Tag: Muhadjir Effendy

  • Biaya Pemulihan Pascabencana Sumatera Diperkirakan Rp 59.25 Triliun, Aceh Paling Besar
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        31 Desember 2025

    Biaya Pemulihan Pascabencana Sumatera Diperkirakan Rp 59.25 Triliun, Aceh Paling Besar Nasional 31 Desember 2025

    Biaya Pemulihan Pascabencana Sumatera Diperkirakan Rp 59.25 Triliun, Aceh Paling Besar
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjelaskan, biaya pemulihan pascabencana di Sumatera diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp 59,25 triliun.
    Hal tersebut disampaikan Tito dalam rapat Satuan Tugas
    Pemulihan Pascabencana
    Sumatera yang digelar DPR di
    Aceh
    , pada Selasa (30/12/2025).
    “Kalau kita melihat dari sudah pernah direkap waktu rapat dengan BNPB sebagai masukan saja, bahwa kalau untuk pemulihan nanti sampai dengan selesai, diperlukan anggaran lebih kurang Rp 59,25 triliun,” ujar Tito dalam rapat, Selasa.
    Rinciannya, pemulihan pascabencana di Aceh membutuhkan anggaran sebesar Rp 33,75 triliun. Lalu di Sumatera Utara membutuhkan Rp 12 triliun.
    Sedangkan di Sumatera Barat, sebesar Rp 13,5 triliun dibutuhkan untuk pemulihan pascabencana di provinsi tersebut.
    Nantinya, pemulihan akan meliputi berbagai macam sarana infrastruktur, mulai dari kantor desa hingga sekolah yang hancur akibat bencana.
    “Dengan meliputi berbagai macam komponen termasuk masalah kantor desa, kemudian sekolah, kemudian fasilitas kesehatan, jembatan, dan lain-lain, yaitu mungkin dikeroyok oleh seluruh K/L,” ujar Tito.
    Dalam kesempatan tersebut, Tito menyampaikan bahwa Kabupaten Aceh Tamiang di Aceh merupakan wilayah terdampak paling berat.
    Hal tersebut juga membuat distribusi bantuan dan layanan pemerintahan ke kabupaten tersebut belum optimal.
    “Yang paling berat adalah (Aceh) Tamiang, karena Tamiang pemerintahannya belum berjalan efektif,” ujar Tito.
    Secara total pada awal bencana, ada 52 kabupaten/kota yang terdampak di tiga wilayah tersebut, dengan rincian 18 wilayah di Aceh, 18 wilayah di Sumatera Utara, dan 16 wilayah di Sumatera Barat.
    “Tapi berkat kecepatan dan juga kerja keras dari semua pihak, baik pusat maupun daerah, dan masyarakat, dan semua pihak yang terlibat, sampai saat ini kita melihat bahwa yang sudah banyak terjadi pemulihan,” jelas Tito.
    Dalam forum berbeda, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengungkap, sebanyak 25 kabupaten/kota terdampak bencana di Sumatera telah memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi.
    Hal tersebut disampaikan Pratikno dalam konferensi pers pemulihan dan rencana strategis pascabencana jelang akhir tahun, Senin (29/12/2025).
    “Di Aceh terdapat tujuh kabupaten/kota yang sudah masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujar Pratikno dalam konferensi pers, Senin.
    Sedangkan di Sumatera Utara (
    Sumut
    ), sebanyak delapan kabupaten/kota sudah masuk ke tahap transisi rehabilitasi dan rekonstruksi.
    ANTARA FOTO/Khalis Surry BANJIR SUMATERA: Warga menyeberang sungai dengan jembatan darurat di wilayah Tenge Besi, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Sabtu (20/12/2025). Akses warga pejalan kaki masih harus melintasi jembatan darurat dari batang kayu dan kendaraan roda dua harus menyeberangi arus sungai saat debit air surut, sementara roda empat tidak dapat melintas, akibat jalan dan jembatan penghubung antara Bener Meriah menuju Takengon, Kabupaten Aceh Tengah putus diterjang banjir bandang pada Rabu (26/11/2025).
    Lalu di Sumatera Barat (
    Sumbar
    ), terdapat 10 kabupaten/kota yang masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi.
    Pratikno menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan bahwa seluruh sumber daya dikerahkan dalam penanganan pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
    “Sekali lagi kami tegaskan bahwa Bapak Presiden memerintahkan seluruh jajaran kementerian, lembaga, TNI, Polri, pemerintah daerah terus mengerahkan segala daya upaya untuk percepatan penanganan pasca-bencana,” kata Pratikno.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kepala BNPB Minta Jabatan Kepala BPBD Tak Diisi Sekda, Khawatir Tugas Overload

