Tag: Muhammad Al Barra

  • Petahana Ikfina Raup 464 Suara di TPS Tampungrejo Puri Mojokerto

    Petahana Ikfina Raup 464 Suara di TPS Tampungrejo Puri Mojokerto

    Mojokerto (beritajatim.com) – Calon Bupati Mojokerto nomor urut 1, Ikfina Fahmawati meraih 464 suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 SDN Tampungrejo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. TPS 01 Tampungrejo merupakan TPS petahana menyalurkan hak suaranya.

    Di TPS 02, Ikfina Fahmawati-Sa’dulloh Syarofi 464 suara dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 515 pemilih. Sementara pasangan Mubarok (Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Oktavian) meraih 45 suara dan 6 suara tidak sah. Untuk Pemilihah Gubernur (Pilgub) Jawa Timur, pasangan Khofifah-Emil menang.

    Pasangan nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim meraih 30 suara, pasangan nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak meraih 236 suara dan pasangan nomor urut 3 Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta meraih 192 suara. Sementara suara tidak sah sebanyak 57 suara.

    “Ini merupakan bagian dari ikhtiar panjang, saya dan Gus Dulloh mohon doa restu kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto. Kita mohon doa restu kepada orang tua agar dilancarkan. Semua harus mempersiapkan diri untuk bisa legowo (siap menang, siap kalah),” ungkapnya usai mencoblos, Rabu (27/11/2024).

    Sebelumnya, Calon Bupati Mojokerto nomor urut 1, Ikfina Fahmawati menyalurkan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 SDN Tampungrejo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Bupati Mojokerto ini menyebut Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto 2024 merupakan spesial.

    Lantaran yang maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 merupakan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto yang sebelumnya berpasangan. Dengan berjalan kaki, Bupati Mojokerto ini menyalurkan hak suaranya didampingi kedua anaknya, Rabu (27/11/2024). [tin/suf]

  • Pilkada Serentak 2024, Mubarok dan Khofifah-Emil Menang Telak di TPS Gus Barra

    Pilkada Serentak 2024, Mubarok dan Khofifah-Emil Menang Telak di TPS Gus Barra

    Mojokerto (beritajatim.com) – Calon Bupati Mojokerto dan Wakil Bupati Mojokerto nomor urut 2, Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Oktavian menang telak di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 002 Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. TPS 01 Kembangbelor merupakan TPS Calon Bupati Mojokerto nomor urut 2.

    Di TPS 02, pasangan Mubarok (Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Oktavian) meraih 298 suara dari 526 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sementara Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto nomor urut 1, Ikfina Fahmawati-Sa’dulloh Syarofi meraih 70 suara dan suara tidak sah 5. Sementara jumlah suara sah dan tidak sah masih sebanyak 373.

    Untuk Pemilihah Gubernur (Pilgub) Jawa Timur, pasangan nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim meraih 5 suara, pasangan nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak meraih 289 suara dan pasangan nomor urut 3 Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta meraih 75 suara. Sedang suara tidak sah 6.

    “Kami optimistis untuk memenangkan Pilkada kali ini. Insya Allah tidak jauh dari hasil survey kemarin, mungkin bisa lebih. 65 persen sampai 70 persen,” ungkapnya usai mencoblos didampingi sang istri, Shofiya Hanak, Rabu (27/11/2024).

    Sebelumnya, masyarakat Kabupaten Mojokerto menyalurkan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Rabu (27/11/2024). Calon Bupati Mojokerto nomor urut 2, Muhammad Al Barra optimis meraih 65 persen suara.

    Wakil Bupati Mojokerto ini terdaftar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 002 Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Gus Barra (sapaan akrab, red) ditemenin sang istri Shofiya Hanak datang ke TPS 002 yang berada di Balai Desa Kembangbelor dengan memakai hem putih, celana jeans biru senada dengan sang istri.

