua-duanya yakin proses ini berjalan lancar dan tidak ada masalah. Masyarakat Kabupaten Mojokerto sudah berharap adanya pemimpin baru bisa membawa perubahan sesegera mungkin,” katanya.

    Pihaknya akan terus mengawal dan fokus pada visi-misi Mubarok demi kesejahteraan dan membuka lapangan pekerjaan. Hingga saat ini, KPU Kabupaten Mojokerto masih menggelar pleno terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara di Tingkat Kabupaten Mojokerto pada Pemilihan Tahun 2024. [tin/kun]

  • Pasangan Mubarok Menang di Pilbup Mojokerto 2024, Pedagang Jamu Ini Bagikan Gratis Dagangannya 

    Pasangan Mubarok Menang di Pilbup Mojokerto 2024, Pedagang Jamu Ini Bagikan Gratis Dagangannya 

    Mojokerto (beritajatim.com) – Hasil Quick Count Deks Pilkada Pemkab Mojokerto, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Oktavian unggul. Meski belum diumumkan resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto namun masyarakat menyambut kemenangan ini.

    Salah satunya yang dilakukan pedagang jamu asal Dusun Gembongan RT 14 RW 7, Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Rukanah. Ia memiliki nazar membagikan jamu dagangannya gratis kepada masyarakat jika pasangan Mubarok (Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Oktavian) menang dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto, 27 November 2024 lalu.

    Dalam media sosial (medsos) TikTok dan Instagram pribadi milik Calon Bupati (Cabup) Mojokerto, @Gus Barra dibagikan video jika ia sudah bertemu dengan pedagang jamu tersebut. Dalam video tersebut bagaimana ia memiliki niat untuk membagikan jamu dagangannya kepada masyarakat jika Mubarok menang.

    “Aku nadar ya Allah, Gus Barra dadi yo. Nek Gus Barra dadi, jamu ku sak ronjot tak kek-kekno wong sak ronjot-ronjot e (Saya nazar ya Allah, Gus Barra jadi (Bupati) ya. Kalau Gus Barra jadi, jamu saya beserta tas kurir saya bagi-bagikan ke masyarakat sak tas kurirnya,” ucapnya.

    “Saya sekarang bersama dengan Bu Rukayah, beliau Bu Rukayah yang jualan jamu, dibagi-bagikan gratis karena Mubarok menang. Dan karena kecintaannya kepada Mubarok sehingga jualan jamunya digratiskan. Sak menten niki pinten (satu botol ini harganya berapa?),” ungkap Gus Barra (Muhammad Al Barra).

    Dalam video tersebut pedagang jamu tersebut menyampaikan jika jamu dalam kemasan botol bekas air mineral berukuran 1 liter tersebut dijual dengan harga Rp12 ribu. Ia membagikan sebanyak 20 botol kepada masyarakat saat mengetahui hasil Quick Count Deks Pilkada Pemkab Mojokerto, pasangan Mubarok menang.

    “Rp12 ribu, pas mbagi-bagi aken (pas membagi-bagikan) itu berapa botol? 20 botol dibagi-bagikan karena Mubarok menang. Ini adalah bentuk kecintaan kepada Mubarok, semoga Bu Rukayah selalu diberikan kesehatan, rezekinya lancar, jamunya tambah laris. Kalau pesen jamunya Bu Rukayah, bisa pesan di nomor ini,” ucap Gus Barra.

    Usai bertemu dengan Calon Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra dan istrinya Shofia Hana, ia mengaku cukup senang lantaran diterima dengan baik. “Alhamdulilah disambut baik dengan keluarga Gus Barra. Orangnya benar-benar ramah, merakyat, tidak sombong dan Ning Hana sangat merangkul. Dijamu sangat istimewa padahal kita bukan apa-apa,” ujarnya.

    Aksi membagikan gratis dagangan jamu jualannya tersebut dilakukan sebagai rasa syukurnya atas kemenangan pasangan Mubarok di Pilkada Mojokerto 2024. Ia berharap, Gus Barra-dr Rizal dalam memimpin kabupaten Mojokerto di lima tahun kedepan semoga bisa amanah dan membawa perubahan di Kabupaten Mojokerto.