    Kepala BNPB Minta Jabatan Kepala BPBD Tak Diisi Sekda, Khawatir Tugas Overload

    Kepala BNPB Minta Jabatan Kepala BPBD Tak Diisi Sekda, Khawatir Tugas Overload
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyarankan agar posisi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tidak diisi oleh sekretaris daerah (Sekda).
    Hal itu disampaikan Suharyanto dalam Rapat Koordinasi bersama Menko PMK Pratikno dan Wamendagri Akhmad Wiyagus yang digelar secara daring di akun YouTube BNPB, Senin (29/12/2025).
    “Dalam kesempatan ini juga saya, keluarga besar BNPB menyarankan kepada Bapak Wakil Menteri Dalam Negeri, dengan melihat, mencatat, apalagi terjadinya bencana besar di Sumatera, ke depannya barangkali salah satunya adalah meningkatkan kemampuan dari Badan
    Penanggulangan Bencana
    Daerah (BPBD),” kata Suharyanto, Senin.
    Suharyanto lalu menyampaikan sarannya.
    Ia berharap, tugas yang semestinya dipegang
    Kepala BPBD
    tidak lagi dibebankan kepada orang yang sudah mempunyai jabatan seperti Sekda.
    “Salah satunya yang kami sarankan, Kepala BPBD itu bukan Kepala Pelaksana BPBD lagi, Bapak Menko. Mungkin tidak perlu dirangkap oleh pejabat
    Sekretaris Daerah
    ,” ucapnya.
    Menurut Suharyanto, Sekda telah memiliki banyak tugas dan tanggung jawab sendiri.
    “Kalau dibebankan lagi menjadi Kepala BPBD, kami khawatir ini tugasnya
    overload
    ,” ucapnya.
    Mengantisipasi kesiapan bencana hidrometeorologi basah, Suharyanto menuturkan bahwa status Kepala BPBD ini penting terkait dengan fungsi dan wewenang dalam mengambil keputusan cepat.
    “Kalau hanya Kepala Pelaksana, tentu saja hanya punya tugas dan tanggung jawab, tetapi tidak punya wewenang. Sementara tentu saja di lapangan, wewenang yang sangat diperlukan untuk kecepatan, ketepatan, dan bisa mengeksekusi setiap permasalahan terjadinya bencana,” imbuh dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Menko PMK: 1.050 Huntara di Sumatra Rampung, Pasar Tradisional Mulai Beroperasi

    Menko PMK: 1.050 Huntara di Sumatra Rampung, Pasar Tradisional Mulai Beroperasi

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan progres pemulihan pascabencana di Sumatra terus berjalan, khususnya dalam pembangunan hunian sementara (huntara) serta pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat melalui pengoperasian kembali pasar tradisional.

    Hal tersebut disampaikan Pratikno saat memaparkan laporan dalam konferensi pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana di Sumatra Jelang Akhir Tahun di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025). 

    Pratikno menjelaskan, hingga 28 Desember, pembangunan hunian sementara (huntara) di tiga provinsi terdampak telah dimulai, bahkan sebagian sudah rampung sepenuhnya.

    “Total proses pembangunan yang sudah selesai ada 1.050 unit hunian sementara,” ujar Pratikno.

    Dia memerinci, dari jumlah tersebut, sebanyak 450 unit huntara dibangun oleh BNPB bersama pemerintah daerah. Sementara itu, 600 unit lainnya dibangun oleh Danantara beserta jajaran BUMN.