    Gus Barra datang sekira pukul 09.00 WIB dan langsung menyalurkan hak suaranya. Di TPS 002 Kembangbelor, Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 426 pemilih. Gus Barra menargetkan perolehan suara pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto sebesar 65-70 persen. [tin/kun]

  • Nyoblos di TPS 002 Kembangbelor Mojokerto, Gus Barra Optimis Raih 65 Persen Suara

    Nyoblos di TPS 002 Kembangbelor Mojokerto, Gus Barra Optimis Raih 65 Persen Suara

    Mojokerto (beritajatim.com) – Masyarakat Kabupaten Mojokerto menyalurkan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Rabu (27/11/2024). Calon Bupati Mojokerto nomor urut 2, Muhammad Al Barra optimis meraih 65 persen suara.

    Wakil Bupati Mojokerto ini terdaftar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 002 Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Gus Barra (sapaan akrab, red) ditemenin sang istri Shofiya Hanak datang ke TPS 002 yang berada di Balai Desa Kembangbelor dengan memakai hem putih, celana jeans biru senada dengan sang istri.

    Gus Barra datang sekira pukul 09.00 WIB dan langsung menyalurkan hak suaranya. Di TPS 002 Kembangbelor, Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 426 pemilih. Gus Barra menargetkan perolehan suara pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto sebesar 65-70 persen.

    “Pertama, alhamdulilah kami bisa mencoblos. Kedua, kami optimistis untuk memenangkan Pilkada kali ini. Tidak ada persiapan khusus, hanya sholat tahajud, sholat dhuha. Insya Allah tidak jauh dari hasil survey kemarin, mungkin bisa lebih. 65 persen sampai 70 persen,” ungkapnya.

    Cabup Mojokerto Gus Barra bersama istri menyalurkan hak suara. (Foto: Misti/beritajatim.com)

    Masih kata Gus Barra, ia optimis menargetkan kemenangan di angka 65 persen sampai 70 persen dari pergerakan tim pasangan Mubarok (Muhammad Al Barra-Muhammad Rizal Oktavian). Sehingga dari tim tersebut sudah bisa diprediksi kantong suara pasangan Mubarok.

    “Semoga sesuai dengan predikat kami. Putih itu kan suci, bersih, tulus. Pasca pencoblosan, kita akan kumpul dengan tim kita untuk memantau. Kita punya Quick Count sehingga kita tahu berapa perolehan suara kita di setiap TPS-TPS,” ujarnya.

    Sekedar diketahui pasangan Mubarok dalam Pilbup Mojokerto 2024 diusung enam partai parlemen yang menguasai 25 atau 50 persen dari 50 kursi DPRD Kabupaten Mojokerto periode 2024-2029. Yaitu NasDem, Demokrat, PAN, PPP, Gerindra dan Perindo dan enam partai nonparlemen, yakni Hanura, PBB, PKN, Gelora, Ummat dan Garuda. [tin/beq]

  • Bawaslu Mojokerto: Aduan ke Kiai Asep Tak Penuhi Unsur Pidana Pemilihan

    Bawaslu Mojokerto: Aduan ke Kiai Asep Tak Penuhi Unsur Pidana Pemilihan

    Mojokerto (beritajatim.com) – Bawaslu Kabupaten Mojokerto menghentikan laporan relawan Nderek Kiai Majapahit dan Loyalis Bunda Ikfina (LOBI) terkait Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah Prof. DR. KH Asep Saifuddin Chalim atas dugaan netralitas Apartur Sipil Negera (ASN) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mojokerto 2024 dihentikan.

    Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang terdiri dari penyidik Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Polres Mojokerto dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto telah menggelar pembahasan 2. Hasil pembahasan e diputuskan tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilihan.

    “Pada pembahasan 2 Sentra Gakkumdu (Bawaslu, polisi, jaksa), perkara dengan terlapor Kiai Asep, oleh Sentra Gakkumdu diputuskan tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilihan. Sesuai Pasal 71 ayat 1 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada,” ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Dody Faizal, Senin (25/11/2024).

    Pasal tersebut menyatakan bahwa pejabat negara, pejabat daerah, pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI/POLRI, dan kepala desa atau sebutan lain lurah, dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.

    “Pasal 71 ayat 1 Undang-undang Pilkada. Perkara dengan terlapor Kyai Asep diputuskan tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilihan sesuai Pasal 71 ayat 1 Undang-undang Pilkada,” katanya.