    “Saya lakukan itu tanpa pamrih, murni sebagai bancakan (Syukuran) karena Gus Barra menang. Karena saya punya nazar kalau Mubarok menang saya akan gratiskan dagangan saya. Semoga kabupaten Mojokerto di pimpin Gus Barra, bisa mewujudkan perubahan dan Mojokerto makin Barokah,” harapnya.

    Sekedar diketahui, hasil quick count Desk Pilkada Pemkab Mojokerto, Pasangan Mubarok ini meraih 372.289 suara atau 53,4 persen. Sementara itu, pasangan Calon Bupati-Wakil Mojokerto nomor urut 1, Ikfina Fahmawati-Sa’dulloh Syarofi dengan 46,6 persen atau 325.170 pemilih. [tin/kun]

  • Gus Barra-Rizal Unggul di 5 Dapil Kabupaten Mojokerto

    Gus Barra-Rizal Unggul di 5 Dapil Kabupaten Mojokerto

    Mojokerto (beritajatim.com) – Pasangan Calon (Paslon) 2 Mubarok (Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Oktavian berhasil unggul di lima Daerah Pemilihan (dapil). Dari lima dapil tersebut, pasangan Mubarok meraih 47 ribu suara dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto 2024.

    Di Kabupaten Mojokerto terbagi lima dapil. Dapil 1 meliputi Kecamatan Mojosari, Ngoro dan Pungging, Dapil 2 meliputi Kecamatan Gondang, Jatirejo, Pacet dan Trawas dan Dapil 3 meliputi Kecamatan Puri, Sooko dan Trowulan. Dapil 4 meliputi Kecamatan Dawarblandong, Gedeg, Jetis dan Kemlagi.

    Sementara Dapil 5 meliputi Kecamatan Bangsal, Dlanggu, Kutorejo dan Mojoanyar. Hasil quick count, di Dapil 1 Paslon 1 Idola (Ikfina Fahmwati-Sa’dulloh Syarofi memperoleh 65.594 suara sedangkan Paslon 2 Mubarok (Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Oktavian) dengan 82.409 suara.

    Dengan hasil tersebut, pasangan Mubarok unggul 16.819 suara. Dapil 2, Paslon 1 Idola mendapat 48.022 dan Paslon 2 Mubarok 64.238. Mubarok unggul 16.216 suara. Dapil 3, Paslon 1 Idola memperoleh 65.479, sedangkan Paslon 2 Mubarok 70.714. Mubarok unggul 5.235 suara.

    Dapil 4, Paslon 1 Idola mendapat 78.171 suara, sedangkan Paslon 2 Mubarok 82.883, Mubarok unggul 4.712 suara. Dapil 5, Paslon 1 Idola memperoleh 68.206 sedangkan Paslon 2 Mubarok 72.097, Mubarok unggul 3.891 suara.

    “Paslon 2 MUBAROK menang mutlak di semua Dapil Se Kabupaten Mojokerto. Data suara masuk sudah mencapai 100 persen penuh dan Paslon 2 Mubarok menang telak di semua dapil,” ungkap Ketua Tim Pemenangan 02, Suwandy Firdaus, Sabtu (30/11/2024).

    Masih kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Mojokerto ini, daa kemenangan sudah valid dan mempunyai kekuatan hukum. Lantaran, lanjut data tersebut diperoleh dari para saksi dan sudah ditandatangani.

    “Total keseluruhan perolehan suara di 5 dapil, Paslon 2 Mubarok menang mutlak dengan keunggulan 47 ribu suara. Sekali lagi, kemenangan Mubarok di Pilbup ini juga kemenangan rakyat mojokerto. Bismillah, segera tercipta pemerintahan Mubarok yang bersih, jujur dan amanah,” katanya.

    Pemerintahan Mubarok untuk mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang maju, adil dan makmur. Sekedar diketahui, pasangan Idola diusung empat partai politik (parpol) parlemen dan didukung dua parpol nonparlemen. Empat parpol parlemen tersebut yakni PKB, Partai Golkar, PDIP dan PKS.