    Pratikno menegaskan, pemerintah terus mendorong percepatan pemulihan hunian dan aktivitas ekonomi agar kehidupan masyarakat terdampak dapat segera kembali normal.

    Menurutnya, Pemerintah juga memastikan koordinasi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta dukungan BUMN terus diperkuat dalam fase pemulihan pascabencana.

    Selain hunian, pemulihan juga menyasar sektor ekonomi rakyat. Di Provinsi Aceh, tercatat 112 pasar tradisional terdampak bencana.

    Di Sumatra Utara, dari 47 pasar yang terdampak, sebanyak 46 pasar telah kembali beroperasi, sementara satu pasar lainnya masih dalam proses percepatan pemulihan.

    Sementara itu, di Sumatra Barat, tiga pasar telah mulai beroperasi, dengan satu pasar lainnya masih dalam tahap percepatan pemulihan.

    “Di aceh ada 112 pasar tradisional yang terdampak. saat ini sudah 18 sepenuhnya beroprasi. Di Sumut ada 47 pasar terdampak, kini 46 pasar sudah beroperasi, masih 1 yang dalam proses percepatan. di Sumbar ada 3 pasar mulai beroperasi. Ada 1 yang proses percepatan pemulihan,” kata Pratikno.

  • Prabowo Berencana Sambut Tahun Baru 2026 di Daerah Terdampak Bencana

    Prabowo Berencana Sambut Tahun Baru 2026 di Daerah Terdampak Bencana

    Liputan6.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengunjungi daerah terdampak bencana di Sumatera jelang pergantian tahun. Prabowo berencana menyambut tahun baru 2026 di salah satu daerah Sumatera yang terdampak bencana.

    “Direncanakan begitu (Presiden ke Sumatra). Rencananya begitu (tahun baru disana),” ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin (29/12/2025).

    Namun, Prasetyo tak mengungkapkan daerah mana yang akan dikunjungi Presiden Prabowo. Selain Sumatra, Prabowo juga berencana meninjau banjir di Kalimantan Selatan.

    Hanya saja, kata dia, jadwal kunjungan Prabowo ke Kalimantan Selatan masih belum dapat dipastikan. Sebab, masih melihat kondisi di lapangan.

    “Sedang direncanakan, sedang dilihat. Karena tentunya kita harus mengikuti kondisi di lapangan,” tutur Prasetyo.

    Sebelumnya, Pemerintah terus mempercepat penanganan darurat dan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat meskipun saat ini memasuki periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    “Kami hadir di Aceh untuk memastikan percepatan langkah tanggap darurat dan langkah pemulihan tetap dilaksanakan menjelang pergantian tahun ini. Tidak ada libur semuanya terus bekerja demi masyarakat, menolong masyarakat yang terdampak bencana,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam keterangan di Jakarta, Minggu 28 Desember 2025.

    Pihaknya menyampaikan saat ini terdapat 13 kabupaten/kota telah menetapkan status transisi darurat ke pemulihan. Rinciannya untuk Provinsi Aceh sebanyak empat kabupaten/kota, Sumatra Utara lima kabupaten/kota, dan Sumatra Barat empat kabupaten/kota.

    “Meskipun demikian di Provinsi Aceh ada 11 kabupaten yang akan memperpanjang fase tanggap darurat. Semua ini dilakukan untuk memastikan upaya tanggap darurat yang dibutuhkan oleh warga bisa terlaksana dengan maksimal dan agar daerah benar-benar siap memasuki ke fase pemulihan,” kata Pratikno.

     

    Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi banjir di Aceh Tenggara, Senin (1/12), bersama Mensos Saifullah Yusuf, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, dan Bupati Aceh Tenggara, Muhammad Salim Fakhry. Prabowo menyapa para pengungsi dan duduk lesehan untuk mendengar langsung keluhan m…

  • Panglima TNI Peringatkan Massa Kibarkan Bendera GAM: Saya Tindak Tegas!