    Sebelumnya, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah Prof. DR. KH Asep Saifuddin Chalim dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto. Relawan Nderek Kiai Majapahit dan Loyalis Bunda Ikfina (LOBI) melaporkan Kyai Asep atas dugaan netralitas Apartur Sipil Negera (ASN) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mojokerto 2024.

    Anggota Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mojokerto mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto, Kamis (21/11/2024). Pihaknya membawa bukti berupa Surat Keputusan (SK) Pensiun. Ayah dari Calon Bupati Mojokerto nomor urut 3, Muhammad Al Barra tersebut sudah tidak lagi menjabat sebagai ASN. [tin/beq]

  • Terbagi Dalam 3 Kloter, 1.117 JCH Mojokerto Diberangkatkan

    Terbagi Dalam 3 Kloter, 1.117 JCH Mojokerto Diberangkatkan

    Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 1.117 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Mojokerto diberangkatkan dari halaman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Selasa (28/5/2024). Ribuan jamaah tersebut diberangkatkan dalam tiga kloter yakni kloter 65, kloter 66 dan kloter 67.

    Dua kloter yakni kloter 65 dan 66 dengan mengendarai 16 armada bus,  diberangkat sekira pukul 12.00 WIB. Sementara kloter 67 rencananya akan diberangkatkan sekira pukul 18.30 WIB dari halaman Pemkab Mojokerto. Secara langsung Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati memberangkatkan JCH.

    Turut mendampingi Wakil Bupati, Muhammad Al Barra, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Teguh Gunarko, Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S Marunduri dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto.

    “Agar seluruh jamaah haji Kabupaten Mojokerto yang diberangkatkan menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali menyandang predikat haji mabrur. Jamaag haji Kabupaten Mojokerto tahun 2024, kita berangkatkan bersama dengan bacaan  bismillahirrahmanirrahim,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto, Muttakin mengatakan, JCH asal Kabupaten Mojokerto terbagi tiga kloter. “Kloter 65, 66 dan 67. Ada beberapa jamaah haji sudah berangkat kemarin, ada sekitar 8 jamaah. Rata-rata dari jamaah haji mandiri,” ungkapnya.

    Mereka tergabung dalam kloter Pasuruan dan Gresik. Dari 1.117 JCH tersebut sebanyak 65 persen merupakan lanjut usia (lansia). Menurutnya dari segi usia jika dibanding pelaksanaan haji pada tahun-tahun sebelumnya, JCH tahun 2024 lebih aman.

    “Kita dari Kementrian Agama sudah menyediakan tenaga kesehatan yang akan menghandel semua aktivitas kegiatan jamaah haji baik ketika di Mekkah, di Madinah termasuk ketika masuk Asramah Haji dan percayakan, insya Allah rata-rata mereka ada pendamping,” katanya.

    Menurutnya, JCH lansia atau yang sakit rata-rata ada pendamping dari pihak keluarga. Seperti istri atau suami, maupun anak. Sehingga menurutnya pendampingan dari pihak keluarga dinilai jauh lebih bagus. JCH asal Kabupaten Mojokerto termuda 19 tahun dan tertua 94 tahun. [tin/beq]

  • Giliran Wabup Mojokerto Gus Barra Kembalikan Formulir Pendaftaran ke PKB, Pecah Kongsi?

    Giliran Wabup Mojokerto Gus Barra Kembalikan Formulir Pendaftaran ke PKB, Pecah Kongsi?

    Mojokerto (beritajatim.com) – Setelah Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Bupati Mojokerto ke Kantor Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mojokerto, kini giliran Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto, Muhammad Al Barra.

    Gus Barra (panggilan akrab, red) mengembalikan formulir pendaftaran ke Kantor DPC PKB Kabupaten Mojokerto di Jalan Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto pada, Minggu (5/5/2024). Tujuannya maju sebagai calon Bupati Mojokerto untuk menjadikan Kabupaten Mojokerto maju, adil dan makmur.

