Tag: Muhadjir Effendy

  • JK Ikut Lepas Bantuan Korban Gempa Myanmar, Kirim Sarung hingga Hygiene Kit – Page 3

    JK Ikut Lepas Bantuan Korban Gempa Myanmar, Kirim Sarung hingga Hygiene Kit – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (JK) turut menghadiri pelepasan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Myanmar di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta pada Kamis (3/4/2025).

    JK juga turut melepas bantuan pemerintah Indonesia tersebut yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Sugiono didampingi Menko PMK Pratikno, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala Basarnas Marsekal Muda TNI Mohammad Syafii, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kepala Baznas Noor Achmad.

    Dalam kesempatan tersebut, JK mengungkapkan, bantuan ini merupakan bagian dari upaya solidaritas kemanusiaan Indonesia dalam membantu korban gempa Myanmar. Adapun jumlah bantuan gabungan dari pemerintah Indonesia dan donasi yang diterima PMI tersebut dengan total 124 ton.

    “Bantuan berupa sarung, selimut, kantong jenazah, hygiene kit, terpal dan lainnya,” sebut JK dalam keterangan tertulis, Kamis  (3/4/2025).

    Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 itu menyampaikan, bantuan kemanusiaan ini merupakan upaya PMI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana tanpa melihat batas wilayah.

    “PMI terus berkomitmen untuk memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang  membutuhkan, baik di dalam maupun luar negeri. Bantuan ini adalah wujud solidaritas Indonesia untuk saudara-saudara kita di Myanmar yang tengah menghadapi situasi sulit akibat gempa bumi,” pungkas JK.   

  • Sugiono: Kemlu Kirimkan Bantuan kepada Korban Gempa Myanmar Besok – Halaman all

    Sugiono: Kemlu Kirimkan Bantuan kepada Korban Gempa Myanmar Besok – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan, kementeriannya akan mengirimkan bantuan bagi korban gempa 7,7 magnitudo di Myanmar.

    Saat ini, Sugiono menjelaskan bahwa pihaknya masih dalam tahap persiapan sebelum pengiriman bantuan dilakukan.

    “Ya jadi kita merespons apa yang disampaikan oleh Myanmar pasca-kejadian gempa kemarin, ini sedang kita proses persiapannya,” kata Sugiono, seusai acara open house di kediaman Ketua MPR RI, Ahmad Muzani di kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (2/4/2025).

    Sugiono menyebut bahwa bantuan tersebut rencananya akan dikirimkan besok. Sejak 31 Maret lalu, kata dia, pemerintah Indonesia telah mengirimkan tim bantuan ke lokasi gempa.

    “Rencananya besok bantuan yang jadi mulai dari tanggal 31 sudah ada tim yang kita kirimkan. Jadi besok secara resmi kita akan kirimkan bantuan,” ujarnya.

    Diketahui, pemerintah Indonesia juga mengirimkan Tim Urban Search and Rescue (USAR) untuk membantu proses penanganan gempa bumi di Myanmar. 

    Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto mengatakan, pengiriman tim SAR tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap negara yang sedang dilanda bencana.

    “Kita bergerak atas permintaan negara Myanmar, dari Pemerintah Myanmar meminta bantuan melalui Kemenlu kemudian berkoordinasi,” ujar Suharyanto, Selasa (1/4/2025).

    Suharyanto menambahkan, pengiriman bantuan ini juga telah disepakati dalam rapat tingkat menteri yang dilaksanakan satu hari setelah kejadian gempa dan dipimpin oleh Menko PMK.

    “Hari Minggu meskipun suasananya masih Lebaran, langsung Rakor di bawah pimpinan Menko PMK, rapat ini memutuskan pengiriman bantuan kepada masyarakat terdampak di Myanmar,” ujarnya.

    Pelepasan kali ini tidak hanya berisikan Tim USAR, tetapi juga perwakilan Kementerian Luar Negeri dan TNI dengan total 73 personel. 

    Suharyanto mengatakan bahwa tim akan bertugas selama dua minggu dan dapat menyesuaikan jika masih dibutuhkan. 

  • Daftar Tokoh Temui Jokowi di Solo saat Lebaran Pertama: Luhut, Didit hingga Ahmad Luthfi – Halaman all

    Daftar Tokoh Temui Jokowi di Solo saat Lebaran Pertama: Luhut, Didit hingga Ahmad Luthfi – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Beberapa tokoh terlihat mengunjungi rumah Presiden Ke- RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, Senin (31/3/2025) atau pada hari pertama Idul Fitri 1446 Hijriah.

    Mulai dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, hingga anak Presiden Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo.

    Berikut momen pertemuan Jokowi dengan beberapa tokoh penting tersebut.

    Luhut Binsar Pandjaitan

    Luhut diketahui mendatangi rumah Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Senin, pukul 11.40 WIB

    Keduanya bertemu selama lebih dari satu jam, sampai pukul 12.40 WIB.