    Panglima TNI Peringatkan Massa Kibarkan Bendera GAM: Saya Tindak Tegas!

    GELORA.CO – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto merespons sejumlah massa yang mengibarkan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di tengah proses pemulihan bencana. Bahkan, prajurit TNI AD sempat bentrok dengan massa pembawa bendera GAM di Kota Lhokseumawe pada Kamis (25/12/2025) pagi WIB, berlanjut sampai Jumat (26/12/2025) dini hari WIB.

    “TNI dan semua kementerian, lembaga, dan masyarakat sedang membantu pemulihan akibat bencana alam, saya harapkan tidak ada kelompok-kelompok yang memprovokasi, menganggu proses tersebut,” kata Agus dalam konferensi pers di Posko Bencana Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).

    Agus pun berjanji bakal menindak tegas jika masih ada massa yang mengibarkan bendera GAM di tengah prosesi pemulihan bencana di Provinsi Aceh. “Saya akan tindak tegas kalau ada kelompok-kelompok seperti itu,” kata mantan KSAD itu.

    Selain Agus, konferensi juga dihadiri Menko PMK Pratikno, Mendagri M Tito Karnavian, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prasetyo, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, Seskab Letkol Inf Teddy Indra Wijaya, dan Wamensos Agus Jabo.

  • Menko PMK Sebut 5 Januari Pembelajaran Dimulai di Wilayah Bencana Sumatra

    Menko PMK Sebut 5 Januari Pembelajaran Dimulai di Wilayah Bencana Sumatra

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memastikan proses pembelajaran di wilayah terdampak bencana di Sumatra akan kembali dimulai pada 5 Januari 2026.

    Pemerintah, kata Pratikno, telah menyiapkan berbagai langkah agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meski sebagian fasilitas pendidikan mengalami kerusakan berat.

    Hal tersebut disampaikan Pratikno saat memaparkan laporan dalam konferensi pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana di Sumatra Jelang Akhir Tahun di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025).

    Pratikno mengungkapkan, bencana di Sumatra berdampak pada sekitar 3.700 sekolah, dengan 3.100 di antaranya mengalami kerusakan berat. Meski demikian, pemerintah menargetkan seluruh kegiatan pembelajaran dapat kembali berlangsung sesuai kalender pendidikan.

    “Tanggal 5 Januari akan masuk pada mulai pembelajaran baru. Pemerintah sudah mempersiapkan agar proses kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung,” ujar Pratikno.

    Lebih lanjut, dia menjelaskan, hingga saat ini masih terdapat 587 sekolah yang berada dalam proses pembersihan pascabencana. Pemerintah menargetkan proses tersebut dapat diselesaikan lebih cepat. 

    “Target kita tanggal 4 Januari sudah selesai,” katanya.

    Menurut Pratikno, langkah tersebut diambil agar hak anak-anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi, sembari pemerintah terus melakukan pemulihan dan perbaikan sarana pendidikan yang rusak akibat bencana.

    Pemerintah menegaskan pemulihan sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam fase pascabencana, seiring dengan upaya memastikan keberlangsungan layanan dasar bagi masyarakat terdampak.

    Kendati demikian, Pratikno mengakui sebagian sekolah masih harus melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan fasilitas darurat. Sebanyak 54 sekolah akan menjalankan proses pembelajaran di tenda sementara.

    “Namun, memang masih akan ada proses belajar mengajar yang dilakukan di tenda, yaitu sebanyak 54 sekolah,” pungkas Pratikno.