    “Kita ingin menjadikan Kabupaten Mojokerto maju, adil dan makmur melalui melalui peningkatan sumber daya manusia dan penguatan infrastruktur. Salah satu langkahnya yakni dengan memperhatikan sektor pendidikan dan kesehatan,” ungkapnya.

    Ia akan memberikan beasiswa kepada warga Kabupaten Mojokerto minimal 100 orang per tahun. Selain itu, ada pendidikan integral yakni pendidikan yang dikolaborasi dengan pendidikan agama agar anak-anak di Kabupaten Mojokerto berkembang menjadi anak-anak yang berakhlak.

    “Di sektor kesehatan, saya ingin mengaktifkan kembali BPJS Penerima Bantuan Iuran yang dinon-aktifkan. BPJS PBI yang dinonaktifkan jumlahnya sebanyak 90 ribu sekian, dan itu menyusahkan masyarakat. Saya sering di-WA (keluhan) terkait BPJS PBI itu. Kita ingin aktifkan kambali,” urainya.

    Untuk sektor infrastruktur, Gus Barra menginginkan Kabupaten Mojokerto memiliki pusat pemerintah yang berada di wilayah Kabupaten Mojokerto. Sehingga, lanjutnya, dapat meningkatkan iklim investasi dan ekonomi, termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Mojokerto.

    Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh bersyukur atas kedatangan Gus Barra ke Kantor PKB Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, hak tersebut membuktikan jika Gus Barra mempunyai niat yang besar untuk diusung PKB sebagai cabup Mojokerto di Pilkada 2024.

    “Formulir pendaftaran kita sudah jemput bola. Alhamdulillah cepat masuk, jadi niat beliau (Gus Barra) sangat besar untuk bisa dapat rekom PKB. Bakal calon kepala daerah yang diusung oleh PKB (syaratnya) asal punya elektabilitas, kapasitas dan kapabillitas yang mumpuni,” tuturnya.

    Masih kata Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto ini, PKB punya golden ticket untuk memberangkatkan sendiri calon Bupati yang diusung. Baik itu dari internal partai atau luar partai. Ia menegaskan tidak ada transaksional dalam penentuan calon Bupati dan calon Wabup yang akan diusung oleh PKB.

    “Kita tidak transaksional atau apa, PKB tidak seperti itu. Kita harus klop dulu visi misinya. Kalau sudah klop kita ajukan ke DPP (PKB) nanti di-Fit and Proper Test di DPP, nanti juga DPP tentu akan bertanya kepada DPC PKB Kabupaten Mojokerto, doakan ini bisa lancar,” tegasnya.

    Sebelumnya, Ikfina Fahmawati mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Bupati Mojokerto ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mojokerto, Sabtu (4/5/2024). Bupati Mojokerto ini memutuskan untuk maju kembali dalam bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) karena masih ada tanggung jawab yang belum terselesaikan. [tin/aje]

  • Ikfina-Gus Barra Terima Formulir Pendaftaran dari PKB, Hari Ini Baru Ikfina yang Kembalikan

    Ikfina-Gus Barra Terima Formulir Pendaftaran dari PKB, Hari Ini Baru Ikfina yang Kembalikan

    Mojokerto (beritajatim.com) – Ikfina Fahmawati mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Bupati Mojokerto ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mojokerto. Bupati Mojokerto ini memutuskan untuk maju kembali dalam bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) karena masih ada tanggung jawab yang belum terselesaikan.

    Hal tersebut disampaikan usai mengembalikan formulir pendaftaran di Kantor DPC PKB Kabupaten Mojokerto di Desa Kenanten, Kecamatan Sooko. “Ini adalah bagian dari tanggung jawab saya. Ada beberapa hal yang masih perlu saya selesaikan, jadi ini adalah bentuk cinta dan kepedulian saya kepada Mojokerto dan masyarakatnya,” ungkapnya, Sabtu (4/5/2024).