    Pada kesempatan tersebut, Luhut dan Jokowi banyak mengobrol, termasuk mengenai kondisi pemerintahan kekinian.

    Usai pertemuan, Luhut mengaku, mendapatkan pesan khusus yakni permintaan Jokowi agar selalu memberi masukan kepada Presiden RI Prabowo Subianto mengenai perekonomian.

    Luhut pun menerangkan, sosok Prabowo merupakan Presiden RI yang tidak alergi menerima masukan termasuk dari dirinya.

    “Ya juga beliau minta karena saya ketua dewan ekonomi, beliau juga mengingatkan ‘Pak Luhut juga ya memberi masukan’.”

    “Saya bilang ya pak Presiden Prabowo kalau kami laporan, dewan ekonomi, beliau minta masukan yang detail dan saya lihat beliau memperhatikan mengenai itu,” ungkap Luhut.

    Namun, saat disinggung masukan apa saja terkait ekonomi yang diberikan Jokowi kepada dirinya, Luhut enggan menerangkan lebih lanjut.

    “Ya macam-macamlah banyak, ya mengenai macam-macam (termasuk gejolak ekonomi di Indonesia saat ini),” jelas Luhut.

    Luhut hanya mengatakan, Prabowo merupakan sosok Presiden RI yang sangat memperhatikan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

    “Tapi saya melihat, tadi saya juga bincang-bincang dengan Pak Jokowi, presiden Prabowo kelihatannya sangat mendengarkan masukan-masukan yang tentu saya kira akan bagus juga untuk kedepannya,” ujar Luhut.

    Menko PMK Pratikno

    Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, menjadi satu dari sekian tokoh yang bersilaturahmi dengan Jokowi.

    Ia datang ke kediaman Jokowi, Senin sore.

    Pratikno bertamu ke kediaman Jokowi setidaknya kurang lebih selama 30 menit.

    Ditemui awak media, Pratikno mengatakan ia menyempatkan diri mampir ke Solo karena sejalan dengan arah mudik dirinya ke kampung halaman di Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim).

    “Saya ini kan dari Jakarta, tadi mau ke Bojonegoro sowan Ibu saya.”

    “Yang paling dekat kan lewat Solo. Cuma karena nggak ada tiket (pesawat) di Solo (dari Jakarta), jadi lewatnya Semarang. Jadi ke Semarang terus harus lewat Solo baru kemudian ke Bojonegoro. Kampung halaman,” ungkap Pratikno usai keluar dari kediaman Jokowi.

    Dalam pertemuan singkat kali ini, Pratikno menerangkan bahwa dirinya hanya berbincang seputar kehidupan pribadi, termasuk menceritakan putri-putrinya.

    Pratikno menjelaskan bahwa dalam suasana Idul Fitri atau Lebaran kali ini, baik dirinya maupun Jokowi tak menyinggung terkait kondisi pemerintahan saat ini.

    “Nggaklah, kok pening-pening (pusing-pusing) wong Idul Fitri kok, cuma urusan keluarga,” urainya.

    “Pak Jokowi kan jadi saksi pernikahan tiga putri saya, jadi (ngobrol) oh iya yang nomor satu itu sudah punya anak berapa. Nomor dua, nomor tiga. Ya begitu ajalah berkepanjangan (ngobrolnya),” jelas Pratikno.

    Saat disinggung apakah ada pesan khusus dari Prabowo untuk Jokowi yang dititipkan kepada dirinya, Pratikno dengan tegas membantahnya.

    Pratikno mengungkapkan, ada pesan penting atau khusus untuk orang nomor satu di Indonesia tersebut, pasti akan langsung disampaikan Jokowi.

    Apalagi, kedua tokoh tersebut memiliki kedekatan khusus dan saling berkomunikasi secara intensif.

    “Oh enggaklah ya, kan pak Presiden Jokowi kan juga sering bertemu dengan Pak Presiden Prabowo. Jadi kan nggak perlu lewat orang lain, bisa langsung,” pungkasnya. 

    TEMUI JOKOWI : Menteri Koordinator PMK Pratikno bersilaturahmi dengan menemui Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Senin (31/3/2025) sore. Pratikno datang sendirian ke kediaman Jokowi yang berada Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari Kota Solo. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

    Didit Hediprasetyo

    Selanjutnya, giliran putra semata wayang Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Hediprasetyo yang bersilaturahmi ke rumah Jokowi di Solo.

    Dilansir Tribun Solo.com, Didit Prabowo datang ditemani sejumlah ajudan dan pengawal ke kediaman Jokowi.

    Kedatangannya di kediaman Jokowi diketahui sekitar pukul 15.36 WIB.

    Ia tampak mengenakan setelan batik berwarna biru dan celana hitam serta memakai peci berwarna hitam.

    Didit juga sempat menyapa awak media yang sedari tadi telah menunggu di depan kediaman Jokowi.