    Enam porpol tersebut menguasai 25 atau 50 persen dari 50 kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto periode 2024-2029 serta dua parpol nonparlemen adalah PSI dan Partai Buruh. Sedangkan pasangan Mubarok diusung enam partai parlemen yang menguasai 25 atau 50 persen dari 50 kursi DPRD Kabupaten Mojokerto periode 2024-2029.

    Yaitu NasDem, Demokrat, PAN, PPP, Gerindra dan Perindo. Pasangan Mubarok juga didukung enam partai nonparlemen, yakni Hanura, PBB, PKN, Gelora, Ummat dan Garuda. Dalam Pilkada Serentak 2024 kali ini, Ikfina pecah kongsi dengan Gus Barra di Pilbup Mojokerto 2024.

    Di Pilkada 2020, Gus Barra (Muhammad Al Barra) menjadi wakil Ikfina Fahmawati. Pasangan Ikfina-Barra (Ikbar) kala itu diusung Partai Demokrat, PKS, Partai Nasdem, Partai Gerindra, Partai Hanura dan PAN. Mereka sukses menumbangkan dua pasangan lain yakni Pungkasiadi-Titik Masudah, Yoko Priyono-Choirun Nisa.

    Ikbar dengan meraup 405.157 atau 65,2 persen suara. Sementara pasangan Yoko-Nisa mendapatkan 95.481suara atau setara dengan 15 persen dari suara sah. Petahana, Pungkasiadi-Titik Masudah memperoleh 120.458 suara atau setara dengan 19 persen lebih dari jumlah suara sah. [tin/beq]

  • Ini Alasan Kades Randuharjo Tak Netral saat Pilkada Kabupaten Mojokerto

    Ini Alasan Kades Randuharjo Tak Netral saat Pilkada Kabupaten Mojokerto

    Mojokerto (beritajatim.com) – Kepala Desa (Kades) Randuharjo, Edo Yudha Astira (35) mengaku tak menyukai Calon Bupati Mojokerto nomor urut 2, Muhammad Al Barra sehingga membuat video viral tersebut. Hal tersebut terungkap saat sidang kasus dugaan pelanggaran netralitas Kades dalam agenda pemeriksaan terdakwa dan saksi meringankan (A de charge)

    Sidang berlangsung di ruang Cakra, Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto dipimpin Ketua Majelis Hakim, Fransiskus Wilfrirdus Mamo. Dalam sidang kali ini terungkap jika terdakwa mengaku tidak menyukai Gus Barra (Muhammad Al-Barra) sehingga menjadi alasan terdakwa membuat video yang terindikasi mendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Ikfina Fahmawati-Sa’dulloh Syarofi.

    Terdakwa menjelaskan tentang dua video yang diduga mendukung paslon petahana tersebut. Ia mengaku membuat video pertama pada 9 Oktober 2024 lalu. Dalam video tersebut, ia terlihat berjoget sambil menunjuk satu jari dan mengenakan kaos bergambar paslon yang memiliki akronim ‘Idola’ tersebut.

    “Saat itu saya yang merekam sendiri dan mengunggahnya ke TikTok pribadi saya, @kadesjapanese99. Saya meminta kaosnya ke warga, terus saya pakai untuk joget. Saat itu, saya melihat pembangunan jalan di desa dan melihat tim pemenangan paslon 1 membagikan kaos kampanye,” ungkapnya, Jumat (29/11/2024).

    Setelah diuploud di akun TikTok pribadinya, dua hari kemudian ia memilih untuk menghapus video tersebut. Sementara, video kedua dibuat pada 22 Oktober 2024. Dalam video tersebut, ia tampak membawa sejumlah uang dan menyatakan akan membagikannya kepada warga untuk kemenangan paslon Idola.

    “Saya spontan mengucapkan itu karena tidak menyukai Gus Barra, Yang Mulia. Karena beliau tidak datang saat pelantikan saya. Uang dalam video itu adalah hasil sewa TKD, bukan dari paslon 1. Saya tidak meminta merekam atau membagikan video itu. Saya juga tidak meminta untuk mengshare ke grup perangkat desa. Tiba-tiba sudah beredar luas,” ujarnya.