  • Pratikno: 1.050 Hunian Sementara Sudah Dibangun untuk Korban Banjir Sumatera

    Pratikno: 1.050 Hunian Sementara Sudah Dibangun untuk Korban Banjir Sumatera

    Pratikno: 1.050 Hunian Sementara Sudah Dibangun untuk Korban Banjir Sumatera
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan bahwa 1.050 hunian sementara (huntara) sudah dibangun untuk korban banjir Sumatera.
    “Per 28 Desember
    Huntara
    di tiga provinsi sudah mulai dibangun dan sebagian sudah selesai, yaitu sebanyak total proses pembangunan dan sebagian sudah selesai itu totalnya 1.050 unit hunian,” ucap Pratikno dalam konferensi pers di Lanud Halim, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).
    Pratikno menjelaskan, pembangunan huntara dilakukan oleh berbagai pihak, mulai dari BNPB hingga BUMN sebagai percepatan pemulihan bagi warga yang terdampak di tiga provinsi.
    “Yang dibangun BNPB bersama daerah ada 450, sedangkan yang dibangun Danantara beserta jajaran BUMN itu 600 unit huntara,” ujarnya.
    Untuk sektor ekonomi, Pratikno menyampaikan bahwa terdapat 112
    pasar tradisional
    yang terdampak di Aceh.
    “Ini saat ini 18 sudah sepenuhnya beroperasi. Di Sumut ada 47 pasar terdampak, kini 46 pasar sudah beroperasi, masih satu yang dalam proses percepatan,” tuturnya.
    Di Sumbar terdapat 3 pasar terdampak, kini 2 pasar di antaranya sudah mulai beroperasi dan ada satu dalam proses percepatan pemulihan.
    “Pemerintah akan terus mempercepat kembali aktifnya pasar-pasar tradisional ini melalui penataan infrastruktur, pembersihan, dan juga dukungan keterlibatan dari KL-KL yang terkait,” ucapnya.
    Sementara
    sektor pendidikan
    , terdapat 3.700 sekolah yang terdampak bencana, sekitar 3.100 di antaranya mengalami kerusakan berat.
    Pemerintah menargetkan kegiatan belajar mengajar di Aceh, Sumut, dan Sumbar dapat kembali dimulai pada 5 Januari 2026.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jembatan Bailey Teupin Mane di Aceh Disabotase, Biadab!

    Jembatan Bailey Teupin Mane di Aceh Disabotase, Biadab!

    GELORA.CO – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut, jembatan bailey yang dibangun TNI AD disabotase orang tidak bertanggung jawab. Adalah Jembatan Bailey Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh, adalah yang menjadi sasaran.

    Menurut Maruli, sejumlah baut di badan jembatan tersebut dicopot. Dia menyebut, tindakan itu jelas tidak bisa dibenarkan karena bisa membahayakan pengguna kendaraan yang menyeberangi jembatan. “Ini biadab,” kata Maruli saat konferensi pers pemulihan bencana di Posko Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).

    Selain Maruli, konferensi pers turut dihadiri Menko PMK Pratikno, Mendagri M Tito Karnavian, Mensesneg Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prasetyo, Seskab Letkol Inf Teddy Indra Wijaya, dan Wamensos Agus Jabo. Maruli menegaskan, prajurit TNI AD di lapangan bekerja tiga shif dalam membangun jembatan.

    Langkah percepatan itu dilajukan demi aktivitas masyarakat kembali normal lantaran bencana membuat banyak jembatan terputus di tiga provinsi Pulau Sumatera. “Pembangunan jembatan kita lakukan tiga sif, anggota kita kerja pagi, siang, malam, kalau tidak begini kami tak bisa mencapai target,” kata Dansatgas Pembangunan Jembatan tersebut.

    Maruli melanjutkan, TNI AD sedang menbangunan 43 jembatan bailey di Provinsi Aceh, Sumut, dan Sumbar. Dari jumlah itu, sekitar 12 jembatan bailey sudah tuntas dibangun dan 15 jembatan sedang dalam perjalanan karena peralatannya dikirim dari Jakarta.

    “Enam (jembatan bailey) sedang dipasang. Dari Presiden (Prabowo Subianto) langsung melalui Kemenhan dicari 100 bailey dari luar untuk mendukung bencana, ini nanti kita gunakan untuk seluruh Indonesia,” kata Maruli.