    Sembari berjalan menuju kediaman Jokowi, Didit Prabowo tak lupa mengucapkan selamat Idul Fitri kepada awak media.

    “Minal aidin walfaidzin, sugeng riyadi teman-teman,” ungkap Didit.

    BERTEMU JOKOWI – Putra dari Presiden Prabowo Subianto, Ragiwo Heduprasetyo yang akrab disapa Didit Prabowo silaturahmi ke kediaman Presiden Ketujuh RI, Joko Widodo (Jokowi) wilayah Sumber Kecamatan Banjarsari Kota Solo pada Senin (31/3/2025) sore. Didit Hediprasetyo membagikan momen Lebaran 2025 bersama para pejabat dan tokoh nasional. (TRIBUNJATENG.COM/ AGUS ISWADI)

    Ahmad Luthfi

    Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, juga terlihat bersilaturahmi ke Jokowi.

    Kunjungan tersebut, berlangsung di rumah Jokowi yang terletak di Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

    Ahmad Luthfi tiba di kediaman Jokowi sekitar siang hari. Keduanya hanya bertemu selama kurang lebih 30 menit.

    Dalam pertemuan itu, mantan Kapolda Jateng mengungkapkan bahwa tujuan utama kedatangannya adalah untuk bersilaturahmi.

    Dalam kesempatan tersebut, Jokowi memanfaatkan waktu untuk menanyakan kondisi terkini Jawa Tengah.

    “Hanya silaturahmi, terus tanya situasi Jawa Tengah. Kita sudah bersama-sama dengan bupati/wali kota Jawa Tengah,” ungkap Ahmad Luthfi kepada awak media.

    Ahmad Luthfi juga mengaku mendapatkan masukan berharga dari Jokowi mengenai kinerjanya sebagai pejabat publik.

    “Beliau minta fokus kerja untuk masyarakat, kerja untuk rakyat. Terus-terus itu yang disampaikan beliau. Itu yang sama seperti yang kita lakukan,” tambahnya.

    TEMUI JOKOWI : Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menemui Jokowi di kediaman pribadi Presiden RI ke-7 di momen Lebaran, Senin (31/3/2025) siang. Ahmad Luthfi nampak datang sendirian ke rumah Jokowi pada Minggu siang sekitar pukul 14.40 WIB. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

    Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Temui Jokowi di Solo, Menko PMK Bantah Bawa Pesan dari Prabowo Soal Kelanjutan IKN

    (Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani/Erik S/Muhamad Deni Setiawan)(TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

  • Pemerintah Indonesia Kirim Personel USAR ke Myanmar

    Pemerintah Indonesia Kirim Personel USAR ke Myanmar

    Jakarta (beritajatim.com) – Pemerintah Indonesia mengirimkan Tim Urban Search and Rescue (USAR) ke Myanmar. Hal ini memyusul gempabumi yang mengguncang Myanmar dengan magnitudo 7,7 dan berdampak pada korban jiwa serta kerusakan infrastruktur pada Jumat (28/3/2025) lalu.

    “Kita bergerak atas permintaan negara Myanmar, dari Pemerintah Myanmar meminta bantuan melalui Kemenlu kemudian berkoordinasi,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto saat melepas Tim USAR di Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma, Selasa (1/4/2025).

    Menurutnya, bantuan ini merupakan kebutuhan yang dibutuhkan Myanmar dan juga sebagai bentuk dukungan Indonesia kepada negara yang sedang dilanda bencana. Pengiriman bantuan ini juga telah disepakati dalam rapat tingkat menteri yang telah dilaksanakan satu hari setelah kejadian gempa dan dipimpin Menko PMK.

    “Hari minggu meskipun suasananya masih lebaran, langsung rakor di bawah pimpinan Menko PMK, rapat ini memutuskan pengiriman bantuan kepada masyarakat terdampak di Myanmar,” ujarnya.

    Pelepasan kali ini tidak hanya berisikan Tim USAR saja, namun juga perwakilan Kemenlu dan TNI total 73 personel. Untuk sementara waktu bertugas selama dua minggu dan bisa menyesuaikan jika masih dibutuhkan.

    Letjen TNI Suharyanto mengungkap, bantuan pada Myanmar ini merupakan salah satu yang terbesar. “Bantuan yang diberikan adalah yang terbesar, TNI mengerahkan kekuatan dan armada, Kemenkes menyiapkan 1 tim kesehatan lengkap dokter spesialis dan umum serta obat-obatan baik dari pemerintah atau swasta,” tuturnya.

    “Basarnas kemarin membawa tim gabungan TNI, Polri dan BNPB. Baznas dan beberapa organisasi kemasyarakatan turut membantu dan mendukung tim,” imbuh Suharyanto.

    Dengan bantuan yang diberikan, tujuannya meringankan penderitaan rakyat Myanmar yang terdampak bencana gempabumi. “Bantuan ini paling tidak, bentuk dukungan indonesia bisa berkontribusi kepada rakyat Myanmar,” pungkasnya.