    Menurutnya, pemilihan PKB lantaran partai berlambang bola dunia tersebut telah terbukti sebagai pemenang dalam pemilu sebelumnya. Menurutnya, masih ada beberapa tugas belum terselesaikan semasa kepemimpinan sebagai Bupati Mojokerto periode 2021 – 2024 seperti infrastruktur yang perlu diselesaikan, mulai dari jalan, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi. “Saya yakin PKB akan memilih calon yang paling potensial untuk memimpin Kabupaten Mojokerto,” katanya.

    Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto, Ayni Zuroh, mengatakan, pengembalian formulir pendaftaran sebagai bakal calon Bupati Mojokerto adalah tahapan yang harus dilalui dan PKB akan memilih calon pemimpin yang dapat membawa perubahan bagi masyarakat Mojokerto.

    “Pengembalian formulir ini lengkap dan akan kami uplod. Kami butuh saat pengembalian formulir bukan pendaftaran, kami juga meminta khusus keseriusan pada calon Bupati yang running di Pilkada Mojokerto. Kami harus selektif betul untuk memilih calon pemimpin Mojokerto di 2024 yang benar-benar bisa diharapkan masyarakat Mojokerto khususnya warga nahdliyin,” katanya.

    Menurutnya, PKB memiliki beban tanggung jawab besar pada masyarakat yang sudah memilih di Pemilihan Legislatif (Pileg) dan sudah mempercayakan PKB menjadi partai pemenang lagi. Tahapan selanjutnya, pihaknya akan menyerahkan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB untuk mendapatkan rekomendasi di Pilkada 2024.

    “Semua nantinya yang bakal menentukan adalah DPP-PKB (rekom bakal calon Bupati Mojokerto). Keputusan akhir kita tetap menunggu dari DPP PKB,” tegasnya.

    Sebelumnya, pengurus DPC PKB Kabupaten Mojokerto menyerahkan formulir pendaftaran calon kepala daerah kepada Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati pada, Selasa (30/4/2024) kemarin. Sementara, Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto Muhammad Al Barra juga telah menerima formulir pendaftaran dari PKB.

    Pengurus DPC PKB Kabupaten Mojokerto secara lanngsung mengantarkan formulir pendaftaran di kediaman Gus Barra (panggilan akrab, red), di Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto pada, Rabu (1/5/2024). Namun orang nomor dua di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto ini belum menyerahkan formulir pendaftaran ke DPC PKB Kabupaten Mojokerto. [tin/kun]

  • Ini Sosok Tunggal yang Diusung Partai Nasdem di Pilbup Mojokerto

    Ini Sosok Tunggal yang Diusung Partai Nasdem di Pilbup Mojokerto

    Mojokerto (beritajatim.com) – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Mojokerto, Suwandy Firdaus menyatakan, jika pihaknya hanya mengusung calon tunggal pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 sebagai Calon Bupati Mojokerto.

    Calon tersebut yakni Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto, Muhammad Al Barra.

    “Sebelum Pemilu 2024 atau dua tahun lalu, kami sudah mempunyai wacana dan berkomitmen untuk mengusung Gus Barra (sapaan akrab Muhammad Al Barra) sebagai calon tunggal,” ungkapnya.

    Gus Barra (sapaan akrab, red) melakukan pendaftaran sebagai Bakal Calon Bupati Mojokerto 2024 di kantor DPD Partai Nasdem Kabupaten Mojokerto, Jalan Wijaya Kusuma, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada, Jumat (3/5/2024) kemarin. Menurutnya, pendaftaran tersebut hanya sebatas seremonial saja.

    “Sejak awal sebelum partai-partai lain mengusung Gus Barra, Partai Nasdem sudah memutuskan bahwa akan mencalonkan Gus Barra sebagai Bakal Calon Bupati Mojokerto di Pilkada Kabupaten Mojokerto 2024. Setelah Gus Barra mendaftar habis ini akan kami tutup, namun jika ingin mendaftar wakil, kami tetap membuka,” katanya.

    Selain itu, pemilihan putra Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, Kyai Asep Saifuddin Chalim ini merupakan keputusan partai yang terbaik. Karena lanjut Suwandy, Partai Nasdem ingin mewujudkan visi misi Gus Barra mewujudkan Kabupaten Mojokerto, maju, adil dan makmur.