    Setelah memeriksa terdakwa, sidang disambung dengan pemeriksaan saksi meringankan. Dalam kesempatan itu, terdakwa menghadirkan Muhammad Toufik Budi Wardana selaku penyewa TKD. Setelah memeriksa saksi meringankan, sidang akan dilanjutkan kembali pada, Senin (2/12/2024) pekan depan dengan agenda tuntutan. [tin/but]

  • Karangan Bunga untuk Gus Barra-dr Rizal Banjiri Kantor Pemkab Mojokerto

    Karangan Bunga untuk Gus Barra-dr Rizal Banjiri Kantor Pemkab Mojokerto

    Mojokerto (beritajatim.com) – Karangan bunga ucapan selamat kepada Pasangan Calon Bupati-Wakil Mojokerto nomor urut 2, Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Oktavian memenuhi halaman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto. Karangan bunga tersebut tampak berjejer sejak Jumat (29/11/2024).

    Ini setelah hasil quick count Desk Pilkada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Pasangan Mubarok ini meraih 372.289 suara atau 53,4 persen. Sementara itu, pasangan Calon Bupati-Wakil Mojokerto nomor urut 1, Ikfina Fahmawati-Sa’dulloh Syarofi dengan 46,6 persen atau 325.170 pemilih.

    Ketua Paguyupan Kepala Desa (PKD) Kabupaten Mojokerto, Jurianto Bambang Siswantoro mengatakan, karangan bunga ucapan selamat tersebut spontan diberikan kepada Pasangan Mubarok lantaran menang dalam quick count Desk Pilkada Pemkab Mojokerto.

    “Itu hanya spontanitas saja melihat quick count kemarin sudah 53 berbanding 47. Saya kira quick count itu hanya terpaut 0, berapa persen saja atau 1 persen erornya. Itu spontan saja dari teman-teman memberikan dukungan moril kepada paslon terpilih. Bukan untuk apa-apa,” ungkapnya.

    Masih kata Kepala Desa (Kades) Duyung, Kecamatan Trawas ini, pesta demokrasi Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto 2024 telah selesai. Semua kembali ke habitat masing-masing dan Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Mojokerto tetap bersatu memajukan pembangunan di Kabupaten Mojokerto.

    “Setelah demokrasi ini berjalan, kita sudah kembali ke habitat kita masing-masing. Kita tetap bersatu antar Kepala Desa jadi kita tidak ada gab-gab lagi, tidak ada perselisihan lagi terhadap pemilihan. Kita kembali lagi, bahwa kita di kesatuan Paguyupan Kepala Desa. Yang sudah, sudah. Kita ingin memajukan pembangunan di Kabupaten Mojokerto,” katanya.

    Ia berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto terpilih agar yang sudah baik tetap diperbaiki dan yang kurang baik akan diperbaiki. Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto terpilih bisa memberikan kontribusi kepada Kepala Desa (Kades), harus menjadikan Kades di Kabupaten Mojokerto guyup rukun dan tidak terpeta-peta.

    “Apapun alasannya, Bupati adalah pimpinan kita jadi tidak ada istilahnya dulu orang 02, 01. Demokrasi sudah selesai, kita sebagai Kepala Desa ingin membangun desa yang lebih maju, harapan saya kalau memang ada program BK agar dibagi rata, 60 persen bagi rata, 40 persen ada skala prioritas. tidak seperti kemarin, ada yang dapat, ada yang tidak,” harapnya. [tin/suf]

  • Paslon Mubarok Raih 53,4 Persen di Pilbup Mojokerto 2024

    Paslon Mubarok Raih 53,4 Persen di Pilbup Mojokerto 2024

    Mojokerto (beritajatim.com) – Pasangan Calon Bupati-Wakil Mojokerto nomor urut 2, Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Oktavian unggul dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto 2024. Hasil Desk Pilkada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, pasangan Mubarok meraih 53,4 persen.