    Pemerintah Indonesia kemarin dan dini hari tadi telah memberangkatkan Tim Aju dan sejumlah bantuan logistik dan peralatan ke Myanmar dengan menggunakan Hercules TNI AU.

    Adapun logistik peralatan yang telah dikirimkan kemarin (31/3) antara lain Bantuan BNPB berupa Biskuit Protein 1.300 pouch, Makanan Siap Saji 500 paket, Pakaian 100 pcs dan Selimut 600 pcs. Bantuan Kemenhan ialah Tenda Pengungsi 20 set, Sarong 1.000 pcs dan Mie Intans 100 dus. Kemudian Basarnas mengirimkan satu unit truk dan dua unit genset.

    Sementara itu bantuan logistik dan peralatan yang dikirimkan pada Selasa (1/4) dini hari juga menggunakan Hercules, berisikan Bantuan Basarnas berupa satu unit truk, 3 anjing K9 dan peralatan penyelamatan. Kemudian dari Kemenhan berupa Tenda Pengungsi 17 set serta tim Pengawal Satwa. [kun]

  • Ramai Tokoh Sowan Jokowi di Solo, Luhut, Pratikno Hingga Anak Prabowo

    Ramai Tokoh Sowan Jokowi di Solo, Luhut, Pratikno Hingga Anak Prabowo

    Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di Solo, Jawa Tengah. Sederet tokoh nasional berdatangan menemuinya.

    Berikut nama-nama mereka yang hadir:

    1. Luhut Binsar Pandjaitan
    Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan datang sekitar pukul 11.37 WIB. Ia ditemani istrinya, Devi Simatupang.

    “Minal aidin,” kata Luhut kepada awak media sebelum memasuki rumah Jokowi, Senin (31/3/2025).

    Kemudian ia bergabung bersama Jokowi yang didampingi Iriana Jokowi. Luhut dan Jokowi lantas menggelar pertemuan tertutup.

    Usai pertemuan tersebut, Luhut mengungkapkan dia bertemu dahulu dengan Presiden Prabowo Subianto sebelum bertolak ke Solo berkunjung ke rumah Jokowi.

    Kedatangannya ke rumah Jokowi ini lantaran dirinya sudah 10 tahun bekerja sebagai menteri dan merasakan kepemimpinan Jokowi menjabat sebagai presiden.

    “Karena menurut saya, ya selama 10 tahun saya sebagai anak buahnya Pak Jokowi, merasakan bahwa betapa banyak yang dilakukan Pak Jokowi buat negeri ini,” ungkapnya.

    “Dan itu kita juga harus jujur mengakuinya. Tentu di sana-sini ada kurangnya sebagai manusia. Jadi saya juga datang kemari silaturahmi minta maaf kalau ada kurang lebih kami pada Bapak Jokowi dan Ibu Iriana,” jelasnya.

    2. Ahmad Luthfi
    Tokoh selanjutnya yang datang adalah Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi. Ia tiba di Sumber sekitar pukul 14.30 WIB. Sama seperti Luhut, pertemuan keduanya dilangsungkan tertutup.

    Kepada awak media, Luthfi menerangkan dia hanya silaturahmi. Selain itu, Jokowi juga bertanya kepadanya mengenai kondisi Jateng.

    “Sama beliau minta fokus, kerja untuk masyarakat, kerja untuk rakyat, terus, terus itu yang disampaikan beliau. Itu yang sama yang kita lakukan,” pungkasnya.

    3. Didit Prabowo
    Usai Luthfi, Jokowi menerima kunjungan putra Presiden Prabowo, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Hediprasetyo. Sebelumnya, Didit sempat menemui Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar, Jakarta Pusat.

    Didit sampai di rumah Jokowi sekitar pukul 15.35 WIB. Ia tampak memakai memakai kemeja bunga-bunga berwana biru dengan memakai peci hitam.

    “Sore semua, selamat Hari Raya Idul Fitri,” sapa Didit kepada awak media, Senin (31/3/2025) sore.

    Berbeda dengan Luhut dan Luthfi, Didit tidak berbicara kepada wartawan perihal pertemuan dengan Jokowi. Sekitar 45 menit atau pukul 16.12 WIB, dia meninggalkan Sumber.

    Didit enggan menjawab saat ditanya mengenai pertemuan dengan Jokowi. Ia juga bungkam kala ditanya soal kedatangan ke rumah Megawati sebelum ke rumah Jokowi.

    “Selamat Idul Fitri. (Sebelumnya ke Bu Megawati lalu ke Pak Jokowi, ada perintah dari bapak. Selamat Idul Fitri,” katanya usai bertamu ke Jokowi di Sumber, Banjarsari, Senin (31/3/2025).

    Didit juga diam kala ditanya awak media apakah ada pesan dari Prabowo untuk Jokowi. Didit hanya mengatupkan kedua tangannya saat menjawab itu.