    “Kami optimis memenangkan Gus Barra pada Pilkada Mojokerto 2024, karena kami memiliki kekuatan di masing-masing dapil (daerah pemilihan) untuk memenangkan Gus Barra,” tegasnya.

    Sementara itu, Muhammad Al Barra menegaskan, jika ia sudah menyerahkan berkas pendaftaran sebagai Bakal Calon Bupati Mojokerto 2024 ke DPD Partai Nasdem Kabupaten Mojokerto. Yakni syarat-syarat pendaftaran seperti ijazah, dan beberapa syarat lain.

    “Sejauh ini saya sudah menyerahkan berkas pendaftaran ke PDIP, Nasdem, PAN, PKB dan beberapa partai lainnya. Nanti ketika saya diberi amanat akan bertekad membangun pusat pemerintahan di Kabupaten Mojokerto, karena sebelumnya pusat pemerintahan tidak terletak di wilayah Kabupaten Mojokerto,” tegasnya.

    Orang nomor dua di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto tersebut juga mengungkapkan jika nantinya terpilih menjadi Bupati Mojokerto akan memperbaiki Mojokerto menuju yang lebih baik. Terutama pada bidang infrastruktur yang bukan hanya terpaku pada pembangunan jalan saja nantinya.

    Perlu diketahui, DPD Partai Nasdem Kabupaten Mojokerto mulai membuka Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto mulai tanggal 1 sampai dengan 7 Mei 2024. Pendaftaran dibuka di Kantor DPD Partai Nasdem Kabupaten Mojokerto Jalan Wijaya Kusuma No 08, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. [tin/ted]

  • Wabup Mojokerto Serahkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Bupati ke PAN

    Wabup Mojokerto Serahkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Bupati ke PAN

    Mojokerto (beritajatim.com) – Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto, Muhammad Al Barra menyerahkan berkas pendaftaran Bakal Calon Bupati Mojokerto Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Mojokerto.

    Pengembalian didampingi sang istri Shofiyah Hanna dan sejumlah pendukungnya ke Kantor DPD PAN Kabupaten Mojokerto di Graha Surya Syariah, Kecamatan Mojosari. Ketua DPD PAN Kabupaten Mojokerto, Mohammad Santoso secara langsung menerima rombongan di ruang aula Graha Surya Syariah.

    “Hari saya menyerahkan berkas cabup ke DPD PAN Kabupaten Mojokerto untuk langkah maju sebagai cabup tahun 2024 ini kami siap dengan skenario apa saja,” ungkapnya usai menyerahkan berkas, Minggu (28/4/2024).

    Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Mojokerto, Mohammad Santoso mengatakan, jika pihaknya sebelumnya sudah berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait penjaringan bakal calon Bupati dan bakal Wakil Bupati Mojokerto periode 2024-2029.

    “Kemarin, Gus Barra sudah mengambil formulir dan saat ini beliau yang pertama menyerahkan berkas pendaftaran bakal Cabup lebih terdahulu. Kelengkapan berkas sudah mencapai 80 persen dan nantinya setelah kami verifikasi akan kami kirim ke DPW yang selanjutnya dikirim ke DPP,” katanya.

    Nantinya berkas pendaftaean tersebut akan dilakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum diserahkan ke Dewan Pimpinan Daerah (DPW) PAN Jawa Timur untuk dilalukan verifikasi lebih lanjut. Santoso menjelaskan, DPD PAN Kabupaten Mojokerto tidak menutup kemungkinan untuk menjalin komunikasi dari berbagai pihak.

    Komunikasi dilakukan dengan berbagai pihak untuk melakukan penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto pada Pilkada 2024. Sekedar diketahui, DPD PAN Kabupaten Mojokerto mulai membuka pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto periode 2024-2029 mulai tanggal 22 April sampai 1 Mei 2024.