    Gus Barra-dr Rizal mendapatkan 372.289 suara. Sementara itu, pasangan Calon Bupati-Wakil Mojokerto nomor urut 1, Ikfina Fahmawati-Sa’dulloh Syarofi meraih 46,6 suara atau 325.170 pemilih. Raihan tersebut dari jumlah pemilih yang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yakni sebanyak 729.275 pemilih.

    Dari jumlah tersebut jumlah suara sah sebanyak 697.459 suara dan suara tidak sah sebanyak 31.816 suara. Sementara Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Mojokerto sendiri sebesar 845.655 pemilih yang tersebar di 1.618 TPS di 18 kecamatan di Kabupaten Mojokerto.

     

    Dari hasil perhitungan Desk Pilkada Pemkab Mojokerto, ada pemilih tidak hadir pada pemungutan suara, Rabu (27/11/2024) kemarin yakni sebanyak 116.856 pemilih. Sehingga jumlah partisipasi masyarakat Kabupaten Mojokerto dalam pesta demokrasi tersebut yakni sebanyak 86,19 persen.

    Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, KH Asep Saifuddin Chalim mengatakan, hasil penghitungan real count yang dilakukan lembaga survey dan Desk Pilkada Pemkab Mojokerto hampir sama. Desk Pilkada Pemkab Mojokerto di angka 53,4 persen, sementara hasil lembaga survey tim Mubarok 53,7 persen.

    “Selisih itu bisa saja terjadi. Kemenangan ini karena kita ingin menjadikan Kabupaten Mojokerto maju, adil dan makmur. Bukan hanya itu tapi kita ingin menjadikan Kabupaten. Mojokerto miniatur dari Indonesia yang maju, adil dan makmur, jika sudah ada referensinya maka dengan mudah Kabupaten/Kota lain bisa mencontohnya,” ungkapnya, Kamis (28/11/2024).

    Masih kata KH Asep yang merupakan ayah dari Calon Bupati Mojokerto nomor urut 2, Muhammad Al Barra ini, apa yang ada di Kabupaten Mojokerto bisa menjadi contoh bagi Kabupaten/Kota lainnya. Namun masyarakat Kabupaten Mojokerto juga turut andil untuk mewujudkan keberhasilan Kabupaten Mojokerto.

    Hasil penghitungan Desk Pilkada Pemkab Mojokerto.

    “Ini keinginan dari rakyat, jika keinginan dari rakyat sudah mengemuru kekuatan apapun tidak bisa dikalahkan. Semoga pasangan Mubarok bisa mewujudkan Kabupaten Mojokerto maju, adil dan makmur,” tegasnya.

    Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Mubarok, Suwandy Firdaus menambahkan, real count sudah 100 persen suara masuk. “Tentunya kemenangan ini, untuk Mubarok sudah bisa dipastikan karena kami juga tahu ini kemenangan mutlak dan data kami sudah lengkap pada hari ini,” tambahnya.

    Tim Mubarok sudah mengumpulkan Koordinator Desa (Kordes) dan Koordinator Kecamatan (Kordes) di Kabupaten Mojokerto untuk mengumpulkan C hasil. C hasil tersebut merupakan data valid yang mempunyai kekuatan hukum dan saksi memberikan tanda tangan. Kemenangan Mubarok bukan hanya kemenangan kelompok tertentu saja.

    “Tapi ini kemenangan masyarakat Kabupaten Mojokerto yang dari tahun ke tahun masyarakat ingin masyarakat Kabupaten Mojokerto menjadi masyarakat yang maju, adil dan makmur. Tentu ini menjadi visi misi Mubarok dalam Pilkada 2024, tentunya kami akan mengawal terus sampai Gus Barra-dr Rizal dilantik,” ujarnya.

    Tak hanya itu, pihaknya akan mengawal sampai pasangan Mubarok melaksanakan pekerjaan sebagai Bupati dan Wakil Mojokerto 2025-2030. Tim akan mengingatkan jika tugas pasangan Mubarok untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten Mojokerto. Program pasangan Mubarok akan dikawal bersama tim.