    “Mohon maaf lahir dan batin,” jawab Didit saat ditanya pesan dari Prabowo untuk Jokowi.

    4. Pratikno
    Tak lama setelah Didit, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, berkunjung ke Sumber. Dia tiba sekitar pukul 16.27 WIB.

    Ia juga bertemu secara tertutup dengan mantan Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Solo tersebut selama sekitar 40 menit.

    “Saya ini kan dari Jakarta, tadi mau ke Bojonegoro sowan ibu saya, yang paling dekat kan lewat Solo. Tapi karena nggak ada tiket ke Solo jadi lewat Semarang. Habis dari Semarang, ke Solo, kan harus lewat Solo. Ini mau ke Bojonegoro,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Pratikno mengungkapkan pertemuan itu hanya silaturahmi dan membahas mengenai cucu-cucu mereka.

    “Kan Pak Jokowi jadi saksi nikah tiga putri saya. Yang nomor satu sudah punya anak berapa, dua,” ungkapnya.

    Ia mengatakan tidak ada pesan khusus dari Jokowi. Selain itu, Jokowi juga tidak menitipkan salam untuk Presiden Prabowo.

    “Nggaklah, Idul Fitri kok (pesan khusus dari Pak Jokowi). (Pesan khusus pemerintahan) Nggaklah, kan Pak Jokowi sering ketemu Pak Prabowo, nggak perlu lewat siapapun. (Jokowi titip salam ke Prabowo) Kan kontak langsung,” pungkasnya.

    Artikel selengkapnya >>> Klik di sini

    (miq/miq)

  • 3
                    
                        Deretan Tokoh Sowan ke Jokowi Hari Pertama Lebaran, Putra Presiden hingga Gubernur Jateng
                        Regional

    3 Deretan Tokoh Sowan ke Jokowi Hari Pertama Lebaran, Putra Presiden hingga Gubernur Jateng Regional

    Deretan Tokoh Sowan ke Jokowi Hari Pertama Lebaran, Putra Presiden hingga Gubernur Jateng
    Editor
    KOMPAS.com
    – Presiden ke-7 Joko Widodo (
    Jokowi
    ) mengaku tidak memenuhi undangan open house dari Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.
    Ia memilih merayakan Idul Fitri 1446 Hijriah dengan berkumpul bersama keluarga di Solo, tanpa menggelar open house.
    Kendati demikian, warga tetap datang dan mengantre di depan rumahnya.
    Pantauan
    Kompas.com
    di kediaman Jokowi, di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), pada Senin (31/3/2025), setelah shalat Idul Fitri, warga mulai berdatangan. Mereka sengaja datang hanya untuk bertemu, bersalaman, dan foto bersama Jokowi beserta Iriana Jokowi.
    Tak hanya warga, tokoh politik nasional pun sowan ke Jokowi. Termasuk putra tunggal Presiden Prabowo, Didit Hadiprasetyo. Berikut deretan tokoh politik yang kunjungi Jokowi di
    hari pertama Lebaran
    2025.
    Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan tiba sekitar pukul 11.40 WIB di Kediaman Jokowi, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo.
    Luhut datang mengenakan kemeja batik motif parang lengan panjang bersama istrinya, Devi Simatupang. 
    Luhut mengungkapkan bahwa kunjungannya ini merupakan bentuk silaturahmi serta halalbihalal, mengingat ia pernah menjabat sebagai menteri selama dua periode di bawah kepemimpinan Jokowi.
     