    Ini merupakan partai kedua yang didatangi Gus Barra (sapaan akrab, red) dalam pengembalian berkas Bakal Calon Bupati. Jumat (26/4/2024) lalu, Gus Barra mengambil sekaligus mengembalikan formulir penjaringan sebagai Bakal Calon Bupati melalui Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI Perjuangan) Kabupaten Mojokerto. [tin/aje]

  • Wabup Mojokerto Pendaftar Pertama Penjaringan Balon Bupati  PDIP

    Wabup Mojokerto Pendaftar Pertama Penjaringan Balon Bupati PDIP

    Mojokerto (beritajatim.com) – Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto, Muhammad Al Barra menjadi sebagai Bakal Calon Bupati melalui Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI Perjuangan) Kabupaten Mojokerto. Gus Barra (sapaan akrab, red) menjadi pendaftar pertama sejak Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-Perjuangan Kabupaten Mojokerto membuka pendaftaran untuk penjaringan Pemilihan Bupati (Pilbup) 2024.

    Orang nomor kedua di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto ini datang bersama sang istri, Shofiyah Hana dan relawan datang ke Kantor DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Mojokerto di Jalan By Pass Dusun Jokodayoh, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Jumat (26/4/2024). Sekitar 40 menit, Gus Barra (sapaan akrab, red) melakukan proses pendaftaran di lantai II.

    Wabup Mojokerto, Muhammad Al Barra mengatakan, ia sengaja mendaftar pertama di awal pendaftaran PDI-Perjuangan untuk penjaringan Pilbup 2024. “Tidak ada, kebetulan dibuka. Lebih cepat lebih baik. Hasilnya responnya baik, lancar dan PDI mengapresiasi karena begitu dibuka saya orang pertama yang mengambil formulir,” ungkapnya.

    Menurutnya, jika ada partai politik (parpol) membuka pendaftaran maka ia akan mengikuti. Meski mengakui sudah banyak parpol yang merapat namun, ia belum menentukan sosok wakil yang akan mendampinginya maju di Pilbup 2024 mendatang. Meski belum ada kreteria wakil namun ia yakin akan ada yang bisa mendampinginya.

    “Belum ada kreteria, insya Allah pasti ada. Harapannya bisa bersinergi dalam membangun Kabupaten Mojokerto nantinya. Tidak ada, tidak ada permintaan khusus (dari DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Mojokerto) tapi diapresiasi saja oleh PDI. Tidak ada (sosok wakil), tidak ada (mahar),” katanya.

    Sementara itu, Wakil Bidang Organisasi DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Mojokerto, Sriantin mengatakan, Muhammad Al Barra mengambil formulir pendaftaran penjaringan dan langsung mengisi formulir tersebut. “Alhamdulilah Gus Barra merespon sangat cepat, beliau langsung mendaftar sebagai pendaftar pertama di PDI-Perjuangan Kabupaten Mojokerto,” jelasnya.

    PDI-Perjuangan Kabupaten Mojokerto mengapresiasi kesiapan Gus Barra dalam proses pendaftaran sebagai Calon Bupati Mojokerto melalui PDI-Perjuangan. Menurutnya, formulir tersebut nantinya akan dilakukan verifikasi jika ada kekurangan secara teknis persyaratan akan segera dikomunikasikan ke Gus Barra sebagai Bakal Calon Bupati Mojokerto.

    “Namun jika tidak ada kekurangan maka akan segera kami kirim ke DPD PDI-Perjuangan Jawa Timur untuk diverfikasi lebih lanjut. Yang jelas, semua boleh mendaftar. Tidak hanya kader PDI-Perjuangan tapi orang luar, bahkan partai luar pun yang ingin mendaftar ke kita, kita persilahkan. Belum ada (calon dari PDI-Perjuangan), kan semua masih pendaftaran semua,” tuturnya.

    Sriatin menambahkan, rekomendasi dari PDI-Perjuangan dalam Pilkada 2024 adalah kewenangan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-Perjuangan. DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Mojokerto hanya menjaring, mendaftar dan melengkapi administrasi untuk dikirim ke DPP. Sementara rekomendasi kewenangan dari DPP PDI-Perjuangan.

    Sebelumnya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-Perjuangan) Kabupaten Mojokerto akan membuka pendaftaran untuk penjaringan Pemilihan Bupati (Pilbup) 2024. Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 26 April sampai 11 Mei 2024. [tin/aje]