    “Gus Barra-dr Rizal anak muda yang semangatnya luar biasa jadi untuk membangun Kabupaten Mojokerto lebih baik, insya Allah akan terlaksana. Harapan ini adalah cita-cita kita untuk Kabupaten Mojokerto lebih maju, adil dan makmur. Hampir di seluruh kecamatan unggul, ada beberapa kecamatan tidak unggul tapi selisihnya kecil,” paparnya.

    Menurutnya, kemenangan Mubarok adalah perjuangan tim. Semangat, tulus, ikhlas dan ridho Allah SWT untuk melakukan perubahan Kabupaten Mojokerto maju, adil dan makmur menjadi kunci kemenangan pasangan Mubarok pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. [tin/beq]

  • Pilbup Mojokerto, Gus Barra-dr Rizal Klaim Menang 53 Persen

    Pilbup Mojokerto, Gus Barra-dr Rizal Klaim Menang 53 Persen

    Mojokerto (beritajatim.com) – Hasil hitung cepat, Calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto nomor urut 2, Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Oktavian meraih suara 53,14 persen. Sementara pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto nomor urut 1, Ikfina Fahmawati-Sa’dulloh Syarofi meraih 46,86 persen.

    Hasil hitung cepat tersebut dari 85 suara yang masuk. Dari hasil hitung cepat itu pasangan Mubarok melakukan deklarasi kemenangan Quest House Amanatul Ummah Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto bersama partai pendukung dan pengusung serta relawan.

    Calon Bupati Mojokerto nomor urut 2, Muhammad Al Barra mengatakan, hasil hitung cepat yang dilakukan tim Mubarok baik real count dan quick count serta pihak lain hasilnya tidak jauh beda. “Kita menang di angka 53,14 persen, ini suara masuk 85 persen. Angka ini akan stagnan hingga akhir,” ungkapnya, Rabu (27/11/2024).

    Masih kata Gus Barra (sapaan akrab, red) kemenangan tersebut bukan kemenangan tim Mubarok namun kemenangan masyarakat Kabupaten Mojokerto. Sehingga pihaknya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto atas kemenangan tersebut.

    “Jadi kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto yang telah memberikan andil dalam kemenangan Mubarok, paslon 02 dalam Pilbup Mojokerto 2024. Kepada seluruh partai pendukung, pengusung, relawan dan tokoh masyarakat kami ucapkan terima kasih setinggi-tingginya,” katanya.

    Sementara itu, hal yang sama disampaikan Calon Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Oktavian. “Terima kasih atas dukungannya selama ini. Hasil ini bukan soal menang atau kalau tapi ini perjuangan relawan, partai dan masyarakat Kabupaten Mojokerto sehingga kemenangan ini kita sambut positif,” tambahnya.

    Masih kata dr Rizal, kemenangan tersebut harus dimaknai dengan hal yang lebih baik ke depan. Karena lanjutnya, dari kampanye yang digelar pada masa kampanye tersebut banyak masukan dari masyarakat di 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Mojokerto.

    “Banyak sekali masukan-masukan. Dari 18 kecamatan tersebut bukan hanya memberikan sumbangsih sebuah ide mentah tapi ini suara jeritan masyarakat sehingga kedepan selain dari Program 6 Berkah ini, masukan selama kampanye kami ingin membuat dan menghidupkan beberapa segmen. Salah satunya olahraga,” ujarnya.

    Menurutnya bidang kesehatan di Kabupaten Mojokerto akan dikawal terus ke depannya karena masukan dari kampanye sebelumnya. Karena, tegasnya, tujuan kampanye bukan sekedar menyampaikan visi misi pasangan Mubarok namun juga ingin mendengar masukan dari masyarakat Kabupaten Mojokerto.

    “Tiap desa beda permasalahan sehingga kami ingin menyerap sebanyak mungkin yang diinginkan masyarakat di desa-desa. Sehingga dalam kepemimpinan kedepan lebih tepat sasaran ataupun mungkin bisa dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Mojokerto,” tegasnya. [tin/but]