    “Kami sudah rancang memang setelah dari Presiden Prabowo, kami mau Lebaran ke tempatnya Pak Jokowi karena menurut saya, selama 10 tahun saya sebagai anak buahnya Pak Jokowi, merasakan bahwa betapa banyak yang dilakukan Pak Jokowi buat negeri ini,” kata Luhut setelah pertemuan.
    Dalam kesempatan tersebut, Luhut juga menyampaikan bahwa sebagai manusia, ia menyadari tidak sempurna dan pasti memiliki kesalahan.
    “Dan itu kita juga harus jujur mengakuinya. Tentu di sana sini adalah kurangnya sebagai manusia. Jadi, saya juga datang kemari silaturahmi, minta maaf kalau ada kurang, kami pada Bapak Jokowi dan Ibu Iriana,” jelasnya.
    Perbincangan yang berlangsung secara tertutup selama satu jam itu membahas sejumlah isu, termasuk pemerintahan yang saat ini dipimpin oleh Presiden Prabowo. 
    Putra Presiden Prabowo
    Subianto,
    Didit Hediprasetyo
    , berlebaran di rumah Jokowi, Senin (31/3/2025) sore.
    Sebelumnya, Didit berkunjung ke kediaman Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, di Jakarta, pada Senin siang.
    Didit mendatangi rumah Jokowi sekitar pukul 15.36 WIB, mengenakan kemeja batik warna biru dan merah. Setibanya di Gang Kutai Utara, Didit sempat menyapa awak media, mengucapkan “selamat Idul Fitri, minal aidin wal faizin”.
    Didit langsung mengunggah foto selfie bersama Jokowi dan Iriana di akun Instagram pribadinya @ragowo.hediprasetyo
    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengungkapkan isi pembicaraan saat berlebaran di rumah Joko Widodo (Jokowi) di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, pada Senin (30/3/2025) sore.
    Pratikno menyatakan bahwa pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu membahas berbagai hal, terutama mengenai keluarga.
    “Cerita tentang cucu-cucu. Kan Pak Presiden Jokowi itu kan jadi saksi nikah tiga putri saya. Jadi oh iya, yang nomor satu itu sudah punya anak berapa, nomor dua, nomor tiga ya, cerita itu sajalah,” ungkap Pratikno setelah pertemuan.
    Ketika ditanya apakah ada pembahasan mengenai isu-isu kepemerintahan, Pratikno menegaskan bahwa hal tersebut tidak dibahas dalam pertemuan tersebut.
    “Oh enggak lah, pening-pening Idul Fitri. (Pesan khusus soal pemerintahan) Oh malah, Pak Joko Widodo kan juga sering bertemu dengan Pak Presiden Prabowo. Jadi kan enggak perlu lewat siapapun bisa langsung. Ya,” jelasnya.
    Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi juga bersilaturahmi ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada hari pertama Idulfitri 1446 Hijriah.
    Ahmad Luthfi tiba di rumah Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, pada Senin (31/3/2025) siang.
    Dikutip dari
    Tribun Solo
    , Luthfi dan Jokowi hanya bertemu kurang lebih selama 30 menit.
    Ditemui awak media, eks Kapolda Jateng yang datang sendirian tersebut mengaku ke kediaman Jokowi hanya untuk bersilaturahmi.
    Kesempatan itu ternyata dimanfaatkan oleh Jokowi untuk bertanya mengenai kondisi Jawa Tengah beberapa waktu ini.
    “Hanya silaturahmi terus tanya situasi Jawa Tengah, kita sudah bersama-sama dengan bupati-wali kota Jawa Tengah bersama-sama,” ungkap Ahmad Luthfi.
    Ia juga mengaku memperoleh masukan dari Jokowi.
    Menurutnya, dirinya diberi masukan terkait kinerja sebagai pejabat publik dari Jokowi.
    “Sama beliau minta fokus, kerja untuk masyarakat, kerja untuk rakyat. Terus-terus itu yang disampaikan beliau. Itu yang sama seperti yang kita lakukan,” ucapnya.
    (Penulis: Fristin Intan Sulistyowati I Editor: Gloria Setyvani Putri, Ferril Dennys)
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Menko PMK Pratikno Temui Jokowi di Solo pada Momen Lebaran, Ini yang Mereka Bicarakan – Halaman all

    Menko PMK Pratikno Temui Jokowi di Solo pada Momen Lebaran, Ini yang Mereka Bicarakan – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, SOLO – Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menyambangi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah.

    Pratikno bertamu ke kediaman Jokowi setidaknya kurang lebih selama 30 menit pada momen Lebaran kali ini, Senin (31/3/2025) sore.

    Pratikno mengaku menyempatkan diri mampir ke rumah Jokowi karena sejalan dengan arah mudik dirinya ke kampung halaman di Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim).

    “Saya ini kan dari Jakarta, tadi mau ke Bojonegoro sowan Ibu saya. Yang paling dekat kan lewat Solo. Cuma karena nggak ada tiket (pesawat) di Solo (dari Jakarta), jadi lewatnya Semarang,” ungkap Pratikno.

    Menurut Pratikno, rute yang dia tempuh adalah ke Semarang harus lewat Solo baru kemudian ke Bojonegoro.

    Dalam pertemuan singkat kali ini, Pratikno menerangkan bahwa dirinya hanya berbincang seputar kehidupan pribadi termasuk menceritakan kondisi ketiga Putri Pratikno.

    “Pak Jokowi kan jadi saksi pernikahan 3 putri saya, jadi (ngobrol) oh iya yang nomor satu itu sudah punya anak berapa. Nomor dua, nomor tiga. Ya begitu ajalah berkepanjangan (ngobrolnya),” pungkasnya.

    Di kesempatan yang sama, Pratikno menjelaskan bahwa dalam suasana Idulfitri atau Lebaran kali ini, baik dirinya maupun Jokowi tak menyinggung terkait kondisi pemerintahan saat ini.

    Eks Rektor UGM tersebut mengaku obrolan keduanya hanya seputar keluarga.

    “Nggaklah, kok pening-pening (pusing-pusing) wong Idulfitri kok, cuma urusan keluarga,” urainya.

    Bahkan saat disinggung apakah ada pesan khusus dari Prabowo untuk Jokowi yang dititipkan kepada dirinya, Pratikno dengan tegas membantah termasuk dugaan ada pembahasan mengenai kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Menurutnya, jika ada pesan penting atau khusus untuk orang nomor satu di Indonesia tersebut Jokowi akan langsung memberitahu secara pribadi kepada Prabowo.