  • Pemerintah Tambah 280 Perangkat Starlink untuk Daerah Banjir Sumatera

    Pemerintah Tambah 280 Perangkat Starlink untuk Daerah Banjir Sumatera

    Pemerintah Tambah 280 Perangkat Starlink untuk Daerah Banjir Sumatera
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan bahwa pemerintah menambah 280 unit perangkat Starlink untuk mempercepat jaringan komunikasi pascabencana Sumatera.
    “Untuk daerah yang belum pulih ditambahkan
    Starlink
    , kami saat ini menambah 280 unit dan bersamaan dengan itu percepatan pemulihan
    jaringan komunikasi
    terus dilakukan,” ujar Pratikno dalam konferensi pers di Lanud Halim, Senin (29/12/2025).
    “Terkait listrik, pengiriman genset, mobil penjernih air, truk tangki, sumur siap pakai, toilet darurat, dan berbagai alat lainnya terus ditambahkan, diperluas pengoperasiannya,” ucapnya.
    “Di Aceh terdapat tujuh kabupaten/kota yang sudah masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi, sedangkan 11 kabupaten/kota di Aceh masih memperpanjang masa tanggap darurat,” kata dia.
    Kemudian, di Sumatera Utara sebanyak delapan kabupaten/kota yang masuk ke tahap transisi rehabilitasi dan rekonstruksi dan delapan kabupaten/kota masih berstatus tanggap darurat.
    Lalu, di Sumatera Barat terdapat 10 kabupaten/kota yang masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi dan tiga kabupaten/kota berada dalam fase tanggap darurat.
    Pratikno juga menyampaikan perihal operasional rumah sakit umum daerah (RSUD) yang kini sudah mulai pulih.
    “Yang alhamdulillah perlu kita syukuri saat ini seluruh RSUD telah beroperasi, masih ada sebagian yang belum beroperasi penuh,” ucapnya.
    Sedangkan, dari 867 puskesmas yang terdampak, tersisa delapan yang masih dalam tahap
    recovery
    dan dilakukan percepatan pemulihan.
    “Kami terus melakukan pengiriman fasilitasi relawan para dokter spesialis, dokter umum, dan juga calon dokter yang
    internship
    menjadi relawan kesehatan di daerah terisolir,” tuturnya.
    Para relawan tenaga kesehatan akan fokus pada layanan kesehatan dasar, bedah minor, dan trauma
    healing
    untuk para korban bencana.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pratikno: Seluruh RSUD di Lokasi Bencana Sumatra Sudah Pulih

    Pratikno: Seluruh RSUD di Lokasi Bencana Sumatra Sudah Pulih

    Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan menyampaikan  bahwa seluruh rumah sakit umum daerah (RSUD) di lokasi bencana kini sudah kembali beroperasi, meskipun sebagian masih belum berjalan penuh.

    Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pasca Bencana Jelang Akhir Tahun di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12).

    “Pemerintah terus melakukan pengiriman fasilitas relawan para dokter spesialis, dokter umum, dan juga calon dokter yang intensif menjadi relawan kesehatan di daerah terisolir dengan fokus pada layanan kesehatan dasar, bedah minor, dan trauma healing. Yang alhamdulillah perlu kita syukuri saat ini seluruh RSUD telah beroperasi, masih ada sebagian yang belum beroperasi penuh,” kata Pratikno. 

    Lebih lanjut, dia memerinci bahwa sejauh ini pemulihan juga terus dilakukan di tingkat layanan kesehatan dasar. Bahkan, dari total 867 puskesmas yang terdampak bencana, kini hanya tersisa delapan puskesmas yang masih berada dalam tahap pemulihan.

    Selain sektor kesehatan, lanjutnya, pemerintah juga menyiapkan langkah pemulihan di bidang pendidikan.

    Pratikno memastikan kegiatan belajar mengajar akan kembali dimulai pada 5 Januari mendatang meski ribuan sekolah terdampak bencana.

    “Yang keempat terkait dengan pendidikan. Nanti tanggal 5 Januari akan masuk kepada mulai pembelajaran baru. Memang terdapat 3.700 sekolah terdampak dan sekitar 3.100 itu sekolah terdampak kerusakan berat,” pungkas Pratikno.