    Hal itu tak lain karena menurut Pratikno, kedua tokoh tersebut memiliki kedekatan khusus dan saling berkomunikasi secara intensif.

    “Oh enggaklah ya, kan pak Presiden Jokowi kan juga sering bertemu dengan Pak Presiden Prabowo. Jadi kan nggak perlu lewat orang lain, bisa langsung,” kata dia.

    Bahkan menurut Pratikno, Jokowi memiliki akses pribadi yang langsung bisa menghubungi Prabowo.

    “Lho kan udah kontak-kontakan terus (Jokowi dan Prabowo),” pungkasnya. 

    Penulis: Andreas Chris Febrianto

  • Bertemu Jokowi, Pratikno Bawa Cerita Keluarga Bukan Soal Politik

    Bertemu Jokowi, Pratikno Bawa Cerita Keluarga Bukan Soal Politik

    Solo, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengunjungi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya yang terletak di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah.

    Pratikno yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) tiba di kediaman Presiden Jokowi hanya berselang satu jam setelah kedatangan Didit Hediprasetyo Djojohadikusumo, putra dari Presiden Prabowo Subianto.

    Pratikno datang menggunakan mobil Toyota Alphard dan sempat menunggu sekitar 10 menit di ruang transit, karena Jokowi masih menerima kedatangan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, dan wakilnya, Eko Sapto Purnomo beserta istri mereka.

    Setelah rombongan Bupati Sukoharjo keluar, Pratikno masuk ke kediaman Presiden Jokowi untuk mengadakan pertemuan yang berlangsung hampir satu jam.

    Kepada awak media, Pratikno menjelaskan tidak ada pembahasan serius dalam pertemuan tersebut meskipun durasinya cukup lama.

    Pertemuan tersebut lebih banyak berfokus pada percakapan ringan, terutama mengenai keluarga.  

    “Hanya ngobrol soal cucu. Pak Jokowi menjadi saksi nikah tiga putri saya, jadi ya nanya, putri pertama sudah punya anak berapa, anak nomor dua dan nomor tiga, begitu,” kata Pratikno kepada wartawan, Senin (31/3/2025).

    Saat ditanya apakah ada pembicaraan terkait masalah pemerintahan, Pratikno menegaskan tidak ada pembahasan mengenai hal tersebut. 

    “Enggak lah (soal pemerintahan), pening-pening itu, wong Idulfitri loh,” ujarnya.

    Pratikno juga mengonfirmasi, ia tidak membawa pesan apa pun dari Presiden Prabowo Subianto untuk disampaikan kepada Jokowi. Hal ini dikarenakan kedua pemimpin tersebut memiliki komunikasi yang sangat baik, sehingga tidak diperlukan perantara dalam menyampaikan pesan.

    “Oh enggak (bawa pesan dari Presiden Prabowo). Wong Pak Jokowi sering ketemu Pak Presiden Prabowo langsung, jadi tidak perlu lewat siapa pun,” jelasnya.

    Mengenai tujuannya ke Solo, Pratikno menjelaskan kedatangannya ke kota ini sebenarnya adalah bagian dari mudik untuk berlebaran dengan ibunya di Bojonegoro. Karena jalur terdekat dari Jakarta menuju Bojonegoro melewati Solo, ia memutuskan untuk mampir ke kediaman Jokowi.

    “Saya ini kan dari Jakarta mau ke Bojonegoro sowan ibu saya, nah paling dekat lewat Solo. Namun, karena tidak ada tiket ke Solo jadi lewatnya landing di Semarang, terus mau ke Bojonegoro kan lewat Solo jadi sekalian,” pungkas Pratikno yang datang ke kediaman Jokowi di Lebaran.

  • Jajaran Kabinet Merah Putih Hadiri Open House Prabowo di Istana

    Jajaran Kabinet Merah Putih Hadiri Open House Prabowo di Istana

    loading…

    Jajaran Kabinet Merah Putih menghadiri open house Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (31/3/2025). Foto/Binti Mufarida

    JAKARTA – Jajaran Kabinet Merah Putih menghadiri open house Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (31/3/2025). Mereka silaturahmi dengan Presiden Prabowo dalam rangka Idulfitri 1446 Hijriah.

    Dari pantauan SindoNews, Prabowo tampak menyalami satu per satu pejabat hingga menteri yang hadir. Terlihat juga Prabowo ditemani oleh putra semata wayangnya Didit Hediprasetyo.

    Tampak tamu pertama yang disambut Prabowo yaitu Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan keluarga. Selanjutnya, mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK).

    Selanjutnya, berturut-turut para menteri Kabinet Merah Putih termasuk Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. Pada kesempatan itu, hadir juga Gubernur Jakarta Pramono Anung dan istri. “Mohon maaf lahir batin,” kata Pramono kepada awak media.

    Kemudian juga terlihat Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan suami. Lalu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    Tampak juga Plt Ketua Umum PPP Mardiono, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Ketua MPR Ahmad Muzani, COO Danantara Pandu Sjahrir, Menko PMK Pratikno, Wamen Ekraf Irene Umar.

    Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Arsjad Rasyid, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Christina Aryani, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronika Tan.

    (rca)

  • Sepanjang 2024, BAZNAS entaskan 1,3 juta jiwa dari kemiskinan

    Sepanjang 2024, BAZNAS entaskan 1,3 juta jiwa dari kemiskinan

    Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

    Sepanjang 2024, BAZNAS entaskan 1,3 juta jiwa dari kemiskinan
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Minggu, 30 Maret 2025 – 21:03 WIB

    Elshinta.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperluas jangkauan jumlah penerima manfaat (mustahik) secara nasional, sebagai wujud meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

    Dalam empat tahun terakhir, rata-rata penerima manfaat secara nasional mencapai 32,7 juta jiwa di setiap tahunnya. Pada 2024 lalu, 1,3 juta jiwa di antaranya telah berhasil terentaskan dari kemiskinan. Hal ini sejalan dengan jumlah ZIS yang disalurkan BAZNAS terus mengalami peningkatan.

    Hal ini terungkap dalam laporan yang disampaikan Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., saat pelaksanaan Zakat Istana di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/3/2025). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

    Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, penyaluran dana ZIS menyasar kepada 8 asnaf (orang yang berhak menerima zakat) dengan fokus lima bidang, mencakup bidang ekonomi, sosial kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan dakwah.

    “Total dana zakat yang telah disalurkan selama 4 tahun juga mengalami peningkatan. Pada 2021, jumlah penyaluran zakat sebesar Rp14,04 triliun, 2022 sebesar Rp 21,6 triliun, 2023 sebesar Rp31,2 triliun, dan 2024 sebesar Rp39,5 triliun,” ujar Kiai Noor.

    “Sementara penyaluran BAZNAS RI (pusat) tahun 2021 sebesar Rp501 miliar, tahun 2022 sebesar Rp756 miliar, tahun 2023 sebesar Rp675 miliar dan tahun 2024 sebesar Rp1,07 triliun,” imbuhnya.

    Selama Ramadhan, BAZNAS juga menghadirkan sejumlah program seperti Paket Ramadhan Bahagia, Servis 5.000 Motor Gratis, dan bantuan bensin di berbagai titik di seluruh Indonesia, membangun 100 Rumah Layak Huni BAZNAS, Peresmian Gedung Layanan Kesehatan Gratis Dhuafa Rumah Sehat BAZNAS Jatinegara. 

    “Program Mudik Gratis bersama BAZNAS yang memberangkatkan sebanyak 17 bus, hampir 1000 mustahik ke 26 kota tujuan, penyediaan Posko Mudik di 40 titik yang tersebar di 10 provinsi di Indonesia yang memberikan berbagai layanan gratis bagi pemudik dhuafa seperti layanan kesehatan, dan takjil gratis,” jelasnya.

    BAZNAS, imbuh Kiai Noor, juga melakukan peluncuran UMKM Gerai Z-Ifthar di Jakarta dan berbagai kota, serta dipercaya menyalurkan bantuan paket sembako dari King Salman Relief Center sebanyak 9.760 paket senilai Rp 5,9 miliar

    Berdasarkan data yang dimiliki BAZNAS, selama empat tahun terakhir, jumlah muzaki yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS serta lembaga zakat resmi di Indonesia selalu menunjukkan peningkatan yang konsisten. 

    “Pada tahun 2021, jumlah muzaki tercatat mencapai 10,7 juta orang, pada 2022 meningkat menjadi 21,4 juta orang, pada 2023 mencapai 27,6 juta orang, dan pada 2024 jumlah muzaki kembali meningkat menjadi 28,1 juta orang,” ucap Kiai Noor.

    Menurut Kiai Noor, peningkatan tersebut juga tidak terlepas kepercayaan masyarakat dan prinsip pengelolaan yang Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI serta hasil Audit KAP dan Audit Syariah. 

    “Peningkatan tersebut juga dipengaruhi pelaksanaan Zakat Istana, literasi yang terus menerus kami lakukan, penguatan kelembagaan, penguatan manajemen, penguatan SDM, penguatan infrastruktur, digitalisasi, branding, serta penguatan jaringan yang inklusif baik dalam negeri maupun luar negeri dan terutama adalah penguatan dan perluasan program penyaluran,” katanya.

    Hadir pula dalam acara ini jajaran menteri Kabinet Merah Putih antara lain, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Pariwisata Widyawati Wardhana, MenpanRB Rini Widyantini, Menteri Sosial Saifulah Yusuf, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menkopolkam Budi Gunawan, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menko PMK Pratikno, dan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding, serta jajaran TNI, Polri.

    Sumber : Elshinta.Com